Home Blog Page 53

Medan Jadi Pilot Project Pembangunan BRT, Rico Waas Siap Tancap Gas

PERTEMUAN: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Wass saat pertemuan dengan Dirjen Perhubungan Darat.
PERTEMUAN: Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Wass saat pertemuan dengan Dirjen Perhubungan Darat.

MEDAN – Sebagai kota yang ditunjuk menjadi pilot project pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan komitmen untuk mempercepat implementasi proyek strategis ini, demi menghadirkan transportasi massal yang modern dan efektif di ibu kota Provinsi Sumut.

Penegasan itu kembali disampaikan Rico Waas saat melakukan pertemuan bersama jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI dan perwakilan dari World Bank di Balai Kota, Selasa (5/5/2026).

“Proyek ini bukan sekadar rencana di atas kertas, melainkan bagian dari visi misi saya untuk membangun sistem transportasi yang efektif dan modern di Kota Medan,” kata Rico Waas optimis.

Dalam pertemuan itu, Rico Waas mengungkapkan bahwa Kota Medan masih membutuhkan tambahan armada yang signifikan hingga sebanyak 183 bus, untuk menambah bus yang sudah beroperasi saat ini.

​”Saat ini kita punya 60 bus eksisting, namun kita butuh 183 bus lagi. Saya lebih prepare untuk membeli bus agar pelayanannya maksimal. Kami akan kalkulasi dengan benar dan pengadaannya dilakukan secara bertahap,” ujar Rico Waas.

​Menyadari bahwa pembangunan infrastruktur di tengah kota seringkali memicu kepadatan lalu lintas, Rico Waas telah menyiapkan langkah antisipatif. Pemko Medan secara intensif berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk memetakan titik-titik rawan macet, terutama di pusat kota.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan rekan-rekan dari Kepolisian agar dapat solusi mengatasi titik-titik kemacetan yang timbul selama pembangunan BRT,” bilang Rico Waas.

Mengingat pembangunan BRT ini demi kepentingan masyarakat, orang nomor satu di Pemko Medan itu mengharapkan dukungan penuh masyarakat agar proyek ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

“Mari kita saling mendukung untuk kepentingan masyarakat, apalagi ini adalah pilot project, kami berharap masyarakat juga ikut mendukungnya,” harapnya.

Sebelumnya, Kasubbid Angkutan Perkotaan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI Andi Faizah Arsal melaporkan kesimpulan dari hasil rapat yang telah dilakukan. Ada beberapa poin penting yang dirangkum diantaranya status kesiapan kota Medan sebagai Pilot Project pembangunan BRT yang dinyatakan telah siap. Lalu penajaman skema pendanaan, tanggung jawab, hingga deadline pembangunan.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah, Kota Medan harus bisa menjadi kota percontohan bagi daerah lain,” ungkapnya.

​Sementara itu, Nupur Gupta dari World Bank memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Ia optimis proyek ini akan tuntas tepat waktu pada tahun 2027.

“Semua sudah berada di jalur yang tepat. Peran pemerintah daerah sangat krusial dalam menjamin kelancaran proyek ini,” kata Nupur.

Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa catatan teknis untuk menyempurnakan pembangunan BRT yang nantinya akan menjadi primadona transportasi massal di Kota Medan.

Sebagai penutup, Rico Waas menyatakan akan turun langsung mengawal proyek ini.

“Apapun yang menjadi kendala, sampaikan kepada saya, kami akan segera mencari solusinya,” pungkasnya. (map/ila)

Korea Selatan Juara Uber Cup 2026

Korsel juara Uber Cup 2026. (Dok. An Se Young)
Korsel juara Uber Cup 2026. (Dok. An Se Young)

JAKARTA – Tim putri Korea Selatan sukses merebut gelar juara Uber Cup 2026. Kepastian itu didapat setelah An Se Young dan kawan-kawan bungkam Tiongkok 3-1 pada partai final dalam laga yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark, Minggu (3/5).

An Se Young yang turun di partai pertama membuka laju Korea Selatan dengan manis. Ratu bulutangkis dunia itu sukses membuka keunggulan Korea Selatan atas China.

An Se Young tampil sangat dominan melawan Wang Zhi Yi. Pemain nomor satu dunia itu bungkam wakil Tiongkok dalam dua gim langsung dengan skor 21-10, dan 21-13.
Advertisement

Sayangnya momentum positif Korea Selatan harus terhenti di partai kedua, yang dimainkan sektor ganda. Duet Jeong Na Eun/Lee So Hee menelan kekalahan dari Liu Sheng Shu/Tan Ning dalam dua gim langsung dengan skor 15-21, dan 12-21. Hasil ini membuat kedua tim bermain imbang 1-1.

Kemudian partai ketiga dimainkan lewat tunggal putri. Kim Ga Eun dipercaya tampil menghadapi pemain ranking empat dunia asal Tiongkok, Chen Yu Fei.

Secara mengejutkan, Kim Ga Eun berhasil bungkam Chen Yu Fei dalam dua gim langsung dengan skor 21-19, dan 21-15. Kemenangan yang diraih pemain ranking 17 dunia itu sekaligus membawa Korea Selatan berbalik unggul 2-1 atas Tiongkok.
Advertisement

Situasi tersebut membuat Tiongkok wajib bangkit di partai keempat. Namun sayangnya, duet Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian gagal mencuri poin. Pasangan ranking empat dunia itu takluk dari Baek Ha Na/Kim Hye Jeong lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-16, 10-21, 13-21.

Dengan begitu, Korea Selatan berhasil keluar sebagai juara dengan skor kemenangan 3-1 atas Tiongkok. Kesuksesan ini sekaligus menjadi gelar juara ketiga yang berhasil diraih Korea Selatan selama keikutsertaan di Uber Cup.
Advertisement

Sementara, kekalahan ini membuat Tiongkok gagal mempertahankan gelar juaranya. Namun demikian, Tiongkok masih menjadi ratu dalam ajang tersebut dengan mengoleksi total gelar juara sebanyak 16. (jpc/tri)

Sirkuit Mandalika Digadang Jadi Hub Motorsports Dunia

Sirkuit Mandalika
Sirkuit Mandalika

JAKARTA – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyaksikan langsung ajang balap mobil GT World Challenge Asia (GTWCA) 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika.

Ia menilai penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. “Ini artinya ada tren positif, mulai dari jumlah penonton, penyelenggaraan lebih mulus, dan testimoni peserta juga sangat bagus,” kata gubernur kepada wartawan, Minggu (3/5).

Iqbal mengatakan, kehadiran Sirkuit Internasional Mandalika membuka peluang lebih besar menghadirkan berbagai event otomotif internasional. Selain MotoGP, Mandalika kini rutin menggelar GT World Challenge Asia dan Asian Road Racing Championship (ARRC). “Kita harapkan keberhasilan ini bisa menarik lebih banyak event balap internasional lainnya,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi antara Pemprov NTB, ITDC, MGPA, dan stakeholder lainnya berjalan baik. Kehadiran Ketua Umum IMI yang baru juga diharapkan semakin mendorong perkembangan otomotif di daerah. “Kolaborasi semua stakeholder ini sangat bagus dan sejalan,” katanya.

Iqbal menegaskan, ajang GT World Challenge Asia tidak hanya berdampak pada pariwisata, tetapi juga membuka peluang investasi. Menurutnya, peserta balap dalam ajang ini merupakan pebisnis kelas dunia yang berpotensi menjadi investor.

“GT World Challenge Asia ini kan beda ya, pembalapnya adalah orang-orang pebisnis kelas dunia yang main individu. Sehingga berpotensi mendatangkan investasi dan kita telah promosikan itu,” terangnya.

Ia menyebut, salah satu peluang investasi yang didorong adalah pembangunan garasi mobil mewah di kawasan KEK Mandalika. “Supaya bisa menyimpan mobil di sini. Datang tinggal parkir, tidak lagi besar ongkos angkut bolak-balik,” ujarnya.

Ketua Umum IMI Moreno Soeprapto mengatakan, dampak event balap internasional mulai terlihat. Sejumlah tim dan pembalap berencana membangun homebase di kawasan Mandalika.

“Mereka akan membawa teknologi dan mobilnya ke sini, artinya ke depan Mandalika akan menjadi hab atau pelabuhan motorsport di Asia,” katanya.
Advertisement

Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menambahkan, sinergi dengan Pemprov NTB semakin kuat. Bersama IMI, peluang menarik investor di sektor otomotif semakin terbuka. “Prospek investor tahun ini mulai banyak,” singkatnya. (JPC/TRI)

Penghormatan Terakhir Alex Zanardi

Alex Zanardi. (Dok. BBC)
Alex Zanardi. (Dok. BBC)

JAKARTA – Suasana grid Grand Prix Miami berubah hening pada Sabtu (2/5). Jelang sprint dimulai, seluruh elemen Formula 1 baik pembalap, kru dan ofisial memberikan penghormatan terakhir kepada Alex Zanardi.

Mantan pembalap Formula 1 yang kemudian beralih menjadi atlet Paralimpiade itu wafat pada usia 59 tahun pada Jumat (1/5).

Presiden dan CEO Formula 1, Stefano Domenicali memimpin sesi mengheningkan cipta. “Saya sangat sedih atas kepergian sahabat saya, Alex Zanardi,” ujar Domenicali dikutip dari Motorsport.

“Dia adalah pribadi yang benar-benar inspiratif, baik sebagai manusia maupun atlet. Saya akan selalu mengingat kekuatan luar biasanya.”

Ya, Zanardi memang sosok inspiratif di dunia motorsport. Pembalap asal Italia tersebut kehilangan kedua kakinya akibat kecelakaan hebat di Lausitzring, Jerman, pada 2001 dalam ajang CART. Meski begitu, kondisi tersebut tidak menghentikan kariernya.

Dia beralih ke handcycling dan memenangkan empat medali emas serta dua perak di Paralimpiade 2012 dan 2016. (jpc/tri)

Zairan Li Pecahkan Rekor Pelari Tercepat Sepanjang Sejarah

Zairan Li
Zairan Li

JAKARTA – Kejutan besar terjadi di lintasan ekstrem Gunung Rinjani. Pelari asal Tiongkok Zairan Li, berhasil mencatatkan namanya dengan tinta emas dalam ajang Rinjani 100 2026.

Berlaga di kategori paling bergengsi 162 Kilometer (KM), Zairan Li secara spektakuler memecahkan rekor waktu tercepat sepanjang sejarah penyelenggaraan Rinjani 100.

Zairan Li menyentuh garis finis dengan catatan waktu 35 jam 5 menit 52 detik. Capaian Zairan Li ini sekaligus meruntuhkan dominasi legenda Nepal, Sange Sherpa, yang memegang rekor Rinjani 100 tahun 2025 lalu. Saat itu, Sange Sherpa mencatatkan waktu 41 jam 4 menit 32 detik. Artinya, Zairan Li lebih cepat hampir 6 jam dibandingkan rekor sebelumnya di event Rinjani 100.

Bahkan, performa Zairan Li di Rinjani 100 2026 melampaui target yang dipatok panitia. Awalnya, penyelenggara menargetkan waktu finis di angka 55 jam, namun pelari asal Cina ini melesat jauh di depan. Sange Sherpa sendiri tahun ini harus puas di posisi kedua dengan waktu 37 jam 9 menit 32 detik, disusul Gediminas Grinius asal Lithuania di posisi ketiga catatan waktu 40 jam, 14 menit, 46 detik.

Dominasi negeri tirai bambu di Rinjani 100 2026 semakin lengkap dengan kemenangan Jiqian Wang di kategori 100 KM putra. Jiqian Wang sukses menaklukkan lintasan Rinjani 100 dengan waktu 19 jam 59 menit 34 detik. Sementara itu, untuk kategori 162 KM putri, podium utama diraih pelari Hong Kong, Man Yee Cheung, yang menyelesaikan tantangan Rinjani 100 dalam waktu 53 jam 9 menit 59 detik.

Namun, kabar yang paling menggembirakan dari ajang Rinjani 100 2026 adalah dominasi pelari Indonesia di kategori 36 KM putra.

Wildan Yusuf Furqoni berhasil menjadi yang tercepat dengan waktu 5 jam 48 menit 7 detik, disusul Ferdian Kelana dan I Made Budiana. Kesuksesan pelari lokal di Rinjani 100 ini membuktikan bahwa atlet tanah air mampu bersaing ketat dengan pelari mancanegara.

Race Director FoneSport Dian Sukmara, menyatakan kekagumannya terhadap banyaknya rekor yang pecah di Rinjani 100 2026. Tercatat sebanyak 2.275 peserta dari 48 negara ambil bagian dalam kompetisi tahun ini.

Banyak rekor pecah, dan kami sangat bangga pelari Indonesia bisa naik podium puncak. Ini sinyal positif bagi perkembangan atlet lari kita di kancah Rinjani 100, ujarnya.

Tak hanya soal prestasi, Dian juga berharap kedepannya Rinjani 100 bisa memberikan dampak pemberdayaan ekonomi yang lebih luas melalui keterlibatan UMKM lokal.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk memfasilitasi integrasi masyarakat sekitar agar kemeriahan Rinjani 100 2026 dan tahun-tahun mendatang bisa dirasakan semua pihak, tidak hanya sebagai penonton.

Sang pemegang rekor baru, Zairan Li, mengaku puas dengan pencapaiannya meski harus bertarung dengan cuaca terik dan medan yang ganas. Lintasan Rinjani 100 sangat menantang, tapi persiapan matang menjadi kunci saya bisa mengalahkan rekor Sange Sherpa. Saya senang bisa menang di sini, kata Zairan Li. (jpc/tri)

Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Kukuhkan Kepala Kantor Perwakilan LPS I Sumatera

BERSAMA: Dari Kiri- Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Farid Azhar Nasution, Kepala Kantor Perwakilan LPS I Periode Februari 2024-Februari 2026 Muhamad Yusron, Kepala Kantor Perwakilan LPS I Jimmy Ardianto, Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis LPS, Ferdinan D. Purba saat pengukuhan, Senin (4/4).
BERSAMA: Dari Kiri- Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Farid Azhar Nasution, Kepala Kantor Perwakilan LPS I Periode Februari 2024-Februari 2026 Muhamad Yusron, Kepala Kantor Perwakilan LPS I Jimmy Ardianto, Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis LPS, Ferdinan D. Purba saat pengukuhan, Senin (4/4).

MEDAN – Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Farid Azhar Nasution mengukuhkan Kepala Kantor Perwakilan LPS I Wilayah Sumatera di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (4/5). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis LPS, Ferdinan D Purba.

Pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan LPS I tersebut merupakan bagian dari komitmen LPS dalam mendorong pengembangan talenta internal dan bagian dari reorganisasi untuk memperkuat kesiapan kelembagaan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, serta pencapaian visi dan misi LPS.

“Pengukuhan ini bukan hanya penugasan jabatan, melainkan juga penegasan tanggung jawab. Kepala Kantor Perwakilan LPS I diharapkan dapat menjadi wajah LPS di daerah dengan membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), industri, akademisi, media, dan masyarakat luas,” jelas Farid.

“Stabilitas sistem keuangan tidak bisa dijaga oleh satu lembaga saja. Diperlukan sinergi erat antara LPS, pemerintah daerah, BI, OJK, industri perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan. Kantor perwakilan adalah titik temu koordinasi itu,” sambungnya.

Pengukuhan pejabat baru di Kantor Perwakilan LPS I dihadiri secara langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution yang turut memberikan sambutan dalam acara pengukuhan tersebut.

“Berdasarkan data terkini, terdapat 462 ribu jiwa penduduk usia produktif di Sumatera Utara yang belum memiliki rekening bank (unbanked). Data tersebut menunjukan adanya peluang dan kesempatan untuk kita semua baik pemerintah daerah maupun lembaga/instansi vertikal di Sumatera Utara agar dapat berkolaborasi dalam menurunkan jumlah penduduk yang masih unbanked melalui program literasi dan edukasi keuangan kepada generasi muda di Sumatera Utara,” jelas Bobby.

Selama hampir 2 tahun berdiri di Sumatera Utara, Kantor Perwakilan LPS I selalu berupaya untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi melalui kegiatan dan program edukasi serta literasi keuangan yang inklusif bagi masyarakat untuk sebagian besar kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Selain itu, Kantor Perwakilan LPS I juga aktif dalam menjalin kerja sama strategis dan sinergi dengan Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, OJK, maupun industri pada seluruh provinsi di Sumatera.

“Sehingga besar harapan kami, LPS di Sumatera Utara dapat senantiasa memberikan dukungan nyata yang lebih luas bagi masyarakat Sumatera Utara melalui program-program strategis sehingga kehadiran LPS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Sumatera, khususnya Sumatera Utara”, tutup Bobby.

Muhamad Yusron, Kepala Kantor Perwakilan LPS I Periode Februari 2024-Februari 2026, selama ini dikenal sebagai pimpinan LPS yang kreatif dalam menyelenggarakan kegiatan literasi dan inklusi keuangan.

Ia juga aktif dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah, BI, OJK, industri, akademisi, media, maupun komunitas masyarakat di Sumatera.

Selama dua tahun kepemimpinannya, Kantor Perwakilan LPS I telah melakukan edukasi di 10 (sepuluh) provinsi di Sumatera. Hal tersebut merupakan pesan bahwa LPS senantiasa hadir, melindungi, dan menjaga kepercayaan masyarakat di Sumatera.

Adapun figur penerus jabatan Kepala Kantor Perwakilan LPS I juga luar biasa. Jimmy Ardianto yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Lembaga dikukuhkan sebagai Kepala Kantor Perwakilan LPS I sejak Maret 2026.

Jejak pengalaman Jimmy dalam melakukan edukasi dan literasi keuangan di berbagai wilayah di Indonesia, diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas Kantor Perwakilan LPS I secara efektif sehingga berdampak positif bagi perkembangan industri perbankan dan asuransi di daerah. (rel/tri)

Momen Libur Panjang Hari Buruh, Penjualan Tiket KA di Sumut Tembus 22 Ribu

PENUMPANG KA: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat kinerja positif selama periode libur panjang Hari Buruh Internasional pada penumpang KA, kemarin.
PENUMPANG KA: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat kinerja positif selama periode libur panjang Hari Buruh Internasional pada penumpang KA, kemarin.

PERSEROAN Terbatas (PT) Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) mencatat kinerja positif selama periode libur panjang Hari Buruh Internasional. Selama tiga hari masa libur, tepatnya pada 1 hingga 3 Mei 2026, KAI Divre I Sumut melayani total 22.028 pelanggan dengan rata-rata 22 perjalanan kereta api setiap harinya.

Pelaksana tugas (Plt) Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa KA Putri Deli (Medan-Tanjungbalai pulang-pergi atau PP) dan KA Siantar Ekspres (Medan-Siantar PP) menjadi dua layanan yang paling diminati masyarakat dengan tingkat keterisian yang melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Selama tiga hari tersebut, KA Putri Deli melayani 10.843 pelanggan atau setara dengan 114 persen dari total kapasitas 9.540 tempat duduk. Sementara itu, KA Siantar Ekspres melayani 4.916 pelanggan atau mencapai tingkat okupansi sebesar 129 persen dari kapasitas 3.816 tempat duduk.

“Angka ini menunjukkan bahwa pergerakan naik dan turun penumpang sangat dinamis di stasiun-stasiun antara pada rute kedua kereta tersebut. Banyaknya stasiun yang dilalui membuat jangkauan kereta api sebagai transportasi yang efisien dan ramah lingkungan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Anwar saat memberikan keterangannya, Senin (4/5).

Tingginya minat masyarakat ini juga dipengaruhi oleh dukungan pemerintah melalui subsidi harga tiket. Kehadiran tarif yang terjangkau terbukti efektif dalam mendorong mobilitas masyarakat serta memacu perputaran ekonomi di wilayah Sumatera Utara.

Menutup rangkaian libur panjang pada Minggu (3/5), KAI Divre I Sumut menggandeng komunitas pecinta kereta api Divre I Railfans untuk melaksanakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang. Kegiatan yang merupakan bagian dari program community relations melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) ini digelar di JPL 15 lintas Medan-Binjai.

“Kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan KAI Divre I Sumatera Utara untuk mengingatkan para pengguna jalan agar lebih sabar dan tertib saat melintasi perlintasan sebidang. Keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan membutuhkan peran bersama serta dukungan dari semua pihak,” tegas Anwar.

Dalam aksi tersebut, para petugas dan relawan juga mengajak pengguna jalan untuk meningkatkan disiplin saat melintasi jalur kereta api.

“KAI berkomitmen untuk terus menjaga standar pelayanan dan keselamatan yang tinggi seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api. Kami berharap sinergi antara kemudahan akses transportasi yang disubsidi pemerintah dengan kesadaran keselamatan masyarakat dapat menciptakan ekosistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di Sumatera Utara,” pungkas Anwar.(san/azw)

Bahrumsyah Pimpin RDP Komisi III dengan PUD Kota Medan, Tidak Ada Cerita PUD Pembangunan Bisa Rugi

RDP: Komisi III DPRD Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama para direksi PUD Pembangunan Kota Medan. (Markus Pasaribu/Sumut Pos)
RDP: Komisi III DPRD Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama para direksi PUD Pembangunan Kota Medan. (Markus Pasaribu/Sumut Pos)

WAKIL Ketua Komisi III DPRD Kota Medan, HT Bahrumsyah, mengaku heran dengan kinerja Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pembangunan Kota Medan selama ini. Pasalnya, selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang mengelola banyak unit usaha strategis, termasuk juga PUD Pasar Kota Medan kerap mengalami kerugian bahkan hingga mengalami kesulitan untuk menggali patah pegawainya.

“Banyak sekali unit usaha strategis yang dikelola oleh PUD Pembangunan. Sebenarnya, tidak ada ceritanya PUD Pembangunan bisa merugi,” ucap Bahrumsyah saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III dengan PUD Pembangunan Kota Medan di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (4/5).

Dikatakan Bahrumsyah pada rapat yang dihadiri keempat Direksi PUD Pembangunan Kota Medan tersebut, adapun unit-unit usaha tersebut, yakni Kebun Binatang Medan (Medan Zoo), Kolam Renang Deli, Pergudangan, hingga Rumah Susun.

“Contohnya pergudangan, PUD Pembangunan punya lahan 7 hektare dan yang terpaki baru 2 hektare. 5 hektare itu belum terpakai, harusnya itu bisa dimaksimalkan. Di Belawan, orang sewa gudang sampai bayar pakai dolar, saking mahalnya. Kalau dikelola dengan baik, pergudangan ini saja sudah bisa menghasilkan keuntungan besar bagi PUD Pembangunan,” ujarnya.

Kemudian, PUD Pembangunan Kota Medan juga memiliki Medan Zoo dengan lahan yang sangat luas. Akan tetapi, Medan Zoo hingga saat ini belum mampu memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kota Medan.

“Sementara Kebun Binatang swasta di sekitar Kota Medan justru berkembang pesat. Tentu selama ini ada yang salah dengan PUD Pembangunan sehingga Medan Zoo tidak memberikan kontribusi apapun untuk PAD Kota Medan, bahkan menggaji karyawan saja kesulitan,” katanya.

Hal senada disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, dr Faisal Arbie. Politisi Partai NasDem itu menyoroti kondisi Kolam Renang Deli yang kian memprihatinkan.

“Selama ini kita tidak melihat adanya inovasi dari PUD Pembangunan untuk Kolam Renang Deli, padahal Kolam Renang Deli ini kolam renang bersejarah. Kalau dikelola dengan baik, Kolam Renang Deli akan memberikan keuntungan besar bagi PUD Pembangunan,” tuturnya.

Faisal Arbie juga meminta PUD Pembangunan Kota Medan untuk mentabuliasi kebutuhan akan karyawan. Mengingat, beban gaji karyawan PUD Pembangunan Kota Medan cukup besar.

“PUD Pembangunan ini kan perusahaan, harusnya bisa mentabulasi kebutuhan gaji karyawan. PUD Pembangunan harusnya bisa melihat, apakah semua karyawan yang ada saat ini memang dibutuhkan,” tegasnya.

Sepakat dengan Faisal Arbie, Anggota Komisi III DPRD Kota Medan lainnya, Agus Setiawan, mengatakan bahwa sampai saat ini PUD Pembangunan Kota Medan juga masih mencicil gaji para pegawainya di Tahun 2024.

“Tahun 2026 ini kita masih membayar gaji Tahun 2024. Maka harus diputuskan, apakah perlu adanya pengurangan karyawan atau tidak.

Silakan sampaikan apa yang perlu, kaki di Komisi III akan mendukungnya,” tuturnya.

Terkait hal itu, para direksi PUD Pembangunan Kota Medan mengaku akan menindaklanjuti apa yang disampaikan Komisi III DPRD Kota Medan. (map/azw)