KERETANGAN:
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono memberikan keterangan terkait kasus hukum Habib Rizieq.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Polisi telah menetapkan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka di kasus kekarantinaan kesehatan. Habib Rizieq ditetapkan tersangka bersama lima orangnya terkait kerumunan yang terjadi di Tebet, Jakarta Selatan dan Petamburan, Jakarta Pusat.
KERETANGAN:
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono memberikan keterangan terkait kasus hukum Habib Rizieq.
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, setelah dilakukan penetapan, pihaknya langsung mengirim surat ke Ditjen Imigrasi, Kemenkum HAM.
”Kami kirimkan surat permohonan pencekalan kepada Muhammad Rizieq Shihab dan sudah dikirim ke Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM untuk 20 hari ke depan,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/12).
Pencekalan juga dilakukan terhadap lima tersangka lainnya. Kelimanya adalah Ketua Panitia Haris Ubaidillah (HU), Sekretaris Panitia Ali bin Alwi Alatas (A), penanggung jawab Maman Suryadi (MS), penanggung jawab acara Sobri Lubis (SL), dan kepala seksi acara Habib Idrus (HI).
Untuk Habib Rizieq, penyidik mengenakannya dengan Pasal 160 KUHP terkait “Saudara MRS di Pasal 160 KUHP dan 216 KUHP,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.
Sementara itu, kelima tersangka lainnya, kata Yusri, dijerat Pasal 93 UU No 6 Tahun 2018. “Kalau mereka tidak mengindahkan polisi maka kami siap tangkap mereka,” kata dia. (cuy/jpnn)
NYAMAN:
Penumpang menikmati kenyamanan Bus Trans Metro Deli. Bus BTS yang telah beroperasi di 3 koridor di Kota Medan ini, telah mengangkut penumpang hingga lebih dari 82 ribu, meski belum genap sebulan beroprasi.istimewa/sumut pos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bus Trans Metro Deli yang merupakan Bus dengan sistem pembelian pelayanan oleh pemerintah kepada pihak operator angkutan umum atau Buy The Service (BTS) yang telah beroperasi di Kota Medan sejak 16 November 2020 lalu, semakin mendapatkan tempat bagi masyarakat Kota Medan.
NYAMAN:
Penumpang menikmati kenyamanan Bus Trans Metro Deli. Bus BTS yang telah beroperasi di 3 koridor di Kota Medan ini, telah mengangkut penumpang hingga lebih dari 82 ribu, meski belum genap sebulan beroprasi.istimewa/sumut pos.
Pasalnya, belum genap satu bulan beroperasi, Bus BTS yang telah beroperasi di 3 koridor di Kota Medan itu telah mampu menampung penumpang hingga lebih dari 82 ribu penumpang. “Total mulai dari beroperasi sampai hari ini, penumpang Bus BTS terus mengalami kenaikan. Sampai kemarin (Rabu, 9 Desember 2020), total yang sudah naik Bus BTS di Kota Medan ada lebih dari 82 ribu penumpang,” ucap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Iswar S.SiT MT saat ditemui Sumut Pos, Kamis (10/12).
Hal ini, kata Iswar, menunjukkan jika masyarakat Kota Medan sudah semakin dekat dengan keberadaan Bus BTS dan merasakan manfaatnya, walaupun fasilitas dan pelayanan yang diberikan belum sempurna.
Iswar pun mengimbau kepada masyarakat Kota Medan, untuk dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi setelah hadir Bus Trans Metro Deli di Kota Medan. Apalagi bila kembali kepada tujuan awal diterapkannya Bus BTS di setiap kota besar, yaitu untuk merubah dan mengalihkan kebiasaan masyarakat kota dari penggunaan mobil pribadi kepada angkutan massal, salah satunya Bus BTS.
“Selain lebih ekonomis, kita juga bisa menghemat energi dan juga mengurangi polusi. Memang (Bus BTS) belum sempurna, tapi akan terus dibenahi,” katanya.
Untuk mengetahui jadwal kedatangan dan keberangkatan bus dari halte atau tempat perhentian yang telah ditentukan, pemerintah telah menyiapkan sebuah aplikasi, yakni aplikasi ‘Teman Bus’.
“Melalui ‘Teman Bus’ itu, masyarakat dapat mengetahui dimana posisi halte terdekat berikut jadwal kedatangan dan rutenya dimana,” tuturnya.
Iswar juga menyebutkan, jika pihaknya tengah berusaha untuk membuka 2 koridor tambahan, yakni Lapangan Merdeka – Pinangbaris dan Lapangan Merdeka – Belawan pada pertengahan bulan Desember ini.
Untuk itu, ia mengharapkan agar instansi terkait seperti Dinas PU yang menangani trotoar agar dapat memprioritaskan anggarannya untuk perawatan koridor dan halte agar masyarakat dapat dengan nyaman dari halte ke halte. Sedangkan kepada Satpol PP Kota Medan, pihaknya memohon agar halte dapat dikembalikan kepada fungsinya supaya masyarakat bisa dengan nyaman berada di halte saat menunggu kedatangan Bus BTS.
“Saat ini masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan transportasi Bus BTS secara gratis dari pemerintah lewat transaksi e-money. Kami harapkan, Bus BTS yang saat ini telah beroperasi di 3 koridor dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Terpisah, kepada Sumut Pos, Kepala Bagian (Kabag) Operasional Bus Trans Metro Deli (Bus BTS), Jimmy Petrus Tamba kepada Sumut Pos, membenarkan aoa yang dikatakan Iswar. Sampai Rabu (9/12) kemarin, total penumpang Bus BTS di Kota Medan sejak 16 November 2020 telah lebih dari 82 ribu penumpang. “Tepatnya itu, 82.340 penumpang. Bahkan pada tanggal 22 November yang lalu pernah mencapai 5.523 penumpang,” kata Jimmy.
Saat ini, lanjut Petrus, masyarakat sudah tidak lagi diperkenankan untuk menikmati fasilitas transportasi Bus BTS secara gratis itu bila tanpa e-money. “Awalnya memang ada yang tak punya e-money tetap bisa naik, masih sosialisasi. Tapi sekarang, sudah diwajibkan pakai e-money walaupun gratis,” papar dia.
Sebelumnya diterangkan Jimmy, Bus yang beroperasi sebanyak 35 unit bus dari total 72 bus yang direncanakan itu telah mulai menghiasi sejumlah ruas jalan di Kota Medan sejak 16 November 2020. Hanya saja, pengoperasian bus belum berjalan pada 5 koridor yang direncanakan sejak awal, melainkan masih beroperasi pada 3 koridor saja.”Bus nya ada 39 unit, total yang beroperasi ada 35 unit dan 4 lagi jadi bus cadangan,” terang Jimmy.
Adapun tiga koridor yang dijalankan itu, yakni koridor 2 Lapangan Merdeka-Amplas, koridor 4 Lapangan Merdeka- Tuntungan dan koridor 5 Lapangan Merdeka – Tembung. Sedangkan untuk 2 koridor lainnya, yaitu koridor Lapangan Merdeka – Pinangbaris dan Lapangan Merdeka – Belawan direncanakan akan beroperasi pada pertengahan bulan Desember ini.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Medan, Ihwan Ritonga meminta Pemko Medan untuk fokus kepada pembenahan infrastruktur yang ada di Kota Medan, khususnya trotoar dan halte-halte yang ada di Kota Medan, terutama untuk trotoar dan halte yang dilintasi Bus BTS dan digunakan oleh para penumpang Bus BTS di Kota Medan.
“Infrastrukturnya dulu yang harus diperbaiki, jangan sampai nantinya masyarakat tidak mau naik Bus BTS hanya karena merasa tidak nyaman berada di halte atau tempat perhentian Bus hanya karena tempat itu tidak nyaman untuk masyarakat,” katanya.
Dijelaskan Ihwan, setiap OPD di Pemko Medan harus bekerja sama untuk dapat memberikan fasilitas terbaik kepada masyarakat, termasuk kepada masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas Bus BTS di Kota Medan.
“Termasuk keharusan untuk menggunakan e-money bila menumpang Bus BTS, e-money yang sempat dibagi-bagikan lewat seluruh Kecamatan di Kota Medan itu harus betul-betul disalurkan kepada seluruh masyarakat, khususnya bagi mereka yang tidak punya e-money namun sering menggunakan fasilitas Bus BTS,” jelasnya.
Selain itu, Ihwan juga berharap agar Pemko Medan terus berkoordinasi dengan pihak terkait supaya pelaksanaan penambahan 2 koridor lainnya di Kota Medan dapat berjalan sesuatu rencana, yaitu di pertengahan bulan Desember ini juga.
“Kita harapkan, koridor menuju Belawan dan Pinangbaris dapat terealisasi secepat mungkin, agar lebih banyak masyarakat Kota Medan yang dapat merasakan fasilitas Bus BTS,” pungkasnya.
BERLUBANG: Pengendara menghindari lubang di Jalan Titi Pahlawan, Medan Marelan. Jalan ini butuh perbaikan.fachril/sumu tpos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lubang besar di Jalan Titi Pahlawan, Medan Marelan mengancam keselamatan pengendara yang melintas di jalan tersebut.
BERLUBANG: Pengendara menghindari lubang di Jalan Titi Pahlawan, Medan Marelan. Jalan ini butuh perbaikan.fachril/sumu tpos.
Kondisi lubang besar di jalan itu sudah lama dibiarkan, sehingga pengguna jalan khususnya kendaraan roda dua mengeluhkan, tidak juga diperbaiki.
“Lubang ini sudah lama terjadi, belakangan ini semakin lebar dan dalam, karena selalu tergenang air hujan dan dilintasi mobil tangki dan truk bertonase tinggi,” ujar Amat, salah seorang warga, Kamis (10/12).
Pantauan wartawan, kerusakan pada Jalan Titi Pahlawan, Marelan terjadi hampir sepanjang jalan yakni mulai dari Simpang Pasar 5 hingga ke jembatan Sungai Deli yang menghubungkan Kecamatan Medan Labuhan dan Marelan.
Warga berharap, pihak terkait segera melakukan perbaikan, karena kerusakan jalan tersebut sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, dan mempercepat proses kerusakan kendaraan bermotor yang rutin melintas.
Camat Medan Marelan, M Yunus mengaku telah melaporkan beberapa titik jalan yang rusak di Marelan, harapannya tahun depan dinas terkait segera memperbaiki jalan yang rusak.
“Sudah kita laporkan ke Pemko Medan, kita mohon juga kepada media untuk membantu menyampaikan ke dinas, agar keluhan jalan rusak dapat diprioritaskan di Marelan,” terangnya. (fac/ila)
EVAKUASI: Warga mengevakuasi barang-barang dari kediaman rumah yang terbakar di Jalan Gudang Kapur, Pekan Labuhan.Fachril/sumu tpos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satu unit rumah merupakan usaha kelontong di Jalan Gudang Kapur, Lingkungan XIX, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan ludes terbakar, Kamis (10/5) pukul 06.00 WIB. Kebakaran yang menimpa rumah milik Saiful Amri ini tidak ada korban jiwa. Namun kerugian pria berusia 48 tahun tersebut sekitar ratusan juta rupiah.
EVAKUASI: Warga mengevakuasi barang-barang dari kediaman rumah yang terbakar di Jalan Gudang Kapur, Pekan Labuhan.Fachril/sumu tpos.
Informasi diperoleh menyebutkan, api diduga berasal dari tabung gas meledak dari lantai satu rumah tersebut. Api yang telah marak, membuat pemilik rumah berusaha menyelamatkan diri turun dari lantai dua keluar rumah.
Sejumlah barang dagangan milik korban turut terbakar, tetangga berusaha menyelematkan sejumlah barang milik korban. Tidak berapa lama, petugas pemadam tiba di lokasi.
Dalam tempo sekitat setengag jam lebih, sebanyak 3 unit armada kebakaran berhasil menjinakkan sijago merah. “Tadi istri saya mau salat subuh, rupanya ada api di lantai satu. Beruntung kami cepat bisa keluar rumah,” kata pemilik rumah.
Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP, tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut. “Untuk penyebab apinya masih kita selidiki,” katanya. (fac/ila)
BANTU:
Aiptu SK Sebayang bersama lainnya, saat membantu wanita lansia menumpang betor menuju TPS untuk ikut mencoblos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 banyak kisah menarik yang mampu ditangkap masyarakat, sehingga menjadi viral. Apalagi, kisah tersebut dibagikan melaui media sosial (medsos).
BANTU:
Aiptu SK Sebayang bersama lainnya, saat membantu wanita lansia menumpang betor menuju TPS untuk ikut mencoblos.
Hal itu juga terjadi di wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Baru. Salah seorang personelnya mendadak viral setelah admin membagikan video tersebut ke Instagram resmi milik Polsek Medan Baru.
Masyarakat memberikan apresiasi kepada Personel Bhabinkamtibmas Polsek Medan Baru, Aiptu SK Sebayang, saat membantu salah seorang lansia menderitan
stroke untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), pada Pilkada serentak 2020, yang berlangsung Kamis (9/12).
Dalam video yang diunggah itu, memperlihatkan momen saat Personel Bhabinkamtibmas Polsek Medan Baru, Aiptu SK Sebayang menjemput seorang lansia tersebut untuk datang ke TPS. Hal itu dilakukan agar dapat menggunakan hak suaranya.
Di video itu, Aiptu SK Sebayang terlihat sangat semangat dan sabar membantu warga lansia tersebut untuk menaiki becak motor (betor) dari depan rumahnya. Wanita paruh baya itu pun langsung menuju ke TPS 2 Jalan Razak Kelurahan Sekip Kecamatan Medan Petisah dengan diantar betor. Dan hingga kini, video itu sudah ditonton sebanyak 326 kali. Bahkan, di antaranya ada warga yang membagikan momen itu di whattsApp.
“Awalnya saya mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada ibu-ibu mengalami sakit stroke dan tidak ada yang membawa ke TPS, maka saya berinisiatif untuk menjemput menggunakan betor dan menggendong yang bersangkutan serta membawa ke TPS untuk dapat menyampaikan aspirasinya,” kata Aiptu SK Sebayang dalam video berdurasi 0.24 menit itu.
Aksi Aiptu SK Sebayang itu, ternyata mendapat perhatian dari Kapolsek Medan Baru, Kompol Aris Wibowo, yang saat itu sedang berada di lokasi mendampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko.
Ia mengaku bangga terhadap personelnya itu yang telah berinisiatif menjemput dan membantu warga untuk datang ke TPS untuk dapat menggunakan hak suaranya dalam Pilkada serentak 2020.
“Saya sangat bangga terhadap personel kita Aiptu SK Sebayang yang telah berinisiatif menjemput warga yang mengalami sakit stroke untuk datang ke TPS guna melaksanakan pencoblosan,” ujar Aris. (mag-1/ila)
PENCOBLOSAN: Bobby Nasution saat mencoblos pada Rabu (9/12). Hasil sementara, suara Bobby mengungguli Akhyar Nasution.triadi/sumu tpos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasangan Calon (Paslon) Pilkada Medan 2020 nomor urut 2, Bobby Nasution – Aulia Rachman unggul sementara berdasarkan hasil quick count beberapa lembaga survei dan real count sementara KPU Medan, sudah membuat Bobby – Aulia digadang-gadang sebagai pemenang pemilihan Wali Kota Medan dan menggantikan Plt Wali Kota Medan atau calon petahana, Akhyar Nasution.
PENCOBLOSAN: Bobby Nasution saat mencoblos pada Rabu (9/12). Hasil sementara, suara Bobby mengungguli Akhyar Nasution.triadi/sumu tpos.
Salah satu di antaranya, hasil quick count Populi Center yang sudah 100 persen pada pukul 16.45 WIB, pada Rabu (9/12) yang lalu. Terpantau, paslon nomor urut 2, Bobby Nasution – Aulia Rachman menang tipis atas pesaingnya Akhyar Nasution – Salman Alfarisi. Bobby-Aulia meraup suara 53,34 persen, sedangkan Akhyar-Alfarisi beras di angka 46,66 persen.
Menanggapi hal ini, anggota DPRD Medan sekaligus Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Medan, Sudari ST, mengatakan bahwa kemenangan Bobby-Aulia akan menjadi harapan baru bagi warga Kota Medan.
Harapan ini, kata Sudari, menjadi tanggungjawab besar bagi keduanya untuk dapat merealisasikan visi misi yang sudah disampaikan selama masa kampanye yang berlangsung sejak 25 September hingga 5 Desember yang lalu. “Masyarakat menaruh harapan agar visi-misi yang dicanangkan paslon Bobby-Aulia itu bisa terealisasi. Yakni, dengan berkolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat,” katanya.
Wakil Ketua Komisi II DPDRD Medan ini juga menuturkan, bahwa harapan masyarakat kepada pasangan Bobby-Aulia juga besar terhadap program penggratisan iuran BPJS bagi seluruh warga Kota Medan.
“Saya menyoroti program mereka yang menggratiskan BPJS bagi warga Kota Medan. InsyaAllah bisa terealisasi,” ujar politisi yang berasal dari PAN yang menjadi salah satu partai pendukung Bobby-Aulia di Pilkada Medan 2020.
Sudari mengatakan, satu dari beberapa syarat untuk mendapatkan Universal Health Coverage bagi seluruh masyarakat adalah minimal 90 persen warga Kota Medan bebas mengakses layanan kesehatan.
“Karena syarat Universal Health Coverage itu minimal 90 persen dari total warga Medan. Saat ini sudah tercapai berkisar 79 sampai 80 persen yang tercover oleh BPJS Kesehatan,” katanya.
Ia optimistis Bobby-Aulia dapat merealisasikan program-program yang telah direncanakan dengan tetap menggandeng seluruh pihak dan pemangku kepentingan (stakeholder) di Kota Medan. “InsyaAllah bisa terealisasi dengan kolaborasi antara seluruh stakeholder yang ada di Kota Medan,” pungkasnya. (map/ila)
DAIRI, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati (Wabup) Dairi, Jimmy Andrea Lukita Sihombing menghadiri sekaligus memimpin perayaan Diakonia Natal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi di kecamatan Pegagan Hilir dan Sitinjo, Rabu (9/12).
BINGKISAN NATAL: Wakil Bupati Dairi, Jimmy AL Sihombing memberikan bingkisan nagal kepada salahsatu warga saat memimpin kegiatan Diakonia Natal Pemkab Dairi di kecamatan Pegagan Hilir dan Sitinjo.
Perayaan Diakonia Natal di kecamatan Pegagan Hilir diadakan di GKPI Jemaat Tiga Baru. Sementara di kecamatan Sitinjo digelar di gereja HKBP Eben Ezer, Desa Sitinjo 2. Hal itu diterangkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rahmatsyah Munthe, Kamis (10/12).
Rahmatsyah menerangkan, sebelum perayaan Diakonia Natal diadakan, Wakil Bupati, Jimmy Sihombing melakukan kunjungan ke beberapa rumah warga untuk memberikan bingkisan Natal dari Pemkab Dairi.
Dalam sambutannya, Jimmy Sihombing mengatakan, perayaan Natal setiap tahun bagi umat Nasrani tentu memiliki perayaan yang berbeda-beda. Dan perayaan Natal tahun 2020 ini, sangat banyak perbedaan yang dirasakan akibat pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) melanda Indonesia dan dunia.
“Kalau biasanya saat merayakan Natal, suasana dalam gereja penuh dengan kehadiran para jemaat, namun untuk saat ini jumlahnya harus dibatasi,” terang Wabup.
Pandemi Covid-19 sesuatu hal yang sangat berat karena dampaknya menyentuh sendi kehidupan. Untuk pemerintah sendiri, akibat dampak Covid-19 pemerintah harus melakukan refocusing anggaran dalam APBD untuk penanganan corona dimaksud.
“Anggaran yang sudah dialokasikan untuk sektor pembangunan seperti bidang pertanian, pendidikan, kesehatan serta infrastruktur harus diubah sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat. Akibat perubahan anggaran tersebut, maka beberapa program pembangunan yang sudah dianggarkan harus tertunda pelaksanannya,” paparnya.
Refocusing anggaran digunakan untuk pemberian bantuan langsung kepada masyarakat terkena dampak Covid-19.
Jimmy mengajak masyarakat tetap taat menjalankan protokol kesehatan untuk penanganan covid-19. Mewakili Pemkab Dairi, Jimmy menyampaikan ucapan Selamat menyambut Natal 25 Desember 2020 serta selamat menyambut Tahun Baru 1 Januari 2021 kepada seluruh masyarakat kabupaten Dairi khususnya di kecamatan Pegagan Hilir dan Sitinjo.
Natal Diakonia di kecamatan Pegagan Hilir dihadiri Camat Abdimar Tamba. Begitu juga di kecamatan Sitinjo dihadiri Camat, Nelfina Tanjung serta anggota DPRD Dairi, Togar Pasaribu. (rud/ram)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Provinsi Sumatera Utara masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat mengenai jumlah jatah kuota vaksin Covid-19. Menunggu instruksi, Sumut melakukan beberapa persiapan, antara lain tempat penyimpanan vaksin yang akan tiba serta tenaga medis yang akan melakukan penyuntikan vaksin Covid-19.
VAKSIN: Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan sedang mempersiapkan lokasi penyimpanan vaksi Covid-19.
“Tunggu instruksi dari pusat. Kita hanya lakukan persiapan dari segi penyimpanan dan tenaga medis yang akan melakukan vaksin kepada rakyat,” kata Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, menjawab wartawan, Kamis (10/12).
Menurut Edy, mengenai jumlah warga Sumut yang bakal divaksin, bergantung pada jumlah kuota vaksin yang akan diterima. “Usulan kuota masih kita tunggu. Setelah diketahui, baru kita minta daftar siapa saja yang akan divaksin,” katanya.
Diketahui 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 telah tiba di Indonesia pada Minggu (6/12) lalu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Diangkut dengan menggunakan pesawat charter dari maskapai Garuda Indonesia, 1,2 juta vaksin siap pakai tersebut rencananya akan disuntikkan langsung ke manusia. Vaksin buatan Sinovac itu didatangkan langsung dari Beijing, Tiongkok.
Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa vaksinasi tidak bisa langsung dilakukan, karena harus melalui beberapa tahapan terlebih dahulu, sampai akhirnya bisa disuntikkan ke manusia.
Capai Herd Immunity
Terpisah, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan tujuan utama vaksinasi di masa pandemi Covid-19 ini adalah untuk menciptakan kekebalan komunitas atau herd immunity. Hal ini dinilai penting, karena tidak semua anggota masyarakat bisa memperoleh vaksin Covid-19.
“Perlu diingat tujuan utama vaksinasi di masa pandemi adalah terciptanya herd immunity atau kekebalan kelompok. Meskipun vaksinasi pada individu menciptakan kekebalan pada individu itu,” ujar Wiku dalam konferensi pers virtual yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (10/12).
“Terciptanya herd immunity merupakan hal yang penting karena terdapat anggota masyarakat yang tidak dapat memperoleh vaksin karena alasan tertentu,” lanjutnya. Oleh karenanya, prinsip gotong royong merupakan hal utama dalam mencapai kekebalan imunitas.
Menurut Wiku, kekebalan komunitas dapat dicapai apabila masyarakat yang sehat dan memenuhi kriteria melakukan vaksinasi. “Sehingga dengan jumlah yang memadai akan tercipta herd immunity sekaligus melindungi kelompok-kelompok yang tak dapat divaksinasi,” tambah Wiku.
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, mengatakan, pemerintah berencana menyediakan tiga juta dosis vaksin Covid-19 pada tahap pertama. Sebanyak tiga juta dosis vaksin itu akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja di fasilitas layanan kesehatan.
“Sesuai rekomendasi Indonesia Technical Advisory Group for Immunization (ITAGI) dan WHO SAGE apabila ketersediaan vaksin terbatas di awal, maka target sasaran adalah kelompok berisiko,” kata Terawan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR, Kamis (10/12).
Saat ini, Indonesia baru menerima 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 yang tiba pada akhir pekan lalu. Sebanyak 1,8 juta dosis vaksin akan tiba pada tahap berikutnya, dan Terawan berharap bisa disuntikkan serentak kepada para tenaga kesehatan. “Kami harap bisa kita suntikkan bersama-sama setelah 1,8 juta dosis datang menunggu Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM,” ucapnya.
Menurut rencana pelaksanaan, vaksin Covid-19 tahap pertama diberikan bagi tenaga kesehatan di Jawa-Bali. Bagi tenaga kesehatan di luar Jawa-Bali akan diberikan pada tahap kedua. “Usulan Pulau Jawa-Bali mempertimbangkan besarnya populasi Indonesia di Pulau Jawa dengan konfirmasi kasus Covid-19 yang tinggi,” kata Terawan.
Terawan memaparkan, pemerintah telah menganggarkan biaya sebesar Rp 637,3 miliar untuk pembelian tiga juta dosis vaksin Covid-19 pada 2020. Anggaran itu menggunakan dana dari Badan Anggaran Bendahara Umum Negara (BABUN) Kementerian Keuangan. Selanjutnya, pada 2021, pemerintah menganggarkan biaya Rp 17 triliun untuk pengadaaan vaksin Covid-19. “Untuk program 2021, nanti dianggarkan melalui anggaran tambahan sebesar Rp 17 triliun,” kata dia. (prn/kps)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tren penambahan angka kesembuhan pasien Covid-19 di Sumut terus stabil. Pasien Covid-19 yang sembuh mencapai angka 70 hingga 80 orang lebih setiap harinya.
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah mengatakan, berdasarkan update data terkini, sebanyak 81 orang dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona.
Kasus baru kesembuhan tersebut diperoleh dari 13 kabupaten/kota. “Dengan bertambah 81 pasien corona yang sembuh, maka akumulasinya menjadi 13.724 orang,” ujar Aris, Kamis (10/12).
Aris menyebutkan, penambahan 81 orang angka kesembuhan tersebut paling banyak didapatkan dari Medan 32 orang dan Simalungun 26 orang. Sisanya, Deliserdang (7 orang), Siantar (3 orang), Binjai (2 orang), Dairi (2 orang), Toba (2 orang), Sibolga (1 orang), Langkat (1 orang), Karo (1 orang), Labhanbatu (1 orang), Taput (1 orang), Labura (1 orang), luar Sumut (1 orang),” sebut dia.
Penambahan juga terjadi pada kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 83 orang. Dengan penambahan tersebut, saat ini akumulasinya menjadi 16.424 orang. “Tren penambahan angka positif masih terjadi, tetapi trennya stabil di bawah angka 100,” katanya.
Penambahan kasus baru positif disumbang dari 9 kabupaten/kota. Antara lain, Medan 20 orang, Siantar 15 orang, Asahan 14 orang, Tebing Tinggi 12 orang, Labuhanbatu 8 orang, Deli Serdang dan Toba masing-masing 5 orang. Kemudian, Sibolga 3 orang, dan Binjai 1 orang.
“Untuk angka kematian akibat Covid-19 juga bertambah sebanyak 3 orang, yang berasal dari Simalungun 2 orang dan Dairi 1 orang. Saat ini, akumulasinya menjadi 637 orang,” sambung Aris.
Dia menuturkan, terkait kasus suspek bertambah 14 orang sehingga jumlah sementara menjadi 714 orang. Sedangkan spesimen yang dilakukan uji swab telah mencapai 203.081 sampel.
Aris kembali mengingatkan masyarakat Sumut untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hal ini tak lain untuk memutus rantai penularan virus corona karena pandemi di Sumut belum berakhir.
“Perilaku 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, serta menjaga jarak dan hindari kerumunan, harus menjadi bagian dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Selain itu, olahraga secara teratur, istirahat yang cukup, makan makanan bergizi dan konsumsi vitamin juga tetap konsisten dilakukan,” imbuhnya.
Tujuh Daerah Zona Kuning
Terpisah, berdasarkan laporan Satgas Penanganan Covid-19 yang disampaikan melalui website covid19.go.id, peta risiko zonasi penyebaran Covid-19 di Sumut mulai membaik. Terdapat penambahan empat daerah masuk dalam zona kuning (risiko rendah) dari sebelumnya hanya tiga daerah.
Keempat daerah tersebut adalah Nias, Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan dan Simalungun. Sebelumnya, daerah yang masuk zona kuning baru Tapanuli Utara, Nias Selatan dan Nias Barat.
Kendati begitu, terdapat satu daerah yang sebelumnya berada pada zona oranye (risiko sedang) yakni Pakpak Bharat masuk dalam zona merah (risiko tinggi). Sedangkan 25 kabupaten/kota lainnya termasuk Medan masih tetap bertahan di zona oranye. (ris)
Penyerahan bantuan APD dari PT SMA kepada Puskesmas Sidodadi, disaksikan oleh Camat Kampung Rakyat, Wahdi Pohan.
LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Asian Agri melalui unit perusahaannya kembali memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Puskesmas di sekitar operasional perusahaan. Yakni ke Puskesmas Sidodadi, di Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Puskesmas Ulumahuam di Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhan Batu Selatan, dan Puskesmas Perbaungan di Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Bantuan ke Puskesmas Sidodadi diserahkan Senin (7/12), setelah sebelumnya pada tanggal 25 November 2020 penyerahan kr Puskesmas Ulumahuam dan Puskesmas Perbaungan, dihadiri oleh pemerintah kecamatan setempat di antaranya Camat Bilah Hulu Hamdi Erazona, SP MM, Camat Silangkitang M Karim Lubis dan Camat Kampung Rakyat Wahdi Pohan. Armstrong V Sihombing selaku Senior Manager PT SMA-Kebun Teluk Panji mengungkapkan, pemberian bantuan APD ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap pencegahan penyebaran dan penanganan Covid-19, terutama di daerah operasional perusahaan. “Harapan kami, donasi APD ini dapat membantu tenaga medis untuk tetap melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan,” katanya. Asian Agri berharap, sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan tenaga medis dapat mencegah penyebaran Covid-19. “Ada lima jenis APD yang kita berikan. yaitu masker sebanyak 7.000 pcs, sarung tangan medis sebanyak 11.000 pcs, baju hazmat sebanyak 50 pcs, kacamata medis 10 pcs, dan thermogun 5 pcs. Untuk Sumatera Utara, ada 9 Puskesmas yang telah kita bantu penyediaan APD. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjaga tenaga medis dari resiko terinfeksi Covid-19,” ujar Welly Pardede, Head HSE & CSR Asian Agri. Camat Silangkitang, Wahdi Pohan menyatakan terima kasih atas bantuan dan kerjasama PT SMA, terutama dalam kondisi pandemi Covid-19 ini. “Kami ucapkan terima kasih kepada PT SMA yang telah berkontribusi dan bekerjasama dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Pemakaian APD yang sekali pakai menyebabkan tingginya kebutuhan APD untuk tenaga medis. Dengan bantuan yang telah diberikan ini, kami berharap penanganan Covid-19 yang dilakukan dapat maksimal tanpa meninggalkan resiko terutama untuk tenaga medis,” ujar Wahdi Pohan. Pemberian APD untuk puskesmas langsung didistribusikan dan diterima oleh masing-masing puskesmas. Dengan tema Bela Tenaga Kesehatan Bela Indonesia, Asian Agri terus berkomitmen melanjutkan upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19, dimulai dari penyediaan masker untuk masyarakat, ember cuci tangan dan sabun di desa-desa, penyemprotan desinfektan di tempat-tempat umum serta bantuan sembako kaum duafa yang terdampak pandemi Covid-19. (rel/mea)