Home Blog Page 5968

Promosikan Kemitraan Strategis AS-Indonesia

ist BERKUNJUNG: Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr dan Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera, Juha Salin diabadikan bersama petani kopi di Kabupaten Humbang Hasundutan.
ist
BERKUNJUNG: Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr dan Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera, Juha Salin diabadikan bersama petani kopi di Kabupaten Humbang Hasundutan.

BALIGE,SUMUTPOS.CO –Dalam rangka memperluas hubungan dagang, serta mempererat hubungan antar masyarakat di kawasan Toba dengan Amerika Serikat, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr dan Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera, Juha Salin, menekankan arti penting Kemitraan Strategis AS-Indonesia. Hal tersebut dikatakan Donovan saat berkunjung ke awasan Danau Toba pada 7-9 September 2018.

Donovan yang menghadiri wisuda Institut Teknologi Del di Balige mengatakan, pendidikan merupakan prioritas utama Kemitraan Strategis AS-Indonesia. Karena dengan pendidikan, menurut Donovan, masyarakat kedua negara dapat terhubung untuk membangun ikatan serta mempererat hubungan bilateral.

Masih dalam pidatonya, Donovan mengajak para siswa untuk memanfaatkan kesempatan belajar di institusi pendidikan tinggi di Amerika Serikat. Bahkan Donovan juga mempromosikan layanan konsultasi dan informasi gratis terkait pendidikan di AS melalui konsultan dan pameran pendidikan yang dikelola oleh Education USA.

Pada kesempatan tersebut, Donovan juga bertemu dengan para guru SMA Unggul Del yang berpartisipasi dalam program riset NASA di Amerika Serikat.

Donovan menekankan arti penting ilmu pengetahuan dan inovasi. “Perusahaan, universitas, dan pemerintah AS telah lama menjadi mitra erat Indonesia. Sebagai negara demokrasi yang beragam, kedua negara kita memiliki banyak tujuan dan nilai yang sama, yang tercerminkan dalam Kemitraan Strategis serta kerja sama timbal balik yang mendukungnya,”terangnya.

Ia pun meyakini, para siswa akan merasakan manfaat dari kerja sama Amerika dan Indonesia yang saling menguntungkan.

Dalam pertemuan dengan para pengusaha ekowisata, Dubes Donovan mendapatkan informasi mengenai prospek dan tantangan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di kawasan Danau Toba, setelah ditetapkan sebagai salah satu objek wisata unggulan, beberapa proyek pengembangan infrastruktur telah dimulai seperti pengembangan Bandara Internasional Silangit dan pembangunan jalan tol dari Medan ke Tebing Tinggi.

Didampingi Bupati Humbang Hasundutan, Donovan juga mendapat kesempatan untuk berkeliling Geopark Sipinsur, sebuah hutan pinus dengan pemandangan Danau Toba yang sangat indah. Selanjutnya, Donovan juga mengunjungi sebuah kebun kopi di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Perwakilan dari koperasi petani lokal menjelaskan, mereka juga memproduksi kopi luwak yang mereka jual melalui Amazon. Gani Silaban, kepala koperasi petani Humbang Hasundutan sekaligus alumni iLeap, sebuah program pelatihan kepemimpinan di Seattle, menjelaskan bahwa mereka melaksanakan praktik pertanian yang organik dan berkelanjutan. Mereka juga akan menerima 10 mahasiswa dan dosen dari Universitas Princeton dalam program pertukaran selama 10 hari.

Pada resepsi makan malam yang diadakan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Dubes Donovan bertemu dengan Kepala Badan Otoritas Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo serta sejumlah bupati dan ketua DPRD.

Dubes Donovan menekankan, bahwa dalam kunjungan ini beliau mencari peluang untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan pertukaran pendidikan antar kedua negara.

Dubes Donovan juga menyapa masyarakat Balige melalui sebuah gelar wicara di Karisma Radio, dan bercerita mengenai perjalanannya ke kawasan Toba dan menggarisbawahi kerja sama yang telah terjalin antara Amerika dan Indonesia di Sumatera Utara. (rel/han)

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Ajak Mahasiswa Bangun Sumut

Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu for Sumut Pos PENGENALAN: Wagubsu Musa Rajekshah mewakili Gubsu pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa/I Baru (PKKMB) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Tahun Akademik 2018/2019 di Kampus UISU Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (12/9).
Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu for Sumut Pos
PENGENALAN: Wagubsu Musa Rajekshah mewakili Gubsu pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa/I Baru (PKKMB) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Tahun Akademik 2018/2019 di Kampus UISU Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (12/9).

SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengajak semua warga kampus untuk melakukan riset dan inovasi dalam berbagai hal, sebagai bakti dunia akademis terhadap masyarakat dari karya-karyanya. Karya nyata dan pemikiran produktif dibutuhkan untuk membangun daerah ini.

“Marilah memproduksi sebanyak-banyaknya karya, pemikiran, sikap untuk menjadi acuan bagi kehidupan masyarakat dan membangun Provinsi Sumatera Utara,” ujar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, pada saat membuka acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2018-2019 Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Rabu (12/9) di Kampus UISU Jalan Sisingamangaraja Raja Medan.

Edy dalam sambutan tertulisnya juga menyampaikan, di universitas nantinya mahasiswa akan diajari lebih mandiri, diajari cara bersikap dan berprilaku sebagai sebagai seorang calon cendikiawan, calon ilmuan yang relatif dikerjakan sebagai inisiatif diri sendiri. “Menjadi mahasiswa itu artinya menjadi pribadi yang mandiri, tidak lagi banyak diatur oleh orang lain. Tetapi lebih banyak mengatur diri sendiri,” sebutnya.

Banyak hal yang harus dipelajari oleh mahasiswa baru, tentang lingkungan kampusnya. Tidk hanya proses belajar, tetapi juga berkenalan dengan teman-teman dari berbagai latar belakang sosial ekonomi. “Pilihlah kehidupan yang berorientasi kepada kehidupan masa datang.

Kehidupan masa datang yang tidak dapat diprediksi. Karena itu disarankan agar adik-adik mengembangkan kapasitas diri, sehingga pekerjaaan baru pada masa datang dapat diikuti dan dikerjakan dengan baik,” katanya.

Edy juga berpesan kepada mahasiswa untuk tidak melupakan beribadah kepada tuhan, kepekaan sosial dan selalu menggunakan moralitas atas apa yang sedang dikerjakan dan diamana pun berada. “Kuliah jangan hanya mengejar gelar, karena output kuliah adalah pengabdian pada masyarakat, bangsa dan negara, dan juga menjadi orang yang profesional,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah sebelum membacakan sambutan Gubernur, menyampaikan kepada para mahasiswa baru agar tidak menyia-nyiakan waktu. Karena waktu itu tidak bisa diulang.

“Mahasiswa yang lulus tepat waktu dapat memberikan dampak positif bagi kampus maupun negara,” ujarnya.

Positif bagi kampus, karena semakin tepat waktu orang belajar di kampus, akan semakin dinamis dan baik regulasi di kampus tersebut. Buat negara keuntungannya adalah semakin banyaknya tenaga produktif yang segar dan cerdas untuk ikut serta menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. “Isilah waktu dengan kegiatan yang positif dan produktif. Mudah-mudahan dengan demikian akan tercipta Sumut yang bermartabat dan maju ke depan,” ujar Wagub.

Musa Rajekshah juga berharap para mahasiswa mempunyai cita-cita menjadi pemimpin dan dapat menciptakan lapangan kerja.

“Tamat kuliah ciptakanlah lapangan kerja, tidak terlalu berharap menjadi karyawan (pekerja),” sebutnya.

Rektor UISU Prof Dr Ir Mhd Asaad MSi mengatakan, bahwa UISU saat ini mengasuh 34 program studi (Prodi) yang terdiri dari 28 program sarjana, 1 program profesi dan 5 program magister.

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan membuka program S3 Hukum dan Ilmu Manajemen. Ini obsesi kita semua karena tahun 2052 sudah 100 tahun UISU ini,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Asaad juga mengapresiasi kedatangan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, yang juga sebagai Ketua Ikatan Alumni UISU. “Mudah-mudahan kehadiran Bapak Wagubsu akan bisa membangkitkan semangat bagi seluruh civitas akademika UISU, untuk dan bisa mengembangkan UISU menjadi perguruan tinggi yang Islami, handal, teruji, bermartabat dan dicintai masyarakat dan diridhoi Allah SWT,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, juga dilaksanakan acara syukuran terhadap Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah oleh Rektor, Ketua Yayasan, Ketua Pembina Yayasan, Pengawas dan Pengurus Yayasan serta Ketua BEM UISU sebagai ucapan atas terpilihnya alumni UISU sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara.

Turut Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Pembina Yayasan T Hamdy Osman Delikhan Al-Hajj, Ketua Umum Pengurus Yayasan UISU Prof Dr H Zainuddin MPd, Ketua Pengawas Yayasan Syahruzal SH, seluruh Wakil Rektor, para Dekan Fakultas, Kadis Pendidikan Provsu Dr Arsyad Lubis, Ketua BEM UISU M Fajar Dalimunthe dan seluruh mahasiswa UISU. (prn/azw)

Bentuk Syukur Mahasiswa Selesaikan Studi

istimewa for sumut pos BERSAMA: Mahasiswa lulusan angkatan ke-7 Fakultas Psikologi Unpri dan sejumlah dosen foto bersama dengan anak-anak Panti Asuhan Evangeline Booth usai menggelar bakti sosial, baru-baru ini.
istimewa for sumut pos
BERSAMA: Mahasiswa lulusan angkatan ke-7 Fakultas Psikologi Unpri dan sejumlah dosen foto bersama dengan anak-anak Panti Asuhan Evangeline Booth usai menggelar bakti sosial, baru-baru ini.

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Usai menyelesaikan yudisium beberapa waktu lalu, mahasiswa lulusan angkatan ke-7 Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia (Unpri) bersama sejumlah dosen menggelar bakti sosial. Mereka mengunjungi sejumlah panti asuhan di Medan baru-baru ini.

Dekan Fakultas Psikologi Unpri Rianda Elvinawanty SPsi MSi menuturkan, kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas keberhasilan mahasiswa telah menyelesaikan studi di kampus. Bakti sosial dan kunjungan ini dilaksanakan pada dua tempat yang berbeda.

Pertama di Panti Jompo Karya Kasih Medan yang diisi dengan acara kunjungan kasih dan pemberian sembako. Sedangkan tempat kedua, adalah Panti Asuhan Evangeline Booth Medan.

“Bakti sosial ke panti asuhan sebagai tanda syukur dan sukacita atas keberhasilan mahasiswa kami dalam menyelesaikan studinya di Fakultas Psikologi Unpri selama 4 tahun,” kata Rianda, kemarin.

Ketua BPH Unpri Dr Tommy Leonard SH MKn menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dosen dan mahasiswa yang baru selesai yudisium dan telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Sebab, kegiatan itu merupakan hal positif yang patut dicontoh.

“Diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat membantu meningkatkan semangat para penghuni panti dalam melakukan aktivitas sehari-hari terutama untuk bersekolah. Begitu juga dengan kunjungan sosial ke Panti Jompo, dapat memberikan arti khusus baik bagi para lansia maupun bagi para mahasiswa sendiri,” tuturnya.

Tommy menambahkan, selain itu juga kegiatan tersebut dapat memberi pengalaman berharga bagi mahasiswa. Sebab, bisa belajar untuk menghargai orang lain dan saling membantu terhadap sesama terutama yang lebih membutuhkan. (ris/azw)

Tiga Hari Menghilang, Pemanjat Kelapa Ditemukan Tewas

ADITIA LAOLI/SUMUT POS OLAH TKP:Kapolsek Sirombu AKP S Tampubolon bersama jajaran olah TKP di lokasi korban tewas.
ADITIA LAOLI/SUMUT POS
OLAH TKP:Kapolsek Sirombu AKP S Tampubolon bersama jajaran olah TKP di lokasi korban tewas.

SIROMBU,SUMUTPOS.CO – SD Hia alias Ama Bute (60) ditemukan tewas dibawah pohon kelapa milik warga di Desa Tugala Gawu, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Selasa (11/9).

Mendapat informasi temuan mayat tersebut, Kapolsek Sirombu AKP S Tampubolon bersama jajaran melakukan olah Tempat Kejadian perkara(TKP).

Belum diketahui secara pasti apa penyebab kematian korban, namun pengakuan beberapa warga sekitar, korban yang hidup sebatangkara itu sering mengeluhkan sakit di perut.

”Pada saat olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Namun kita akan tetap melakukan penyelidikan”,ujar S Tampubolon.

Diterangkan Kapolsek, mayat ditemukan pertama kali oleh warga bersama Sekretaris desa, sekira pukul 07.00 WIB. Sebab, beberapa warga yang curiga terhadap keberadaan korban, yang sejak Sabtu (8/8) tak tampak di rumahnya.

“Selain itu ada warga mengaku mencium bau busuk, dari kedua inforasi ini Sekdes Tugala Gawu Nirema Hia mengajak warga melakukan pencarian, yang pada akhirnya korban ditemukan di kebun kelapa milik warga dalam keadaan meninggal dunia. Dari keterangan Sekdes ini kita ketahui bahwa korban selama ini berprofesi sebagai pemanjat kelapa dan hidup sendirian di dalam rumahnya”,terang Kapolsek. (mag-5/han)

Wali Kota Tebingtinggi Buka Diklat K3 Petugas Kebakaran

SOPIAN/SUMUT POS BUKA: Asisten Umum, Kamlan Rasyid ketika membuka kegiatan diklat K3 Petugas kebakaran kelas D di Kota Tebingtinggi.
SOPIAN/SUMUT POS
BUKA: Asisten Umum, Kamlan Rasyid ketika membuka kegiatan diklat K3 Petugas kebakaran kelas D di Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI,SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi, Ir Umar Zunaidi Hasibuan diwakili Asisten Umum H Kamlan Rasyid membuka Diklat K3 Petugas Kebakaran Kelas D di Aula Pondok Bagelen Kota Tebingtinggi, Rabu (12/9).

Kamlan dalam sambutanya menyampaikan, bahwa bencana kebakaran dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, tidak ada tepat kerja yang dijamin bebas dari resiko bahaya kebakaran. “Karena bencana kebakaran akan menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi pengusaha maupun tenaga kerja dan begitu juga bagi pemerintahan maupun masyarakat luas,”ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Kamlan, dibutuhkan kesiapan instrumen maupun personel dalam rangka memperkecil kemungkinan terjadinya kebakaran. Diimbau kepada para peserta diklat agar menerapkan ilmu yang didapat di tempatnya bekerja.

“Sampaikanlah pesan-pesan yang harus dilakukan di perusahaan dalam pelaksanaan SMK3 dan sertifikat yang telah diperoleh, jangan hanya menjadi pajangan di dinding saja, tapi dapat mendatangkan manfaat bagi diri sendiri dan perusahaan,”pintanya.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyematan pin peserta diklat sebanyak 30 orang oleh Asisten Umum, Kamlan Rasyid yang berlangsung selama dua hari (12-14/9) 2018.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Direktur Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) PT Safindo Raya Medan, Sisca Zullyanti sekaligus sebagai Instruktur Diklat K3, Ketua Apindo Tebingtinggi, Ketua Konfederasi SPSI dan SBSI Tebingtinggi serta Kepala Cabang Pembantu BPJS Ketenagakerjaan Tebingtinggi. (ian/han)

Budi Daya Tikus Putih Jadi Wisata Pendidikan

istimewa for sumut pos TERNAK: Tikus Putih menjadi wisata pendidikan saat ini.
istimewa for sumut pos
TERNAK: Tikus Putih menjadi wisata pendidikan saat ini.

SUMUTPOS.CO – SELAIN menjadi sumber penghasilan, budi daya tikus putih di Desa Wisata Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati, berpotensi menjadi wisata pendidikan. Budi daya tikus putih tersebut antara lain ditekuni Parman (40), di RT04 RW 01, Kelurahan Nongkosawit, Gunungpati.

Binatang pengerat itu ditempatkan di kandang- kandang samping rumahnya. Parman sudah enam tahun terakhir membu didaya tikus putih. Kini dia, bisa memetik hasil kerja kerasnya, dan tiap bulan dapat menjual 60-100 ekor.

“Yang memesan tikus putih kebanyakan mahasiswa Fakultas Kedokteran dari sejumlah perguruan tinggi. Tikus putih biasanya digunakan untuk praktik ilmu kedokteran,” kata Parman, kemarin.

Ia menjelaskan, tikus siap dijual berumur 2 bulan higga 3,5 bulan. “Selain itu, saya juga melayani konsumen di luar kota, seperti Bogor, Jawa Barat dan ke Pontianak, Kalimantan Barat. Harga tikus putih bervariasi, mulai Rp 13 ribu sampai Rp 27 ribu per ekor.” Parman mengemukakan, budi daya tikus putih sangat menjanjikan. Setiap panen atau pengiriman, dia bisa memperoleh penghasilan ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah.

“Untuk memelihara tikus putih tidak terlalu sulit, karena tidak terlalu terpengaruh perubahan musim. Yakni musim hujan dan kemarau. Jarang sekali menemui anak tikus putih yang mati. Bahkan, budi daya tikus putih lebih mudah dibanding beternak ayam,” papar Parman.

Ia menjelaskan, ada beberapa cara untuk mendapat indukan yang berkualitas. Terkait hal ini, ia kerap berburu indukan tikus putih hingga ke Yogyakarta. Parman mulai menekuni bisnis tikus putih ketika seorang dosen Fakultas Kedokteran Undip mengajak bekerja sama.

Hal ini karena hewan pengerat ini kerap digunakan untuk praktik mahasiswa. “Pelan tapi pasti, ternak tikus putih membuahkan hasil.” Ketua Desa Wisata Nongkosawit, Suwarsono mengemukakan, budi daya tikus putih di daerahnya akan dijadikan wisata edukasi.

Sebab, sejak 2012, Nongkosawit ditetapkan menjadi Desa Wisata. “Yang kami usung ini wisata budaya dan edukasi. Tikus putih ini sangat menarik. Pengunjung bisa langsung melihat bagaimana cara beternak atau budi daya tikus putih,” ujar Suwarsono. (bbs/azw)

PB Iklas Bantu Korban Bencana Kebakaran di Labusel

BANTUAN: Ketua Umum PB Iklas Rivai Nasution menyerahkan bantuan kepada perwakilan korban bencana kebakaran di Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang, Labusel, Minggu (9/9).
BANTUAN: Ketua Umum PB Iklas Rivai Nasution menyerahkan bantuan kepada perwakilan korban bencana kebakaran di Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang, Labusel, Minggu (9/9).

LABUSEL,SUMTPOS.CO – Pengurus Besar Ikatan Keluarga Labuhan Batu Selatan (PB-Iklas) tergugah membantu sanak-saudara korban bencana kebakaran di Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang, Labuhanbatu Selatan. Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Umum PB Iklas Drs Rivai Nasution MM,
Minggu (9/9).

“Atas nama keluarga Labuhanbatu Selatan khususnya yang berada di Kota Medan, kami menyampaikan pesan belasungkawa atas musibah yang dialami sanak-saudara kami,” kata Rivai di hadapan para keluarga korban bencana kebakaran.

Atas musibah yang terjadi, Rivai berharap semua bersabar. Sebab, Allah SWT tidak akan memberikan kesulitan maupun musibah kecuali hambaNya mampu menghadapi hal tersebut.

”Mohon sanak saudara kami berkenan menerima bantuan yang tidak seberapa ini.

Insya Allah ke depan, keluarga PB Iklas akan tetap melihat kondisi sanak-saudara kami di sini,” kata putra asli Kotapinang ini sambil menyerahkan bantuan sembako dan bahan bangunan berupa broti kepada perwakilan korban.

Menerima bantuan tersebut, Kepala Desa Sisumut Sugiono mengucapkan terima kasih atas kepedulian PB Iklas.

“Kami sangat berbahagia menerima bantuan ini. Di saat-saat seperti ini kami begitu merasakan betapa hal-hal seperti ini sangat membantu kondisi keluarga kami di sini” tutur Sugiono, mewakili korban yang terdiri dari 12 kepala keluarga, lebih kurang 61 jiwa.

Turut hadir beberapa tokoh masyarakat Labusel diantaranya Ustadz Amiruddin Harahap, Ali Hasan Hasibuan, pengurus PB Iklas Ir Sahluddin Nasution, Abdul Kholik Hasibuan, Andi Syaputra Nasution, Thoriq, serta Azhari Harahap selaku Ketua Umum PP Hipma Labusel yang juga  calon legislatif DPRD Labusel Dapil Torgamba A. (adz)

Kurangi Pendapatan Rp92 Miliar

file/sumut pos Ashari Tambunan
file/sumut pos
Ashari Tambunan

LUBUKPAKAM,SUMUTPOS.CO -Bupati Deliserdang Ashari Tambunan menyampaikan nota keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) tahun 2018 dalam sidang yang dipimpim Wakil Ketua DPRD Deliserdang, Imran Obos dan dihadiri para anggota DPRD serta para OPD, Rabu (12/9) di gedung dewan, Lubukpakam.

Di hadapan anggota dewan, Ashari menyampaikan bahwa P-APBD pada dasarnya merupakan sebuah tahapan dalam penyempurnaan APBD. Karena pada saat penyusunan APBD tahun 2018, pendapatan dan belanja yang bersumber dari pemerintah pusat dan provinsi yang ditargetkan tidak seluruhnya terealisasi.

Sehingga Pemkab Deliserdang harus melakukan perubahan APBD dengan mempertimbangkan perubahan kebijakan pendapatan daerah, perubahan kebijakan belanja daerah dan perubahan kebijakan pembiayaan daerah. Dijelaskan Ashari, rencana pendapatan daerah dalam P-APBD tahun 2018 diperkirakan menjadi Rp3.640.579.921.809 atau berkurang sebesar Rp 92.765.732.953 dari Rp 3.733.345.654.763. Berkurangnya pendapatan itu, kata Ashari, dikarenakan tidak terealisasinya pendapatan-pendataan yang berasal dari pemerintahan atasan.

Dengan rincian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada P-APBD direncanakan sebesar Rp 925.522.525.079, berkurang sebesar Rp.75.404.534.921 dibandingkan dengan APBD tahun 2018 yaitu sebesar Rp 1.000.927.060.000 perubahan PAD.

Sedangkan dana perimbangan pada P-APBD tahun 2018 menjadi sebesar Rp 2.007.320.996.209, bertambah sebesar Rp 2.052.741.209 (0,1 persen) dari target semula sebesar Rp 2.005.268.255.000.

Kemudian, pendapatan daerah lain-lain yang sah pada P-APBD tahun 2018 ditargetkan sebesar Rp 707.736.400.521 atau mengalami pengurangan sebesar Rp 19.413.939.241 (2,67 persen) dari target semula sebesar Rp 727.150.339.763.

Ditambahkan Ashari, dalam mengalokasian belanja daerah pada P-APBD tahun 2018, diarahkan pada program dan kegiatan yang memihak kepada kepentingan publik. Sehingga tujuan pembangunan daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.

“Dengan penggunaan, belanja daerah tetap mengedepankan efisiensi, efektivitas dan penghematan sesuai dengan skala prioritas daerah,”pungkasnya.(btr/han)

Kalau Terbukti Jabatan Dicopot

Kepling Pangkalan Mansyur Medan
Kepling Pangkalan Mansyur Medan

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Kamaruddin Kaloko (55), Kepling X Kelurahan Pangkalan Mansyur, Medan Johor yang tertangkap operasi tangkap tangan (OTT) oleh Polsek Delitua, kemarin, tak hanya menghadapi jeratan hukum saja, namun juga jabatannya bakal dicopot bila terbukti bersalah.

Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution menegaskan, apabila nantinya dalam proses hukum terbukti bersalah, tentunya dicopot dari jabatannya. “Kita selesaikan jabatan dia, kita copot karena tidak ada tawar-menawar terhadap hal itu,” tegas Akhyar yang ditemui usai menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Medan, kemarin.

Menurut Akhyar, perbuatan tersebut harus dihadapi dan bertanggungjawab.”Kesalahannya ditanggung sendiri, karena sudah berulang kali diingatkan untuk tidak melakukan hal-hal diluar batas kewenangan. Kalau tetap dilakukan, maka tanggung jawabnya secara pribadi,” kata Akhyar lagi.

Kabag Humas Pemko Medan Ridho Nasution mengaku saat ini Bagian Hukum Pemko Medan sedang mempelajari kasus yang dialami oleh oknum kepling tersebut. “Kita tetap tak mendukung apapun jenis gratifikasi, meskipun itu fee karena mengurus sesuatu. Sudah sering Pak Wali menyampaikan jangan terima apapun, jangan minta apapun pada masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Anggota Komisi A DPRD Medan Hj Hamidah mengatakan, tertangkapnya oknum kepling itu agar menjadi pembelajaran bagi aparatur pemerintahan guna lebih profesional bekerja. “Ini jadi pembelajaran bagi kepling, lurah dan camat agar semakin profesional bekerja. Jangan terjebak dengan iming-iming atau bahkan memaksa,” ujarnya.

Dikatakan Hamidah, walau diakui segala jenis bentuk gratifikasi tak dibolehkan namun harusnya penangkapan tak hanya dilakukan pada oknum yang menerima. “Si pemberi juga harus ditangkap, karena ini takkan terjadi jika tak ada kesepakatan sebelumnya,” cetus dia.

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Medan ini menyatakan prihatin. Kemungkinkan, oknum kepling tersebut terjebak dengan iming-iming. “Kita bukan membela kejahatan yang dilakukan, tapi melihat dari sudut pandang lain. Tetap diterapkan azas praduga tak bersalah,” sebut Hamidah.

Ia berharap Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengambil langkah bijak atas kasus yang sudah mencederai wibawa Pemko Medan. Aparatur pemerintahan seperti camat dan lurah mengubah pola kerja dan lebih mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Memang terkadang masyarakat juga yang menyebabkan adanya percaloan. Terkadang mau cepat selesai sesuatu, lalu memberi orang upah untuk menyelesaikan. Namun demikian, harapannya jangan terulang lagi kejadian kepling terjaring OTT,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, Kamaruddin Kaloko (55), Kepling X Kelurahan Pangkalan Mansyur, Medan Johor diamankan personel Polsek Delitua. Kamaruddin diamankan dengan tuduhan melakukan pemerasan terhadap Roger Taruna (40), warga Johor Permai saat dilakukan OTT, baru-baru ini.

Uang sebesar Rp 30 juta diminta kepling sebagai pengurusan ganti rugi tanah korban yang terkena pelebaran jalan di Jalan Karya Wisata. Keduanya lalu sepakat bertemu di rumah makan Sop Kambing Jalan AH Nasution. Disaat itulah, petugas menangkap oknum kepling tersebut. (ris/ila)

2 Jam Listrik Sempat Terputus

PLN
LONGSOR:
Salah satu galian pengerjaan under pass Titi kuning longsor. Longsoran tersebut menyebabkan kabel listrik bawah tanah milik PLN terganggu hingga suplay daya listrik ke Gardu Iduk (GI) di Jalan Listrik terputus. Akibatnya, listrik padam di beberapa wilayah. Namun akhirnya listrik bisa pulih kembali.

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Proyek galian Under Pass Simpang Titi Kuning tiba-tiba longsor pada pondasi beton, Rabu (12/9), sekira pukul 17.37 WIB. Longsoran itu menyebabkan saluran kabel tanah PLN tegangan 150 dan 20 KV yang mensupplay daya ke Gardu Iduk (GI) di Jalan Listrik terganggu. Sehingga, saluran listrik terputus ke beberapa daerah di Pusat Kota Medan terganggu.

Menurut Manager PT PLN (Persero) Area Medan, Lelan Hasibuan mengatakan, saat mengetahui kabel tanah PLN tegangan 150 dan 20 KV terganggu, tim reaksi cepat dari PT PLN Area Medan, langsung turun ke lokasi untuk memperbaikinya. “Saat mengetahui longsor, saya bersama tim langsung bergerak cepat ke lokasi,” kata Lelan.

Adapun suplay listrik yang terputus, lanjut Lelan, yakni di seputaran Gardu dr Stol Jalan Diponegoro, Gardu Lia Jalan T. Daud, Gardu Wali Kota Jalan Wali kota, Gardu Gubernuran, Gardu UIP I Jalan DR Cipto, Jalan Lingarjati, Gardu LT. VII, Gardu LT IV RS EliSabeth.

Kemudian, seputaran Jalan Madong Lubis, Jalan GB Josua, Jalan Thamrin, Jalan. Veteran, Jalan. Sutomo, Jalan M Yamin, Jalan Timor, Jalan Bangka, Jalan Pandan, Pajak Sambu, Jalan Timur Baru, SUN Plaza, seputaran Jalan Kereta Api, Jalan Pegadaian, Jalan Merak Jingga, Uni Land Plaza, Hptel JW Marihot, Jalan Stasiun KA, Jalan Perniagaan.

Lalu, seputaran Jalan Zainal Arifin, Jalan T. Umar, Jalan Muara Takus, JalanPagaruyung, Jalan Cik Ditiro, Jalan Taruma, Jalan Mahayana, Jalan Jenggala, seputaran Jalan Palang Merah, Jalan Kol Sugiono, Jalan Mangkubumi, Jalan Masjid, Jalanl Cakrawati, Jalan Pemuda, Jalan Suprapto, Jalan Multatuli Gg. Saijah, Jalan Imam Bonjol, Rumdin Wakapoldasu.

Pada, juga terjadi di seputaran Gardu A3 debur, Jalan Putri Hijau, Jalan M. Yamin, Jl Merak Jingga, Komplek TVRI, Jl. Stasiun KA, Jl. Gudang, JL. Guru Patimpus, Jl. Sei Deli, Bank CNB Niaga, Stasiun KA, Kantor Pos , Jl Balai Kota, RS. Murni Teguh, Centre Point, Seputaran Jalan Cut Mutia, Berastagi, Jl. Kartini, Jl. Agus Salim, Jl. Samanhudi, Jl. Juanda, Jl. Mongonsidi, Jl. Polonia, Jl. Starban, Koplek AURI, RS Boloni, RS Stellamaris, RS AU, Hermes Place, Jl Karya Pembangunan, Jl Karya Sejati , Jl Ternak, Jl Pekong, Jl Suwondo, Jl Perhubungan , Jl Walikota, Jl Masdulhak.

Lalu, seputaran Jalan S Parman, seputaran Kampus USU, Jl. Dr mansur, seputaran Jalan Diponegoro, Jln Cik Ditiro, Hang Tuah sekitarnya, Kantor DPRD, lapangan Merdeka, Seputaran Jalan Listrik RS Columbia, seputaran Jalan Thamrin, seputaran Lapangan Benteng, Jln. Hindu, Wisma Benteng, Hotel Adi Mulya.

Setelah padam, tak sampai dua jam, tim reaksi cepat dari PLN Area Medan berhasil menormalkan distribusi listrik kembali. “Normalnya bertahap di beberapa lokasi, mulai pukul 19.18 dan normal terakhir pukul 19.35 WIB. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini karena ini adalah dampak dari longsornya galian Under Pass Simpang Titi Kuning,” ucap Lelan. (ila)