Home Blog Page 5536

Bayi Terkecil di Dunia Lahir di Jepang, Berat Badan 268 Gram

net BAYI TERKECIL: Keio University Hospital di Jepang memperlihatkan bayi berusia lima hari, yang beratnya 268 gram saat dilahirkan, Selasa (27/2).
net
BAYI TERKECIL: Keio University Hospital di Jepang memperlihatkan bayi berusia lima hari, yang beratnya 268 gram saat dilahirkan, Selasa (27/2).

TOKYO-Bayi mungil lahir di Tokyo, Jepang, yang merupakan bayi terkecil di dunia kini telah meninggalkan rumah sakit dalam keadaan sehat.

Melansir dari kantor berita AFP, Rabu (27/2), bayi laki-laki itu lahir dengan berat 268 gram pada usia kandungan sang ibu baru mencapai 24 pekan.

Sebagai perbandingan, bayi biasanya lahir pada usia kehamilan 37-40 minggu dengan berat 2.500-4000 gram atau 2,5-4 kg.

Dia sangat kecil, bahkan hanya seukuran dua telapak tangan orang dewasa.

Setelah menjalani perawatan selama lima bulan, berat badannya kini menyentuh 3,2 kg.

Dia dapat makan secara normal dan sudah keluar dari Keio University Hospital pada pekan lalu, dua bulan sebelum target awal. “Saya hanya bisa bilang, saya bahagia dia tumbuh besar,” kata sang ibu.

“Sejujurnya, saya tidak yakin dia dapat selamat,” ujarnya.

Dokter Takeshi Arimitsu yang menangani bayi tersebut ingin menyampaikan pesan khusus kepada para orangtua.

“Ada kemungkinan bayi bisa keluar dari rumah sakit dalam kondisi sehat meski terlahir kecil,” ucapnya.

Diwartakan Kyodo News, bayi yang tidak disebutkan namanya itu lahir melalui proses caesar pada Agustus 2018.

Dalam pemeriksaan, dokter memantau jika berat badannya tidak bertambah pada usia kehamilan sang ibu mencapai 24 minggu.

Dokter menilai hidupnya dalam bahaya. Setelah lahir dan dirawat di unit intensif, dia tumbuh secara perlahan serta dapat minum ASI.

Manajamen Keio University Hospital menyakini, bayi laki-laki itu merupakan pemegang rekor sebagai bayi terkecil di dunia, yang dapat keluar dari rumah sakit dalam keadaan sehat.

Ada 23 bayi di dunia yang lahir secara prematur dengan berat badan di bawah 300 gram dan selamat.

Di Jepang, tingkat kelangsungan hidup bayi yang lahir dengan berat kurang dari 1.000 gram sekitar 90 persen.

Tapi bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 300 gram kemungkinannya selamatnya sangat rendah, terutama untuk bayi laki-laki. Rekor bayi laki-laki terkecil di dunia disandang oleh bayi yang lahir di Jerman dengan berat badan 274 gram pada 2009.

Sementara bayi perempuan terkecil dunia lahir dengan berat badan 252 gram pada 2015, juga di Jerman. (bbs/azw)

Pakistan Tembak Jatuh 2 Jet Tempur India

net KETERANGAN: Juru bicara militer Pakistan, Mayor Jenderal Asif Ghafoor.
net
KETERANGAN: Juru bicara militer Pakistan, Mayor Jenderal Asif Ghafoor.

ISLAMABAD, SUMUTPOS.CO – Pakistan mengumumkan telah menjatuhkan duajet tempur India dalam konflik yang berlangsung hampir dua pekan itu.

Juru bicara militer Mayor Jenderal Asif Ghafoor dalam twit mengatakan Angkatan Udara (AU) Pakistan menumbangkan dua jet tempur itu di wilayah sendiri.

Dilaporkan BBC Rabu (27/2), satu jet tempur jatuh di Kashmir wilayah Pakistan. Sementara satu pesawat jatuh di wilayah India.

Satu pilot ditangkap oleh pasukan darat sementara dua lagi masih ada di area sekitar,” lanjut Ghafoor tanpa menjabarkan lebih lanjut dilansir AFP.

Pernyataan Ghafoor terjadi setelah sumber di India menyatakan jet tempur Pakistan telah melanggar wilayah udara terhadap kawasan Kashmir sisi India.

The Press Trust of India memberitakan jet tempur Pakistan itu melintasi Poonch dan Nowshera, dua lokasi yang masuk wilayah India.

“Pesawat tempur mereka (Pakistan) sempat melintas sebentar namun angkatan udara kami berhasil mendesak mereka mundur,” klaim sumber tersebut.

Berada di Garis Depan (LoC) dua negara, Pakistan sempat menjatuhkan bom dan belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa.

Kementerian Luar Negeri Pakistan membenarkan jet tempur mereka melaksanakan serangan udara di garis perbatasan de facto itu. Dalam keterangan resmi Kemenlu Pakistan, jet tempur mereka menyerang target non-militer dan berusaha menghindarkan korban tambahan.

Serangan udara di perbatasan kedua negara merupakan peristiwa pertama sejak Pakistan dan India berperang kali terakhir pada 1971.

Ketegangan dua negara terjadi setelah insiden bom bunuh diri di Kashmir pada 14 Februari yang membunuh setidaknya 40 paramiliter India.

New Delhi kemudian mengutus jet tempur melewati zona udara Pakistan untuk menyerang Jaish-e-Mohammad, kelompok yang mengklaim serangan 14 Febuari.

India sempat mengklaim serangan udara di Balakot itu menewaskan banyak anggota Jaish-e-Mohammad yang langsung dibantah Islamabad.

Melalui Ghafoor, Pakistan mengancam bakal memberi balasan “mengejutkan”, termasuk mendiskusikan penggunaan senjata nuklir.

Sebenarnya Pakistan tidak ingin berperang melawan India.

Pernyataan ini disampaikan beberapa jam setelah Pakistan menembak jatuh dua jet tempur India di wilayah udaranya.

“Kami tidak ingin adanya eskalasi, kami tidak ingin berperang,” kata Mayor Jenderal Asif Ghafoor dalam jumpa pers di Rawalpindi.

Ghafoor menambahkan, dua pilot AU India yang pesawatnya ditembak jatuh sudah ditangkap. Satu dari mereka ditahan dan lainnya dirawat di rumah sakit. (bbs/azw)

Buat Onar di Milad ke-93 NU, 8 Anggota FPI Tebingtinggi Diamankan

SOPIAN/SUMUT POS DIAMANKAN: Petugas Mapolres Tebingtinggi mengamankan anggota FPI yang membuat onar di acara Harlah NU ke 93.
SOPIAN/SUMUT POS
DIAMANKAN: Petugas Mapolres Tebingtinggi mengamankan anggota FPI yang membuat onar di acara Harlah NU ke 93.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Acara Milad ke-93 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Lapangan Merdeka, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, terusik dari sekelompok orang dari Front Pembela Islam (FPI) Kota Tebingtinggi. Mereka menuntut acara dibubarkan karena dinilai sesat.

Awalnya, acara Harlah ke-93 Nahdlatul Ulama yang dihadiri Ustadz K H Ahmad Muwafiq SAg (tausyiah), Rais Syuriyah PBNU Jakarta, dan tokoh-tokoh NU lainnya, Kapoldasu Irjen Agus Andrianto, Kapolres Tebingtinggi, berlangsung aman dan lancar.

Namun memasuki tausyiah yang akan disampaikan Ustadz K H Ahmad Muwafiq SAg, tiba tiba sekelompok massa dari Oknum Front Pembela Islam (FPI) menerobos masuk ke tengah tengah acara, dan memaksa acara tersebut dibubarkan karena dianggap mereka sesat.

Untuk menjaga agar tidak terjadi keributan, petugas kepolisian yang mengawal selama acara dibantu sat Reskrim Polres Tebingtinggi, langsung menghadang para massa yang mencoba hendak membubarkan acara tersebut.

Tidak terima dihadang oleh petugas, salah satu dari oknum dari FPI berhasil menerobos masuk ke tengah acara sambil mengatakan, bubarkan acara ini, acara ini sesat.

Melihat itu, Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi, langsung memerintahkan anggotanya untuk mengamankan 8 orang anggota FPI yang dinilai sebagai propokator aksi tersebut.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs Agus Andrianto mengaku sangat kecewa dengan aksi yang dilakukan sekelompok anggota FPI tersebut.

Kapoldasu pun mengatakan, dirinya sangat kecewa atas kejadian ini. Mereka belum berkuasa saja sudah berbuat sewenang wenang, kejadian ini tidak boleh dibiar- biarkan.

“Aksi seperti tak bisa didiamkan dan harus kita lawan, negara ini bukan milik pribadi, negara ini milik bersama, negara ini berdasarkan agama. Jadi mereka jangan sewenang wenang di negara ini, khususnya di daerah Sumatera Utara,”tegas Agus Andrianto.

Terkait 8 orang anggota FPI yang diamankan, Kapoldasu mengaku pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

“Apabila terbukti akan ditahan. Imbauan kepada masyarakat, sebelum berkuasa jangan berbuat sewenang wenang, sebelum berbuat berpikir dulu, jangan menyesal di belakang hari,”bilangnya.

Atas kejadian ini, Wali Kota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan juga mengaku kecewa dengan ormas FPI tersebut, karena merusak suasana Tabliq Akbar. Umar Zunaidi pun menyerahkan sepenuhnya kedelapan orang tersebut.

“Saya menyerahkan proses hukum kepada kepolisian, karena hal tersebut sudah mencemarkan nama baik dan merusak citra agama Islam,”tegas Umar Zunaidi.

Adapun dari delapan orang anggota FPI Kota Tebingtinggi yang diamankan tersebut adalah Syahrul Amri Sirait (45), Muhammad Fauzi Saragih (53), Muhammad Husni Habibi Nasution (26), Muhammad Anzas (35), Arif Darmadi (29), Amiruddin Sitompul (43), Suhairi alias Gogon (46), Ini Kital (23). (ian/han)

Hadiri Hari Jadi ke-15 Kabupaten Samosir, Wagubsu: Kebersihan Samosir Mulai Terjaga

ist DIABADIKAN: Wagubsu Musa Rajekshah diabadikan bersama Bupati dan Wakil Bupati Samosir, Rapidin Simbolon dan Juang Sinaga pada puncak Hari Jadi ke-15 Samosir.
ist
DIABADIKAN: Wagubsu Musa Rajekshah diabadikan bersama Bupati dan Wakil Bupati Samosir, Rapidin Simbolon dan Juang Sinaga pada puncak Hari Jadi ke-15 Samosir.

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – Puncak perayaan Hari Jadi ke-15 Kabupaten Samosir dipadati warga dan pengunjung di Pangururan, Kabupaten Samosir, Rabu (27/2).

Perayaan yang ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Wagubsu Musa Rajekshah dan pelepasan balon gas, setelah dilakukan pemotongan kue ulang tahun. “Horas, Samosir Fiesta 2019 sukses, “ ujar Musa Rajekshah yang langsung disambut warga Samosir dengan ucapan, “sukses selalu”.

Dalam sambutannya, Wagub menyebutkan bahwa kekompakan antara Bupati-Wakil Bupati Samosir merupakan satu kunci keberhasilan bagi daerah. Sebab menurutnya, kabupaten yang diambil dari nama pulau tersebut dimekarkan dengan harapan dan mimpi, agar generasi penerus nantinya bisa hidup lebih baik dari pendahulunya.

“Tadi saya lihat Bupati dan Wakil Bupati waktu menghidupkan lilin, keduanya saling bantu agar tidak tertiup angin. Ini menandakan keduanya kompak. Karena tanpa itu, kita tidak bisa membangun Samosir jadi lebih baik,” ujar Wagub.

Selanjutnya, Wagub yang akrab disapa Bang Ijeck ini juga mengingatkan agar kondisi daerah ini bisa jauh lebih maju di masa mendatang. Ukurannya adalah kebersihan dan kenyamanan. Sebab kawasan pariwisata memang harus mengedepankan keduanya. Apalagi Samosir dikelilingi Danau Toba, sebagai Karunia Tuhan dengan istilah ‘Negeri Indah Kepingan Surga’.

“Samosir sudah semakin baik. Karena saya nilai pertama kamar mandinya, ruangannya dan halamannya. Waktu yang lalu masih belum bagus, tetapi sekarang sudah ada kemajuan. Karena memang masalah kita adalah kebersihan,” sebut Wagub, sekaligus mengajak Pemkab se-kawasan Danau Toba untuk bersama merancang bagaimana membangun tempat pengolahan sampah terorganisasi.

“Mari kita doakan supaya Danau Toba diterima jadi anggota UNESCO. Kami juga Pemerintah Provinsi, apa yang bisa kami lakukan, pasti kami bantu. Kami akan terus datang ke sini, bukan hanya karena hari jadi saja, tetapi lain waktu. Karena tanpa dukungan masyarakat, kami tak mungkin bisa menjalankan amanah sebagian Gubernur dan Wakil Gubernur,” pungkasnya.

Sementara Bupati dan Wakil Bupati Samosir, Rapidin Simbolon dan Juang Sinaga menyampaikan selamat datang kepada Wakil Gubernur yang dianggap menjadi pemimpin peduli dan perhatian kepada kabupaten/kota, khususnya Samosir. Apalagi saat ini daerah mereka menjadi sorotan dunia, baik dari segi keindahan pariwisata hingga dorongan untuk menggalakkan kebersihan.

“Kedatangan Wagub ini adalah bukti hatinya ada di Samosir, untuk kita. Karena itu kami mengharapkan seluruh stakeholder mendukung pembangunan Samosir, menuju kabupaten yang makmur dan sejahtera,” jelasnya.

Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon,MM juga berharap seluruh putra putri asal Samosir yang berada di perantauan, untuk andil dalam pembangunan dan pengembangan serta kemajuan kabupaten Samosir, begitu juga dengan para OPD agar meningkatkan etos kerja untuk meningkatkan kualitas kerja dan daya saing daerah Samosir maju, mandiri dan sejahtera.

Hal senada juga disampaikan Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Kemendagri, Robet Simbolon dan Anggota DPR RI Trimedya Panjaitan.

Keduanya mengingatkan, agar Pemkab Samosir serius memperhatikan kondisi kebersihan objek wisata hingga permukiman warga, yang juga menjadi penilaian pengunjung.

Acara ini semakin meriah dengan pembukaan stand pameran pembangunan, hiburan rakyat, dan atraksi budaya selama 3 hari, yakni tanggal 25-27 Februari.

Pada puncak perayaan juga diramaikan artis-artis ibukota, antara lain Amigos Band, Trio Ambisi serta Omega Trio, Trio Ementa, Hardoni Sitohang, Marsada Band, Korem Sihombing (seruling maut).(mag-8/han/ril)

37 Lurah Koordinasi dengan Kejari Binjai, Dapat Dana Pembangunan Rp400 Juta Per Kelurahan

no picture
no picture

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 37 Lurah Kota Binjai berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Binjai, Rabu (27/2). Ini dilakukan jelang dikucurkannya dana sebesar Rp13,6 miliar untuk pembangunan sarana dan prasarana kelurahan serta pemberdayaan masyarakat.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Binjai, Erwin Nasution menyatakan, dana pembangunan kelurahan ini dikucurkan sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 130 Tahun 2018. Dana tersebut diperuntukkan dalam empat poin kegiatan lingkup kelurahan, seperti pengadaan, pembangunan, pengembangan dan pemeliharaan sarana lingkungan pemukiman.

Bahkan juga untuk sarana prasarana transportasi, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan. Erwin merincikan, sarpras pemukiman untuk jaringan air minum, drainase, pengolahan sampah, sumur resapan, jaringan limbah domestik skala lingkungan, alat pemadam api ringan, pompa kebakaran portabel dan penerangan.

Dijelaskannya, target dana kelurahan terkait transportasi akan difokuskan untuk pembangunan sarana prasarana jalan pemukiman, jalan poros kelurahan. Untuk dibidang kesehatan, dana tersebut akan disalurkan untuk sarana dan prasarana mandi, cuci, kakus umum, pos pelayanan terpadu dan pos pembinaan terpadu.

“Dana untuk bidang pendidikan dan kebudayaan kelurahan meliputi taman bacaan masyarakat, banguanan pendidikan anak usia dini, wahana permainan anak usia dini,”tandasnya.

Koordinasi ke-37 Lurah se Kota Binjai itupun turut dihadiri Inspektorat, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah hingga Bappeda Kota Binjai, serta lima Camat se Kota Binjai.

Dikatakan Erwin, setiap Kelurahan akan mendapatkan dana sekitar Rp400 juta. “Koordinasi ini dilakukan agar pembangunan tidak tumpang tindih, dan ini masih sosialisasi kepada Lurah dan Camat,”terang Erwin. (ted/han)

Terbit Rencana Minta OPD Kerja Maksimal

no picture
no picture

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana PA meminta agar para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja lebih maksimal.

“Lanjutkan program yang telah direncanakan, dengan mengikuti garis kebijakan dan merealisasikan visi dan misi kami,”ujar Terbit Rencana dalam sambutannya pada acara serah terima jabatan (Sertijab) Bupati Langkat, antara periode 2014-2019 dengan periode 2019-2024, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Rabu (27/2).

Sebab, lanjut Terbit Rencana, gaji dan seluruh fasilitas yang diterima merupakan tetesan keringat rakyat. Dan itu harus dikembalikan kepada rakyat dalam wujud pelayanan dan peningkatan kesejahteraan sesuai tugas pokok dan fungsi instansi yang diemban masing-masing OPD. Bupati Langkat dalam arahannya kepada seluruh kepala OPD, agar memperhatikan tiga hal dalam bertugas.

Pertama, jaga integritas sebagai pelayan masyarakat dengan bekerja sungguh-sungguh, transparan, jujur serta menghindari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Kedua, jaga kebersamaan, kuatkan kordinasi, bekerja dengan teamwork, dan memiliki kepekaan terhadap denyut kehidupan maupun kebutuhan masyarakat. Dan ketiga, menyadari kerja sebagai ibadah, dan tidak mengeluh dalam bekerja walaupun di luar jam dinas.

Sebelumnya, Sertijab ditandai dengan penandatanganan berita acara sertijab Bupati Langkat, Terbit Rencana dan H Ngogesa Sitepu SH yang diwakili Sekdakab Langkat, dr H Indra Salahudin MKes MM, serta Biro Otonomi Daerah dan Kerjasama Setda Provsu, Prama JP Sembiring SSTP MSi.

Dikesempatan tersebut, Sekdakab juga menyerahkan berkas memori jabatan Bupati Langkat periode 2014-2019, kepada Bupati Langkat Terbit Rencana PA yang disaksikan wakil Bupati Langkat, Syah Afandin.

Turut menghadiri unsur Forkopimda plus Langkat, para kepala OPD, Camat se langkat, wakil ketua TP PKK Langkat, ketua DWP Langkat dan undangan lainnya.(bam/han)

Ashari dan Zainuddin Mars Panen Raya Padi dan Bawang

batara/sumut pos PANEN RAYA: Bupati Deliserdang dan Wakil Bupati Zainuddin Mars saat panen raya padi dan bawang di Desa Perbarakan, Kecamatan Pagar Merbau.
batara/sumut pos
PANEN RAYA: Bupati Deliserdang dan Wakil Bupati Zainuddin Mars saat panen raya padi dan bawang di Desa Perbarakan, Kecamatan Pagar Merbau.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang Ashari Tambunan bersama Wakil Bupati H Zainuddin Mars panen raya padi dan bawang di Desa Perbarakan Kecamatan Pagar Merbau, Rabu (27/2). Pada kesempatan itu juga, Ashari menyerahkan satu unit Cultivator (mesin pengolah tanah) kepada kelompok tani Anggrek, dua unit Jetor, 25 Ekor Domba, serta 2 ton benih padi kepada 80 kelompok tani.

Turut hadir juga, Ketua DPRD Deliserdang Rikky Prandana Nasution, Kasdim 0204/DS.

Ashari Tambunan berharap dengan berhasilnya Desa Perbarakan mengelola lahan pertanian, kedepannya dapat menjadi wilayah yang bisa diunggulkan dan menjadi andalan di Kabupaten Deliserdang.

Senada disampaikan Wabup H Zainuddin Mars yang mengatakan, kalau kegiatan seperti ini sengaja dilakukan untuk mengetahui bagaimana capaian kerja yang telah dilakukan oleh OPD terkait. “Ini perlu kita lakukan agar masing-masing Organisasi Perangkat Daerah bisa bekerja lebih maksimal”, katanya, seraya menyampaikan rasa bangga bisa panen bersama masyarakat di Desa Pebarakan.

“Agar areal persawahan yang yang sudah dimiliki jangan dialih fungsikan , harus kita pertahankan, karena ini adalah aset kabupaten Deliserdang sebagai lumbung penghasil beras terbesar di Sumut,”kata Zainuddin.

Sebelumnya, Kades Perbarakan Kaliman menjelaskan, bahwa lahan pertanian yang dikelola di Desa ini seluas 211 hektare dengan hasil panen mencapai 8,96 ton/hektare. (btr/han)

Kapoldasu Resmikan Lapangan Tembak SPN Hinai

ISTimewa/sumut pos TANDATANGANI: Kapoldasu Irjen Agus Andrianto menandatangani batu prasasti Lapangan Tembak SPN Hinai.
ISTimewa/sumut pos
TANDATANGANI: Kapoldasu Irjen Agus Andrianto menandatangani batu prasasti Lapangan Tembak SPN Hinai.

SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Polisi Daerah Sumatra Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Agus Andrianto, meresmikan lapangan tembak Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumut di Desa Suka Jadi, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Selasa (26/2).

Pada kesempatan itu, Kapoldasu juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Fatonah SPN Hinai, meninjau pelaksanakan giat pengobatan gratis di Poliklinik SPN Hinai, memberikan santunan sembako kepada masyarakat, dan penanaman pohon di lokasi lapangan tembak SPN Hinai Polda Sumut

Dalam sambutannya Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, saat tatap muka dengan warga mengucapkan terimakasih atas sambutannya. terhadap masyarakat Langkat atas sambutannya.

Kapoldasu juga mengharapkan masyarakat agar pada saat Pilpres 2019 pada bulan April mendatang untuk tidak mudah di adu domba oleh orang yang tidak bertanggungjawab, dan masyarakat harus cerdas jangan mudah menerima berita Hoax dan pada saat pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dengan hati nurani masing-masing.

Kapoldasu juga tak bosan-bosannya menyampaikan pesan kamtibmas kepada seluruh masyarakat yang hadir mengimbau agar masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan berbagai isu yang berkembang.

Masih dikatakan Kapoldasu, masalah yang dihadapi bukan hanya sekedar menyangkut pemilu saja, tetapi masalah kesatuan dan persatuan kita yang mulai diterpa isu, antara lain isu agama oleh sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab, kondusifitas kamtibmas harus tetap dipertahankan. “Tolong jaga kestabilan dan silaturahmi harus tetap terus berjalan,”pintanya.

Dipenghujung kegiatan, Kapoldasu didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Poldasu Nyonya Evi Agus Andrianto, beserta rombongan menyempatkan diri beramah tamah dengan warga, dan memberikan tali asih berupa sembako kepada para warga.

Turut hadir Bupati Langkat Terbit Rencana PA, Wakil Bupati Langkat Syah Afandin, mantan Bupati Langkat Syamsul Arifin, Ka SPN Hinai Polda Sumut Kombes Teguh, Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan, Dan Yonif 08 Tangkahan Lagan Brandan Letkol Mar Danang Arif. (bam/han)

(2) Indonesia v Thailand(1), Garuda Muda Berpesta

istimewa KAMPIUN: Timnas Indonesia U-22 meluapkan kegembiraannya saat menjuarai Piala AFF U-22 usai mengalahkan Thailand dengan skor 2-1, Selasa (26/2) malam.
istimewa
KAMPIUN: Timnas Indonesia U-22 meluapkan kegembiraannya saat menjuarai Piala AFF U-22 usai mengalahkan Thailand dengan skor 2-1, Selasa (26/2) malam.

PHNOM PENH, SUMUTPOS.CO – Di tengah guncangan akibat kasus pengaturan skor di Indonesia, Tim Nasional Indonesia U-22 memberikan sebuah prestasi yang membanggakan. Gelar juara Piala AFF U-22 mereka boyong untuk pertama kalinya ke Tanah Air. Kemenangan 2-1 atas Thailand di National Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2) malam, memastikan Garuda Muda berpesta.

Sempat tertinggal melalui gol pemain Thailand Sarinkan Promsupa menit ke-57, Indonesia langsung menyamakan via Sani Riski Fauzi menit ke-58. Osvaldo Haay kemudian memastikan kemenangan Timnas Indonesia menit ke-64.

Dalam pertandingan ini, Timnas Indonesia memang tampil lebih bertahan. Mereka bermain menunggu mengandalkan serangan balik. Memang, dalam babak pertama ini Thailand cukup dominan, memainkan bola pendek cepat. Kombinasi serangan mereka juga berbahaya.

Menit 19, Muhammad Luthfi sukses mengadang peluang emas Thailand. Jaroensak mengeksekusi bola mati, dan menimbulkan kemelut di muka gawang. Tetapi Firza berhasil menghentikan peluang emas Thailand tepat di garis gawang.

Enam menit jelang turun minum, Witan kembali mendapat kesempatan emas. Sayang, tendangan dari luar kotak penaltinya bisa diamankan kiper Thailand, Korraphat Nareechan. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Usai jeda, giliran Gian Zola yang membuka peluang. Dia memberikan umpan matang kepada Witan. Sayang, Korraphat sukses memutus serangan Garuda Muda.

Sayang, Garuda Muda justru lebih dahulu tertinggal pada menit 57. Melalui skema tendangan bebas, Saringkan Promsupa sukses menanduk bola ke gawang Awan Setho.

Tapi, Sani Riski dengan cepat membalas gol dengan sepakan dari luar kotak penalti. Sempat menyentuh pemain lawan, bola berbelok arah dan membuat skor imbang 1-1.

Keberhasilan menyamakan kedudukan ini membuat mentalitas pemain meningkat. Hasilnya, berawal dari bola mati, Osvaldo mampu menyundul bola dan membuat Indonesia berbalik unggul 1-2.

Pada menit ke-89, sempat terjadi insiden kartu merah. Bagas Adi diusir wasit setelah melakukan tekel keras kepada pemain Thailand. Beruntung, meski sudah kehilangan satu pemain, Indonesia bisa mempertahankan keunggulan dan juara Piala AFF U-22.

Keberhasilan Indonesia menjadi pelepas dahaga gelar juara bagi Timnas. Dalam satu dekade terakhir, Timnas di level usia berhasil meraih gelar juara U-19 pada 2013 dan U-16 pada 2018 lalu.

Kesuksesan Timnas Indonesia U-22 juga menjadi torehan rekor tersendiri buat Indra Sjafri. Sang pelatih Garuda Muda ini menjadi pelatih terbanyak yang sukses juara bersama Timnas Indonesia.

Sebelumnya, Indra Sjafrie sukses bersama Timnas Indonesia U-19. Saat itu, Timnas Indonesia U-19 jadi juara Piala AFF 2013 dan melambungkan beberapa nama seperti Evan Dimas. “Tentunya saya sangat bangga mencetak gol di partai final. Tapi ini bukan karena saya karena kerja keras dari teman-teman semua,” kata Osvaldo Haay, penentu kemenangan Garuda Muda. “Saya mengucap syukur kepada Tuhan, Indonesia bisa menjadi juara,” ucap pemain sayap asal Persebaya Surabaya itu.

Pelatih Timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, tak bisa menutupi rasa kegembiraannya menjuarai Piala AFF U-22 2019. Menurut Indra, doa para pemain Indonesia didengar oleh Tuhan.

Skuad Garuda Muda sebenarnya sempat tertinggal lebih dahulu dari Thailand. Namun gol dari Sani Risky dan Osvaldo Haay sukses mengunci kemenangan 2-1 Timnas U-22. Ini menjadi gelar juara kedua bagi Indra Sjafri. Sebelumnya, eks juru taktik Bali United itu sudah mempersembahkan gelar Piala AFF saat menangani Timnas U-19 Indonesia 2013 lalu.

“Alhamdulillah. Hari ini hari yang baik bagi kita semua. Tuhan jawab doa kita semua,” ungkap Indra kepada wartawan.

Indra sendiri tak mau anak asuhnya terlalu jemawa usai merengkuh gelar ini. Sebab, di depan justru lebih banyak tim berat yang akan dihadapi. “Ini berkat kerja keras. Semoga pada ajang selanjutnya kita diberikan kelancaran kembali,” tutup dia. (dkk/jpnn/don)

Event Danau Toba 2019, Karo Kebagian Dua Event

LUNCURKAN: Menpar Arif Yahya, Wagubsu Musa Rajekshah dan lainnya saat peluncuran Calender of Event Danau Toba 2019 di Jakarta, Senin (25/2) malam.
LUNCURKAN: Menpar Arif Yahya, Wagubsu Musa Rajekshah dan lainnya saat peluncuran Calender of Event Danau Toba 2019 di Jakarta, Senin (25/2) malam.

KARO, SUMUTPOS.CO – KABUPATEN Karo merupakan salah satu pintu gerbang Geopark Kaldera Toba serta masuk dalam Kawasan Strategis Parawisata Nasional (KSPN). Untuk mengembangkan promosi dan pemasaran parawisata Kawasan Danau Toba, Pemkab Karo pun digandeng untuk menggelar dua event dalam Calender of Event Danau Toba 2019 yang diluncurkan Menteri Pariwisata di Jakarta, Senin (25/2) malam lalu.

Bupati Karo Terkelin Brahmana pun diundang untuk menghadiri peluncuran Calendar of Even Danau Toba 2019 itu oleh Kementerian Parawisata RI. Selain Bupati Karo, hadir juga Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono, Pangdam I/BB Mayor Jenderal M Sabrar Fadhilah, Wagubsu Musa Rajeksah, Kepala Badan Pengelola Otorita Danau Toba Arie Prasetyio dan lainnyan

Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kadis Parawisata Ir Mulia Barus di sela-sela acara mengatakan, program Pemkab Karo melalui dinas parawaisata yang masuk dalam daftar Calendar of Event Danau Toba 2019 ada dua event. Di mana kedua event ini akan terpusat di Berastagi dan Siosar. “Event di Berastagi tersebut berupa Festival Bunga dan Buah (Flower and Fruit) yang akan dilaksanakan pada 5-7 Juli 2019, sedangkan event di Siosar Tour De Sinabung VI, pelaksanaannya tanggal 14-15 September 2019,” katanya.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung gerakan pencapaian target nasional di bidang parawisata, yaitu kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara dan pergerakan 275 juta wisatawan nusantara di tahun ini. “Oleh sebab itu, Pemda Karo siap ambil bagian untuk mendongkrak dan menyukseskan program pemerintah pusat ini, melalui event-event yang sudah terprogram termasuk event di Kabupaten Karo,” bebernya.

Namun demikian, Pemkab Karo akan tetap berusaha membuat terobosan-terobosan dengan event-event yang lain agar promosi CoE memenuhi target. “Misalnya tanggal 8-9 Maret 2019 kita akan adakan HUT ke-73 Kabupaten Karo, ini juga dapat menarik para wisatawan ke Berastagi,”ucap Terkelin.

Sementara Kadis Parawisata Ir Mulia Barus membenarkan khusus Kabupaten Karo kebagian menggelar dua jenis kegiatan dari Calender of Event Danau Toba 2019 yang dilaunching Kementerian Parawisata. “Khusus untuk Calender of Event (COE) Kabupaten Karo 2019 sendiri akan kita launching melalui dinas parawisata saat HUT Kabupaten Karo 8-9 Maret 201,” tandas Mulia.

Event ini semua mendukung pencapaian target untuk mengembangkan promosi dan pemasaran parawisata Danau Toba tahun 2019, sehingga ada total 17 item termasuk Kabupaten lain masuk dalam draf COE untuk di Launching Kementrian Parawisata RI. (deo)