Home Blog Page 4929

UAS Tausiah di Masjid Istiqomah PD Pasar Medan, Pedagang Harus Jujur & Amanah

CERAMAH: Ustad Abdul Somad saat ceramah di Masjid Istiqomah PD Pasar Kota Medan, tepatnya di lantai III Pasar Petisah Kota Medan, Kamis (14/11). markus/sumut pos
CERAMAH: Ustad Abdul Somad saat ceramah di Masjid Istiqomah PD Pasar Kota Medan, tepatnya di lantai III Pasar Petisah Kota Medan, Kamis (14/11).
markus/sumut pos
CERAMAH: Ustad Abdul Somad saat ceramah di Masjid Istiqomah PD Pasar Kota Medan, tepatnya di lantai III Pasar Petisah Kota Medan, Kamis (14/11). markus/sumut pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ustad Abdul Somad (UAS) memberikan tausiahnya pada Kajian Akbar di Masjid Istiqomah PD Pasar Kota Medan, tepatnya di lantai III Pasar Petisah Kota Medan, Kamis (14/11) usai Salat Zuhur.

Dalam tausiahnya, UAS mengingatkan para pedagang di Kota Medan untuk selalu berlaku jujur dan amanah sebagai pedagang seperti hal nya yang diajarkan oleh Nabi Besar Muhammad SAW yang juga merupakan seorang pedagang besar.

“Agama Islam justru menganjurkan umat Islam untuk berdagang, tetapi harus menjadi pedagang yang jujur dan amanah sebagai cerminan seorang muslim. Dan satu hal yang penting, umat islam juga harus membayar zakat,” ucap UAS saat mengisi kajian Akbar.

Terkhusus kepada para pedagang di Pasar Petisah, UAS meminta agar bersemangat menjalankan usahanya dalam berdagang. Sebab selain sebagai profesi, berdagang atau mencari nafkah juga merupakan ladang ibadah.

“Umat Islam harus bersemangat untuk berdagang, orientasinya apa? Untuk membangun masjid, menolong sesama, bersedekah dan semua hal dijalan Allah. Masjid (Istiqomah) ini sudah tua, sudah 30 tahun, masjid ini harus segera dibangun kembali, harus direnovasi. Semangat pedagang di Petisah ini harus ada untuk itu,” ujarnya.

Memberikan infaq dan sedekah untuk membangun Masjid, kata UAS, justru sebagai keuntungan terbesar bagi seorang umat Islam. Sebab, hal itu merupakan amal jariyah yang pahalanya tetap bisa mengalir kepada orang yang berinfaq tersebut.

“Sedekah kita, infaq kita, tetap bisa mengalir pahalanya kepada kita disaat kita sudah meninggal dunia sekalipun. Saya percaya pedagang di Kota Medan bisa melakukan hal ini, saling membantu satu sama lain sehingga kehidupan umat di Kota Medan bisa lebih sejahtera, Kota Medan pun bisa lebih maju,” tuturnya.

Terkait Bom bunuh diri yang baru terjadi di Mapoltabes Kota Medan, Rabu (13/11) yang lalu, UAS mengatakan bahwa hal itu bukanlah cerminan dari Agama Islam dan ia meminta agar hal itu tidak dikait-kaitkan dengan agama Islam.

“Islam tidak pernah menyebutkan bahwa orang bisa masuk surga dengan membunuh orang, itu tidak benar. Islam tidak pernah mengajarkan hal seperti itu, itu bukan ajaran Islam, itu oknum perusak,” tegasnya.

Turut hadir dalam acara itu, Ustad Derry Sulaiman, Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya, seluruh Kepala Pasar di Kota Medan dan seluruh Staf Direksi PD Pasar bergama Islam, Para Pedagang Pasar, dan seribuan umat Islam dari sekitar Kota Medan. (map/ila)

Warung di Bantaran Sungai Deli Dibongkar, Pedagang Sempat Melawan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Medan Marelan bersama Satpol PP Kota Medan membongkar sejumlah warung yang berdiri di bantaran Sungai Deli di Kecamatan Medan Marelan, Kamis (14/11).

Pembongkaran warung di sepanjang Jalan Datuk Rubiah, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan sempat mendapat perlawanan pemilik warung. Bahkan, para pedagang menyesalkan sikap petugas menertibkan bangunan liar tidak merata.

Meski mendapat perlawanan, namun pembongkar paksa puluhan bangunan berupa warung, cafe dan pondok yang berdiri di bantaran Sungai Deli tetap dilakukan dengan menggunakan alat berat.

“Semua cafe dan warung dibongkar namun warung-warung yang ada di sepanjang Jalan Speksi Kelurahan Rengas Pulau berakhir di Warung Deli tidak turut dibongkar,” teriak seorang pemilik warung protes kepada petugas Satpol PP.

Meski mendapat protes keras, namun petugas Satpol PP tetap membongkar paksa bangunan yang terbuat dari papan tersebut.

Seperti diketahui keberadaan warung dan cafe-cafe tersebut sangat meresahkan warga masyarakat. Apalagi selama ini pihak Camat Medan Marelan enggan melakukan penertiban terhadap ratusan bangunan liar yang berdiri di bantaran Sungai Deli.

Camat Medan Marelan, M Yunus dikonfirmasi tidak mau berkomentar atas penertiban bangunan liar tersebut. (fac/ila)

Habis-habisan, PSMS vs Martapura FC

GOL: Pemain PSMS Medan merayakan gol ke gawang lawan, belum lama ini. Melawan Martapura FC, PSMS bakal bermain habis-habisan. triadi wibowo/sumut pos
GOL: Pemain PSMS Medan merayakan gol ke gawang lawan, belum lama ini. Melawan Martapura FC, PSMS bakal bermain habis-habisan.
triadi wibowo/sumut pos
GOL: Pemain PSMS Medan merayakan gol ke gawang lawan, belum lama ini. Melawan Martapura FC, PSMS bakal bermain habis-habisan. triadi wibowo/sumut pos

SUMUTPOS.CO – Menghadapi wakil Kalimantan, Martapura FC, di laga kedua Babak 8 Besar Liga 2 2019, PSMS Medan mengusung misi ‘habis-habisan’. Karena jika kalah di pertandingan ini, peluang skuad Ayam Kinantan lolos ke semifinal, bakal semakin kecil.

PSMS bentrok Martapura bakal digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Kamis (14/11) sore. Di pertandingan pertama, PSMS harus rela berbagi poin dengan Persik Kediri, yang berakhir dengan skor 1-1. Hasil ini juga secara berurutan menempatkan PSMS dan Persik di urutan kedua dan ketiga klasemen sementara Grup B, dengan koleksi masing-masing satu poin.

Laga ini pun tak kalah krusial bagi Martapura, yang pada laga perdana kalah secara dramatis dari Persita Tangerang dengan skor 2-3. Dari hasil ini, Martapura menjadi juru kunci Grup B tanpa poin, dan Persita sebagai pemuncak klasemen sementara dengan 3 poin. Karena itu, Martapura tentu sangat butuh poin penuh untuk menjaga asa melaju ke tahap selanjutnya.

Kalah di laga kedua ini, jelas akan menjadi malapetaka besar yang tak hanya sekadar dapat menyulitkan, bahkan bisa saja menutup rapat peluang Martapura ke semifinal. Dan satu-satunya peluang untuk mendulang poin adalah di laga terakhir kontra Persik, Minggu (17/11) mendatang. Begitupun, poin maksimal yang bisa didapat hanya 3 poin. Itu, tak akan cukup menyalip raihan poin PSMS, karena sudah mengantongi 4 poin, jika menang di pertandingan ini.

Sementara PSMS, akan menghasilkan maksimal hanya 4 poin, jika kalah di laga ini, dan menang saat menghadapi Persita di laga pamungkas. Dan ini akan menjadi jalan yang sangat berat menuju semifinal, karena harus bergantung dari hasil laga tim lainnya di Grup B.

Dengan situasi ini, pertandingan ini berpotensi mempertontonkan duel intensitas tinggi.

Selain terpuruk di dasar klasemen sementara, Martapura juga berpotensi tak diperkuat beberapa pilarnya. Seperti 2 penggawa lini tengah Agus Setia Wibowo dan Amirul Mukminin, yang dibekap cedera.

“Bowo kami tarik karena mengalami masalah pada kakinya yang tertarik. Sementara Amirul terpaksa dikeluarkan karena angkelnya bermasalah,” ungkap Pelatih Martapura Frans Sinatra Huwae, usai laga kontra Persita.

Namun untuk menghadapi PSMS, Frans mengaku, skuad asuhannya punya optimisme tinggi mengejar tiket ke babak semifinal. Menghadapi 2 partai sisa melawan PSMS dan Persik, dia berharap, anak asuhnya kembali tampil dengan semangat juang tinggi. “Soal komunikasi pemain akan dibenahi lagi di 2 laga terakhir ini. Semangat pemain juga akan ditingkatkan,” katanya.

Di 2 laga terakhir ini, dia tidak mau Laskar Sultan Adam mengalami kekalahan lagi. “Kami harus menang di 2 laga terakhir,” tegas Frans optimis.

Sementara itu, PSMS pun tak mau merasakan pahitnya kekalahan. Pelatih PSMS, Jafri Sastra mengaku, tak mau ambil pusing dengan hanya mementingkan satu laga saja. Terpenting baginya, fokus mempersiapkan mental tim dan strategi. “Kalau peluang, mari kita lihat bersama nanti. Yang penting main dulu, jangan pikirkan lolos atau tidaknya. Terpenting pada pertandingan selanjutnya, mental dan kepercayan diri para pemain harus diperbaiki dulu. Dan tentu kami akan bermain habis-habisan,” jelasnya, baru-baru ini.

“Semua tim pasti menginginkan menang. Kata-kata ‘wajib menang’ tak perlu diucapkan. Sekarang bagaimana tim tampil maksimal di laga-laga berikutnya. Sekarang tergantung pemain, kalau mereka punya kemauan dan ambisi kuat, insya Allah kemenangan tentu bisa tercapai,” pungkas Jafri. (bbs/saz)

HUT ke-74 Brimob, Rusdi Kirana & Siti Nurbaya Dianugerahi Warga

Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana (dua dari kini) melakukan salam komando usai menerima anugerah Tamu Kehormatan Korps Brimob.

DEPOK, SUMUTPOS.CO – Upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-74 Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri dilaksanakan di Lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (14/11/19). Upacara dipimpin Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Pada acara bertema Keberagaman Indonesia itu, Brimob memberikan penghargaan ‘Warga Kehormatan Korps Brimob’ bagi Dubes RI untuk Malaysia sekaligus pendiri Lion Air Group Rusdi Kirana. Mako Brimob memberi penganugerahan kepada Rusdi Kirana karena telah memberikan dukungan untuk pergeseran aparat dari Sabang hingga Merauke secara tepat waktu.

Selain Rusdi Kirana, sejumlah tokoh lain juga mendapatkan gelar serupa, seperti Siti Nurbaya Bakar (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan), Urianto Muslimin (Direktur Utama PT. Adjie Bangun Properti); dan H Samahuddin SE (Bupati Buton Tengah).

Dalam amanatnya, Kapolri Idham Azis menginstruksikan Korps Brimob agar bersiap mengamankan berbagai agenda nasional yang akan dihadapi 41.170 anggota Brimob dalam satu tahun ke depan, salah satunya Pilkada Serentak 2020.

“Pada kesempatan ini saya juga mengingatkan berbagai tantangan tugas ke depan yang akan kita hadapi antara lain pelaksana Operasi Lilin 2019, Pilkada Serentak tahun 2020 di 270 wilayah, yang terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten, 37 kota, serta PON ke-20 yang akan berlangsung di Papua,” kata Idham Azis.

Kapolri juga menyampaikan ketujuh program prioritas itu antara lain: mewujudkan SDM unggul, pemantapan Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), penguatan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, pemantapan manajemen media, penguatan sinergi polisional, penataan kelembagaan, dan penguatan pengawasan.

“Implementasi dari program kebijakan promoter selama tiga tahun terakhir telah menunjukkan hasil yang signifikan yaitu meningkatnya kercayaan masyarakst terhadap Polri. oleh sebab itu dalam masa kepemimpinan saya program ini akan terus saya lanjutkan,” ujarnya seperti dilansir suara.com.

Dalam upacara ini juga hadir sejumlah pejabat negara antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua KPK Agus Rahardjo, Danjen Kopassus Mayjen (TNI) I Nyoman Cantiasa, dan Dankorbrimob Irjen Pol Anang Revandoko. (berbagai sumber/msg)

BI Luncurkan QRIS Unggul Transaksi Satu Barcode

TUNJUK: Warga sedang menunjukkan barcode QRIS dari aplikasi BI.
TUNJUK: Warga sedang menunjukkan barcode QRIS dari aplikasi BI.
TUNJUK: Warga sedang menunjukkan barcode QRIS dari aplikasi BI.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meluncurkan Quick Response Indonesia Standart (QRIS) dengan sistem pembayaran dengan satu barcode. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan transaksi nontunai di Kota Medan.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut, Wiwiek Sisto Widayat menjelaskan pihaknya sepakat menggunakan QRIS sebagai salah satu instrumen pembayaran nontunai bisa dilakukan transaksi melalui penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) seperti OVO, Gopay dan lainnya.

“Program QRIS ini bertujuan untuk menjaga kelancaran dan akurasi dari sistem pembayaran, dimana memiliki karakteristik UNGGUL (Universal, Gampang, Untung dan Langsung). Kita harus mengikuti perkembangan sistem pembayaran, yang mana sekarang tidak hanya tunai tetapi sudah berkembang menjadi nontunai,” ucap Wiwiek kepada wartawan di Medan, Rabu (13/11).

Wiwiek mengungkapkan BI melihat pertumbuhan transaksi nontunai di Indonesia yang melakukan transaksi nontunai sangat besar yakni diatas 225 juta. Dengan itu, mengindikasikan bahwa transaksi nontunai cenderung lebih disukai oleh masyarakat Indonesia saat ini terutama generasi milenial karena lebih efisien, mudah dan cepat.

“Ini menjadi langkah awal penerapan QRIS, tidak hanya di rumah ibadah tetapi juga di pasar, universitas, serta merchant-merchant. Ke depan, kita akan sosialisasikan lebih masif lagi terkait QRIS ini kepada masyarakat. Dimana nantinya Grand Launching QRIS khususnya di Sumut akan dilakukan di awal tahun 2020,” pungkasnya. (gus/ram)

MarCom Award 2019, PGN Raih 3 Penghargaan

PERIKSA: Karyawan PGN Area Medan saat memeriksa pipa penyaluran gas di Hotel Cambridge Medan, beberapa waktu yang lalu.
PERIKSA: 
Karyawan PGN Area Medan saat memeriksa pipa penyaluran gas di Hotel Cambridge Medan, beberapa waktu yang lalu.
PERIKSA: Karyawan PGN Area Medan saat memeriksa pipa penyaluran gas di Hotel Cambridge Medan, beberapa waktu yang lalu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk kembali meraih penghargaan Internasional yaitu MarCom Awards 2019. MarCom Awards merupakan bentuk penghormatan terhadap keunggulan dalam bidang pemasaran dan komunikasi, serta mengakui krativitas, kemurahan hati dan kerja keras para profesional industri.

Sejak 2004, Marcom sudah menjadi salah satu penghargaan kreatif terluas di dunia. Setiap tahun, sekitar 6.000 entri profesional, baik cetak dan digital terdaftar dari berbagai negara.

Untuk penghargaan kali ini, PGN menjadi “winner” dalam tiga kategori sekaligus, yakni Platinum Winner dalam kategori Marketing/ Promotion Campaign – Digital Marketing, Platimum Winner dalam kategori Social Media – Social Branding Campaign dan Gold Winner dalam kategori Design (Print) – Packaging.

Penerima Platinum Winners telah melalui penilaian dengan skor 90-100, Gold Winners dengan skor 80-89 dan skor 70-79 untuk Honorable Mention Winners. Marcom dikelola oleh Association of Maketing and Communication Professionals (AMCP). Sebuah organisasi internaional yang beranggotaka ribuan profesional di bidang pemasaran, komunikasi, periklanan, web digital, dan public relation. AMCP adalah pihak ketiga yang mengevaluasi pada karya-karya unggul industri kreatif. Organisasi ini telah menghitung lebih dari 200.000 entri dari seluruh dunia sejak terbentuknya pada tahun 1994.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengucapkan rasa syukur dan bangga dengan raihan PGN dalam ajang ini. Tak lupa juga ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi maksimal untuk PGN sehingga bisa meraih tiga penghargaan ini.

“PGN menjadi satu-satunya peserta dari Indonesia yang berhasil mendapatkan penghargaan bergensi ini, pencapaian ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi PGN yang kini telah menjadi Sub-Holding Gas,” ujar Rachmat, Rabu (13/11).

Dengan penghargaan ini, menunjukkan PGN bawah PGN berkomitmen dalam mengelola pemasaran dan komunikasi perusahaan. Tak hanya berkomitmen untuk mengembangkan insfrastruktur, tetapi juga menaruh perhatian besar pada bagaimana PGN melayani pelanggan dalam kegiatan dan produk pemasaran sehingga bisa memperluas pangsa pasar dan makin tepat sasaran.

Selama ini PGN berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan. Pengembangan infrastruktur gas dan LNG yang ditawarkan, bertujuan agar memberikan manfaat bagi masyarakat. PGN selalu mengedepankan berbagai inisiatif dan inovasi untuk penunjang pembangunan infrastruktur gas bumi, peningkatan ketahanan pasokan dan pemanfaatan gas bumi agar mampu dirasakan manfaatnya oleh semua pelanggan secara nyata.

PGN mengupayakan strategi komunikasi dan pemasaran yang efektif dan efisien melalui berbagai media. Komunikasi dan pemasaran melalui media digital juga penting, dengan fitur penunjang yang mumpuni dapat menunjang peran PGN sebagai Subholding gas di Indonesia dan lebih dekat dengan para pelanggan. Dengan penghargaan ini, juga membuktikan bahwa PGN semakin kompetitif dalam menghadapi era persaingan industri 4.0 saat ini.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi dan respon positif atas perubahan yang dilakukan PGN, dalam memberikan peningkatan pelayanan kepada Pelanggan. Pendekatan yang dilakukan melalui social media dan starter pack Sinergi PGN, menjadi bentuk baru interaksi komunikasi dengan pelanggan maupun masyarakat luas. Dengan respon positif tersebut, diharapkan hadirnya jaringan gas di berbagai kota di Indonesia akan semakin meluas,” jelas Rachmat.

PGN kini hadir di lebih dari 50 Kota/ Kabupaten se-Indonesia, melayani lebih dari 300.000 Pelanggan melalui lebih dari 10.000 Km jaringan pipa gas yang terintegrasi. PGN juga mengoperasikan 2 FSRU, 1 land-based regasification terminal, 4 mobile refueling unit (MRU), dan 64 stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG). Dengan keahlian yang dipupuk selama 54 tahun, PGN memberikan kontribusi positif serta pertumbuhan perekonomian Indonesia. (rel/ram)

Pemkab Labura Rekrut 179 CASN

Ilustrasi
UJIAN: Para peserta CASN 2018 lalu mengikuti ujian seleksi. Tak jauh beda dengan tahun lalu, ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) menggunakan sistem CAT.

LABURA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara membuka penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) sebanyak 178 orang.

“Dibutuhkan kuota penerimaan CPNS tahun 2019 sebanyak 179 untuk Pemkab Labura,”ungkap Kepala Dinas Kominfo Labura, Sugeng, Rabu (13/11).

Dijelaskannya, formasi yang diberikan berjumlah 179 orang tersebut terdiri dari formasi khusus, formasi umum, tenaga kesehatan, tenaga pendidikan dan tenaga teknis lainnya.

Berikut daftar formasi yang bakal diisi adalah formasi khusus, kebutuhan sebanyak 7 orang. Formasi umum pada tenaga pendidikan 89 orang. Tenaga Teknis sebanyak 73 orang. Tenaga Kesehatan sebanyak 10 orang. (mag-13/han)

Maulid Nabi SAW 1441 Hijriah Pemkab Asahan, Bupati: Masyarakat Harus Mandiri

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Asisten II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan, Drs Jhon Hardi Nasution menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah, di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran, Kabupaten Asahan, Jalan Lintas Sumatra, Kecamatan Kisaran Barat, Rabu (13/11).

Asisten II Pemkab Asahan, Drs Jhon Hardi Nasution, MSi, mengatakan, bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad merupakan bentuk kecintaan terhadap Rasulullah.

Dimana tujuan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, hakikatnya adalah bagaimana kita dapat mencontoh teladan dan petunjuk yang telah beliau wariskan kepada para sahabat, kemudian generasi selanjutnya yang berangsur turun temurun sampai kepada kita umat saat ini.

“Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini kita dapat mengambil contohnya dan mengaplikasikanya dalam kehidupan sehari hari,”kata John Hardi

Untuk itulah dirinya menghimbau Masyarakat agar sejak dini dan mulai sekarang merubah pola pikir untuk Produktif. Masyarakat desa harus mampu hidup mandiri dengan potensi yang dimiliki, kita perlu membangung produk lokal yang ada di desa masing masing.

“Masyarakat Asahan juga agar senantiasa memelihara, menjaga dan meningkatkan kerukunan dan semangat saling menghargai,”bilangnya.

Sementara itu, Al Ustaz Drs. H Muhammad Samin Pane, MA dalam tausiahnya menyampaikan, perlunya menjauhkan diri dari sifat sombong dan ria. “Tentulah kita harus bisa menjauhi sifat angkuh dan sombong serta ria. Ini tidak baik,”bilangnya.

Peringatan maulid nabi dihadiri ratusan umat muslim Kabupaten Asahan, mulai dari unsur Forkopimda, Ketua MUI, Ketua IMTAQ, OPD, Para Camat, ASN, anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua, berbondong-bondong mendatangi masjid Kebanggaan di Kota Kisaran ini untuk mem peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H.(omi)

Wali Kota Buka FASI & Pekan Seni Islam BKPRMI

MEMBUKA: Bambang Sudaryono didampingi Wakil Ketua DPRD Tebingtinggi, Muhammad Azwar membuka kegiatan Festival Anak Sholeh Indonesia dan Pekan Seni Islam BKPRMI. sopian/sumut pos
MEMBUKA: Bambang Sudaryono didampingi Wakil Ketua DPRD Tebingtinggi, Muhammad Azwar membuka kegiatan Festival Anak Sholeh Indonesia dan Pekan Seni Islam BKPRMI.
sopian/sumut pos
MEMBUKA: Bambang Sudaryono didampingi Wakil Ketua DPRD Tebingtinggi, Muhammad Azwar membuka kegiatan Festival Anak Sholeh Indonesia dan Pekan Seni Islam BKPRMI. sopian/sumut pos

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi diwakili Asisten Pemerintahan Bambang Sudaryono, membuka secara resmi Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) dan Pekan Seni Islam BKPRMI Tebing Kota Tebingtinggi, di Mesjid Taqwa Jalan Iskandar Muda, Rabu (13/11).

Bambang menyampaikan, Pemkot Tebingtinggi sangat mengapresiasi atas penyelengaraan kegiatan tersebut, mengingat harus terus dilakukan pembinaan terhadap generasi muda.

Disampaikannya, mengingat pentingnya anak-anak muda tetap mengenal dan berpedoman terhadap ahlak yang diajarkan oleh Islam melalui Alquran.

“Ini merupakan perwujudan peran nyata dalam menanamkan peran akhlak agama kepada anak-anak muda,” bilangnya.

Dalam kegiatan ini, lanjut Bambang, peserta diharapkan tidak hanya mengejar juara saja, tetapi menjadi anak-anak yang gemar membaca, memperoleh ilmu sehingga terdirik secara islami.

“Kegiatan ini merupakan tempat bersosialisasi sesama umat dan pembelajaran kepada anak-anak dalam membiasakan diri untuk mengikuti berbagai acara secara fair dan sportif,” jelas Bambang.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan beduk oleh Bambang Sudaryono bersama Wakil Ketua DPRD Muhammad Azwar, serta Lurah Satria Diaz Hutabarat dan Camat Padang Hilir Ramdhan barkah dan pengurus BKPRMI Tebingtinggi. (ian/han)

Bangkai Babi Dibuang ke Sungai, Pedagang Ikan Ngaku Merugi

SEPI PEMBELI: Para pedagang ikan laut sepi di Pasar Gambir Kota Tebingtinggi, sepi dari pembeli, Rabu (13/11). SOPIAN/SUMUT POS
SEPI  PEMBELI: Para pedagang ikan laut sepi di Pasar Gambir Kota Tebingtinggi, sepi dari pembeli, Rabu (13/11).
SOPIAN/SUMUT POS
SEPI PEMBELI: Para pedagang ikan laut sepi di Pasar Gambir Kota Tebingtinggi, sepi dari pembeli, Rabu (13/11). SOPIAN/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Maraknya imbauan-imbauan di media sosial, agar tidak mengkonsumsi ikan laut karena makan bangkai babi yang dibuang ke sungai dan ke laut, berimbas kerugian yang dialami para pedagang ikan.

Seperti diakui pedagang ikan Pasar Gambir Kota Tebingtinggi, Bu Ida (58) mengatakan, masyarakat enggan membeli ikan laut karena takut terkontaminasi virus Hog Cholera yang menyerang ternak babi.

Diceritakan bu Ida, selama merebaknya isu dan imbauan di media sosial agar tidak makan ikan laut. Akibatnya, dagangan ikan yang tidak laku terpaksa dibuang.

“Penjualan turun drastis. Hampir 70 persen warga enggan beli ikan laut. Kebanyakan saat ini warga membeli ikan tawar dan ayam potong,”imbuhnya.

Masih menurut Ida, menurunnya daya minat beli warga mulai dirasakan pedagang semenjak sepekan lalu.

“Itulah yang dirasakan oleh pedagang ikan laut yang mangkal di Pasar Gambir. Begitu , begitu pedagang ikan di Pasar Impres dan Pasar Sakti juga merasakan hal yang sama dengan kami. Kami berharap hal tersebut segera berakhir,” pinta Ida.

Salah seorang pembeli, Sariani warga Jalan Ahmad Yani Kota Tebingtinggi saat ditemui dilokasi Pasar Gambir Kota Tebingtinggi memaparkan dirinya merasa geli untuk membeli ikan laut saat ini, karena di Medsos marak himbauan jangan memakan ikan laut karena warga peternak babi banyak membuang bangkai babi yang terserang virus hog cholera kedalam sungai yang bermuara ke laut.

“Geli pak makan ikan laut, ikannya pasti makan bangkai itu. Karena itulah, kami beralih dulu ke ikan air tawar seperti ikan lele, ikan nila, ikan emas dan daging ayam potong,” bilangnya. (ian)