28 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 4067

Kapoldasu Jamin Polri dan TNI Netral di Pilkada

SERAHKAN: Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin menyerakan bantuan beras kepada pesantren saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (2/9).

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO-Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Martuani Sormin menjamin TNI dan Polri netral dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada Desember 2020 mendatang.

“Saya menjamin, TNI dan Polri harus netral,” ujarnya saat kunjungan kerja (Kunker) di Mapolres Labuhanbatu, Sumut, Kamis (3/9).

Dia menyebutkan, dalam pelaksanaan Pilkada serentak di 27 Kabupaten Kota di Sumut, TNI dan Polri harus memberi keamanan dan kenyamanan. “Seluruh rangkaian dari mulai awal hingga akhir Pilkada, TNI dan Polri harus memberikan rasa aman,” terangnya.

Untuk itu, Martuani meminta kepada seluruh personel jajaran Polda Sumut untuk tetap menjaga Kamtibmas di wilayah kerjanya. “Saya sudah instruksikan untuk menjaga Kamtibmas. Dan kita juga perlu kerja sama dengan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas,” tukasnya.

Adapun, Martuani melakukan Kunker sejak Rabu (2/9), ke Desa Aik Paing, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, tepatnya di Pondok Pesantren Darus Sholihin. Dalam kunjungan itu, ia pun meresmikan Kampung tangguh Ika Bina En Pabolo Labuhanbatu.

Martuani sempat meninjau kampung tangguh yang telah melakukan program ketahanan pangan, di antaranya penanaman padi seluas 55 hektare, penanaman cabe 15 hektare, ternak sapi sekira 40 ekor dan tambak ikan lele 30 kolam.

“Kehadiran Saya ke sini yaitu untuk memberikan semangat untuk mampu dan tangguh dalam mencegah penyebaran pandemi Covid-19,” katanya usai meresmikan kampung tangguh.

Ia berharap agar seluruh masyarakat dan aparatur negara patuh akan protokol kesehatan, yaitu dengan selalu pakai masker saat beraktifitas di luar rumah, rajin mencuci tangan serta menjaga jarak.

“Apabila ada warga atau santri yang mengalami gejala yang mengarah ke Covid-19, segera lakukan pemeriksaan ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat, guna mencegah penularan,” imbaunya.

Martuani juga mengingatkan, bahaya di Sumut, salah satunya peredaran narkoba, tidak ada toleransi terhadap para palaku pengedar Narkoba, begitu juga dengan Pencurian dengan kekerasan dan kejahatan jalanan lainnya.

“Saya juga berharap aparat negara baik Polri, TNI serta Pemda setempat turut memberikan himbauan serta pendisiplinan terkait penerapan protokol kesehatan di Pondok pesantren Darus Sholihin dan Edukasi pencegahan penyebaran Covid-19,” pintanya.

Dalam kunjungan itu, Martuani turut memberikan bantuan secara simbolis berupa Beras 500 Kg untuk Pondok pesantren tersebut, pupuk untuk petani di empat Link di Kabupaten Labuhanbatu, bantuan laptop 10 unit untuk santri dan bantuan bebek 600 ekor kepada tiga lingkungan Aek Paing Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu. (Mag-1/han)

Regal Springs Sumbangkan 50.000 Benih Tilapia

Kepada Koptan di Serdang Bedagai

TABUR BENIH IKAN: Senior Manager Corporate Affairs & Community Regal Springs Indonesia Dian Octavia didampingi Corporate& Comunications Affairs Senior Kasan Mulyono, Kadis Kanla Sergai, Kades Melati II menaburkan benih ikan di aliran sungai di Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kamis (3/9).

SERGAI, SUMUTPOS.CO- Program keberlanjutan KAMI PEDULI Regal Springs Indonesia memberikan bantuan 50.000 benih unggul Tilapia kepada masyarakat dan kelompok tani di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Kamis (3/9).

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan kemitraan kami dengan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai sebagai bagian dari Program Keberlanjutan KAMI PEDULI dan Mendukung Masyarakat dalam pilar Danau dan Air,” kata Dian Octavia, Senior Manager Corporate Affairs & Community Regal Springs Indonesia.

Pemberian bantuan 50.000 benih Tilapia dilakukan dalam dua kegiatan. Kegiatan pertama adalah pelepasan benih Tilapia ke perairan sungai di Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai. Kegiatan kedua adalah penyaluran benih Tilapia kepada empat Kelompok Budidaya Perikanan (POKDAKAN) Muhibah, Desa Arapayung, POKDAKAN Mitra Jaya Abadi, Dusun IV, Kecamatan Pantai Cermin dan POKDAKAN Gurami Jaya, Desa Melati II, POKDAKAN Delta Maju Bersama, Desa Lidah Tanah, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai.

“Jadi sebanyak 10.000 benih Tilapia ditebarkan ke perairan umum sungai dan sebanyak 40.000 diberikan ke Kelompok Budidaya Perikanan untuk dibudidayakan di kolam mereka,” jelas Dian.

Dijelaskannya, kegiatan ini bertujuan untuk mempertahankan ekosistem perairan dan memberikan nilai ekonomis bagi petani ikan dan nelayan, serta mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan.

Sampai September 2020, Regal Springs Indonesia melalui program keberlanjutan KAMI PEDULI telah memberikan bantuan 50.000 benih Tilapia untuk kegiatan di Kabupaten Serdang Bedagai dan 120.000 benih Tilapia untuk kegiatan di Danau Toba.

“Jadi secara keseluruhan sampai saat ini kami telah memberikan bantuan 170.000 benih Tilapia untuk program KAMI PEDULI. Harga benih Tilapia di masyarakat berkisar Rp. 1.000 per ekor. Sehingga bantuan benih Tilapia secara keseluruhan bernilai Rp. 170.000.000,” tambah Dian.

Benih Tilapia yang diberikan merupakan hasil produksi budidaya pembenihan Regal Springs Indonesia di Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. Beniih tersebut adalah benih unggul yang diproduksi secara berkelanjutan dengan menggunakan teknologi dan mengikuti standar cara budidaya benih ikan yang baik, bersertifikat nasional dan internasional.

Di tempat terpisah, Kades Melati II, Supardi mengucapkan terima kasih kepada PT Aquafarm Nusantara yang telah pemberian benih ikan tilapia kepada kelompok tani ikan di Desa Melati II.

“Bantuan benih ikan tilapia ini sangat membantu dalam meningkatkan prekonomian petani ikan Desa Melati 2,” katanya.

Supardi pun berharap, dengan adanya bantuan benih ikan ini, para kelompok tani ikan agar menjaga dan merawat benih ikan agar dapat berkembang biak, sehingga dapat meningkatkan prekonomian para kelompok tani ikan Desa Melati 2.

“Kelompok tani ikan harus bisa menjaga dan merawat benih ikan yang didapat sehingga dapat berkembang sehingga prekonomian dapat meningkat,” harapnya.

Menurut Supardi, untuk benih ikan ditaburkan sekitar aliran sungai untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Kades ingatkan masyarakat agar jangan melakukan perusakan ekosistem sungai dengan disetrum dan diracun yang mengakibatkan habitat ikan di aliran sungai rusak.

“Ikan ditabur di aliran sungai untuk meningkatkan prekonomian masyarakat dan menjaga habitat sungai, sehingga jangan disetrum dan diracun,” bilangnya.(rel/sur/han)

Disdik Batubara Memperkenalkan Aplikasi DIGIEDU

PERKENALKAN: Kepala Dinas Pendidikan BatuBara, Ilyas Sitorus memperkenalkan Aplikasi DIGIEDU, Kamis (3/9) 

BATUBARA, SUMUTPOS.CO-Kepala Dinas Pendidikan Batubara, Ilyas Sitorus memperkenalkan aplikasi DIGIEDU kepada Kepala UPTD/Sekolah SD dan SMP serta perwakilan guru se-Kabupaten Batubara yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Batubara, Jalan Perupuk, Desa Perupuk, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kamis (3/9).

Kadisdik Batubara, Ilyas Sitorus menjelaskan menjelaskan DIGIEDU adalah, sebuah aplikasi berbasis web. Aplikasi learning management system yang multiguna. “Atas dasar Inilah kita sengaja mengundang kawan-kawan tim DIGIEDU, agar nantinya dapat dijadikan salah satu solusi sekolah di Kabupaten Batubara,”ujar mantan Karo Humas dan Keprotokolan Setda Provsu ini.

Dikatakan Ilyas, saat ini keberadaan sekolah-sekolah di Indonesia, termasuk di Batubara, dihadapkan dengan tantangan baru, misalnyakemajuan teknologi di era digital. “Kendala pandemi global yang menerpa telah memaksa sekolah untuk mampu beradaptasi dengan baik, dan tetap menjaga kualitas pelayanannya,” ujar Ilyas.

Pada kesempatan yang sama, Desy Ariani, SS, M.Pd,  selaku Tim DIGIEDU menyampaikan, bahwa aplikasi yang di sajikan di dalamnya telah mencakup berbagai modul integrasi dan bersifat multiuser, sehingga DIGIEDU dapat diakses oleh orangtua siswa, guru, siswa dan karyawan sekolah.

Selain itu, DIGIEDU digunakan oleh sekolah untuk mengakomodir kegiatan belajar mengajar di sekolah.”Juga mencakup kebutuhan manajemen, finansial, akademik, informasi sekolah hingga branding sekolah,”paparnya.

“Dengan sentuhan teknologi informasi, setiap kebutuhan sekolah bisa terpenuhi secara lebih efektif, efisien, akuntabel dan transparan,”sambungnya.

Dijelaskan Desy, ada berbagai modul di DIGIEDU, seperti modul siswa dan guru mencakup E-learning yang berguna untuk pembelajaran secara daring sebagai pengganti aplikasi seperti zoom, tugas online untuk membantu guru dan siswa dalam melakukan tugas online, CAT, dan juga perpustakaaan e-book online yang gratis dan bebas diakses oleh siswa dan guru.

“Sedangkan pada modul untuk orangtua, DIGIEDU menyediakan fitur untuk monitoring anak berupa tugas, ujian, evaluasi dan absensi serta keaktifan siswa dalam belajar di sekolah secara tatap muka maupun daring. Tim DIGIEDU juga mensimulasikan berbagai keunggulan yang ada di dalam aplikasi DIGIEDU,”terangnya mengakhiri.(mag-14)

‘Anak Sungai’ Dorong Medan Smart City Segera Terwujud

RESES: Anggota DPRD Kota Medan, Syaiful Ramadhan, saat menggelar reses di Rumah Aspirasi Syaiful Center (SR Center), Jalan Brigjend Katamso Gg Pantai Burung II No.22, Kelurahan AUR, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sabtu (29/8/2020) lalu.

MEDAN,SUMUTPOS.CO-Ratusan kaum millenial hadir dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Medan,Syaiful Ramadhan yang dilaksanakan di Rumah Aspirasi Syaiful Center (SR Center) di Jalan Brigjend Katamso Gg Pantai Burung II No.22, Kelurahan AUR, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sabtu (29/8/2020) lalu.

 Reses yang diselenggaran kali ini berbeda dengan yang dilakukaan oleh dewan-dewan lainnya, penyerapan aspirasi yang dilakukan Sekretaris Fraksi PKS ini difokuskan untuk menyerap aspirasi dari anak-anak millenial.

 Di antara serapan aspirasi yang dilontarkan salah satu anak milenial tersebut adalah terkait saluran air yang ada disepanjang Sungai Deli. “Kita ingin melihat air sungai deli jernih seperti yang ada di kota-kota lain, dimana didalamnya hidup ikan-ikan,” ujar Awan yang hadir dalam serap aspirasi tersebut.

 Dikatakannya, dalam mengelola ekosistem sungai memang butuh anggaran dan tenaga yang tidak sedikit. Tak cuma itu, Sungai Deli hari ini kondisinya juga sangat memprihatinkan.

“Sungai Deli pernah mendapat julukan tempat sampah terpanjang di dunia. Untuk mengembalikannya butuh anggaran dan tenaga yang tidak sedikit,” ucapnya.

 Pihaknya mengharapkan, ke depan ada terobosan yang lebih baik dilakukan Pemerintah dan para pemangku kepentingan di Kota Medan dalam memperbaiki tata kelola Sungai Deli ini.

 Menanggapi hal tersebut, Syaiful Ramadhan menyampaikan pihaknya terus menyampaikan aspirasi terkait permasalahan sungai Deli ini. “Kita terus menyampaikan agar harus dibenahi hal-hal yang menyangkut kebutuhan masyarakat dengan kehidupan yang layak tadi khususnya yang ada dipinggiran sungai,” jelasnya.

 Politisi yang juga sering disapa ‘Anak Sungai’ ini mengakui bahwa permasalahan tersebut memang sudah berjalan cukup lama, apalagi masalah sungai ini pembahasannya memiliki kekhususan tersendiri, karena Sungai merupakan domain Balai Besar Wilayah Sungai I Sumut.

 “Mudah-mudahan kita terus berdoa agar segala permasalahan yang ada segera selesai, walaupun orang berkata tidak mungkin, kita tetap optimis melakukan itu dan akhirnya tercapai,” ujar Syaiful yang terus menyemangati anak-anak muda Medan optimis dalam mewujudkan kerja-kerja untuk kebaikan Kota Medan.

Syaiful Ramadhan juga menyinggung rencana Kota Medan menjadi SMART CITY. Ia sangat berharap agar proyek tersebut dapat segera terwujud dan menjadikan segala kebutuhan Kota Medan sudah digunakan dalam bentuk Digitalisasi.

 “Medan merupakan Kota besar di Indonesia, kita mengharapkan rencana Medan menjadi SMART CITY akan segera terwujud, sehingga kehidupan di Kota kita bisa lebih baik lagi,” harap Syaiful Ramadhan dalam acara reses yang menerapkan Protokol Covid 19, yakni dengan menekankan para peserta reses untuk mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. (map/ila)

Peduli K3L, PLN UIW Sumut Gelar Pelatihan Damkar

PADAMKAN API: GM PLN UIW Sumut, M Irwansyah Putra, berupaya memadamkan api pada kegiatan simulasi pelatihan pencegahan kebakaran di kantor PLN UIW Sumut, Kamis (3/9/2020).


MEDAN,SUMUTPOS.CO-PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumut menggelar sosialisasi dan simulasi pencegahan dan pemadam kebakaran, di kantor PLN UIW Sumut, Kamis (3/9/2020). Tujuannya adalah untuk meningkatkan dan merefresh pengetahuan akan bencana.

Pelatihan yang diikuti oleh pegawai dan tenaga alih daya ini menggandeng Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K) Kota Medan. Pelatihan ini merupakan agenda rutin sebagai salah satu bentuk kepedulian PLN atas Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L).

General Manager PLN UIW Sumatera Utara, M Irwansyah Putra menyampaikan, bahwa  K3L merupakan modal utama dalam setiap proses bisnis. Terlebih, PLN sebagai salah satu perusahaan dengan tingkat resiko yang tinggi. “Saya harapkan seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan serius, karena resiko selalu dekat dengan kita, terutama kebakaran yang dapat terjadi kapanpun,” tegas Irwansyah.

Dikatakannya, PLN sangat concern atas K3L. Hal ini terbukti dengan adanya organisasi dan jabatan khusus untuk menangani K3L. Namun demikian, menjaga dan melindungi seluruh asset dan sumberdaya perusahaan merupakan tanggung jawab setiap insan PLN.

Sementara itu, Senior Manager SDM dan Umum, Eddy Irawan menyampaikan, untuk lebih mengaplikasikan pengetahuan akan pencegahan dan pemadam kebakaran, pelatihan ini akan diisi dengan perlombaan antar bidang.

Eddy juga mengingatkan seluruh peserta untuk selalu melaksakan prosedur K3L. “Meskipun kantor PLN UIW Sumut telah dilengkapi dengan sistem proteksi kebakaran, namun kita harus tetap mengingat dan melaksanakan prosedur pencegahannya,” tutur Eddy.

 Di kesempatan tersebut, Kepala Dinas P2K Kota Medan, Albon Sidauruk menyampaikan apresiasi karena setiap tahun PLN selalu melakukan sosialisasi dan pelatihan. 

Menurut Albon, pelatihan ini sangat membantu tugas P2K karena peserta akan mengetahui bagaimana mencegah kebakaran. “Minimal peserta sosialisasi juga bisa membagikan ilmu yang sudah didapatkan kepada keluarga, terlebih ke lingkungan sekitarnya. Lebih baik mencegah daripada menanggulangi, sehingga tidak akan banyak kerugian materi maupun korban jiwa,” pungkas Albon. (rel/ila)

Syekh Muhammad Arsyad Thalib Lubis akan Diberi Gelar Pahlawan Nasional, Siapakah Dia?

Almarhum Muhammad Arsyad Thalib Lubis yang namanya digadang-gadang sebagai Pahlawan Nasional.

MEDAN,SUMUTPOS.CO-Banyak yang ingin menyematkan nama Muhammad Arsyad Thalib Lubis sebagai Pahlawan Nasional. Tapi, siapakah dia?Muhammad Arsyad Thalib Lubis adalah seorang ulama kelahiran Stabat, Langkat, Sumatera Utara, Oktober 1908. Selain dikenal sebagai ulama, Muhammad Arsyad Thalib Lubis juga dikenal sebagai penulis dan tokoh pendiri Al Jam’iyatul Washliyah atau Al Washliyah, salah satu organisasi Islam di Indonesia yang didirikan 30 November 1930.

 Sejak Al Jam’iyatul Washliyah berdiri, Tuan Arsyad menjadi anggota Pengurus Besar Al Washliyah sampai 1956. Meski tidak berada dalam kepengurusan lagi, Syekh Arsyad tetap aktif memberikan sumbangan pikiran dan tenaga dalam kegiatan yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial. Puluhan ribu orang dari Tanah Batak dan Karo, Sumut, masuk Islam berkat dakwahnya. Kini, tercatat sudah ada ribuan sekolah di Indonesia di bawah naungan Al Washliyah mulai dari Aceh hingga Maluku.

 Dalam perjuangan kemerdekaan pun, Syekh Arsyad turut andil sesuai dengan bidangnya. Untuk membangkitkan semangat jihad melawan penjajah, ia menulis buku Tuntunan Perang Sabil.

 Syekh Arsyad juga aktif mengajar pada beberapa madrasah Al Washliyah di Aceh maupun di Medan dari 1926-1957. Pernah mengajar di Sekolah Persiapan Perguruan Tinggi Islam Indonesia di Medan (1953-1954), menjadi Guru Besar Ilmu Fiqh dan Usul Fiqh pada Universitas Islam Sumatera Utara (1954-1957), dan dosen tetap pada Universitas Al Washliyah (UNIVA) sejak berdirinya universitas itu (1958) hingga akhir hayatnya.

Aspirasi masyarakat untuk pemberian gelar Pahlawan Nasional bagi Tuan Syeikh H Muhammad Arsyad Thalib Lubis mendapat dukungan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sumut, H Hariyanto. “Secara pribadi, saya sangat mendukung pemberian gelar nama pahlawan nasional kepada beliau,” ujarnya saat menerima kunjungan dari Tim Adhoc Pengusulan Gelar Nama Pahlawan Nasional Tuan Syekh H Muhammad Arsyad Thalib Lubis Provinsi Sumatera, di Kantor DPW PKS Sumut, Jalan Kenanga Raya Medan, Rabu (2/9/2020).

 Dalam pertemuan tersebut, Yogi Wijaya, perwakilan tim adhoc menyampaikan bahwa mereka perlu dukungan resmi dari PKS dalam pengajuan nama gelar pahlawan nasional. “Ini merupakan salah satu syarat yang diperlukan untuk pengajuan,” katanya.

 Menanggapi hasil penelitian dan penelusuran sejarah yang telah dihimpun oleh tim adhoc bentukan Al Washliyah Sumut itu, Hariyanto menyampaikan apresiasi atas usaha yang dilakukan. Setelah pertemuan itu, ia menuturkan bahwa pihaknya akan segera membahas pengajuan tersebut. “Saya bersama pengurus wilayah PKS Sumut akan segera membahas perihal pengajuan gelar nama Pahlawan Nasional kepada Tuan Syekh H Muhammad Arsyad Thalib,” pungkasnya. (prn/ila)

Pegawai RS Permata Bunda Demo Gara-gara Ini…

UNJUKRASA: tenaga kesehatan (nakes) dan pegawai Rumah Sakit (RS) Permata Bunda berunjuk rasa di depan rumah sakit tersebut, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (3/9/20202) siang.

MEDAN,SUMUTPOS.CO-Seratusan tenaga kesehatan (nakes) dan pegawai Rumah Sakit (RS) Permata Bunda berunjuk rasa di depan rumah sakit tersebut, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (3/9/20202) siang.

 Unjuk rasa dilakukan lantaran mereka tak mendapat Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau subsidi gaji dari pemerintah pusat. Hal itu lantaran manajemen rumah sakit menunggak iuran BPJamsostek pegawai, padahal setiap bulan dipotong.

“Iuran BPJamsostek kita dipotong setiap bulan, tapi enggak dibayarkan. Dampaknya, kita tidak dapat bantuan (subsidi gaji) dari pemerintah pusat,” ujar Isnaini, salah seorang pegawai.

 Kata dia, iuran BPJamsostek menunggak sejak Maret 2020 sampai sekarang. “Alasannya kami enggak tahu dan masih menunggu jawaban dari manajemen rumah sakit. Bahkan, gaji kami yang dilaporkan ke BPJamsostek juga tidak sesuai,” ungkapnya.

 Selain itu, kata Isnaini, masalah gaji juga menjadi persoalan. Sebab, hingga kini gaji 2 bulan kerja (Juli dan Agustus) belum dibayarkan. Terlebih, gaji dipotong secara sepihak oleh perusahaan atau tanpa ada pemberitahuan. “Makanya, aksi ini memperjuangkan hak kami,” ucapnya.

 Ia menyebutkan, di tengah kondisi Covid-19 ini gaji para paramedis dan pegawai dipotong sekitar 10 persen. Bahkan, ada informasi gaji bulan Agustus dipotong sebesar 20 persen. “Gaji bulan Juli dan Agustus belum dibayar sampai sekarang, sedangkan gaji bulan Juni dibayar pada pertengahan bulan. Padahal, gajian selalu setiap tanggal 5,” kata Isnaini.

 Untuk itu, kata dia, para karyawan mendesak agar pihak rumah sakit segera membayar gaji sesuai dengan waktu yang disepakati. Kemudian, gaji yang dibayarkan tidak dipotong. Apabila terjadi pemotongan, maka diminta ada pemberitahuan secara tertulis dan resmi kepada semua karyawan yang diketahui oleh pemilik perusahaan dan pemerintah dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja Kota Medan. “Kalau memang gaji kami dipotong, ya harus transparan dan merata terhadap semua pekerja,” tegasnya.

 Sementara, Humas RS Permata Bunda, Helmi, mengakui ada keterlambatan pencairan gaji selama ini yang disebabkan karena pendapatan rumah sakit menurun akibat pandemi corona ini. Begitupun, kata dia, manajemen rumah sakit berjanji kepada para karyawan untuk memenuhi tuntutan mereka secepatnya. “Intinya sudah clear, kita akan bayarkan tunggakan iuran (BPJamsostek) besok (hari ini, Red). Untuk gaji karyawan, akan dibayarkan sesuai waktu yang telah ditentukan,” ujarnya. (ris/ila)

Rajut Kemanunggalan TNI – Rakyat, Danlanud Soewondo & Keluarga Besar Mitra Lanud Tandatangani MoU

BeRSAMA: Dari kiri, Kapten Lek M.Taufiq Kurniawan, Ketua Harian Ferry SE, Bendahara Hengky, Danlanud Kolonel Pnb J.H Ginting S.Sos, Ketum Ferdinan Ghodang. Sekretaris Henky Cong, Lettu Lek Tony A Tarigan.
BeRSAMA: Dari kiri, Kapten Lek M.Taufiq Kurniawan, Ketua Harian Ferry SE, Bendahara Hengky, Danlanud Kolonel Pnb J.H Ginting S.Sos, Ketum Ferdinan Ghodang. Sekretaris Henky Cong, Lettu Lek Tony A Tarigan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menjelang pelantikan pada 9 September 2020 mendatang, jajaran pengurus Mitra Lanud Soewondo di bawah komando Ferdinan Ghodang, bersilaturahmi kepada Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb J.H Ginting S.Sos, Senin (31/8/2020) kemarin.

BeRSAMA: Dari kiri, Kapten Lek M.Taufiq Kurniawan, Ketua Harian Ferry SE, Bendahara Hengky, Danlanud Kolonel Pnb J.H Ginting S.Sos, Ketum Ferdinan Ghodang. Sekretaris Henky Cong, Lettu Lek Tony A Tarigan.
BeRSAMA: Dari kiri, Kapten Lek M.Taufiq Kurniawan, Ketua Harian Ferry SE, Bendahara Hengky, Danlanud Kolonel Pnb J.H Ginting S.Sos, Ketum Ferdinan Ghodang. Sekretaris Henky Cong, Lettu Lek Tony A Tarigan.

Dalam silaturahmi ini, Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb J.H Ginting S.Sos menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Mitra Lanud dalam menyosialisasikan program-program kerjanya serta lebih menguatkan lagi kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Hal inipun sejalan dengan harapan Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb J.H Ginting S.Sos agar Keluarga Besar Mitra Lanud bisa lebih meningkatkan lagi kemanuggalan TNI dengan warga.

Untuk itu, Kolonel Pnb J.H Ginting berharap, setiap members diwajibkan untuk terus aktif memberikan informasi positif kepada warga demi persatuan bangsa. “Saya harapkan dan prioritaskan pembenahan organisasi ini agar lebih tertata dan transparan dalam rangka mendukung tugas Lanud Soewondo,” ungkap Kolonel Pnb J.H Ginting didampingi Kapten (Lek) Taufiq dan Lettu (Lek) Tony E Tarigan.

Sementara itu, Ketua Umum Mitra Lanud Soewondo, Ferdinan Ghodang menyatakan kesiapannya dalam menjalankan amanah dari salah satu pelindung di Mitra Lanud yakni Kolonel Pnb J.H Ginting.

“Pastinya kita siap untuk menyukseskan organisasi ini sesuai arahan pelindung kita, Kolonel Pnb J.H Ginting. Kita siap mewujudkan dan meningkatkan kemanunggalan TNI dengan warga,” ujar Ferdinan usai silaturahmi dengan Danlanud Soewondo.

Ferdinan juga mengajak seluruh pengurus dan anggota tetap aktif dan solid dalam organisasi ini.”Saya berharap, pengurus dan anggota agar bersama sama bahu membahu dalam membesarkan organisasi ini, sehingga organisasi Mitra Lanud mendapat tempat di hati masyarakat,” ajaknya.

Dalam silaturahmi dan penandatanganan MoU tersebut, hadir juga sejumlah pengurus lainnya seperti Ketua Harian Ferry SE, Sekretaris Hengky Cong bersama Bendahara Hengky. (king)

Pembangunan Jembatan Sicanang Tanpa Plank Proyek

PROSES PEMBANGUNAN: Sebuah eskavator tengah bekerja menaikkan tiang pancang pada Jembatan Titi Dua Sicanang, Medan Belawan, Rabu (2/9).
PROSES PEMBANGUNAN: Sebuah eskavator tengah bekerja menaikkan tiang pancang pada Jembatan Titi Dua Sicanang, Medan Belawan, Rabu (2/9).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Sejak berlangsungnya pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang, Medan Belawan, memang tanpa plang proyek. Padahal, pembangunan infrastruktur tersebut secara anggaran harus dipublikasi secara transparan di masyarakat.

PROSES PEMBANGUNAN:  Sebuah eskavator tengah bekerja menaikkan tiang pancang pada Jembatan Titi Dua Sicanang, Medan Belawan, Rabu (2/9).
PROSES PEMBANGUNAN: Sebuah eskavator tengah bekerja menaikkan tiang pancang pada Jembatan Titi Dua Sicanang, Medan Belawan, Rabu (2/9).

“Sampai saat ini, pembangunan jembatan itu tidak ada plang proyek. Sehingga, masyarakat sejauh ini tidak tahu pagu anggaran dan batas waktu pengerjaan proyek itu. Ini harus dibuka ke publik,” tegas Ketua Forum Masyarakat Sicang (Formasi), Togu Silaen, Rabu (9/2).

Selain itu, ia menduga pembangunan yang terlaksana belum maksimal. Sebab, progres hasil pembangunan dari sisi pondasi belum berdiri, makanya ia meminta adanya plang proyek sebagai sarana kontrol di masyarakat untuk mengetahui perencanaan bangunan yang dilaksanakan.

“Kita hanya ingin ada keterbukaan dalam proyek itu. Padahal dalam Undang-Undang No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) sangat jelas diterangkan, menyangkut dengan proyek anggaran pemerintah harus dibuka secara transparan di masyarakat. Makanya kita tegaskan agar plang proyek segera dipasang,” tegas Togu Silaen.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, HT Bahrumsyah mengatakan, pembangunan itu harus dipasang plang proyek, agar masyarakat dapat mengetahui berapa angaran, bestek bangunan dan waktu pelaksanaan pembangunan tersebut.

“Itu sudah menjadi keharusan. Biar masyarakat tidak bertanya – tanya dan menimbulkan kecurigaan terhadap proyek itu. Jadi kita minta kepada dinas terkait untuk segera memerintahkan pihak ketiga memasang plang proyek jembata itu,” kata wakil rakyat akrab disapa Bahrum.

Mengenai pembangunan yang sudah berlangsung, lanjut Ketua DPD PAN Kota Medan ini, harus dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan bestek yang telah ditentukan dalam tender.

“Perlu kita ketahui, selama Covid-19 ini banyak anggaran direfocusing atau dibatalkan. Tapi, untuk Jembatan Sicanang menjadi prioritas anggaranya tidak dibatalkan. Kita apresiasi juga Pemko Medan yang konsisten untuk memprioritaskan pembangunan jembatan itu. Makanya, kita berharap pemenang tender harus benar terlaksanan jangan sampai kejadian pada proyek sebelumnya,” tegas Bahrum.

Harapan wakil rakyat dari Medan Utara ini, pembangunan Jembatan Sicanang sekitar Rp14 miliar dapat terlaksana dengan bestek. Apabila nantinya di lapangan tidak bisa terlaksana seratus persen, tetapi pembangunannya tetap terlaksanan.

“Jembatan itu harus dikerjakan dulu dengan anggaran yang ada. Kalau kendala seperti faktor alam atau kendala lain yang tidak sesuai dengan anggaran, nanti kekurangannya akan ditambahkan di anggran 2021. Jadi, kalau multiyears itu biasa, yang penting jembatan itu terbangun dulu,” harap Bahrum.

Terpisah, Direktur PT Bahtera Sukses Indonesia, Firman selaku pelaksana proyek mengaku, plang proyek sudah mereka rencanakan untuk dipasang di lokasi pembangunan jembatan tersebut.

“Tadi sudah kita bahas untuk segera pasang plang proyeknya. Kenapa belum kami pasang, biasanya dari dinas yang memfasilitasi. Karena sampai saat ini belum ada, makanya kami sendiri yang akan pasang plang itu dalam waktu dekat ini,” terang Firman.

Mengenai proyek itu, saat ini pihaknya mengerjakan bagian site pile atau tiang pancang untuk tembok penatanan diperkirakan rampung dua minggu, karena adanya faktor alam diakibatkan pasang laut dan hujan malam haru membuat pengerjaan terkendala.

“Akibat faktor alam ini, jadi belum bisa kita pastikan tahap dasar ini rampung dalam dua minggu. Tapi yang jelas, kita terus berupaya agar pelaksanaan pembangunan ini selesai sesuai rencana kontrak hingga akhir Desember nanti,” pungkasnya. (fac/ila)

Kasus Positif Corona Terus Bertambah di Kota Gunungsitoli

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Gunungsitoli kembali mengumumkan penambahan 7 kasus konfirmasi positif Covid-19 di wilayah Pemerintahan Kota Gunungsitoli.

Penambahan kasus konfirmasi ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Ir Agustinus Zega melalui konferensi pers yang digelar di Ruang Rapat Lt.1 kantor Walikota Gunungsitoli, Senin (31/8).

“Gugus Tugas kembali menyampaikan informasi perkembangan pasien terpapar Covid-19 dimana pada Senin (31/8) telah bertambah terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Gunungsitoli sebanyak 7 orang,” ujar Sekda.

Dengan penambahan 7 orang itu, jumlah terkonfirmasi positif di Kota Gunungsitoli sampai tanggal 31 Augustus 2020 sebanyak 40 orang.

Adapun ke-7 orang yang terkonfirmasi tersebut berinisial : EH, JSZ, JH merupakan warga Kelurahan Pasar Kecamatan Gunungsitoli. Kemudian NEWPG, AIZ warga Desa Miga, JZ dan NSH warga Desa Hilina’a Kecamatan Gunungsitoli.

“Saudara-saudara sekalian, Pemerintah Kota Gunungsitoli dan Gugus Tugas menghimbau kepada masyarakat bahwa cara-cara yang efektif yang kita lakukan untuk memutus penyebaran covid-19 ini adalah dengan mematuhi protokol kesehatan dengan ketat,” himbaunya.

“Kita juga mengharapkan kepada masyarakat untuk melaporkan diri jika telah melakukan interaksi dengan orang-orang yang dinyatakan positif hari ini. Dinas Kesehatan terus membuka pintu untuk menerima dan melakukan rapid test kepada mereka,”ujarnya mengakhiri.

Turut hadir pada konferensi pers tersebut Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli dan Kepala Dinas Kominfo Kota Gunungsitoli serta sejumlah awak media. (adl/ram)