26 C
Medan
Wednesday, January 28, 2026
Home Blog Page 4545

Anak Oknum Kasek Pukul Guru SMA 8 Medan

Korban, Herbin Manurung
Korban, Herbin Manurung
Korban, Herbin Manurung
Korban, Herbin Manurung

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Aksi memalukan dipertunjukkan seorang anak Kepala Sekolah (Kasek) SMA Negeri 8 Medan bernama DP memukuli seorang guru, Herbin Manurung. Pemukulan tersebut, di hadapan para murid yang sedang mengikuti aktivitas belajar mengajar di ruang, Senin (3/2).

Atas Kejadian itu, Herbin melaporkan DP yang juga merupakan guru honor di sekolah tersebut, ke Mako Polsekta Medan Area. Laporan itu, tertuang dalam Nomor: STTLP/ 88/ K/ II/ 2020/ SPKT Medan Area. DP dilaporkan oleh Herbin Manurung atas dugaan pengrusakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 406 KUHP.

“Saya melaporkan kejadian atas diri saya yang terjadi pada Rabu (29/1) lalu di SMA N 8 Medan. Saya dipukul oleh oknum guru honorer bernama DP , yang tak lain adalah anak dari Kepala Sekolah SMA N 8. Selain itu juga terkait, pengrusakan sepeda motor saya yang dilakukan DP,” sebut Herbin kepada wartawan, usai melapor kemarin sore.

Herbin menceritakan, peristiwa itu terjadi saat proses belajar mengajar di kelas XII IPA 1. Secara tiba-tiba, DP masuk ke kelas dan meminta dua siswa untuk keluar kelas. ”Setelah itu DP langsung pergi tanpa penjelasan kenapa dua siswa itu dipanggil,” tutur Herbin.

Namun, oleh korban karena tidak tau apa tujuan DP memanggil kedua muridnya lantas menyuruh kedua muridnya tetap berada di dalam kelas untuk mengikuti proses belajar.

“Kami sedang belajar di ruangan, jadi saya larang dua siswa saya itu untuk keluar, karena saya tidak tau tujuan dia memanggil murid saya,” ucap Herbin.

Tak berlama, DP kembali muncul dan marah-marah karena kedua siswa yang dipanggilnya tidak menuruti panggilannya. ”Dia langsung masuk, memaki-maki, sempat pukul saya. Ada videonya direkam sama siswa saya,” jelas Herbin.

Keributan keduanya sempat terjadi, namun kejadian itu langsung dilerai oleh siswa yang ada di dalam kelas dengan memisahkan keduanya. Kemudian DP bersembunyi di ruangan kepala sekolah.

“Dia rupanya bersembunyi di ruangan kepala sekolah. Saya panggil-panggil, rupanya kepala sekolah yang keluar. Saya lalu didorong-dorong, sampai terjatuh. Saya lalu dikunci disitu untuk menenangkan situasi. Rupanya DP ngamuk memecahkan kaca ruangan. Kemudian motor saya dirusak,” ungkap Herbin.

Sementara itu, Kapolsekta Medan Area, Kompol. Faidir Chaniago membenarkan Herbin sudah melaporkan kejadian tersebut. Ia berjanji akan melakukan upaya proses hukum atas pemukulan itu.

“Benar kita sudah menerima laporan dari seorang guru atas nama Herbin Manurung. Dia melaporkan terkait kasus yang dialaminya. Selanjutnya, kita akan lakukan penyelidikian dulu terkait laporan tersebut,” kata Faidir.

Di sisi lain, Kasek SMA Negeri 8 Medan, Jonggor Panjaitan yang merupakan orang tua DP tengah direkomendasi oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumut untuk menjatuhkan sanksi diatur dalam Permendikbud No 51 tahun 2018 dan Pergub No 32 tahun 2019.

“Pemberian sanksi tersebut akibat Kepala SMAN 8 Medan telah melakukan pelanggaran atau maladministrasi dalam proses pelaksanaan PPDB TA 2019/2020 di SMAN 8 Medan. Maladministrasi yang terjadi tersebut adalah dalam bentuk penyimpangan prosedur. Karena Kepala SMAN 8 Medan telah menerima 17 orang siswa peserta didik baru di luar pengumuman yang sah dari Disdik Sumut,” ungkap Kepala Ombudsman Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar.

Abyadi menjelaskan pihaknya meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut untuk melakukan tindakan korektif dengan memberi sanksi kepada Kepala SMAN 8 Medan. Selain itu, juga telah terjadi maladministrasi dalam bentuk penyalahgunaan wewenang, karena Kepala SMAN 8 Medan telah menerima 17 orang siswa peserta didik baru tanpa dasar hukum yang sah.

“Jadi, atas pelanggaran tersebut, sesuai amanah Permendikbud No 51 tahun 2018 dan Pergub no 32 tahun 2019, maka Kepala SMAN 8 Medan harus dijatuhkan sanksi. Ini sangat jelas diatur,” tutur Abyadi.

Bentuk sanksinya, lanjut Abyadi, telah diatur dalam pasal 41 ayat 1 huruf (d) Permendikbud No 51 tahun 2018, yakni berupa mulai teguran tertulis, penundaan atau pengurangan hak, pembebasan tugas, dan atau pemberhentian sementara/tetap dari jabatan. Sanksi ini juga ditegaskan dalam pasal 26 Pergub No 32 tahun 2019.

Abyadi menjelaskan kasus ini bermula adanya laporan masyarakat ke Ombudsman RI Perwakilan Sumut pada September 2019 lalu, terkait dugaan adanya penerimaan 17 orang siswa baru tanpa melalui proses PPDB online.

Dalam laporan tersebut, dijelaskan bahwa di SMAN 8 Medan telah terjadi penambahan 17 siswa peserta didik baru di luar PPDB online. Dari 268 siswa yang mestinya kuota SMAN 8, tapi akhirnya menerima 285 siswa. Artinya, terjadi penambahan 17 siswa. Bahkan, ada siswa baru yang masuk setelah proses belajar mengajar sudah berlangsung sekitar dua bulan.

“Ini jelas pelanggaran. Karena sesuai Permendikbud No 51 tahun 2018 dan Pergub No 32 tahun 2019, PPDB dilakukan dengan berbasis dalam jaringan (daring). Artinya, penerimaan siswa baru harus berdasarkan sistim online. Tapi ternyata, ada 17 orang diterima tanpa melalui PPDB online,” ungkap Abyadi.

Atas laporan tersebut, tim Ombudsman RI Perwakilan Sumut melakukan tindaklanjut dengan meminta keterangan Kepala SMAN 8 Medan. Dalam pemeriksaan tersebut, Kepala SMAN 8 Medan mengaku telah menerima siswa tanpa melalui ketentuan yang telah ditetapkan sebagaimana diatur dalam Permendikbud No 51 dan Pergub No 32. (gus/btr)

IWAPI Dorong Pertumbuhan Desa Wisata

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Deliserdang, mendorong terwujudnya desa wisata di setiap kecamatan. Sehingga dapat menggerakkan sekaligus membangkitkan perekonomian masyarakat.

Hal ini diungkapkan Ketua DPC IWAPI Deliserdang, Hj Sri Winarti di sela-sela kegiatan bertema ‘Bersama kita membangun ekonomi masyarakat mewujudkan Kampoeng Wisata’ di Desa Punden Rejo yang digelar bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Minggu (2/2).

Acara ini dirangkai dengan beragam kegiatan seperti lomba menyanyi, memancing dan memasak, sebagai upaya untuk memperkenalkan potensi wisata Desa Punden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa. Dengan harapan kedepannya bisa menjadi pilihan masyarakat yang ingin berwisata.

“Kita mendorong sektor ini, karena kita melihat seperti di luar negeri, pemasukan yang paling besar itu dari pariwisata, apabila dikelola dengan baik,”ujarnya seraya menambahkan, desa Punden Rejo ini menjadi salah satu percontohan untuk pengembangan wisata desa, karena menjadi salah satu daerah teraman di Sumatera Utara.

Selain itu sambungnya, kesadaran masyarakat juga cukup bagus. Sehingga diharapkan bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi daerah lainnya untuk mengembangkan potensinya mewujudkan desa wisata.

“Punden Rejo memang kecil tapi ada, sawahnya ada. Semua ada disini. Mudah-mudahan ini terdongkrak lagi dari sektor peternakan, kerambah, pertaniannya,”imbuhnya.

Ketua Iwapi Sumut, Hj Rosna Nurleily secara terpisah menyebutkan, program wisata sungai yang digagas tersebut sebagai upaya untuk mengembangkan potensi desa. “Sekarang, memang wisata ini kan lagi digalakkan pemerintah,”ujarnya, dengan mengembangkan potensi sumber daya alam yang dimilki agar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami dari Iwapi merasa terpanggil juga dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat ini, sebagai pelaku usaha untuk dapat berperan apa saja yang bisa dibuat utuk menambah penghasilan keluarga, baik kuliner, kerajinan atau sumber lainnya,”ujarnya seraya menambahkan pihaknya siap mendampingi dan memberikan masukan untuk mewujudkan daerah tersebut sebagai daerah tujuan wisata.

Wakil Ketua PKK Deliserdang, Hj Sri Pepeni Yusuf Siregar yang hadir dalam kesempatan tersebut mengapresiasi even yang digagas bersama Iwapi tersebut. “Ini sangat baik, terutama untuk menambah income masyarakat desa.

Mudah-mudahan dengan program ini, wisata Deliserdang bisa lebih maju lagi,”ujarnya.
Sementara Camat Tanjung Morawa, Marianto Irawadi juga menyambut positif program wisata sungai yang digagas desa Punden Rejo. “Acara yang luar biasa, karena mengggali potensi yang ada di Punden Rejo, sawah, air dan alam dimanfaatkan, bagaimana agar berkembang. Sehingga menjadi tujuan wisata,”ujarnya.

Kepala Desa Punden Rejo, Misno Handoko menyebutkan kegiatan yang digelar ini sebagai upaya untuk memperkenalkan potensi desa tersebut kepada masyarakat luas. “Ini untuk memperkenalkan kepada seluruh masyarakat, wisata sungai,”ujarnya sebab hal tersebut jika dikelola bisa bermanfaat dan menghasilkan rupiah.

Sementara Ketua Asosisasi Pemerintahan Desa Indonesia (Apdesi) Sumut, Suparman menyebutkan langkah Desa Punden Rejo merupakan inovasi baru. “Yang mana dengan banyaknya program, ini sangat luar biasa. Pertama ini memotivasi dan memanfaatkan kultur yang ada di desa ini. Sehingga nantinya ini dipedomani dan menjadi contoh bagi desa-desa yang lain, khususnya di kecamatan Tanjung Morawa, kabupaten Deliserdang, sesuai dengan potensi yang ada di desa masing-masing,”ujarnya.

Acara ini dihadiri seribuan peserta dari berbagai desa di Deliserdang, Binjai Langkat dan Medan.(rel/adz)

880 Wargabinaan Lapas Binjai Dibekali Pelatihan Bersertifikat

Kalapas Binjai Maju Siburian bersalaman wargabinaan yang mendapat pelatihan bersertifikat
Kalapas Binjai Maju Siburian bersalaman wargabinaan yang mendapat pelatihan bersertifikat

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Binjai menjalankan amanat Undang-Undang dengan melakukan pembinaan terhadap wargabinaan. Langkah ini diambil agar setelah menghirup udara segar dapat bermanfaat hingga berguna di tengah masyarakat.

Demikian disampaikan Kepala Lapas Kelas II A Binjai, Maju Siburian saat membuka pelatihan keterampilan bersertifikat sekaligus penandatangan perjanjian kerjasama dengan stakeholder terkait seperti Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Medan, Dinas Ketahanan Pangan Binjai dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Medan di Aula Lapas Binjai, Senin (3/1). “Pembinaan tetap kami lakukan dengan melakukan sejumlah pelatihan dan keterampilan-keterampilan. Namun, pelatihan keterampilan kali ini berbeda,” kata dia.

Artinya berbeda, pelatihan keterampilan kali ini dilengkapi sertifikat dari Kementerian Tenaga Kerja Indonesia. Menurut dia, wargabinaan setelah bebas nanti, dapat membawa sertifikat tersebut dalam upayanya mencari kerja di tengah masyarakat.

“Pelatihan ini diikuti oleh tidak sembarang wargabinaan. Ada beberapa kriteria. Artinya mereka ini merupakan orang-orang pilihan. Salah satunya, kami juga menanyakan dulu minat bakatnya apa yang kemudian disesuaikan dengan pelatihannya. Dan paling utama, berkelakuan baik,” beber mantan Kepala Rumah Tahanan Tanjung Gusta.

Selain untuk berguna di tengah masyarakat, ini dilakukan lembaga di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tersebut demi kebaikan seluruh wargabinaan. Sejauh ini, dia menguraikan, keterampilan yang sudah ada di Lapas Binjai.

Di antaranya, pembuatan mebel, hidroponik, pertanian hingga kerajinan tangan. “Kami harap kepada pelatih atau instruktur yang memberikan pelatihan, diminta untuk kerjasamanya dalam membimbing wargabinaan. Sebab sesuai amanat UU, wargabinaan setelah dibina dapat menjadi manusia yang berguna di tengah masyarakat,” ujar dia.

Sementara, Ketua Panitia, Agus Susanto dalam laporannya menjelaskan, ada 880 wargabinaan Lapas Binjai akan mendapat pelatihan bersertifikat tersebut. Mereka akan mendapat pelatihan pada 44 paket kegiatan dari sejumlah bidang.

“Mebel, konstruksi bangunan, manufacture dan agribisnis,” urai Kasi Giatja Lapas Binjai ini.

Pelatihan tersebut mulai 3 Februari 2020 sampai 11 September 2020. “Pelaksanaan pelatihan selama 5 hari kerja. Setelah dilatih dilanjutkan dengan persiapan administrasi untuk dilakukan tes kemampuan wargabinaan. Selesai pelatihan akan diuji,” jelas dia.

Tenaga pengajar dihadirkan oleh BBPLK Medan dan sejumlah dinas terkait serta Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Medan. Hasil produknya nanti, tambah dia, akan dipasarkan oleh sebuah perusahaan yang sudah kerjasama dalam perjanjian tersebut.

“Pelatihan diawali dengan teori yang kemudian praktek. Semoga nanti dapat menjadi bekal untuk wargabinaan,” tukasnya.

Setelah melakukan penandatangan kerjasama, Kalapas membawa tenaga pengajar ke ruang Bimker Lapas Binjai untuk melihat hasil pelatihan yang sudah berjalan. (ted)

207 Calon PPK Medan Lolos Ujian CAT

TINJAU: KPU Medan meninjau PSI USU lokasi ujian CAT untuk PPK, kemarin.
TINJAU: KPU Medan meninjau PSI USU lokasi ujian CAT untuk PPK, kemarin.
TINJAU: KPU Medan meninjau PSI USU lokasi ujian CAT untuk PPK, kemarin.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 227 dari 441 peserta ujian seleksi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kota Medan dinyatakan lulus seleksi Ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang dilaksanakan di Pusat Sistem Informasi (PSI) Universitas Sumatera Utara (USU).

“Dari 441 peserta ada 227 peserta yang lolos, sisanya dinyatakan tidak lulus. Ada yang tidak lulus karena memang tidak lulus ujian CAT dan 27 di antaranya langsung dinyatakan tidak lolos karena memang tidak hadir saat pelaksanaan ujian,” ucap Komisioner bidang Teknik KPU Medan, Rinaldy Khair kepada Sumut Pos, Minggu (2/2).

Bagi para peserta yang dinyatakan lulus, kata Rinaldy, untuk selanjutnya akan dijadwalkan untuk mengikuti tahap wawancara. “Mereka yang lulus segera mengikuti tahap wawancara,” ujarnya.

Dikatakannya, berdasarkan peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU), khusus untuk ujian tes tertulis menuju pada tahap tes wawancara, KPU hanya mengambil maksimal 10 orang setiap kecamatannya, yakni 5 orang sebagai PPK dan 5 lainnya sebagai cadangan.

Lanjutnya lagi, bahwa Kota Medan meliputi 21 kecamatan. Kecamatan Medan Polonia menjadi satu-satunya kecamatan dengan jumlah pendaftar minimal, yakni 10 orang. Dari hasil ujian CAT yabg telah dilaksanakan itu, hanya tersisa 7 peserta. Sedangkan 20 kecamatan lainnya, genap 10 orang. “Nanti akan kita perkecil jadi lima orang untuk setiap kecamatannya,” katanya.

Dijelaskannya, meski secara resmi KPU Medan baru akan mengumumkan hasil tes tertulis dengan metode CAT pada tanggal 3 Februari 2020 mendatang, tetapi sesungguhnya semua peserta telah mengetahui siapa peringkat 10 besar yang bakal diambil.

“Karena hasil CAT per kecamatan telah diumumkan kemarin, beberapa jam setelah ujian selesai. Dan KPU Medan juga sudah mempublish hasil CAT di Medsos dan Website resmi KPU Kota Medan,” tutupnya.(map/azw)

10 PAC PPP Dukung Akhyar Nasution, PPP Medan: Keputusan Tetap di Tangan Pusat

HADIR: Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi (tengah) menghadiri Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) IV serta Sekolah Politik Anggota DPRD Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se Sumatera Utara di Hotel Santika Dyandra, beberapa waktu lalu.
HADIR: Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi (tengah) menghadiri Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) IV serta Sekolah Politik Anggota DPRD Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se Sumatera Utara di Hotel Santika Dyandra, beberapa waktu lalu.
HADIR: Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi (tengah) menghadiri Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) IV serta Sekolah Politik Anggota DPRD Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se Sumatera Utara di Hotel Santika Dyandra, beberapa waktu lalu.
HADIR: Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi (tengah) menghadiri Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) IV serta Sekolah Politik Anggota DPRD Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se Sumatera Utara di Hotel Santika Dyandra, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dukungan 10 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Medan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution memberi angin segar untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Medan. Artinya, Akhyar merupakan kader murni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tak hanya mendapatkan dukungan dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP di Kota Medan saja, melainkan ada dari partai berlambang Kabah.

Wakil Ketua DPC PPP Medan, Abdul Rani SH mengatakan dukungan yang diberikan oleh 10 PAC PPP di Kota Medan adalah hal yang wajar serta merupakan hak demokrasi dari setiap orang. Namun, Rani mengatakan hal itu belum bisa disebut sebagai sikap mutlak PPP dalam mengusung Akhyar Nasution sebagai Calon Wali Kota Medan.

“Itu ya sah-sah saja, persoalan mendukung itukan hak dalam berdemokrasi. Tapi kita tahu dan teman-teman di PAC juga tahu bahwa PPP punya mekanisme dalam mengusung calon kepala daerah,” ucap Abdul Rani kepada Sumut Pos, Minggu (2/2).

Dikatakan Rani, PAC maupun pihaknya di DPC bahkan di dewan pimpinan wilayah (DPW) hanya bisa melaksanakan komunikasi politik guna memberikan rekomendasi hingga ke DPP, karena nantinya DPP lah yang berhak untuk menentukan akan mengusung calon yang akan maju di Pilkada Medan.

“Kemarin kita di DPC sudah ada 12 orang yang mendaftar dan menyampaikan visi misinya. Saat ini kita akan bawa hal itu kedalam rapim (rapat pimpinan) di tingkat DPC untuk direkomendasikan ksme DPP melalui DPW PPP Sumut,” katanya.

Diterangkan Rani, dari 12 nama yang sudah mendaftar ke penjaringan PPP Medan, nama Akhyar Nasution memang termasuk di dalamnya, selain nama Ihwan Ritonga, Hamdan Simbolon, Rusdi Sinuraya dan sejumlah nama lainnya yang juga terlihat mendaftar di sejumlah penjaringan partai politik lainnya di Kota Medan.

Ditanya terkait siapa-siapa saja yang akan direkomendasikan dari DPC PPP Medan ke DPP melalui DPW, Rani mengatakan berkeinginan untuk merekomendasikan semua nama tersebut. “Kalau secata pribadi, saya ingin merekomendasikan 12 nya, sebab mereka punya keinginan besar untuk membuat Kota Medan menjadi lebih baik. Nanti biar DPP yang memutuskan akan mengusung siapa,” ujarnya.

Terkhusus nama Akhyar Nasution, Rani mengakui tokoh yang akan menjadi calon ‘incumbent’ apabila jadi maju di Pilkada Medan ini akan menjadi salah satu calon yang punya nilai jual yanh tinggi.

“Akhyar punya nilai jual tinggi, beliau incumbent dan punya pengalaman, itu bagus tetapi calon-calon yang lain punya kelebihan yang lain juga,” jawabnya.

Soal Akhyar yang belum tentu mendapatkan dukungan dari partainya sendiri karena bakal majunya Bobby Nasution yang merupakan menantu Presiden RI Joko Widodo di Pilkada Medan 2020 dan disebut bakal didukung oleh PDIP, tak mau membuat Abdul Rani bicara semakin jauh.

“Itu internal PDIP. Kalau misalnya ternyata PDIP mendukung calon selain Akhyar, ya itu hak PDIP dan kita akan lihat bagaimana respon Akhyar kalau itu yang terjadi. Soal sikap PPP, ya kita tak mau berandai-andai, toh juga DPP (PPP) belum memutuskan apapun dalam mendukung calon yang akan diusung,” tegasnya.

Kepada Sumut Pos, Sekretaris DPC PDIP Medan yang juga merupakan Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan, Robi Barus mengatakan bahwa sikap yang diambil oleh PAC PPP Medan adalah hal yang wajar-wajar saja.

“Ya silahkan saja, itu sah-sah saja, masih wajar saja, karena setiap partai politik berhak untuk mendukung siapa saja, baik kadernya maupun bukan,” kata Robi.

Tetapi kata Robi, saat ini PDIP tidak mau memikirkan hal itu. Sebab hingga saat ini, DPP PDIP sendiri juga belum menentukan apakah akan mendukung Akhyar atau tidak pada Pilkada Medan nanti.

“Tapikan DPP PDIP sendiri belum memutuskan apapun, maka biarkan saja proses ini berjalan dulu. DPP punya hak penuh dalam mendukung siapapun yang dinilainya pantas untuk diusung, dan kami di DPC PDIP Medan siap mendukung dan memenangkan siapapun nantinya yang akan diputuskan DPP untuk maju di Pilkada Medan,” tutupnya.

Seperti diketahui, 10 PAC PPP Medan mendukung Akhyar Nasution di Pilkada Medan 2020. Pernyataan itu disebut saat rapat pimpinan cabang dan syukuran hari lahir (Harlah) ke-47 tahun PPP Kota Medan di Hotel Garuda Plaza, Jumat (31/1) malam. Kegiatan tersebut sekaligus untuk melaksanakan agenda pemaparan visi misi dari seluruh bakal calon wali kota dan wakil wali kota Medan yang mendaftar ke DPC PPP Medan.

Walaupun hanya mendapatkan 1 kursi di DPRD Medan, namun penjaringan yang dibuka oleh DPC PPP Medan cukup mendapatkan respon positif dari para Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan. Pasalnya, terdapat 12 nama yang turut mendaftar di penjaringan yang dibuka oleh PPP Medan tersebut. (map/azw)

DPR Pastikan Pembahasan Omnibus Law Terbuka Libatkan Buruh

JELASKAN: Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lenamen menjelaskan kepada media soal pembasahan Omnibus Law yang terbuka serta leibatkan buruh.
JELASKAN: Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lenamen menjelaskan kepada media soal pembasahan Omnibus Law yang terbuka serta leibatkan buruh.
JELASKAN: Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lenamen menjelaskan kepada media soal pembasahan Omnibus Law yang terbuka serta leibatkan buruh.
JELASKAN: Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lenamen menjelaskan kepada media soal pembasahan Omnibus Law yang terbuka serta leibatkan buruh.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Omnibus Law Undang-undang Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker) diperkirakan akan segera masuk proses pembahasan legislatif. Pada Senin (3/2) mendatang diperkirakan draft dan Surat Presiden (Surpres) sudah masuk meja DPR RI.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena memastikan nantinya pembahasan omnibus law dilakukan secara terbuka. Semua pihak bisa ikut meng awasi prosesnya hingga pengesahan.

“Di DPR kan selalu terbuka. Jadi akan mengajak semua pihak,”kata Melki di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (1/2).

Selain itu, legislator partai Golkar itu pun memastikan akan melibatkan elemen buruh dalam proses pembahasan. Tak hanya itu, para pekerja informal pun akan diajak duduk bersama untuk diminta pandangannya.

Hal itu dilakukan karena jumlah pekerja informal di Indonesia angkanya cukup tinggi sekitar 57 juta orang, sedangkan pekerja formal sekitar 74 juta orang. Pandangan dari mereka tentu sangat penting karena omnibus law Ciptaker ini akan bersentuhan langsung dengan pekerja.

“Semua akan kita undang. Jadi baik buruh maupun pekerja formal lain, maupun pekerja informal misal warung atau pekerja informal lain akan kita undang,”jelas Melki.

Sebelumnya, Melki mengatakan draft beserta Surpres omnibus law Ciptaker akan sampai ke meja pimpinan dewan pada Senin (3/2) mendatang. “Saya dengar katanya Senin mau masuk ini. Surpresnya masuk beserta bahannya jika tidak ada perubahan lagi,” ujar Melki di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (1/2).

Melki mengatakan, pada Senin mendatang, DPR sendiri telah menjadwalkan adanya rapat paripurna. Apabila rencana penyerahan draft omnibus law tidak molor, maka DPR akan langsung memasukkan agenda pembahasan omnibus law pada rapat paripurna tersebut.

Setelah paripurna dilakukan, maka proses pembahasan oleh internal DPR akan berjalan. Nantinya pimpinan DPR akan mengambil keputusan pem bahasan omnibus law ini akan dilakukan oleh Badan Legislatif (Baleg), Panitia Khusus (Pansus), maupun jalur lainnya. (jpnn)

Gus Sholah Meninggal Dunia

KH Sholahudin Wahid
KH Sholahudin Wahid
KH Sholahudin Wahid

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – KH Sholahudin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah meninggal dunia pada Minggu (2/2) pukul 20.55 WIB.

Kabar meninggalnya Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, itu disampaikan Irfan Asy’ari Sudirman Wahid atau yang biasa dipanggil Ipang Wahid melalui akun twitter-nya, @irfanwahid.

“Gus Sholah baru saja wafat, pada pukul 20.55 WIB. Mohon dimaafkan seluruh kesalahan. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu,” tulis Ipang Wahid, putra Gus Sholah.

Sebelum meninggal, KH Sholahudin Wahid dikabarkan mengalami penurunan kesehatan setelah operasi jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta.

Mundir Pembinaan Pesantren Ponpes Tebuireng, Jombang, Lukman Hakim di Jombang, Minggu (2/2) siang mengatakan, Gus Sholah memang beberapa waktu terakhir masuk dan keluar rumah sakit.

Namun, Gus Sholah juga langsung mendapatkan perawatan ketika mengalami penurunan kesehatan.

Ipang Wahid sebelumnya juga mengabarkan kesehatan Gus Sholah. Seperti yang dikutip dari akun twiternya.

“Asslm ww. Dengan kerendahan hati, kami mohon keikhlasan doa untuk Ayahanda kami @Gus_Sholah yg sedang dalam keadaan kritis. Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan, kekuatan, kesabaran & yang terbaik bagi Beliau. Semoga Allah SWT mencabut sakit Beliau tanpa disertai rasa sakit,” katanya melalui akun twitternya @ipangwahid, Minggu.

Gus Solah sempat menjalani tindakan medis ablasi. Operasi itu dilakukan karena ada masalah pada selaput jantungnya. Padahal, Gus Sholah sebelumnya telah sukses menjalani operasi untuk mengatasi gangguan irama jantung atau ablasi di rumah sakit. Setelah itu, Gus Sholah dibolehkan pulang.

Beberapa hari di rumah, tubuh Gus Sholah kembali lemas sehingga keluarga langsung membawanya kembali ke rumah sakit. Ulama sepuh NU itu dirawat di rumah sakit sejak 31 Januari 2020. (sam/antara/jpnn)

Pesona Colorful Medan, Suguhkan Berbagai Budaya & Seni

PESONA COLORFUL MEDAN: Berbagai tarian, aktraksi seni budaya, ditampilkan pada acara Pesona Colorful Medan yang digelar di Jalan Pulau Pinang, Sabtu (1/2) malam. Di acara itu, para pengunjung juga dapat menikmati ragam sajian kuliner di Kota Medan yang sudah terkenal kelezatannya. Sedangkan antusias warga Kota Medan cukup tinggi menyaksikan acara tersebut yang digelar hingga larut malam.
PESONA COLORFUL MEDAN: Berbagai tarian, aktraksi seni budaya, ditampilkan pada acara Pesona Colorful Medan yang digelar di Jalan Pulau Pinang, Sabtu (1/2) malam. Di acara itu, para pengunjung juga dapat menikmati ragam sajian kuliner di Kota Medan yang sudah terkenal kelezatannya. Sedangkan antusias warga Kota Medan cukup tinggi menyaksikan acara tersebut yang digelar hingga larut malam.
PESONA COLORFUL MEDAN: Berbagai tarian, aktraksi seni budaya, ditampilkan pada acara Pesona Colorful Medan yang digelar di Jalan Pulau Pinang, Sabtu (1/2) malam.  Di acara itu, para pengunjung juga dapat menikmati ragam sajian kuliner di Kota Medan yang sudah terkenal kelezatannya. Sedangkan antusias warga Kota Medan cukup tinggi menyaksikan acara tersebut yang digelar hingga larut malam.
PESONA COLORFUL MEDAN: Berbagai tarian, aktraksi seni budaya, ditampilkan pada acara Pesona Colorful Medan yang digelar di Jalan Pulau Pinang, Sabtu (1/2) malam. Di acara itu, para pengunjung juga dapat menikmati ragam sajian kuliner di Kota Medan yang sudah terkenal kelezatannya. Sedangkan antusias warga Kota Medan cukup tinggi menyaksikan acara tersebut yang digelar hingga larut malam.

Pemko Medan menyuguhkan berbagai kebudayaan dan seni etnis yang mendiami Kota Medan yang digelar dalam acara dalam sebuah acara yang bertajuk Pesona Colorfull Medan. Acara ini digelar di Jalan Pulau Pinang, Sabtu (1/2) malamn

Acara ini pun disambut antusias oleh masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke Kota Medan. Hal ini terbukti dari ramainya pengunjung yang menyaksikan acara ini. “Masyarakat Kota Medan harus bangga dengan keberagaman yang kita miliki. Keberagaman ini yang sesungguhnya menjadi kekayaan kita, untuk itu keharmonisan yang selama ini sudah ada harus terus dijaga sehingga kita dapat bersama-sama membangun kota Medan yang kita cintai,” ujar Pelaksana Tugas (PLT) Wali Kota Medan Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si dalam acara tersebut.

Selain menampilkan ragam seni budaya, Pesona Colorful Medan ini juga menyajikan berbagai kuliner khas kota Medan, para pengunjung dapat menikmati ragam sajian kuliner yang sudah terkenal dengan kelezatanya. “Kita patut berbangga hati dengan tinggal di kota yang memiliki multikultural, selain budaya dan seni tentunya Kota Medan juga memiliki keberagaman kuliner yang lezat. Potensi ini juga harus kita kelola dengan baik sebagai daya tarik wisata,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini Akhyar juga melaunching gelaran pesta diskon terbesar di Kota Medan yang diberi nama Medan Great Sale 2020 dengan ditandai penekanan tombol sirine. Nantinya, akan banyak diskon di berbagai merchant yang ada di Kota Medan. Tujuan Medan Great Sale ini tentunya untuk menarik wisatawan yang berkunjung ke Kota Medan.

Pesona Colorful Medan ini sendiri berlangsung hingga menjelang larut malam, bahkan suasana semakin meriah tatkala Akhyar ikut menari bersama dengan pengunjung yang hadir diiringi dengan lagu tanjung katung. Selain dihadiri Plt Wali Kota Medan, acara Pesona Colorful Medan ini turut dihadiri Konjen Malaysia di Medan, Anggota DPRD Kota Medan, Pimpinan OPD dan Camat.

Beragam seni dan budaya khas kota Medan seperti tarian dan lagu-lagu daerah ditampilkan dalam acara bertajuk Pesona Colorful Medan. Melihat antusias yang begitu tinggi dari masyarakat, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H.Akhyar Nasution MSi yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi dengan digelarnya acara ini sebagai wadah mempromosikan kekayaan Kota Medan. Karena Plt Wali Kota Medan menilai keberagaman suku etnis yang ada di Kota Medan merupakan kekayaan yang sesungguhnya yang di miliki Kota Medan.

Pesona Colorful Medan ini sendiri berlangsung hingga menjelang larut malam, bahkan suasana semakin meriah takala Plt Wali Kota Medan ikut menari bersama dengan pengunjung yang hadir diiringi dengan lagu tanjung katung. Selain itu juga guna semakin menambah daya tarik pariwisata di Kota Medan, dalam kesempatan ini Plt Wali Kota Medan juga melaunching Medan Great Sale 2020 dengan ditandai penekanan tombol sirine.

Dalam great sale ini akan banyak diskon yang diberikan untuk berbagai produk termasuk juga hotel. Selain dihadiri Plt Wali Kota Medan, acara Pesona Colorful Medan ini turut dihadiri Konjen Malaysia di Medan, Anggota DPRD Kota Medan, Pimpinan OPD dan Camat.(map)

Perayaan Imlek Bersama Yasora, Momen Tingkatkan Silaturahim & Persaudaraan

IMLEK BERSAMA: Jajaran Pengurus dan Keluarga Besar Yasora, diabadikan bersama, pada perayaan Imlek Bersama di Aula Yasora Lantai 3 Jalan Logam Medan, Minggu (2/2/2020).
IMLEK BERSAMA: Jajaran Pengurus dan Keluarga Besar Yasora, diabadikan bersama, pada perayaan Imlek Bersama di Aula Yasora Lantai 3 Jalan Logam Medan, Minggu (2/2/2020).
IMLEK BERSAMA: Jajaran Pengurus dan Keluarga Besar Yasora, diabadikan bersama, pada perayaan Imlek Bersama di Aula Yasora Lantai 3 Jalan Logam Medan, Minggu (2/2/2020).
IMLEK BERSAMA: Jajaran Pengurus dan Keluarga Besar Yasora, diabadikan bersama, pada perayaan Imlek Bersama di Aula Yasora Lantai 3 Jalan Logam Medan, Minggu (2/2/2020).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Perayaan Imlek Bersama menjadi momen tepat untuk meningkatkan silaturahmi dan persaudaraan, baik sesama pengurus di Medan dan sejumlah perwakilan daerah serta karyawan lainnya di Yayasan Sosial Angsapura (Yasora). Perayaan diharapkan dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan agar Angsapura lebih baik lagi di masa mendatang.

Hal tersebut diharapkan Ketua Umum Yasora Medan Tony Harsono dalam perayaan Imlek Bersama Keluarga Besar Yasora di Aula Yasora Lantai 3 Jalan Logam Medan, Minggu (2/2) Perayaan Imlek Bersama 2571 bertepatan dengan shio Tikus Logam tersebut turut dihadiri, Ketua Kehormatan Senior Eddy Chandra dan Ardjan Leo, Wakil Ketua Pembina Johannes Leo, Sekretaris Pembina Tarman Hartono SE MM, Ketua dan Anggota Pengawas Pendi, Rudy Sugianto, Johan Efendi, Hasanudin, dr Hasan Halimoen, Willy Pranata SE, Penasehat Hukum P Situmorng SH CN.

Ketua Membidangi Organisasi dan Humas Franky Wistan, Ketua Membidangi Sosial Haryanto/Aho, Ketua Membidangi Kesehatan dr Sunario Salim MKT, Ketua Membidangi Pemeriksa dan Keuangan Eddy Iskandar, Ketua Membidangi Pendidikan dr Leo Mery MKes, Bendahara II Melinda, Wakabid Organisasi dan Humas Robinson Tok, Kabid Sosial BPA Tok Tong Che SE, Ir Fuad, Ketua dan Pengurus Yasora Perwakilan serta para karyawan dan keluarga besar Yasora lainnya.

Dalam kesempatan itu Ketum Yasora Tony Harsono atas nama Pengurus dan jajaran Angsapura lainnya menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2571.

“Saya berharap silaturahmi dalam perayaan Imlek dapat dipelihara dan ditingkatkan dengan baik lagi. Ini juga bisa menjadi sebuah media untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan di antara sesama pengurus, karyawan dan keluarga besar Yasora lainnya,” jelasnya.

Di bagian lain, Tony Harsono juga menyebutkan, perayaan Tahun Baru Imlek Bersama Keluarga Besar Yasora merupakan open house untuk saling mengunjungi dan bersilaturahmi. Kemudian saling berbagi sukacita.

“Kami berharap rangkaian kegiatan Tahun Baru Imlek dapat membawa kebahagiaan, gembira dan sukacita, baik bagi pengurus maupun karyawan Angsapura. Semoga di tahun tikus logam ini semua saling menghormati satu dengan yang lainnya, sehingga kita dapat hidup harmonis, rukun dan damai,” terangnya.

Tony Harsono menambahkan, semoga di tahun tikus logam membuat kita menjadi lebih semangat dan cerdik dalam menjalankan kerja di bidang masing-masing. “Kita harus kerja keras dan tetap semangat,” ujarnya sambil mengatakan tikus merupakan binatang cerdik dan lincah yang memiliki urutan nomor pertama dalam 12 urutan shio.

Perayaan Imlek Bersama Keluarga Besar Yasora dirangkai dengan pemberian angpao kepada karyawan, makan siang bersama dan menikmati menu makanan tradisional Imlek dan buah-buahan segar lainnya. (ila)

CFD Jadi Sentra Olahraga dan UKM

RAPAT:Sekretaris Dispora Medan, Drs H A’zam Nasution MAP (kanan) saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan CFD 2020. deking/sumutpos
RAPAT:Sekretaris Dispora Medan, Drs H A’zam Nasution MAP (kanan) saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan CFD 2020. 
deking/sumutpos
RAPAT:Sekretaris Dispora Medan, Drs H A’zam Nasution MAP (kanan) saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan CFD 2020. deking/sumutpos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bertekad menggelar Car Free Day (CFD) 2020, lebih baik dari sebelumnya. Mereka ingin CFD tersebut menjadi sentra olahraga dan industri kreatif.

“Kita ingin CDF 2020 lebih baik dari sebelumnya. Untuk itu, kita melakukan persiapan matang sebelum menggelarnya,” ujar Kadispora Medan diwakili Sekretaris Drs H A’zam Nasution MAP di Medan, kemarin.

Disebutkan, Dispora memiliki keinginan menjadikan CFD sebagai ikon kota Medan. “Kita ingin CFD bukan hanya seremonial semata, tapi bisa memberikan dampak kepada masyarakat,” ungkapnya.

Untuk itu, CFD 2020 yang akan dimulai pada 9 Fabruari mendatang, bakal menjadi sentra olahraga dan industri kreatif. Kali ini, CFD akan memberikan kesempata kepada pelaku UMKM di Medan.

“Kita ingin pelaku UMKM di Medan ambil bagian pada CFD nanti. Mereka bisa menjadikan CFD ini sebagai ajang sosialisasi dan promosi,” jelasnya.

Sedangkan untuk olahraga, Dispora Medan memberikan kesempatan kepada cabang olahraga kurant populer. “Banyak cabang olahraga kurang populer dan kesulitan mencari atlet. Kita memberikan kesempatan kepada mereka untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat di CFD ini,” paparnya.

A’zam sadar, untuk mewujudkan CFD sebagai ikon Kota Medan memang tidak gampang. Untuk itu, dia mengharapkan dukungan semua pihak, khususnya OPD di Pemko Medan.

“OPD lainnya mungkin bisa memfasilitasi pelaku industri kreatif untuk ambil bagian pada CFD ini. Sedangkan untuk cabang olahraga, bisa mendaftar ke Dispora Medan,” pungkasnya. (dek/ila)