24 C
Medan
Friday, April 3, 2026
Home Blog Page 5668

Generasi Muda Pasaribu Medan Rayakan Natal Sekaligus Deklarasikan Generasi Cerdas

Foto: Istimewa Ketua Generasi Muda Pasaribu Medan Sekitarnya Victor Pasaribu dan anggota mendeklarasikan Generasi Cerdas anti hoaks, anti ujaran kebencian dan anti narkoba usai perayaan Natal di Wisma Sriwijaya Medan, Selasa (18/12/2018) malam.
Foto: Istimewa
Ketua Generasi Muda Pasaribu Medan Sekitarnya Victor Pasaribu dan anggota mendeklarasikan Generasi Cerdas anti hoaks, anti ujaran kebencian dan anti narkoba usai perayaan Natal di Wisma Sriwijaya Medan, Selasa (18/12/2018) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Generasi Muda Pasaribu Medan Sekitarnya (GMP-MS) mendeklarasikan diri sebagai generasi anti hoaks (hoax), anti ujaran kebencian (hate speech), anti narkoba dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan sosial berdasarkan Pancasila, yang mereka sebut dengan deklarasi Generasi Cerdas.

Deklarasi Generasi Cerdas itu dibacakan Ketua Umum GMP-MS, Victor Pasaribu SKom MKom bersama para anggota dihadapan peserta dan undangan usai ibadah perayaan Natal GMP-MS di Wisma Sriwijaya Medan, Selasa (18/12/2018) malam.

Viktor Pasaribu mengatakan deklarasi Generasi Cerdas itu merupakan komitmen Generasi Muda Pasaribu untuk membantu pemerintah dalam program pembangunan sumber daya manusia, khususnya pemberdayaan generasi muda agar maju dan optimis, berkarakter dan berdaya saing.

Deklarasi itu pun diapresiasi pengurus Punguan Pasaribu dohot Boruna Kota Medan, antara lain AKBP (Purn) Surdimal Pasaribu, Angkus Pasaribu SH, Ir Anggiat Pasaribu, Rudolf Pasaribu SE, Letkol Drs Lindung Pasaribu, Pdt Ampugo Pasaribu dan para orangtua dan undangan serta Penasehat GMP-MS Ir Junjungan Pasaribu ACPE dan Ketua Badan Pembina GMP-MS Benny Pasaribu SE.

Junjungan Pasaribu mengatakan deklarasi Generasi Cerdas itu selaras dengan upaya pemerintah saat ini yang konsisten memerangi hoaks, ujaran kebencian dan narkoba untuk mewujudkan pembangunan manusia Indonesia yang maju dan berdaya saing serta untuk menguatkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, perayaan Natal GMP-MS tahun 2018 berlangsung sukses. Perayaan diisi dengan liturgi, fragmen kejatuhan manusia dalam dosa dan penebusan, pantonim pertobatan manusia, vocal group dan koor serta tortor Batak GMP-MS, doa syafaat dan khotbah.

Perayaan Natal GMP-MS yang didukung Tambang Emas Martabe, main dealer sepeda motor Honda Sumut dan PT PLN (Persero) itu, juga diisi penampilan Deviana Lumban Gaol dari PS Concordia UHN, Ramita Pasaribu Juara I Vocal Solo SMP Sumut 2017, Vierty Agnes Pasaribu dan aksi koreo dari gadis cilik Geraldine Hasiholan Pasaribu.

Hamba Tuhan dari Kantor Pusat Gereja Protestan Persekutuan (GPP) Medan, Pdt Ampugo Pasaribu dalam khotbahnya mengutip thema perayaan “Kasih Kristus Menyelamatkan” (Titus 2:11), mengajak hadirin merefleksikan kelahiran Yesus Kristus ke dunia, yang kemudian dikenal sebagai peristiwa Natal.

“Lewat kelahiranNya ada keselamatan, karena kita telah diselamatkan, maka marilah kita taat antara lain kepada orangtua, taat di lingkungan pendidikan dan pekerjaan, taat kepada pemerintah dan taat kepada Tuhan sehingga menjadi generasi yang cerdas untuk kebaikan bagi semua,” ujar Ampugo.

Turut hadir generasi muda marga Batak lainnya, diantaranya seperti Naposo Toga Siregar, Naposo Raja Tambun, Naposo Naipospos, Naposo Toga Sirait, Naposo Sagala, Naposo Sagala, Naposo Silau Raja, Naposo PPSAB Situmorang.

Surdimal Pasaribu dari Punguan Pasaribu dohot Boruna Kota Medan menyampaikan apresiasi atas persatuan Generasi Muda Pasaribu lewat perayaan Natal itu. Surdimal berharap agar kegiatan-kegiatan positif terus dilakukan ke depan.

Bahkan Penasehat GMP-MS Junjungan Pasaribu mengatakan akan menginisiasi dilaksanakannya seminar Generasi Muda Pasaribu usai pada pertengahan 2019, mengulang sukses seminar dengan topik kewirausahaan tahun 2015.

Ketua Badan Pembina GMP-MS Benny Pasaribu SE menambahkan akan terus mendorong Generasi Muda Pasaribu melakukan kegiatan positif untuk mengasah kepemimpinan, karakter dan meningkatkan rasa cinta dan peduli pada Marga Pasaribu, sebagaimana yang sudah dilakukan selama ini.

Sebelumnya, Ketua Panitia Natal GMP-MS Ferdinan Pasaribu ST menyampaikan terima kasih kehadiran undangan dan dukungan semua pihak hingga suksesnya perayaan Natal itu, khususnya dukungan penuh dari Tambang Emas Martabe, Honda dan PLN. (rel)

Empat Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah Tak Ditahan, Kejari Karo Dinilai Lamban

KARO, SUMUTPOS.CO – Hingga saat ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo tidak menahan 4 tersangka kasus korupsi Tugu Mejuah-juah di Kabupaten Karo. Sentral Advokasi untuk Hak dan Pendidikan Rakyat (SaHdar), sangat menyayangkan sikap Kejari Karo tersebut.

“Kami menyayangkan sikap penyidik Kejari Karo, yang tidak melakukan penahanan terhadap 4 tersangka dugaan kasus korupsi Tugu Mejuah-juah di Karo,” ungkap Koordinator Eksekutif SaHdar Ibrahim, baru-baru ini.

Jika kasus ini dibiarkan terus berlarut-larut, SaHdar khawatir, masyarakat akan ragu terhadap penindakan hukum di Kabupaten Karo. “Seharusnya penahanan bisa dilakukan terhadap para tersangka, agar proses penyidikan menjadi lebih mudah. Jangan sampai hal ini menyebabkan proses penyidikan menjadi belarut-larut dan terkesan lamban,” kata Ibrahim.

Apalagi, keempat tersangka memiliki peluang besar untuk melarikan diri. “Kejaksaan juga harus mengingat, tidak dilakukannya penahanan akan memperbesar risiko tersangka untuk melarikan diri, karena tidak mau mempertanggungjawabkan per- buatan mereka,” tegas Ibrahim lagi.

Terkait isu keluarnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3)? Ibrahim menepisnya. Dia yakin, kasus akan terus berlanjut. Pasalnya, sudah ada hasil audit dari BPK. “Kalau lihat perkembangan kasus, sudah ada hasil audit BPK, dan pengembalian kerugian keuangan juga dilakukan, sepertinya enggak bakal SP3. Tapi kalaupun SP3, berarti itu tanda-tanda perlakuan yang istimewa kepada para tersangka,” katanya.

Untuk itu, dia kembali mendesak Kejari Karo untuk bertindak profesional dalam menangani kasus ini. Ibrahim tegas meminta, agar keempat tersangka segera secepatnya ditahan. “Kejari Karo seharusnya melakukan penyidikan, seperti kebiasaan para penyidik di dugaan kasus korupsi. Jadi para tersangka harus segera ditahan,” harapnya.

Sehari sebelumnya, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut Sumanggar Siagian, diduga mendukung tidak ditahannya 4 tersangka.

Sumanggar berdalih, tidak semua tersangka kasus korupsi harus ditahan. Dia menilai, ada pertimbangan mengapa penyidik tidak melakukan penahanan terhadap tersangka kasus korupsi pembangunan Tugu Mejuah-Juah. “Yang pertama, tersangka kooperatif ketika dimintai keterangan. Kedua, tidak menghilangkan barang bukti, dan tidak melarikan diri selama penyidikan,” jelasnya, Sabtu (15/12) lalu.

Seperti diketahui, ada dugaan korupsi pada pembangunan Tugu Mejuah-Juah yang dilaksanakan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karo. Pagu anggaran sebesar Rp679.573.000 yang ditampung dalam APBD Karo TA 2016.

Laporan Hasil Pemeriksaan atas laporan keuangan Pemkab Karo TA 2016 itu, BPK RI menemukan kekurangan volume, yang mendatangkan kerugian Rp571.720.387, dan denda belum dibayar ke kas daerah Rp33.978.650.

Pekerjaan pembangunan Tugu Mejuah-juah dilaksanakan pada 28 Oktober 2016, dengan masa kerja 50 hari. Terhitung mulai 31 Oktober hingga 17 Desember 2016. (man/saz)

ULN Indonesia pada Oktober 2018 Naik 5 Persen

ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Oktober 2018 tercatat USD 360,5 miliar atau setara Rp 5.227 triliun (kurs Rp 14.500). ULN itu terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar USD 178,3 miliar, serta utang swasta termasuk BUMN sebesar USD 182,2 miliar.

ULN Indonesia pada akhir Oktober 2018 tersebut tumbuh 5,3 persen (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang mencapai 4,2 persen (yoy).

“Peningkatan pertumbuhan ULN tersebut bersumber dari pertumbuhan ULN pemerintah dan ULN swasta,” demikian bunyi keterangan tertulis seperti dikutip dari laman resmi BI, Selasa (18/12).

Sementara itu, posisi ULN pemerintah pada akhir Oktober 2018 sebesar USD 175,4 miliar atau tumbuh 3,3 persen (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 2,2 persen (yoy).

Kendati tumbuh meningkat, nilai nominal ULN pemerintah pada Oktober 2018 tersebut lebih rendah dibandingkan dengan posisi September 2018 yang mencapai USD 176,1 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan turunnya posisi pinjaman dan SBN yang dimiliki oleh investor asing.

Selanjutnya, posisi ULN swasta pada akhir Oktober 2018 tercatat tumbuh 7,7 persen (yoy), meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 6,7 persen (yoy), terutama didorong oleh pertumbuhan ULN pada sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas (LGA).

ULN swasta tersebut sebagian besar dimiliki oleh sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor industri pengolahan, sektor LGA, serta sektor pertambangan dan penggalian. Pangsa ULN di keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 72,9 persen, relatif sama dibandingkan dengan pangsa pada bulan sebelumnya.

BI mengklaim ULN Indonesia tetap sehat. Hali ini tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Oktober 2018 yang tetap stabil di kisaran 34 persen. Rasio tersebut masih lebih baik dibandingkan dengan rata-rata negara peers.

Di samping itu, struktur ULN Indonesia tetap didominasi ULN berjangka panjang yang memiliki pangsa 86,9 persen dari total ULN. Bank Indonesia dan Pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan ULN dan mengoptimalkan perannya dalam mendukung pembiayaan pembangunan, tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian. (hap/JPC/ram)

Aroma Pembalasan

istimewa REBUT TIKET: Petr Cech dan Hugo Lloris siap mengamankan tiket semifinal Piala Liga Inggris, Kamis (20/12) dini hari.
istimewa
REBUT TIKET: Petr Cech dan Hugo Lloris siap mengamankan tiket semifinal Piala Liga Inggris, Kamis (20/12) dini hari.

LONDON, SUMUTPOS.CO – Derby panas London Utara kembali tersaji dengan hanya selang dua pekan. Kali ini Arsenal dan Tottenham Hotspur bentrok pada perebutan tiket semifinal Piala Liga Inggris di Emirates pada hari Kamis (20/12) diniharin

Spurs takluk pada pertemuan dua pekan lalu. Arsenal bangkit secara luar biasa dari ketertinggalan 1-2 untuk mengalahkan rival mereka 4-2 pada laga liga dua pekan lalu di tempat yang sama. Namun Arsenal baru saja mengakhiri rangkaian 22 laga tak terkalahkan pada akhir pekan lalu, kalah 3-2 dari Southampton, yang merupakan tim degradasi.

Sementara Tottenham usai kekalahan derby, memenangkan tiga laga liga dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions setelah mampu menahan imbang Barcelona 1-1. The Lily Whites dalam kepercayaan diri yang tinggi untuk membalas dendam.

“Tidak ada perasaan yang lebih buruk daripada mendapatkan kekalahan. Kami kehilangan pertandingan Liga Primer beberapa minggu yang lalu, itu bahkan sedikit lebih memotivasi kami,” kata kiper Tottenham, Hugo Lloris. “Anda selalu mencoba untuk menganalisis dan membuat hal-hal yang tidak akan kami ulangi lagi. Ini adalah kesempatan lain, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk dilalui,” ujarnya.

Perhatian Pochettino menjelang laga derby nanti tertuju pada masalah cedera yang melanda timnya. Daftar cedera pemain semakin bertambah setelah Eric Dier dipastikan absen hingga Januari setelah menjalani operasi usus buntu.

Sebelumnya, Spurs telah mengalami krisis cedera yang cukup parah di lini belakang dengan absennya Jan Vertonghen, Juan Foyth, Davinson Sanchez, dan Serge Aurier sejak laga kontra Burnley yang mereka menangkan pada Sabtu pekan lalu dengan skor 1-0. “Ini pertandingan besar bagi kami,” ujar Harry Winks mengatakan kepada Standard Sport. “Laga ini digelar dengan cepat setelah kami kalah dari mereka dua pekan yang lalu, jadi akan ada balas dendam dalam pikiran kami. Kami ingin membayar kekalahan kami sebelumnya, dan tentu saja, ini peluang bagus untuk melaju di ajang ini,” tambahnya.

“Kami memperlakukan setiap pertandingan di semua kompetisi sama pentingnya dengan pertandingan berikutnya. Kami ingin menangkan semua trofi yang kami ikuti. Begitu juga Piala Liga. Mengalahkan Arsenal akan jadi kesempatan sempurna untuk melaju ke semi final,” ujarnya.

Sementara itu Arsenal bertekad bangkit pasca kekalahan dari Southampton. Mereka sebenarnya menargetkan bisa menembus empat besar kompetisi domestik. Namun pertaruyngan di Piala Liga akan tetap menarik untuk tak dilewatkan dengan kekalahan.

“Tujuan kami adalah posisi empat besar, namun kami sadar betul bahwa untuk mewujudkan hal itu bukanlah perkara yang mudah. Kami harus menekan diri kami sendiri. Setelah 22 pertandingan (14 di Liga Inggris) tak terkalahkan, kami hanya bisa berada di posisi lima besar,” tutur Emery. (bbs/don)

Usulan Pembangunan Jalan Tol Medan-Berastagi Sudah Sampai ke Pembisik Presiden

.
.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Upaya menggolkan usulan pembangunan jalan tol atau jalan layang Medan-Berastagi terus dilakukan Komisi D DPRD Sumut. Keinginan menemui Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan langsung usulan pembangunan tersebut sudah menunjukkan titik terang.

Sekretaris Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan mengatakan, pertemuan dengan Presiden tidak mesti di Istana Negara, dan keinginan itu sudah disampaikan ke relawan hingga staf kepresidenan. “Upaya terus kita lakukan, kita tidak berhenti. Semoga saja bisa tahun ini, masih ada waktu. Saya sudah komunikasi ke berbagai sumber,” ujar Sutrisno kepada wartawan, Selasa (18/12).

Diakuinya, upaya ini sudah sampai kepada beberapa pihak yang menurutnya bisa menyampaikan langsung kepada Presiden RI Joko Widodo di Istana. Setidaknya, sumber terpercaya itu katanya, punya akses agar usulan bertemu sampai permohonan untuk pembangunan Jalan Layang Medan-Berastagi diterima RI 1. “Kepada pembisiknya sudah kita sampaikan. Itu yang kita yakini bisa menyampaikan permohonan ini langsung. Begitu juga dengan DPP (PDIP), kita terus koordinasi ke atas. Hanya saja mungkin kita harus pahami, partai sekarang sedang fokus bagaimana memenangkan Pemilu 2019,” katanya.

Untuk jalur yang disebutkannya bisa diakses dan mengakses ke Presiden, diantaranya relawan Jokowi Centre. Organisasi ini menurutnya punya akses untuk bisa membangun komunikasi. Sementara untuk menguatkan itu, dirinya juga sudah menyampaikan permohonan itu kepada bagian Staf Kepresidenan untuk meminta waktu pertemuan, agar usulan yang berawal dari ide Ikatan Cendekiawan Karo bisa disampaikan. “Tidak pun harus di Jakarta pertemuannya. Dimanapun beliau bisa kita temui, akan kita sampaikan. Selama memang kita bisa jangkau. Seperti mungkin saat Presiden berada di daerah. Jadi di saat itu bisa kita ambil kesempatan bertemu,” jelasnya.

Selain itu, Sutrisno juga melihat ada peluang yang mungkin bisa diambil. Menurutnya harapan menemui Presiden RI Joko Widodo untuk tahun ini masih ada. Mengingat pada 29 Desember mendatang, akan ada momentum perayaan Natal Nasional, dimana Sumut menjadi tuan rumah penyelenggaraannya. “Kita bisa ambil momentum di 29 Desember ini, saat Natal Nasional di sini. Apalagi ketuanya juga kan Pak Yasonna Laoli (Menkumham). Jadi kita berharap ini bisa jadi pertimbangan,”katanya.

Sedangkan jika kesempatan bertemu Presiden itu sebelum agenda Natal Nasional 2018 di Sumut, Politisi PDI Perjuangan ini menganggap usulan bisa saja diungkapkan saat pidato RI I. Dengan demikian, peluang agar harapan masyarakat tersebut diterima untuk segera direalisasi, lebih besar. “Paling tidak, kalau kita ketemu sembelum acara, pas sambutan beliau bisa memberikan statement untuk itu. Makanya kita justru mendorong Ikatan Cendikiawan Karo bia bertemu langsung. Sebagai akademisi, mereka bisa menjelaskan dasar pemikirannya tentang usulan pembangunan Medan-Berastagi,” pungkasnya yang mengaku berupaya keras memfasilitasi aspirasi masyarakat. (bal)

Akses ke Danau Toba Putus, 3 Kenderaan Tertimbun Longsor di Jalan Siantar-Parapat

istimewa TERTIMPA: Warga menyaksikan truk yang tertimpa longsor di Jembatan Siduadua, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Simalungun, Selasa (18/12) sore.
istimewa
TERTIMPA: Warga menyaksikan truk yang tertimpa longsor di Jembatan Siduadua, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Simalungun, Selasa (18/12) sore.

Bencana tanah longsor terus terjadi dalam sepekan terakhir di Sumatera Utara. Kali ini longsor menerjang Jembatan Kembar Siduadua, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, sekitar 1 kilometer dari lokasi wisata Danau Toba, Selasa (18/12) sore. Hingga tadi malam, ratusan kendaraan dari Pematangsiantar menuju Parapat dan kawasan Pantai Barat atau Tapanuli serta sebaliknya, terjebak macet.

INFORMASI yang diperoleh Sumut Pos, truk BK 8058 BS bermuatan sembako tertimbun material longsor. Sedangkan dua kendaraan lagi, yakni pikap dan Rush ikut terpapar material tanah.

Truk yang bermuatan sembako seketika terbalik dihantam longsor, sehingga muatannya jadi bercampur tanah serta bongkahan batu dan kayu bekas yang sudah dipotong. Beruntung sopir angkutan ekspedisi ini Erik Sinaga, warga Huta Sipinggan, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun bersama kernetnya Aknes Simajuntak penduduk Sibolga, Tapanuli Tengah, selamat dari musibah itu.

Sekretaris Camat Girsang Sipanganbolon, Doni Sinaga yang dikonfirmasi tadi malam mengatakan, material longsor belum dapat dibersihkan dari badan jalan, karena hujan masih terus berlangsung, bahkan masih terjadi longsor susulan dari dinding tebing. Akibatnya, jalan nasional ini pun lumpuh total.

“Antrean kendaraan lebih 1 kilometer, baik dari arah Pematangsiantar menuju wilayah Pantai Barat maupun sebaliknya. Karena timbunan tanah longsor yang menutup jalan belum dapat dibersihkan akibat hujan masih berlangsung dan masih ada longsor susulan sampai malam ini,” kata Doni.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Simalungun, Ramadani Purba menambahkan, pihaknya berupaya maksimal menormalkan kembali arus lalulintas dengan membersihkan timbunan longsor dan menarik kendaraan yang tertimbun material longsor. Dia juga mengimbau kendaraan roda empat agar tidak melintas dari jalur alternatifn

Simpang Palang menuju Girsang dan sebaliknya karena kondisi jalan berlumpur saat hujan. “Sebaiknya tidak melewati jalan alternatif Simpang Palang atau Girsang, karena kondisi jalan sangat berlumpur saat hujan,” imbaunya.

Menyikapi longsor yang memutus jalur transportasi Siantar-Parapat ini, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengaku sudah memerintahkan BPPD Sumut segera berkoordinasi dengan BPPD Simalungun untuk mengatasi kondisi darurat di lapangan. Ia pun menyampaikan duka atas bencana alam yang tidak diduga ini. Menurutnya, meski untuk sementara dilaporkan tidak ada korban jiwa, namun kondisi longsor yang sempat menimbun beberapa kendaraan roda empat dan truk itu agar ditanggulangi oleh pihak terkait sesegera mungkin.

Gubsu memerintahkan BPPD Sumut mengupayakan tambahan alat berat dengan komunikasi efektif Dengan BPPJN II. “Dinas BMBK juga sudah saya perintahkan membantu Pemkab Simalungun mengatasi kondisi yang ada,” ujarnya seraya menyatakan, target darurat terutama membuka jalur jalan yang terputus.

Kepala BPBD Sumut, Riadil Akhir Lubis saat dikonfirmasi Sumut Pos tadi malam, mengakui proses evakuasi sedang dilakukan. “Satu truk tronton, satu pikap, satu Rush tertimpa. Longsor pada hari itu terjadi beberapa kali sejak pukul 11.00 WIB, dan terjadi lagi longsor yang besar sekitar pukul 16.45 WIB. Namun korban jiwa tidak ada dalam peristiwa ini,” kata Riadil.

Sampai kini, kata Riadil, proses evakuasi sedang berjalan, lalu lintas di sekitar lokasi bencana sementara distop. Diungkapkannya, arus lalu lintas dari arah Tobasa mengalami kemacetan panjang sampai Parapat. “Dari arah Siantar macet sampai lebih kurang 2 Km. Kondisi cuaca saat ini hujan lebat. Direncanakan akan ada pengalihan arus kenderaan dari Siantar (simpang Aek Nauli) menuju Sipanganbolon sepanjang 18 Km,” katanya.

Untuk proses evakuasi sendiri, kata dia, saat ini satu unit alat berat sudah dikerahkan ke lokasi dan masih memerlukan penambahan dua alat berat. “Perlu pengerahan tambahan alat berat sudah kami koordinasikan dengan BPJN, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut serta BPBD Simalungun,” katanya.

Selain itu BPBD Sumut juga sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional dan BPBD Simalungun akan mengalihkan arus kenderaan dari Simpang Palang (sebelum kawasan Aek Nauli sebelum Parapat-menuju Sipanganbolon) lewat Kota Parapat sepanjang 18 Km.

Seorang warga Kota Medan, Normin br Karo yang kebetulan melintasi jalan di lokasi longsor, membenarkan ihwal peristiwa tersebut. Saat ini, ungkap dia, terjadi antrian panjang kendaraan dari arah dan menuju Kota Parapat. “Betul sekali, kami gak bisa jalan pulang ke Medan akibat bencana longsor di Jalan Parapat/Siantar,” katanya.

Diakui dia, sejak pukul 17.00 WIB dirinya dan keluarga sudah terjebak macet akibat bencana tersebut. Alhasil mereka berputar arah mencari lokasi lebih aman yang jauh dari titik longsor. “Kami tadi masuk Parapat sekitar pukul 17.00 dan mobil sudah gak bisa jalan. Lantaran kami gak sampai ke titik dari masjid dan sudah gak bisa jalan, jadi kami mengarah ke mess,” katanya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja yang dikonfirmasi mengatakan, personel Lantas dari Polsek Parapat dan Kapolres Simalungun, AKBP Liberty Panjaitan masih berada di lokasi, mengamankan proses evakuasi reruntuhan. Dari laporan yang ia terima, longsor tersebut terjadi sekira pukul 11.00 WIB. Sementara longsoran yang lebih besar lagi turun sorenya. “Jadi sejak pagi sudah longsor kecil. Baru sorenya jatuh longsor yang lebih besar. Informasinya, ada tiga kendaraan bermotor yang tertimbun longsor. Belum ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ungkapnya.

Ia mengatakan, arus lalulintas terpaksa dialihkan. Menurutnya, kondisi saat ini jalur tersebut tidak bisa dilalui sama sekali. “Arus lalulintas dari Siantar ke Balige dialihkan melalui Simpang Palang dan Simpang Sitahuan. Laporan terakhir macet panjang dari kedua arah, Parapat dan Siantar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Simalungun, AKBP Liberty Panjaitan yang dihubungi Sumut Pos mengatakan saat ini pihaknya masih fokus melakukan evakuasi agar lalulintas bisa berjalan normal. “Ia saat ini kami lagi fokus evakuasi. Alat berat masih terus melakukan pembersihan longsoran agar jalur bisa kembali dilintasi,” terangnya.

Ketika ditanya apakah ada korban jiwa dalam insiden tersebut, ia mengaku belum mendapat laporan lanjut. Namun, ia tak menampik ada sejumlah kendaraan yang tertimbun longsoran. “Sampai saat ini kita belum mendapat laporan ada korban jiwa. Kalau korban materil ada, beberapa kendaraan roda empat ada yang terimbun. Saat ini jalan putus total. Tidak bisa dilalui,” pungkas Liberty.

///Jalan 3 Kabupaten Tertimbun

Tanah longsor juga terjadi di Desa Lubuk Nornor, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (18/12). Material longsor menutup sebagian badan jalan penghubung tiga kabupaten yakni Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, dan Padang Lawas Utara.

Kepala BPBD Labuhanbatu, Sofyan Hasibuan mengakui terjadinya longsor di kawasan tersebut. Namun menurutnya, arus lalu lintas terbilang masih lancar. “Arus lalulintas tidak terpengaruh, masih lancar,” paparnya.

Untuk membersihkan material longsor, pihak BPBD Labuhanbatu berkordinasi dengan pihak Dinas Perumahan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) setempat. “Kita masih menunggu alat berat. Kita harapkan Dinas PU agar mengirimkan alat berat Becho untuk menyingkirkan tanah longsor yang menutupi badan jalan,” jelasnya.

Potensi Gerakan Tanah Tinggi

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap bencana pergerakan tanah saat libur akhir tahun bertepatan Natal 2018 dan tahun baru 2019. Sebab sepanjang Desember hingga Januari 2019 potensi bencana tersebut masih tinggi.

Kepala Bidang Mitigasi Gerakan Tanah, PVMBG, Badan Geologi Agus Budianto mengungkapkan, Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat bencana pergerakan tanah cukup tinggi. Terutama di wilayah dengan topografi berbentuk pegunungan dan lereng terjal.

Berdasarkan data yang dimilikinya, potensi ancaman bencana pergerakan tanah pada Desember 2018 hingga menjelang tahun baru 2019 diperkirakan masih tinggi. Dari peta prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah di Indonesia pada Desember 2018 dibandingkan bulan November dan 2018 mengalami peningkatan.

Potensi gerakan tanah itu berpotensi terjadi mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Bagian Barat hingga Lampung, sebagian besar Jawa Bagian Barat, Jawa Tengah bagian tengah sampai selatan, Jawa Timur, Sulawesi, NTB, NTT, Maluku dan Papua. “Untuk itu, perlu diwaspadai potensi terjadinya gerakan tanah/longsor di daerah-daerah tersebut utamanya jalur jalan dan pemukiman di perbukitan, pegunungan dan sepanjang aliran sungai serta zona lainnya,” kata Agus di kantor PVMBG, Kota Bandung, Selasa (18/12).

Dia menuturkan, pihaknya telah menyerahkan peta rawan bencana pergerakan tanah kepada semua pemerintah provinsi. Peta tersebut diharapkan bisa menjadi panduan penanganan bagi pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mengantisipasi potensi terjadinya bencana pergerakan tanah di wilayahnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat untuk berperan aktif memantau kondisi lingkungan agar bencana tersebut bisa diatasi secara dini. Pemerintah daerah harus memastikan kondisi jalur wisata terutama menghadapi libur Natal dan tahun baru 2019. “Curah hujan meningkat. Jelang liburan ini daerah-daerah wisata harus disiapkan. Jalur jalan yang harus hati-hati sudah kita siapkan dan dikirim ke semua Pemda. Tim kita juga lakukan inspeksi (di lapangan),” ujarnya.(adi/esa/smg/prn/dvs)

BBPJN Jamin Underpass Katamso Rampung Tahun Ini, Jalur Utama Tinggal Buka Pagar

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS HAMPIR RAMPUNG: Sejumlah pekerja masih merampungkan pembangunan underpass Titi Kuning, Medan, Selasa (18/12). Jalur utama underpass ini sudah hampir rampung.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
HAMPIR RAMPUNG: Sejumlah pekerja masih merampungkan pembangunan underpass Titi Kuning, Medan, Selasa (18/12). Jalur utama underpass ini sudah hampir rampung.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II menjamin pembangunan underpass Titi Kuning akan tuntas akhir tahun ini. Bahkan, fisik bangunan utama jalur tersebut, kini sudah dapat digunakan dan tinggal ‘membuka pagar’ sebelum bisa dilalui pengendara.

“Tahun ini selesai (pekerjaan underpass Titi Kuning)n

Tidak ada lagi kendala di lapangan,” ujar Pelaksana Harian Kepala BBPJN II, Bambang Pardede saat dikonfirmasi Sumut Pos, Selasa (17/12).

Menurut Pardede, progres pengerjaan proyek Underpass Titi Kuning kini sudah dapat dikatakan hampir rampung. Hanya beberapa bagian saja yang perlu penyelesaian (finishing) yang persentasenya mendekati 100 persen sesuai target dan kontrak pekerjaan. “Prosesnya ini kita kejar terus, dan kalau kita lihat, bangunan serta ornamen di dalamnya sudah selesai dikerjakan,” jelas Pardede.

Adapun fisik yang masih dalam pengerjaan dan belum tuntas, katanya, adalah bagian sisi jembatan yang juga tengah dikejar agar dapat segera digunakan maksimal. Mengingat untuk jalur kanan dan kiri underpass, juga harus disiapkan badan jalan yang mengarah ke jembatan Sungai Deli. “Ini yang dari arah Asrama Haji lagi terus dikerjakan. Kalau untuk jalur utamanya itu sudah siap dan bisa digunakan. Tinggal buka pagar saja,” sebutnya lagi.

Meskipun tidak menyebutkan berapa persen pengerjaan yang sudah selesai, namun Pardede meyakini untuk akhir tahun ini, proyek sebagaiman ditargetkan, akan tuntas. Selanjutnya mereka menunggu instruksi dari Kementerian PUPR untuk meresmikan pengunaannya, meskipun belum diketahui kapan penggunaannya dimulai. “Kita tunggu izin pembukaan jalan underpass dari Kementerian. Yang jelas untuk tahun ini, kita optimis bisa selesai dan digunakan masyarakat,” tegasnya.

Diakuinya, tempo hari memang ada terdapat kendala atas proyek ratusan miliar yang bersumber dari APBN 2017-2018 tersebut. Namun kini kendala itu sudah dapat diatasi, sehingga tinggal mengebut pekerjaan fisik jalan bawah tanah itu. “Ya betul memang kendalanya itu kemarin soal utilitas milik PT PLN dan pipa PDAM. Tapi sekarang sudah tidak masalah lagi. Pembangunan sedang dikerjakan, dan akhir tahun kami jamin sudah selesai. Tapi mengenai waktu operasionalnya kapan, saya belum bisa komentar. Sebab nanti pusat yang tentukan. Kita tunggulah,” pungkasnya.

Amatan Sumut Pos di lapangan beberapa waktu lalu, progres pembangunan underpass Katamso-Delitua tampak berjalan lambat. Bahkan proyek yang dimulai sejak awal 2016 itu, telah beberapa kali molor penyelesaiannya dari waktu yang ditetapkan sesuai masa kontrak. PT Hutama Karya (HK) selaku rekanan pekerjaan, sebelumnya dibuat pusing karena kendala utilitas milik PT PLN dan PDAM Tirtanadi. Padahal paling lama sesuai jadwal kontrak, pembangunan underpass harus selesai Oktober 2018.

“Pekerjaan underpass Katamso-Delitua terancam mangkrak. Ini disebabkan masih ada utilitas milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) yang belum direlokasi di seputaran proyek. Terdapat kabel PLN 150 KV. Kemarin sempat mereka gali tetapi tak tuntas pekerjaannya,” ujar sumber pelaksana proyek underpass di Jalan Brigjen Katamso kepada Sumut Pos, akhir Juni lalu.

Posisi kabel berukuran besar itu, ungkap sumber, persis berada didekat titi/jembatan Jalan Titi Kuning. Dimana sebelumnya menurut pihak PLN, kata dia, paling lama awal April sudah selesai direlokasi. Namun sampai kini pekerjaan tersebut malah tak dilanjutkan. Menurutnya ini yang sekarang menjadi kendala utama pihaknya untuk menyelesaikan proyek tersebut. Sementara untuk masalah lain seperti utilitas milik PDAM Tirtanadi sudah rampung direlokasi. “Kalau PDAM punya sudah, itu pipa yang berdiameter besar juga di titik persimpangan yang tempo hari kita minta direlokasi. Tinggal PLN saja yang masih terkendala. Gimana kami mau merampungkan pekerjaan kalau masih ada kabel besar dibawah. Sementara titik itu sendiri yang akan dikerjakan. Kemudian kan tidak hanya itu saja yang mau kita tangani,” keluhnya.

Semestinya sesuai jadwal dan waktu pekerjaan, sumber menyebut paling lama Oktober 2018 harus sudah rampung dan bisa difungsikan. Namun melihat fakta di lapangan bahwa masih ada kendala utilitas yang menyebabkan pekerjaan akan molor lagi, pihaknya pesimis bisa selesai tepat waktu. “Melihat kondisi ini paling lama rampung akhir tahun (Desember). Tapi itukan sudah mepet sekali waktunya. Kita khawatir anggaran tidak turun lagi. Sebab kita ketahui untuk laporan setiap kegiatan paling lama 20 Juni masuk supaya bisa dicairkan,” katanya. (bal/prn)

Lagi, 8 Penerima Suap Gatot Segera Disidang

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali merampungkan berkas perkara penyidikan terhadap delapan anggota DPRD Sumut yang menjadi tersangka kasus dugaan suap. Dengan dilimpahkannya berkas perkara beserta tersangka ke pihak penuntut umum (tahap dua), maka para tersangka tersebut segera menjalani sidang kasus yang melilitnya.

“Hari ini dilakukan pelimpahan berkas barang bukti dan tersangka tindak pidana korupsi dugaan suap kepada DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 ke penuntutan,” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah pada awak media, Selasa (18/12)n

Mantan aktivis ICW ini menuturkan, kedelapan tersangka tersebut yakni DTM Abu Hasan Maturidi (DHM), Syafrida Fitri (SFE), Biller Pasaribu (BPU), Richard Edi Lingga (REM), dan Rahmiana Delima Pulungan (RDP). Kemudian, ada pula Restu Kurniawan Sarumaha (RKS), Washington Pane (WP) dan John Hugo Silalahi (JHS). Persidangan sendiri rencana bakal digelar di PN Tipikor Jakarta Pusat.

Meski sudah melimpahkan berkas perkara sejumlah tersangka, namun menurut Febri, saat ini masih ada 1 orang tersangka yang buron, yaitu Ferry Suando Tanuray Kaban. Untuk menangkapnya, KPK telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Terhadap satu orang DPO atas nama Ferry Suando Tanuray Kaban yang seharusnya dapat dilimpahkan hari ini, namun tidak dapat dilakukan karena masih DPO. KPK masih terus melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan Polri untuk lakukan penangkapan jika menemukan DPO tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam kasus ini, KPK menetapkan 38 tersangka. Ke-38 orang itu diduga menerima suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho senilai Rp 300- Rp 350 juta per orang.

Ke-38 orang itu diduga menerima suap dari Gatot terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, pengesahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Sumut tahun 2015.

Sebelum 8 orang ini, sudah ada 19 tersangka yang sudah selesai proses penyidikannya. Mereka ialah, Rijal Sirait; Fadly Nurzal; Rooslynda Marpaung; Rinawati Sianturi; Tiaisah Ritonga; Muslim Simbolon; Sonny Firdaus; Helmiati; Mustofawiyah; Arifin Nainggolan; Sopar Siburian; Analisman Zalukhu; Fahru Rozi; Taufan Agung Ginting; Tunggul Siagian; Pasiruddin Daulay; Elezaro Duha; Musdalifah; Tahan Manahan Panggabean. (ipp/JPC)

Universitas Amir Hamzah Wisuda 208 Sarjana, Mampu Menjawab Tantangan Era Revolusi Industri 4.0

istimewa DIABADIKAN: Para senat diabadikan pada saat prosesi wisuda yang diselenggarakan di Deli Room Hotel Danau Toba International, Sabtu (20/10).
istimewa
DIABADIKAN: Para senat diabadikan pada saat prosesi wisuda yang diselenggarakan di Deli Room Hotel Danau Toba International, Sabtu (20/10).

SUMUTPOS.CO – Sebanyak 208 lulusan Universitas Amir Hamzah tahun 2018 diwisuda di Deli Room Hotel Danau Toba International, Jalan Imam Bonjol Medan, Sabtu (20/10).

Lulusan sarjana tersebut terdiri dari program studi Fakultas Hukum sebanyak 134 orang, Fakultas Ekonomi 23 orang, Fakultas Pertanian 9 orang, dan program studi Fakultas Teknik sebanyak 49 orang.

Sidang terbuka senat Universitas Amir Hamzah ini turut dihadiri Ketua Badan Pembina Yayasan Tengku Amir Hamzah, O K Chairuddin SH, Badan Pengurus Yayasan Universitas Amir Hamzah Prof Dr OK Saidin SH MHum, Kepala Lembaga Yayanan Pendidikan Tinggi Wilayah Sumut I diwakili Sekretaris L2Dikti, DR Mahriyuni Mhum, Ketua APTISI Wilayah Sumut I Dr Badin Nur Tanjung SE MM, orangtua wisudan wisudawati, serta para undangan.

Di era revolusi industri tahap 4 saat ini (revolusi industri 4.0 ), peran manusia semakin tersisih dan digantikan oleh mahluk virtual bertenaga baterai yang mampu mengerjakan segala sesuatu layaknya manusia cerdas. Kemajuan teknologi kecerdasan buatan telah mengintegrasikan dunia fisik, digital dan biologis yang mempengaruhi semua disiplin ilmu, ekonomi, industri dan pemerintah.

Rektor Universitas Amir Hamzah, Dr Tarmizi SH MH mengatakan, tantangan –tantangan tersebut tentunya akan berpengaruh terhadap pemyelenggara pendidikan tinggi di Universitas Amir Hamzah. Maka dengan itu, terobosan-terobosan telah dilakukan guna meningkatkan citra serta pencapaian visi dan misi Universitas Amir Hamzah dalam rangka peningkatan mutu dalam peyelenggaraan pendidikan dan pengelolaan perguruan tinggi.

Rektor UNHAM,
Dr Tarmizi SH MH

Disebutkan Tarmizi, Universitas Amir Hamzah terus mengembangkan berbagai kegiatan untuk mendukung atmosfer akademik dan tridharma perguruan tinggi.

Untuk itu, sambung rektor, diperlukan dukungan penuh dari yayasan, civitas akademik serta Stakeholder yang secara sinergitas dan terus menerus, merupakan modal dalam upaya pencapaian visi dan misi Universitas Amir Hamzah.

Masih dikatakan Tarmizi, sebagai upaya peningkatan untuk mewujudkan kualitas dan kapasitas institusi dalam proses belajar, Universitas Amir Hamzah juga membangun kerja sama dengan berbagai lembaga. Sarana dan prasarana sebagai alat bantu pembelajaran dan layanan administrasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi, adalah wujud penerapan komitmen guna menghasilkan lulusan yang berkualitas, unggul, dan inovatif, dan mampu menjawab tantangan era revolusi industri 4.0.

Sementara itu, ketua pelaksana wisuda Universitas Amir Hamzah, T M Adriansyah SE MM mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak hingga pelaksanaan wisuda berlangsung lancar dan sukses. Adriansyah juga tak lupa mengucapkan kepada orangtua para lulusan yang telah mempercayakan anak-anaknya untuk dididik di Universitas Amir Hamzah hingga meraih sarjana. (*)

Sutedi: Pelayanan Air Minum juga Ibadah

ist/sumut pos TALI ASIH: Dirut PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo bersama Direktur Administrasi dan Keuangan Arif Haryadian, Mantan Dirops Nelson Parapat dan Ketua Panitia Natal Tetty Sihombing menyerahkan bantuan kasih Natal kepada anak-anak panti asuhan pada Perayaan Natal Oikumene PDAM Tirtanadi Sumut di Royalroom, Hotel Danau Toba Medan, Sabtu (15/12) malam.
ist/sumut pos
TALI ASIH: Dirut PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo bersama Direktur Administrasi dan Keuangan Arif Haryadian, Mantan Dirops Nelson Parapat dan Ketua Panitia Natal Tetty Sihombing menyerahkan bantuan kasih Natal kepada anak-anak panti asuhan pada Perayaan Natal Oikumene PDAM Tirtanadi Sumut di Royalroom, Hotel Danau Toba Medan, Sabtu (15/12) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktur Utama PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara, Sutedi Raharjo mengharapkan perayaan Natal Tahun 2018 menjadi pemicu semangat baru untuk kinerja pelayanan air minum yang lebih baik lagi di tahun 2019. Sutedi Raharjo mengatakan, dari semua keyakinan menunjukkan bahwa pelayanan air minum juga merupakan Ibadah. Oleh karena itu, seluruh karyawan PDAM Tirtanadi diajak untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat pelanggan.

“Mari bekerja lebih baik lagi untuk memberi pelayanan air minum yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Sutedi Raharjo dalam sambutannya pada Perayaan Natal Oikumene PDAM Tirtanadi Sumut di Royal Room, Hotel Danau Toba Internasional, Jalan Imam Bonjol Medan, Sabtu (15/12) malam.

Hadir pada perayaan itu Gubsu Edy Rahmayadi diwakili Staf Ahli Bidang Ekbang, Keuangan, Aset dan SDA, Drs Elisa Marbun MSi, Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirtanadi Ir Arif Haryadian MSi, mantan Direktur Operasional PDAM Tirtanadi Nelson Parapat, dan sekitar 650 hadirin dari pegawai PDAM Tirtanadi serta keluarga dan pensiunan serta anak-anak dari Panti Asuhan Jembatan Kasih Setia dan Panti Asuhan Cahaya Berkat Abadi.

Bagi Sutedi, perayaan Natal PDAM Tirtanadi memberi momen tersendiri. “Saya telah hadir dan berdiri empat kali di sini selama kepemimpinan kami. Ini artinya bahwa kita selalu dalam semangat kebersamaan, yang semuanya untuk kemajuan PDAM Tirtanadi dan kepuasan masyarakat pelanggan,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Dirut PDAM Tirtanadi juga menyampaikan bahwa sebagaimana kebiasaan dalam menyambut Natal dan Tahun Baru, PDAM Tirtanadi mengratiskan rekening air bagi Gereja yang menjadi pelanggan di seluruh cabang pelayanan PDAM Tirtanadi. “PDAM Tirtanadi memberikan dispensasi tidak membayar rekening air bulan Januri 2019 (pemakaian bulan Desember 2018) bagi Gereja yang menjadi pelanggan di seluruh cabang pelayanan PDAM Tirtanadi,” ujarnya.

Sementara itu Gubsu Edy Rahmayadi dalam sambutannya yang dibacakan Elisa Marbun, menekankan perayaan Natal yang harus dimaknai dengan menunjukkan kinerja yang baik oleh karyawan PDAM Tirtanadi di setiap tingkatan. Elisa menyampaikan titip salam dan permohonan maaf Gubsu Edy Rahmayadi yang tidak bisa hadir di perayaan itu. “Pak Gubernur Edy seyogianya hadir bersama kita, namun jadwal beliau padat, hari ini juga Pak Gubernur ke Tobasa meninjau longsor dan merapatkan solusi penanganannya,” ungkap Elisa.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal Tirtanadi yang juga Kepala Divisi Aset Manajemen PDAM Tirtanadi, Tetty Sihombing, melaporkan perayaan dihadiri karyawan PDAM Tirtanadi, baik dari kantor pusat, kantor cabang, maupun dari PDAM Tirtanadi Cabang Berastagi, Cabang Tobasa, Cabang Samosir, Cabang Tapteng dan Cabang Tapsel, undangan koor BKS Perempuan Wilayah I Medan Langkat serta anak-anak dari dua panti asuhan.

Di akhir rangkaian perayaan, diserahkan bantuan kasih Natal berupa sejumlah uang ke PA Jembatan Kasih Setia dan PA Cahaya Berkat Abadi dimana sebelumnya Panitia Natal PDAM Tirtanadi telah berkunjung ke kedua Panti Asuhan tersebut untuk memberikan bantuan kebutuhan pokok . (adz/ram)