Home Blog Page 5337

Tidak Beroperasi Sejak 2016-2019, Bupati Karo Lobi Menteri Agar PT PGE Kembali beroperasi

istimewa PERTEMUAN:Bupati Karo didampingi Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi, saat melakukan lobi dan pertemuan ke PT PGE dan Kementerian Koordinator Maritim (Kemenko Maritim) di Jakarta, Jumat (10/5).
istimewa
PERTEMUAN:Bupati Karo didampingi Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi, saat melakukan lobi dan pertemuan ke PT PGE dan Kementerian Koordinator Maritim (Kemenko Maritim) di Jakarta, Jumat (10/5).

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Terkelin Brahmana terus berupaya mendapatkan bonus dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Sibayak. Hal ini dilakukan untuk perbaikan jalan dan penerangan di Desa Semangat.

Dalam pertemuan dengan PT PGE di Jakarta, Jumat (10/5), Bupati Karo mendapat penjelasan alasan terhentinya bonus dari PT PGE Area Sibayak sejak Tahun 2016 hingga saat ini. Direktur Operasi PT PGE, Eko Agung Bramantyo mengungkapkan, terhentinya bonus pada Pemkab Karo sejak 2016 hingga 2019, dikarenakan mesin yang beroperasi milik PT Dizamatra Powerindo mengalami kerusakan. Dampaknya, kata Eko, sejak Tahun 2016 hingga 2019 sekarang PT PGE Area Sibayak tidak lagi beroperasi.

“Hal ini penyebab kami belum dapat memberikan bonus ke Pemda Karo saat sekarang ini, sesuai Peraturan Menteri. Sejak 2016 sampai dengan sekarang. Sedangkan bonus Tahun 2015, telah ditransfer ke RKUD (Rekening Kas Umum Daerah) tanggal 9 Januari 2018 ke Bank Sumut,” tutur Eko.

Dalam pertemuan itu, Eko meminta Bupati Karo Terkelin Brahmana dapat melobi Kemenko Maritim, agar PT Dizamatra Powerindo dapat beroperasi kembali. Menindaklanjuti permintaan itu, Bupati Karo Terkelin menemui Deputi Infrastruktur Kemenko Maritim Ridwan Jamaluddin di ruang kerjanya, Sabtu (11/5).

“Iya, masalah ini kita sampaikan ke Deputi Infrastruktur, supaya ikut memonitor dan kalau bisa kita minta bantu supaya ikut mendorong supaya segera beroperasi dan bonus produksi diberikan ke Pemda Karo.Sehingga perbaikan infrastruktur jalan dan lampu penerangan Desa Semangat dan sekitarnya dapat dipenuhi. Sangat bermanfaat bagi masyarakat desa sekitar,” kata Terkelin usai bertemu dengan Deputi Infrastrutur Kemenko Maritim.

Menurut Terkelin, pihak Kemenko Maritim merespon penjelasan yang disampaikan Pemkab Karo. “Setelah kita jelaskan keinginan kita, direspons Deputi Infrastruktur dan mencatat poin-poin yang perlu dikoordinasikan selanjutnya. Bahkan Deputi Infrastruktur Kemenko Maritim Ridwan Jamaluddin langsung menghubungi Direktur Operasi PT. PGE Pusat Eko Agung Bramantyo untuk mengkroscek usulan kami,” ungkap Bupati Karo.

Ridwan meminta Bupati Karo untuk bersama, dan menjanjikan persoalan ini akan disampaikan kepada Menteri Kemenko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan. “Bupati Karo kiranya sabar. Hal ini juga akan saya sampaikan ke Bapak Menteri Luhut Binsar Panjaitan untuk meminta petunjuk agar instansi terkait dan pemangku kepentingan lainnya dapat kita koordinasikan secepatnya. Mudah-mudahan tidak ada hambatan, sebab pihak PGE pusat bersedia bertemu bersama PT. Dizamatra Powerindo difasilitasi oleh Kemenko Maritim,” tegas Ridwan.

Sementara Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi menyatakan meski telah direspons Kemenko Maritim, Pemkab Karo pekan depan akan melayangkan surat kepada Kemenko Maritim. “Pemkab Karo tetap minggu depan akan melayangkan surat kepada Kemenko Maritim melalui Deputi Infrastruktur mengenai pokok-pokok persoalan. Dengan adanya surat resmi dari Pemkab Karo nantinya, dapat dengan cepat proses tindak lanjutnya. Tadi sudah diberikan alamat e-mail ke saya agar surat Pemda Karo terkait bonus produksi PT. PGE di e-mailkan segera untuk dilakukan pencatatan dan dibuatkan jadwal pertemuan selanjutnya sesuai arahan dan petunjuk deputi tadi ke kami,”pungkasnya. (deo/han)

OTT Pengurus K3S Langkat, Kadisdik: Terbukti Bersalah, Direkomendasi Pecat

no picture
no picture

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Menanggapi operasi tangkap tangan (OTT) Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut terhadap Pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KS3) di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat, Kadis Pendidikan Langkat, Saiful Abdi mengaku menyerahkan sepenuhnya proses hukum kasus yang menjerat bawahannya itu.

“Sepanjang sudah ada keputusan berkekuatan tetap menyatakan mereka bersalah, itu nanti ada di BKD biasanya dipecat. Sepanjang belum ada, kita indahkan praduga tidak bersalah, kita hormati proses hukum yang dilakukan Polda Sumut,” tegasnya. Saiful Abdi belum bisa berkomentar banyak ketika ditanyai kronologis dan perkara yang menjerat para kepala sekolah dan pengurus KS3 di jajaran Disdik Langkat.

Namun pasca OTT, Saiful Abdi belum bertemu dengan para kasek.

“Saya belum tahu persis kesalahan apa yang dilakukan para Kasek SD ini. Saya belum tahu persis keberadaan mereka saat ini, mungkin abag lah lebih bisa mencari tahu proses hukum mereka,” katanya.

Sepanjang penelusuran, Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat seolah jadi ‘sasaran empuk’ Polda Sumut. Pada tahun 2018, OTT juga pernah dilakukan Polda terhadap oknum Dinas Pendidikan Langkat.

Menanggapi hal ini, Saiful Abdu menampik dugaan atau spekulasi adanya ‘jebakan’ perkara, sehingga anggota Disdik mudah terjerat OTT. Saiful Abdi bilang OTT kali ini berbeda dengan OTT pada 2018. “Tahun 2018 OTT mantan KUPT itu, sertifikasi dikutip Rp 100 setiap guru. Kasus yang ini soal dana BOS tapi masih simpang siur. Menurut anggota saya, bukan dipotong ada pemotongan dana BOS, tapi diambil untuk ujian UTS per siswa,” ujarnya.

Saiful Abdi menjelaskan, sebagai upaya pembinaan terhadap bawahan, sudah sering diberikan imbauan agar mentaati perundangan-undangan dengan Surat Edaran dan penandatanganan Fakta Integritas. Sehingga, jika ada penindakan dari pihak berwajib pihaknya menghormati proses hukum. “Biarlah proses hukum yang menentukan mana yang benar. Kami sebagai pembinaan surat edaran untuk fakta integritas sudah dilakukan terus supaya jangan ada yang melanggar Undang-undang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan OTT di ruang kelas 1 B SD Negeri 050765 Lingkungan IV Kelurahan Pekan Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. Petugas mengamankan 3 pengurus K3S beserta 13 guru yang diduga menyetor Rp15.000 per siswa dari 31 sekolah di sekecamatan Gebang. Adapun 3 pengurus yang terjaring OTT adalah Nurmalinda Bangun (Ketua K3S), Bakhtiar (Sekretaris K3S), Agus Prayitno (Bendahara K3S).

Dalam OTT ini Polda menemukan barang bukti barang bukti, yakni uang Tunai dari Bakhtiar (Sekretaris K3S) sebesar Rp 36.750.000, uang tunai dari Agus Prayitno (Bendahara K3S) sebesar Rp 35.750.000, dua lembar dokumen data seluruh SD Negeri se Kecamatan Gebang, 13 buku laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana BOS Triwulan I.

Mereka dikenakan melanggar Pasal 12 huruf e sub Pasal 11 UU No.20 tahun 2001 perubahan UU No.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dasar Laporan Informasi R/LI/180/V/2019/Ditreskrimsus tanggal 07 Mei 2019, Surat Perintah Tugas : Sprin Gas/V/2019/Ditreskrimsus tanggal 07 Mei 2019, Surat Perintah Penyelidikan Sprin Lidik/V/2019/Ditreskrimsus tanggal 07 Mei 2019. (bam/han)

Benahi RSUD dan Puskesmas, Bupati Dairi Temui Menkes RI

RUDY SITANGGANG/SUMUT POS CENDERAMATA. Bupati Dairi DR Eddy Keleng Ate Berutu berikan cenderamata kepada Menkes RI Nila Djuwita F Moeloek saat ditemui di Kantor Menkes, Jalan HR Rasuna Said Jakarta.
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
CENDERAMATA. Bupati Dairi DR Eddy Keleng Ate Berutu berikan cenderamata kepada Menkes RI Nila Djuwita F Moeloek saat ditemui di Kantor Menkes, Jalan HR Rasuna Said Jakarta.

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – Mewujudkan program 100 hari kerjanya dalam membenahi kualitas dan pelayanan dalam bidang kesehatan di Kabupaten Dairi, Bupati DR Eddy Keleng Ate Berutu menemui Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Nila Djuwita F Moeloek, di Kementerian Kesehatan, Jalan H.R Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat(10/5).

Pertemuan itu, Eddy Berutu didampingi Kepala Dinas Kesehatan Nitawati Sitohang serta Direktur RSUD Sidikalang Henry Manik. Hal itu disampaikan Plt Kabag Humas Pemkab Dairi, Desman Sihotang kepada Sumut Pos, Jumat (10/5).

Dikatakan Desman, Bupati Eddy KA Berutu menyampaikan beberapa hal pokok terkait pengembangan RSUD Sidikalang serta pemenuhan sumber daya manusia (SDM) kepada Menkes RI.

“Pengembangan Puskesmas dan pembentukan Public Service Centre 119,” ucap Desman.

Dalam kesempatan itu, lanjut Desman, bupati juga meminta dukungan pemerintah pusat melalui kementerian Kesehatan terhadap pembangunan sarana dan prasarana di bidang kesehatan.

Disampaikan Bupati kepada Menkes, bahwa Dairi salah satu daerah penyangga untuk beberapa daerah di wilayah Sumatera dan Aceh, serta salah satu kawasan strategis nasional pengembangan Pariwisata yaitu kawasan Danau Toba.

“Fasilitas kesehatan di kawasan Danau Toba Silalahi sebagai lokasi wisata Dairi masih minim. Dan masih butuh banyak sentuhan, sehingga wisatawan domestik dan mancanegara tidak enggan berkunjung ke sana karena fasilitas pendukung seperti fasilitas kesehatan yang belum lengkap,”terang Eddy.

Kadis Kesehatan Nitawati Sitohang serta Direktur RSUD Sidikalang dr Henry Manik berharap rencana pengembangan RSUD Sidikalang dan Puskesmas di Dairi dapat terealisasi. “Harapan kami semoga semua usulan kita dikabulkan, sehingga permasalahan layanan kesehatan yang selama ini terjadi dapat segera teratasi,”kata Kadinkes Nitawati Sitohan.

Sementara Menkes RI menyambut baik inisiatif dan komitmen Bupati Dairi dalam upaya peningkatan mutu pelayanan di RSUD Sidikalang, dan pembangunan di bidang kesehatan di kabupaten Dairi.

“Menkes menerima dan menyambut baik semua usulan disampaikan Bupati dan berjanji akan segera ditindaklanjuti, sebut Desman. (mag-10/han)

Ashari Lepas Tim Safari Ramadan Deliserdang

BATARA/SUMUT POS BERIKAN:Bupati Deliserdang Ashari Tambunan memberikan bingkisan kepada pencerama tim Safari Ramadan.
BATARA/SUMUT POS
BERIKAN:Bupati Deliserdang Ashari Tambunan memberikan bingkisan kepada pencerama tim Safari Ramadan.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan melepas Tim Safari Ramadan Pemkab Deliserdang tahun 2019 M/1440 Hijriah, untuk mengunjungi Masjid dan Musala di 22 Kecamatan, serta menggelar berbuka puasa bersama Forkopimda Kabupaten Deliserdang.

Pelepasan Tim Safari Ramadan juga dirangkaikan dengan pemberian bingkisan kepada anak yatim, nazir masjid, BKPRMI, Ormas Islam dan Penceramah Tim safari Ramadan berlangsung di rumah Dinas Bupati di Lubukpakam, Jumat (10/5).

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan sambutannya, mengatakan pada tahun ini masih diberi kesempatan oleh Allah Swt untuk menikmati dan menjalankan ibadah pada bulan yang penuh rahmat.

“Jadikan momentum bulan suci Ramadan ini untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah Swt”kata Bupati.

Kepada Tim Safari Ramadan, bupati menyampaikan ucapan selamat bertugas semoga perjalanan Tim Safari Ramadhan senantiasa dalam lindungan dan ridha Allah Swt.

Drs H Mujahiduddin dalam tausyiah nya menjelang berbuka puasa mengatakan, bahwa Ramadan merupakan bulan yang cukup dinantikan umat muslim di seluruh dunia. Banyak pelajaran yang tertuang dalam bulan suci Ramadan.

Antara lain mengerjakan Solat, menjalan puasa, membayar zakat, berinfaq dan sadaqah perbanyak sabar, menjaga hawa nafsu dan lain sebagainnya. (btr/han)

Prabowo-Sandi Unggul 102.988 Suara di Kota Medan

KBERPELUKAN: Pasangan Capres, Jokowi dan Prabowo saling berpelukan usai mengikuti debat pertama di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1).
KBERPELUKAN: Pasangan Capres, Jokowi dan Prabowo saling berpelukan usai mengikuti debat pertama di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat kota yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu (12/5/2019) dini hari menyatakan, calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto- Sandiaga Uno menang di Kota Medan.

Dari 21 kecamatan di Kota Medan, Prabowo-Sandiaga memperoleh 645.209 suara, sedangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin mendapatkan 542.221 suara.

Ketua KPU Medan Agussyah Ramadani Damanik mengatakan, rekapitulasi sementara di 12 kecamatan, Prabowo-Sandiaga sudah unggul di sembilan kecamatan yaitu Medanperjuangan, Medan Timur, Medanlabuhan, Medantembung, Medanmaimun, Medanmarelan, Medanbelawan, Medanamplas dan Medanarea.

Sementara itu, Jokowi-Ma’ruf unggul di Kecamatan Medanpetisah, Medanpolonia, dan Medanbaru. “Perolehan suaranya, pasangan calon 02 sebanyak 351.752 suara, dan pasangan calon 01 sebanyak 261.579 suara,” kata Agussyah, Minggu petang.

Pihaknya sudah menyelesaikan penghitungan suara di 21 kecamatan dengan kecamatan terakhir yang direkapitulasi adalah Medandenai.

Sebelum mengesahkan hasilnya, KPU Medan sudah melakukan sinkronisasi terhadap perbedaan yang muncul saat rekapitulasi. Pihaknya juga telah melakukan koreksi data di Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

“Tidak mempengaruhi perolehan suara. Di Kota Medan, pasangan nomor urut 02 unggul dari 01,” ujarnya.

Berikut rinciannya:

Medan Belawan:

Jokowi-Ma’ruf 20.444

Prabowo-Sandiaga 28.334

 

Medan Amplas:

Jokowi-Ma’ruf 22.789

Prabowo-Sandiaga 39.680

 

Medan Area:

Jokowi-Ma’ruf 22.146

Prabowo-Sandiaga 38.196

Kekuatan Informasi, Kunci Berhasilnya Program KKBPK

Foto: Istimewa BERDIALOG: Anggota DPR RI berdialog dengan seorang peserta sosialisasi, di Lingkungan Sibuaya, Labuhanbatu, belum lama ini.
Foto: Istimewa
BERDIALOG: Anggota DPR RI berdialog dengan seorang peserta sosialisasi, di Lingkungan Sibuaya, Labuhanbatu, belum lama ini.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sejak awal pelaksanaan program KB tahun 1970 sampai sekarang dan bahkan waktu mendatang, kekuatan informasi merupakan faktor kunci kelangsungan keberhasilan Program Badan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Hal itu disampaikan Kabid Adpin BKKBN Sumut, Dra Rabiatun Adawiyah MPHR, pada sosialisasi Advokasi dan KIE oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Sumut bersama mitra kerja, di Lingkungan Sibuaya, Labuhanbatu, belum lama ini. Turut hadir Anggota DPR RI, DR Saleh Partaonan Daulay MAg, MHum, MA, sebagai mitra kerja.

Advokasi dan KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) yang dilakukan secara intensif dan terarah dan tepat sasaran, merupakan salah satu kegiatan kunci mengubah sikap, perilaku dan sistem nilai.

“Melalui sarana modern, materi KIE dapat dikemas dalam bentuk film, drama, iklan, PSA (Public Service Advertising) serta pertunjukan bagi masyarakat,” tutur Rabiatun Adawiyah.

Pemerintah juga telah menetapkan beberapa indikator, seperti penurunan angka kelahiran total (total fertility rate/TFR) dari 2,6 menjadi 2,28 anak per wanita, meningkatkan pemakaian alat/obat kontrasepsi, dan menurunkan kebutuhan ber-KB yang tidak terlayani dari 11,4 persen menjadi 9,91 persen.

Sasaran tersebut, sambungnya, tidak mungkin akan tercapai jika hanya mengandalkan BKKBN. Tetapi perlu dukungan dari dinas-dinas lain, TNI/Polri, dunia pendidikan, dunia usaha, tokoh budaya, tokoh agama, tokoh perempuan, pemerintah desa, LSM, media massa dan pihak-pihak lainnya. (rel)

BKKBN Sumut Gelar Advokasi KIE di Karo

Foto: Istimewa PEMENANG: Perwakilan BKKBN Sumut dan Anggota DPR RI diabadikan bersama warga pemenang hadiah, di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, belum lama ini.
Foto: Istimewa
PEMENANG: Perwakilan BKKBN Sumut dan Anggota DPR RI diabadikan bersama warga pemenang hadiah, di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, belum lama ini.

KARO, SUMUTPOS.CO – Program Keluarga Berencana (KB) Nasional telah menunjukkan keberhasilan yang diakui secara internasional. Terbukti dengan ditunjuknya Indonesia sebagai salah satu Central of Excelent (Pusat Unggulan) dalam bidang Kependudukan KB dan Kesehatan Reproduksi (KR).

“Salah satu media telah dilakukan dalam menyampaikan informasi program KB kepada masyarakat antara lain melalui Advokasi KIE Program Badan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK),” jelas Kabid Litbang BKKBN Sumut, Dra T Lafalinda MPd, pada sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, belum lama ini.

Informasi, lanjut Lafalinda, selalu dibutuhkan dan erat hubungannya dengan pelaksanaan program KB baik bagi masyarakat, pelaksana maupun para pengelola program. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, kegiatan Advokasi dan KIE dapat ditempuh melalui berbagai even kegiatan dengan memanfaatkan fasilitas teknologi elektonik yang memungkinkan diakses masyarakat secara lebih luas.

Turut hadir Anggota DPR RI, H Ansory Siregar LC, sebagai mitra kerja.

Dalam sambutannya Ansori menegaskan dukungan pemerintah terhadap program pengendalian penduduk.

Untuk memeriahkan kegiatan, politisi PKS ini mengajak warga peserta sosialisasi berdialog. Panitia juga menyiapkan sejumlah hadiah menarik untuk dibawa pulang. (rel)

2018, PTAR Salurkan 1,25 Juta USD untuk CMP

Foto: Istimewa BUKBER: Direktur External Relation PT AR, Linda Siahaan, memberi sambutan dalam acara buka puasa bersama awak media, di Medan, Jumat (10/5).
Foto: Istimewa
BUKBER: Direktur External Relation PT AR, Linda Siahaan, memberi sambutan dalam acara buka puasa bersama awak media, di Medan, Jumat (10/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tambang Emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources (PTAR) telah memasuki tahun ketujuh operasionalnya semenjak penuangan emas pertama pada 24 Juli 2012 lalu.

“Sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat lingkar tambang, sejak proyek dimulai PT Agincourt Resources telah secara aktif mendukung pengembangan masyarakat di area sekitar Tambang Emas Martabe, untuk memastikan masyarakat setempat merasakan secara langsung manfaat kehadiran kami. Dukungan ini berfokus pada 15 desa setempat di sekitar tambang yang dikategorikan sebagai Desa Lingkar Tambang atau Directly Affected Villages (DAVs), meskipun beberapa program memberikan manfaat lebih luas ke daerah,” kata Direktur External Relation PT AR, Linda Siahaan, dalam acara buka puasa bersama awak media, di Medan, Jumat (10/5).

Program pengembangan masyarakat diberi nama Community Management Plan (CMP) PTAR, yang diluncurkan tahun 2016. CMP menyediakan suatu kerangka kerja untuk pelaksanaan program pengembangan masyarakat oleh PTAR hingga tahun 2022. Tahun 2018, PTAR mengeluarkan $1,25 juta untuk program-program yang mendukung pelaksanaan CMP,” kata Linda.

Angka itu merupakan tambahan, selain dividen yang dibayarkan kepada pemerintah kabupaten dan provinsi.

CMP menargetkan lima bidang utama bagi dukungan pengembangan masyarakat selama jangka waktu lima tahun, yaitu kesehatan, pendidikan, usaha lokal dan pembangunan ekonomi, infrastruktur umum, dan hubungan masyarakat.

Foto: Istimewa
BUKBER: Katarina Siburian Hardono, Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, memberi sambutan dalam acara buka puasa bersama awak media, di Medan, Jumat (10/5).

Beberapa program CSR yang akan dilanjutkan adalah operasi katarak gratis bagi masyarakat setempat. “Hingga saat ini sebanyak 7.131 orang telah menjalani operasi secara cuma-cuma sejak dimulainya program ini di tahun 2011,” kata Linda.

Kemudian PTAR juga memberikan beasiswa Martabe Prestasi di mana tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 170 siswa SD hingga Mahasiswa di Batangtoru dan Muara Batangtoru.

Adapun pemegang saham mayoritas PTAR sejak awal Desember 2018 adalah PT. Danusa Tambang Nusantara (95%), yang dimiliki PT. United Tractors Tbk (60%) dan PT. Pamapersada Nusantara (40%). Sementara 5% saham lainnya dipegang oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui PT. ANA.

Acara bukber dihadiri Katarina Siburian Hardono, Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources dan Ketua PWI Sumut, Hermansyah SE. (mea)

Cegah Pengangguran dan Kemiskinan dengan KB

Foto: Istimewa SOSIALISASI: Perwakilan BKKBN Sumut dan anggota DPR RI diabadikan bersama peserta sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK di Siantar Estate, Kabupaten Simalungun, belum lama ini.
Foto: Istimewa
SOSIALISASI: Perwakilan BKKBN Sumut dan anggota DPR RI diabadikan bersama peserta sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK di Siantar Estate, Kabupaten Simalungun, belum lama ini.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR RI, H Ansory Siregar LC, mengapresiasi BKKBN Sumut atas pelaksanaan sosialisasi Advokasi dan KIE Program KKBPK di Siantar Estate, Kabupaten Simalungun, belum lama ini.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengingatkan pentingnya pengendalian jumlah penduduk untuk mencegah persoalan baru. Seperti angka pengangguran, pernikahan dini, dan kemiskinan. “Pengendalian jumlah penduduk ini bisa dilakukan dengan mengatur jarak melahirkan dan mengikuti program KB,” ujarnya.

Kabid Litbang BKKBN Sumut, Dra T Lafalinda MPd, dalam sambutannya menekankan pentingnya program KB bagi keluarga. Karena dengan ber-KB, akan melahirkan generasi yang berkualitas.

“Kehamilan ini harus direncanakan. Karena kalau direncanakan akan dirawat dengan baik. Suami yang mengelus perut istri saat hamil merupakan cara berkomunikasi dengan anak. Selain itu, gizi ibu yang sedang hamil juga harus diperhatikan,” katanya.

Untuk memeriahkan kegiatan sosialisasi, panitia menyiapkan berbagai macam hadiah kepada para peserta. (rel)

Lagi, Asian Agri Bangun 3 PLT Biogas di Sumut

Foto: Istimewa PLTBg: Head Mill & Engineering Asian Agri, James Sembiring (kanan), dan Humas Asian Agri, Lidia Silitonga, menjelaskan soal pembangunan PLTBg, Kamis (9/5).
Foto: Istimewa
PLTBg: Head Mill & Engineering Asian Agri, James Sembiring (kanan), dan Humas Asian Agri, Lidia Silitonga, menjelaskan soal pembangunan PLTBg, Kamis (9/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Asian Agri telah membangun total 10 Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) di Sumatera. Tiga di antaranya sedang dalam tahap pembangunan di Sumatera Utara. Sebelumnya, Asian Agri telah membangun sebanyak tujuh PLTBg di Sumut, Riau dan Jambi.

“Tujuh PLTBg yang sudah beroperasi terdiri dari dua unit di Sumut (Asahan dan Negeri Lama Labuhanbatu), dua unit di Jambi, dan tiga unit di Riau. Sementara tiga PLTBg yang tahun ini sedang dibangun di Sumut dan akan segera beroperasi, yakni di Gunung Melayu 2 di Asahan, Aek Nabara dan Tanjung Selamat di Labuhanbatu,” ujar Head Mill & Engineering Asian Agri, James Sembiring, dalam Ngopi Pintar bareng Humas Asian Agri, Lidia Silitonga, saat acara Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Asian Agri Group dengan Insan Pers Sumut, di Medan, Kamis (9/5).

Adapun kapasitas ketiga PLTBg itu antara 1 – 2,2 megawatt (MW). “‌Ke depannya, PLTBg akan dikembangkan hingga 10 unit lagi, sesuai target perusahaan membangun sebanyak 20 unit PLTBg hingga 2020,” kata James.

Foto: Istimewa
FOTO BERSAMA: Manajemen Asian Agri, foto bersama usai bukber di Medan, Kamis (9/5).

Pembangunan PLTBg yang bahannya bersumber dari limbah cair/POME (Palm Oil Mill Effluent) dari PMKS (Pabrik Minyak Kelapa Sawit) itu membuktikan komitmen Asian Agri peduli dengan lingkungan. “Pembangunan PLTBg itu sekaligus memenuhi kebutuhan energi secara mandiri dan membantu pasokan ke PLN,” ujar James.

Energi listrik yang dihasilkan PLTBg digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik PMKS milik Asian Agri sekitar 30 persen. Sisanya 70 persen atau di kisaran 1.500 Kwh, disalurkan ke masyarakat melalui kerja sama dengan PLN. “Investasi pembangunan PLTBg itu sekitar 6 juta dolar AS per unit,” cetusny.a

PLTBg berkapasitas maksimal 2,2 MW itu membutuhkan limbah setidaknya 1.800 meter kubik. Pembangunan PLTBg ini sebagai wujud Asian Agri mendukung program pemerintah dalam pengurangan emisi gas rumah kaca.

“Meski ada unsur bisnis, tetapi pengembangan PLTBg Asian Agri lebih utama kepada penjagaan dan peningkatan penjagaan lingkungan,” katanya. (mea)