29 C
Medan
Saturday, January 17, 2026
Home Blog Page 4393

Deposito Tak Kunjung Dicairkan, Nasabah Adukan Bank Muamalat Penyabungan

MENGADU: Nirwan Parlaungan, seorang nasabah Bank Muamalat Indonesia KCP Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, mengadukan pimpinan Cabang Bank Muamalat
MENGADU: Nirwan Parlaungan, seorang nasabah Bank Muamalat Indonesia KCP Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, mengadukan pimpinan Cabang Bank Muamalat
MENGADU: Nirwan Parlaungan, seorang nasabah Bank Muamalat Indonesia KCP Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, mengadukan pimpinan Cabang Bank Muamalat
MENGADU: Nirwan Parlaungan, seorang nasabah Bank Muamalat Indonesia KCP Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, mengadukan pimpinan Cabang Bank Muamalat

MADINA, SUMUTPOS.CO – Nirwan Parlaungan, seorang nasabah Bank Muamalat Indonesia KCP Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, mengadukan pimpinan Cabang Bank Muamalat KCP Penyabungan ke anggota DPRD Madina dan ke Komisi III dan XI DPR RI. Pengaduan terkait deposito Nirwan sebesar Rp450 juta, dan deposito istrinya Erna Sari sebesar Rp1,3 miliar, yang tidak kunjung dikembalikan pihak Bank Muamalat.

“Asal saya tagih, dibilang sabar dulu karena ada persoalan internal di Bank Muamalat. Tapi tak dijelaskan sampai kapan? Akhirnya karena sudah lewat tenggat, saya buka aja ke pers dan laporkan ke DPR RI,” kata Nirwan yang akrab disapa dengan panggilan Iwan Lea, kepada pers, Senin (16/3).

Nirwan dan istri menjadi nasabah Bank Muamalat Penyabungan sejak 14 November 2013. Pada 27 Januari 2017, Nirwan mendepositokan duitnya di Bank Muamalat sebesar Rp450 juta. Istrinya menyusul mendepositokan duitnya sebesar Rp1,3 miliar ke bank yang sama. Total semua deposito mereka berjumlah Rp1,75 miliar.

Beberapa waktu lalu, Nirwan ingin mencairkan depositonya. Tapi tidak dipenuhi pihak bank. Hasil penelusuran yang dilakukan Nirwan, ada problem internal di Bank Muamalat Panyabungan, yakni terjadinya praktek penggelapan dalam jabatan yang dilakukan secara berlanjut oleh seorang pegawai Bank Muamalat Penyabungan, bernama Henri Saputra Harahap. Akibat perbuatan Henri yang bertugas sebagai branch collection, sesuai audit internal Bank Muamalat Penyabungan menderita kerugian sebesar Rp2,64 miliar.

Atas pengaduan pimpinan Bank Muamalat Penyabungan ke Polres Madina, pada 10 Maret 2019 HSH ditangkap dan dijebloskan dalam tahanan. Oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Madina, Henri diseret ke meja hijau dan didakwa melakukan tindak pidana penggelapan atas UU No 7 Tahun 1992 tentang perbankan, pasal 372 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP, pasal 374 KUHP, pasal 263 KUHP, dan pasal 378 KUHP.

Tanggal 2 September 2019 lalu, jaksa menuntut Henri hukuman tiga tahun penjara. Tapi hakim tunggal Deny Riswanto, menjatuhkan vonis dua tahun penjara. Hakim menyatakan, terdakwa Henri terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana Penggelapan Dalam Jabatan Yang Dilakukan Berlanjut. Sesuai pengakuan terdakwa, dan fakta-fakta di persidangan, terungkap bahwa akibat perbuatan Henri, Bank Muamalat mengalami kerugian sebesar Rp2,64 miliar.

Apakah problem internal Bank Muamalat Penyabungan ini mempengaruhi pencairan deposito Nirwan dan istri, Nirwan mengaku tidak bisa memastikan.

“Saya tahunya menyimpan deposito di Bank Muamalat, yang katanya bisa setiap saat diambil. Tapi nyatanya sampai saat ini uang kami tak bisa diambil. Ini jelas pelanggaran hak-hak nasabah. Saya protes,” kata Nirwan.

Tidak terima hal itu, Nirwan mengadukan masalah tersebut kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madina, yang juga anggota DPRD Kabupaten Madina, Teguh W Hasahatan Nasution. Melaui Teguh, problem yang dialami Nirwan dikomunikasikan kepada DPR RI Komisi 3 (membidangi hukum, HAM dan keamanan) dan Komisi XI (bidang perekonomian dan perbankan).

“Setelah buntu dan tak ada jawaban pasti dari KCP Bank Muamalat Penyabungan, kita coba bawa problem ini kepada jenjang yang lebih tinggi agar dapat solusi yang membuat semua pihak tenang dan didapat solusi,” kata Teguh mengakhiri. (rel)

Pemko Hibahkan Tanah Bangun Cabang UINSU di Tebingtinggi

BERSAMA: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan bersama Ketua DPRD Basyaruddin Nasution dan Kemenag RI, Muhammad Ali Irfan.
BERSAMA: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan bersama Ketua DPRD Basyaruddin Nasution dan Kemenag RI, Muhammad Ali Irfan.
BERSAMA: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan bersama Ketua DPRD Basyaruddin Nasution dan Kemenag RI, Muhammad Ali Irfan.
BERSAMA: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan bersama Ketua DPRD Basyaruddin Nasution dan Kemenag RI, Muhammad Ali Irfan.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sebagai bentuk komitmen pembangunan cabang Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) berdiri di Kota Tebingtinggi, Pemko Tebingtinggi menyerahkan asetnya berupa tanah ke Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

“Kami sangat berharap UINSU bisa membuka cabang di Kota Tebingtinggi. Ini untuk membangun sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi tantangan kemajuan zaman,”ujar Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Ketua DPRD Basyaruddin Nasution, Sekdako Muhammad Dimiythi, Inspektur Kota Tebingtinggi Kamlan Mursyid, Kadis Kominfo Dedi P Siagian, saat mengadakan audiensi ke Kemenag RI yang diterima oleh Sekjen Kemenag RI yang diwakili oleh Kepala Biro Keuangan Muhammad Ali Irfan beserta Rektor UINSU, Prof Kh Saidurrahman dan jajaran eselon II dan III Kemenag RI, Kamis (12/3).

Dijelaskan Wali Kota Tebingtinggi melalui Kadis Komimfo, Dedi P Siagian, audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka penyerahan surat komitmen Pemko Tebingtinggi terkait penyerahan aset yang dihibahkan kepada Kemenag untuk UINSU.

“Memang strategis jika dibuka fakultas FKM UINSU di Kota Tebingtinggi, pendidikan itu sangat perlu untuk membangun kualitas SDM kita, sesuai slogan Presiden Joko Widodo SDM Unggul Indonesia Maju,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan, bahwa Pemko Tebingtinggi telah mengurus sertifikasi tanahnya untuk hal ini, begitu juga dengan bangunannya serta personel.

Sedangkan Sekjen Kemenag RI yang diwakili oleh Kepala Biro Keuangan Muhammad Ali Irfan, menyampaikan sangat berterimakasih kepada Pemko Tebingtinggi yang telah mengusulkan hibah aset dan kerja samanya.

Ali Irfan juga menyampaikan, bahwa hal ini merupakan amal ibadah karena untuk membangun pendidikan.

“Harapan saya dalam waktu cepat agenda fakultas UINSU di Tebingtinggi ini menjadi program prioritas pembangunan Kemenag RI,” bilangnya. (ian/han)

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Batubara, Investor Dipermudah Urus Perizinan

BERSAMA: Bupati BatuBARA, Ir. Zahir, M.AP saat menerima kunjungan investor asal Korea yang didampingi Ketua Apindo Sumatera Utara, Parlindungan Purba, Senin (16/3).
BERSAMA: Bupati BatuBARA, Ir. Zahir, M.AP saat menerima kunjungan investor asal Korea yang didampingi Ketua Apindo Sumatera Utara, Parlindungan Purba, Senin (16/3).
BERSAMA: Bupati BatuBARA, Ir. Zahir, M.AP saat menerima kunjungan investor asal Korea yang didampingi Ketua Apindo Sumatera Utara, Parlindungan Purba, Senin (16/3).
BERSAMA: Bupati BatuBARA, Ir. Zahir, M.AP saat menerima kunjungan investor asal Korea yang didampingi Ketua Apindo Sumatera Utara, Parlindungan Purba, Senin (16/3).

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Batubara akan memberikan pelayanan ekstra dan kemudahan dalam proses perizinan, apalagi berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Batubara.

Hal itu dikatakan Bupati Batubara, Ir. Zahir, M.AP, ketika menerima kunjungan investor Korea yang diwakili Direktur Green Teknology Partnership Initiave (GTPI) Indonesia, Kwanyoung KIM, Ph. D, turut juga didampingi Ketua Apindo (Asosiasi Pengusaha Daerah) Sumatera Utara, Parlindungan Purba di rumah dinas Bupati Batubara, Jalan Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka-Batubara, Senin (16/3)

“Investor tidak akan mau membangun jika pemerintah tidak membuka diri terutama dalam memberi kemudahan dalam perizinan,”kata Zahir mengingat pesan yang disampaikan Presiden RI, Ir Joko Widodo.

“Harap dibantu dan koordinasikan dengan lintas OPD terkait. Kerja sama jangan dipersulit, bantu untuk kemudahannya,”ujar Zahir kepada para OPD yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, Kwangyoung mengatakan, bahwa Kabupaten Batubara sebagai kawasan strategis nasional yang memiliki prospek cerah. Apindo turut mengajak investor untuk berinvestasi di Batubara untuk menciptakan lapangan kerja dan masyarakatnya semakin makmur.

Kwangyoung menjelaskan, yang menjadi perhatian di PKS adalah limbah cair atau yang lebih dikenal dengan POME (Palm Oil Mill Effluent).

Untuk diketahui, POME merupakan air buangan yang dihasilkan oleh pabrik kelapa sawit, utamanya berasal dari kondensat rebusan, air hidrosiklon, dan sludge separator.

Setiap ton TBS yang diolah akan terbentuk sekitar 0,6 hingga 1 m3 POME. POME kaya akan karbon organik dengan nilai COD lebih 40 g/L dan kandungan nitrogen sekitar 0,2 dan 0,5 g/L sebagai nitrogen ammonia dan total nitrogen.”Perusahaan Korea ini bergerak bagaimana upaya dalam memperbaiki lingkungan hidup dan memanfaatkan,” tambah Parlindungan Purba. (mag-14/han)

Pengedar Sabu Ditangkap di Semak-semak

DIAMANKAN: Rahmad Hidayat Simanjuntak alias Dayat, saat diamankan Tim Opsnal Polsek Firdaus. saat menunggu pembeli sabu sabu di semak-semak, tak jauh dari kediamannya, Senin (16/3).
DIAMANKAN: Rahmad Hidayat Simanjuntak alias Dayat, saat diamankan Tim Opsnal Polsek Firdaus. saat menunggu pembeli sabu sabu di semak-semak, tak jauh dari kediamannya, Senin (16/3).
DIAMANKAN: Rahmad Hidayat Simanjuntak alias Dayat, saat diamankan Tim Opsnal Polsek Firdaus. saat menunggu pembeli sabu sabu di semak-semak, tak jauh dari kediamannya, Senin (16/3).
DIAMANKAN: Rahmad Hidayat Simanjuntak alias Dayat, saat diamankan Tim Opsnal Polsek Firdaus. saat menunggu pembeli sabu sabu di semak-semak, tak jauh dari kediamannya, Senin (16/3).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Rahmad Hidayat Simanjuntak alias Dayat (37), ditangkap Tim Opsnal Polsek Firdaus saat menunggu pembeli sabu sabu di semak-semak, tak jauh dari kediamannya, Senin (16/3).

Dari tangan warga Dusun XV Kampung Banten, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, diamankan barang bukti 1 Klip plastik transparan ukuran sedang berisi sabu seberat 0,32 gram, 1 klip plastik transparan ukuran besar panjang kosong, 7 klip plastik transparan ukuran sedang kosong, 6 klip plastik kecil transparan kosong.

Kemudian, 1 buah mancis warna merah, 1 buah kotak rokok magnum mild, 1 buah pipet, 1 buah handphone dan uang tunai Rp150.000.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum melalui Kasubag Humas Ipda Zulfan Ahmadi mengatakan, penangkapan tersangka menindaklanjuti atas informasi dari masyarakat sekitar atas peredaran sabu yang dilakukan tersangka.

Menerima informasi berharga itu, Tim Opsnal Polsek Firdaus langsung menuju lokasi dan melakukan penyelidikan, sesuai dengan informasi yang diterima dengan ciri-ciri tersangka. Begitu melihat kedatangan polisi, tersangka pun mengambil langkah seribu dengan cara bersembunyi di semak semak di belakang rumahnya.

Dari hasil pengembangan, tersangka mengakui bahwa sabu diperoleh dari rekannya berinisial RI, warga Kampung Jati Desa Sei Bamban. “Tersangka dijerat dengan pasal Pasal 114 (1) Sub Psl 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 Ancaman Hukuman Penjara Paling Lama 20 Tahun,” sebut Kasubag Humas Ipda Zulfan. (sur/han)

Pemkab Sergai Gelar Rakor Penanganan Virus Corona

BERI KETERANGAN: Bupati Sergai Ir H Soekirman didampingi Wabup H Darma Wijaya dan Ketua MUI Sergai memberi keterangan terkait virus Covid-19 di Aula Sultan Serdang, Senin (16/3).
BERI KETERANGAN: Bupati Sergai Ir H Soekirman didampingi Wabup H Darma Wijaya dan Ketua MUI Sergai memberi keterangan terkait virus Covid-19 di Aula Sultan Serdang, Senin (16/3).
BERI KETERANGAN: Bupati Sergai Ir H Soekirman didampingi Wabup H Darma Wijaya dan Ketua MUI Sergai memberi keterangan terkait virus Covid-19 di Aula Sultan Serdang, Senin (16/3).
BERI KETERANGAN: Bupati Sergai Ir H Soekirman didampingi Wabup H Darma Wijaya dan Ketua MUI Sergai memberi keterangan terkait virus Covid-19 di Aula Sultan Serdang, Senin (16/3).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam percepatan penanganan virus Covid-19 (Corona) di Aula Sultan Serdang, Senin (16/3).

Rakor yang dipimpin langsung oleh Bupati Soekirman menyampaikan, agar masyarakat harus dapat memilah tindakan yang tepat menyikapi banyaknya surat yang beredar dari beberapa Kementerian pasca pandemi Corona di Indonesia.

Untuk mengantisipasinya, Pemkab Sergai telah membentuk Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 dengan melibatkan semua unsur. “Fungsi Gugus ini akan melakukan imbauan dan pemantauan di masyarakat,” bilang Soekirman.

Soekirman juga mengimbau kepada semua pihak untuk saling memantau kondisi dan potensi penyebaran virus Corona di sekitar lingkungan. “Dengan melakukan sosialisasi serta penyuluhan, agar masyarakat melaksanakan imbauan yang dimaksud,”imbaunya.

Menurut Soekirman, untuk menetapkan suatu daerah dalam areal bencana atau tidak, harus berhati-hati. Karena derajat kewaspadaan virus Corona ini tidak sama antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Oleh karena itu, Pemkab Sergai telah mengeluarkan 9 imbauan, pertama, mengajak seluruh masyarakat agar tidak panik, kedua, mengajak masyarakat untuk pola hidup bersih. Ketiga, sampai saat ini Sergai belum menetapkan darurat corona.

Kemudian, keempat, mengimbau masyarakat berkaitan dengan virus Covid-19, kelima, sampai saat ini belum meliburkan sekolah selama 14 hari. Sebab, kata Soekirman, apabila diliburkan tanpa ada pendidikan akan banyak implikasi yang akan terjadi, yakni murid dapat memanfaatkan liburan dengan keluar rumah seperti bertamasya. “Hal ini justru akan dapat meningkatkan peluang siswa terjangkit Virus Corona tersebut, dan berimbas dari pelajaran itu sendiri,”katanya.

Keenam, tetap berisolasi di rumah dengan tujuan memutus mata rantai virus Corona. Ketujuh, setiap tenaga guru maupun kepala sekolah harus menjelaskan bagimana virus Corona itu selama 14 hari. Kedelapan, kepada siswa yang diliburkan agar tidak berpergian dari rumah.

Dan kesembilan, Pemkab Sergai membuat group semacam aplikasi Whatshap untuk mewaspadai kegiatan gugus tugas bersama tokoh agama dan masyarakat untuk melakukan kordinasi sesuai anjuran, himbauan. Salah satu contoh, imbauan MUI Sumut agar masyarakat Sergai dan seluruh umat beragama melakukan doa tolak bala, terkhusus kepada umat islam dimintakan berdoa Qulut Najilah yang dilakukan di setiap Masjid.

Imbauan ini terkhusus kepada Dinas Kominfo Sergai supaya proaktif menangkal semua berita hoaks terkait penyebaran virus Corona baik melalui Media cetak, Cyber maupun Radio untuk menjaga kekondusifan daerah di Kabupaten Serdangbedagai.

Sampai saat ini Kabupaten Sergai sendiri belum ditemukan kasus Covid-19. Namun Seokirman mengimbau, agar semua tetap menjaga pola hidup sehat dan memahami betul pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat. (sur/han)

UMK Langkat Ditetapkan Rp2,7 Juta

APEL: Asisten I Pemkab Langkat, Abdul Karim saat memimpin apel ASN di jajaran Pemkab Langkat. ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
APEL: Asisten I Pemkab Langkat, Abdul Karim saat memimpin apel ASN di jajaran Pemkab Langkat. ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
APEL: Asisten I Pemkab Langkat, Abdul  Karim saat memimpin apel ASN di jajaran Pemkab Langkat. ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
APEL: Asisten I Pemkab Langkat, Abdul Karim saat memimpin apel ASN di jajaran Pemkab Langkat. ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dewan pengupahan Kabupaten Langkat melalui Dinas Ketenagakerjaan menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar Rp2.711.000 dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) tahun 2020, yakni sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar Rp2. 752.000 per bulan. Kemudian sektor industri pengolahan sebesar Rp2. 765.000 per bulan.

Hal itu disampaikan Asisten I Pemerintahan Abdul Karim mewakili Bupati Langkat Terbit Rencana PA, saat memimpin apel gabungan ASN di jajaran Pemkab Langkat, Senin (16/3) Ketetapannya, kata Abd.Karim, ditindaklanjuti melalui surat keputusan Gubernur Sumatera Utara yang kemudian disampaikan kepada badan usaha atau perusahaan, untuk melaksanakan dan menerapkan UMK dan UMSK tahun 2020 bagi pekerja atau buruh.

Abdul Karim menambahkan, pihaknya memerintahkan kepada jajaran Dinas Ketenagakerjaan untuk selalu berkoordinasi dengan pihak Disnaker Provsu untuk mengawasi dan memonitor serta memastikan, bahwa UMK dan UMSK telah dilaksanakan di setiap perusahaan di Langkat. “Sembari mengintegrasikan, kondusifitas antara pekerja, pengusaha dan masyarakat perlu terus dipupuk dan ditingkatkan, khususnya di Kabupaten Langkat.(yas/han)

Antisipasi Virus Corona: Bri Kabanjahe Periksa Suhu Tubuh Nasabah

KARO, SUMUTPOS.CO – Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19), BRI Cabang Kabanjahe Kota memeriksa suhu panas setiap nasabah yang hendak melakukan transaksi.

Sebelum masuk ke bank, para nasabah lebih dulu diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas satpam. Pemeriksaan ini terjadi di depan pintu masuk. Jika suhu tubuh di atas 37,5 drajat, maka petugas akan melarang nasabah tersebut masuk ke bank.

“Ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam menjaga kesehatan dan keselamatan nasabah serta pegawai BRI,” kata Robert Tarigan saat dikonfirmasi, Senin (16/3) siang.

Ditambahkannya, sesuai petunjuk yang diterima, untuk nasabah atau karyawan bersuhu tubuh di bawah 37,5 derajat celcius diizinkan masuk atau bertransaksi. Sementara jika bersuhu tubuh 37,5 derajat celcius dilarang masuk ke dalam bank dan disuruh berobat.

Namun sampai hari ini kata Robert, hasil pemeriksaan menggunakan alat pengukur suhu tubuh berkode DT-8806 C, belum ada dari nasabah ditemukan suhu tubuhnya di atas 37,5 drajat cecius.

Pantauan di lokasi, tampak petugas keamaman atau security berjaga di depan pintu masuk. Dan melakukan pemeriksaan suhu tubuh nasabah dan karyawan yang datang. (deo/han)

Danbrigif 7/RR Cek Kesiapan Operasi Satgas Yonif 125

PERIKSA: Danbrigif 7/RR Kolonel Inf Agustatius Sitepu didampingi Danyonif 125/SMB Letkol Inf Anjuanda Pardosi periksa kesiapan prajurit. istimewa/sumut pos
PERIKSA: Danbrigif 7/RR Kolonel Inf Agustatius Sitepu didampingi Danyonif 125/SMB Letkol Inf Anjuanda Pardosi periksa kesiapan prajurit. istimewa/sumut pos
PERIKSA: Danbrigif 7/RR Kolonel Inf Agustatius Sitepu didampingi Danyonif 125/SMB Letkol Inf Anjuanda Pardosi periksa kesiapan prajurit.  istimewa/sumut pos
PERIKSA: Danbrigif 7/RR Kolonel Inf Agustatius Sitepu didampingi Danyonif 125/SMB Letkol Inf Anjuanda Pardosi periksa kesiapan prajurit. istimewa/sumut pos

KARO, SUMUTPOS.CO – Danbrigif 7/RR, Kolonel Inf Agustatius Sitepu didampingi Danyonif 125/SMB Letkol Inf Anjuanda Pardosi serta Perwira Staf Brigif 7/RR cek kesiapan Operasi Satgas Yonif 125/SMB, Sabtu (14/3) siang di Mako Yonif 125/SMB Kabanjahe.

Menurut Kolonel Inf Agustatius, sasaran pelaksanaan pemeriksaan kesiapan operasi yang dicek meliputi kesiapan personel, material, alkapsatlap, perlengkapan perorangan dan alat kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Danbrigif 7/RR menyampaikan bahwa kegiatan bertujuan untuk melihat kesiapan operasi Satuan Tugas Yonif 125/SMB yang akan di berangkatkan menjaga perbatasan RI-PNG

“Ini juga memperhatikan faktor personel dan material dalam rangka mendukung tugas operasi dalam melaksanakan kegiatan teritorial yang sangat menentukan keberhasilan dan berdaya guna, saat prajurit berada di wilayah penugasan,” kata Agustatius.

Disamping itu, kata Agustatius, diharapkan Satgas Yonif 125/SMB dapat melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya demi menjaga kedaulatan NKRI.

Mantan Kasrem 022/PT ini menambahkan , agar para personel jangan pernah remeh dalam setiap bertugas, dimanapun berada sebagai prajurit, tapi lakukan dan pedomani setiap bertugas Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. (deo/han)

6.219 Siswa SMK di Langkat Ikuti UNBK 2020

IKUTI UJIAN: Para siswa di salah satu SMK Swasta di Kabupaten Langkat mengikuti hari pertama ujian UNBK, Senin (16/3). ilyas/sumut pos
IKUTI UJIAN: Para siswa di salah satu SMK Swasta di Kabupaten Langkat mengikuti hari pertama ujian UNBK, Senin (16/3). ilyas/sumut pos
IKUTI UJIAN: Para siswa di salah satu SMK Swasta di Kabupaten Langkat mengikuti hari pertama ujian UNBK, Senin (16/3).  ilyas/sumut pos
IKUTI UJIAN: Para siswa di salah satu SMK Swasta di Kabupaten Langkat mengikuti hari pertama ujian UNBK, Senin (16/3). ilyas/sumut pos

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 6.219 siswa SMK Negeri dan Swasta yang berada di 62 sekolah di Kabupaten Langkat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK ) tahun pelajaran 2020-2021, Senin (16/3).

Kacabdis Stabat Dinas Provsu Ichsanul, Arifin Siregar, S.STP didampingi Kepala Seksi SMK Mukhtar, S.Pd mengatakan, penyelenggaraan UNBK SMK Negeri dan Swasta ini akan berlangsung selama 3 hari, tanggal 16-19 Maret. Waktu pelaksanaannya mulai pukul 07.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Dijelaskan Ichsan, dalam pelaksaannya tetap mengacu kepada petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan ( juklak ) sebagaimana yang telah ditetapkan pemerintah.

“Untuk satu ruangan pelaksanaan UNBK tergantung cakupan servernya kurang dari 20 peserta bisa menggunakan 1 pengawas dan 1 Proktor, dan lebih dari 20 peserta, bisa menggunakan 2 orang pengawas dan 1 orang Proktor dengan tata tertib sebagaimana yang telah ditetapkan,”terangya.

Saat ditanya tentang pelaksanaan UNBK SMK hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Ichsanul Arifin Siregar, S.STP mengatakan, pelaksanaan UNBK pertama di seluruh SMKN dan Swasta berjalan lancar.

“Diharapkan pelaksanaan pada hari kedua dan seterusnya hingga hari terakhir, UNBK SMK baik Negeri dan Swasta di Kabupaten Langkat umumnya dapat berjalan lancar, tertib dan aman tanpa kendala apapun juga,” harap Ichsanul Arifin Siregar (yas/han)

Karo Masih Bebas Virus Corona

RAPAT INTERNAL:Suasana rapat internal menyusun Gugus Tugas penanganan dan percepatan pencegahan Virus Corona dihadiri Bupati Karo, Terkelin Brahmana bersama sejumlah OPD Karo, Senin (16/3).
RAPAT INTERNAL:Suasana rapat internal menyusun Gugus Tugas penanganan dan percepatan pencegahan Virus Corona dihadiri Bupati Karo, Terkelin Brahmana bersama sejumlah OPD Karo, Senin (16/3).
RAPAT INTERNAL:Suasana rapat internal menyusun Gugus Tugas penanganan dan percepatan pencegahan  Virus Corona dihadiri Bupati Karo, Terkelin Brahmana bersama sejumlah OPD Karo, Senin (16/3).
RAPAT INTERNAL:Suasana rapat internal menyusun Gugus Tugas penanganan dan percepatan pencegahan Virus Corona dihadiri Bupati Karo, Terkelin Brahmana bersama sejumlah OPD Karo, Senin (16/3).

KARO, SUMUTPOS.CO – Meski berstatus Daerah Tujuan Wisata (DTW), namun hingga kini Kabupaten Karo masih bebas dari virus corona. Hal ini ditegaskan Direktur RSU Kabanjahe, dr Arjuna Wijaya didampingi Kadis Kesehatan Karo, drg Irna Safrina Meliala dalam rapat internal menyusun keanggotaan Gugus Tugas penanganan Virus Corona (Covid-19), Senin (16/3) sore.

Rapat internal ini juga dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana, Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty br Sebayang, Kalak BPBD Ir Martin Sitepu dan sejumlah SKPD dan OPD. “Sampai hari ini Kabupaten Karo masih bebas dari virus corona. Meski demikian kita harus harus merapatkan barisan untuk mempersepit ruang masuknya,” tegas Arjuna.

Dikatakan Arjuna, beberapa waktu lalu pihaknya sempat menerima seorang pasien yang diduga terpapar virus corona. Pasien tersebut bekerja sebagai guide asal Simalungun. Karena khawatir terkangkit virus corona, sang pasien yang masih berusia 25 tahun tersebut dibawa keluarganya ke RSU Kabanjahe.

“Karena RSU Kabanjahe menjadi salah satu rumah sakit rujukan, jadi dibawalah pasien ini ke sana. Setelah melakukan pertolongan pertama, si pasien kita rujuk ke RS Adam Malik. Syukurlah, setelah diperiksa, si pasien tersebut dinyatakan negatif. Jadi sampai hari ini Karo masih bebas corona,” tegasnya.

Meski demikian, Arjuna mengeluhkan soal minimnya ketersediaan masker. Karena saat ini permintaan masyarakat sangat tinggi. “Padahal, masker untuk kebutuhan di rumah sakit saja tidak cukup. Sementara kami sendiri memesan baru sampai 2 bulan. Jadi kami minta tolonglah,” lirihnya.

Sementara itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan dalam rapat tersebut telah mendapat hasil dan konsep susunan keanggotaan Gugus tugas penanganan virus Corona. Keanggotaan terdiri dari

Pengarah masing-masing Bupati/Wakil Bupati, Sekretaris, Dandim, Kapolres, Asisten Bidang Pemerintahan, Kaban Kesbang, Dinas Kesehatan dan Dinas Keuangan.

Sedangkan pelaksana/sekretariat meliputi Kepala BPBD Karo sebagai Ketua, Wakil Ketua 1 Pasi Operasi Tentara Nasional Indonesia, Wakil Ketua 2 Kabag Operasi Kepolisian RI. Untuk anggota, unsur bagian pemerintahan dan pembangunan, unsur Dinas Kesehatan, unsur Dinas Perhubungan, komunikasi dan informatika, unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, unsur Kementerian Agama, unsur BPBD, unsur TNI dan unsur Kepolisian RI.

Bupati menambahkan, susunan ini belum bersipat final, karena rapat kemarin belum dihadiri pihak Forkopimda dan stakeholder lainnya. Karena itu, hari ini Selasa (17/3) pihaknya akan kembali menggelar rapat penetapan.

“Tentu ini sangat penting kedepan sebab untuk penanganan Virus Corona baik segi teknis dan segi dana harus kita tuangkan dalam bentuk surat keputusan bupati, agar semua yang terlibat didalam dapat secara maksimal bekerja dengan regulasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Terkelin juga meminta Dinas Kesehatan meningkatkan sosialisasi dan menyediakan pengukur pa as tubuh (tharmoscane).

Selain itu Dinas Kesehatan juga diminta membuat desinfektan. Sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus ini, Terkelin mengaku belum perlu meliburkan sekolah. “Kasihan anak-anak itu, kalau diliburkan, malah jalan jalan pulak mereka. Semua pihak harus terlibat, karena virus corona adalah musuh kita bersama,” tandasnya. (deo/han)