Home Blog Page 5880

Sambut Hari Listrik Nasional ke-73 , PLN UIP Sumbagut Gelar Donor Darah

ISTIMEWA/sumut pos DONOR DARAH: GM PLN UIP Sumbagut Octavianus Padudung dan para karyawan PLN UIP Sumbagut saat mendonorkan darahnya.
ISTIMEWA/sumut pos
DONOR DARAH: GM PLN UIP Sumbagut Octavianus Padudung dan para karyawan PLN UIP Sumbagut saat mendonorkan darahnya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-73, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumbagut melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) 2018, melaksanakan kegiatan bakti sosial Donor Darah bekerja sama dengan PMI Medan dan Rumah Sakit Bina Kasih Medan, Selasa (9/10).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor PLN UIP Sumbagut tersebut diikuti General Manager (GM) PLN UIP Sumbagut Octavianus Padudung dan jajaran manajemen, serta ratusan karyawan-karyawati dan juga masyarakat sekitar yang turut menyumbangkan darahnya bagi yang membutuhkan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian PLN melalui CSR dalam bentuk donor darah. Untuk tahun ini kita sudah melaksanakan donor darah dua kali. Pertama dilaksanakan oleh ibu-ibu istri karyawan PLN dalam rangka HUT Kartini dan hari ini (kemarin, Red) dalam rangka HLN ke-73,” ujar Octavianus Padudung.

Octavianus berharap, program ini dapat membantu masyarakat. Sehingga, melalui program ini dengan setetes darah bisa membawa kehidupan kepada masyarakat yang membutuhkan. Donor darah kali ini ditargetkan sebanyak 160 kantong darah.

Octavianus Padudung menyebutkan, program CSR ini merupakan salah satu kepedulian perusahaan untuk mensejahterakan masyaraka. Di antaranya, bantuan CSR untuk pemberdayaan masyarakat sekitar kantor, pembangunan ruang kelas sekolah, donor darah, dan lainnya.

Selain donor darah, lanjutnya, sebelumnya pihaknya juga telah melakukan kegiatan CSR di beberapa daerah, seperti Tapanuli Selatan, Nias, lingkungan sekitar kantor, dimana bantuan program CSR yang disalurkan mencapai Rp718 juta.

Dia menjelaskan, di Tapsel pihaknya membantu pembangunan dua kelas SD dan membantu mobiler kantor camat yang terbakar. Di Nias juga dilakukan pembangunan SMA Negeri 3 Teluk Dalam, Nias Selatan, untuk empat ruang kelas. Kemudian di Kelurahan Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, melakukan pemberdayaan masyarakat berupa bantuan mesin jahit dan diklat.

“CSR ini umumnya kita lakukan untuk pemberdayaan masyarakat dan bantuan di sekitar kantor serta jalur proyek pembangunan jaringan listrik. Kami juga berharap dukungan dari masyarakat agar kami bisa terus membangun, khususnya di Sumbagut, sehingga program pemerintah agar rasio elektrifikasi masyarakat bisa tercapai 100 persen tahun depan,” tutupnya. (ila)

Sopir Truk Tewas di Pinggir Jalan

.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Diduga kecelakaan tunggal, Hambali (37) tewas di pinggir Jalan Umum Desa Sei Baharu, Kecamatan Hamparanperak. Peristiwa terjadi Selasa (9/10) pukul 06.00 WIB.

Kepala pria yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir truk tersebut pecah. Warga Dusun III, Desa Lama, Kecamatan Hamparanperak itu langsung diboyong ke RSU Keliat untuk divisum.

Mayat korban pertama kali ditemukan warga sekitar. Sepeda motornya ditemukan di areal persawahan, sekira 40 meter dari posisi korban.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan warga ke petugas Polsek Hamparanperak. Polisi lalu datang ke lokasi melakukan olah TKP.

Dari hasil identifikasi, ternyata korban bernama Hambali. Pihak kepolisian langsung mengevakuasi jenazah ke rumah sakit dan memberitahu kepada pihak keluarga.

Kanit Lantas Polsek Hamparanperak, Iptu Marno Purba mengatakan, hasil penyelidikan di lapangan, korban mengalami kecelakaan tunggal. Karena, kondisi jalan yang dilintasi kondisinya rusak.

“Kata keluarga, korban setiap hari pergi subuh kerja di Belawan Indah. Untuk penyebab ada indikasi lain, kita tunggu hasil visum,” kata Marno.(fac/ala)

Penerimaan CASN Asahan Diperpanjang

Ilustrasi
Ilustrasi

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan mengumumkan perpanjangan penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di lingkup pemerintahan Kabupaten Asahan, atau bisa melalui portal https://sscn.bkn.go.id, mendapat perpanjangan waktu sampai 15 Oktober 2018.

Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Asahan, Rahmad Hidayat Siregar, M.Si kepada Sumut Pos, Selasa (9/10) mengatakan surat edaran kepala Badan Kepegawaian Negera nomor :K26-30/V 141-2/99 tentang perpanjangan jadwal pendaftaran CPNS tahun 2018 maka jadwal diperpanjang hingga (15/10) pukul 23.59 WIB.

Lalu, sambungnya, untuk referensi, jadwal tentatif pelaksanaan seleksi ASN 2018 adalah, pendaftaran CASN yaitu jadwal semula (26/9) sampai dengan (10/10) dan revisi (26/9) sampai dengan (15/10) 2018.

Seleksi administrasi, jadwal awal (28/9) sampai dengan (17/10) dan revisi (28/9) sampai dengan (20/10). Pengumuman kelulusan seleksi adimistrasi jadwal awal (18/10) dan revisi (21/10).

Lalu penjadwalan pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD), jadwalnya menjadi (21/10) sampai dengan (25/10).

Pelaksanan SKD awal (23/10) sampai dengan (14/11) menjadi (26/10) sampai dengan (17/11). Pelaksanaan SKB awal (22/11) sampai dengan (28/11), revisi (22/11) sampai dengan (28/11).

Selanjutnya, penggabungan SKD dan SKB (29/11) sampai dengan (1/12), revisi tetap (29/11) sampai dengan (1/12) dan pengumuman akhir jadwal semula (3/12) direvisi tetap (3/12). Dimana surat perpanjangan ditandatangi Wakil Bupati Asahan, H Surya. (omi/han)

Wujudkan Sekolah Sehat, 596 Guru Asahan Ikuti ToT

.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 596 guru dan petugas kesehatan keliling (kesling) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) serta pengurus PKK Kecamatan di Kabupaten Asahan mengikuti training of trainers (ToT) Sekolah Sehat, di Aula Melati Pemkab Asahan, Selasa (9/10).

ToT Sekolah Sehat yang digelar Dinas Kesehatan Masyarakat Kabupaten Asahan itu dibuka langsung Asisten II Pemkab Asahan, Jhon Hardi Nasution.

Dalam sambutannya, Asisten II Pemkab Asahan, Jhon Hardy Nasution, mengatakan seluruh guru yang mengikuti kegiatan dapat mensosialisasikannya kepada anak didik di sekolah masing-masing, sehingga pesan untuk mewujudkan sekolah sehat dapat dilakukan.

“Tentulah saya minta teruskan informasi ini ke sekolah,” kata Jhon.

Dikatakan Jhon Hardi, program sekolah sehat bekerjasama dengan Lembaga Heartindo, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Asahan yang bertujuan memberikan pemahaman dan persepsi tentang sekolah sehat, sehingga para guru dapat menerapkannya kepada siswa.

“Diyakini kegiatan ToT ini dapat mewujudkan program Kabupaten Asahan yakni Religius,Sehat, Cerdas,dan Mandiri,”katanya.

Sementara itu, Kepala dinas Kesehatan Asahan dr Haris Yudhariansyah menyebutkan, bahwa kegiatan ToT diikuti sebanyak 596 peserta yang terbagi dalam 2 angkatan, serta diisi beberapa narasumber. “Tentulah out put dari kegiatan ini adalah terlaksananya sekolah sehat di Asahan berbasis PHBS dan STBM,” kata Haris.

Untuk itulah, dirinya berharap para guru yang mengikuti ToT dapat mengaplikasi ke sekolahnya.

“Pastilah para guru ini dapat mengaplikasikan ToT terhadap siswa mereka di sekolah,”harapnya. (omi/han)

41 TKI Diberangkatkan ke Malaysia

.

LUBUKPAKAM,SUMUTPOS.CO – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) memberangkatkan 41 TKI ke Kuala Lumpur, Malaysia melalui Bandara Kualanamu Internasional, Selasa (9/1) siang.

Saat ditemui, sebagian besar para TKI yang ingin mengais rejeki di Malaysia mengaku tergiur mendapat gaji yang lebih besar dan pekerjaan yang layak. Salah satunya diungkapkan Wati Wulandari. TKW berusia 21 tahun ini berangkat ke Malaysia karena sulitnya mendapat pekerjaan. “Kalaupun ada, gajinya kecil. Kalau jadi TKI, gajinya lumayan bisa sampai Rp5 juta per bulan belum ikut lembur,”katanya.

Apakah tak ada niat untuk mengikuti ujian masuk ASN? Wati pun dengan lugas mengatakan, bahwa mengabdi menjadi ASN berpenghasilan kecil. Sementara menjadi TKI, mendapat gaji yang lumayan.

“ASN gajinya kecil, selain itu sulit masuknya karena saingan banyak bang,”kata Irman Siburian, TKI lainnya menimpali.

Dikatakan Wati, untuk berangkat menjadi TKI, ia dan 40 rekannya terlebih dahulu menjalani serangkain pembekalan dari PT Sukses Mandiri Utama (SMU) Cabang Deliserdang yang bekerjasama dengan BP3TKI.

Hal itu dibenarkan Kepala BP3TKI Medan Syahrum melalui staf Posdal Kualanamu, Dody Manik didampingi M Rizal. “Setiap TKI yang diberangkatkan harus mengikuti serangkain pembekalan,”ungkap Dody. Diterangkannya, TKI yang diberangkatkan terdiri dari 40 wanita dan seorang pria. Disebutkan Dody, semua dokument TKI di verifikasi dan divalidasi lengkap tidak ada ditemukan kesalahan sesuai dengan aturan dan Undang-undang ketenagakerjaan.”Waktu pemeriksaan document sesuai, tidak ada kejanggalan sehingga mereka layak dipekerjakan ke Malaysia sebagai tenaga kerja jalur resmi.”terangnya.

Dody berharap, kepada para TKI hendaknya bekerja dengan baik di negara orang, dan wajib mematuhi peraturan negara Malaysia. Apalagi TKI tidak hanya membawa diri sendiri, melainkan nama bangsa dan negara. “Kalau ada kendala di lapangan, hendaknya segera melapor pada Kedutaan Indonesia atau perusahaan sehingga hal yang tidak diiginkan tidak terjadi,”imbaunya.

Dody juga mengharapkan para pahlawan devisa negara ini berhasil, dan setelah selesai kerja nanti pengalaman yang diperoleh dapat dimanfaatkan di Indonesia untuk peluang usaha dengan modal yang diperoleh.

Sementara itu Kacab PT SMU Deliserdang, Lamhot Pinjaya Hia, melalui kordinator Amrin Sinaga didampingi Boby Manurung, mengaku TKI tersebut dari berbagai daerah yang ada di Sumatera Utara. Sebelum diberangkatkan ada beberapa proses dilakukan pihak perusahaan termasuk memberi pembekalan dari BP3TKI Medan.

Tujuanya, agar para TKIs siap pakai dan profesional. Sedangkan proses perekrutan para TKI ini tidak sembarangan atau asal comot, harus sesuai aturan yang berlaku. Ada proses, termasuk dengan izin dari Lurah/Desa, dokumnet Ijazah, KK,KTP serta surat penting lainnya. Begitu juga para TKI melalui proses Medical Check Up sebagai sarat keterangan sehat dari rumah sakit.

Untuk pengiriman TKI pada bulan oktober 2018 ini kali yang pertama, sedangkan gelombang kedua akan dilakukan pada bulan berikutnya. Mereka akan dipekerjakan di kilang dengan gaji dasar, 1.000 Ringgit Malaysia perbulan belum termasuk gaji lembur dan sebagainya katanya .(btr/han)

Selidiki Penyebab Banjir di Berastagi , Bupati Karo Tinjau Gorong-gorong

solideo/sumut pos TINJAU: Bupati Karo Terkelin Brahmana, didampingi Thomas Joverson Ginting Anggota DPRD Karo, Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi, dan Camat Berastagi Mirton Ketaren, meninjau gorong-gorong di Jalan Kejora, Selasa (9/10) siang.
solideo/sumut pos
TINJAU: Bupati Karo Terkelin Brahmana, didampingi Thomas Joverson Ginting Anggota DPRD Karo, Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi, dan Camat Berastagi Mirton Ketaren, meninjau gorong-gorong di Jalan Kejora, Selasa (9/10) siang.

BERASTAGI, SUMUTPOS.CO – Menyikapi keluhan masyarakat banyaknya parit tumpat hingga mengakibatkan kebanjiran, Bupati Karo Terkelin Brahmana, didampingi Thomas Joverson Ginting Anggota DPRD Karo, Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi, Camat Berastagi Mirton Ketaren, meninjau gorong-gorong yang berada di Jalan Kejora Gang Abdi, lembah Prihatin, Selasa (9/10) siang.

“Penyebab tertutupnya gorong-gorong sedalam 1,5 meter, dan lebar 1 meter ini adalah akibat tumpukan sampah. Hal inilah mengakibatkan kawasan ini kerap banjir bila saat hujan turun deras,”terang Terkeli.

Oleh sebab itu, kata Terkelin, pihaknya akan membuat jerjak besi ditikungan selokan untuk menghambat sampah agar tidak masuk ke dalam gorong-gorong.

Terkelin Brahmana pun berjanji, akan memanggil pihak dinas terkait PU PR Karo guna melakukan pembersihan parit. “Dan kita mencari tau asal muasal datangnya air, sehingga dapat terjangkau debit air yang masuk,”imbuhnya.

Ibu Evia (50) warga sekitar yang tinggal hanya berjarak 5 meter dari gorong-gorong tersebut, terlihat meluapkan emosinya kepada Bupati Karo. Sebab, rumahya kerap didera banjir bila hujan melanda Kota Berastagi. “Kami selaku warga di sini sudah kerap melaporkan kejadian yang menimpa warga. Kepling dan Camat Berastagi sudah dilaporkan, namun tidak ditanggapi,”ungkapnya.

Dijelaskan Evi, ia bersama warga Gang Abdi Lembah, sudah dua kali melayangkan proposal untuk perbaikan parit ke Camat Berastagi, mulai dari tahun 2014, dan tahun 2016. Namun sama sekali mereka tidak mendapat jawaban. Terkait pernyataan warga tersebut, diakui Camat Berastagi Mirton Ketaren. Dikatakannya, pengajuan perbaikan parit gorong-gorong sejak tahun 2014 dan tahun 2016 sudah diterima oleh pihaknya. (deo/han)

Dua Bandar Sabu Divonis 10 Tahun Penjara

DIVONIS: Azmi dan Syaiful saat mendengarkan vonis hakim Pengadilan Negeri Medan.
DIVONIS:
Azmi dan Syaiful saat mendengarkan vonis hakim Pengadilan Negeri Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua terdakwa bandar sabu seberat 83,5 gram dihukum masing-masing selama 10 tahun penjara oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Meski dihukum tinggi, kedua terdakwa Azmi Purnama Sitorus alias Jimi dan Tengku Syaiful Alamsyah seakan tak menunjukkan rasa penyesalan.

Dalam sidang yang digelar di ruang Cakra 3, PN Medan, majelis hakim yang diketuai Richard Silalahi juga menghukum kedua terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp1 miliar dengan subsidair 4 bulan kurungan.

“Perbuatan kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 114 (2) jo Pasal 132 (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar Richard, Selasa (9/10) sore.

Menanggapi vonis hakim, baik kedua terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Febrina Sebayang yang sebelumnya menuntut masing-masing terdakwa selama 13 tahun penjara dan denda Rp1 miliar dengan subsidair 6 bulan kurungan, menyatakan pikir-pikir.

Saat digiring ke sel tahanan sementara PN Medan, kedua terdakwa juga terlihat masih bertanya-tanya dengan vonis yang dijatuhkan hakim. Mereka masih belum yakin dengan vonis tersebut.

“Berapa tadi Bu Jaksa vonisnya? Benar kan 10 tahun dan subsidair dendanya cuma 4 bulan?,” tanya keduanya kepada JPU Febrina. “Iya benar,” jawab JPU Febrina.

Sebelumnya dalam dakwaan JPU, keduanya ditangkap oleh petugas kepolisian Dit Res Narkoba Polda Sumut pada 24 Maret 2018 sekira pukul 17.45 WIB lalu. Saat itu, petugas menyamar sebagai pembeli barang haram tersebut.

Begitu terjadi transaksi di Jalan Marindal Gang Madrasah, Kel Harjosari II, Kec Medan Amplas, petugas langsung meringkus keduanya deengan barang bukti sabu seberat 83,5 gram. (man/han)

Jokowi: Uang Desa Jangan Dibawa ke Kota

Jokowi Mendesak Pengembangan 10 Bali Baru Dipercepat.
Presiden Indonesia Jokowi .

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Dana desa yang sudah digelontorkan pemerintah dalam kurun 4 tahun terakhir, harus benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat desa. Karenanya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua pihak terkait untuk membuat bagaimana agar dana desa betul-betul bermanfaat.

Mengutip data yang disampaikan Menko PMK Puan Maharani, Presiden Jokowi mengemukakan, pada 2015 anggaran dana desa sebesar Rp20 triliun, tahun 2016 menjadi Rp47 triliun, tahun 2017 dan 2018 naik jadi Rp60 triliun.

Sementara tahun depan, dianggarkan Rp73 triliun. “Uang segede itu, artinya total sampai sekarang saja sudah Rp187 triliun, sampai akhir tahun ini. Hati-hati mengelola dana sebesar ini, Rp187 triliun, belum lagi ditambah tahun depan Rp73 triliun,” kata Jokowi dalam rapat kordinasi pengendalian program pembanguanan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) di Balairung Komplek Pemkab Deliserdang di Lubukpakam, Senin (8/10).

Jokowi menegaskan, total Rp187 triliun itu harus betul-betul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa. “Artinya apa? Pembangunan desa tidak boleh setengah-setengah. Tidak boleh nanggung-nanggung, tidak boleh basa-basi. Ini harus betul-betul bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Cabang Fahmil Quran Putra MTQN XXVII SUMUT Melaju ke Semifinal

KE SEMIFINAL: Zaky, Nizar dan Nouval membawa Sumut ke semifinal cabang Fahmil Quran Putra MTQN XXVII, Senin (8/10).
KE SEMIFINAL: Zaky, Nizar dan Nouval membawa Sumut ke semifinal cabang Fahmil Quran Putra MTQN XXVII, Senin (8/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di hari kedua babak penyisihan grup cabang Fahmil Quran Putra MTQN XXVII, Sumatera Utara memastikan diri melaju ke semifinal. Tiga remaja asal Sumut, Zaky Marzuki Affandi, Muhammad Nizar Hamdi Nasution, dan Nouval Mursyid Rahmadinata tampil dominan dan mengesankan sehingga mendapat dukungan hampir dari semua penonton yang hadir di Aula UIN Sumatera Utara, Senin (8/10).

BIMBINGAN dan latihan secara intensif yang dijalani Zaky, Nizar dan Nouval selama enam bulan terakhir, termasuk melakukan training center dari sejumlah ustadz kondang di Medan berbuah hasil. Mereka berhasil membawa tuan rumah Sumatera Utara lolos dari penyisihan grup dan maju ke babak semifinal cabang Fahmil Quran Putra.

Dalam sesi wawancara kepada media, Muhammad Nizar selaku juru bicara, mengakui persaingan di masing-masing grup pada babak penyisihan cabang fahmil qur’an MTQN XXVII tahun 2018 berjalan cukup ketat.

“Semua peserta yang tampil sejak kemarin hampir rat-rata menguasai jawaban dari soal-soal yang dipertanyakan dewan hakim. Meskipun tingkat kesulitan soal yang dilombakan tahun ini cukup beragam,” jawab Nizar yang sedang menimba ilmu di Universitas Negeri Riau ini.

Rentan Penyakit, Pencarian Korban Berakhir Kamis

istimewa SEDIH: Sepasang suami istri sedih menyaksikan rumah mereka yang porak poranda dihantam gempa dan tsunami.
istimewa
SEDIH: Sepasang suami istri sedih menyaksikan rumah mereka yang porak poranda dihantam gempa dan tsunami.

PALU, SUMUTPOS.CO – Proses evakuasi terhadap korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) terus dilakukan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (PNPB) mencatat, per Senin (8/10), sudah ada 1.948 korban yang berhasil diidentifikasi.

Meski demikian, BNPB memastikan pencarian korban gempa dan tsunami tidak dilanjutkan setelah Kamis (11/10). Untuk itu, tim SAR gabungan akan memaksimalkan sisa waktu tiga hari ke depan.

Kepala BNPB, Willem Rampangilei, menuturkan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Badan SAR Nasional (Basarnas), pencarian korban hanya berlangsung tujuh hari. Jika dilihat per Senin (8/10), maka sudah ada penambahan empat hari. Lalu ditambah lagi tiga hari berikutnya hingga Kamis mendatang.

“Kalau tanggal 11 berarti sudah 14 hari,” ujar Willem Rampangilei di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (8/10).

Pertimbangan lainnnya, imbuh Willem, para rentang waktu yang 14 hari korban sudah dipastikan meninggal dunia. Jika dapat diselamatkan, maka kondisinya sudah tidak utuh. “Jenazah itu sudah sulit diidentifikasi, sudah rusak,” sebutnya.

Tidak hanya itu, faktor lainnya penghentian pencarian korban setelah hari ke-14 yakni kondisi jenazah sudah terkubur lama. Parahnya lagi jenazah itu dipastikan telah menularkan penyakit. “Kondisi itu akan membahayakan orang yang hidup,” tegas purnawirawan perwira tinggi TNI AL itu.

Salah satu titik pencarian mayat korban gempa dan tsunami dilakukan di Perumnas Balaroa, Kecamatan Palu Barat. Pencarian korban tersebut dilakukan oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) serta sejumlah relawan.

Komandan Tim 5 Basarnas, Setiawan Abbas mengatakan, pihaknya pada hari ini berhasil mengevakuasi enam jenazah dari reruntuhan puing di Perumnas Balaroa. “ Namun, baru satu yang teridentifikasi,” kata Abas saat ditemui di lokasi.

Kondisi jenazah tersebut telah mengeluarkan bau tidak sedap. Sebab telah 10 hari tertimbun reruntuhan puing dan terendam lumpur likuifaksi.

Proses evakuasi dibantu enam alat berat. Namun kondisi reruntuhan puing bangunan menyulitkan Tim SAR dan relawan melakukan proses evakuasi.

Perumnas Balaroa merupakan satu dari sekian wilayah terdampak bencana gempa dan tsunami. Pada daerah tersebut terjadi likuifaksi yang menyebabkan tanah menjadi lumpur. Akibat peristiwa tersebut, diduga ribuan korban jiwa masih belum ditemukan. Gempa bermagnitudo 7,4 melanda Palu pada Jumat, (28/9), lalu diikuti dengan tsunami, menyebabkan setidaknya hampir 2.000 orang tewas dan 5.000 lainnya hilang.

Sementara itu Senin kemarin, sebanyak 220 prajurit TNI yang sebelumnya bertugas menangani pasca gempa NTB bergeser ke wilayah di Sulawesi Tengah itu.

Ratusan prajurit yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca gempa bumi NTB tersebut berangkat menggunakan KRI Teluk Lampung-540 dan KRI Teluk Cirebon-543. Pergeseran pasukan menuju Pelabuhan Makassar itu dibagi menjadi dua sorty dari Dermaga Lembar, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Senin (8/10).

Menurut Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Lombok Mayjen TNI Madsuni, pergeseran pasukan ke Kota Palu dan Kabupaten Donggala, untuk membantu percepatan proses pembersihan dampak dari bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Selain pasukan dan perlengkapannya, dikirimkan pula bantuan pakaian layak pakai dan 50 buah tandon air kapasitas tampung 500 kilogram. “Kami alihkan ke Kota Palu dan Kabupaten Donggala yang lebih membutuhkan,” ujar Madsuni melalui keterangannya, Senin (8/10).

Sedangkan alat berat yang dibawa, antara lain satu unit dozer D 65 25 ton, satu dozer D 53, satu exavator Pc 200, satu exavator Pc 130, dua truk NPS, satu mobil Triton, satu truk tangki pengangkut air dan empat motor KLX dinas.