Home Blog Page 5159

SSB Gemars Boyong Piala Kepala BNN Sumut

istimewa/sumut pos JUARA: Tim SSB Gemars diabadikan bersama Ketua Umum SSB Patriot Drs H Hendra DS dan Sekum Asprov PSSI Sumut Ir Fityan Hamdy.
JUARA: Tim SSB Gemars diabadikan bersama Ketua Umum SSB Patriot Drs H Hendra DS dan Sekum Asprov PSSI Sumut Ir Fityan Hamdy.
istimewa/sumut pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – SSB Gemars Marindal, Deliserdang, memboyong Piala Kepala BNN Sumut, Brigjen Pol Atrial, setelah menjuarai festival sepakbola U-12 dalam rangka Anniversary 13 Th SSB Patriot Medan di Lapangan Jalan Air Bersih, Minggu (28/7).

SSB Gemars menjadi juara setelah di final mengalahkan SSB Sejati Pratama Medan dengan skor 3-1. Laga final berlangsung seru, di mana kedua tim sama-sama menampilkan permainan terbuka. Namun hingga 15 menit babak pertama berakhir belum ada gol tercipta.

Babak kedua, anak-anak Gemars yang memang lebih mendominasi permainan mampu mencetak gol lebih dulu melalui aksi individu Dily Doyzas. Pemain nomor punggung 10 ini mampu melewati beberapa pemain Sejati sebelum melepas tendangan keras kaki kirinya untuk menaklukkan kiper lawan.

Selang beberapa menit, Gemars memperbesar keunggulan melalui gol hasil tendangan lambung Raditya Syahputra. Belum puas, Gemars mencetak gol ketiga kembali disumbangkan Dily Doyzas yang kemarin tampil energik di lini depan. Dily pun sekaligus tampil sebagai top skor dengan raihan 13 gol. SSB Sejati mencetak satu gol hiburan lewat eksekusi tendangan bebas Tito Aditya jelang laga berakhir. Pelatih SSB Gemars, Boy Waroka, mengaku bersyukur tim asuhannya tampil juara. “Anak-anak selalu bermain lepas dalam setiap laga, termasuk di final ini. Sebelumnya kami selalu menang di atas lima gol sejak babak penyisihan dan hanya kebobolan dua gol,” kata Boy.

Sebelumnya, posisi ketiga diduduki SSB USU Junior setelah pesta gol ke gawang SSB Sampali dengan skor 6-1. Predikat tim favorit dalam festival ini disematkan kepada SSB Patriot United. Festival berakhir ditandai penyerahan trofi dan dana pembinaan kepada tim pemenang.

Ketua Umum SSB Patriot, Drs H Hendra DS, saat menutup festival mengaku bersyukur ajang ini selesai tanpa ada halangan apapun. “Alhamdulillah sampai saat ini (13 tahun) SSB Patriot tetap eksis membina dan melaksanakan turnamen usia dini,” ujar Hendra DS.

Dikatakan, pihaknya ke depan akan terus melaksanaan festival dalam rangka HUT SSB Patriot dan berupaya meningkatkan hadiah dana pembinaannya. “Kami ingin dari Lapangan SSB Patriot yang sederhana ini lahir pemain-pemain kaliber internasional,” ucap Hendra DS.

Pertandingan final kemarin turut disaksikan Sekum Asprov PSSI Sumut Ir Fityan Hamdy dan Pelatih Tim Sepakbola Pra PON Sumut Suharto AD. (dek)

PSMS Mulai Tatap Putaran Kedua

KURANG MEMUASKAN: Performa Tambun Naibaho di lini depan PSMS kurang memuaskan pada putaran pertama Liga 2 musim ini. PSMS bakal mencari penyerang pada putaran kedua nanti.
KURANG MEMUASKAN: Performa Tambun Naibaho di lini depan PSMS kurang memuaskan pada putaran pertama Liga 2 musim ini. PSMS bakal mencari penyerang pada putaran kedua nanti.

Ambisi untuk lolos ke babak delapan besar, membuat PSMS Medan terus berbenah. Meski putaran pertama belum selesai, Ayam Kinantan mulai bersiap menghadapi putaran kedua.

HINGGA pekan ke delapan, PSMS masih berada di posisi kedua klasemen sementara Wilayah Barat. Pasukan Abdul Rahman Gurning tersebut mengoleksi 16 angka dari delapan pertandingan.

Meski berada di jalur delapan besar, namun ancaman dari tim lain cukup besar. Mereka memiliki poin sama dengan Sriwijaya di posisi ketiga dan hanya unggul tiga angka dari peringkat delapan.

Melihat posisi tersebut, persaingan menuju delapan besar dipastikan sengit. Untuk itu, PSMS tidak boleh tinggal diam. Mereka pun mulai membidik beberapa pemain untuk putaran kedua nanti.

“Persaingan pasti akan sengit. Meski kita berada di posisi kedua, namun ancaman dari tim lain sangat besar. Kita tentu akan membidik beberapa pemain untuk menambah kekuatan pada putaran kedua nanti,” ujar pelatih PSMS Andul Rahman Gurning.

Pelatih berusia 61 tahun ini mengaku sudah mengantongi beberapa nama pemain sebagai bidikan. Tapi dia masih enggan merinci nama-nama yang dibidik.

“Sudah ada beberapa pemain dalam bidikan. Tapi saya belum bisa sebutkan, karena belum pasti. Yang pasti, kita membutuhkan pemain bertahan dan penyerang,” tambah Gurning.

Selain itu, Gurning kembali menegaskan, pihaknya lebih mengutamakan pemain asli daerah. “Kalau ada pemain asli daerah, tentu akan lebih bagus. Kita lihat saja nanti,” paparnya.

Salah satu pemain yang dibidik adalah Firza Andika, pemain yang sudah putus kontrak dengan AFC Tube, klub Belgia. “Firza merupakan putra daerah, tentu sangat bagus jika dia bergabung dengan PSMS. Tapi kita lihat saja nanti,” ucapnya.

Sedangkan manajemen PSMS sendiri mendukung semua keputusan Gurning terkait pemain. Manajemen siap mendatangkan pemain yang dibutuhkan Gurning, asal sesuai dengan kemampuan finansial.

“Kita tentu akan berusaha mendatangkan pemain yang dibidik pelatih, asal sesuai dengan harga. Soal Firza, kita akan melakukan pembicaraan,” ungkap Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja.

Sebelumnya, Gurning dalam beberapa kesempatan memang akan membuang beberapa pemain pada putaran kedua nanti. Salah satunya adalah pemain naturalisasi Mamadou Diallo, yang jarang dimainkan. (dek)

All New Honda Accord Mulai Dipasarkan

LUNCUR: Roro Agnes Hermina Purwanti, Promotion dan Event Manager PT Prospect Motor didampingi, Abror perwakilan IDK Group, Jerry perwakilan Arista Group dan jajaran lainnya meluncurkan All New Honda Accord di Atrium Sun Plaza Medan, akhir pekan lalu (26/7).
LUNCUR: Roro Agnes Hermina Purwanti, Promotion dan Event Manager PT Prospect Motor didampingi, Abror perwakilan IDK Group, Jerry perwakilan Arista Group dan jajaran lainnya meluncurkan All New Honda Accord di Atrium Sun Plaza Medan, akhir pekan lalu (26/7).

PT Prospect Motor meluncurkan All New Honda Accord untuk pasar Medan pada gelaran Honda Exhibition di Sun Plaza Medan, akhir pekan lalu (26/7). Kehadiran generasi kesepuluh Honda Accord ini diharapkan dapat mendongkrak penjualan Honda hingga akhir tahun 2019.

Promotion dan Event Manager PT Prospect Motor, Roro Agnes Hermina Purwanti mengungkapkan, Honda Accord saat ini mengusung desain baru yang semakin besar dan mewah serta dilengkapi mesin 1,5 liter VTEC Turbo yang lebih bertenaga. Selain itu, disematkan teknologi dengan keselamatan canggih Honda Sensing.

“All New Honda Accord dirancang menggunakan platform baru dengan struktur bodi yang lebih rendah, lebih besar dan lebih kokoh. Rangkanya lebih ringan yang dipadukan dengan unit mesin serta fitur-fitur berteknologi baru,” ujar Agnes didampingi Abror perwakilan IDK Group, Jerry perwakilan Arista Group dan jajaran lainnya dalam keterangan pers.

Sementara, Abror perwakilan IDK Group menambahkan All New Honda Accord mulai dipasarkan di Medan lewat pameran yang dilaksanakan pada 22-28 Juli 2019. Selama event berlangsung, ada program dan penawaran terbaik untuk konsumen yang ingin memiliki kendaraan Honda. “Selama acara ini berlangsung, kami menargetkan dapat terjual 140 unit untuk semua produk Honda. Kehadiran All New Honda Accord ini diharapkan dapar meningkatkan penjualan produk Honda di Sumut khususnya Medan,” katanya.

Abror menjelaskan, untuk meningkatkan standar keselamatan, All New Honda Accord kini dilengkapi teknologi Honda Sensing yang berfungsi untuk membantu pengemudi menghindari dan meminimalisir potensi kecelakaan saat berkendara. Sistem Honda Sensing meliputi fungsi Collision Mitigation Brake System (CBMS) yang terintegrasi dengan Forward Collision Warning (FCW), Road Departure Mitigation System (RDM), yang terintegrasi dengan Lane Departure Warning (LDW), Lane Keeping Assist System (LKAS), Adaptive Cruise Control (ACC) yang terintegrasi dengan Low Speed Follow (LSF) dan Auto High Beam.

Sistem ini, lanjut Abror, bekerja dengan sebuah kamera monocular dan wave millimeter radar untuk terus menerus memantau dan menilai berbagai kondisi lalu lintas di depan kendaraan. Jika diperlukan, sistem ini akan bekerja secara simultan dan kooperatif dengan fitur-fitur lain seperti VSA,EPS dan Brake Assist untuk memberikan peringatan audio dan visual atau melakukan tindakan korektif untuk membantu pengemudi menghindari tabrakan.“All New Honda Accord dibanderol dengan harga Rp732 juta per unit,” tuturnya.

New Honda HR-V 15E SE Mugen Edition

Di kesempatan itu, kata Abror, Honda juga meluncurkan New Honda HR-V 1.5E SE Mugen Edition. Model ini merupakan varian dari New Honda HR-V 1.5E yang dilengkapi berbagai aksesoris dengan desain mugen. Aksesoris yang ditambahkan membuat crossover utility vehicle dari Honda ini tampak semakin sporty dan aerodinamis.

Aksesoris dibagian eksterior meliputi new front under spoiler, side under spoiler, rear under spoiler,tailgate spoiler, body stiker dan Mugem Emblem. Sementara pada interior ditambahkan floor mat dan Mugem Emblem. Kendaraan ini dilepas ke pasar dengan harga Rp371.250.000 per unit.

“Edisi spesial ini ini memberikan pilihan bagi konsumen yang menginginkan tampilan yang lebih sporty pada New Honda HR-V yang dilengkapi dengan body kit crisinal dari Mugen Jepang,” tandas Abror. (ris/ram)

ASN, TNI dan Polri Dapat Kredit Rumah, Uang Muka Nol Persen

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Untuk mendorong program satu juta rumah, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) meningkatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) untuk para abdi negara, yakni dengan memberikan fasilitas uang muka nol persen.

Direktur Utama BTN Maryono menjelaskan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para aparatur sipil negara (ASN), perseroan memberikan kemudahan dengan memfasilitasi kredit rumah tanpa uang muka.

“Khusus untuk pegawai negeri atau aparatur sipil negara, anggota TNI dan Polri kami sediakan fasilitas uang muka 0%,” kata Maryono di Jakarta Convention Center, Sabtu (27/7).

Dia mengungkapkan, syarat dan ketentuan berlaku untuk fasilitas ini. Jadi yang bisa mendapatkan rumah tanpa uang muka adalah PNS, TNI dan Polri yang pembayaran gajinya melalui BTN.

“Jadi kalau payroll-nya di BTN, PNS sampai TNI bisa ajukan kredit rumah DP 0%,” ujar Maryono.

Dia mengungkapkan untuk fasilitas ini, BTN merangkul pengembang agar bisa memberikan promo menarik. Selain DP 0% ada juga KPR non subsidi yang memberikan subsidi bunga 2% fixed 1 tahun.

Maryono menjelaskan program ini akan mampu mendongkrak penjualan rumah hingga melebihi target pemerintah satu juta unit.

BTN juga menawarkan tenor KPR maksimal hingga 30 tahun. Sementara, tenor Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) ditawarkan sampai dengan maksimal 20 tahun.

Promo yang menarik juga ditawarkan bagi segmen menengah ke bawah yang berminat untuk memiliki rumah subsidi. Gimmick marketing yang ditawarkan antara lain terbebas dari biaya administrasi, biaya provisi jika mengajukan fasilitas KPR BTN subsidi selama pameran berlangsung.

Para calon nasabah juga diberikan kemudahan untuk mendapatkan fasilitas KPR meskipun berusia 18 tahun. Syaratnya, calon debitur muda ini sudah bekerja selama minimal 1 tahun dengan pendapatan tetap dan payroll di Bank BTN. Persyaratan lain yakni instansi tempatnya bekerja sudah menjalin perjanjian kerjasama dengan Bank BTN. Sehingga, nasabah dapat mendapatkan rekomendasi dari perusahaannya untuk mengajukan KPR ke Bank BTN.

“Kami membuka diri ke seluruh lapisan masyarakat dengan produk KPR yang diracik sesuai dengan kemampuan masyarakat, termasuk para milenial melalui KPR Gaess yang sudah diluncurkan pada bulan Oktober tahun lalu,” kata Maryono. (dtc/ram)

IRT di Marelan Keluhkan Harga Cabai Mahal

fachril/SUMUT POS BELANJA: Ibu Rumah Tangga saat berbelanja di Pasar Marelan Rengas Pulau, Minggu (28/7). Para ibu mulai mengeluh karena harga cabai merah.
BELANJA: Ibu Rumah Tangga saat berbelanja di Pasar Marelan Rengas Pulau, Minggu (28/7). Para ibu mulai mengeluh karena harga cabai merah.
Fachril/SUMUT POS

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah ibu rumah tangga (IRT) di Marelan mengeluh harga cabai mahal. Pasalnya, tingginya harga cabai bakal semakin naik menjelang Lebaran Idul Adha 1440 H.

Keluhan masyarakat terlihat di Pasar Marelan, Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. Ibu – ibu yang berbelanja kebutuhan rumah tangga mengaku harga cabai mencapai Rp60 ribu perkilogram.

“Sebentar lagi mau lebaran haji, sekarang aja harga cabai sudah Rp 60 ribu. Biasanya Rp40 ribu, bisa jadi nanti mau lebaran harga cabai makin naik,” keluh Syafrida saat berbelanja, Minggu (28/7).

Ibu rumah tangga ini berharap, tingginya komoditi sayuran dapat segera diambik langkah oleh pemerintah daerah, agar dampaknya tidak terus dirasakan masyarakat. “Kalau begini terus, bisa – bisa kita tidak makan cabai. Selain mahal, cabai yang dijual di pasaran pun sulit diperoleh,” keluh wanita berusia 42 tahun ini.

Sementara, seorang pedagang, Nur mengaku, tingginya harga cabai karena sulit diperoleh dari petani. Sebab, pasokan cabai dari daerah menurun. Hal ini dipengaruhi cuaca buruk, akibatnya, pasokan cabai dari Aceh tidak terdistribusi ke Medan.

”Kami terpaksa jual mahal, karena cabai yang kami peroleh juga harga tinggi. Mau tidak mau, cabai yang ada itu kami jual ke masyarakat. Untuk cabai hijau bis kami jual berkisar Rp35 ribu dan cabai merah Rp40 ribu,” katanya di Pasar Marelan. (fac/ram)

Jelang Pilkada Medan 2020, PKS Bidik Nomor 1, Golkar Minimal Nomor 2

Tifatul Sembiring.
Tifatul Sembiring.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sama-sama bertekad mengusung kadernya sendiri di Pilkada Kota Medan 2020. Mereka telah menyiapkan kader terbaiknya untuk diusung menjadi Wali Kota atau Wakil Wali Kota Medan periode 2020-2025 mendatang.

DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberi sinyal, mereka akan terlibat aktif pada Pilkada serentak 2020 di 23 kabupaten kota se-Sumatera Utara. Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah (Wilda) Sumbagut, Tifatul Sembiring menekankan, PKS akan aktif terlibat di minimal 11 daerah dari 23 kabupaten/kota se Sumut yang menggelar Pilkada.

Disebutkannya, Pemilihan Umum Internal (PUI) untuk Pilkada Medan telah selesai. “Insya Allah dalam waktu dekat kita launching kader kita yang akan diusung dalam Pilkada Medan,” ujar kata Tifatul pada Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Caleg Terpilih PKS untuk DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota DPW PKS Sumut di Garuda Plaza Hotel Medan, Minggu (28/7).

Meski dana PKS terbatas, dia berkeyakinan dengan kerjasama semua kader, PKS bisa mendorong kadernya ikut menjadi calon wali kota, bukan cuma wakil wali kota. “Dengan kerjasama dan keyakinan bersama semua kader, kursi Wali Kota Medan 2020-2025 akan kita rebut untuk menuju Kota Medan menjadi kota religius yang lebih baik,” papar Tifatul.

Minimal Golkar Jadi Nomor Dua

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan, pihaknya juga telah melakukan rapat pleno untuk membahas persiapan menghadapi Pilkada Serentak 2020. Di mana, di Provinsi Sumut ada 23 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada. “Kader murni Partai Golkar harus maju. Apakah calon bupati, wakil bupati, walikota atau wakil wali kota,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (28/7).

Menurutnya, kader murni adalah seseorang yang dibesarkan dan berproses dalam dinamika Partai Golkar. “Minimal jadi nomor 2 lah,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Korbid Pemenangan Pemilu DPD Golkar Sumut, Wagirin Arman menyebutkan, ada 12 nama kader yang sudah disiapkan untuk diusung menjadi calon Wali Kota Medan. Nama-nama tersebut merupakan hasil rapat pleno yang digelar pada Jumat pekan lalu.

Dari 12 nama tersebut, Wagirin hanya ingat 9 nama. “Ada Rolel Harahap, Hanafiah Harahap, Iswanda Ramli, Isma Fadli Pulungan, Akbar Himawan Bukhari, Ilhamsyah, Irham Buana Nasution, Syaf Lubis, Muchrid Nasution,” ujarnya.

Menurutnya, nama-nama yang dirilis itu memiliki kemampuan secara kapasitas. Kata dia, Rolel Harahap berpengalaman sebagai Ketua KNPI Sumut dan juga pernah jadi Wakil Wali Kota Tanjungbalai.

Hanafiah Harahap, akunya, juga tercatat sebagai anggota DPRD Sumut dua periode. “Iswanda Ramli berpengalaman menjadi pimpinan DPRD Medan. Isma Fadli Pulungan pengurus partai. Akbar Himauan Bukhari kader yang terpilih menjadi anggota DPRD Sumut. Ihamsyah juga dua periode anggota DPRD Medan,” jelasnya.

Irham Buana Nasution, lanjut dia, juga tidak kalah dari sisi pengalaman karena pernah menjadi Sekretaris DPD Golkar Sumut, Direktur LBH Medan, Ketua KPU Sumut, terakhir terpilih menjadi anggota DPRD Sumut periode 2019-2024.

Sementara Syaf Lubis, ungkapnya, tercatat sudah dua periode menjadi Ketua DPD Golkar Kota Medan. Ada juga Muchrid Nasution yang juga anggota DPRD Sumut dan pernah menjadi Ketua KNPI Medan. “Medan ini barometer politik di Sumut, makanya kita ingin kader yang bisa diusung,” jelas Ketua DPRD Sumut ini.

Wakil Ketua DPD Golkar Sumut, Muchid Nasution mengaku sudah mendengar namanya ditetapkan sebagai Bakal Calon (Balon) Wali Kota Medan saat rapat pleno pengurus harian. Ia mengaku bangga, namun memilih untuk menyerahkan seluruh keputusan kepada partai. “Kalau ditugaskan di Pilkada Medan, sebagai kader siap,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Minggu (28/7).

Pria yang akrab disapa Coki ini menyebutkan, pada dua edisi Pilkada Medan sebelumnya, Partai Golkar hanya menjadi penonton karena mengusung calon dari kalangan eksternal. Maka dari itu, ia sangat berharap di Pilkada Medan, Partai Golkar bisa mengusung kader. “Golkar harus bisa mengusung kader, siapapun orangnya, kita kembalikan kepada mekanisme di partai,” tutur mantan Ketua KNPI Kota Medan ini.

Iswanda Ramli juga sependapat dengan hasil rapat pleno pengurus harian yang menetapkan 12 nama Balon Wali Kota Medan dari kalangan internal. “Minimal Golkar jadi orang nomor dua (calon wakil wali kota),” terangnya.

Ia mencoba realistis dengan peluang kader Golkar untuk menjadi calon wakil wali kota. Sebab, berdasarkan hasil Pemilu 2019, Golkar hanya memperoleh 4 kursi di DPRD Medan. “Sebagai kader tentu siap apabila ditugaskan atau diberikan kepercayaan. Tapi proses masih panjang, segala sesuatu masih mungkin terjadi,” sebut Wakil Ketua DPRD Medan ini. (prn/bbs)

Proyek Nasional Tak Menyentuh Tabagsel, Menantu Jokowi Dukung Pembentukan Sumteng

Bobby Afif NasutioN Menantu Presiden Joko Widodo
Bobby Afif Nasution, Menantu Presiden Joko Widodo

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dukungan pemekaran wilayah Tapanuli Bagian Selatan menjadi Provinsi Sumatera Tenggara (Sumteng) semakin menguat, salah satunya datang dari menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Afif Nasution. Bobby saat dikonfirmasi wartawan terkait rencana pemekaran Provinsi Sumteng mengatakan, dirinya akan mendukung yang terbaik untuk kemajuan kampungnya sendiri.

“Ya, ikhlasnya bila itu yang terbaik untuk daerah kita dukung, juga mau bersama-sama tetap di Sumatera Utara. Tapi kalau untuk yang baik dikampung kita, kita harus dukung,” katanya didampingi pamannya, Doli Sinomba Siregar usai acara syukuran atas terpilihnya Jokowi-Amin sebagai presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019 lalu di Hotel Santika Premiere Dyandra, Minggu (28/7).

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Umum Panja Pemekaran Provinsi Sumteng Sutrisno Pangaribuan mengungkapkan, pemekaran Provinsi Sumteng lahir karena adanya keterbelakangan pembangunan di wilayah Tabagsel. Sehingga jarak tempuh menuju ke ibukota Sumut yakni Kota Medan bila melalui jalan darat mencapai 20 jam.

“Sedangkan skema pembangunan di daerah ke arah Pantai Barat agak terbelakang. Jadi kalau Trans Sumatera (lintas timur) dari Aceh menuju Lampung baik jalan Tol maupun kereta api dari Medan – Tebingtinggi-Kisaran-Rantau Parapat-Riau tidak ada menyentuh daerah Tabagsel. Kalau seperti ini kondisinya, kami menjadi terbelakang. Dimana daerah Lintas Barat yakni Tapanuli Bagian Selatan menghubungkan Provinsi Sumatera Barat. Sedangkan waktu tempuh jalan darat ke ibukota Medan bisa mencapai 20 jam,” katanya.

Oleh karena itu, rentang kendali pelayanan pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Sumut menjadi sangat jauh. “Dan wilayah ini juga yang berbatasan dengan Provinsi Sumbar dan Riau. Itulah masukan dan alasan kami mengapa kami ingin adanya pembentukan DOB Provinsi Sumatera Tenggara,” tegas politisi PDI Perjuangan itu. “Tim akan mengagendakan kunjungan konsultasi 4-7 Agustus 2019 ke Kementerian Sekretaris Negara, Kementerian PPN Bappenas, dan Komisi II DPR RI. Konsolidasi lokal tetap dilakukan dengan mengunjungi tokoh-tokoh Tabagsel di Sumut yang akan dimulai esok,” pungkasnya.

Senada, Ketum Panja Pemekaran Sumteng Burhanuddin Siregar menambahkan, keluhan itu juga disampaikan masyarakat dalam dalam setiap kegiatan Reses DPRD Sumut yang dilakukan dalam 3 kali setahun. “Jadi sangat wajar keluhan ini kami sampaikan langsung ke Presiden melalui staf kepresidenan saat ini agar dapat ditindaklanjuti,” katanya.

Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Eko Sulistyo sebelumnya menjelaskan bila melihat proses pemekaran Provinsi Sumteng memang sudah masuk dalam Amanat Presiden (Ampres).

“Sudah ada surat presiden SBY meskipun pada periode yang lalu artinya sudah melalui kajian. Memang moratorium bukan UU tetapi sebuah kebijakan dari pemerintah yang disampaikan Mendagri untuk menunda (moratorium) yang didasari dengan pertimbangan soal anggaran disaat ekonomi menurun. Karena kalkuasi dari Depdagri itu untuk pemekaran satu kabupaten kira-kira Rp300 M sampai Rp350 M. Kalau ini provinsi maka volumenya tinggal mengalikan saja,” katanya.

Sesuai dengan UU memang ini hak daerah, pemerintah bukan menahan tetapi itu pertimbangannya. Bila sudah ke Mepdagri yang merupakan leading sector pemekaran, sambung dia, maka nanti dari KSP akan membuat laporan ke kepala staf untuk diteruskan ke presiden. (prn)

Jokowi Tinjau Proses Danau Toba

TINJAU Presiden Joko Widodo meninjau keindahan Danau Toba dari kawasan wisata Desa Parulohan, di Kabupaten Humbahas. Hari ini (29/7), Jokowi kembali meninjau perkembangan Danau Toba sebagai destinasi wisata.
TINJAU Presiden Joko Widodo meninjau keindahan Danau Toba dari kawasan wisata Desa Parulohan, di Kabupaten Humbahas. Hari ini (29/7), Jokowi kembali meninjau perkembangan Danau Toba sebagai destinasi wisata.

SUMUTPOS.CO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dijadwalkan melakukan kunjungan kerja selama tiga hari di empat kabupaten di Sumut, yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Samosir, Tobasa, dan Humbahas.

Dalam kunjungan ini, Jokowi didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi beserta rombongan, akan melihat langsung perkembangan destinasi pariwisata Danau Toba, termasuk sarana maupun prasarana transportasi di sana.

BERDASARKAN laporan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Presiden Jokowi akan tiba di Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, sekitar pukul 17.00 WIB. Kedatangan Presiden disambut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pangdam I Bukit Barisan Mayjend TNI Sabrar Fadhillah, kepala daerah dan lainnyan

Kunjungan ini merupakan bagian dari monitoring 4 destinasi wisata super prioritas yaitu Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan Borobudur. Dalam pengembangan pariwisata itu, pemerintah menganggarkan Rp6,4 triliun. Anggaran untuk pembangunan di sekitar Danau Toba oleh pemerintah pusat, mendapatkan porsi lebih besar berkisar Rp2,6 triliun. Presiden optimistis, objek pariwisata Danau Toba akan ramai kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik.

“Iya benar, kunker presiden ini merupakan hasil dari ratas (rapat terbatas) kemarin. Di mana Danau Toba dijadikan kawasan super prioritas pembangunan wisata. Dijadwal gubernur akan mendampingi Pak Presiden selama di Samosir,” kata Kabag Humas pada Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu, Muhammad Ikhsan menjawab Sumut Pos, Minggu (28/7).

Berdasarkan agenda kunker RI-1 dari Diskominfo Pemkab Samosir, bahwa Jokowi dijadwalkan meninjau (monitoring) beberapa titik pelaksanaan pekerjaan pembangunan bersumber dari APBN di Kabupaten Samosir. “Presiden diagendakan tiba dan mengunjungi Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, besok sekira pukul 19.30 WIB dan menginap di kawasan Tuktuk, Kecamatan Simanindo. Kunker ini juga sekaligus mempercepat status kawasan Danau Toba sebagai Geopark,” kata Ikhsan.

Sesuai jadwal yang sudah disusun, Jokowi diperkirakan tiba di Bandara Internasional Silangit pukul 17.00 WIB. Lalu sekitar pukul 18.30 WIB tiba di Pelabuhan Fery Ajibata Parapat untuk menyeberang ke Samosir. Selanjutnya pukul 19.30 WIB tiba di Pelabuhan Penyebarangan Ambarita Samosir. Kemudian pukul 19.45 WIB tiba di Tomok disambut dengan penampilan atraksi budaya Batak, dan pukul 20.15 WIB tiba di Samosir Cottage Resort untuk istirahat.

Pada hari kedua pukul 08.00 WIB, presiden dijadwal berkunjung ke Batu Kursi Raja Siallagan/Makam Tua Raja Sidabutar. Lalu pukul 09.30 WIB menjuju Pantai Indah Situngkir/Pasir Putih Parbaba. Selanjutnya pukul 10.30 WIB, mendatangi Kampung Ulos Situngkir dan pukul 12.00 WIB meninjau Jembatan Tanah Ponggol. Kegiatan dilanjutkan makan siang di Geopark Toba Kaldera sembari melihat Geopark.

Kemudian pukul 14.30 WIB, rombongan kembali ke Samosir Cottage Resort untuk beristirahat dan makan malam. Pada pukul 19.30 WIB, Jokowi akan melakukan diskusi mendengarkan paparan tim Kemenko Maritim dan K/L terkait, dan bupati sekitar kawasan Danau Toba tentang rencana pengembangan pariwisata super prioritas.

Selanjutnya pada hari ketiga sekaligus terakhir presiden di Samosir, mulai pukul 08.00 WIB sudah melakukan perjalanan air dari Pelabuhan Ferry Ambarita Samosir melewati Desa Sigapiton Air Terjun Situmurun. Sesuai jadwal, di sini presiden dan rombongan tidak mampir hanya melewati saja. Lalu mulai pukul 10.00 WIB-11.20 WIB, Jokowi akan melakukan perjalanan ke Pelabuhan Muara, berkunjung ke Desa Bakkara dan Sipinsur Geosite. Setelahnya pukul 12.00 WIB, menuju Piltik Coffee untuk makan siang dan pukul 13.30 WIB menuju Bandara Internasional Silangit untuk kembali ke Jakarta.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (ASITA) Sumut, Solahuddin Nasution mengapresiasi kedatangan Presiden ke Danau Toba. Ini menandakan perhatian pemerintah pusat ke kawasan ini cukup besar. Dari segi promosi, kunjungan itu, membuat Danau Toba semakin dikenal. “Namun belum bisa meningkatkan arus kunjungan wisatawan secara signifikan,” ujarnya.

Karena itu, dia berharap pengembangan pariwisata harus memperhatikan pola-pola perjalanan (travel pattern) yang sudah berjalan selama ini. Artinya, mengikut kepada paket-paket wisata yang dijual biro perjalanan selama ini. “Sampai saat ini Danau Toba belum menjadi single destination. Oleh karena itu, pengembangan pariwisata harus juga memperhatikan pengembangan destinasi pariwisata di sekitarnya seperti Berastagi, Bukit Lawang, dan lain-lain,” katanya.

Lebih lanjut Solahuddin menjelaskan, paket perjalanan di Sumut umumnya berdasarkan pola perjalanan Medan-Parapat/Samosir-Brastagi via Simarjarunjung dan kembali ke Medan. Maka dari itu, rute tersebut harus disentuh dan dikembangkan baik dari segi infrastruktur, maupun atraksi dan amenitas lainnya.

Adapun pengembangan di arah selatan Danau Toba sekarang ini, seperti Silangit, Sipinsur, Huta Ginjang dan kawasan lainnya, cukup positif memperkaya travel pattern di Sumut. “Tapi, travel pattern yang lama yang sudah dijual ke mancanegara tidak boleh dibiarkan, harus dikembangkan sejalan dengan pengembangan kawasan selatan Danau Toba,” jelasnya.

Ketua Bidang Litbang DPD Himpunan Pramuwisita Indonesia (HPI) Sumut, Dearman Damanik berharap, kunjungan Presiden kali ini akan mampu membuat pejabat daerah sadar bahwa perkembangan pariwisata Sumut begitu lambat. Pejabat daerah, termasuk Pemprovsu, jangan memaksakan kunjungan ini untuk membuat Presiden terkesan. Padahal, faktanya masih banyak yang perlu dibenahi.

“Pemerintah Sumut harus menyadari, kenapa Danau Toba selalu terlambat maju di bidang pariwisata. Kedatangan ini adalah motivasi,” kata Ketua Bidang Litbang DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sumut, Dearman Damanik.

Seharusnya, kata Dearman, kedatangan Jokowi ke Samosir kali ini bisa menjadi inspirasi kepada pemerintah setempat, pihak pelaku dan masyarakat. Ini adalah sebuah penghargaan yang tak ternilai bagi mereka khususnya.

Namun, dari kacamata pelaku industri pariwisata, Dearman berharap, kedatangan Jokowi akan mampu membuat pariwisata Danau Toba semakin bagus. Setidaknya, melalui kunjungan itu, akan semakin terpromosikan.

Berkaca dari pengalaman kedatangan Presiden pada 2016 lalu, pariwisata Danau Toba masih berjalan seperti autopilot. Tidak ada perubahan yang signifikan dengan destinasi wisata. Sampai saat ini Danau Toba belum menjadi single destination. “Kalau masalah objek wisata, yang ada di Samosir perubahan hanya sedikit. Apalagi ketika beliau itu kunjungan ke Siallagan. Kampung tersebut seakan tidak ada perubahan, hanya banner besar milik Geopark. Kendala utamanya hanya masalah sumber daya manusia,” kata Dearman.

3.260 Prajurit Disiagakan

Guna mengamankan kedatangan Presiden Jokowi ke Danau Toba, Kodam I/BB mengerahkan 3.260 prajurit. Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) I/BB Kolonel (Inf) Roy J Hansen Sinaga melalui pesan WhatsApp mengatakan, Pangdam I/BB Mayjend TNI Sabrar Fadhillah telah bertolak ke Kabupaten Tapanuli Utara.

“Kodam I/BB Siap mengamankan dan menyukseskan giat Kunker RI 1 di Wilayah Sumatera Utara, dan untuk ini sudah ada SOP-nya,” ujar Mantan Dandim 0203/Lkt, Minggu (28/7) pagi.

Dalam kunker RI 1 ini, Kapendam menerangkan, Pangdam akan bertindak sebagai Panglima Komando Operasional (Pangkoops) Pengamanan dan sudah bergerak ke meninjau dan memastikan pengamanan di tiap lokasi.

Adapun untuk mengawali pengamanan kunker RI 1, Kodam juga telah melakukan apel pasukan di beberapa titik. Kapendam menyebutkan, prajurit yang disiagakan sebanyak 3.260 yang merupakan gabungan dari beberapa divisi. “Apel gelar pasukan pagi ini dipimpin langsung Komandan Resort Militer (Danrem) 023/KS Kolonel (Inf) Tri Saktiyono,” katanya.

Menhub Tinjau Infrastruktur Transportasi

Di saat bersamaan, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi akan meninjau rencana pengembangan infrastruktur transportasi di Danau Toba, Sumatera Utara. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Hengki Angkasawan dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, Menhub kemarin (28/7) siang sudah bertolak ke Danau Toba.

Rencananya, Menhub akan meninjau beberapa dermaga pelabuhan seperti di Pelabuhan Muara, Pelabuhan Ajibata, dan Pelabuhan Ambarita. Kementerian Perhubungan terus melakukan perbaikan, baik dalam aspek keselamatan maupun pelayanan pada transportasi penyebrangan yang ada di Danau Toba. Seperti Pelabuhan Muara, Ajibata, Ambarita dan pelabuhan lainnya yang menjadi pelabuhan untuk masyarakat dan wisatawan dari dan menuju ke Pulau Samosir dan sekitarnya.

“Di sana Menhub juga akan meninjau kapal-kapal di pelabuhan penyebrangan untuk mengecek apakah sudah melakukan SOP keselamatan dengan baik dan benar, sudah ada life jacket dan pendataan manifest yang jelas. Keselamatan merupakan hal utama yang harus diperhatikan,” kata Hengki.

Saat ini, pemerintah telah melakukan pembangunan pelabuhan penyebrangan di delapan lokasi di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, yaitu pelabuhan Ajibata, Ambarita, Simanindo, Tigaras, Muara, Balige, Tongging, dan Marbun Toruan. Kemudian, membangun kapal penyeberangan sebanyak 3 unit kapal Ro-Ro dan 1 Unit Bus Air, termasuk KP Ihan Batak yang telah diresmikan.

Pemerintah juga melakukan peningkatan kualitas SDM bagi para pengelola pelabuhan di KSNP Danau Toba. Sosialisasi keselamatan juga telah dilakukan melalui penerapan Bulan Keselamatan Pelayaran di Danau Toba, ramp check kapal, pembagian life jacket dan life buoy. (prn/bbs)

Satu Lagi Calhaj Sumut Wafat di Tanah Suci

Deddy jailani/sumut pos WAFAT: Jenazah Khairul Saleh, calhaj asal Madina saat tiba di rumah duka, Minggu (28/7). Khairul wafat saat menuju Asrama Haji Medan.
WAFAT: Jenazah Khairul Saleh, calhaj asal Madina saat tiba di rumah duka, Minggu (28/7). Khairul wafat saat menuju Asrama Haji Medan.
Deddy jailani/sumut pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang jamaah calon haji (calhaj) kloter 17 asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) wafat menuju Asrama Haji Embarkasi Medan, Minggu (28/7) pagi. Khairul Saleh (65), warga Kelurahan Pasar Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Madina, dengan manifest 277 meninggal karena didiagnosa menderita asma (proexa serbasi akut).

Humas Embarkasi Medan, Abdul Azhim mengatakan, almarhum meninggal di mobil ambulans yang mengikuti perjalanan bus menuju Asrama Haji Medan. “Saat berada di Kecamatan Sarulla, beliau menghembuskan nafas terakhir. Dan atas kesepakatan panitia penyelenggara daerah, maka ambulans yang membawa almarhum, pulang kembali menuju alamat duka di Kotanopan,” ungkapnya.

Dengan demikian, kata Azhim, calhaj yang wafat sebelum masuk Asrama Haji Medan menjadi dua orang. Sebelumnya, Fachruddin Pulungan (60), calhaj kloter 9 asal Kabupaten Padangsidempuan, juga meninggal di RS H Adam Malik Medan, Minggu (21/7) lalu.

Almarhum Khairul Saleh disemayamkan di rumah saudaranya di Desa Sabadolok. Jenazah tiba pukul 13.30 WIB dengan menggunakan mobil ambulans RSU Panyabungan. Isak tangis keluarga pecah, saat jenazah diturunkan dari ambulans.

Dalam menyambut kedatangan jenazah, terlihat hadir camat Kotanopan, Kholilullah SSos, tokoh masyarakat, dan alim ulama. Camat berpesan agar keluarga yang tinggalkan sabar dalam menerima musibah ini.

Sementara, kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Satu calhaj kloter 2 asal Kabupaten Langkat, Jamaluddin bin Bandari (71), manifes 172 wafat, yang didiagnosa sakit yang disebabkan parasit (Infectious And Parasitic Diseases). “Almarhum wafat pada Jumat (26/7), di RSAS, dan telah di makamkan di Madinah,” sebut Azhim.

Total calhaj Embarkasi Medan yang wafat di Tanah Suci berjumlah tiga orang. Diantaranya, Muhammad Rum Batubara (65) kloter 5 asal Kabupaten Batubara, Rahamat Nasution (65) kloter 6 asal Padanglawas dan Jamaluddin bin Bandari.

Sementara, kloter 17 asal Kabupaten Deliserdang, Madina dan Karo, tiba di Asrama Haji Embarkasi Medan, Minggu (28/7) sore. Calhaj yang berjumlah 394 orang, direncanakan bertolak ke Tanah Suci, pada Senin (29/7) ini.

Wabup Lepas 111 Calhaj Madina

Sebanyak 111 orang calhaj asal Madina gelombang II dilepas Wakil Bupati (Wabup) Madina, HM Jakfar Sukhairi Nasution menuju Embarkasi Haji Medan, Sabtu (27/7) malam. Para calhaj ini akan tergabung dalam kloter 17, yang terdiri dari calhaj Madina, Deliserdang, dan Karo.

Pelepasan calhaj kali ini turut dihadiri juga Kepala Kantor Kementerian Agama Madina, Ketua MUI Madina, Forkopimda, Kapolres Madina, Sekda Madina, para asisten dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Mandailing Natal, alim ulama dan tokoh masyarakat.

Plt Kakan Kemenag Madina, Zainal Arifin mengatakan, calhaj Madina berangkat ke Asrama Haji dengan 4 bus ALS. Jamaah calhaj gelombang II ini yang tertua adalah Fatimah asal Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, dengan usia 91 tahun dan termuda Nazrah Aziz berusia 26 tahun asal Pasar Natal, Kecamatan Natal.

Sementara Wakil Bupati Madina, HM Jakfar Sukhairi Nasution dalam sambutannya mengimbau, agar para jamaah menjaga kesehatan saat berada di Tanah Suci. Saat ini suhu di Tanah Suci cukup panas.

Demi keselamatan dan kenyamanan bersama, Jakfar juga mengimbai agar para jamaah saling membantu, mengingat ada jemaah yang usia lanjut. “Adanya calhaj usia lanjut dengan kemungkinan risiko yang cukup tinggi saya berharap jemaah haji agar saling melakukan pengawasan dan membantu,”imbuhnya.

Sukhairi berharap jemaah tidak lupa mendoakan Mandailing Natal jauh dari musibah atau marabahaya. “Dalam kesempatan ini saya berharap kepada jamaah haji agar mendoakan Mandailing Natal jauh dari musibah, mara bahaya. Mudah-mudahan jamaah Haji Mandailing Natal menjadi haji mabrur,”harapnya. (man/mag-6)

Mempesona, Cinta Budaya Asli, Siap Sambut Pelancong Muslim

istimewa/SUMUT POS LANDMARK: Peserta Taiwan Familiarization Tour for Indonesian Media & KOL, diabadikan di salah satu landmark Taiwan di Taipei.
LANDMARK: Peserta Taiwan Familiarization Tour for Indonesian Media & KOL, diabadikan di salah satu landmark Taiwan di Taipei.
istimewa/SUMUT POS

Keindahan alam Taiwan tak kalah mempesona dibanding negara-negara lain yang berada di kawasan Asia Tenggara. Belum lagi kearifan lokal yang masih terjaga hingga kini, menambah kuat kesan dan citra negara tersebut ketika para wisatawan berkunjung ke sana.

Sumut Pos berkesempatan menjelajah Taiwan dalam program Taiwan Familiarization Tour for Indonesian Media & KOL, pada 2-8 Juli 2019 lalu. Tak hanya sekadar pesona alam eksotis dan kearifan lokal Taiwan yang kuat menjadikan perjalanan berkesan, kini Taiwan sangat siap menyambut pelancong muslim melalui program wisata halaln

Ya, sejak 2016, Pemerintah Taiwan mulai menggalakkan wisata halal. Tak hanya di ibukota negara, Taipei saja, juga di seluruh wilayah pinggiran. Program dimaksud sangat terasa dan bahkan konsisten diterapkan. Terkhusus makanan dan minuman yang disajikan kepada wisatawan muslim, pada hotel ataupun resortnya, gampang untuk dijumpai. Belum lagi restoran-restoran yang ada ditiap daerahnya, pasti dapat ditemui berlabel halal buat dikonsumsi pelancong muslim.

Tak cukup sampai di situ, pengelola hotel atau resort juga menyediakan sajadah, Alquran hingga penunjuk arah kiblat di seluruh kamar, bilamana tamu muslim ingin beribadah. Ini tentu merupakan bukti apresiasi tinggi Taiwan kepada muslim dunia terkhusus Indonesia.

Terkait lisensi halal ini, Pemerintah Taiwan sangat selektif dan ketat mengawasi. Karena itu ditunjuklah satu lembaga khusus yakni Islamic Association of Taiwan. Setiap tahunnya, baik pengelola restoran, hotel dan resort, wajib memperpanjang lisensi halal ke lembaga tersebut.

Cita rasa masakan Taiwan juga sebenarnya masih akrab di lidah orang Indonesia, meski di sana lebih dominan dengan manis. Walau begitu, di beberapa restoran yang sempat kami kunjungi, cita rasa pedas masakannya masih ‘nendang’ hingga ke langit-langit mulut.

Alam Eksostis

Setelah urusan perut tak jadi masalah, Taiwan menawarkan pilihan destinasi wisata menarik bagi para turis. Ada banyak sensasi yang bisa dirasakan dari setiap destinasi yang dikunjungi. Misalnya Sanxiantai dan Xiaoyeliou.

Di kedua lokasi itu, pengunjung dapat menikmati suara desiran ombak, air laut dan angin yang berhembus kencang hingga menusuk tulang. Lalu untuk melihat panorama alam, pelancong dapat menikmati Kabupaten Taitung, Taiwan Timur. Dimana dapat dinikmati melalui balon udara dalam Taiwan International Baloon Fiesta.

Ada juga Kecheng Bridge, dengan landskap hamparan irigasi serta pengunungan nan indah. Pada landskap yang serupa, namun sambil dinikmati melalui sepeda atau becak motor elektrik, pelancong bisa datang ke Mr Brown Aveneu, Chisang.

Sebelum panen, pemandangan sawah akan terlihat seperti lautan emas dan setelah panen di musim dingin, sawah akan penuh ditanami dengan bunga Cosmos Bipinnatus dan bunga Canola. Berkeliling dengan sepeda merupakan cara terbaik menikmati pemandangan di Chisang. Serunya lagi, semua destinasi di sana banyak spot foto yang sayang untuk dilewatkan.

Taiwan yang terletak di bagian subtropikal, memiliki suhu cuaca yang relatif hangat, topografinya beragam dari daratan sampai ke pengunungan sehingga disetiap daerah terdapat berbagai macam bunga yang Indah dan berbeda. Dan jika musim bunga ini telah tiba, setiap tempat akan menyelenggarakan festival bunga, pameran bunga dan kegiatan lainnya. Pameran bunga ini tidak hanya suka dikunjungi oleh orang Taiwan, tetapi juga banyak wisatawan dunia yang ingin menikmati keindahan alam Taiwan.

Di Taiwan Timur, alam yang eksotis memang sangat mudah dijumpai. Salah satunya Taman Nasional Taroko, di Hualien Country. Di taman ini menawarkan pemandangan megah dengan jurang marmer yang hampir berbentuk vertikal. Sepanjang jalur pemandangan yang paling istimewa di sana ialah tebing-tebing, lembah jeram, terowongan gua yang berkelok-kelok, formasi bantuan terbuka, aliran sungai, air terjun dan pemandangan alam yang spektakuler. Tempat ini sangat rekomended bagi backpecker Indonesia dan pelancong di kawasan ASEAN.

Ada juga spot di Gerbang Taroko, gapura kecil dengan gaya ala Tiongkok, tempat wisata yang terkenal untuk berfoto dalam mengabadikan kenangan indah. Eternal Spring Shrine adalah tempat untuk mengenang para pekerja yang meninggal dalam membangun dan membuka jalanan itu. Tempat ini dibangun dengan berdiri tegak di pertengahan lembah yang hijau, dengan percikan air terjun yang terbang san mengalir ke bawah sehingga terlihat seperti lukisan yang begitu menawan.

Cinta Budaya

Taiwan sangat mencintai kebudayaan asli sukunya. Hal ini terlihat dari dibangunnya Pusat Kesenian Tradisional Nasional di Yilan Country. Bangunan-bangunan di Pusat Kesenian Tradisional Nasional itu, menyajikan suasana kehidupan sehari-hari zaman dahulu orang Taiwan. Pengunjung yang datang ke daerah ini dapat merasakan nuansa kehidupan masa lalu Taiwan.

Di sini juga digunakan sabagai tempat penyuntingan drama dan film. Selain itu pengunjung juga dapat menyaksikan pertunjukan di area jalanan dan area teater luar, dimana tersedia pedagang kaki lima yang menawarkan masakan tradisional Yilan.

Selain di Yilan, ragam tema kebudayaan suku asli (aborigin) Taiwan juga dipertunjukkan di resort dan hotel-hotel. Bagi semua tamu hotel, dipastikan akan ada tontonan menarik selain menikmati panorama alam di Taiwan Timur. Suku asli Taroko, misalnya, sangat antusias bila ada pengunjung lokal maupun mancanegara yang menyambangi daerah mereka. Sekitar dua jam, mereka siap memukau dan menunjukkan jati diri sukunya kepada para tamu hotel.

Usai capek mengunjungi wisata di Taiwan Timur, wisatawan dapat menutup perjalanan ke ibukota Taiwan, Taipei. Selain spot wisata, di sana ada banyak lokasi berburu oleh-oleh dan souvenir. Salah satu landmark itu ialah Gedung Taipei 101. Gedung pencakar langit yang masuk sepuluh besar bangunan tertinggi dunia itu, memiliki panjang 508 meter dengan total lantai 101 lantai.

Bangunan lantai bawah merupakan pusat perbelanjaan, beberapa lantai di atasnya adalah restoran, dan lantai lain adalah area perkantoran. Dari lantai 89 menuju ke bawah lantai 88, Anda bisa melihat keunikan Taipei 101 “Passive Tuned Mass Damper”, kedua terbesar sedunia dengan diameter 5,5 meter dan berat 660 ton, yang berfungsi untuk menstabilkan menara ini dari goyangan yang timbul dari angin topan dan gempa bumi.

Landmark lain di Taipei yakni Balai Peringatan Chiang Kai-Shek. Tempat ini dibangun untuk mengenang mantan presiden pertama Taiwan, Chiang Kai-Shek. Di dalam bangunan terdapat patung perunggu Chiang Kai-Shek setinggi hampir 10 meter. Pada area balai tersebut juga kerap dimanfaatkan anak-anak sekolah untuk latihan drumband dan kegiatan seni musik, drama kolosal dan lainnya.

Lalu, sebelum pulang ke negara asal, tak ada salahnya menyempatkan diri berkunjung ke Ximending, kawasan komersil dan rekreasi bagi rakyat Taiwan dan juga pelancong. Di kawasan ini disatukan dengan bermacam ragam pakaian anak muda yang trendi, kuliner, hiburan, seni yang mengandung unsur-unsur budaya. Di sudut jalan juga sering terlihat lukisan grafiti serta hiburan terbaru dengan topik populer. Daerah ini sangat cocok bagi Anda untuk berburu dan belanja oleh-oleh khas Taiwan. So, saatnya berkunjung ke Taiwan! (*)