29 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 5296

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Terima Sanksi AS

net SISTEM RUDAL: Sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 buatan Rusia. 
net
SISTEM RUDAL: Sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 buatan Rusia.

ANKARA, SUMUTPOS.CO – Turki ngotot membeli sistem rudal S-400 dari Rusia. Jelas ini akan menuai sanksi dari Amerika Serikat (AS).

Turki tetap memaksakan untuk membeli sistem rudal S-400 telah membuat hubungan dengan AS sebagai sekutu mereka di NATO yang khawatir bahwa Rusia bakal memonitor teknologi mereka.

“Turki sudah bersiap menerima sanksi dari AS,” kata Menteri Pertahanan Hulusi Akar dalam konferensi pers sebagaimana diberitakan AFP Rabu (22/5).

Akar merujuk kepada Undang-undang Menangkal Musuh AS Melalui Sanksi (CAATSA) yang melarang negara lain menjalin hubungan bisnis dengan Rusia. Akar menuturkan selama ini Turki hanya “dimanjakan” dengan membeli peralatan militer, dan ingin lebih banyak terlibat dalam produksi gabungan dan transfer teknologi.

“Idenya adalah kami selalu membeli sementara mereka selalu memproduksi,” ujar menteri berusia 61 tahun itu kepada awak media.

Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu pekan lalu (18/5) menyatakan, Turki bersama Rusia bakal memproduksi sistem rudal S-500 setelah membeli S-400.

Akar mengatakan, Turki sudah mengirim sejumlah personel militer ke Rusia untuk menjalani pelatihan dengan S-400 bakal dikirim pada Juni atau Juli mendatang. Bulan lalu, Akar menuturkan sistem yang dikenal dengan kode NATO SA-21 Growler itu bakal difungsikan untuk melindungi ibu kota Ankara serta Istanbul.

Dalam rangka untuk menentang pembelian sistem rudal itu, Washington menawarkan sistem rudal anti-pesawat Patriot pada Maret lalu. Gedung Putih sempat menyatakan pembelian S-400 bisa mengacaukan rencana kedua negara dalam program jet tempur F-35, di mana Turki memproduksi sejumlah suku cadang.

Akar menyatakan Ankara masih mempertimbangkan penawaran Patriot. Meski begitu, dia mengaku terdapat ‘kelonggaran’ untuk negosiasi Patriot maupun F-35.

Relasi AS dan Turki selain S-400 juga memanas setelah AS memutuskan mendukung militan Kurdi yang dianggap Ankara sebagai teroris, dan keengganan menyerahkan terduga dalang kudeta 2016. (bbs/azw)

Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium

net FASILITAS NUKLIR: Presiden Iran Hassan Rouhani (kanan) saat mengunjungi fasilitas teknologi nuklir Iran di Teheran.
net
FASILITAS NUKLIR: Presiden Iran Hassan Rouhani (kanan) saat mengunjungi fasilitas teknologi nuklir Iran di Teheran.

TEHERAN, SUMUTPOS.CO – Iran meningkatkan kapasitas produksi pengayaan uraniumnya hingga empat kali lipat di tengah ketegangan hubungan dengan AS.

Para pejabat Iran menekankan bahwa uranium yang diperkaya akan tetap hanya sampai pada batas 3,67 persen, sesuai dengan kesepakatan nuklir 2015.

Uranium tersebut akan dapat digunakan untuk pembangkit listrik, namun tetap jauh di bawah apa yang diperlukan untuk membuat senjata atom.

Kendati demikian, meningkatkan produksi hingga empat kali lipat akan membawa Iran melampaui batasan persediaan yang ditentukan dalam perjanjian.

Teheran telah menetapkan batas waktu 7 Juli kepada negara-negara penandatangan Kesepakatan Iran 2015 untuk membuat kesepakatan baru.

Jika tidak ada kesepakatan baru, maka negara itu akan meningkatkan level pengayaan ke tingkat yang lebih dekat untuk penggunaan sebagai senjata.

Peningkatan kapasitas pengayaan uranium negara itu diungkapkan juru bicara Organisasi Energi Atom Iran, Behrouz Kamalvandi, yang dikutip kantor berita pemerintah, IRNA.

Dia mengatakan, Iran mengambil langkah tersebut karena AS telah mengakhiri program yang memungkinkan negara itu untuk menukar uranium dengan Rusia, serta mengakhiri penjualan air berat ke Oman.

Air berat yang memiliki isotop H-2 atau deuterium digunakan untuk membantu mendinginkan reaktor dalam proses produksi plutonium yang dapat digunakan dalam senjata nuklir.

Kamalvandi mengatakan Iran telah memberi tahu Badan Energi Atom Internasional tentang peningkatan tersebut.

Teheran telah lama menegaskan bahwa mereka tidak bertujuan untuk mendapatkan senjata nuklir, tetapi negara-negara barat khawatir programnya memungkinkan untuk pengembangan ke arah itu. (bbs/azw)

Pemilu di India Gunakan Mesin Elektronik, Penghitungan Suara Cuma Satu Hari

net PEMILIH: Seorang pemilih di India memperlihatkan tinta pada jarinya setelah menggunakan hak pilihnya di Pulau Ghoramara, Sabtu (19/5)
net
PEMILIH: Seorang pemilih di India memperlihatkan tinta pada jarinya setelah menggunakan hak pilihnya di Pulau Ghoramara, Sabtu (19/5)

INDIA, SUMUTPOS.CO – Pemilihan umum di India pernah disebut sebagai pemilu terumit, karena memakan waktu enam pekan untuk pemungutan suara. Tapi, panitia pemilu dapat menetapkan satu hari untuk menghitung semua surat suara dari sebagian 900 juta pemilih yang memenuhi syarat.

Penggunaan mesin pemungutan suara elektronik memudahkan segalanya, meski ada klaim kecurangan di beberapa tempat. Lebih dari 67 persen pemilih memilih menggunakan mesin elekronik selama 7 putaran pemungutan suara. Sementara hasil pemilu India akan diumumkan, Kamis (23/5).

Berikut beberapa hal mengenai penghitungan suara pada pemilu India, seperti dikutip dari AFP: Penjagaan ketat Polisi bersenjata siaga di luar ruang tempat mesin pemungutan suara disimpan untuk memastikan tidak disentuh sampai penghitungan di mulai.

Perwakilan dari partai-partai politik yang bersaing dapat bergabung dengan mereka dalam penjagaan selama 24 jam atau mengamati CCTV yang memantau area itu. Perwakilan dari kandidat juga diperbolehkan memeriksa mesin ketika dibawa ke ruang hitung dan diletakkan di atas meja.

Wakil Komisaris Badan Pemilu Nasional India Sudeep jain mengatakan, tombol mesin akan ditekan oleh seorang petugas resmi untuk memulai penghitungan suara.

Dia menuturkan, satu putaran penghitungan termasuk tabulasinya akan memakan waktu antara 20-25 menit. Penghitungan itu belum final sampai semua kandidat, atau perwakilannya, dan delegasi pemilu yakin dengan keakuratan hasil. Jain mengatakan, pernghitungan melalui mesin dari seluruh negeri diharapkan akan rampung dalam waktu 8 jam.

Pengecekan ulang Mahkamah Agung India memerintahkan para petugas untuk secara acak mencocokkan surat suara dengan hasil mesin berjumlah 20.600 dari total 1,3 juta TPS.

Jain mengatakan, kandidat dapat meminta pengecekan ulang jika ada keraguan dengan hasil mesin.

Namun, pengecekan itu dapat menunda pengumuman hasil akhir selama beberapa jam. Nantinya, setiap meja penghitungan harus tersedia bolpoin biru dan pisau kertas untuk membuka segel pada mesin pemilihan elektronik.

Tim juga siap menutup mesin dengan lilin dan label pengaman bernomor seri segera setelah penghitungan selesai untuk memastikan integritas apabila hasilnya ditentang.

Gugatan hasil pemilu Surat suara melalui pos dihitung terlebih dahulu. Petugas keamanan dan pejabat lainya yang bertugas selama pemilu dapat memberikan suara melalui pos atau secara elektronik.

Penghitungan suara elektronik akan dimulai 30 menit setelah penghitungan surat suara selesai. Para kandidat memiliki waktu 45 hari untuk menggugat hasil pemilu. Jika pengadilan memerintahkan penghitungan ulang, memori mesin dapat diaktifkan kembali setelah terhubung dengan baterai.

Ketika lembar hasil akhir telah siap, petugas di setiap daerah pemilihan berhenti sebentar selama dua menit pada waktu kandidat atau perwakilannya meminta penghitungan ulang.

Petugas pemilu dapat menolak pemintaan apa pun yang dianggap tidak masuk akal atau sembrono. Saat perselisihan telah diselesaikan, hasilnya diumumkan dan perwakilan kandidat menandatangani dokumen akhir untuk dilaporkan ke komisi pemilihan umum. (bbs/azw)

Pemko Binjai Buka Puasa Bersama Masyarakat

no picture
no picture

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai menggelar acara buka puasa bersama, sekaligus pelepasan tim Safari Ramadan yang dirangkai dengan pisah sambut Ketua Pengadilan Agama dari Hj Sakwanah kepada Masalan Bainon, di Pendopo Umar Baki, Selasa (21/5) malam.

“Mari jadikan momentum Ramadan ini untuk meningkatkan ibadah dan silaturahim, dan selalu berdoa di awal dan di akhir Ramadan, agar dapat dipertemukan dengan Ramadan tahun depan.,” ujar Wali Kota Binjai, HM Idaham.

Kepada tim Safari Ramadan, Idaham meminta agar memberi arti dan manfaat yang nyata di tengah-tengah umat.

“Dan yang terpenting bagi seluruh masyarakat Kota Binjai, mari kita bersama-sama mempertahankan keamanan dan kokundusifan kota pasca pelaksanaan Pemilu,”harapnya.

Tim Safari Ramadan akan mengunjungi 37 Masjid dan Musala yang tersebar di 5 Kecamatan Kota Binjai. Wali Kota Binjai beserta tim bekesempatan mengunjungi Masjid Nurul Huda, di Jalan Gunung Kidul, Lingkungan VIII, Kelurahan Tanah Merah, Binjai Selatan.

Sementara, Al Ustaz H Azar Aswadi dalam tausiah singkatnya mengatakan, ada tiga doa yang tidak tertolak. Di antaranya, doa orangtua kepada anaknya, doa orang yang berpuasa di bulan Ramadan, dan doa musafir.

“Kemuliaan orang yang berpuasa di akhirat nanti, bahwa di surga ada satu pintu khusus untuk orang-orang yang berpuasa, tak seorang pun yang dapat masuk kecuali orang yang berpuasa, Allah akan memanggil orang-orang yang berpuasa,”tandasnya. (ted/han)

Dugaan Pungli UPT Dinas Bina Marga Sumut, Silakan Lapor ke Ombudsman

Bina Marga
Bina Marga

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terkait dugaan pungutan liar (pungli) terhadap Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara, Gubenur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi diminta turun tangan. Selain itu, tim saber pungli juga diminta melakukan penyelidikan.

Hal itu disampaikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar menanggapi dugaan pungli tersebut. “Gubernur (Gubsu) harus turun tangan dan juga tim saber pungli,” ujarnya kepada Sumut Pos, Kamis (23/5).

Kata Abyadi, jika hari ini masih ada pungli jelas sangat keterlaluan. Menurutnya dugaan pungli itu mencoreng program Gubsu untuk menuju Sumut yang bermartabat. “Tindakan tersebut membuat Sumut tak bermartabat,” katanya.

Diutarakan Abyadi, dugaan pungli ini harus segera disikapi dan jangan sampai berlarut-larut. Sebab, jika dibiarkan tanpa ada tindakan maka membuat program Gubsu rusak. “Harus segera dipanggil oknum yang diduga melakukan pungli,” ucapnya.

Saat ini, sebut dia, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sedang memperbaiki pelayanan publik yang bersih dari pungutan. Akan tetapi, kok masih ada pungli dibiarkan. “Orang-orang seperti ini yang harus dibersihkan dari birokrasi, jangan sampai menularkan virus hingga berakar,” cetusnya.

Ia menambahkan, kepada pihak rekanan yang merasa dirugikan diminta melaporkan kepada Ombudsman Sumut. Dengan begitu, pihaknya bisa menindaklanjuti untuk mengungkap praktik kotor di birokrasi. “Silahkan laporkan kepada kami dan kami siap menindaklanjuti dengan meminta keterangan pihak-pihak yang diduga terlibat,” tukas dia.

Diberitakan sebelumnya, pengerjaan proyek di 17 Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Dinas Bina Marga dan Dinas Konstruksi Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) masih tersendat. Pasalnya, surat perintah kerja (SPK) masih tertahan di meja Sekretaris Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Hasudungan Siregar (HS).

“Sejak ada pemberitaan miring di Sekretaris Dinas Bina Marga yang mematok Rp10 juta per UPT untuk penandatanganan hingga kini SPK masih tertahan di sekretaris,” beber rekanan kerja, Abis di Dinas Bina Marga.

Menurut Abis, banyak kejanggalan dalam penanganan SPK untuk 17 UPT Dinas Marga Sumut. Salah satu contonya, seperti yang dilakukan Sekretaris Dinas Bina Marga Hasundungan Siregar. Seharusnya dalam mengeluarkan kebijakan pengerjaan proyek tidak lagi melibatkan sekretaris melainkan kebijakan dari pengguna anggaran. (azw)

169 Eselon III dan IV Dilantik

LANTIK: Wakil Wali Kota Binjai, Timbas Tarigan melantik dan mengambil sumpah 169 pejabat eselon III dan IV di Aula Lantai II Balai Kota, Rabu (22/5)
LANTIK: Wakil Wali Kota Binjai, Timbas Tarigan melantik dan mengambil sumpah 169 pejabat eselon III dan IV di Aula Lantai II Balai Kota, Rabu (22/5)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Binjai, Timbas Tarigan melantik dan mengambil sumpah 169 pejabat eselon III dan IV di Aula Lantai II Balai Kota, kemarin (22/5). Sejumlah pejabat eselon III yang dilantik mulai dari jabatan Kepala Bidang dan Sekretaris. Sedangkan pejabat eselon IV yang dilantik mulai dari Lurah, Kepala Seksi dan Kepala Sub Bagian.

“Aparatur yang sudah dilantik, saya meminta dan menuntut untuk terus berbenah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Tingkatkan kualitas diri, kepekaan sosial dan kesigapan terhadap berbagai perubahan peraturan sehingga bisa tetap pada koridor hukum yang berlaku,” kata Timbas membacakan arahan dan bimbingan Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham.

Tuntutan ini, kata Timbas, juga berlaku di tingkat kecamatan dan kelurahan yang harus mampu untuk lebih cepat tanggap serta menyerap berbagai permasalahan di masyarakat. “Masalah sosial seperti penyandang masalah kesejahteraan rakyat, penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif, fakir miskin, mapun masalah sosial lainnya, harus mampu dicari akar permasalahannya dan berikan solusi ke masyarakat,” ujar Timbas.

Kepada para lurah yang dilantik, Timbas mengingatkan untuk dapat terus bersikap bijak terhadap masyarakat dan bawahan di wilayah kerja.

“Karena saudara merupakan pimpinan yang bertugas melaksanakan fungsi-fungsi manajemen pemerintah pada tingkat wilayah. Kesuksesan saudara (lurah) dalam mengelola organisasi sangat bergantung dan pengelolaan interaksi sosial dan emosial,”tegasnya. (ted/han)

TP PKK Langkat Santuni Kaum Duafa dan Warga Miskin

ist DIABADIKAN: Ketua TP PKK Langkat, Ny Tiorita Terbit Rencana dan Wakil Ketua Ny Endang Syah Afandin dengan pengurus lainnya diabadikan bersama kaum Duapa. dan warga kurang mampu.
ist
DIABADIKAN: Ketua TP PKK Langkat, Ny Tiorita Terbit Rencana dan Wakil Ketua Ny Endang Syah Afandin dengan pengurus lainnya diabadikan bersama kaum Duapa.
dan warga kurang mampu.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Langkat melaksanakan kunjungan Safari Ramadan ke Kecamatan Tanjungpura dan Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, sekaligus memberikan bantuan tali asih berupa sembako kepada kaum duafa dan masyarakat kurang mampu, Rabu (22/5).

Kunjungan itu langsung dipimpin Ketua TP PKK Langkat, Ny Tiorita Terbit Rencana didampingi wakil Ketua Ny Endang Syah Afandin bersama pengurus TP PKK Langkat lainnya.

Dalam sambutannya, Tiorita mengatakan kunjungan Safari Ramadan 1440 Hijriah dilakukan untuk mempererat hubungan persaudaraan antara umat muslim di Langkat. Sekaligus menjadi wadah untuk bertegur sapa dan bertatap muka, dan saling bertanya kabar.

Masih kata Tiorita, bantuan sembako yang diberikan sebagai bentuk kepedulian PKK Langkat kepada masyarakat yang kurang mampu. Dan berharap para penerima tidak memandang bantuan itu dari jumlah finansialnya. “Kami memohon doa dan dukungan dari saudara-saudara semuanya, untuk Bupati dan wakil Bupati Langkat saat ini, agar Langkat dibawah kepemimpinannya dapat lebih memajukan dan mensejahterakan,” pintanya.

Camat Tanjungpura, Taufik Reza, mengucapkan terima kasih atas kunjungan TP PKK Langkat. “Semoga kunjugan ini memotivasi kami semua, agar bekerja maksimal, untuk mendukung penuh kepemimpinan Terbit Rencana dan Syah Afandin, demi pembangunan Langkat lebih maju dan makmur,”pungkasnya. (bam/han)

Bawa Satu Ons Sabu, Pria Asal Aceh Lebaran di Penjara

BAMBANG/SUMUT POS DIAMANKAN: Tersangka (tiga dari kiri) diamankan di Mapolsek Besitang.
BAMBANG/SUMUT POS
DIAMANKAN: Tersangka (tiga dari kiri) diamankan di Mapolsek Besitang.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Agaknya Muhammad Idris (40) akan merayakan lebaran tahun ini di penjara. Pasalnya, warga Desa Meunesah, Kecamatan Muara II Lhokseumawe, Aceh Utara itu tertangkap membawa 1 ons narkotika jenis sabu, Kamis (23/5).

Personel Polsek Besitang berhasil mengamankan tersangka dari dalam Bus L 300 jurusan Lhokseumawe-Medan.

Penangkapan berawal dari sweeping yang dilakukan personel di depan Mapolsek Besitang, Jalan Medan-Banda Aceh, Kelurahan Pekan Besitang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Saat diperiksa, dari tersangka petugas menemukan satu bungkusan mencurigakan. Paketan tersebut dibalut plastik hitam yang dilakban.

Saat dibuka, isinya ternyata sabu. Setelah ditimbang, berat barang haram itu 100 gram atau 1 ons.

Tersangka bersama barang bukti dan bus yang ditumpanginya langsung diamankan ke Mapolsek Besitang.

“Saya di suruh antar ke Medan oleh Adi dengan upah Rp5 juta. Saya baru di kasih panjar Rp500 ribu untuk biaya perjalanan. Nanti sampai di Medan, sudah ada yang nunggu dan berkomunikasi dengan handphone,” katanya.

Sementara, Kapolsek Besitang AKP Adi Alfian didampingi saat di konfirmasi wartawan mengatakan, pengakuan tersangka masih dikembangkan.

“Saat ini kita lakukan pemeriksaan di Polsek Besitang dan selanjutnya akan kita serahkan ke Polres Langkat,” ucap kapolsek.(bam/ala)

KKP KNIA Antisipasi Cacar Monyet

no picture
no picture

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Satker Kualanamu, dr M Sofyan Hendri mengungkapkan, pihaknya belum menemukan atau mendeteksi adanya pengidap cacar monyet (Monkeypox) baik itu suspek, maupun penumpang pesawat via Bandara Kualanamu International Airport (KNIA).

Pun begitu, lanjut Sofyan, pihaknya tetap siaga untuk mengantisipasi masuknya penularan virus berbahaya tersebut, dengan cara melakukan antisipasi dini, termasuk memasang dua alat pendeteksi pengukur suhu tubuh (Termosscen) di area terminal kedatangan International.

Selain menyiagakan Termosscen, pihaknya juga menempatkan 8 orang petugas dokter KKP, ditambah petugas yang tergabung dalam Customs, Imigrasi dan Querantine (CIQ) serta dari pihak PT AP II Bandara Kualanamu.

Ini bertujuan untuk memperketat masuknya penularan virus berbahaya tersebut, apa lagi KNIA salah satu pintu masuk warga ke Singapura, tempat pertama kali ditemukan virus Mongkeypox.

Dijelaskan Sofyan, penularan dari cacar Monyet tersebut, bisa melalui pernapasan, bersentuhan (salaman) atau melalui keringat. “Ciri yang terdampak virus Mongkeypox, suhu badannya panas di atas 38 derajat celsius, kemudian ada ruang pada kulitnya seperti model cacar,”jelasnya.

Sofyan berharap, agar virus yang sudah menelan korban di Singapura tersebut, tidak berdampak ke Sumut. “Dan kami terus melakukan pencegahan sedini mungkin, apa lagi KNIA salah satu pintu masuk ke Singapura,”pungkasnya.(btr/han)

Misteri Cewek Bercadar Hitam Bawa Ransel di Demo 22 Mei

Wanita tersebut mengenakan busana serta cadar hitam untuk menutupi identitasnya. Ia membawa sebuah ransel di punggungnya, lengkap dengan seuntai kabel warna putih.
Wanita tersebut mengenakan busana serta cadar hitam untuk menutupi identitasnya. Ia membawa sebuah ransel di punggungnya, lengkap dengan seuntai kabel warna putih.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kawasan Gedung Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) mendapat penjagaan super ketat dari pihak keamanan sejak Hari Rabu 22 Mei 2019 kemarin. Pasalnya, lokasi itulah yang jadi sasaran utama para demonstran yang datang jauh-jauh dari berbagai pelosok Indonesia untuk menyampaikan rasa kecewanya atas hasil Pemilu 2019.

Sayang seribu sayang, aksi damai yang dijanjikan tidak terwujud. Bentrokan terjadi di beberapa lokasi, yang lantas memakan beberapa korban jiwa, bahkan tak sedikit yang mengalami luka-luka parah, baik dari pihak kepolisian, pun demonstran.

Di tengah-tengah kerusuhan, sebuah kejadian yang begitu mencekam pun sempat terjadi. Penyebabnya adalah seorang wanita misterius yang tiba-tiba muncul dan berjalan ke arah Kantor Bawaslu yang dijaga pihak keamanan.

Wanita tersebut mengenakan busana serta cadar hitam untuk menutupi identitasnya. Ia membawa sebuah ransel di punggungnya, lengkap dengan seuntai kabel warna putih. Dugaan jika wanita tersebut bakal melakukan aksi bom bunuh diri pun tak terhindarkan lagi.

Secara perlahan, Ia berjalan menuju ke arah kerumunan polisi yang berjaga-jaga. Kemunculannya itu sontak membuat pihak polisi dan orang-orang di sekitar langsung ketakutan.

Pihak kepolisian lalu mengambil sikap waspada dengan memberikan instruksi agar wanita tersebut berhenti.

Pihak kepolisian lalu mengambil sikap waspada dengan memberikan instruksi agar wanita tersebut berhenti. Meski sudah berkali-kali berteriak, namun wanita itu sama sekali tak bergeming. Ia tetap berjalan ke arah Kantor Bawaslu.

Setelah beberapa peringatan keras, pihak kepolisian akhirnya menembakinya dengan gas air mata. Barulah sosok misterius itu berjalan mundur kembali menjauhi lokasi. Beberapa pihak kepolisian pun lantas menyergapnya.

Setelah ditembak dengan gas air mata, sosok misterius itu berjalan mundur menjauhi lokasi.

Dilansir Antaranews, wanita tersebut lantas duduk di pinggir jalan di depan Gedung Bank Mandiri. Pihak kepolisian lantas berhasil menjauhkan ransel yang dibawa wanita itu dengan melemparnya ke tengah jalan.

Namun setelah digeledah, tidak ada bom seperti yang dikhawatirkan di dalamnya. Polisi hanya menemukan sebuah charger, botol minum, dan dua botol kecil. (kpl)