28 C
Medan
Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 4173

Hasil Tes Swab Satu Warga Dairi Positif Covid-19

Ketua Pokja Humas GTPP Covid-19 juga Kadis Komimfo Dairi, Rahmatsyah Munthe.
Ketua Pokja Humas GTPP Covid-19 juga Kadis Komimfo Dairi, Rahmatsyah Munthe.
Ketua Pokja Humas GTPP Covid-19 juga Kadis Komimfo Dairi, Rahmatsyah Munthe.
Ketua Pokja Humas GTPP Covid-19 juga Kadis Komimfo Dairi, Rahmatsyah Munthe.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Dari hasil Swab Test, satu warga di Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi, positif Corona Virus Disease 2019. Pasien berjenis kelamin pria tersebut berusia 24 tahun, dan kini menjalani perawatan di rumah sakit Bina Kasih Medan.

Ketua Pokja Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Dairi, Rahmatsyah Munthe menjelaskan, informasi pasien position Covid-19 tersebut diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Kamis (9/7).

“Pada tanggal 2 Juli 2020, anak muda itu pergi ke Medan untuk melakukan test Swab sebagai keperluan penerbangan karena si pasien berencana merantau ke Kalimantan. Dan hasil Swab, pria tersebut dinyatakan positif Covid-19,” ujarnya.

Rahmatsyah mengatakan, adapun riwayat perjalanan pria tersebut sebelumnya adalah pulang dari Kabupaten Toba.

“Dan setelah mendapat informasi dari Dinkes Provsu, selanjutnya GTPP Covid-19 menjemput pemuda itu dari rumahnya dan membawa ke RSUD Sidikalang untuk selanjutnya dirujuk ke rumah sakit Bina Kasih Medan, Kamis (9/7) malam,” jelasnya.

Setelah terkonfirmasi ada positif Covid-19, Dinkes dan GTPP Covid-19 Dairi melakukan tracing (pelacakan) terhadap warga yang sempat kontak dengan pasien.

“Kini, jumlah orang tanpa gejala di Dairi sampai, Jumat (10/7) menjadi 18 orang,” tutup Rahmatsyah.(rud/ram)

1.481 Petugas PPDP Sergai Jalani Rapid Test

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 1.481 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Kabupaten Serdangbedagai menjalani Rapid Test, sebelum mereka menjalankan coklit data pemilih pada Pilkada yang akan digelar pada Desember 2020 mendatang, Jumat (10/7).

Dijelaskan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sergai, Ardiansyah Hasibuan, kegiatan rapid test yang dilakukan kepada 1.481 PPDP se-Kabupaten Sergai, sebagai salah satu syarat untuk melakukan coklit data pemilih pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sergai pada Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

Dikatakan Ardiansyah, setiap penyelenggara yang melaksanakan tahapan Pemilu harus mematuhi protol kesehatan dan rapid test bagi PPDP akan berlangsung selama tiga hari 10-12 Juli.

“Tujuan dilakukannya rapid test memenuhi protokol kesehatan Covid-19, sebagai upaya agar penyelenggara dalam kondisi sehat dan bebas Covid-19, meyakinkan pemilih dan masyarakat, bahwa penyelenggara sehat,”bilang Ardiansyah. Masih dikatakan Ardiansyah, apabila nantinya hasil rapid test yang dilakukan kepada petugas PPDP ada yang reaktif, PPS akan ditugaskan menggantikan PPDP yang reaktif tersebut.(bbs/han)

Lima Pasien Sembuh Covid-19 Dipulangkan

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perdagangan kembali memulangkan sebanyak lima orang pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh usai menjalani perawatan, Jumat (10/7).

Adapun pasien yang dipulangkan tersebut, empat orang merupakan warga Nagori Tanjung Hataran, Kecamatan Bandar Huluan. Mereka adalah Sutini (39), Artika Damanik (15), Supriadi (40) dan Sungkono (56). Dan dan seorang lagi bernama Yuddi Wibowo (46)warga Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok.

Direktur RSUD Perdagangan, dr. Maslina Sipayung menjelaskan, kelima pasien positif Covid-19 yang dipulangkan tersebut sudah dinyatakan sembuh usai menjalani 2 kali pemeriksaan swab dengan hasil negatif.

“Hari ini kembali kami pulangkan sebanyak 5 orang pasien yang telah sembuh dari Covid-19 usai menjalani perawatan dan dinyatakan sembuh dengan 2 kali uji swab dengan hasil negatif,” ujarnya.

Maslina pun meminta kepada para pasien yang telah sembuh, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti memakai masker, mencuci tangan secara rutin dan menjauhi keramaian untuk menghindari resiko penularan kembali.

Ditambahkan Maslina, dengan kepulangan lima pasien sembuh ini, jumlah pasien yang masih dalam perawatan di RSUD Perdagangan sebanyak 12 orang. Kepulangan lima pasien sembuh Covid-19 ini ditandai dengan pemberian bingkisan dan surat sembuh yang diserahkan langsung oleh direktur RSUD Perdagangan. (bbs/han)

Kejari Tebingtinggi Lakukan Pendampingan Hukum kepada Dinas Perdagangan

KERJA SAMA: Penandatanganan perjanjian kerjasama dan penandatanganan Surat Kuasa Khusus dari Kepala Dinas Perdagangan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Tebingtinggi.
KERJA SAMA: Penandatanganan perjanjian kerjasama dan penandatanganan Surat Kuasa Khusus dari Kepala Dinas Perdagangan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Tebingtinggi.
KERJA SAMA: Penandatanganan perjanjian kerjasama dan penandatanganan Surat Kuasa Khusus dari Kepala Dinas Perdagangan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Tebingtinggi.
KERJA SAMA: Penandatanganan perjanjian kerjasama dan penandatanganan Surat Kuasa Khusus dari Kepala Dinas Perdagangan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Untuk menjamin pelaksanaan berbagai kegiatan dan tugas-tugas Dinas Perdagangan Kota Tebingtinggi agar tidak bertentangan dengan ketentuan, maka sebagai salah satu upaya dilakukan melalui kerja sama dengan pihak Kejaksaan Negeri Tebingtinggi.

“Kerja sama di maksud meliputi penegakan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum, tindakan hukum lain dan pelayanan hukum,” bilang Kadis Perdagangan Kota Tebingtinggi, Gul Bahkri Siregar MSI, Jumat (10/7) di Kantor Dinas Perdagangan, Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi.

Menurut Gul Bahkri, kegiatan diawali dengan penyampaian pemaparan Kepala Kejaksaan Negeri Tebingtinggi, Mustaqpirin dengan materi sosialisasi fungsi dan peran jaksa sebagai pengacara negara.

Kemudian, dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama dan penandatanganan Surat Kuasa Khusus (SKK) dari Kepala Dinas Perdagangan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Tebingtinggi.

“Saya menyambut baik kerja sama ini dan berharap agar tugas-tugas Dinas Perdagangan dapat terbantu dan mendapat dukungan dari kejaksaan negeri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam hal penertiban pedagang, penempatan pedagang, pembagian kios, dan tugas lainnya agar tertib memenuhi ketentuan yang berlaku,” bilangnya.

Selanjutnya, tugas di masa yang akan datang akan selalu dikoordinasikan atau mendapat pendampingan dari Kejaksaan Negeri Tebingtinggi. Sedangkan tugas-tugas yang lalu yang masih terkendala akan diserahkan sepenuhnya untuk diselesaikan secara hukum oleh Kejaksaan Negeri Tebingtinggi. (ian/han)

8.864 Warga Kota Tebingtinggi Terima BST Tahap 3

BST: Pihak Kantor Pos Cabang Kota Tebingtinggi ketika menyalurkan bantuan BST tahap 3 di Anjungan Sri Mersing Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.
BST: Pihak Kantor Pos Cabang Kota Tebingtinggi ketika menyalurkan bantuan BST tahap 3 di Anjungan Sri Mersing Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.
BST: Pihak Kantor Pos Cabang Kota Tebingtinggi ketika menyalurkan bantuan BST tahap 3 di Anjungan Sri Mersing Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.
BST: Pihak Kantor Pos Cabang Kota Tebingtinggi ketika menyalurkan bantuan BST tahap 3 di Anjungan Sri Mersing Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – PT Kantor Pos Cabang Kota Tebingtinggi kembali menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemenkes RI untuk wilayah Kota Tebingtinggi yang dibagi sesuai jadwal per lima kecamatan yang ada di Kota Tebingtinggi.

Penyaluran BST dilakukan di Anjungan Sri Mersing Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Jumat (10/7). Penyaluran BST Tahap 3 untuk 8.854 warga tetap dilakukan sesuai peraturan protokoler kesehatan penanganan Covid -19 Tebingtinggi.

Penerima BST Tahap 3 datang untuk menerima uang sebesar Rp600.000 harus menggunakan masker, membawa kartu tanda penduduk dan menggunakan masker serta mencuci tangan sebelum melakukan pembayaran tunai.

Dari daftar yang ada penerima BST tahap 3 oleh pihak Kantor Pos dan bank Himbara (himpunan bank negara) yang ada tercatat sebanyak 8.864 Kepala Keluarga (KK). Penyaluran BST ini juga mendapatkan pengawasan dari pihak kepolisian yaitu Bhabinkamtibmas, TKSK, Bhabinsa dan para Lurah yang ada.

Kadis Sosial Kota Tebingtinggi M Syah Irwan Mkes, mengatakan penyaluran BST tahap 3 ini mulai dilakukan tanggal 9-13 Juli 2020. Ada sebanyak 8.864 yang terdaftar sebagai penerima BST di Kota Tebingtinggi. Rencana penyaluran BST ini akan berlangsung hingga bulan Desember 2020 dengan rincian, tahap 1 sampai tahap 3 dengan nominal Rp 600.000, tahap selanjutnya masyarakat hanya menerima Rp 300.000 hingga bulan Desember mendatang.

“Kita harapkan kepada seluruh masyarakat penerima yang akan mencairkan BST baik di kantor pos setempat ataupun bank Himbara untuk bisa mematuhi protokol kesehatan dalam pandemi Covid-19, selalu memakai masker dan rajin mencuci tangan. Uang yang diterima agar dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras dan lauk pauk,” paparnya.

Sedangkan salah seorang penerima, Suriati (50) warga Kelurahan Lalang Kota Tebingtinggi mengaku sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah memperhatikan warga kurang mampu imbas Covid -19.

“Dengan adanya bantuan BST ini, kami warga miskin yang berdampak Covid-19 bisa memenuhi kebutuhan hidup, kami juga berharap wabah korona ini agar segera berakhir, agar kami bisa kembali melakukan aktivas seperti biasa,” bilang Suraiti yang mengaku sebagai pedagang makanan di sekolah. (ian/han)

Seminggu Air PDAM Tirtanadi Tak Mengalir, Warga Kawasan Gundaling Kesulitan Mandi dan Mencuci

Pelayanan: Suasana pelayanan di kantor PDAM Tirtanadi Cabang Berastagi.
Pelayanan: Suasana pelayanan di kantor PDAM Tirtanadi Cabang Berastagi.
Pelayanan: Suasana pelayanan di kantor PDAM Tirtanadi Cabang Berastagi.
Pelayanan: Suasana pelayanan di kantor PDAM Tirtanadi Cabang Berastagi.

KARO, SUMUTPOS.CO – Lebih satu minggu air di kawasan Desa Merdeka, Gongsol, Surya Indah, Malan Kolam dan kawasan Gundaling, tak mengalir. Sehingga warga terganggu dalam urusan mandi, mencuci, dan keperluan air lainnya.

Bukan cuma keluhan yang dilontarkan warga, sumpah serapah menggema lantang. PDAM Tirtanadi cabang Berastagi dituding pembohong dan “impoten”.

Menurut salah satu warga yakni Iwan, pelayanan PDAM sejak beberapa hari terakhir sama sekali melempem, letoy dan terkesan tak bertanggung jawab. Tidak ada pemberitahuan apapun, tiba – tiba air mati, penderitaan akan ketiadaan air sesuatu yang lazim dan sah dah saja.

Jika pun mengalir di jam jam sore, hanya menetes pelan, sekedar membasahi lubang pembuangan wastafel. Jelas, kondisi ini merusak tatanan kehidupan.

“Sudah kelewatan pihak PDAM cabang Berastagi ini, tiap kami pertanyakan ke kantornya jawabnya cuma singkat tak bersolusi. Mereka cuma bilang karena faktor alam dan situasi memang kondisi mata air lagi menurun debetnya. Mana kami paham soal itu, kami cuma butuh alirkan air ke rumah kami, kami sudah susah dan tak butuh alasan alasan klasik” ujar Iwan warga Desa Gongsol, Jumat (10/7) .

Di tambah salah seorang warga Nalan Kolam Berastagi juga seirama dengan Iwan, mereka menuntut tanggung jawab Kepala Cabang PDAM Berastagi untuk segera turun ke lokasi yang bermasalah air, atau segera berikan suplai air dengan mobil tangki sebelum warga marah dan mendatangi kantor PDAM Berastagi secara beramai ramai. Meski pihak PDAM belum memberikan keterangan pasti apa penyebab matinya air, namun menurut kabar yang berkembang, ada penutupan saluran pipa mata air yang berlokasi di Desa Merdeka.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Gongsol Kecamatan Merdeka Syahmidun ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, memang desa kami ini sering kali mati air, apalagi di sore hari, air milik PDAM itu tidak mengalir sama sekali, apa lagi ke kantor desa itu, tidak pernah mengalir pun sama sekali. Jadi saya mewakili masyarakat desa Gongsol, minta kepada pihak PDAM Tirtanadi Berastagi agar melihat langsung kondisi air ke Desa Gongsol ini, ucap Kades Syahmidun.

Saat dikonfirmasi Pihak Cabang PDAM Tirtanadi Berastagi Taufik Siregar dan salah satu staf mengatakan, pimpinannya sata itu lagi tugas luar. “Mungkin Senin baru masuk,” katanya. (deo)

Petugas KPU Binjai Rapid Test Massal

RAPID TEST: Petugas PPK Binjai Kota melakukan pemeriksaan rapid tes di Puskesmas Utama. TEDDY AKBARI/SUMUT POS.
RAPID TEST: Petugas PPK Binjai Kota melakukan pemeriksaan rapid tes di Puskesmas Utama. TEDDY AKBARI/SUMUT POS.
RAPID TEST: Petugas PPK Binjai Kota melakukan pemeriksaan rapid tes di Puskesmas Utama. TEDDY AKBARI/SUMUT POS.
RAPID TEST: Petugas PPK Binjai Kota melakukan pemeriksaan rapid tes di Puskesmas Utama. TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Seluruh jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai menjalani pemeriksaan rapid test, Jumat (10/7).

“Pelaksanaan rapid test dilaksanakan selama 2 hari yang serentak dilakukan di Puskesmas Utama pada 5 kecamatan. Hari ini terakhir,” kata Ketua KPU Binjai, Zulfan Effendi didampingi Ketua Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Robby Effendi.

Menurut Zulfan, pelaksanaan rapid test untuk meminimalisir resiko dan potensi penularan Covid-19. Pelaksanaan rapid test ini, kata dia, terjadi atas kerja sama KPU dengan Dinas Kesehatan Kota Binjai.

Ini menindaklanjuti hasil penandatangan nota kesepahaman atau MoU tentang pencegahan dan penyebaran Covid-19 di lingkungan KPU Kota Binjai, Selasa(7/7).

“Seluruh jajaran dilakukan pemeriksaan rapid test. Mulai dari Sekretariat KPU, PPK, PPS dan PPDP,” timpal Robby.

Setelah menjalani rapid test, ternyata ada penyelenggara pemilu yang dinyatakan reaktif Covid-19, KPU Kota Binjai akan meminta mereka melakukan karantina mandiri selama 14 hari. Untuk selanjutnya mengkoordinasikan tindaklanjut penanganannya dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Binjai.

“Setelah rapid test, selanjutnya KPU akan Bimtek tentang pemutakhiran data pemilih ke PPK, PPS dan PPDP,” kata Robby.

Terpisah, Sekretaris KPU Binjai, Syariful Azmi dikonfirmasi belum dapat menyebut besaran anggaran rapid test massal tersebut. Kata dia, Dinkes Binjai yang menghitung taksasi besaran dananya.

“Anggaran dari kita, tapi standar harga biaya kegiatan rapid test dari Dinkes, dana dari KPU tapi Dinkes yang melaksanakan,” pungkasnya. (ted/han)

Kejari Deliserdang Rapid Test 30 Tahanan Narkotika

PEMERIKSAAN: Petugas medis RSUD Deliserdang melakukan pemeriksaan terhadap 30 tahanan untuk menjalani rapid test.BATARA/SUMUT POS.
PEMERIKSAAN: Petugas medis RSUD Deliserdang melakukan pemeriksaan terhadap 30 tahanan untuk menjalani rapid test.BATARA/SUMUT POS.
PEMERIKSAAN: Petugas medis RSUD Deliserdang melakukan pemeriksaan terhadap 30 tahanan untuk menjalani rapid test.BATARA/SUMUT POS.
PEMERIKSAAN: Petugas medis RSUD Deliserdang melakukan pemeriksaan terhadap 30 tahanan untuk menjalani rapid test.BATARA/SUMUT POS.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Deliserdang bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deliserdang melakukan Rapid Test terhadap 30 orang tahanan yang ditahan di rumah tahanan negara (RTP) Polresta Deliserdang, Juamt (10/7).

Pelaksanaan rapid test terhadap tahanan ini merupakan prosedur protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Menkumham RI dalam perpindahan tempat tahanan dari RTP menuju Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lubukpakam.

Kajari Deliserdang Teguh Wardoyo SH, MH, melalui Kasi Pidum Olan Pasaribu menyebutkan, hasil rapid test terhadap 30 tahanan narkotika dinyatakan negatif Covid-19. Dan akan dilimpahkan ke Lapas Kelas II B Lubukpakam.

Lanjutnya, 30 tahanan narkotika yang sudah dirapid test akan menjalani isolasi selama 14 hari.

“Maksimal ruang isolasi kapasitasnya 30 orang. Dari 30 tahanan yang dirapid test itu, sebagian masih tahap persidangan dan ada yang sudah divonis berkekuatan hukum tetap (incracht),” pungkasnya. (btr/han)

Kunker Perdana ke Kota Binjai, Pangdam I/BB Minta Protokol Kesehatan Ditingkatkan

CENDERAMATA: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham memberikan cenderamata kepada Pangdam I/BB, Mayjen Irwansyah di sela-sela kunjungan perdananya di Kota Binjai.
CENDERAMATA: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham memberikan cenderamata kepada Pangdam I/BB, Mayjen Irwansyah di sela-sela kunjungan perdananya di Kota Binjai.
CENDERAMATA: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham memberikan cenderamata kepada Pangdam I/BB, Mayjen Irwansyah di sela-sela kunjungan perdananya di Kota Binjai.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Semua unsur pimpinan masyarakat maupun masyarakat dapat terjalin komunikasi dan hubungan yang baik, sehingga semua tugas-tugas yang ada dapat dilaksanakan dengan sebaik mungkin.

Demikian disampaikan Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen Irwansyah dalam kunjungan perdananya di Kota Binjai, Rabu (8/7)

“Terimakasih atas sambutan yang telah diberikan, semoga ke depannya silahturahim yang harmonis antara TNI dengan pemerintah daerah yang berada di wilayah Kodam I/BB dapat terus terjalin dengan sebaik-baiknya,” ujar Irwansyah, yang saat itu disambut Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham di rumah dinas Wali Kota.

Hadir dalam acara itu juga, Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, Ketua DPRD Kota Binjai H Noor Alamsyah Putra, Dandim 0203 Langkat Letkol Bachtiar Susanto, Kapolres Binjai AKBP Romadhoni, para Komandan Batalyon, Forkopimda Kota Binjai dan Kabupaten Langkat.

Irwansyah menjelaskan, di masa pandemi Covid-19 ini, masih adanya kurang kesadaran dari masyarakat untuk melaksanakan atau mematuhi protokol kesehatan.

Pangdam I/BB berharap, sosialisasi protokol kesehatan lebih digalakkan lagi agar dapat mengatasi penyebaran Covid-19.

“Saya berharap agar zona hijau itu tetap bisa dipertahankan,” sambung dia.

Atas nama pemerintah kota Binjai, Wali Kota Binjai, HM Idaham menyambut baik atas kunjungan Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah beserta rombongan.

Idaham berharap, kunjungan perdana Pangdam I/BB dapat lebih meningkatkan silaturahim yang telah terjalin.

“Kami berharap dengan kunjungan bapak kemari, bersilaturahim dengan kami Forkopimda Binjai dan Langkat. Hubungan silahturahmi dan kekeluargaan yang kita bangun tetap dapat kita tingkatkan. Semoga ini bukan kunjungan yang pertama dan terakhir ke kota kami,” tukas Idaham. (ted/han)

Penambangan dan Penebangan Kayu Ilegal PT AM: Polisi Periksa Camat STM Hulu

POLICE LINE: Petugas Tipiter Polres Deliserdang memasang garis police line di wilayah penambangan batu PT AM di Dusun I, Desa Manumpak B, Kecamatan STM Hulu, baru-baru ini.BATARA/SUMUT POS.
POLICE LINE: Petugas Tipiter Polres Deliserdang memasang garis police line di wilayah penambangan batu PT AM di Dusun I, Desa Manumpak B, Kecamatan STM Hulu, baru-baru ini.BATARA/SUMUT POS.
POLICE LINE: Petugas Tipiter Polres Deliserdang memasang garis police line di wilayah penambangan batu PT AM di Dusun I, Desa Manumpak B, Kecamatan STM Hulu, baru-baru ini.BATARA/SUMUT POS.
POLICE LINE: Petugas Tipiter Polres Deliserdang memasang garis police line di wilayah penambangan batu PT AM di Dusun I, Desa Manumpak B, Kecamatan STM Hulu, baru-baru ini.BATARA/SUMUT POS.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Penyelidikan dugaan penambangan dan penebangan kayu oleh PT AM di Dusun I, Desa Gunung Manumpak B, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang, masih berlanjut.

Setelah memasang garis police line di lokasi penambangan, Sat Reskrim Polres Deliserdang pada Rabu (8/7) telah melakukan pemeriksaan terhadap Camat STM Hulu, Budiman Sembiring, untuk dimintai keterangannya dalam dugaan penambangan dan penebangan kayu yang dilakukan PT AM Dusun I, Desa Gunung Manumpak B. “Kita masih meminta keterangan dari Budiman Sembiring selaku Camat STM Hulu,”ujar Kasat Reskrim.

Menurutnya, dari hasil penyelidikan penebangan kayu yang diduga berasal dari kawasan hutan, diketahui bahwa penebangan tersebut dilakukan oleh warga Desa Gunung Manumpak B berinisial KS, yang ladangnya berbatasan dengan kawasan hutan. Diketahui sebagian kayu yang ditebang berasal dari kawasan hutan yang berbatasanlangsung dengan ladang milik KS.

Kasat Reskrim pun menambahkan, pihaknya juga akan melakukan penyidikan terhadap penebangan kayu yang dilakukan KS. Dan memaksimalkan penyelidikan dugaan penambangan tanpa izin yang dilakukan PT AM dengan cara berkordinasi dengan instansi terkait, mengundang dan meminta keterangan dari para pihak dan memeriksa atau meneliti dokumen izin yang ada saat ini.

“Siapa bilang tidak ada kegiatan penambangan batu koral dan penggilingan batu pecah serta penebangan kayu dilokasi ini? Dump truk bermuatan batu pecah selalu keluar dari lokasi ini,” sebut SS (42) warga sekitar kepada wartawan. (btr/han)