Home Blog Page 4007

DPD KMDT Dairi Siap Majukan Pariwisata Silalahi

DIABADIKAN: Bupati Dairi,  Dr Eddy KA Berutu,  Wabup Jimmy AL Sihombing SH, Ketum KMDT, Eduson Manurung, Ketua DPD KMDT Dairi, Wanseptember Situmorang, Kapolres AKBP Ferio Sano Ginting, Dandim 0206 Letkol Arm Aditye Nurtono diabadikan pada pelantikan DPD KMDT Dairi periode 2020-2025 di gedung Balai Budaya, Senin (5/10).

DAIRI, SUMUTPOS.CO-Ketua Umum Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT), Edison Manurung SH MM melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) KMDT Dairi yang diketuai Wanseptember Situmorang untuk periode 2020-2025.

Pelantikan DPD KMDT Dairi yang digelar di gedung Balai Budaya Sidikalang, juga dihadiri Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu, Wakil Bupati,  Jimmy Andrea Lukita Sihombing SH, Ketua DPRD Sabam Sibarani,  Kapolres AKBP Ferio Sano Ginting, Dandim 0206 Letkol Arm Aditye Nurtono, Senin (5/10).

Pengurus KMDT Dairi periode 2020-2025 yang baru dilantik antara lain, Ketua Wanseptember Situmorang, Sekretaris Muntilan Nababan serta Bendahara, Lolonta Gabriella Ujung dan jajaran DPD lainya.

Ketua KMDT Dairi, Wanseptember Situmorang SH, menyampaikan terimakasih kepada Ketua Umum dan  pengurus pusat KMDT yang sudah memberikan kepercayaan untuk memimpin KMDT Dairi. “Kami akan berbuat dan berkarya di untuk pengembangan pariwisata Dairi”, ucapnya.

Wanseptember yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Dairi itu menegaskan, tugas mereka juga untuk melanjutkan serta memperjuangkan program prioritas yang ada di pusat untuk menggiring pembangunan ifu ke Dairi, khususnya untuk pengembangan pantai Silalahi salahsatu dari 7 Kabupaten kawasan Danau Toba.

Diakui Wanseptember, perhatian pusat untuk pengembangan pantai Silalahi masih minim pasca ditetapkan kawasan Danau Toba salah satu kawanan strategis nasional pengembangan pariwisata. “Sehingga dengan terbentuknya DPD KMDT Dairi, kami yakini akan mendorong percepatan pembangunan di pantai Silalahi, seraya meminta dukungan Pemkab Dairi terhadap program yang akan dilakukan KMDT,”ujarnya.

“Sebagai wujud nyata,  KMDT Dairi hari ini akan menanam 5.000 bibit pohon di Silalahi,”sambungnya. 

Mewakili tokoh masyarakat Raja Turpuk Silalahi, Antoni Rumasondi meminta kepada KMDT agar pelantikan pengurus jangan hanya menjadi seremonial semata. “Pada dasarnya, kami mendukung pengembangan kawasan Silalahi menjadi kawasan strategis pariwisata, tetapi harus tetap melestarikan kultur dan tradisi di sana. Kami siap mendukung pemerintah, asalkan jangan hanya slogan tetapi butuh karya nyata,”harapnya.

Ketua Umum KMDT, Edison Manurung meminta pengurus yang baru dilantik segera bekerja. “Segera rapat kerja untuk program kedepan, dan diminta segera bentuk kepengurusan sampai ke desa. Saya kasi waktu enam bulan,  jika tidak bisa belerja jangan sakit hati saya copot,”tegasnya.

Edison berharap, pelantikan kepengurusan KMDT Dairi, jadi salah satu contoh untuk mengusung atau membawa program Presiden RI Joko Widodo untuk pengembangan pariwisata Danau Toba di pantai Silalahi, Kecamatan Silahisabungan. “Mari kita bergotongroyong membangun Dairi,”katanya.

Ditegaskan Edison, KMDT tidak ada berkaitan dengan partai politik, dan Pemkab Dairi diminta bekerjasama dengan KMDT karena KMDT tidak bisa berkembang tanpa dukungan dan kerja sama dengan pemerintah.

Sementara itu, Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan,  KMDT terbentuk dengan semangat ingin membangun kawasan Danau Toba. Untuk itu, Pemkab Dairi siap mendukung atas kehadiran KMDT Dairi. KMDT yang fokus di sektor pasriswiasata dan koperasi, diharapkan bisa membantu promosi pantai Silalahi serta objek wisata lainya seperti Danau Sicike-Cike ke dunia luar. “Kita memiliki cita-cita yang sama untuk pengembangan Danau Toba. Kami punya konsep serta gambaran, bahwa di kawasan Danau Toba itu harus lengkap. Konservasi untuk situs-situs sejarah sangat dibutuhkan sehingga semakin menarik minat kunjungan wisatawan kesana dan untuk itu kami siap bersinergi dengan KMDT,”pungkasnya. (rud/han).

Serapan APBD Humbahas 2020 Masih 57,69 Persen

Ilustrasi.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO-Penyerapan anggaran Kabupaten Humbang Hasundutan TA 2020, hingga 5 Oktober 2020 terealisasi baru mencapai 57,69 persen atau Rp 583.981.823.193.00 dari total anggaran sebesar Rp1.01.194.729.504.24  triliun. Padahal, batas akhir penyerapan anggaran keuangan daerah tersisa dua bulan lagi.

Kepala Bidang Akuntansi dan Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Asset Daerah (BPKPAD) Batara Siregar mengatakan, bahwa serapan anggaran tahun 2020 hingga memasuki bulan ke sepuluh masih mencapai 57,69 persen.

Menurutnya, angka itu standar dikarenakan pengaruh situasi pandemi Covid-19. “Kegiatan-kegiatan fisik juga lagi berjalan, beberapa kegiatan juga tidak bisa dilaksanakan, apalagi yang bersifat mengumpulkan orang banyak, seperti acara sosialisasi, HUT, perayaan, pagelaran dan lain-lain,” katanya, Senin (5/10).

Dijelaskannya, serapan anggaran itu terbagi dari tiga jenis penggunaan yakni belanja operasi, belanja modal dan belanja tak terduga.

Pada belanja operasi, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp845.946.298.648.,02. Dari jumlah tersebut, penyerapan hingga dibulan kesepuluh ini Rp 526.485.753.530,00 atau 62,24 persen.

“Belanja operasi itu terdiri dari belanja pegawai, belanja barang, belanja hibah, belanja bansos dan belanja keuangan,” katanya.

Sedangkan, untuk belanja modal dari anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 118.405.522.448,22 yang terdiri belanja tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, belanja jalan, irigasi dan jaringan serta belanja aset tetap lainnya. Penyerapannya itu tadi, baru terealisasi Rp 44.783.798.563,00 atau 37,82 persen.

“Sementara untuk belanja tak terduga yang salah satunya untuk Covid-19 yang dialokasikan sebesar Rp47.842.908.408,00, baru terealisasi Rp 12.712.271.100,00 atau 26,57 persen,” terang Batara.

Disinggung, apa alasan masing-masing OPD, terkait anggaran belanja bangunan dan gedung yang masih 27,05 persen dan belanja aset tetap lainnya 11,85 persen.

Menurut Batara, akibat persentase dari pekerjaan fisik yang belum selesai. “Karena masih proses pekerjaan, realisasi terjadi kalau sudah serah terima atau PHO,” katanya.

Batara juga mengakui, bahwa serapan anggaran tahun ini tidak dapat dibanding tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan, akibat dari kondisi pandemi Covid-19.

“Ga bisa dibandingkan dengan tahun lalu lae.. ini situasi pandemi covid. Kalau normal baru bisa kita bandingkan,” kata dia.

Disinggung, berapa Silpa anggaran tahun lalu, Batara mengaku sebesar Rp 139 miliar. Dari Silpa itu, menurut Batara, bukan termasuk dari serapan anggaran tahun 2020. (des/han)

24 Orang Warga Dairi Positif Covid-19

DAIRI, SUMUTPOS.CO-Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Dairi terus mengalami peningkatan. Hingga Minggu (4/10), ada 24 orang warga dinyatakan positif yang tersebar di 7 kecamatan. Mirisnya, lima orang di antaranya satu keluarga sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Medan.

Demikian disampaikan Ketua Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas (Satgas) covid-19 Dairi, Surung Carles Bantjin,  Senin (5/10). Dari ke-24 warga itu, ada yang yang menjalani perawatan di rumah sakit dan menjalani isolasi mandiri di rumah.

Dikatakan Carles, lonjakan terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut terjadai 2 hari belakangan terakhir. Dimana akhir September di Puskesmas Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang dan di RSUD Sidikalang dilakukan swab tes massal.

Swab tes di Puskesmas Batang Beruh dilakukan Balai Teknis Penyehatan Lingkungan Medan, sementara tes Swab di RSUD Sidikalang dilakukan Dinas Kesehatan Provsu. Untuk tes Swab di RSUD Sidikalang sasaranya sebanyak 213 orang, dan hasilnya yang baru keluar sebanyak 101 orang dinyatakan non reaktif.

Ditambahkan Carles, untuk pasien terkonfirmasi positif disarankan menjalani isolasi mandiri. Sementara itu,  diperoleh informasi dari 24 orang terkonfirmasi positif, ada 5 orang dalam satu keluarga positif Covid-19 di Kecamatan Sidikalang, dan saat ini dirawat di Medan.

Dikutip dari situs resmi Pemkab Dairi, ke- 24 orang terkonfirmasi positif tersebut tersebar di 7 Kecamatan, yakni Kecamatan Sidikalang 10 orang, Sumbul 7 orang,  Tanah Pinem 2 orang,  Lae Parira 2 orang,  Silima Pungga-Pungga 1 orang,  Siempat Nempu Hulu 1 orang serta Pegagan Hilir 1 orang. (rud/han)

Polisi Tembak 3 Maling Spesialis Rumah Mewah

PAPARKAN: Tiga tersangka maling spesialis rumah mewah dipaparkan Satreskrim Polrestabes Medan, Senin (5/10).idris/sumut pos.
PAPARKAN: Tiga tersangka maling spesialis rumah mewah dipaparkan Satreskrim Polrestabes Medan, Senin (5/10).idris/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tiga maling spesialis rumah mewah yang kerap beraksi wilayah Medan ditembak petugas Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan. Mereka dilumpuhkan karena melakukan perlawanan dengan mencoba melarikan diri saat dibawa untuk pengembangan kasus.

PAPARKAN: Tiga tersangka maling spesialis rumah mewah dipaparkan Satreskrim Polrestabes Medan, Senin (5/10).idris/sumut pos.
PAPARKAN: Tiga tersangka maling spesialis rumah mewah dipaparkan Satreskrim Polrestabes Medan, Senin (5/10).idris/sumut pos.

Ketiga maling tersebut masing-masing berinisial MRN alias Ade (31) warga Jalan Sakti Lubis Gang Bali, Medan, LNK (41) warga Jalan Irian Barat, Medan, dan SK (35) warga Desa Tiga Beringin, Kabupaten Tanah Karo.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah H Tobing melalui Kanit Pidum Iptu Ardian Yunnan Saputra mengungkapkan, penangkapan terhadap ketiga tersangka ber dasarkan laporan korbannya, DR Ronny (58) warga Jalan Pinus Komplek Cemara Asri, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan.

Dalam laporannya dengan nomor LP/2046/IX/2020/SPKT Percut tertanggal 25 September 2020, korban mengalami kerugian mencapai Rp500 juta karena barang berharga miliknya berupa tas mewah, belasan jam tangan bermerk, handphone, uang tunai dan barang berharga lainnya raib digasak para tersangka. “Dari laporan korban inilah lalu kita tindaklanjuti dengan cek TKP dan mengamankan rekaman CCTV dari rumah korban. Alhasil, diketahui ciri-ciri dan identitas para tersangka hingga kemudian ditangkap,” kata Yunnan kepada wartawan, Senin (5/10).

Disebutkan dia, semula ditangkap tersangka LCN dan MRN alias Ade saat sedang berada di Hotel Oyo Komplek MMTC Jalan William Iskandar, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Selasa (29/9) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

Dari hasil interogasi keduanya, mereka mengaku beraksi bersama dengan tersangka SK. Selanjutnya, personel langsung melakukan pengejaran dan meringkus tersangka SK dari rumah kontrakannya di Desa Tualang, Lingkungan XI, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Namun, pada saat ketiganya dibawa pengembangan untuk mencari barang bukti kejahatannya dari lokasi terpisah di Jalan Surabaya, Medan, dan di Dusun Karang Sari, Kelurahan Paya Bakung, Kecamatan Ham paranperak, serta di kawasan Kecamatan Medan Tembung, ternyata melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri.

“Personel terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur hingga mengenai kaki para tersangka. Selanjutnya, mereka langsung diboyong ke Mapolrestabes Medan setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan,” sebut Yunnan.

Dari hasil pemeriksaan, sambung Yunnan, para tersangka ini juga telah mencuri di rumah mewah milik San Bestari (51) warga Jalan Tomat Kelurahan Darat, Medan Baru. Akibat perbuatan kawanan maling ini membuat korban mengalami kerugian hingga Rp900 juta lebih. Selain itu, mereka juga membobol rumah mewah milik Rikim (45) warga Jalan Bugis, Kecamatan Medan Area. Korban mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

“Dari penangkapan ketiga tersangka, disita sejumlah barang bukti antara lain, tas, jam mewah, baju, celana, topi dan mobil minibus yang digunakan para tersangka saat beraksi,” pungkasnya. (ris/azw)

DPD IPK Karo Dukung Pasangan Cory-Theo

SAMBUTAN: Cory S Sebayang menyampaikan sambutan  didampingi Theo Ginting, Ketua DPD IPK Karo Gembira Ginting dan Ketua Satgas Inti DPD IPK Karo pada acara temu ramah PAC Kecamatan Berastagi, Jumat(2/10).

KARO, SUMUTPOS.CO-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) IPK Kabupaten Karo mengajak para kader untuk mendukung Cory S Sebayang dan Theopilus Ginting yang maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Karo di Pilkada 2020.

Hal itu disampaikan Ketua DPD IPK Karo, Gembira Ginting pada gelar temu ramah dengan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPK Kecamatan Berastagi dan seluruh jajaran dan penasehat di gedung Pijerpodi Berastagi, Jumat(2/10) siang.

Kegiatan temu ramah itu juga dihadiri para tokoh senior DPD IPK Karo, seluruh pimpinan ranting PAC Berastagi, para penggiat pertanian perekonomian, pengusaha dan mitra Pajak Roga Berastagi.

Dalam sambutannya, Gembira Ginting mengucapkan terimakasih kepada pengurus PAC Berastagi dan seluruh ranting yang hadir.

 Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Penasehat DPD IPK Cory S Sebayang, Wakil DPD IPK yang juga Direktur Karo United Theopilus Ginting, serta para pengusaha dan penggiat perekonomian pertanian.  “Terkhusus kepada PAC Berastagi dan seluruh ranting. Salam sehat, solid, maju terus. IPK bukan organisasi preman tapi Ikatan Pemuda Karya yang berkarya. Kita ikut bersama pemerintahan untuk bersama membangun Tanah Karo Simalem ini,” ujarnya.

 Dalam kesempatan sama, Direktur LBH Jesaya Pulungan, SH menegaskan bahwa Penasehat DPD IPK Karo, Cory S Sebayang dan Wakil Ketua Theopilus Ginting  mencalonkan diri menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karo. “Karena itu,  mari kita bersama-sama satukan dukungan kepada mereka berdua,” tegasnya seraya mengumandangkan yel-yel, IPK Jaya, IPK Setia, IPK Luar Biasa dan Cory-Theo menang.

 “Kita akan dukung Penasehat dan wakil Ketua DPD kita untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Karo yang saat ini sudah hadir bersama kita,” ujarnya.  Sementara itu, Theo Ginting dalam sambutannya mengatakan, bahwa saat ini penasehat (Cory) sudah resmi menjadi nande (ibu-red).

 “Saya Theo Ginting berharap kita semua bergandeng tangan untuk satukan kekuatan,  satukan dukungan untuk kami berdua (Cory-Theo). Kepada pelaku usaha dan penggiat pertanian, mitra pajak Roga Kota Berastagi mari kita bersama-sama bangkitkan kembali kejayaan pertanian Karo. Maka marilah kita bersatu dan lebih berkarya lagi untuk Karo maju Indonesia maju,” ajaknya.

Diakhir sambutannya, Cory S Sebayang memohon dukungan dari semua warga Kota Berastagi, dan juga mengajak masyarakat Kabupaten Karo, khususnya Kota Berastagi tetap waspada dan menjaga kesehatan dengan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.  “Jangan lupa memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak,” tegasnya.

 “Dan untuk saudara – saudara seperjuangan rekan-rekan IPK, mari kita berjuang dan berkarya untuk membangun Tanah Karo ini. Saya harap IPK ada dimana – mana dalam hal positif. Selalu ada di tengah masyarakat ketika ada kebakaran dan kemalangan. Berastagi adalah daerah pariwisata, maka kiranya IPK juga harus bergandengan tangan dengan pemerintah setempat untuk menjaga kebersihan dan keindahan kota yang kita cintai ini,” tandasnya. (deo/han)

Gojek Berikan Beasiswa bagi Putra-Putri Mitra

Suasana konferensi pers sekaligus peluncuran Beasiswa Gojek, Jumat (2/10).
Suasana konferensi pers sekaligus peluncuran Beasiswa Gojek, Jumat (2/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Salahsatu komitmen Gojek, super app terdepan di Asia Tenggara, adalah untuk selalu berupaya meningkatkan taraf hidup para mitra driver dan keluarganya. Kali ini, komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui pemberian beasiswa bagi putra/ putri mitra driver.

Menyambut tahun ajaran baru perkuliahan sekaligus bertepatan dengan hari jadi ke-10 tahun Gojek, pada tahun ini Gojek memberikan beasiswa kepada 10 putra/ putri mitra driver berprestasi, yang mencakup biaya pendidikan selama 6 semester pada jenjang diploma tiga (D3) di politeknik-politeknik negeri unggulan di Indonesia. Gojek adalah yang pertama di industri dalam menyediakan beasiswa pendidikan bagi keluarga mitra drivernya.

“Beasiswa Gojek merupakan bentuk apresiasi dari Gojek kepada mitra driver yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan kejujuran selama 10 tahun Gojek mengaspal. Pemberian beasiswa ini sekaligus merupakan bagian dari program Gojek Swadaya yang ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga mitra driver,” kata Gede Manggala, VP Regional Operations Gojek, Jumat (2/10).

Gede menambahkan, pemberian Beasiswa Gojek juga berangkat dari aspirasi mitra driver Gojek yang ingin memperoleh pendidikan tinggi bagi diri sendiri ataupun anak mereka, serta dapat segera bekerja di bidang yang diminati, namun terhalang keterbatasan ekonomi. “Oleh karena itu, kami memilih beasiswa jenjang D3 Politeknik yang berorientasi kepada praktik kerja, dengan harapan para penerima beasiswa dapat segera terserap sebagai tenaga kerja yang berkualitas dan tepat guna,” jelasnya.

Meski baru diadakan pertama kali untuk jenjang pendidikan tinggi, program beasiswa ini mengundang antusiasme tinggi dari mitra driver sejak awal diumumkan di awal bulan Maret 2020. Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 5.000 orang. Setelah proses pendaftaran, baik mitra driver maupun putra/ putrinya harus melewati seleksi ketat yang dilakukan internal Gojek sebelum kemudian dilanjutkan ke seleksi politeknik, hingga akhirnya terpilih 10 putra/ putri berprestasi terbaik untuk tahun ajaran 2020/2023.

Ing. Heru Pranoto S.T., Wakil Direktur IV Bidang Kerjasama Politeknik Negeri Medan (Polmed) menyampaikan antusiasmenya terhadap program ini.  “Program Beasiswa Gojek memberikan kesempatan pada beaswannya untuk bersekolah di politeknik. Menurut kami hal tersebut merupakan langkah yang strategis karena fokus politeknik adalah untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan yang lengkap, bukan hanya teori tetapi praktek lebih dominan , sehingga tenaga kerja lulusan politeknik dikenal cepat diserap oleh industri.”

“Kami di Politeknik Negeri Medan menyambut baik kerja sama dengan Gojek, sebagai usaha bersama dalam mendorong peningkatan SDM Indonesia yang berkualitas dengan bermodalkan pendidikan Politeknik,“ jelasnya.

Pada program beasiswa ini, Gojek bekerja sama dengan politeknik unggulan di masing-masing kota besar di Indonesia yang telah terbukti mampu menghasilkan SDM yang berkualitas dan tepat guna, di antaranya Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Bandung, Politeknik Negeri Medan, Politeknik Negeri Semarang, Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Negeri Ujung Pandang,

Urutan posisi berdasarkan foto dari atas ke bawah (ki-ka): Penerima beasiswa asal Medan Greacea Elizabeth Zai dan orang tuanya, mitra driver Gojek Samaria Zebua, Head of Regional Corporate Affairs Gojek Dian Lumban Toruan dan Ing. Heru Pranoto S.T. – Wakil Direktur IV Bidang Kerjasama Politeknik Negeri Medan.

Melaju Bersama Gojek

Greacea Elizabeth Zai atau akrab disapa Grace merupakan salah satu penerima Beasiswa Gojek yang berhasil diterima sebagai mahasiswa Politeknik Negeri Medan jurusan D3 Teknik Sipil. Sebagai anak pertama di keluarga, ia ingin bersekolah lebih tinggi untuk membantu memperbaiki kondisi keuangan keluarga  namun sempat merasa pesimis mengingat biaya kuliah yang tinggi.

“Meskipun begitu, saya terus menyimpan keinginan berkuliah karena Mama selalu memberi semangat untuk tetap optimis dalam mencapai cita-cita,” kisahnya.

“Waktu saya dengar dari Mama ada program Beasiswa Gojek, saya belajar sungguh-sungguh agar lulus seleksi beasiswa dan SBMPN (Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri). Saya sangat senang ketika diberi kabar bahwa lulus program beasiswanya. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, melalui program Beasiswa Gojek, saya bisa berkuliah dan berkat ini tidak akan saya sia-siakan,” ucapnya semangat.

Ibunya, Samaria Zebua, salahsatu mitra driver GoRide di Medan mengungkapkan kebahagiaannya saat mengetahui putrinya lulus SBMPN dan mendapatkan beasiswa Gojek.

“Tidak menyangka anak saya lolos program beasiswa Gojek. Benar-benar sangat terbantu dengan program ini. Harapan untuk Grace, semoga dia bisa berikan sumbangsihnya ke Gojek supaya lebih maju lagi, membalas kebaikan Gojek yang sudah menyekolahkannya ke politeknik. Harapan saya untuk Gojek, semoga dalam memasuki usia ke-10 tahun ini, Gojek dapat terus maju, dan agar program beasiswa ini dapat terus berlanjut, “ tuturnya.

Sebelum adanya program ini, Gojek juga telah memberikan sederet bantuan pendidikan bagi mitra dan anak mitra driver di ragam jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga jenjang pendidikan S2, yang disalurkan baik oleh Gojek maupun melalui Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB).

Di samping bantuan dalam bidang pendidikan, komitmen Gojek dalam mendukung peningkatan taraf hidup mitra driver dan keluarga juga dilakukan melalui berbagai program seperti Bengkel Belajar Mitra (BBM) dan Pelatihan Gojek Swadaya, yang keduanya bertujuan untuk membantu mengembangkan kemampuan diri mitra serta membantu menciptakan pendapatan yang berkesinambungan bagi mitra dan keluarga.

Informasi lebih lengkap terkait dengan program Beasiswa Gojek sekaligus cerita inspiratif para penerima beasiswa dapat dilihat di microsite resmi www.gojek.com/beasiswa. (rel)

Gratis Akses Facebook untuk Pelanggan Smartfren

MEDAN, SUMUTPOS.CO– Smartfren mengumumkan kehadiran Facebook Flex, sebuah fitur dari Facebook yang membuat pelanggan kini bisa mengakses media sosial tersebut gratis, tanpa mengurangi kuota internet. Bahkan ketika kuota internet telah habis, keberadaan fitur ini membuat pelanggan tetap bisa eksis di Facebook.

Untuk menggunakan fitur ini, pelanggan Smartfren cukup menuju ke pengaturan akun Facebook-nya dan memastikan menggunakan jaringan seluler Smartfren. Caranya, buka aplikasi Facebook di smartphone bersistem operasi Android, atau melalui browser. Pelanggan yang bisa memakai Facebook gratis akan menemukan menu “Go to Free” di sebelah kanan atas layar. Pilih menu tersebut untuk membuka akses Facebook gratis.

“Keutamaan fitur ini adalah membuka akses seluas-luasnya untuk pelanggan yang banyak beraktivitas di Facebook. Tidak perlu lagi khawatir soal kuota habis, karena tanpa kuota sekalipun pelanggan Smartfren masih tetap bisa mengakses Facebook untuk chatting, update status, memberikan komentar, sehingga akan selalu terhubung dengan teman dan keluarga. Melalui fitur ini Smartfren membuka peluang lebih besar bagi pengguna Facebook yang ingin terus mengekspresikan diri dan berkreasi tanpa batas,” ujar Roberto Saputra, Chief Brand Officer Smartfren.

Fitur ini menjadi solusi untuk pelanggan yang sedang kehabisan kuota namun masih ingin eksis di Facebook. Hampir seluruh fitur bisa diakses, mulai dari update status, chat, like, comment, dan melihat linimasa Facebook. Namun sebagai catatan, fitur Facebook Flex ini tidak bisa digunakan untuk melihat foto dan video. Bila ingin melihat foto atau video, pelanggan akan diminta untuk kembali memakai kuota internet yang dimiliki.

Seluruh pelanggan Smartfren bisa mengakses Facebook secara gratis mulai dari 1 Oktober 2020. Selain memberikan akses gratis ini, Smartfren sebelumnya juga telah meluncurkan paket data terbaik yang cocok untuk content creator atau pelanggan yang gemar eksis di media sosial, salah satunya yaitu Kartu Perdana Nonstop.

Dengan kartu perdana ini, pelanggan akan mendapatkan kuota besar yang dapat dinikmati selama 24 jam di semua aplikasi tanpa ada pembagian kuota utama, kuota lokal atau kuota malam. Selain itu, pelanggan bahkan tetap bisa berinternet dengan menggunakan akses nonstop setelah kuota utama habis, sesuai masa aktif paket berlaku, dan tidak memotong pulsa sama sekali. Kuota Nonstop pun sangat fleksibel karena bisa dipasangkan dengan keuntungan dari berbagai Kartu Perdana Smartfren berbasis volume, seperti 1ON+ dan Super 4G Kuota.

Paket Kuota Nonstop dapat digunakan di semua perangkat smartphone 4G termasuk Modem WiFi Smartfren. Paket Kuota Nonstop ini tersedia dalam empat varian harga, antara lai, Paket Kuota Nonstop 6 GB seharga Rp30 ribu dengan akses nonstop setelah kuota utama habis dan menelpon kualitas HD sepuasnya ke sesama nomor Smartfren dengan masa aktif 28 hari. Dan Paket Kuota Nonstop 10 GB seharga Rp45 ribu dengan akses nonstop setelah kuota utama habis dan menelpon kualitas HD sepuasnya ke sesama nomor Smartfren dengan masa aktif 28 hari.

Paket Kuota Nonstop 18 GB seharga Rp65 ribu dengan akses nonstop setelah kuota utama habis dan menelpon kualitas HD sepuasnya ke sesama nomor Smartfren dengan masa aktif 28 hari.

Paket Kuota Nonstop 30 GB seharga Rp100 ribu dengan akses nonstop setelah kuota utama habis dan menelpon kualitas HD sepuasnya ke sesama nomor Smartfren dengan masa aktif 28 hari.

Dengan kombinasi kartu perdana Nonstop dan Facebook Flex, pelanggan tidak perlu khawatir kehabisan kuota internet, pelanggan akan selalu bisa eksis ketika menjalani berbagai aktivitas di sosial media khususnya Facebook. 

Untuk keterangan lebih lanjut dan melihat paket apa yang menjadi pilihan terbaik menemani keseharian kamu dalam berkomunikasi, silakan kunjungi www.smartfren.com. (rel/ram)

PGN Laksanakan Penugasan Pemerintah dan Pertamina

Tandatangani Perjanjian Induk Kerjasama Penyediaan Pasokan dan Pembangunan Infrastruktur LNG ke Pembangkit Listrik PLN

SURAT: Direktur Utama PGN, Suko Hartono enunjukkan surat perjanjian kerja sama antara PGN dan PLN dalam penyediaan pasokan dan pembangunan indfstruktur LNG ke pembangkit listrik PLN di Jakarta (5/10/2020).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Dalam rangka merealisasikan komitmen pelaksanaan proyek strategis nasional, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas PT Pertamina (Persero) menandatangani Surat Perjanjian Induk Kerja Sama Penyediaan Pasokan dan Pembangunan Infrastruktur LNG di 52 lokasi pembangkit listrik PT PLN dengan PT PLN (Persero). Penandatanganan dilaksanakan oleh Direktur Utama PGN, Suko Hartono dan Direktur Energy Primer PLN, Rudy Hendra Prastowo, (5/10/2020).

Seperti yang diketahui, PLN dan Pertamina mendapatkan penugasan dari Pemerintah untuk melaksanakan gasifikasi pembangkit PLN di 52 lokasi dengan estimasi kapasitas pembangkit sebesar ± 1,8 GW, sebagaimana yang tertuang dalam Kepmen ESDM 13/ 2020 tentang Penugasan Pelaksanaan Penyediaan Pasokan dan Pembangunan Infrastruktur LNG, serta Konversi Penggunaan Bahan Bakar Minyak dengan LNG dalam Penyediaan Tenaga Listrik. Selanjutnya, PGN ditugaskan oleh Holding Migas PT Pertamina untuk menyediakan pasokan dan infrastruktur LNG bagi pembangkit listrik PLN.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengungkapkan bahwa proyek ini untuk kepentingan bersama, sebagaimana yang tertuang di dalam Kepmen ESDM 13/ 2020 dalam rangka untuk mewujudkan ketahanan energi nasional. Selain itu, juga untuk memperbaiki neraca perdagangan.

“Yang lebih penting lagi, melalui program ini adalah perwujudkan program konversi energi dari BBM ke gas bumi, apalagi gas domestik, maka ini jalan untuk kemandirian energi. Benefit bagi kedua belah pihak yaitu mewujudkan adanya gas yang lebih murah dibandingkan dengan HSD. Dengan adanya Bahan Bakar Gas yang lebih murah, maka diharapkan daya saing atau daya beli dari masyarakat dan PLN dapat mendorong perekonomian nasional. Semua merupakan langkah bersama sebagai anak bangsa untuk memperbaiki kondisi mulai dari lingkungan masing-masing,” jelas Rida.

Direktur Utama PGN, Suko Hartono mengungkapkan bahwa sebagai Subholding Gas, dengan kapabilitas dan pengalaman dalam melayani dan mengelola pemanfaatan gas bumi nasional, PGN siap menjadi solusi dan partner bagi PLN dan pemerintah dalam mendorong efisiensi produksi energi dan pemanfaatan di sisi hilir sehingga gas bumi tidak lagi menjadi komoditas semata namun secara nyata mampu menjadi pendorong perekonomian nasional dengan ketersediaan energi listrik yang bersaing dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaan proyek ini, PGN bertanggung jawab untuk menyediakan pasokan gas/LNG, membangun dan menyediakan infrastruktur gas/LNG meliputi jetty, fasilitas pembongkaran (unloading), fasilitas penyimpanan, regasifikasi, transportasi gas/LNG, pipa gas sampai ke titik serah yang disepakati, termasuk metering regulating system (MRS) pada pembangkit listrik terkait. Selanjutnya untuk transportasi LNG dari sumber pasokan atau fasilitas penghubung (HUB) LNG akan dihubungkan ke fasilitas pembongkaran (unloading) infrastruktur LNG, menggunakan Small Scale LNG Carrier.

“Kami akan mengupayakan pembangunan infrastruktur LNG dapat berjalan tepat waktu, dengan teknologi tepat guna dan efisiensi tinggi ditengah tantangan di masa pandemic. Peningkatan pemanfaatan TKDN juga optimalisasi peran anak perusahaan dan afiliasi, adalah salah satu pendekatan yang dilaksanakan agar proyek dapat berjalan secara efektif dan efisien” jelas Suko.

Selain itu perjanjian ini juga untuk mengatur penyelarasan pasokan LNG dan gas dengan kontrak-kontrak penyediaan LNG dan gas milik PLN yang sudah ada atau melalui kesepakatan lebih lanjut oleh para pihak untuk optimalisasi dan efisiensi penyerapan pasokan LNG dan gas pada sisi pembangkit tenaga listrik.

“Pada prinsipnya, pelaksanaan proyek ini dipriotaskan untuk efisiensi, efektifitas, serta keberlanjutan pemanfaatan gas dan ketersediaan tenaga listrik dan mengurangi konsumsi bahan bakar minyak, agar dapat menghasilkan biaya pokok penyediaan tenaga listrik di plant gate yang efisien,” ujar Suko.

Untuk tahap awal, PGN dan PLN sepakat melaksanakan tahap Quick Win di PLTMG Sorong, PLTMG Tanjung Selor, dan PLTMG Nias. Tahap Quick win ditargetkan dapat menyediakan harga yang lebih rendah dari HSD di plant gate pembangkit PLN. 

“Tahap Quick Win dilaksanakan dan disepakati prioritas penyelesaian serta operasi komersial penyediaan pasokan dan infrastruktur LNG untuk pembangkit listrik PLN dalam bentuk koordinasi, penyelarasan kerja sama pemanfaatan fasilitas, percepatan gasifikasi, optimalisasi serta peningkatan produktivitas fasilitas yang ditargetkan dapat selesai pada tahun 2020,” ujar Suko.

Suko berharap, langkah strategis ini dapat memperkuat peran subholding gas dalam melayani kebutuhan gas bumi seluruh sektor, khususnya sektor kelistrikan, dan bisa membantu pemerintah untuk mencapai bauran energi nasional. 

Kedepan, PGN memiliki motivasi yang tinggi untuk bekerja sama dengan seluruh stakeholder agar dapat menjaga ketahanan energi domestik dan membangun infrastruktur gas bumi sehingga dapat meningkatkan pemanfaatan gas bumi nasional. PGN sebagai Subholding Gas akan terus berkontribusi dalam pemulihan perekonomian pasca pandemi, peningkatan daya saing dan upaya menjaga ketahanan energi nasional. (rel/ram)

Cegah Penyakit Menular, FK USU Gelar Pengabdian Masyarakat

Foto: Istimewa

BERSAMA: Ketua Tim Desa Binaan FK USU, Prof Dr dr Dina Keumala Sari MGizi SpGK berfoto bersama Anggota Tim, yakni Nenni Dwi Aprianti Lubis SP MSi, dr Lokot Donna Lubis SpPA, dr Zaimah Z Tala MS SpGK dan dr Sri Amelia MKes, serta warga Desa Telagah Kabupaten Langkat, Senin (5/10).

Foto: Istimewa

BERSAMA: Ketua Tim Desa Binaan FK USU, Prof Dr dr Dina Keumala Sari MGizi SpGK berfoto bersama Anggota Tim, yakni Nenni Dwi Aprianti Lubis SP MSi, dr Lokot Donna Lubis SpPA, dr Zaimah Z Tala MS SpGK dan dr Sri Amelia MKes, serta warga Desa Telagah Kabupaten Langkat, Senin (5/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penyakit menular merupakan masalah kesehatan utama di dunia, terutama pada negara berkembang. Penyakit ini tidak hanya memberikan dampak kesehatan, tetapi juga mempengaruhi berbagai sendi kehidupan masyarakat yakni sosial, ekonomi bahkan psikologis.

“Oleh sebab itu, pada tahun 2020 ini, Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) diberi amanah untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, dengan skim Desa Binaan USU yang berlokasi di Desa Telagah Kabupaten Langkat,” kata Ketua Tim Desa Binaan FK USU, Prof Dr dr Dina Keumala Sari MGizi SpGK, kepada Sumut Pos di Medan, Senin (5/10).

Pemilihan lokasi pengabdian, kata dia, didasarkan pada letak geografis yang jauh dari kota, adanya kejadian malnutrisi pada anak, prosentase penyakit paru dan infeksi seperti tuberkulosis yang cukup tinggi, serta permasalahan budidaya kopi sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Desa.

“Target kegiatan ini adalah terciptanya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, ekonomi, dan sosial dalam upaya meningkatkan kemandirian warga,” jelasnya.

Dalam mengelola kegiatan pengabdian masyarakat ini, selain Prof Dina sebagai ketua tim, Tim FK USU yang beranggotakan Nenni Dwi Aprianti Lubis SP MSi, dr Lokot Donna Lubis SpPA, dr Zaimah Z Tala MS SpGK dan dr Sri Amelia MKes, ini juga menggandeng fakultas lain di lingkungan USU. Seperti Kedokteran Gigi, Pertanian serta Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol).

Ada enam kegiatan yang dilaksanakan. Yakni pemberdayaan lingkungan Sekolah Dasar untuk sadar penyakit TB, Covid-19 dan penyakit menular lainnya yang diketuai oleh Prof Dr dr Arlinda Sari Mkes, edukasi pencegahan Covid-19 dan PPOK yang diketuai oleh Dr dr Amira Permatasari Tarigan MKed (Paru) SpP(K).

Kemudian, pencegahan stunting melalui edukasi gizi pada ibu usia produktif diketuai oleh dr Meriza Martineta Mgizi, edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi ibu hamil dalam upaya pencegahan stunting diketuai oleh Dr drg Ervina Sovyanti SpOrt (K), serta pembentukan forum anak dengan memanfaatkan waktu luang anak dalam percepatan menuju desa layak anak yang diketuai oleh Hairani Siregar SSos MSP. Juga pemanfaatan lahan dalam usaha budidaya kopi diketuai oleh Ameilia Zuliyanti Siregar MSc PhD.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini disambut baik oleh masyarakat, yang diwakili Suranta Sitepu selaku kepala Desa Telagah. “Kami sangat berterima kasih atas kegiatan ini. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua,” ujarnya.

Ia berharap, kesehatan masyarakat dapat meningkat dimulai dari pencegahan penyakit melalui perbaikan asupan makanan. “Juga perubahan gaya hidup,” katanya diamini Kader Kesehatan Desa Telagah.

Di akhir acara, Tim Pengabdian kepada Masyarakat diwakili Nenni Dwi Aprianti Lubis SP MSi dan dr Sri Amelia MKes membagikan buku yang merupakan luaran dari kegiatan ini dan karya Prof Dr dr Dina Keumala Sari MGizi SpGK. Tujuannya, agar dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat. (mag-1)

Enam Putra Dairi Masuk IPDN

BERSAMA:Bupati Dairi,  Dr Eddy KA Berutu bersama Wabup Jimmy AL Sihombing foto bersama dengan enam putra Dairi masuk IPDN saat pertemuan di gedung Balai Budaya Sidikalang.

DAIRI, SUMUTPOS.CO- Sebanyak 6 orang Putera Dairi berhasil masuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Provinsi Jawa Barat setelah mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Keberhasilan itupun diapresiasi Bupati Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dan Wakil Bupati, Jimmy Andrea Lukita Sihombing SH dengan mengundang keenam putra Dairi tersebut di gedung Balai Budaya, baru-baru ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rahmatsyah Munthe mengatakan, keenam putra Dairi itu hadir didampingi para orangtuanya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eddy KA Berutu didampingi Wabup, Jimmy AL Sihombing serta Kepala BKPSDM, Dapot Tamba memberikan semangat dan motivasi sebelum mereka berangkat ke Jatinangor untuk mengikuti pendidikan.

Bupati maupun Wabup mengatakan, setelah mengikuti berbagai serangkaian test dan berhasil lulus masuk IPDN, kalian berhak untuk melanjutkan pendidikan untuk menjadi Praja di Jatinangor.

“Tempalah dirimu dengan baik di pendidikan nanti, jangan sampai terjerumus ke hal-hal yang salah sehingga mengakibatkan kalian tidak menyelesaikan pendidikan karena perjuangan kalian masih sangat panjang,” pesan Bupati dan Wabup pada keenam putra Dairi tersebut.

Sementara itu, Gracia Frederik Yosi Siregar mewakili dari ke-6 yang lolos IPDN menyampaikan terimakasih kepada Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu dan Wakil Bupati Dairi Jimmy Andrea Lukita Sihombing SH yang telah memberikan perhatian. “Kami berharap akan bimbingan dari Bapak Bupati Dairi dan Bapak Wakil Bupati Dairi agar nantinya kami dapat sukses di Jatinangor dan kembali ke Dairi untuk membangun Kabupaten Dairi,” ucap Gracia.

Adapun ke-6 putera Dairi tersebut,  Difa Nawaldi Sukma, Samuel Kevin Sinamo, Ryan Rafiq Sukma serta Rimtho Prakarsa Nadeak. (rud/han)