COSPLAY: Penampilan cosplay menyemarakkan kehadaian tempat tongkrongan di Medan, Mega park.
COSPLAY: Penampilan cosplay menyemarakkan kehadaian tempat tongkrongan di Medan, Mega park.
MEDAN,SUMUTPOS.CO – Destinasi baru tongkrongan kota Medan bertambah lagi. Mega Park hadir dengan konsep Food Entertainment. Satu satunya food court yang dipadukan dengan hiburan dan spot photo booth kekinian.
“Berbeda dengan konsep pada umumnya kami memadukan segala makanan kekinian, hiburan kekinian dan tentu lifestyle yang kekinian,” ucap William Soedibyo Pengelola Mega Park, Minggu (16/9) di venue Mega Park Kompleks Megacomm Center Jalan Kapten Muslim Medan.
Venue yang di bangun sudah dipakai oleh berbagai tenant untuk menggelar event komunitas Motor Custom.
Mega Park hadir dengan jumlah 90 tenant yang terdiri dari 75 tenant food dan sisanya non food seperti play ground, show car dan motor, fashion dan produk produk kecantikan .
Sementara untuk hiburan Mega Park menyediakan Stage 6mx8m permanen yang akan menampilkan hiburan live musik setiap hari nya.
“Kami siap 4 spot photo booth untuk pengunjung,” ujarnya.
Pada soft opening yang berlangsung dari tanggal 14 s/d 16 September 2018 akan mengangkat tema Mega Park Atarasi.
Event ini menampilkan Communitas Cosplay dan Communitas E-sport (Game Online). Mega Park menghadirkan 3 guest star dari Hongkong dan Singapura sementara 1 gues star dari Jakarta.
“Ada Kazue dan Sakito dari hongkong akan di duetkan dengan Rithe dari Singapure untuk performance di cosplay. Sementara Eriko Lim youtuber terkenal saat ini kami hadirkan untuk E-sport. Semoga Mega Park bisa menjawab kerinduan para penggemar mereka,” ucap William.(sih/ram)
istimewa/sumut pos
FOTO BERSAMA:
Beberapa personel 234 SC Medan Helvetia, foto bersama usai dikukuhkan, di Garuda Plaza Hotel Medan, Sabtu (15/9) malam.
istimewa/sumut pos FOTO BERSAMA: Beberapa personel 234 SC Medan Helvetia, foto bersama usai dikukuhkan, di Garuda Plaza Hotel Medan, Sabtu (15/9) malam.
MEDAN,SUMUTPOS.CO –– Ketua Umum 234 Solidarity Comunity (SC) Kota Medan Oto Gabriel M Simangunsong SH mengukuhkan 23 regwil dari 21 kecamatan di Garuda Plaza Hotel Medan, Sabtu (15/9) malam. Salah satu yang dikukuhkan adalah 234 SC Medan Helvetia.
234 SC Medan Helvetia merupakan salah satu regwil yang paling aktif. Mereka sudah melakukan berbagai kegiatan seperti, penggalangan dana untuk korban letusan Gunung Sinabung, bhakti sosial di seluruh Kecamatan Medan Helvetia.
“Sesuai dengan tujuan awal pendirian 234 SC ini, Medan Helvetia selalu aktif dalam kegiatan sosial. Kita terus memperkenalkan 234 SC ini kepada generasi muda di Kecamatan Helvetia,” ujar Ketua 234 SC Medan Helvetia, Harun Al-Rasyid didampingi Sekjen Nino Alfiano dan Ahmad Zulfian di Medan, Minggu (16/9).
Selain itu, 234 SC juga pemersatu pemuda. Di komunitas ini, semua pemuda bersatu tanpa memandang asal dan usul. “Karena di tubuh 234 SC sendiri terdapat pemuda dari berbagai ormas, maka untuk menyatukannya kita melakukan berbagai kegiatan sosial beberapa waktu lalu,” ungkapnya.
Setelah dikukuhkan, 234 SC Medan Helvetia akan semakin bersemangat mengedepankan aksi sosial. “Dan, insya Allah dalam waktu dekat ini, kami akan kembali turun kejalan yaitu, penggalangan dana untuk Lombok,” tambahnya.
Ditambahkan, 234 SC hanya sebuah komunitas dan bukan underbow partai yang harus terjun langsung untuk menyelamatkan partai dari kecurangan saat pileg maupun pilres nanti. Namun, 234 SC wajib melindungi negara ini dari bahaya laten dan sebagainya.
Sedangkan Panasehat 234 SC Medan Helvetia, Daniel Hutabarat mengatakan, komunitas ini sangat bagus, sehingga dengan cepat berkembang pesat.”Apalagi wadah ini hanya mementingkan rasa sosial terhadap masyarakat luas. Mereka mengajak para generasi melenial untuk berbuat positif dan jauhkan hal-hal negayf, yakni bahaya narkoba, tawuran dan sebagainya,” sebutnya.
Daniel menambahkan, satu hal yang harus diacungkan jempol dari slogan komunitas ini adalah, ‘meski tak satu darah, namun kita melebihi saudara’.”Berarti diwadah ini tidak membeda- bedakan suku, agama dan latar belakang, ini sangat luar biasa. Apalagi disetiap hari besar keagamaan, baik Islam, Nasrani, Buddha dan lainnya, komunitas ini turun untuk saling membantu,” ucap Daniel. (dek/ila)
TAUSIAH: Ustaz Abdul Somad ketika memberikan tausiahnya di hadapan ribuan umat muslim di Lapangan Sepak Bola Ramlan Yatim Jalan Gunung Lauser Kota, Minggu (16/9).
TAUSIAH: Ustaz Abdul Somad ketika memberikan tausiahnya di hadapan ribuan umat muslim di Lapangan Sepak Bola Ramlan Yatim Jalan Gunung Lauser Kota, Minggu (16/9).
MEDAN,SUMUTPOS.CO – Ustaz Abdul Somad (UAS) kembali bertausiah. Kali ini di Lapangan Stadion Sepak Bola Ramlan Yatim di Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Minggu (16/9).
Masyarakat yang hadir tidak sanggup menampung ribuan umat islam yang hadir dari berbagai daerah seperti Kabupaten Sergai, Kabupaten Batubara, Kabupaten Simalungun, dan Kota Tebingtinggi. Mereka ingin melihat secara langsung tausiah ustad kondang tersebut.
Kegiatan tausiah ini sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah dan syukuran tim Eramas atas terpilih Edy Ramayadi dan Musa Rajecksyah (Ijeck) sebagai Gubernur Sumatera Utara dan Wakil Gubernur Sumatera Utara.
Gubernur Sumatera Utara, Edy Ramayadi dalam sambutannya mengaku terkejut melihat kehadiran umat Islam di Kota Tebingtinggi yang di perkirakan mencapai ribuan orang. Edy Ramayadi berharap ini sebagai awal permulaan dirinya melakukan silaturahim dengan masyarakat Kota Tebingtinggi yang telah memberikan kepercayaan amanah kepada dirinya untuk memimpin Sumatera Utara lima tahun mendatang.
“Sebenarnya sempat terpikir saya akan kembali ke Medan karena kondisi hari ini Medan sedang banjir, tapi karena ini merupakan bagian dari amanah yang diberikan sebagai rasa kepercayaan kepada saya, akhirnya saya putuskan untuk menghadiri acara ini,”bilangnya.
Edy Ramayadi berharap kepada seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi, eksekutif, dan legislatif serta Forkompinda yang ada bahwa ini awal silaturahim dirinya ke Kota Tebingtinggi. Dengan harapan ada kesempatan lain. Silatuhrami ini juga akan tetap berlanjut dalam kegiatan-kegiatan selanjutnya.
Sementara itu, Wali Kota Tebingtinggi Ir Umur Zunaidi Hasibuan mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat muslim yang menghadiri tausiah UAS dengan hati ikhlas berpanas-panasan di bawah terik sinar matahari. Dengan adanya tausiah dari UAS nantinya kita berharap bisa mengambil maknanya serta menerapkan dalam kehidupan sehari-seharinya.
Kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara, Edy Ramayadi, Wali Kota Tebingtinggi Ir Umur Zunaidi Hasibuan menyampaikan bahwa dalam Pilgubsu yang lalu untuk perolehan suara Eramas mencapai 70 persen. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Kota Tebingtinggi telah memberikan kepercayaan kepada Edy Ramayadi dan Musa Rajecksyah untuk memimpin Sumatera Utara lima tahun kedepannya.
ampak hadir Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajecksyah, Wakil Walikota Tebingtinggi H Oki Doni Siregar, Ketua DPRD Muhammad Yuridho Chap, Wakil Ketua DPRD Muhammad Hazly Ashari dan Chairil Mukmin Tambunan, Ketua MUI Drs Ahmad Dalil Harahap, Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi, Kasdim 0204 DS, OPD, dan Forkompinda Tebingtinggi.
Sedangkan Al-Ustad Abdul Somad (UAS) dalam tusiahnya mengambil tema Pentingnya Umat Islam untuk Tetap Menjaga Silatuhrami Ukhuwah Terhadap Umat Islam Lainnya.
Menurutnya dengan kita rajin melakukan silaturahim maka akan menambahkan umur panjang serta menambah pahala bagi yang melaksanakannya.
“Jangan sesekali kali kita memutuskan silaturahim sesama umat islam, karena itu perbuatan yang paling dibenci oleh Allah SWT dan merupakan dosa besar,” jelasnya.
UAS sedikit menceritakan sekitar dua puluh tahun yang lalu bahwa dirinya sering datang ke Pesantren Alhasimiayah yang berada di Kota Tebingtinggi untuk menuntut ilmu agama.
Dan nantinya bila lulus, dirinya diminta kembali untuk menjadi ustaz dan mengajar kembali ke pesantren. Tetapi UAS terus merantau dan menimba ilmu agama keluar daerah dan sekarang diakuinya diri kembali ke Kota Tebingtinggi untuk memberikan tausiah. “Kedatangan saya ke Kota Tebingtinggi merupakan bagian dari silaturahmi, saya pernah sekolah di Tebingtinggi dan sekarang datang ke Tebingtinggi,” jelasnya. (ian/azw)
KUNJUNG: Direktur Logisitk Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina Gandhi Sriwidodo saat berkunjung ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tanjung Ubang, Kepri, belum lama ini.
KUNJUNG: Direktur Logisitk Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina Gandhi Sriwidodo saat berkunjung ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tanjung Ubang, Kepri, belum lama ini.
MEDAN,SUMUTPOS.CO – Untuk memberikan pelayanan maksimal dalam pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM).
PT Pertamina (Persero) menetapkan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tanjung Uban, Kepulauan Riau (Kepri) menjadi TBBM Utama yang akan menerima Fatty Acid Methyl Eter (Fame).
Direktur Logisitk Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina Gandhi Sriwidodo, mengatakan bahwa TBBM tersebut, digunakan untuk menyalurkan Biodiesel 20 persen (B20) ke TBBM di sekitarnya. Fame yang diblending dengan Solar menjadi B20, selanjutnya didistribusikan ke sejumlah TBBM sekitarnya antara lain TBBM Kijang, Kabil-Batam dan Natuna.
Gandhi menjelaskan TBBM Tanjung Uban dijadikan Terminal Utama diestimasikan menyerap Fame sekitar 8.700 KL per bulan. ?Pastinya, akan meningkatkan pemasaran dan pendistribusian B20 diwilayah kerja masing-masing.
“Sejak berjalannya mandatori B20, TBBM Tanjung Uban sudah menerima Fame dan menyalurkan B20 Subsidi ke TBBM sekitarnya untuk selanjutnya disuplai ke SPBU, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bunker (SPBB), dan ASDP di wilayah Sumatra Utara, sebagian Kalimantan, serta Sulawesi Selatan,” kata Ghandi dalam keterangan pers diterima Sumut Pos, Minggu (16/9).
Ghandi mengatakan untuk B20 Non PSO diserap beberapa perusahaan sektor industri, pertambagan serta resort. Kemudian, Dibangun di atas area seluas 247 Hektar. Terminal BBM Tanjung Uban, lanjut Gandhi, saat ini memiliki tangki timbun dengan kapasitas sekitar 200.000 KL, dilengkapi dengan fasilitas blending, sehingga dapat melakukan pencampuran Fame dan Solar menjadi B20.
Ia mengungkapkan TBBM tersebut, Selain untuk Solar B20, juga digunakan menyalurkan bahan bakar jenis Premium, Kerosine, dan Pertamax Plus yang didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan BBM di Sumatra bagian utara, Sumatera bagian selatan, dan Kalimantan Barat.
“Tanjung Uban memiliki peran yang sangat strategis untuk menyediakan energi, khususnya BBM bagi masyarakat di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Kepulauan Riau, dan sekitarnya,” tandasnya.
Sementara itu, ?Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Rudi Ariffianto menambahkan MOR I sudah memiliki TBBM B20 sebelumnya.”Saat ini dari 19 TBBM yang ada di MOR I seluruhnya telah menyediakan B20, 17 diantaranya blending oleh TBBM itu sendiri, sedangkan dua lainnya yaitu TBBM Kabil dan Natuna di Kepri memperoleh pasokan B20 dari TBBM lainnya,” kata Rudi.(rel/gus/ram)
PENGESAHAN: Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Herman Jaya Harefa menyerahkan Ranperda P-APBD Kota Gunungsitoli 2018 kepada Wali Kota Gunungsitoli, Ir Lakhomizaro Zebua di Gedung DPRD Kota Gunungsitoli, Jumat (14/9).
PENGESAHAN: Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Herman Jaya Harefa menyerahkan Ranperda P-APBD Kota Gunungsitoli 2018 kepada Wali Kota Gunungsitoli, Ir Lakhomizaro Zebua di Gedung DPRD Kota Gunungsitoli, Jumat (14/9).
GUNUNGSITOLI,SUMUTPOS.CO –Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Gunungsitoli tahun 2018 sudah disahkan. Jumlahnya, Rp719.325.445.542 atau naik sebesar Rp22.342.982.878 dari APBD induk yang sebesar Rp696.982.462.664.
Pengesahan P-APBD ini disetujui Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli dan DPRD Kota Gunungsitoli melalui rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Gunungsitoli, Jalan Gomo Kelurahan Pasar, Jumat (14/9).
Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Herman Jaya Harefa yang memimpin sidang paripurna ini menjelaskan kenaikan P-APBD berasal dari bantuan keuangan dari provinsi, lain-lain pendapatan daerah yang sah, dan pendapatan asli daerah. Selanjutnya Herman Jaya mempersilakan komisi-komisi menyampaikan laporannya dilanjutkan dengan pandangan akhir dari fraksi-fraksi.
Meskipun seluruh fraksi yang ada di DPRD Kota Gunungsitoli menyetujui pengesahan P-APBD ini namun ada beberapa catatan penting disampaikan untuk menjadi perhatian pemerintah daerah.
Sementara itu Wali Kota Gunungsitoli Ir Lakhomizaro Zebua dalam pidatonya mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh DPRD Kota Gunungsitoli dalam proses pembahasan Ranperda P-APBD Kota Gunungsitoli tahun 2018 ini. Sehingga dapat ditetapkan sebagaimana jadwal yang telah disepakati bersama.
Menurut Lakhomizaro, catatan-catatan penting yang telah disampaikan oleh DPRD, pada hakikatnya merupakan hal yang sangat rasional dan objektif. “Kita tidak menutup mata terhadap berbagai kelemahan dan keterbatasan yang seringkali kita jumpai dalam penyelenggaraan Pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan sosial kemasyarakatan”, ujarnya.
Namun menurutnya, masyarakat juga harus mampu memahami secara utuh permasalahan pembangunan yang sedang dihadapi agar semua pihak dapat bersikap arif dan bijaksana dalam memaknai setiap persoalan pembangunan. Sehingga kepentingan masyarakat banyak dalam skala prioritas pembangunan dapat terwujud.
“Memperhatikan pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap ranperda ini, maka kami menyatakan Ranperda Perubahan APBD Kota Gunungsitoli tahun 2018 ini setuju untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kota Gunungsitoli,” terang Lakhomizaro.
Pada kesempatan ini, Wali Kota Gunungsitoli berpesan kepada seluruh pimpinan perangkat daerah untuk segera mengambil langkah-langkah konstruktif sehingga target kinerja yang telah ditetapkan dapat tercapai maksimal.
“Dinamika yang berkembang selama pembahasan rancangan perda ini, seyogianya tidak menyurutkan semangat pengabdian kita, namun justru kita jadikan energi positif bagi siapa saja yang merasa memiliki, terbebani dan peduli terhadap terwujudnya Kota Gunungsitoli yang maju, nyaman dan berdaya saing, karena Kota Gunungsitoli adalah rumah kita,” katanya.
Setelah mendengarkan laporan komisi-komisi dan pendapat akhir seluruh fraksi serta pendapat akhir WalikotaGunungsitoli, ketua DPRD selaku pimpinan sidang memberikan kesempatan kepada anggota DPRD untuk memberikan tanggapan, dan tanpa interupsi semuanya menyatakan setuju. (mag-5/azw)
istimewa
PENYERAHAN: Kepala L2Dikti Sumut Prof Dian Armanto saat menyerahkan SK Izin Prodi Teknologi Informasi (S1) kepada Rektor dan Pengurus Yayasan UPMI.
istimewa PENYERAHAN: Kepala L2Dikti Sumut Prof Dian Armanto saat menyerahkan SK Izin Prodi Teknologi Informasi (S1) kepada Rektor dan Pengurus Yayasan UPMI.
MEDAN,SUMUTPOS.CO – Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) semakin maju, terpercaya, berkualitas, dan siap bersaing dalam dunia pendidikan. Ini dibuktikan dengan kembali mendapat kepercayaan dari pemerintah atas perolehan izin Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi (S1) dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) Republik Indonesia Nomor : 706/KPT/I/2018 pada tanggal 28 Agustus 2018 lalu.
Penyerahan izin prodi langsung diberikan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah I Sumatera Utara Prof Dian Armanto kepada Rektor UPMI Dr H Ali Mukti Tanjung SH MM didampingi Pengurus Yayasan UPMI H Dahris Siregar SH MH di kantor L2Dikti Sumut Jalan Setiabudi Medan, Senin (10/9) lalu.
Rektor UPMI, Dr H Ali Mukti Tanjung SH MM mengungkapkan rasa syukur dimana UPMI tetap eksis dan terus berpartisipasi dalam membangun generasi muda dalam bidang teknologi informasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Kemeristek Dikti atas izin Prodi Teknologi Informasi (S1). Harapan kedepan mahasiswa dapat membentuk kebutuhan tenaga kerja yang sangat dibutuhkan saat ini. Izin Prodi Teknologi Informasi ini sekaligus izin akreditasi dan akan menyusul re-akreditasi.
Untuk sarana dan prasarana perkuliahan, UPMI telah menyiapkan fasiltas laboratorium lengkap yang berada di Kampus II UPMI Jalan Sisingamangaraja Km 8,5/ Jalan Balai Desa Medan. Sedangkan status lulusan saat ini Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sudah disamakan dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Selain itu juga, pihaknya telah menyiapkan tenaga pengajar dosen yang berkualitas, handal dan teruji,”ungkapnya.
Program Studi Teknologi Informasi UPMI merupakan Prodi terbaru angkatan I. UPMI satu-satunya PTS yang menyelenggarakan Program Studi Teknologi Informasi (S1) yang ada di wilayah Sumatera Utara. Bagi mahasiswa baru untuk Tahun I dan Angkatan I Tahun Akademik 2018/2019 akan mendapat subsidi 25% biaya perkuliahan dari Yayasan UPMI dan bebas uang pendaftaran serta mendapat jaket almamater gratis.
Pendaftaran bagi mahasiswa baru Prodi Teknologi Informasi (S1) sejak tanggal 28 Agustus lalu hingga berakhir pada tanggal 8 Oktober 2018 mendatang. Waktu perkuliahan pagi, siang dan malam hari bagi mahasiswa yang bekerja. Tempat pendaftaran langsung di Kampus I UPMI Jalan Teladan No. 15 Medan. Untuk informasi pendaftaran dapat menghubungi saudara Ahmad Karim Ritonga SE MM (0813 7598 9995) dan Drs Saimun MSi (0813 6178 4428). (rel/azw)
LEPAS: Wali Kota Tebingtinggi Ir Umur Zunaidi Hasibuan didampingi Wal Ashri ketika melepas 121 orang pramuka untuk pengembaraan, Jumat (14/9).
LEPAS: Wali Kota Tebingtinggi Ir Umur Zunaidi Hasibuan didampingi Wal Ashri ketika melepas 121 orang pramuka untuk pengembaraan, Jumat (14/9).
TEBINGTINGGI,SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan melepas kegiatan pengembaraan (scount challenge) Kwarcab Pramuka Tebingtinggi yang diikuti 121 penegak dan penggalang mulai tanggal 14-16 September. Scount challenge ini menempuh jarak 60 Km yang dilepas Halaman SD Terpadu Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Jumat (14/9).
Dalam nasehatnya Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan bahwa Pramuka Indonesia harus bisa menunjukan memiliki akhlak dan sopan santun. Jangan lakukan tindakan yang tercela sepanjang perjalanan.
Umar juga berpesan, agar tetap menjaga ketertiban di jalan jangan berteriak-teriak menggangu ketentraman, jaga kebersihan, tidak mengambil dan merusak tanaman orang.
“Jika memerlukan sekali, mintalah izin dari pemiliknya,” pintanya.
Menurutnya, hikmah dari kegiatan ini adalah menempa untuk menjadi lebih unggul dengan menempa kekuatan fisik dan ketabahan mental. Saling memupuk kerja sama.
“Tolong menolong itu adalah merupakan watak seorang pramuka dan harus diutamakan, menjadi contoh dan teladan dimulai dari sendiri,” tuturnya.
Pengembaran ini berlangsung dua estafet. Selain menempuh rute di wilayah Kota Tebingtinggi juga menyusuri sebagian wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). (ian/azw)
MEDAN,SUMUTPOS.CO – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebingtinggi kedatangan tamu. Mereka dikunjungi Tim Program Studi Magister Ilmu Pangan Universitas Sumatera Utara (IPN USU) dalam sosialisasi program studi yang memiliki kualitas akademik dan prestasi.
Kepala Program Studi Magister IPN USU Dr Ir Hotnida Sinaga M Phil disambut oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebing Tinggi Marimbun Marpaung bersama jajaran dan puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN).
”Kami melakukan untuk mensosialisasikan keberadaan program studi ini di Dinas Ketahanan Pangan Kota Tebing Tinggi, Kamis 13 September 2018, kemarin. Kehadiran disambut hangat oleh bapak Kepal Dinas,” ucap Hotnida kepada wartawan di Medan, Minggu (16/9) siang.
Hotnida dalam pertemuan didamping Kepala Seksi Aplikasi Informatika, Iswan Suhendi SSTP MSi, dan para anggota PPL. Kemudian, beserta tim yang terdiri dari alumni Connie Simbolon dan para mahasiswa Magister Ilmu Pangan USU, yakni Fathia Rahmadini, Aprilia Simamora, Kristina Sipayung, Dessy Wiriani, Candra Sigalingging, Fahry Manurung, dan Edy Syahputra.
Hotnida menjelaskan di sesi pengenalan institusi, bahwa IPN memiliki program studi untuk berkontribusi kepada bangsa dalam bidang-bidangnya dimiliki.
“Prodi Magister Ilmu Pangan USU memaparkan dengan lengkap mengenai profil Prodi. Mulai dari akreditasi B yang telah dicapai, kurikulum, serta cara dan syarat-syarat pendaftaran untuk menjadi mahasiswa baru di prodi ini,” tutur Hotnida.
Dalam kesempatan itu, Wakil dari Ikatan Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Pangan USU, Apilia Simamora mengungkapkan IPN USU, baru-baru ini melakukan sosialisasi dan kunjungan lapangan ke Srinakharinwirot University, Ongkharak, Thailand.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebingtinggi, Marimbun Marpaung mengungkapkan materi kurikulum dalam prodi tersebut relevan dengan pekerjaan rutin pada instansi yang mereka pimpin. Mengingat Dinas Ketapang Kota Tebingtinggi juga memiliki beberapa kelompok tani yang terkait dengan pangan.
Ia mengakui bahwa saat ini masih sangat minim ASN yang memiliki pendidikan S2 di Tebingtinggi. Dengan demikian, sosialiasi tersebut merupakan kesempatan yang baik untuk memotivasi para ASN di Tebingtinggi dalam melanjutkan pendidikannya ke Magister Ilmu Pangan.
“Karena saya menilai mata kuliah yang ditawarkan sangat menjawab berbagai masalah yang terjadi di daerah Tebing Tinggi,” pungkasnya. (gus/azw)
ist
DITANGKAp: Dua pengedar uang palsu, Edi Nopendra dan Ferianto Simbolon diamankan polisi.
ist DITANGKAp: Dua pengedar uang palsu, Edi Nopendra dan Ferianto Simbolon diamankan polisi.
MEDAN,SUMUTPOS.CO – Edi Nopendra (38), warga Jalan Menteng VII Gang Ria Ujung, dan Ferianto Simbolon (41), warga Jalan Menteng VII Gang Mawar, Ferianto ditangkap Polsek Patumbak pada Jumat (14/9) malam karena mengedarkan uang palsu.
Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu M Ainul Yaqin mengatakan, penangkapan tersebut bermula dari informasi masyarakat bahwa di Jalan Selamat, Medan Amplas ada seorang laki laki bernama Ferianto membeli bensin eceran dengan menggunakan uang palsu.
Mendapatkan informasi tersebut, Yaqin mengatakan, tim Pegasus langsung mendatangi lokasi, kemudian menangkap pelaku. “Benar, kita telah mengamankan dua orang terkait kasus uang palsu,” jelasnya, Minggu (16/9).
Yaqin menyebutkan, dari interogasi yang dilakukan terhadap pelaku, Ferianto mengaku memperoleh uang palsu tersebut dari temannya bernama Edi Nopendra. Dimana, untuk memperoleh uang palsu Rp250 juta, Ferianto menukarnya dengan uang asli sebesar Rp60.000.
“Atas keterangan pelaku, kita selanjutnya melakukan penangkapan terhadap Edi Nopendra di rumahnya. Darinya ditemukan uang palsu sebesar Rp13.500.000, yang terdiri dari pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, dan Rp2.000,” terangnya.
Dari pemeriksaan yang dilakukan, lanjut Yaqin, Edi mengaku jika uang-uang palsunya itu diperoleh dari temannya MAR, warga asal Aceh. Kesemua uang palsu itu dibelinya dengan nominal uang asli sebesar Rp1.500.000.”Saat ini kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk dilakukan pengembangan kasusnya,” pungkasnya. (man/ila)
BERASTAGI,SUMUTPOS.CO -Dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-71 tahun 2018, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH melepas Gerak Jalan Santai di Universitas Quality Berastagi, Jumat (14/9).
Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan dan KUKM Drs Sarjani Tarigan MSP melaporkan Kegiatan Gerak Jalan Santai dilaksanakan dalam rangka merayakan ke-71 Hari Koperasi Kabupaten Karo Tahun 2018.
Kegiatan ini juga diikuti oleh perwakilan dari semua organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kabupaten Karo, Anggota Koperasi Kabupaten Karo, TNI/Polri, BUMN/D dan Organisasi Kemasyarakatan.
Dalam sambutanya Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH mengimbau kepada semua pihak agar kegiatan-kegiatan positif seperti ini harus didukung dan disebarkan. Baik melalui foto selfie maupun di media sosial. Tujuannya, agar para wisatawan mengetahui bahwa Karo memiliki wisata yang dapat untuk di kunjungi.
Selain itu Bupati Karo juga berpesan kepada semua peserta agar menjaga keselamatan dan ketertiban dalam perjalanan agar tidak mengganggu lalu lintas di jalan.
Hadir dalam kegiatan ini Anggota DPRD Karo Thomas Joverson Ginting, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan KUKM Drs Sarjani Tarigan MSP, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Karo Drs Djoko Sujarwanto. (deo/azw)