Home Blog Page 5133

Kalah 2-0 dari Thailand pada Piala AFF U-15, Indonesia Gagal Pertahankan Gelar

net HALAU: Pemain Timnas Indonesia U-15 mencoba menghalau pergerakan pemain Thailand.
HALAU: Pemain Timnas Indonesia U-15 mencoba menghalau pergerakan pemain Thailand.

Indonesia kalah 0-2 dari Thailand di semifinal Piala AFF U-15. Garuda Muda pun gagal mempertahankan gelar juara.

Bertanding di Chonburi Campus Stadium 1, Chonburi, Thailand, Rabu (7/8), Indonesia langsung mengancam pertahanan Thailand di menit pertama. Ada 2 tembakan dilepaskan pemain Indonesia dari luar kotak penalti, namun masih bisa diblok lawan.

Semenit kemudian peluang kembali didapat Indonesia. Bola dari tembakan Marselino Ferdinan di sudut sempit sebelah kanan masih bisa ditepis kiper Kadiej Rungkitwattananukul.

Meski bermain di kandang, Thailand belum bisa mengancam pertahanan Indonesia sampai laga berjalan 10 menit. Tim besutan Bima Sakti, malah dengan berani mengalirkan bola dengan cepat ke pertahanan Thailand.

Thailand membuat ancaman ke Indonesia di menit 16. Anucha Somonwat melepaskan tembakan first time, yang arah bolanya masih sedikit melebar dari gawang I Made Kaicen

Valeroen mengancam gawang Thailand menit 22. Bola umpan silang dari sisi kiri berhasil disambar dengan sundulan, namun masih belum mengarah ke gawang.

Pornsawn Sankila membuat pertahanan Indonesia ketar-ketir di menit 26. Pornsawn melepaskan tembakan yang masih bisa ditangkap Kaicen usai mengecoh Alexandro Kamuru.

Thailand kembali mengancam gawang Indonesia di menit 35. Berawal dari umpan sepak pojok, Kasidit Kalasin sukses menyambar bola dengan sundulan. Bola masih melebar.

Hingga akhir babak pertama kedua tim saling gantian melancarkan serangan. Namun, tak ada gol yang mampu diciptakan. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Thailand langsung menekan pertahanan Indonesia di awal babak kedua. Sebuah kemelut dari sepak pojok terjadi di kotak penalti Indonesia. Kasidit melepas tembakan dari jarak dekat, tapi bola masih melebar ke sisi kanan gawang Indoensia.

Thailand kembali mengancam selang 3 menit kemudian. Umpan silang Pornsawn mengarah ke gawang Indonesia. Kaicen berhasil menepisnya. Bola kembali dalam penguasaan Thailand, tembakan yang dilepaskan Kakana Khamyok melambung di atas gawang.

Gawang Indonesia akhirnya bobol juga di menit 52. Niphitphon Wongpanya berhasil melesakkan gol usai menyambut umpan silang mendatar dari Pornsawn di sisi kanan.

Indonesia coba merespon cepat. Sebuah ancaman diterima Thailand saat sundulan Wahyu Agong membentur mistar gawang di menit 55.

Thailand memperbesar keunggulan menjadi 2-0 di menit 70. Niphitphon melepaskan tembakan dari jarak dekat, usai menang duel udara dengan Kadek Arel.

Indonesia tak mampu merobek gawang Thailand di sisa waktu. Alhasil, Marcell Januar dkk harus rela menuntaskan laga dengan kekalahan 0-2.

Hasil ini membuat Indonesia gagal mempertahankan gelar juara Piala AFF U-15. Pada 2018, Indonesia besutan Fakhri Husaini keluar sebagai juara, usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti.

Thailand akan bertemu Malaysia di laga final. Malaysia melaju usai menang 3-1 atas Vietnam. Indonesia dan Vietnam meskipun kalah di semifinal, masih harus bertanding untuk merebut tempat ketiga. (dtc/saz)

Ilham Fit, Afiful Apik

LEWATI: Striker andalan PSMS Medan Ilham Fathoni (tengah) mencoba melewati pemain lawan, beberapa waktu lalu. Ilham telah kembali fit, dan bakal diturunkan pada laga lawan PSGC Ciamis.
LEWATI: Striker andalan PSMS Medan Ilham Fathoni (tengah) mencoba melewati pemain lawan, beberapa waktu lalu. Ilham telah kembali fit, dan bakal diturunkan pada laga lawan PSGC Ciamis.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sempat dikabarkan bakal absen karena dibekap cedera, Ilham Fathoni dipastikan masuk starting eleven PSMS Medan, saat menjamu PSGC Ciamis di Stadion Teladan Medan, Kamis (8/8) sore ini.

Sebelumnya, Ilham menderita cedera engkel ringan di kaki kanannya. Namun kabar terakhir yang beredar, sang striker telah pulih dan siap diturunkan.

Pelatih PSMS, Abdul Rahman Gurning mengungkapkan, kondisi sang pemain terus menunjukkan hasil positif jelang laga kontra PSGC, dan berpeluang besar kembali diturunkan sebagai starter.

“Dia (Ilham) mengikuti latihan dengan baik. Kondisinya sudah di atas 90 persen. Dengan hal ini, saya akan turunkan dia,” ungkap Gurning, Rabu (7/8).

Hal senada juga diungkapkan Ilham. Dia mengaku telah pulih dari cedera, dan siap memberikan kontribusi terbaik, jika kembali dipercaya pelatih untuk memperkuat skuad Ayam Kinantan saat bentrok PSGC. “Jika pelatih kembali memberi kepercayaan, saya siap 100 persen. Kondisi saya sudah terus membaik dan tidak ada keluhan (sakit) lagi,” beber Ilham.

Sebelumnya, striker 21 tahun itu, mengaku mendapat cedera engkel tersebut saat PSMS menang 3-1 atas Blitar Bandung United, beberapa waktu lalu. “Namun masih bisa saya tahan (sakit) di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Tapi kemarin (usai laga lawan Sriwijaya FC), sudah tak tahan lagi. Alhamdulillah, kini sudah enak dan saya siap kembali main,” kata Ilham.

Sementara itu, stoper PSMS Afiful Huda, masih dipercaya mengomandoi lini pertahanan skuad Ayam Kinantan. Dia kerap dipercaya pelatih masuk starting eleven, lantaran performanya yang apik. Bahkan, dari 9 laga yang sudah dilakoni tim, Afiful selalu diturunkan.

Gurning pun mengakui, performa Afiful cukup membuatnya tertarik. Di lini bawah, Afiful mampu bermain tenang ketika menghalau lawan. “Afiful ini, lebih tenang di bawah. Diduetkan dengan siapa pun dia tetap bagus. Dia lebih stabil performanya ketimbang yang lain,” bebernya, Rabu (7/8).

Selain itu, menurut Gurning, Afiful cukup bagus dalam duel-duel bola udara, sehingga skuad PSMS saat ini sangat bergantung dengan perannya di lini pertahanan.

Tren positif yang diraih Ayam Kinantan hingga saat ini, dinilai Gurning, karena cukup solidnya lini pertahanan PSMS. Apalagi, jika Afiful diduetkan dengan Mohamadou Al Hadji. “Bola-bola atas dia itu cukup bagus. Dia mainnya tidak neko-neko. Tidak macam-macam. Konsentrasi penuh. Sejauh ini dialah stoper yang paling stabil,” pungkas Gurning. (bbs/saz)

Tarif Baru Ojol Diperluas ke 180 Kabupaten/Kota

OJOL: Dua pengemudi ojek online (Ojol) berhenti di sebuah persimpangan, belum lama ini. Mulai 1 Mei 2019, tarif Ojol bakal naik.
OJOL: Dua pengemudi ojek online (Ojol) berhenti di sebuah persimpangan, belum lama ini.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menetapkan perluasan tarif baru ojek online minggu ini. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, Rabu (7/8) pihaknya memanggil Grab dan Gojek untuk membahas perluasan tarif baru tersebut.

“Hari ini saya mengundang kedua aplikator, Grab dan Gojek, saya akan sampaikan kepada dua aplikator sesuai dengan arahan Pak Menteri Perhubungan bahwa kita akan menambah (perluasan) penetapan tarif baru,” tutur Budi, Rabu (7/8).

“Saya maunya minggu ini, mungkin apakah esok hari, Jumat atau Sabtu yang penting minggu ini,” lanjut Budi.

Budi mengatakan, apabila sudah ditetapkan tarif baru ini maka 82% dari 220 kabupaten/kota di Indonesia sudah menerapkan tarif baru ojol. Artinya, terdapat 180 kab/kota yang menerapkan tarif baru ojol tersebut.

“Mungkin sekitar itu (180 kota) karena memang kalau sekitar itu, jadi sekarang sudah 82% kota-kota sudah kami berlakukan tarif sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan nomor 348 begitu ya,” papar Budi.

Sebetulnya, perluasan tarif baru ojol ini akan diberlakukan pada hari Senin lalu. Namun, Budi mengungkapkan saat itu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sedang berada si Singapura sehingga surat persetujuannya baru turun Selasa kemarin, (6/8).

“Sebetulnya rencana saya kemarin hari Senin, tapi karena saya harus lapor Pak Menteri dulu dan kemarin Pak Menteri lagi ke Singapura jadi surat baru saya terima hari Selasa. Pak Menteri mengatakan kepada saya setuju untuk diberlakukan kembali dan saya langsung menyampaikan kepada mereka (Grab dan Gojek),” terangnya.

Ia mengatakan, sejauh ini tak ada kendala lagi bagi Kemenhub untuk menetapkan tarif baru ojol. Semuanya tergantung pada dua aplikator yang harus menetapkan perhitungan tarif baru dalam aplikasinya, dan juga melakukan sosialisasi kepada mitra ojolnya.

“Tinggal aplikatornya saja, sama sekali saya tidak ada kendala. Regulasi sudah selesai, tarif sudah selesai, tinggal sekarang adalah aplikator untuk menyesuaikan saja tarifnya atau algoritmanya, kemudian menyampaikan kepada mitra-mitra ojeknya,” pungkas Budi.

Sebagai informasi, berikut daftar tarif baru batas bawah dan batas atas ojol berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 tahun 2019 yang merupakan turunan atas Permenhub 12/2019:

• Zona 1 (Sumatra, Jawa, Bali kecuali Jabodetabek): Rp1.850-Rp2.300 per km dengan biaya minimal Rp7.000-10.000.

• Zona 2 (Jabodetabek): Rp2.000-Rp2.500 per km dengan biaya minimal Rp8.000-Rp10.000

• Zona 3 (Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, dan lainnya): Rp2.100-2.600 dengan biaya minimal Rp7.000-10.000. (dtc/ram)

PNS Tidak Bisa Beli Rumah Subsidi

Pembangunan rumah bersubsidi terus digenjot agar warga memiliki rumah. Alokasi dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) alias subsidi KPR yang dianggarkan pada APBN 2017 bakal kena pangkas.
Ilustrasi

Skema pembiayaan rumah khusus untuk aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) tampaknya belum bisa terealisasi dalam waktu dekat. Keterbatasan anggaran menjadi sebab skema pembiayaan rumah untuk abdi negara belum bisa terwujud.

“Jadi gini kan tahu perdebatannya selalu selama ini, rumah ASN bagus kita bikin, tapi jangan sampai kita launch rumah ASN sedangkan kita dicurigai anggaran terbatas. Maka kemudian saya harus bicara dengan baik itu pengembang, kita sebetulnya informal sudah sering bicara mengenai itu,” kata Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Kementerian PUPR Eko D Heripoerwanto di Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Rabu (7/8).

Eko menjelaskan, pemerintah belum mengubah kriteria ASN yang mendapat skema pembiayaan ini. Salah satunya batas penghasilan sampai Rp 8 juta.

Dia melanjutkan, untuk skema pembiayaan rumah ASN akan disinkronkan dengan ketentuan baru untuk kriteria masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Sementara masih itu (kriterianya) nanti kita coba harmonisasi peraturan-peraturan baru yang keluar. Tadi saya nggak sebutkan, sebetulnya sudah ada Permen tentang kriteria MBR, cuma belum launching akan kita jalankan di 2020. Kita akan harmonisasi kan itu. Itu yang kemudian nanti membuat tadi kan ada yang menyinggung apakah tahun depan masih dengan (penghasilan) Rp 4 juta, apa Rp 6 juta, Rp 7 juta diatur kriteria MBR,” jelasnya.

Kembali disinggung apakah skema pembiayaan rumah ASN belum bisa keluar tahun ini, Eko mengiyakan.

“Kemungkinan iya, kalau menurut saya. Kalau menurut mas gimana anggaran seperti itu, waktu itu saya dapat pertanyaan banyak, anggaran cukup nggak, dari mana anggaran,” ujarnya.

Untuk diketahui, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebelumnya mengatakan pemerintah akan menyediakan rumah dengan skema FLPP bagi ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri. JK menargetkan pada tahap pertama menyasar satu juta rumah baik untuk ASN, prajurit TNI maupun anggota Polri.

“(Target) satu juta. Antara ASN, TNI-Polri. Itu di seluruh Indonesia,” kata JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019).

JK mengatakan pemerintah akan bekerja sama dengan pihak perbankan. Dengan skema tersebut, ASN bisa mendapat rumah dengan cicilan murah.

“Itu sekarang diberikan juga baik yang mempunyai penghasilan Rp 8 juta. Semua eselon I, II, III, IV semua berhak mendapat fasilitas itu dengan bunga murah. Jadi kreditnya panjang, 20 tahun, itu bunganya murah antara 5-7%,” ucapnya. (dtc/ram)

Perluas Pemanfaatan Energi Baik Gas Bumi, PGN Gandeng PHRI

istimewa SAMBUTAN: Dirut PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Gigih Prakoso saat memberikan sambutan pada kerja sama pemanfaatan Energi Baik Gas Alam antara PT Perusahaan Gas Negara Tbk  dan PHRI di Jakarta, Rabu (7/8).
SAMBUTAN: Dirut PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Gigih Prakoso saat memberikan sambutan pada kerja sama pemanfaatan Energi Baik Gas Alam antara PT Perusahaan Gas Negara Tbk  dan PHRI di Jakarta, Rabu (7/8).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) bersama Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) tentang Kerja Sama Pemanfaatan Gas Bumi dan Penyediaan Information and Communication Technology.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Strategi Pengembangan Bisnis PGN Syahrial Mukhtar dan Ketua Umum PHRI Hariyadi Budi Santoso Sukamdani serta disaksikan oleh Direktur Utama PGN, manajemen PGN dan perwakilan PHRI di Hotel Grand Sahid Jaya di Jakarta, Rabu (7/8).

Direktur Strategi Pengembangan Bisnis PGN Syahrial Mukhtar mengatakan, sesuai MOU dalam jangka waktu setahun ke depan akan dijalankan aktivitas agar pemanfaatan gas bumi bagi para anggota PHRI dapat terwujud. “Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang transmisi dan distribusi gas bumi, PGN memiliki komitmen untuk terus meningkatkan pemanfaatan energi baik gas bumi di dalam negeri. Kami berharap kerja sama PGN dengan PHRI dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi kedua belah pihak,” ujar Syahrial.

Menurut Syahrial, ruang lingkup kerja sama sinergi pengembangan bisnis dengan PHRI ini meliputi penyediaan dan pemanfaatan gas bumi dan Information and Communication Technology (ICT) untuk hotel dan restoran, serta bentuk kerja sama potensial lainnya yang dapat dilakukan oleh seluruh pihak untuk pengembangan dan pertumbuhan sektor-sektor penting industri pariwisata di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso mengatakan PGN sebagai subholding gas, akan terus mengambil inisiatif untuk memperluas pemanfaatan gas melalui pembangunan infrastruktur di berbagai segmen pasar termasuk komersial.

“PGN harus bisa memberikan layanan optimal untuk sektor ini. Sektor perhotelan dan restoran dapat ikut berperan memperkuat ketahanan energi melalui diversifikasi sumber energi. Kerjasama ini akan membuka peluang-peluang baru untuk pemanfaatan gas bumi domestik,” ujarnya.

Hingga periode Juni 2019, sebanyak lebih kurang 370 hotel dan restoran yang telah dilayani energi baik gas bumi PGN di beberapa lokasi, antara lain di Jabodetabek, Cirebon, Medan Palembang, Lampung, Surabaya, Sidoardjo dan Batam.

Ketua Umum PHRI, Hariyadi BS Sukamdani berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi setiap hotel dan restoran di Indonesia. Melalui pemanfaatan gas bumi, selain lebih efisien, para pelaku usaha juga dapat membantu pemerintah mengurangi ketergantungan pada energi impor.

“Banyak hal yang bisa dikerjasamakan dengan PGN untuk layanan selain gas bumi termasuk ICT dan produk layanan lainnya. Energi menjadi concern bersama anggota PHRI. Dengan solusi moda transportasi gas bumi selain pipa, akan memudahkan anggota PHRI mengakses energi,” kata Hariyadi.

Kerja sama PGN dengan PHRI dalam bentuk kerja sama jual beli, kerja sama operasi (joint operation), perusahaan patungan (joint venture), atau bentuk-bentuk kerja sama lain yang disepakati para pihak dengan tetap memperhatikan perundang-undangan yang berlaku. (jpc/ram)

Jokowi Beli Hewan Kurban dari Langkat

CEK KESEHATAN: Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat, Nasiruddin dan Rustam, saat mengecek sapi yang dibeli Presiden RI Jokowi.
CEK KESEHATAN: Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat, Nasiruddin dan Rustam, saat mengecek sapi yang dibeli Presiden RI Jokowi.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membeli sapi kurban seberat 1,2 ton milik seorang peternak asal Kabupaten Langkat. Dibeli orang nomor satu di Indonesia, menjadi suatu kebanggan bagi Rustam. Sebab, sapi miliknya yang berjenis Brahman, Peranakan Ongole (PO) tersebut akan dikurban Presiden RI Jokowi pada hari raya Idul Adha 1440 Hijiriyah pada 11 Agustus mendatang.

Sapi yang dibeli Presiden RI Jokowi ini diketahui sudah layak kurban, dan memenuhi syarat lebih dua tahun dengan usia 4,5 tahun. Ini dibuktikan dengan telah bergantinya empat pasang gigi susu menjadi gigi seri permanen.

Sebelum sapi ini dibeli oleh Presiden RI, sudah diuji tim kesehatan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat dan Dinas Peternakan Provinsi serta Staf Kepresidenan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat Nasiruddin. Dikatakatannya, dipilihnya salah satu sapi dari rumah peternakan di di Desa Batu Malenggang, Dusun 1, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, merupakan satu kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Langkat.

Nasruddin pun berharap dapat memotivasi peternak lain yang ada di Kabupaten Langkat, untuk menghasilkan hewan ternak unggulan. “Terpilihnya sapi milik Pak Rustam, melalui tahapan-tahapan dan pengujian. Baik itu dari Dinas Peternakan Provinsi, maupun dari kantor Staf Kepresidenan. Setelah dinilai layak, barulah sapi dibeli dan dirawat dengan baik hingga hari H nantinya,” kata Nasiruddin, Rabu (7/8) siang.

Ditambahkannya, jika sapi milik Pak Rustam, sudah dilirik oleh Presiden RI sejak Mei tahun 2019 lalu. Saat itu, memang setiap bulannya pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat, melakukan monitoring dan penyuluhan kepada setiap peternak. Laporan inipun disampaikan ke Dinas Peternakan Provinsi.

“Alhamdulillah, ternyata hasil laporan ini dilirik oleh Dinas Perternakan Provinsi dan Staf Keperesidenan. Sapi Pak Rustam, diajukan sebagai salah satu hewan kurban dari Presiden RI dan setelah melalui beberapa tahap proses, terpilihlah sapi ini menjadi salah satu sapi yang dibeli oleh Presiden RI,” kata dia. Dikatakan Nasiruddin, terpilih dan dibelinya sapi milik Pak Rustam oleh Presiden RI, menjadi perhatian penting bagi Dinas Perternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat. Pihaknya terus melakukan pengontrolan dan pengecekan hingga hari H nanti.

“Saat ini kita terus melakukan pengecekan terhadap sapi ini agar terpelihara dengan baik. Pengontrolan seperti melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengantisipasi parasit atau penyakit cacing menyerang sapi dengan memeriksa kotoran ke Lab, sehingga nantinya sapi milik Presiden RI dapat dikurbankan dengan hasil yang memuaskan,” kata dia.

Rustam, pemilik sapi merasa senang dan bangga sapi peliharaannya dibeli Presiden RI. “Tentunya sangat senang dan banggalah bang, Presiden loh yang membeli, siapa yang tidak bangga bang,” kata Rustam, tersenyum sumringah. Diakui pria 3 anak ini, sapi miliknya dibeli Presiden RI seharga Rp 88.000.000.

Rustam menambahkan, untuk memelihara sapi dengan baik, tidak harus memiliki keahlian khusus ataupun makanan yang istimewa. Sapi hanya perlu diberi makan sepuasnya dan mendapatkan perlakuan secara baik, mulai dari waktu istirahat dan memandikannya hingga terhindar dari parasit.

“Tidak perlu perhatian khusus, hanya makanan saja yang dijaga dan terus dipantau. Untuk kesehatannya, kita mesti berkonsultasi dengan dokter hewan dan memeriksakannya. Jangan lupa, setiap hewan ternak seperti sapi ini mesti dimandikan, agar terlihat segar dan bersih terhindar dari penyakit,” kata dia.

Direncanakan, Sabtu (10/8) ini, sapi tersebut akan diantar ke Masjid Agung Medan untuk persiapan kurban. “Jika tidak ada halang rintang, Sabtu ini akan diantar ke Masjid Agung Medan,” terangnya. (bam/han)

Semarakkan HUT ke-74 RI, PMS Kerahkan 2.500 Personel

AUDIENSI: Bupati Karo Terkelin Brahmana menerima audiensi Ketum PMS se-Indonesia, Mbelin Brahmana, DPD PMS Sumut Paham Sebatang, DPD PMS Karo Beres Brahmana, di ruang kerja Bupati Karo, Senin (5/8). jelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74 Tahun pada Sabtu 17 Agus
AUDIENSI: Bupati Karo Terkelin Brahmana menerima audiensi Ketum PMS se-Indonesia, Mbelin Brahmana, DPD PMS Sumut Paham Sebatang, DPD PMS Karo Beres Brahmana, di ruang kerja Bupati Karo, Senin (5/8). jelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74 Tahun pada Sabtu 17 Agus

KARO, SUMUTPOS.CO – Pemuda Merga Silima (PMS) akan menggelar berbagai kegiatan dalam rangka peringatan dan menyemarakkan HUT RI ke-74 di Kabupaten Karo.

Hal itu terungkap saat Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala Dinas pemuda dan Olahraga (Kadispora) Karo Robert Perangin-angin menerima audiensi Ketum PMS se-Indonesia, Mbelin Brahmana, DPD PMS Sumut Paham Sebatang, DPD PMS Karo Beres Brahmana, Koordinator Dananta Barus, di ruang kerja Bupati Karo, Senin (5/8).

Dalam pertemuan itu, Mbelin Brahmana mengungkapkan rencana kegiatan PMS jelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74 Tahun pada Sabtu 17 Agustus 2019 mendatang.

Dikatakannya, Pemuda Merga Silima khususnya se-Sumatera Utara akan menggelar beberapa kegiatan dengan menurunkan 2.500 orang ke Tanah Karo.

Jenis kegiatan yang akan diadakan PMS berupa Apel Siaga, Ziarah, dan Kembang Api. “Acara ini akan dikoordinasikan dengan Pemda Karo terkait tanggal dan waktunya. Kita akan menunggu, yang penting kita sudah silaturahmi,” kata Mbelin Brahmana.

“Di samping itu, kita ingin menggugah masyarakat Karo, dan mengedukasi agar menjelang Hari Kemerdekaan ini, biar masyarakat tahu bahwa hari kemerdekaan itu bukan sekadar memperingati. Namun menanamkan cinta dan kepedulian terhadap bangsa dan negara ini,” katanya.

Bupati karo Terkelin Brahmana mengapresiasi rencana kegiatan yang dilakukan PMS di Kabupaten Karo dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-74 Tahun. Bupati mengaku terharu atas kepedulian PMS yang masih mengingat jasa-jasa para pahlawan.

“Inilah salah satu menunjukkan sikap dan komitmen bentuk penghargaan dan penghormatan bagi para pahlawan kita yang sudah berjuang,” katanya. Bupati menegaskan, Pemda Karo mendukung rencana kegiatan PMS di Kabupaten Karo.

Sementara Ketua DPD PMS Karo Beres Brahmana menyatakan, rencana kegiatan itu merupakan prakarsa Ketum PMS se-Indonesia, Mbelin Brahmana. “Ini sebelumnya sudah dikoordinasikan dengan kita. Hal inilah tindak lanjut kami bersama-sama menjumpai Bupati Karo agar kegiatan nantinya lancar dan sukses,” ujarnya. (deo/han)

Jelang HUT ke-74 RI, TP PKK Provsu Santuni Warga Kurang Mampu Langkat

BAMBANG/SUMUT POS BANTUAN: Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Provsu, Ny. Nawal Edy Rahmayadi dan Ny. Sri Ayu Niharni Musa Rajeksyah, saat memberikan bantuan kepada warga yang tak mampu di Kabupaten Langkat.
BANTUAN: Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Provsu, Ny. Nawal Edy Rahmayadi dan Ny. Sri Ayu Niharni Musa Rajeksyah, saat memberikan bantuan kepada warga yang tak mampu di Kabupaten Langkat.
BAMBANG/SUMUT POS

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – TP PKK Provinsi Sumatera Utara (Provsu) memberikan bantuan kepada sejumlah warga kurang mampu di Kabupaten Langkat.

Sebelum memberikan bantuan, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Provsu, Ny. Nawal Edy Rahmayadi dan Ny. Sri Ayu Niharni Musa Rajeksyah beserta rombongan, disambut Bupati Langkat Terbit Rencana PA bersama Ketua TP PKK Langkat, Ny. Tiorita Terbit Rencana, di kekediaman pribadi Bupati Langkat, Dusun Nangka Lima, Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Rabu (7/8).

Selanjutnya, Ketua dan Wakil Ketua PKK Provsu memberikan bantuan sembako kepada warga yang kurang mampu, yakni 3 keluarga dari dua Desa, yaitu Nurita (60) dan Saring (62) warga Desa Raja Tengah dan Mahmud (65) warga Desa Balai Kasih.

Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Provsu Ny. Nawal mengharapkan bantuan yang diberikan dapat mengurangi beban kehidupan warga yang tarap ekonominya terbilang miskin. Harapannya, sembako yang diberikan dapat bermanfaat untuk keperluan sehari-hari.

“Jangan lihat nilainya, namun lihatlah nilai kebersamaannya dalam menguatkan silaturahim,”ujarnya. Bupati Langkat, mengucapkan selamat datang kepada rombongan TP PKK Provsu, serta berterima kasih atas perhatian dan kepedulian kepada masyarakat Langkat.

“Semoga hal ini menjadi penguat rasa persaudaraan dan menjadi amal disisi Allah SWT,” sebutnya. Sementara, Ny. Tiorita, memohon maaf jika dalam penyambutan terdapat kekurangan. “Mudah-mudahan PKK Langkat, terdorong untuk lebih banyak berbuat, sehingga keberadaan PKK dalam keikutsertaan pada peningkatan pembangunan, semakin dirasakan oleh masyarakat,” harapnya. (bam/han)

Nasution Aniaya Pensiunan TNI

Guntur Saputra Nasution
Guntur Saputra Nasution

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guntur Saputra Nasution ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Timur dari rumahnya di Jalan Perwira, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Selasa (6/8) lalu.

Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin saat dikonfirmasi, Rabu (7/8) mengatakan, pria 40 tahun itu ditangkap menganiaya seorang purnawirawan TNI, Sabtu (3/8).

Korban diketahui bernama Marfuddin (61) warga Asrama Widuri, Barak Cemara, Medan Amplas.

“Korban melaporkan penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Medan Timur,” kata Arifin di dampingi Kanit Reskrim Iptu Prasetyo.

Berdasarkan laporan Marfuddin, penganiayaan itu terjadi di Jalan Perwira 1, Lorong V, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Perjuangan. Polisi kemudian melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut.

“Kita menangkap tersangka di dekat rumahnya,” jelas Arifin.

Arifin mengatakan, terduga saat ini sudah ditahan si sel Polsek Medan Timur.

“Untuk motif penganiayaan masih didalami. Informasinya masalah pungli (memalak),” pungkasnya. (bbs/moj/ala)

Dua Unit Perumahan Guru Terbakar

TOBASA, SUMUTPOS.CO – Dua rumah yang merupakan perumahan SD Negeri 173568 Desa Pintubatu, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba Samosir, ludes terbakar, Selasa (6/8) sekira pukul 19.00 WIB. Peristiwa itu terjadi saat penghuni rumah sedang pergi keluar.

Rugun (31), warga yang pertama kali melihat kobaran api mengatakan, bahwa saat itu dia baru saja selesai melakukan kegiatan senam bersama para lansia di ruang Polindes yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi.

“Siap senam lansia aku mau pulang ke rumah, ku lihat ada api udah menyala di atap rumah ibu Nurcahaya. Langsung menjerit aku minta tolong,” katanya kepada wartawan.

Seketika, warga sekitar pun berhamburan keluar dari rumah mereka.

“Aku panik, karena rumah ku berjarak dua rumah saja dari rumah ibu itu,” imbuhnya.

Sebelum mobil pemadam kebakaran tiba, warga pun berusaha mengeluarkan barang-barang dari rumah sembari memadamkan api dengan peralatan seadanya agar tidak merembet bangunan sekolah.

Pantauwan media, 4 unit mobil Damkar Pemkab Tobasa kemudian tiba di lokasi sekira pukul 19.50 WIB dan langsung menyemprotkan air ke arah rumah yang terbakar. Api akhirnya bisa dipadamkan total sekitar pukul 21.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala SD Negeri 173568 J Marhulang Panjaitan di lokasi mengatakan, api diduga berawal dari korsleting listrik.

“Api menyala awalnya dari plavon atap rumah Ibu Nurcahaya Sinaga. Karena angin juga cukup kencang sehingga api merembet membakar rumah Pahotan Simanjuntak,” katanya.

“Tidak ada korban jiwa, tapi uang, padi dan peralatan rumah hangus terbakar, kerugian diperkirakan ratusan juta,” pungkas Marhulang.(bbs/moj/ala)