31 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 4133

Masjid Taqwa Setia Khalifah Sembelih 7 Ekor Hewan Kurban

Panitia Kurban saat memotong hewan kurban, Sabtu (1/8/2020).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Masjid Taqwa Umar Isa Ranting Muhmmadiyah Setia Khalifah menyembelih hewan kurban di momen Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah. Penyembelihan dilakukan  di Jalan Bersama, Gang Family V, Dusun IV, Desa Bandar Setia, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (1/8/2020).

“Alhamdulillah, hari ini ada 7 ekor sapi yang kita sembelih,” ujar Ketua Panitia Kurban, Faisal Lubis didampingi Yoctolis Alfian kepada wartawan.

Faisal mengatakan, jumlah hewan kurban yang disembelihnya tahun ini jumlahnya lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. “Meski di masa pandemi covid-19 ini masih banyak yang mau beribadah kurban. Tahun lalu hanya 5 ekor, hari ini ada 7 ekor yang akan disembelih,” tuturnya.

Selanjutnya, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang yang telah bersedia menyisihkan rezekinya untuk berkurban di masa pandemi covid-19. “Berkurban mengajarkan kita banyak hal, terutama saling berbagi satu dengan yang lain. Ikhlas dan sebagainya,” bebernya seraya menyebutkan bahwa daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Faisal mengatakan, pihaknya sengaja tidak menyembelih hewan kurban usai salat Idul Adha pada Jumat, 31 Juli 2020, kemarin. “Sapinya ada 7, terlalu mepet waktu kalau di sembelih kemarin. Karena panitia pasti mau salat Jumat, makanya digeser hari ini,” bebernya.

Yoctolis Alfian, berharap pelaksanaan kurban tahun ini menjadi motivasi oleh banyak orang. Sehingga tahun depan jumlah hewan kurban bisa bertambah. “Semoga yang kurban tahun ini bisa tetap berkurban tahun depan. Dan yang belum bisa ikut tahun depan, jadi jumlah hewan kurban yang dipotong tahun depan bisa bertambah banyak,” harapnya. (adz)

PGN Tandatangani LoA Tahap Keempat Implementasi Kepmen ESDM 89.K dan Kepmen 91.K/2020 Untuk Akselerasi Perekonomian Nasional

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai sub holding gas PT Pertamina Persero berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional dalam bentuk implementasi Kepmen ESDM 89K/2020 dan Kepmen 91K/2020. 

PGN melanjutkan penandatanganan Letter of Agrement (LoA) tahap ke 4 dengan mitra produsen hulu yang dilaksanakan oleh SKK Migas secara virtual, Kamis, (30/7).
Kebijakan tersebut memberikan ruang lebih kepada Industri tertentu dan sektor kelistrikan untuk menikmati harga gas yang lebih murah dan membantu efisiensi penggunaan energi di proses produksi. 


Hadir dalam acara ini, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, perwakilan penjual/ KKS, dan perwakilan Pembeli. PGN Group sebagai salah satu pembeli menandatangani perjanjian dengan ConocoPhillips Grissik Ltd (COPI) dan Minarak Brantas Gas Inc. 


Adapun rincian dokumen LoA antara PGN Grup dengan mitra produsen hulu yang ditandatangani yaitu sebagai berikut.
1. LoA antara ConocoPhillips Grissik Ltd dan PGN untuk kebutuhan Kontrak SSWJ dan implementasi Kepmen ESDM 89K dan Kepmen 91K/ 2020, dengan volume 355 BBTUD.
2. LoA antara ConocoPhillips Grissik Ltd dan PGN untuk kebutuhan Kontrak Batam 1 (industri) dan implementasi Kepmen ESDM 89K dan Kepmen 91K/ 2020, dengan volume 18 BBTUD.
3. LoA antara ConocoPhillips Grissik Ltd dan PGN untuk kebutuhan Kontrak Batam 3 dan implementasi Kepmen ESDM 91K/ 2020, dengan volume 33 BBTUD.
4. LoA antara ConocoPhillips Grissik Ltd dan PGN untuk kebutuhan Kontrak Dumai dan implementasi Kepmen ESDM 89K/ 2020, dengan volume 6,3 BBTUD.
5. LoA antara Minarak Brantas Gas Inc dan PT Pertagas Niaga & PGN untuk implementasi Kepmen ESDM 89K/ 2020, dengan volume 2,5 BBTUD.


Dengan demikian, PGN Grup telah menandatangani 14 dokumen LOA untuk Kepmen ESDM 89.K/2020. Total LOA yang harus ditandatangani oleh PGN Grup adalah 17 LOA, 14 LOA dengan PGN dan 3 LOA dengan Pertagas Grup. Direktur Komersial PGN Faris Aziz menegaskan bahwa masih terdapat sisa 3 perjanjian LOA yang belum ditandatangani, yang akan dikoordinasikan secara intensif, agar dapat diselesaikan. 


“Puji syukur hari ini secara keseluruhan dokumen LoA untuk implementasi Kepmen ESDM 91.K/ 2020 bagi sektor kelistrikan sudah selesai ditandatangani. Penandatanganan hari ini, melengkapi LoA yang beberapa waktu lalu telah dilaksanakan dengan PHE WK Jambi Merang,” ungkap Faris.


“Kami upayakan proses pembahasan dan kesepakatan LOA yang masih tersisa dalam progress untuk volume pasokan gas yang sudah tertera di Kepmen ESDM 89.K/2020 dapat segera diselesaikan, agar penerapan Kepmen ESDM 89K/2020 kepada Pelanggan dapat berjalan penuh untuk peningkatan daya saing industri dan peningkatan jumlah tenaga kerja,” tambah Faris.


Direktur Utama PGN, Suko Hartono menambahkan bahwa implementasi Kepmen ESDM 89K/ 2020 dan Kepmen ESDM 91K/ 2020 menjadi optimisme PGN untuk andil membantu pemerintah memulihkan perekonomian nasional akibat pandemic COVID-19. 


“Kami melihat beberapa pelanggan yang sudah menikmati implementasi harga gas USD 6/MMBTU dalam laporan kinerja Semester I 2020 ini, terlihat tumbuh cukup positif. Semoga hal ini terus berlanjut dan peningkatan volume gas bumi di sektor hilir dapat terwujud, termasuk secara nyata kebijakan harga gas 6 dollar per MMBTU dapat meningkatkan daya saing, meningkatkan kapasitas produksi, menumbuhkan lapangan kerja dan ujungnya mengangkat perekonomian nasional.,” imbuh Suko.

PGN komitmen menempatkan pembangunan infrastruktur dan penyediaan gas bumi untuk industri sebagai prioritas agar petumbuhan industri dalam negeri di wilayah-wilayah baru, sehingga memberikan benefit bagi negara. Sedangkan, Kepmen ESDM 91.K/ 2020 juga memberikan stimulus untuk mewujudkan program pemerataan akses listrik dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
“Kami berharap, melalui penugasan harga khusus untuk industri tertentu dan pembangkit listrik menjadi kontribusi PGN dalam menciptakan multiplier effect bagi ekonomi nasional.

Secara kontinyu, PGN akan terus mengembangkan infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi ke seluruh pelosok negeri dan menjalankan kegiatan operasional dan investasi agar harapan tersebut dapat terealisasi untuk melayani Indonesia,” tutup Suko. (rel/ram)

Warga Villa Patumbak Permai Sembelih Lima Ekor Hewan Kurban

SEMBELIH: Seekor lembuh usai disembelih warga Komplek Villa Patumbak Permai (VPP), Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (31/7/2020). Pada Iduladha 1441 H ini, warga VPP berkurban lima ekor hewan yang terdiri dari dua ekor sapi dan tiga ekor kambing. PRAN HASIBUAN/SUMUT POS

SDELI SERDANG, SUMUTPOS. CO – Warga Komplek Villa Patumbak Permai (VPP) Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Deli Serdang kembali melaksanakan kurban pada Iduladha 1441 H/2020. Adapun sebanyak lima ekor hewan kurban, terdiri dari dua ekor sapi dan tiga ekor kambing disembelih usai Salat Iduladha di lingkungan komplek tersebut.

Ketua Panitia Kurban VPP, Ardanik didampingi Bendahara Zakaria dan Koordinator Lapangan, Rizal kepada sumutpos.co mengatakan, lima ekor hewan kurban yang kali ini disembelih merupakan hasil kurban warga komplek VPP. Pihaknya mengucapkan terimakasih atas niat para warga yang telah menyisikan rezeki untuk berkurban tahun ini.

“Semoga kebaikan hati bapak dan ibu warga Villa Patumbak Permai dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT. Diluaskan rezeki dan semakin diberkahi kehidupanya,” katanya.

Setelah penyembelihan selesai, kata Ardanik, daging kurban akan dibagikan kepada seluruh warga komplek VPP baik yang muslim dan nonmuslim.

“Pada tahun ini kami mendata ada 120 rumah sebagai penerima daging kurban. Baik muslim dan nonmuslim akan kami bagikan semua daging kurbannya. Insyaallah bermanfaat dan berkah bagi warga yang menerima,” katanya.

Sebelumnya saat Salat Iduladha, Ustadz Rahmat Ibrahim Harahap, SHI bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khutbahnya, Ustadz Rahmat menekankan esensi Iduladha berdasarkan cerita dua nabi umat Islam yakni Ibrahim dan Ismail. Menurutnya takdir yang Allah SWT gariskan kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail, mengajarkan banyak hal bagi umat Islam terutama dalam hidup ini harus saling berbagi dan berkorban.

“Allah SWT sengaja mendokumentasikan kisah Nabi Ibrahim Alaisallam ini dalam Alquran, agar kita sebagai umatnya tidak lupa menyisihkan rezeki setiap tahun saat Iduladha. Sekiranya rezeki yang kita miliki senantiasa dikeluarkan pada jalan Allah SWT, dan salah satunya melalui berkurban,” katanya.

Begitupun terhadap orang-orang yang diberikan jabatan di dunia, kata Ustadz Rahmat, haruslah senantiasa mempergunakan jabatannya itu sebagai ladang rezeki dan pahala yang baik untuk membantu sesama. Sebab, jabatan di dunia hanya bersifat sementara. Keihlasan dan pengorbanan Nabi Ibrahim tersebut diharapkannya dapat menjadi pelajaran hidup yang harus diamalkan bagi segenap umat muslim di dunia.

Sekadar Informasi, adapun pada Iduladha tahun lalu, Komplek VPP menyembelih empat ekor hewan kurban yang terdiri dari tiga ekor sapi dan satu ekor kambing. (prn)

Kasus Dugaan Korupsi Perluasan Sawah di Dairi, Anwar Sani Bingung Ditetapkan Tersangka

TERIMA: Kompol H Simanjuntak saat menerima pernyataan sikap mahasiswa dari Garansi Sumut yang berunjukrasa di depan Mapolda Sumut, Selasa (28/7) siang.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi PDIP, Anwar Sani Tarigan diminta menyerahkan diri ke aparat penegak hukum, atas dugaan pusaran korupsi perluasan
sawah/cetak sawah pada Dinas Pertanian Kabupaten Dairi Tahun Anggaran 2011.

Hal tersebut diserukan puluhan mahasiswa Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (Garansi) Sumut saat berunjukrasa di Mapolda Sumut, Selasa (28/7).

Anwar Sani Tarigan yang dikonfirmasi, malah mengaku bingung dengan penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dimaksud.

“Saya juga bingung kenapa Kejari Dairi menetapkan saya jadi tersangka. Benar, saya bingung, sebab saya hanya mempertemukan Kelompok Tani Dairi dengan pemilik alat berat untuk mencetak sawah tersebut,”ujar Anwar Sani, Selasa (28/7) malam.

Menurut ketua Komisi D DPRD Sumut tersebut, proyek pencetakan sawah yang anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ini sebelumnya sudah dikerjakan dua kali oleh rekanan tapi kedua kalinya gagal, sehingga Sekda Dairi Julius Gurning saat itu, memerintahkan dirinya mencari pemilik alat berat untuk mengerjakannya.

“Pada saat itu saya menjabat kepala Dinas Pasar Dairi, tentu perintah sekda saya turuti sehingga saya menjembatani pemilik alat berat dengan Kelompok Tani untuk mengerjakan cetak sawah tersebut. Di sini tugas saya hanya mempertemukan dan tidak ada sepeser pun saya korupsi anggaran pencetakan sawah dimaksud,” kata dia.

Ia menilai aksi aksi unjukrasa Garansi Sumut ke Kejatisu dan Poldasu bernuansa politis. Sebab dirinya tidak pernah melakukan korupsi sepeser pun dari proyek tersebut. Bahkan ia mengaku rela mengeluarkan sebagian uang pribadinya menutupi kekurangan sewa alat berat itu.

Sebelumnya, saat berunjukrasa di depan Mapolda Sumut, massa meminta dan mendesak Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin agar mencopot dan mengevaluasi kinerja Kapolres Pakpak Bharat, karena dinilai hingga saat ini melakukan pembiaran dan tidak mengembangkan beberapa kasus dugaan korupsi, bahkan pelaku sudah berstatus tersangka.

Ketua Garansi Sumut, Henri Sitorus mengatakan, upaya pemerintah berbanding terbalik dengan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Dairi dan Polres Pakpak Bharat. Di mana berdasarkan hasil pengembangan putusan perkara oleh Pengadilan Negeri Medan Nomor: 21/Pid.Sus-TPK/2019/PN.Mdn, atas kasus dugaan korupsi perluasan sawah/cetak sawah pada Dinas Pertanian Kabupaten Dairi TA. 2011, pihak Kejari Dairi juga sudah menetapkan 3 orang sebagai tersangka yakni EM, JS dan AST yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Sumut.

Selain itu pada 2016, pihak Polres Pakpak Bharat juga telah mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan jaringan air bersih (aksesoris) oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pakpak Bharat TA 2013, dan menetapkan 2 orang sebagai terpidana sesuai dengan putusan Pengadilan Tipikor Nomor 72/Pid.Sus-TPK/2016/PN.Mdn.

Akan tetapi pihak kepolisian hingga saat ini tidak juga mengembangkan perkara tersebut. Bahkan pada 2 dan 17 Juli 2020, Garansi Sumut sudah melayangkan surat klarifikasi kepada Polres Pakpak Bharat terkait persoalan kasus korupsi itu, namun sampai saat ini tidak berbalas.

“Oleh karena itu, kami meminta dan mendesak kajati Sumut segera merekomendasikan kepada Kejaksaan Agung untuk mencopot kajari Dairi. Meminta kapolda Sumut untuk mengevaluasi kinerja dan mencopot kapolres Pakpak Bharat dan memberikan sanksi tegas, karena dinilai sampai saat ini telah melakukan pembiaran terhadap kasus dugaan korupsi. Sedangkan kepada oknum DPRD Sumut, AST, untuk segera menyerahkan diri kepada aparat penegak hukum serta mengundurkan diri dari anggota DPRDSU, karena rakyat tidak mau diwakili oleh dewan korupsi,” kata Henri.

Humas Polda Sumut, Kompol H Simanjuntak yang menanggapi aksi unjukrasa tersebut menyampaikan, silahkan sampaikan laporan pengaduan secara resmi kepada pihaknya sehingga dugaan korupsi dimaksud segera dapat ditangani.

“Silahkan sampaikan laporan pengaduan kepada kami, dan akan kami sampaikan langsung kepada Dirkrimsus Polda Sumut, agar dugaan korupsi tersebut segera ditangani,” katanya. (prn/han)

SMPN di Binjai Gunakan Aplikasi Sigum

PELATIHAN: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham (tengah) didampingi Ketua TP PKK, Hj Lisa Andriani (kanan), membuka pelatihan praktek pembelajaran penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Guru Mengajar. teddi/ sumut pos.
PELATIHAN: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham (tengah) didampingi Ketua TP PKK, Hj Lisa Andriani (kanan), membuka pelatihan praktek pembelajaran penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Guru Mengajar. teddi/ sumut pos.
PELATIHAN: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham (tengah) didampingi Ketua TP PKK, Hj Lisa Andriani (kanan), membuka pelatihan praktek pembelajaran penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Guru Mengajar. teddi/ sumut pos.
PELATIHAN: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham (tengah) didampingi Ketua TP PKK, Hj Lisa Andriani (kanan), membuka pelatihan praktek pembelajaran penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Guru Mengajar. teddi/ sumut pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dinas Pendidikan Kota Binjai telah mensosialisasikan Aplikasi Sistem Guru Mengajar (Sigum) kepada para guru-guru dalam proses belajar mengajar secara daring. Bahkan, inovasi yang diciptakan Disdik Binjai tersebut sudah diterapkan di seluruh SMPN hingga Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Langkat.

“Tidak hanya SMP Negeri, SMA dan SMK juga secara keseluruhan sudah belajar melalui Sigum. Termasuk sebagian SMA Negeri di Kabupaten Langkat,”ungkap Kadisdik Kota Binjai, Sri Ulina Ginting, Rabu (29/7).

Dikatakan Sri Ulina, Aplikasi Sigum sudah disosialiasikan kepada para guru dan operator agar mampu mengoperasikannya. Dan sudah 15 SMPN belajar menggunakan Aplikasi Sigum.

Menurut dia, pelaksanaan Sigum di tingkat SMP Negeri dan SMA sudah dilaksanakan sejak 7 Juli 2020 lalu.

“Jika tidak ada halangan, minggu depan Sigum dilaksanakan juga di tingkat SD,” sambungnya.

Aplikasi ini, lanjut Sri Ulina, harus dilaksanakan sampai ke tingkat SD. Mengingat adanya keputusan empat menteri yang melanjutkan belajar secara daring dari rumah.

“Memang di awal ada kesulitan dialami para guru. Tetapi hal itu biasa, karena masih baru. Untuk sekarang ini kesulitan itu sudah tidak ada, semua berjalan baik. Bahkan di SMP Negeri 11, mereka memperdalam dengan membuat semacam pelatihan” kata Lina.

“Intinya tidak ada yang sulit. Ini sama saja memindahkan sekolah kedalam bentuk virtual atau daring. Dalam aplikasi ada absensi siswa dan juga absensi guru,” tambah dia.

Terkait aplikasi ini, sambung dia, Pemerintah Kota Binjai sedang membuat MoU dengan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu).

“Sementara kita mem buat kesepakatan antara Disdik dengan para kepala sekolah,” urai dia.

Dia menegaskan, Pemko Binjai tetap mematuhi keputusan empat menteri dan tidak ingin terburu-buru membuka sekolah.

“Kita tidak mau anak-anak kita terjangkit oleh virus Corona. Karena itu kita harus tetap waspada. Belajar melalui sistem Daring salah satu upaya kita meminimalisir penyebaran virus yang sudah banyak merenggut korban jiwa,” imbuhnya.

Sri Ulina berharap, agar semua pihak mendukung program Sigum untuk kebaikan bersama. “Mari kita dukung program ini sembari menunggu petunjuk dari pemerintah. Jika ada petunjuk sekolah sudah dibolehlan untuk dibuka, tentunya akan kita tindak lanjuti segera,” pungkasnya. (ted/han)

Warga Desa Jandi Meriah Minta Kades Dicopot

PENJELASAN: Warga saat mendengarkan penjelasan dari Ketua DPRD Karo, Iriani br Tarigan terkait permintaan pencopotan Kepala Desa Jandi Meriah.
PENJELASAN: Warga saat mendengarkan penjelasan dari Ketua DPRD Karo, Iriani br Tarigan terkait permintaan pencopotan Kepala Desa Jandi Meriah.
PENJELASAN: Warga saat mendengarkan penjelasan dari Ketua DPRD Karo, Iriani br Tarigan terkait permintaan pencopotan Kepala Desa Jandi Meriah.
PENJELASAN: Warga saat mendengarkan penjelasan dari Ketua DPRD Karo, Iriani br Tarigan terkait permintaan pencopotan Kepala Desa Jandi Meriah.

KARO, SUMUTPOS.CO – Puluhan warga Desa Jandi Meriah, Kecamatan Tiga Nderket, Kabupaten Karo, mengaku tidak percaya lagi dengan pemerintah desa mereka dan meminta agar Kepala Desa dicopot dari jabatannya. Hal itu disampaikan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para anggota DPRD Karo, Senin (27/7).

RDP yang dipimpin Ketua DPRD Iriani Tarigan, Wakil Ketua Sadarta Bukit dan David Kristian Sitepu, warga menjelaskan sejumlah kebijakan yang melibatkan penyaluran Dana Desa 2020, dan mengungkit penyaluran Dana Desa yang tidak transparan dalam penanganan pandemi Covid-19.

Menurut Ketua BPD Jandi Meriah, Ramli Sembiring Meliala yang dilanjutkan Jenal Bangun, selama dalam kegiatan Pemerintah Desa, pihak Pemdes tidak menghargai masyarakat, dan Kades tidak transfaran terkait penanganan Covid-19.

Diungkapkan, data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk 145 KK yang bersumber dari Dana Desa, ada 10 orang yang tidak bertanda tangan, sehingga berimbas penundaan pembagian dana oleh Pemdes.

Selain itu, Pemerintah Desa dalam hal ini Kepala Desa tidak hadir dalam agenda RDP menyoal ketidakberpihakan atas tindakan kutipan terhadap biaya penerbitan sertifikat tanah Program Nasional (Prona) sebesar Rp400.000.

Kepala Desa tidak berpihak terhadap warganya, terlebih soal Pertanahan yang di kenakan biaya, meski pihak BPN dalam biaya pengukuran secara resmi membuat patok batas Tanah hanya sebesar 250.000. Namun Pemdes meminta Rp400 ribu.

“Kami ke sini untuk peng usulan pemakzulan Kepala,”kata Jenal Bangun yang juga diamini warga lainnya.

Menjawab itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Karo yang dihadiri Kepala Bidang Administrasi Pemerintah Desa, Andi Sofian Sinuhaji mengurai mekanisme penyaluran Dana Desa dari pembentukan, hingga penyaluran yang kemudian dilaksanakan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

Terkait penanganan warga Lansia, Andi mengutarakan, sesuai Peraturan Bupati No 18 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa.

“Unsur-unsur dari TPK itu bila tidak ada masyarakat, melibatkan unsur Pemdes itu sendiri. Pemda kita sedang mengatur regulasi baru peng adaan barang dan jasa yang melibatkan Kepala Dusun dan Masyarakat,” kata Andi yang sebelumnya dipertanyakan masyarakat.

Kemudian, Camat Tiga Nderket, Sukur Sembiring mengatakan, dalam sementara waktu menjelaskan menunggu permasalahan tersebut clear, kegiatan Pemerintahan Desa Jandi Meriah dilakukan di kantor Camat Tiganderket.

“Mengingat keperluan dan kebutuhan warga dalam hal pelayanan harus tetap berjalan, dan apapun nantinya Regulasi yang ada, kami pihak pemerintah Kecamatan tetap mengikuti aturan pemerintahan yang ada kedepannya,” jelas Camat.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Ketua DPRD Karo Iriani menegaskan, pihaknya tidak berhak dalam pencopotan Kades. Namun DPRD hanya menfasilitasi dalam hal ini sebagai mediator.

Iriani mengaku pihaknya akan membahasnya bersama pihak ekskutif melalui dinas terkait.

“Semua ada aturan main, ada regulasi yang mengatur. Kami tidak berhak memutuskan untuk memberhentikan Kepala Desa, hanya saja kami tetap memberikan solusi terbaik dengan membahas bersama Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas terkait. Jadi, besok kita akan gelar rapat kembali bersama pihak-pihak terkait,”tandasnya. (deo/han)

Menteri ATR Tinjau Lokasi Sport Centre Sumut, Gubsu: Jadi Kota Baru di Deliserdang

TINJAU: Gubsu Edy Rahmayadi bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI, Sofyan Djalil meninjau lokasi pembangunan Sport Centre Sumut di Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (29/7). Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut/Imam Syahputra.
TINJAU: Gubsu Edy Rahmayadi bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI, Sofyan Djalil meninjau lokasi pembangunan Sport Centre Sumut di Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (29/7). Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut/Imam Syahputra.
TINJAU: Gubsu Edy Rahmayadi bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI,  Sofyan Djalil meninjau lokasi pembangunan  Sport Centre Sumut di Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (29/7). Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut/Imam Syahputra.
TINJAU: Gubsu Edy Rahmayadi bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI, Sofyan Djalil meninjau lokasi pembangunan Sport Centre Sumut di Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (29/7). Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut/Imam Syahputra.

DELI SERDANG, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil meninjau langsung lokasi Sport Centre di Batangkuis Deliserdang, Rabu (29/7).

Dalam tinjaun itu, Gubernur Edy Rahmayadi menjelaskan secara langsung rencana proyek pembangunan yang akan dilaksanakan di dua lahan yakni lahan seluas 92,8 hektare untuk sarana Sport Centre dan lahan 7,02 hektare untuk bisnis center. Kawasan ini menurut Gubernur akan dikembangkan menjadi kota baru di Deliserdang.

“Ini akan menjadi kota baru di Deliserdang dan kami juga telah berkoordinasi dengan Bupati Deliserdang dalam menyiapkan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR),” papar Edy Rahmayadi, yang hadir bersama Kepala BPN Sumut Dadang Suhendi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Baharuddin Siagian, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut Effendy Pohan serta pejabat lainnya.

Dalam pembangunannya, dijelaskan Edy Rahmayadi, kawasan fasilitas olahraga bertaraf internasional tersebut akan dilalui jalur Kereta Api dan Moda Raya Terpadu (MRT). Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalulintas, juga akan dilakukan pelebaran jalan umum di kawasan tersebut.

Sementara itu, Menteri ATR /Kepala BPN Sofyan Djalil menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan Sport Centre tersebut dan meminta pada Gubernur Edy Rahmayadi untuk melakukan pengawasan dalam pembangunan nantinya. Diharapkan seluruh bangunan dan konstruksi lainnya dapat kokoh dan bertahan lama.

“Saya pastinya sangat mendukung pembangunan dan wacana kota baru Pak Gubernur ini. Yang utama harus diawasi dalam pembangunan nantinya, agar seluruh bangunan kokoh dan kuat untuk yang waktu lama,” ucap Sofyan Djalil, sembari memerintahkan Kepala BPN Sumut Dadang Suhendi untuk segera menyelesaikan administrasi serah terima lahan tersebut.

Kepala BPN Sumut Dadang Suhendi menyampaikan, dalam waktu dekat ini pihaknya beserta Pemrov Sumut akan segera menyelesaikan kerohiman untuk 332 masyarakat yang telah melakukan cocok tanam dan pembangunan tempat tinggal di lokasi tersebut.

“Kita telah melakukan pendataan seluruhnya dan akan berkordinasi dengan Pemprov Sumut,” katanya.

Sedangkan Kepala Dispora Sumut Baharuddin Siagian menjelaskan dalam 4 tahun ini Pemprov Sumut akan menyelesaikan pembangunan di Sport Centre. Dikatakannya, di tengah lokasi akan dibangun stadion utama berkapasitas 75.000 penonton dengan desain gedung stadion berbentuk kelapa sawit.

“Langkah yang akan kita lakukan adalah melakukan sosialisasi untuk mengganti tanaman dan bangunan yang ada di atasnya karena ada penggarap. Selanjutnya kita akan melaksanakan pembangunan-pembangunan secara bertahap dimulai dari 2021,” ucap Bahar.

Dijelaskanya, para tanggal 14 Agustus 2020 ini tahap pelaksanaan ground breaking akan segera dilaksanakan. Menurutnya percepatan pembangunan ini untuk mengejar rencana Sumut menjadi tuan rumah PON ke-21 tahun 2024 bisa terwujud.

“Bisa sukses dan kita memiliki kawasan olahraga yang representatif yang bisa menjadi kebanggaan masyarakat Sumut,” katanya.(prn/han)

Telkomsel Perluas Inisiatif Paket ilmupedia untuk Kemudahan Belajar Online

Hadirkan Paket ilmupedia E-Learning Session dengan kuota data 10GB senilai Rp10

  • Paket ilmupedia E-Learning Session dapat digunakan untuk mengakses 10 platform edutech, 245 situs e-learning perguruan tinggi dan sekolah menengah, serta berbagai situs penyedia materi tambahan untuk berbagai tingkat pendidikan.
  • Telkomsel menghadirkan Paket ilmupedia E-Learning Session sebagai lanjutan dari Paket Bebas Akses Ilmupedia untuk mendukung #DiRumahTerusBelajar
  • ilmupedia E-Learning Sessionditujukan untuk kegiatan pembelajaran secara jarak jauhdi tahun ajaran baru dalam kondisi kenormalan baru yang masih berlangsung.
  • Paket ini berlaku untuk 30 hari sejak aktivasi, dan dapat diaktivasi mulai dari 24 Juli 2020 hingga 30 September 2020.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel kembali menghadirkan inisiatif baru untuk mendukung aktivitas pembelajaran jarak jauh, terutama memasuki masa Tahun Ajaran baru 2020/2021, dengan meluncurkan Paket ilmupedia E-Learning Session. Paket ini menawarkan kuota sebesar 10 GB dengan seharga Rp 10, yang dapat dimanfaatkan oleh pelajar untuk mengakses 10 platform belajar daring (edutech), situs e-learning dari sekira 245 perguruan tinggi dan sekolah menengah di Indonesia, serta berbagai situs penyedia materi belajar lainnya untuk berbagai tingkat pendidikan.

Vice President Prepaid Consumer Telkomsel, Adhi Putranto mengungkapkan penyediaan Paket Ilmupedia e-Learning Session merupakan bagian dari konsistensi Telkomsel sebagai digital telco companydalam menghadirkan pemanfaatan solusi layanan digital yang dapat terus mendampingi masyarakat Indonesia untukberadaptasi menghadapi berbagai kebiasaandi tengah situasi kenormalan baru selama masadarurat pandemi masih berlangsung.

“Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI telah menetapkan skenario belajar dari rumah hingga akhir tahun 2020,yang mana para pelajar di Indonesia diperkirakan masih perlu melakukan aktivitas pembelajaran daring selama masa tahun ajaran 2020/2021. Kami memahami keadaan tersebut menjadikan akses internet sebagai kebutuhan utama bagi para pelajar, orang tua, dan tenaga pendidik untuk menjamin kelancaran aktivitas belajar mengajar secara daring. Oleh karena itu, Telkomsel berharap Paket ilmupedia E-Learning Session yang kini telah tersedia dengan harga lebih terjangkau, dapat memberikan kemudahan dan kenyamananproses belajar daring sekaligus meringankan pengeluaran untuk alokasi kuota internet sehari-hari,” tambah Adhi.

Pelanggan dari tingkat SD hingga SMA dapat memanfaatkan Paket ilmupedia E-Learning Session iniuntuk mengakses 10 platform belajar daring, seperti Quipper, Zenius, Udemy, Cakap, Bahaso, Sekolah.mu, Ganeca digital, Kipin School 4.0, Ayoblajar, dan Aminin. Selain itu, para mahasiswa dan murid dari   sekira 245 perguruan tinggi dan sekolah menengah di Indonesia juga bisa memanfaatkan paket iniuntuk mengakses situs e-learning dari masing-masing kampus dan sekolah. Paket ini jugabisa dinikmatiuntuk mengakses berbagai situs e-learningyang menyediakan materi tambahan sesuai dengan tingkat pendidikan dan kurikulum yang berlaku, seperti indihomestudy.com, cambridgeenglish.org, pijarmahir.id, pijarsekolah.id, infomedia.co.id, elearning.gurudaringmilenial.id, melajah.id, dan lain-lain.

Paket ilmupedia E-Learning Session mulai tersedia sejak24Juli 2020 hingga 30 September 2020, dan dapat diaktifkan melalui aplikasi MyTelkomsel. Dengan mengaktifkan paket ini, pelanggan akan mendapatkan kuota sebesar 10GB untuk digunakan selama 30 hari. Paket inisendiri merupakan pengembangan lebih lanjut dari varian Paket Ilmupedia yang sebelumnya telah tersedia sejak Maret hingga Mei 2020 untuk mendukung aktivitas #DiRumahTerusBelajar dengan nyaman.Melalui paket baru ini, Telkomsel memperluas manfaat dari paketIlmupedia dengan menyediakan akses ke lebih banyak platform yang berkat kolaborasi yang telah Telkomsel jalin bersama platform edutech, institusi perguruan tinggi, dan pemerintah.Informasi lebih lanjut mengenai Paket ilmupedia e-Learning Session dapat diakses di https://www.telkomsel.com/paket-ilmupedia.

“Telkomsel berharap, inisiatif Paket ilmupedia E-Learning Session dapat membantu menyukseskan penerapan remote learning di Indonesia dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pelajar, orang tua, hingga guru dalam menjalani kegiatan tersebut. Telkomsel pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menghasilkan upaya kolaboratif baru lainnya dan memperkuat sikap gotong royong yang mampu mendukung cara-cara baru dalam menjalani kehidupan. Dengan begitu, kami optimis kita semua mampu menghadapi kenormalan baru ini dengan lebih baik,” tutup Adhi.(*)

Telkomsel Maknai Idul Adha 1441H dengan Menyalurkan Hewan Kurban kepada 43.000 Penerima Manfaat

  • Bantuan hewan kurbandiberikan kepada sekira 43.000 penerima manfaat di 599 lokasi di seluruh Indonesia.
  • Sebagian bantuan hewan kurban juga merupakan hasil dari donasi karyawan Telkomsel dihadirkan berkat kerja sama dengan komunitas kerohanian Islam, Majelis Telkomsel Taqwa.
  • Inisiatif ini juga merupakan realisasi dari kegiatan CSR perusahaan yang sejalandengansemangatTelkomsel untuk terus melayaninegeridalam menghadirkan dampak sosial yang positif terhadapmasyarakat luas melalui pemanfaatan teknologi berbasis digital

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah, Telkomsel memberikan bantuan 777 hewan kurban  yang akan disalurkan kepada sekira 43.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia. Bantuan hewan kurban yang terdiri dari 101ekor sapi dan 676 ekor domba/kambing ini merupakan bagian dari kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) Telkomsel yang pada tahun ini mengambil semangatSebarkan Kebahagiaan.Penyerahan hewan kurban tersebut dilakukan secara simbolis dari Telkomsel kepada perwakilan penerima manfaat bantuan yang ada di Jakarta, Medan, Surabaya dan Balikpapan yang mewakili 599 lokasi di seluruh Indonesia pada Kamis, 30 Juli 2020.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoromengatakan,secara konsisten dari tahun ke tahun, Telkomsel berupaya memaknai Hari Raya Idul Adha dengan turut melakukan aktivitas berkurban dan berbagi kepada sesama yang membutuhkan, terlebih di tahun yang penuh tantangan saat ini.

“Inisiatif ini menjadi salah satu bentuk rasa syukur kami atas pencapaian perusahaan dalam melayani Indonesia, serta apresiasi kepada seluruh masyarakat yang terus tumbuh bersama kami sepanjang lebih dari 25 tahun perjalanan Telkomsel hadir mendampingi perkembangan negeri. Momentum ini juga sebagai pengingat bagi kami agar senantiasa menyebarkan kebahagiaan melalui kebaikankepada masyarakat, terutamadalam menghadapi masa sulit seperti pandemi COVID-19 yang tengah berlangsung pada saat ini dan menjalani fase kehidupan dengan kenormalan baru,” ungkap Setyanto.

Pengadaan hewan kurban Telkomsel tahun ini juga melibatkan ratusan UMKM peternak lokal yang diharapkan mampu mengembangkan ekonomi masyarakat Indonesia secara lebih luas. Sejumlah bantuan hewan kurban yang disalurkan tahun ini juga berasal dari karyawan Telkomsel yang diinisasi oleh komunitas kerohanian Islam Majelis Telkomsel Taqwa (MTT). Sejumlah 599lokasi yang menjadi fokus Telkomsel dalam mendistribusikan hewan kurban tersebut meliputi lingkungan masjid, asrama haji, pesantren, lembaga sosial, panti asuhan, Yayasan serta pemukiman masyarakat yang berada di sekitar wilayah kantor dan infrastuktur operasional Telkomsel di berbagai pelosok wilayah di Indonesia.

Telkomsel memastikan bantuan tersebut akan disalurkan secara terarah sehingga seluruh manfaat dapat tepat sasaran dan diterima oleh penerima manfaat yang membutuhkan. Untuk itu, Telkomsel berkolaborasi dengan berbagai mitra antara lainYayasan Dompet Dhuafa, KitaBisa, Majelis Telkomsel Taqwa dan Startup Digital Ternaknesiayang membantu proses penyaluran bantuan agar menjangkau seluruh penerima manfaat yang tersebar di berbagai penjuru negeri. Hal tersebut juga sejalan dengan komitmen Telkomsel untuk memperkuat upaya kolaboratif dalam menjalankan inisiatif corporate social responsibility (CSR),sehinggadiharapkan dapat membantu dalam penanganan masalah sosial ekonomi di tengah masa sulit yang sedang dialami masyarakat.

Di samping itu, pada program pengadaan bantuan hewan kurban tahun ini, Telkomsel melaluiMTT berkolaborasidenganpengelola platform aplikasiTernaknesia. MelaluiTernaknesia ini, karyawan Telkomsel juga berpartisipasi aktif untuk melakukan pengadaan hewan kurban melalui sistem pembayaran dengan memanfaatkan layanandigital payment LinkAja.

Ternaknesia sendiri merupakan startuppeserta programThe NextDev Telkomsel di bidang peternakan yang menawarkan sistem bagi hasil antara peternak dengan investor. Sehingga, langkah kolaborasi bersama Telkomsel ini diharapkan dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas di Indonesia, terutama untuk memajukan perekonomian dan digitalisasi layanan sektor peternakan lokal.

“Kami berharap, bantuan serta upaya kolaboratif bersama ini dapat membawakeberkahan serta manfaat bagi masyarakat yangmemaknai Hari Raya Idul Adha dengan rasa syukur, di tengah pandemic seperti sekarang ini. Kami juga terus berkomitmen memperkuat upaya kolaboratif dengan para pemangku kepentingan untuk terus bergerak maju, menghadirkan semangat dalam memaksimalkan pemanfaatan teknologi sebagai salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasisdigital, terutama sektor UMKM di bidang peternakan,” pungkas Setyanto.

Distribusi hewan kurban ini bagian dari programCSR berkelanjutan yang konsisten dihadirkan Telkomsel melalui pilar filantropi, yang mencakupberbagai kegiatan sosial untuk kemanfaatan masyarakat luas, termasuk di pulau terdepan, terdalamhinggawilayah perbatasan. Selain filantropi, pilar aktivitas CSR yang diusung Telkomsel juga meliputi pendidikan, pengembangan masyarakatdigital, dan pemberdayaan masyarakat sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial positif melalui implementasi teknologi terdepan.

Bandar Udara Internasional Kualanamu Terapkan Safe Campaign

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – PT Angkasa Pura II (Persero) Bandar Udara Internasional Kualanamu Deliserdang bersama stakeholder penerbangan memperkenalkan program Safe Travel Campaign memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat dalam bepergian menggunakan pesawat di periode adaptasi kebiasaan baru.

Program Safe Travel Campaign dijalankan di Bandar Udara KNIA PT Angkasa Pura II, dan merujuk pada standar global berupa protokol World Travel & Tourism Council (WTTC), yang merupakan lembaga global menaungi dunia usaha di sektor pariwisata (travel & tourism).

WTTC sendiri di dalam merilis protokol tersebut juga memasukkan prosedur yang sudah dibuat Airport Council International (ACI).

PLT Executive General Manager bandar udara KNIA Yusron Fauzi dalam keterangan persnya Rabu (29/7), mengatakan safe travel campaign dijalankan dengan seluruh stakeholder di bandar udara KNIA yang dikelola perseroan.

“Safe Travel Campaign ini kami harapkan dapat menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga sektor penerbangan nasional dapat kembali menjadi salah satu penggerak utama perekonomian dan pariwisata di periode adaptasi kebiasaan baru,” ujar Yusron Fauzi.

Yusron Fauzi menuturkan protokol Safe Travel Campaign PT Angkasa Pura II yang merujuk pada WTCC sekaligus ACI ini untuk memperkuat 3 pilar di tengah adaptasi kebiasaan baru, yaitu Kesiapan Operasional dan Staf Bandara ,Operational and Staff Preparedness ,memastikan terciptanya Passenger Experience yang Aman dari COVID-19 Ensuring a Safe Experience, serta Membangun Kembali Kepercayaan dan Keyakinan Rebuilding Trust and Confidence.

“Kuatnya tiga pilar tersebut dapat menciptakan bandara yang aman [Safe Airport], bandara yang sehat [Healthy Airport] dan bandara yang higienis [Hygiene Airport],” ujar Yusron Fauzi.

Sementara itu guna memperkuat pilar Ensuring a Safe Experience, PT Angkasa Pura II dan stakeholder memiliki program disinfeksi seluruh area bandara, melakukan skrining terkait aspek kesehatan menggunakan berbagai fasilitas seperti thermo gun, thermal scanner dan pemeriksaan dokumen kesehatan.

Yusron Fauzi menambahkan PT Angkasa Pura II juga mengedepankan digitalisasi dalam menghadapi tantangan COVID-19, seperti misalnya penerapan touchless di sejumlah fasilitas seperti lift, hand sanitizer di seluruh titik terminal, penggunaan full body scanner, pemeriksaan dokumen melalui aplikasi Travelation.

“Sejumlah disinfeksi seperti di Bandar Udara juga dilakukan menggunakan alat UV Sterilizer seperti di Tevelator, lalu untuk mensterilkan bagasi penumpang di X-ray pada pos pemeriksaan keamanan dan saat pengambilan bagasi di baggage claim area,” jelas Yusron Fauzi. (btr)