Home Blog Page 58

Tebingtinggi Kota Rapat Perkuat Kerukunan Umat Beragama

RAPAT: Unsur Forkopimcam, narasumber, dan peserta usai pelaksanaan Rapat Koordinasi PAKEM di Aula Kantor Camat Tebingtinggi Kota, Kamis (30/4)// Azan purba/ Sumut Pos.
RAPAT: Unsur Forkopimcam, narasumber, dan peserta usai pelaksanaan Rapat Koordinasi PAKEM di Aula Kantor Camat Tebingtinggi Kota, Kamis (30/4)// Azan purba/ Sumut Pos.

TEBINGTINGGI – Kecamatan Tebingtinggi Kota menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) di Aula Kantor Camat Tebingtinggi Kota, Jalan Thamrin, Kelurahan Mandailing, Kamis (30/4).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sosialisasi Kejaksaan Negeri Tebingtinggi yang dilaksanakan di lima kecamatan se-Kota Tebingtinggi. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 10.48 WIB dalam suasana tertib, aman, dan kondusif.

Rapat koordinasi ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi lintas instansi dalam menjaga stabilitas sosial serta kerukunan umat beragama di Kota Tebingtinggi.

Sejumlah pejabat dan unsur terkait hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tebingtinggi MHD David Saragih, perwakilan Kejaksaan Negeri Tebingtinggi Tioneni Sigiro, Jaksa Fungsional Yabes Sitorus, Kabag Kesra Azanul, serta Kasat Intelkam Polres Tebingtinggi AKP Andi Sujenderal. Turut hadir Camat Tebingtinggi Kota Henci Boru Siregar, para lurah se-Kecamatan Tebingtinggi Kota, kepala lingkungan, tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua FKDM yang diwakili Sandy, serta sejumlah insan pers. (mag-3/azw)

Ditahan Kasus Pengerusakan dan Pemerasan, Keluarga Tersangka Protes ke Polres Labuhanbatu

KONFERENSI PERS: Kepolisian Resor Labuhanbatu menggelar konferensi pers dalam kasus dugaan pengrusakan mobil (Fajar)
KONFERENSI PERS: Kepolisian Resor Labuhanbatu menggelar konferensi pers dalam kasus dugaan pengrusakan mobil (Fajar)

LABUHANBATU – Kamis malam (30/4), suasana Mapolres Labuhanbatu yang biasanya tenang berubah menjadi panggung drama. Seorang konten kreator dengan akun DFR menggelar siaran langsung yang spontan viral. Bukan konten hiburan biasa, melainkan aksi protes keras. Sang kreator bersama sejumlah anggota keluarganya mendatangi kantor polisi, menuntut pembebasan seorang tahanan yang mereka klaim ditahan tanpa administrasi yang jelas. Siapa tahanan itu? AA alias Dedek, yang tak lain adalah anggota keluarga mereka sendiri.

Dalam aliran siaran langsung yang disaksikan ribuan netizen, terlihat emosi memuncak. Tudingan penangkapan ilegal’ dan ‘tidak ada kejelasan hukum’ dilontarkan. Dalam hitungan jam, komentar bernada kemarahan dan hujatan terhadap kepolisian membanjiri media sosial.

Jumat siang (1/5/2026), ruang Tunggal Panaluan Mapolres Labuhanbatu dipenuhi awak media. Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya diwakili oleh Wakapolres Kompol PS Simbolon, didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Jihad Fajar Balman. Konferensi pers dibuka dengan pernyataan tegas: Semua proses hukum telah sesuai prosedur.

Kompol PS Simbolon memaparkan kronologi hukum yang tak terbantahkan: Dasar Laporan: Laporan Polisi Nomor: LP/B/234/II/2026/SPKT/Polres–Labuhanbatu/Polda Sumatera Utara, tanggal 10 Februari 2026, yang dilaporkan oleh seorang pria bernama Krisdian Roni Tua Purba.

Dan, dasar Penangkapan: Surat Perintah Penangkapan Nomor Sp.Kap/117/V/RES.1.10/2026/RESKRIM, tanggal 30 April 2026.

“Penahanan Dedek bukan tanpa bukti. Ada korban, ada laporan, dan ada surat perintah resmi,” tegas Wakapolres. Sedangkan Kasat Reskrim AKP Muhammad Jihad Fajar Balman lalu membuka fakta yang lebih kontroversial. Insiden ini bermula dini hari, Selasa 10 Februari 2026, sekitar pukul 03.07 WIB, di Jalan Manaf Lubis, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara.

Korban (Krisdian Roni Tua Purba) memesan seorang wanita melalui aplikasi Michat. Namun, saat bertemu, korban kecewa karena sosok yang datang tidak sesuai dengan foto di media sosial. Korban memutuskan membatalkan kesepakatan dan hendak pulang.

Tapi, Dedek dan rekannya, Juneidi, tidak terima. Mereka menghadang mobil korban, Toyota Raize Merah, dan memaksa meminta uang Rp300 ribu, meskipun jasa batal digunakan. Saat korban menolak, amarah pun meledak.

“Mereka melempar kaca bagian belakang mobil, kap depan, dan bodi samping kanan secara berulang kali. Kaca pecah, bodi penyok dengan batu. Kerugian korban mencapai Rp3 juta,” papar Kasat Reskrim.

Dengan kata lain, yang terjadi bukan sekadar perselisihan biasa, tapi tindak pidana pengerusakan berat disertai pemerasan, yang dilakukan kelompok yang juga terbukti menjalankan prostitusi online.

Yang lebih mengiris, selama ini warga sekitar sudah lama menjadi korban kegaduhan yang dibuat Dedek dan kelompoknya. Bukan kali pertama nama Dedek muncul dalam catatan lingkungan.

Panolongi Pasaribu, Kepala Lingkungan setempat, mengaku gerah. “Dedek datang ke lingkungan ini tidak pernah lapor diri. Kami sudah tiga kali menangani masalah yang dibuat dia dan keluarganya. Sangat meresahkan. Ribut terus,” katanya.

Bahkan, seorang warga bernama Dian Permana, yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online, memberikan kesaksian lebih detail:

“Dedek dan kelompoknya menyediakan prostitusi melalui aplikasi Michat. Pernah ada pemuda melapor ke saya: dia pesan perempuan, tapi tidak sesuai foto. Begitu dibatalkan, pelaku marah-marah dan minta uang Rp150 ribu,” ujarnya.

Artinya, pola yang sama memesan wanita, kecewa, lalu memeras sudah berulang kali terjadi. Bedanya, kali ini korban berani melapor ke polisi.

Fakta yang terungkap dalam konferensi pers ini membalikkan narasi. AA alias Dedek bukanlah warga biasa yang ditangkap semena-mena. Dia adalah terlapor dalam kasus pengerusakan dan pemerasan.

Namun, dengan strategi livestream yang dramatis, keluarganya berhasil membalikkan posisi: dari tersangka menjadi ‘korban ketidakadilan’. Publik yang tidak menyelami fakta mendasar pun termakan emosi. (fdh/azw)

Ungkap Penyelundupan Narkoba, Bupati Asahan Apresiasi Polres Asahan

PAPARKAN: Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH memaparkan pengungkapan kasus di Mapolres Asahan, Kamis (30/4).
PAPARKAN: Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH memaparkan pengungkapan kasus di Mapolres Asahan, Kamis (30/4).

KISARAN – Bupati Asahan memberikan apresiasi atas keberhasilan Polres Asahan dalam mengungkap kasus penyelundupan narkotika jenis sabu yang diduga terkait jaringan internasional. Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Press Release Perkara Tindak Pidana Narkotika Jenis Sabu yang digelar di Lapangan Tembak Polres Asahan, Kamis (30/4) pukul 10.00 WIB.

Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH dalam keterangannya menjelaskan bahwa pihaknya berhasil menggagalkan peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 5 kilogram.

Ia menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan pada 27 April 2026 di Dusun VII, Desa Silolaut, Kecamatan Silaulaut, Kabupaten Asahan.

Tersangka yang diamankan berinisial S (45), warga Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka diduga berperan sebagai kurir yang membawa sabu dari Malaysia melalui jalur laut untuk selanjutnya diedarkan ke Kota Solo.

Kapolres juga memaparkan bahwa selama periode Januari hingga 29 April 2026, Polres Asahan telah mengungkap sebanyak 120 kasus narkotika dengan total 133 tersangka.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan meliputi ganja seberat 18,08 gram, sabu seberat 5.339,48 gram, ekstasi sebanyak 16 butir, dan pil happy five sebanyak 60 butir.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin SSos MSi menyampaikan penghargaan tinggi kepada Polres Asahan atas keberhasilan tersebut. (dat/azw)

WOW SALE Kembali Hadir di INFORMA Delipark Medan Berikan Diskon Terbesar #pastiWOW

INFORMA, inspirasi furnitur dan gaya hidup terlengkap untuk hunian dan bisnis yang berada di bawah naungan PT Home Center Indonesia bagian dari Kawan Lama Group, kembali menghadirkan program tahunan WOW SALE Diskon Terbesar #pastiWOW. Melalui program ini, Sobat INFORMA dapat menikmati berbagai penawaran spesial, termasuk diskon hingga 50% untuk furnitur dan aksesoris rumah yang dapat dinikmati di seluruh toko INFORMA hingga 30 Juni 2026.

Store Manager INFORMA Delipark Medan, Derma Sweets Memory menuturkan, “WOW SALE selalu menjadi momen yang paling ditunggu karena Sobat INFORMA bisa mendapatkan diskon terbesar untuk memenuhi berbagai kebutuhan hunian dan bisnis dalam satu waktu. Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, INFORMA berkomitmen menghadirkan penawaran terbaik yang lebih relevan dan meringankan, sehingga Sobat INFORMA tetap dapat melengkapi ruang secara optimal tanpa harus mengorbankan kualitas maupun gaya. Melalui WOW SALE, kami menghadirkan pilihan produk yang semakin lengkap, harga yang lebih kompetitif, serta kemudahan berbelanja yang dirancang untuk memberikan nilai lebih bagi Sobat INFORMA, dengan harga yang #pastiWOW.”

Produk Eksklusif di WOW Sale

Koleksi eksklusif dihadirkan khusus untuk memeriahkan WOW SALE, mulai dari pilihan sofa hingga furnitur multifungsi. Tersedia Sofa Kexlor berbentuk L yang memberikan ruang duduk lebih lega, lengkap dengan tambahan dua bantal. Pilihan sofa lainnya juga hadir dari koleksi lokal seperti Sofa Laura berbentuk L dengan desain minimalis, serta Sofa Neo Glasgow yang dapat direbahkan menjadi tempat tidur.

Untuk kebutuhan kerja, tersedia Meja Kerja Junio yang dirancang ringkas, dapat dilipat, dan mudah dipindahkan, sehingga cocok untuk berbagai ukuran ruang. Sementara itu, untuk area makan, hadir Set Meja Makan Milea dengan empat kursi dudukan nyaman yang fleksibel digunakan, baik di rumah maupun untuk kebutuhan bisnis seperti kafe dan restoran.

#pastiWOW hingga 50%

Berbagai produk lainnya juga tersedia dengan penawaran spesial, diantaranya Tempat Tidur Mia yang dilengkapi ruang penyimpanan tersembunyi, ruang untuk menaruh gawai hingga dekorasi, serta lampu LED yang memberikan tampilan lebih estetik. Untuk kebutuhan belajar anak, tersedia Meja Belajar Fiori yang dilengkapi penyangga buku dan tablet untuk mendukung aktivitas belajar di rumah.

Selain itu, Set Meja Tamu Marley terdiri dari tiga meja yang dapat digunakan secara bersamaan maupun dipisah sebagai meja tamu dan meja sudut. Berbagai aksesoris fungsional dan dekoratif juga turut dihadirkan untuk melengkapi semua kebutuhan.

Set Terhemat

INFORMA juga menghadirkan pilihan praktis untuk mengisi ruang dengan set terhemat. Mulai dari set ruang tamu dengan sofa multifungsi, meja tamu, rak, dan kabinet, hingga set dapur dan ruang makan dengan desain hemat tempat serta penyimpanan yang optimal. Tersedia pula set kamar tidur dan set ruang produktif untuk mendukung aktivitas kerja dan belajar.

Multifungsi & Hemat Tempat

Berbagai furnitur multifungsi & hemat tempat juga dihadirkan untuk mengoptimalkan ruang. Diantaranya Meja Lark, meja multifungsi lengkap dengan laci dan kursi yang dirancang ringkas dan dapat dilipat saat tidak digunakan. Selain itu, tersedia Tempat Tidur Tingkat Darren dengan kapasitas tiga orang yang dilengkapi rak penyimpanan tambahan. Beragam furnitur lainnya juga dilengkapi fitur penyimpanan ekstra, dari sofa, meja, dan stool, yang memberikan nilai tambah sekaligus menjaga kerapian ruang.

 

Pasti Termurah

Penawaran harga termurah untuk berbagai produk pilihan, INFORMA menghadirkan Sofa Neo Aryana yang menjadi favorit untuk melengkapi ruang berukuran minimalis dengan kenyamanan optimal. Untuk relaksasi setelah aktivitas padat, tersedia juga Kursi Pijat KELS yang dapat memijat area pundak hingga pinggang serta dilengkapi sandaran kaki untuk kenyamanan lebih, serta desain stylish yang mudah dipadukan di berbagai ruang. INFORMA juga menyediakan Matras Mora dari INFORMA Sleep yang dikemas secara vacuum dan digulung dalam kotak, lebih praktis untuk pengiriman melalui area terbatas seperti tangga dan lift.

Promo WOW Lainnya

Melengkapi berbagai penawaran tersebut, INFORMA menghadirkan beragam Promo WOW khusus bagi Member INFORMA Rewards dan pemegang kartu Bank yang menjadi mitra. Mulai dari Beli 1 Gratis 1, Beli Banyak Lebih Hemat, WOW Tebus Poin INFORMA Rewards, Gratis Biaya Pengiriman dan Pemasangan, serta cicilan 0% hingga 24 bulan.

Bagi yang belum bergabung menjadi Member INFORMA, sekarang saatnya mendaftar melalui link: bit.ly/REGISTRASIINFORMA dan dapatkan bonus voucher hingga Rp300.000 untuk transaksi pertama di Mobile App INFORMA dengan kode promo “INFORMAWOW”. INFORMA juga memberi kemudahan bagi pelanggan untuk mengakses produk dengan praktis, di mana saja, dan kapan saja melalui Mobile App INFORMA atau di ruparupa selaku platform omnichannel Kawan Lama Group. Layanan pelanggan 24 jam INFORMA juga dihadirkan melalui Whatsapp IVI Assistant (INFORMA Virtual Intelligence) di nomor 081511002000. (rel)

Pemprov Sumut Gelontorkan Anggaran Rp158 Miliar, Erni Sambut Baik Perbaikan Jalan di Labuhanbatu

FOTO: Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Erni Ariyanti Sitorus
FOTO: Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Erni Ariyanti Sitorus

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menggelontorkan anggaran sebesar Rp158 miliar untuk memperbaiki ruas jalan Aek Nabara-Negerilama-Tanjung Sarangelang di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara pada tahun ini. Diketahui, proses perbaikan ruas jalan tersebut tengah memasuki tahap tender.

Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Erni Ariyanti Sitorus, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam atas rencana tersebut.

“Saya menyambut baik keputusan Pak Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp158 miliar untuk perbaikan ruas jalan Aek Nabara-Negerilama-Tanjung Sarangelang pada tahun ini,” ucap Erni, Jumat (1/5).

Menurut Erni, langkah strategis ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat kawasan pesisir Labuhanbatu karena ruas jalan tersebut merupakan akses utama menuju kawasan pesisir.

Erni Sitorus menyampaikan, perbaikan ruas jalan tersebut tidak hanya akan meningkatkan konektivitas antar wilayah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal.

“Begitu juga petani, pelaku usaha kecil, dan warga di sekitar Aek Nabara hingga Tanjung Sarangelang, mereka akan merasakan manfaat langsung melalui distribusi hasil bumi yang lebih lancar, pengurangan biaya transportasi, serta peningkatan mobilitas sosial,” ujarnya.

Maka dari itu, lanjut wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut 6 yang meliputi Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan itu, DPRD Provinsi Sumatera Utara sepenuhnya mendukung program ini dan siap melakukan pengawasan ketat agar realisasi anggaran berjalan transparan, tepat waktu, dan sesuai standar mutu.

“Kepada seluruh stakeholder, mari kita sinergikan upaya untuk memastikan proyek ini menjadi contoh sukses pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi yang baik tentunya akan mewujudkan Sumatera Utara yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya. (map/azw)

Sidang Korupsi Proyek Jalan Binjai Picu Perdebatan, Selisih Kerugian Negara Rp3 M vs Rp9 M Jadi Polemik

SIDANG: Tiga terdakwa dugaan korupsi proyek jalan Kota Binjai saat menjalani sidang di PN Tipikor Medan. (Istimewa/Sumut Pos)
SIDANG: Tiga terdakwa dugaan korupsi proyek jalan Kota Binjai saat menjalani sidang di PN Tipikor Medan. (Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI – Persidangan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Kota Binjai yang bersumber dari dana bagi hasil sawit tahun anggaran 2024 kembali mengungkap fakta-fakta yang memicu perdebatan tajam di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan.

Sidang yang dipimpin Hakim Ketua M Nazir dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli itu menyoroti perbedaan mencolok antara nilai kerugian negara yang dihitung jaksa dengan kondisi pembayaran proyek di lapangan.

Dalam dakwaan, jaksa menyebut kerugian negara mencapai sekitar Rp3 miliar. Namun di sisi lain, fakta persidangan mengungkap bahwa pihak rekanan proyek justru belum menerima pembayaran dari Pemerintah Kota Binjai senilai Rp9 miliar.

Kuasa hukum terdakwa Ridho Indah Purnama, Dedi Susanto, menilai terdapat ketidaksinkronan serius dalam perhitungan tersebut. Ia menyebut saksi ahli yang dihadirkan jaksa tidak mampu menjelaskan secara utuh progres pekerjaan maupun alur keuangan proyek.

Menurutnya, ahli dari Kantor Akuntan Publik serta ahli teknik hanya berfokus pada kekurangan volume pekerjaan tanpa melihat keseluruhan realisasi proyek yang disebut telah mencapai 100 persen pengerjaan.

“Dalam persidangan disebut kerugian negara Rp3 miliar, tetapi ada dana Rp9 miliar yang belum dibayarkan kepada penyedia,” ujar Dedi.

Ia juga menyoroti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang disebut sudah ditindaklanjuti oleh pihak rekanan, namun tidak dijadikan dasar utama dalam analisis kerugian negara di persidangan.“LHP BPK tidak diperlihatkan kepada ahli, padahal itu dasar penting dalam audit negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, kuasa hukum menilai adanya ketidaksesuaian data antara hasil audit dengan fakta lapangan, termasuk tidak dimasukkannya pengembalian uang muka dan denda yang diklaim sudah dilakukan pihak rekanan.“Jika semua data keuangan dimasukkan secara lengkap, maka angka kerugian negara bisa berbeda jauh,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan independensi saksi ahli yang dinilai hanya mengacu pada data penyidik tanpa verifikasi menyeluruh terhadap kondisi keuangan proyek.

Sementara itu, pihak Kejaksaan Negeri Kejaksaan Negeri Binjai melalui Kasi Intelijen Ronald Reagen Siagian menegaskan bahwa penunjukan ahli sudah sesuai prosedur dan kompetensi.“Ahli memiliki metode sendiri dalam menghitung kerugian negara. Itu berdasarkan keahliannya,” ujarnya.

Ronald mengatakan, jika terdapat perbedaan pandangan, hal tersebut menjadi bagian dari proses persidangan yang akan diputuskan oleh majelis hakim.

Dalam perkara ini, Kejari Binjai telah menetapkan tiga tersangka, yakni Ridho Indah Purnama selaku PPK, Sony Faty Putra Zebua sebagai PPTK, serta rekanan proyek Try Suharto Derajat.

Kasus ini kini menjadi sorotan karena adanya perbedaan signifikan antara nilai kerugian negara yang ditetapkan jaksa dengan fakta pembayaran proyek, yang dinilai masih belum menemukan titik terang di persidangan. (ted/ila)

KSPSI-FSPTI Dairi Tegaskan Tak Ada Dualisme

FOTO BERSAMA: Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, Ketua KSPSI-FSPTI Wilayah Kabupaten Dairi, Jefrat Manik dan pengurus lainya, foto bersama, Jumat (1/5).
FOTO BERSAMA: Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, Ketua KSPSI-FSPTI Wilayah Kabupaten Dairi, Jefrat Manik dan pengurus lainya, foto bersama, Jumat (1/5).

DAIRI – Pengurus Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia – Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (KSPSI – FSPTI) Kabupaten Dairi melakukan audiensi ke Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan, Jumat (1/5/2026). Pertemuan ini menegaskan bahwa kepengurusan FSPTI di Dairi tidak mengalami dualisme.

Ketua KSPSI Dairi, Jefrat Manik, bersama jajaran pengurus menyampaikan bahwa kepengurusan organisasi telah memiliki legalitas yang jelas berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur Nomor 547/Pdt.G/2023/PN.Jkt.Tim. “FSPTI Dairi tidak ada dualisme. Kepengurusan kami solid dan sudah terkonsolidasi hingga ke tingkat bawah,” tegas Jefrat usai audiensi.

Ia menambahkan, kegiatan audiensi ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional sekaligus penguatan organisasi di tingkat daerah. Seluruh anggota, kata dia, juga telah dibekali kartu identitas resmi berbasis barcode dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap putusan pengadilan harus dihormati dan dijalankan oleh semua pihak.

“Putusan pengadilan harus ditaati. Kami juga mengimbau agar hasil putusan ini disosialisasikan kepada seluruh anggota,” ujarnya.

Kapolres juga mendorong agar pengurus serikat pekerja dapat mengupayakan langkah rekonsiliasi demi menjaga kebersamaan dan memperkuat organisasi.“Jika memungkinkan, lakukan rekonsiliasi dan ajak semua pihak kembali bersatu untuk membesarkan organisasi,” ujarnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran Polres Dairi, di antaranya Kabag Ops Kompol Luhut B Sihombing dan Kasat Intel AKP Muhammad Sulkarnaen Hasibuan. Audiensi berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh dialog konstruktif antara aparat kepolisian dan pengurus serikat pekerja. (rud/ila)