29 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 5281

Desa Saragih Alokasikan Dana Desa untuk Rabat Beton

PEMBANGUNAN: Pemerintah Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapteng sedang membangun rabat beton di Dusun I, Desa Saragih.
PEMBANGUNAN: Pemerintah Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapteng sedang membangun rabat beton di Dusun I, Desa Saragih.

TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut, mengalokasikan dana desa (DD) tahun anggaran 2019 untuk membangun rabat beton.

Sahwin Tumanggor Kades Saragih mengungkapkan pembangunan rabat beton dilakukan sesuai hasil musyawarah pada Rabu (15/5), dan bahan materialnya sudah ada di lokasi, yakni di Dusun I sepanjang 150 meter dan sepanjang 100 meter di Dusun II Desa Saragih.

“Sebenarnya program dana desa tahun anggaran 2019 di Desa saragih, di bidang infrastruktur, lampu penerangan jalan umum (LPJU), pembangunan rabat beton, dan pembangunan PAUD. Sedangkan pembangunan LPJU sudah mulai rampung,”ujar Sahwin Tumanggor, Jumat (24/5).

Di tempat yang sama, ketua tim pelaksana kegiatan (TPK), Gultom Barasa mengatakan, pelaksanaan pembangunan rabat beton berpedoman dengan RAB, agar kualitas bangunan semakin baik. (mag-11/han)

Pemkab Asahan Santuni Kaum Duafa

SERAHKAN: Plt Bupati Asahan, Surya SH menyerahkan beras kepada kaum dhuafa.
SERAHKAN: Plt Bupati Asahan, Surya SH menyerahkan beras kepada kaum dhuafa.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 1.000 karung beras dibagikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan kepada kaum dhuafa yang ada di 25 kelurahan, di Kecamatan Kisaran Timur dan Barat, Senin (27/5).

Pembagian beras itu langsung diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Asahan H Surya BSc, di gedung Serba Guna, Jalan Mahoni, Kecamatan Kisaran Barat.

Plt Bupati Asahan, H. Surya BSc mengatakan, pembagian beras merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Asahan kepada masyarakat yang membutuhkan, terlebih di bulan Suci Ramadan.

“Artinya Pemkab Asahan berharap, beras dapat bermaanfaat dan digunakan oleh mereka yang berhak menerimanya, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri,” kata Surya.

Dikatakan Surya, Pemerintah Kabupaten Asahan dengan berbagai program akan senantiasa membuat program sosial, termasuk salah satunya penyerahan beras.

Sementara itu, panitia penyelenggara Jhon Hardi Nasution mengatakan, beras yang dibagikan kepada warga dengan berat masing-masing 10 Kg, ditambah uang penggati transpot sebesar Rp30.000.(omi/han)

Serahkan 1.028 SK CASN 2018, Gubsu Tekankan Kedisiplinan

humaspemprovsumut SERAHKAN: Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyerahkan 1.028 SK Pengangkatan CASN daerah Formasi 2018 Pemerintah Provinsi Sumut, Senin (27/5).
humaspemprovsumut
SERAHKAN: Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyerahkan 1.028 SK Pengangkatan CASN daerah Formasi 2018 Pemerintah Provinsi Sumut, Senin (27/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menyerahkan 1.028 Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Formasi 2018 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, di Lapangan Futsal Gedung Sport Center Pancing, Jalan Willem Iskandar, Medan, Senin (27/5).

Gubernur meminta kepada CASN nantinya dalam bekerja harus mengutamakan kedisiplinan. “Awal nanti bekerja, dalam benak saudara yang pertama harus dilakukan adalah harus disiplin. Hidup ini tanpa disiplin, omong kosong,” tegas Edy. Dikatakan Gubernur, ada beberapa hal untuk menjalankan disiplin. Pertama, harus berdoa kepada Tuhan sebelum mengerjakan pekerjaan. Kemudian, harus memiliki program apa yang harus dikerjakan dan target apa yang harus diselesaikan.

Lalu dalam bekerja, lanjutnya, harus bisa berinteraksi dengan lingkungan dalam mengerjakan pekerjaannya. Sebagai CASN, menurut Edy Rahmayadi, harus bisa menjadi contoh teladan. “Sebagai orang baru, tentunya segar, kuat, dan hebat. Harus bisa jadi contoh teladan. Oleh karenannya, seorang CASN pantang menyerah. Tidak kenal kata menyerah. Yakinkan bahwa saudara bisa,” ujarnya.

Selanjutnya seorang CASN harus rela berkorban untuk menyelesaikan masalah yang ada. “Itulah yang harus dilakukan CASN. Itulah disiplin,” ucap Edy Rahmayadi yang didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sabrina dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumut Abdullah Khair Harahap. Sebelumnya, Plt Kepala BKD Sumut Abdullah Khair Harahap melaporkan, pelamar yang mendaftar pada Formasi 2018 Pemprovsu sebanyak 10.716 orang. Yang berhak mengikuti ujian dan memenuhi syarat administrasi sebanyak 9.617 orang.

Dari jumlah tersebut, yang dinyatakan lulus sebanyak 1.032 orang dan mengundurkan diri sebanyak 4 orang. “Yang melengkapi berkas sebanyak 1.028 orang dengan rincian, tenaga guru sebanyak 701 orang, tenaga kesehatan 228 orang dan tenaga teknis 99 orang,” ujarnya. Dalam waktu dekat, lanjut Khair, para CASN akan mengikuti pelatihan dasar (latsar). “Sebelum satu tahun CASN melaksanakan tugas, mereka harus mengikuti latihan dasar,” kata Khair. (prn/han)

Mahasiswi USU Ditemukan Tewas Tergantung

Gantung diri-Ilustrasi.
Gantung diri-Ilustrasi.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Seorang mahasiswi Fakultas Matematika dan IPA Jurusan Kimia, Universitas Sumatera Utara (USU), Mutia Kurniasih Simangunsong (24) ditemukan tewas tergantung, Senin (27/5) pukul 8.30 WIB.

Warga Jalinsum, Lingkungan VI, Kelurahan Cemara, Kecamatan Lubukpakam ini tergantung pada seutas tali nilon di kamar tidurnya. Peristiwa itu awalnya diketahui ibu korban, Herlina Boru Sinaga (65). Melihat itu, ibu korban menjerit histeris.

Alhasil, beberapa tetangga berdatangan dan menurunkan korban yang sudah tewas. Korban kemudian dilarikan ke RSU Sari Mutiara Medan. Hasil pemeriksaan medis, diketahui bahwa korban sudah meninggal sekira 3 jam. Informasi lain diperoleh, diduga korban sebelumnya sudah menyatakan kepada orangtuanya, bahwa dia sebentar lagi akan diwisuda.

Akibat pernyataan itu, orangtua korban mempertanyakan pernyataan itu. Diduga merasa terdesak dengan janji kepada orangtua, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. “Benar. Keluarga korban tidak setuju untuk diautopsi dan sudah membuat pernyataan akan menuntut kematian anaknya,” singkat Kapolsek Lubukpakam, Iptu Firdaus Kemit, Senin (27/5). (btr/ala)

BKPRMI Sumut Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan

no picture
no picture

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Sumut menggelar seminar sehari wawasan kebangsaan, di Aula Gedung Majelis Ulama Kota Binjai, Jalan Olahraga, Kelurahan Timbang Langkat, Binjai Timur, Minggu (26/5). “Terima kasih kepada Pemko Binjai yang sudah mendukung kegiatan ini. Kegiatan ini juga dalam rangka untuk meningkatkan silaturahim sesama kader, dan meningkatkan wawasan tentang bagaimana berbangsa dan bernegara yang baik,” ujar Ketua BKPRMI Sumut, Zulchairi Pahlawan.

Apalagi saat ini, sambung dia, kondisi situasi politik di Indonesia masih panas. Melalui seminar sehari kebangsaan ini, Zulchairi berharap, perbedaan yang ada kian mengeratkan persatuan dan kesatuan.

“Ukhuwah Islamiah terjalin dengan benar dan termakrub dalam alquran dan hadist. Kami berharap kegiatan ini semakin menguatkan tali silaturahim, sehingga khususnya kader remaja masjid ini bisa bersikap sebagaimana semestinya seorang mukmin dan muslim. Sesama umat muslim saling nasehati dan perbaiki diri. Bertaqwa kepada allah, kelak allah kita pasti mendapatkan ridhonya,” ujar dia.

Dia juga menyerukan untuk dapat menumbuhkan kepercayaan terhadap sistem yang sudah berjalan. Ditambah lagi saat ini tengah Bulan Suci Ramadan 1440 Hijriah. “Kegiatan ini juga bertujuan menciptakan kader umat beragama dan pemuda remaja masjid yang siap jadi pemimpin yang beriman, menguasai iptek dan berakhlaqul karimah,” tandasnya. (ted/han)

Debu Vulkanik Sinabung Tak Cemari Udara

solideo/sumut pos ERUPSI: Gunung Sinabung saat erupsi.
solideo/sumut pos
ERUPSI: Gunung Sinabung saat erupsi beberapa waktu yang lalu.

KARO, SUMUTPOS.CO – Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Utara mengungkapkan, berdasarkan pantauan yang dilakukan pasca erupsi Gunung Sinabung, kualitas udara di wilayah ini masih dalam keadaan baik.

Kepala DLH Sumut Binsar Situmorang mengatakan, pemantauan tersebut dilakukan pada tiga kecamatan, yakni di Simpangempat, Namateran dan Tigan Derket menggunakan parameter uji seperti SO2, NO2, Pb, CO, NH3, dan N2S.

“Dari semua parameter titik pantau masih memenuhi baku mutu sesuai dengan PP No.41/1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara,” ujarnya saat menyampaikan keterangan pers di Kantor Gubernur Sumut, Senin (27/5).

Tak hanya itu, berdasarkan pemantauan kualitas udara ambien di Sumut, pihaknya juga mengutarakan masih memenuhi baku mutu. Dimana lokasi yang diambil dari wilayah Medan, Binjai, dan Tanjungmorawa, Deliserdang melalui parameter uji seperti SO2, NO2, NH3, H2S, TSP, kebisingan, suhu dan kelembaban.

Binsar juga memaparkan, bahwa pihaknya akan membangun Pusat Daur Ulang (PDU) Sampah dan alat monitor online kualitas air Danau Toba, dalam rangka meningkatkan pengelolaan sampah dan limbah.

“Untuk pengurangan dan penanganan sampah dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dibangun PDU Sampah di Desa Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan dan Kabupaten Labuhan Batu. Pembangunan fisiknya sudah selesai, itu akan segera beroperasi,” katanya.

Disamping limbah dan sampah, DLH Sumut juga membangun alat monitoring kualitas air (Online Water Monitoring System) untuk Danau Toba. Alat ini di pasang di Desa Mogang, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir dan akan mengirimkan data sampel kualitas air Danau Toba ke DLH.

“Kita juga sudah menginstalasi Online Water Monitoring System untuk Danau Toba di Desa Mogang. Alat ini bisa bekerja online, mengirim data sampel air Danau Toba kepada pemerintah segera, karena dia berbasis online. Ini perlu agar kita bisa langsung mengambil tindakan cepat sebelum terjadi kerugian yang lebih besar seperti sebelum-sebelumnya,” terangnya.

Melalui paparan yang difasilitasi Biro Humas dan Keprotokolan, Binsar juga menerangkan ada empat poin yang menjadi fokus DLH Sumut selama 2018-2023, mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD Provinsi Sumut. Pertama adalah Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), Indeks Kualitas Air, Indeks Kualitas Udara dan Indeks Kualitas Tutup Lahan.

Disampaikannya, terakhir 2018 IKLH masih 67,17 persen dari target, indeks kualitas air 77,5 persen, kualitas udara 85,59 persen dan kualitas tutupan lahan 45 persen. “Sesuai dengan misi Pak Edy Rahmayadi dan Pak Musa Rajekshah yang kelima, mewujudkan masyarakat Sumut yang bermartabat dalam lingkungan, alamnya bersih dan indah kita harus mengejar target-target ini,” katanya.

Selain PDU dan Online Water Monitoring System untuk Danau Toba, DLH juga membangun water purifier di 21 titik Provinsi Sumut, pembangunan IPAL Komunal, memberikan bantuan 150 unit tempat sampah, menyiapkan regulasi, peningkatan program Adiwiya dan juga bekerja sama dengan luar negeri untuk pendidikan lingkungan.

Ketika ditanya mengapa limbah dan sampah masih menjadi masalah di Sumut sampai saat ini, Binsar mengatakan, penanganan suatu masalah sering terhambat dikoordinasi.

“Ya masalah koordinasi memang sering menjadi kendala kita. Terkadang daerah berjalan sendiri-sendiri dalam menangani kasus lingkungan hidup, padahal untuk masalah ini, misalnya sungai kan melibatkan beberapa daerah, jadi harus bersinergi. Di sinilah posisi Provinsi Sumut berada, kita harus memfasilitasi mereka atau dengan kata lain menjadi wasit. Kita berharap masalah-masalah ini segera teratasi target-target bisa tercapai,” pungkasnya. (prn/han)

Gunung Sinabung Erupsi Lagi

prans/sumut pos KETERANGAN PERS: Kepala DLH Sumut Binsar Situmorang memberikan keterangan pers terkait erupsi gunung Sinabung.
prans/sumut pos
KETERANGAN PERS: Kepala DLH Sumut Binsar Situmorang memberikan keterangan pers terkait erupsi gunung Sinabung.

KARO, SUMUTPOS.CO – Gunung Sinabung kembali erupsi, Senin (27/5), pasca gunung api tertinggi di Sumatera Utara itu turun status dari Awas (Level IV) ke Siaga (Level III).

Data yang dihimpun kru koran ini dari Zihismal, petugas Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Desa Dokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo.

Gunung Sinabung erupsi erupsi sekira pukul 06.29 WIB, dengan tinggi kolom abu 2.500 meter di atas puncak 4.960 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu, dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di Seismogram dengan Amplitudo maksimum 41 MM dan durasi ± 6 menit 24 detik. “Pasca turun level, baru hari ini Sinabung erupsi. Erupsinya hanya sekali,” kata Zihismal.

Meski saat ini aktivitas vulkanik dan kegempaan terpantau stabil, namun Zihismal tetap mengimbau masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 Kilometer dari puncak Sinabung, serta radius sektoral 5 Kilometer untuk sektor Selatan-Timur, dan 4 Kilometer untuk sektor Timur-Utara. Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih, serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

Seperti diketahui, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energidan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan menurunkan status Gunung Sinabung di Kabupaten Karo dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga), terhitung sejak Senin (20/5) sore.

Berdasarkan analisis PVMBG disebutkan , secara umum jenis dan jumlah gempa mengalami penurunan sejak Juli 2018, seiring penurunan energi amplitudo gempa. Pada periode Januari–Mei 2019 terekam jenis gempa yang berasosiasi dengan proses hidrothermal (dominan gas/uap air).

Erupsi tanggal 7, 11 dan 12 Mei 2019 merupakan ‘sudden magmatic pulse’, dicirikan oleh intensitas letusan yang relatif kecil dan tidak didahului oleh peningkatan gempa-gempa Vulkanik. Hal ini bersesuaian dengan grafik energi amplitudo gempa (RSAM), dimana tidak terjadi peningkatan energi secara gradual.

Perbandingan energi gempa sejak periode erupsi 2013 hingga 2019 menunjukkan bahwa energi kegempaan jauh lebih kecil pada 2019. Suplai magma masih terjadi dengan intensitas rendah, ditandai dengan masih terekamnya gempa –gempa vulkanik (Vulkanik A, Vulkanik B, dan low frequency) dalam jumlah semakin menurun dibandingkan periode erupsi Februari – Juni 2018.

Dari analisis itu, PVMBG menyimpulkan, berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental hingga 20 Mei 2019 pukul 06.00 WIB, tingkat aktivitas vulkanik Gunung Sinabung diturunkan dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga), terhitung sejak tanggal 20 Mei 2019 pukul 10.00 WIB.

Gunungapi (PGA) Sinabung, Armen Putra membenarkan status level Gunung Sinabung sudah diturunkan dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga). “Aktivitas gunung api Sinabung masih fluktuatif, dan memang dari PVMBG Pusat yang di Bandung sudah menurunkan surat rekomendasi penurunan status dari Awas (Level IV) ke Siaga (Level III),” tutur Armen. (deo/han)

Asrama Brimob Sengaja Diserang untuk Rebut Senjata

RUSUH: Sejumlah anak-anak di bawa umur ada pada kerusuhan di Jakarta, 22 Mei 2019.
RUSUH:
Sejumlah anak-anak di bawah umur ada pada kerusuhan di Jakarta, 22 Mei 2019.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Polri mengungkap tujuan dari serangan massa perusuh di sekitar Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat terhadap Asrama Brimob.

Dari pemeriksaan disebutkan massa menyerang untuk merebut senjata di asrama tersebut.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, serangan dilakukan ketika sebagian besar anggota Brimob sedang bersiaga di Bawaslu.

“Salah satu sasarannya adalah menyerbu Asrama Mako Brimob kenapa? Untuk merebut senjata,” ujar Dedi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (27/5).

Untungnya, dengan kesigapan yang dilakukan anggota Polri, niat para perusuh bisa digagalkan dan tak ada satu pun senjata yang direbut.

“Dengan kekuatan 50 orang personel. Dari Slipi maupun Tanah Abang (perusuh) secara masif (menyerang) menggunakan batu, molotov,” ujarnya.

Dedi menegaskan, meski anggota di lapangan sempat terdesak, mereka sama sekali tidak menggunakan peluru tajam ketika mengurai massa.

“Sesuai yang sudah saya sampaikan berulang kali, seluruh anggota Polri dan TNI yang laksanakan pengamanan langsung terhadap para pendemo tidak dilengkapi senjata api dan peluru tajam,” tandas Dedi. (cuy/jpnn)

Inilah 8 CV Penyedia Makanan & Minuman untuk Pemko Medan

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Ir Wiriya Al Rahman MM berfoto bersama dengan 8 perusahaan penyedia makanan dan minuman pada acara penandatanganan e-Katalog daerah Kota, di Kantor Wali Kota Medan, Senin (27/5).
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Ir Wiriya Al Rahman MM berfoto bersama dengan 8 perusahaan penyedia makanan dan minuman pada acara penandatanganan e-Katalog daerah Kota, di Kantor Wali Kota Medan, Senin (27/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan melakukan kerjasama dengan 8 perusahaan penyedia makanan dan minuman yang berada di lingkungan Kota Medan. Penandatanganan ini dilakukan guna mewujudkan reformasi birokrasi menuju Good Governance dan Clean Governance dalam tata Pemerintah. Salah satunya melalui pemyelenggaraan pengadaan barang/jasa yang efisien, transparan, dan akuntabel, khususnya dalam penyediaan makan dan minum.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan e-Katalog daerah Kota Medan kepada Penyedia makanan dan minuman pada Bagian Umum Setda Kota Medan di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Senin (27/5).

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Ir Wiriya Al Rahman MM menjelaskan, sesuai dengan peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa Pemerintah, kali ini menitikberatkan pada pemenuhan nilai manfaat yang besar-besarnya (value for money).

“Pada kesempatan ini juga perlu kami beritahu bahwa pencantuman e-Katalog makanan dan minuman ini merupakan komoditas lanjutan yang dicantumkan dalam e-Katalog daerah Kota Medan selain aspal dan beton cor yang telah lebih dulu dicantumkan,” ungkap Sekda.

Sekda mengatakan manfaat besar dari memiliki e-Katalog daerah, selain mendorong proses pengadaan barang dan jasa yang lebih cepat dibandingkan dengan sistem lelang, e-Katalog daerah juga menjaminkualitas barang dan jasa yang ditawarkan dan dapat mengakomodir produk-produk pengusaha lokal dan UMKM.

“Diharapkan ke depannya produk lokal dan UMKM di Kota Medan dapat berkembang tidak hanya di tingkat Kota Medan saja, melainkan juga di tingkat Nasional maupun Internasional,” katanya.

Kedelapan penyedia makanan dan minuman yang melakukan kerjasama dengan Pemko Medan yakni Cv. Simpang Tiga, Cv. Me Roti Q, Cv. Medan Deli (Restoran Sederhana), Cv. Ira Abadi Sejahtera (Ira Catering), PT. Metro Global Indonesia (Majestik), Cv. Garuda (Restoran Garuda), Cv. Ricky Abadi (Bunda Catering), dan Dapur Reuni. (rel)

Diduga Terlibat Makar, Polisi Jemput Paksa Dosen di Medan

Rafdinal, seorang dosen di Medan, dijemput paksa polisi karena diduga terlibat makar.
Rafdinal, seorang dosen di Medan, dijemput paksa polisi karena diduga terlibat makar.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polda Sumatera Utara (Sumut) menjemput seorang pria bernama Rafdinal, seorang dosen di salahsatu PTS di Medan, yang diduga terlibat dalam dugaan tindakan makar, Senin (27/5/2019).

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan yang dikonfirmasi menjelaskan, Rafdinal dijemput dari kediamannya oleh petugas, pada Senin siang. Usai dijemput, Rafdinal kemudian akan dibawa ke Polda Sumut untuk dimintai keterangannya. “Baru saja. Nanti kalau sudah sampai ke komando baru kita ambil keterangannya,” ucapnya.

Kendati begitu, MP Nainggolan mengaku belum bisa memberikan penjelasan yang lebih detail terkait penangkapan ini. Hanya saja sepengetahuan dia, Rafdinal diamankan atas dugaan makar yang terjadi di Jalan Brigjen Katamso-MT Haryono-Jalan Sisingamangaraja, Medan saat dilangsungkannya pawai obor beberapa waktu lalu.

“Jadi saat itu ada pawai obor di malam hari. Diduga ada upaya tindakan makar di situ,” pungkasnya.

Sebelumnya, Polda Sumut telah melakukan pemanggilan terhadap enam orang warga lainnya terkait kasus dugaan makar untuk dimintai keterangannya sebagai saksi. Keenamnya nya adalah Heriansyah, warga Jalan Balaidesa, Angga Fahmi mahasiswa UMSU, Fatra warga Jalan Sekretariat Masjid Raudhatul Islam, Jalan Yos Sudarso Gang Peringatan. Kemudian, Rabu Alam Syahputra warga Dusun III Desa Telaga Sari Tanjung Morawa, pengurus FUI Sumut Indra Suheri, dan pengurus Aksi Cepat Tanggap (ACT) Rinaldi.

Sebelumnya, mereka diadukan oleh seseorang bernama Suheri Prasetyo. Laporan itu atas aksi dugaan makar yang terjadi pada Sabtu 4 Mei 2019 di Jalan Brigjen Katamso-MT Haryono-Jalan Sisingamangaraja, Medan yang dilakukan oleh Rafdinal dkk. (kps)