Home Blog Page 6027

Nias Barat Diguncang 2 Kali Gempa 5,1 dan 3,5 SR

Seismograf, alat monitoring gempa bumi-Ilustrasi.
Seismograf, alat monitoring gempa bumi-Ilustrasi.

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Gempa bermagnitudo 5,1 mengguncang Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, Senin (16/8/2018), pukul 17.51.04 WIB. Alat milik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Gunungsitoli mencatat gempa cukup kuat.

Djati Cipto Kuncoro, Kepala Stasiun Geofisika Gunungsitoli mengatakan, gempa tersebut berlokasi episenter pada koordinat 0,98 LU dan 97,35 BT. Gempa Bumi terjadi di laut, berjarak 18 kilometer arah sebelah barat Kota Gunungsitoli dengan kedalaman 17 kilometer. “Sama seperti gempa yang terjadi sebelumnya, gempa ini merupakan gempa bumi dangkal, dan tidak berpotensi tsunami,” ujar Djati, Senin (20/8/2018).

“Informasi yang kita himpun, warga di dekat lokasi merasakan gempa,” tambahnya. Getaran gempa juga terasa di Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias. Setelah gempa pertama, sambung dia, disusul gempa susulan magnitudo 3,5 pada pukul 18:13:54 WIB. Gempa susulan berlokasi pada 0.88 LU, 97.23 BT atau berjarak 22 km Barat Daya dari Kabupaten Nias Barat, dengan kedalaman 15 km. “Gempa susulan masih gempa dangkal,” tegasnya.

Hingga kini, baik informasi warga maupun dari BPBD setempat yang didapat dari BMKG Gunungsitoli, belum ada kerusakan maupun kerugian yang dilaporkan. “Kami imbau agar warga tetap tenang dan tidak terpicu isu-isu yang menyesatkan,” ungkapnya seraya mengaku terus melakukan monitoring. (kps)

8.433 Ekor Hewan Kurban di Medan akan Disembelih

Kurban Idul Adha-Ilustrasi.
Kurban Idul Adha-Ilustrasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Medan akan menyembelih 55 ekor lembu pada hari Raya Idul Adha 1439 H, Rabu 22 Agustus 2018. Hewan kurban itu akan disembelih di 21 kecamatan se-Kota Medan. Selanjutnya daging kurban tersebut akan disalurkan kepada warga, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Demikian hal ini disampaikan Wali Kota Medan Drs.H.T Dzulmi Eldin S ,MSI diwakili Kepala Inspektorat, Farid Wajedi didampingi Kabag Agama, Adlan SPd, ketika memimpin Rapat Persiapan Idul Adha 1439 H dan Penyembelihan hewan kurban di Ruang Rapat III, Kantor Wali Kota, Senin (20/08). Rapat ini dihadiri seluruh Pimpinan OPD dan Camat se Kota Medan.

Dikatakan Farid, keseluruhan hewan kurban ini merupakan hasil kurban Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi beserta keluarga dan Wakil Wali Kota Ir.H. Akhyar Nasution, MSI beserta Keluarga dan pejabat di lingkungan Pemko Medan. Penyembelihan ini akan dilaksanakan usai Shalat Idul Adha.

“Hewan kurban akan didistribusikan masing-masing Kecamatan. Nantinya pihak Kecamatan yang akan membagikan daging kurban kepada warga yang berhak. Bapak Wali Kota berpesan agar semangat berbagi ini terus kita pelihara dan tingkatkan dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Dijelaskan Farid,  untuk Kota Medan sendiri berdasarkan data yang diperoleh, sampai dengan Minggu (19/08)  total jumlah hewan kurban sebanyak 8433 ekor dengan perincian 6.399 ekor sapi/lembu dan 2.034 ekor kambing. Jumlah ini kemungkinan akan terus bertambah sampai dengan hari pelaksanaan kurban.

Shalat Idul Adha 1439 H akan dilaksanakan di Lapangan Merdeka pada pukul 07.00 Wib. Penceramah dalam Shalat Idul Adha adalah Dr.H Zulheddi LC, MA, dosen UIN Sumatera Utara. Sedangkan imam dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha, H Muhammad Syafii, yang merupakan Qori Sumatera Utara.

“Pada malam Idul Adha, (Selasa Malam) Pemko Medan juga akan menggelar kegiatan Takbiran dengan pemukulan bedug yang digelar di Depan Halaman Kantor Wali Kota. Dalam  Malam Takbiran tersebut Wali Kota Medan, Wakil Wali Kota Medan dan sejumlah unsur Forkominda Kota Medan akan hadir” jelasnya. (rel)

KPK Periksa Bupati Labuhanbatu Utara

Foto: reza/kps Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (2/8/2018)
Foto: reza/kps
Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (2/8/2018)

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) telah memeriksa Bupati Labuhanbatu Utara Khairuddin Syah Sitorus, Senin (20/8/2018). Ia diperiksa dalam kasus dugaan suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah pada Rancangan APBN-Perubahan Tahun Anggaran 2018, sebagai saksi untuk pejabat nonaktif Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, menuturkan lewat pemeriksaan tersebut, pihaknya mendalami proses pembahasan dana perimbangan daerah di Labuhanbatu Utara. “Dan apakah ada atau tidaknya dugaan aliran dana terkait pengurusan anggaran tersebut,” kata Febri di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin sore.

Sementara itu, usai diperiksa KPK, Khairuddin mengaku dicecar 9 pertanyaan oleh penyidik. Namun Khairuddin enggan menjelaskan secara rinci materi pemeriksaannya. “Iya, sebentar aja. Ada sekitar sembilan (pertanyaan) kalau enggak salah,” katanya.

Khairuddin mengaku tidak mengetahui soal dugaan penyelewengan dalam usulan dana perimbangan daerah ini. Ia juga mengaku tak mengenal tersangka Yaya dalam kasus ini. “Hanya ingin ditanyakan masalah saksi, kenal enggak? Ya enggak kenal. Masing-masing kita enggak tahu,” katanya.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan anggota DPR Komisi XI Amin Santono dan pejabat nonaktif Kemenkeu Yaya Purnomo sebagai tersangka.

KPK juga menetapkan dua orang sebagai tersangka yaitu Eka Kamaludin dan Ahmad Ghiast. Eka diketahui merupakan pihak swasta yang berperan sebagai perantara. Adapun, Ahmad berstatus sebagai swasta atau kontraktor. Ahmad diduga sebagai pemberi uang. (dylan/kps)

Zamassi Zai Sempat Setubuhi Mayat Korban Setelah Dibunuh

Zamassi Zai, pembunuh Fatilina, ditangkap aparat Polres Madina.
Zamassi Zai, pembunuh Fatilina, ditangkap aparat Polres Madina.

MADINA, SUMUTPOS.CO – Zamassi Zai, 28, tersangka pembunuhan terhadap Fatilinna Waruwu, 49, telah mengakui semua perbuatannya kepada polisi. Dia mengaku nekat membunuh korban Fatilinna Waruwu lantaran permintaannya tidak dikabulkan korban.

Sebelum menghabisi nyawa korban, tersangka meminjam uang kepada korban, tetapi korban tidak mengabulkan permintaan tersebut.

“Dari pengakuan tersangka, dia mau meminjam uang kepada korban, tetapi korban mengaku tidak punya uang. Sehingga tersangka marah dan mencekik leher korban hingga tidak berdaya dan akhirnya meninggal dunia,” ujar Kepala Satreskrim Polres Madina, Sumatera Utara, AKP Damos Aritonang SIK.

Parahnya lagi, setelah mengetahui korban meninggal dunia, tersangka memeriksa tas korban dan menggeledah isinya.

“Setelah mengetahui korban meninggal dunia, tersangka menggeledah isi tas korban. Tersangka juga menyetubuhi korban,” pungkasnya.

Sebelumnya, penemuan mayat perempuan yang sudah membusuk di blok Q afdeling II estate III perkebunan sawit di desa Singkuang II Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sempat menghebohkan warga setempat, Senin (13/8).

Setelah melakukan penyelidikan beberapa hari, polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku. (wan/smg)

Soal Stuntman, Jokowi: Itulah Hiburan

Instagram/Suddum So Foto yang diunggah seorang stunt rider asal Thailand. Pada unggahan tertanggal 3 Agustus tersebut, pemilik akun tampak menuliskan keterangan behind the scene. Latar belakang foto yang diunggahnya sangat persis dengan adegan saat Presiden Joko Widodo diceritakan melompati truk di video pembukan Asian Games 2018.
Instagram/Suddum So
Foto yang diunggah seorang stunt rider asal Thailand. Pada unggahan tertanggal 3 Agustus tersebut, pemilik akun tampak menuliskan keterangan behind the scene. Latar belakang foto yang diunggahnya sangat persis dengan adegan saat Presiden Joko Widodo diceritakan melompati truk di video pembukan Asian Games 2018.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Aksi Presiden Joko Widodo mengendarai motor saat pembukaan Asian Games 2018 menuai beragam komentar dari warganet. Salah satunya soal adanya peran pengganti atau stuntman.

Diketahui, stuntman asal Thailand bernama Withithep Komolhiran atau dikenal sebagai Saddum So, menggantikan posisi Kepala Negara untuk aksi-aksi berbahaya.

Presiden Ketujuh RI yang beken disapa Jokowi itu, hanya merespons singkat ketika ditanya mengenai adanya peran stuntman di opening Asian Games 2018 tersebut.

“Ini kan kami memberikan sebuah hiburan. Ada gagasan, ide kreatif. Saya kira bahwa saya terima dengan senang hati kalau ada gagasan ide kreatif, saya terima dengan senang hati. Dan itu lah hiburan,” katanya di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin (20/8).

Meski aksi Jokowi menuai pro dan kontra di kalangan netizen dalam negeri, opening Asian Games 2018 di Stadion Utama GBK pada 18 Agustus 2018 kemarin berhasil menarik perhatian. Bahkan opening Asian Games 2018 diberitakan spektakuler oleh sejumlah media asing.(fat/jpnn)

Cari PSK di Jakarta, 4 Atlet Jepang Dipulangkan

Badminton-Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kontingen Jepang memulangkan empat orang atletnya. Di sela-sela Asian Games 2018, keempat atlet tersebut mengunjungi kawasan prostitusi di Jakarta.

Dikutip dari AFP, keempat atlet basket yang dipulangkan ke Jepang adalah Yuya Nagayoshi, Takuya Hashimoto, Takuma Sato, dan Keita Imamura. Demikian pernyataan resmi Japanese Olympic Committee, Senin (20/8/2018).

“Saya merasa malu. Kami meminta maaf sebesarnya dan akan membimbing atlet kami mulai sekarang,” demikian pernyataan chef de mission kontingen Jepang, Yasuhiro Yamashita.

Para pemain basket Jepang tersebut dikabarkan keluar dari kampung atlet pada Kamis (16/8/2018) pekan lalu. Setelah makan malam di luar, mereka menginap di hotel bersama pekerja seks komersil. Keempat atlet itu melakukan semua kegiatan di luar Asian Games 2018 dengan tetap memakai atribut timnas Jepang.

“Dengan kerendahan hati saya meminta maaf pada publik Jepang, JOC, dan semua orang yang mendukung basket atas kejadian tercela ini. Kami akan memutuskan hukuman yang pantas kepada empat pemain setelah kami mendapatkan semua faktanya. Kami harus bekerja lebih keras untuk memastikan skandal ini tidak terjadi lagi,” timpal kepala tim basket Jepang, Yuko Mitsuya.

Ini bukan kali pertama kontingen Jepang dibuat malu oleh atletnya. Pada Asian Games 2014 lalu, perenang Naoya Tomita juga dipulangkan dari event tersebut karena tertangkap video mengambil kamera milik seorang jurnalis. (dtc)

PascaGempa, Pelabuhan Kayangan Lombok Timur Rusak Parah

Foto: Twitter/@Sutopo_PN Kondisi Pasca Gempa di Pelabuhan, Kayangan Lombok Utara (19/8/2018).
Foto: Twitter/@Sutopo_PN
Kondisi Pasca Gempa di Pelabuhan, Kayangan Lombok Utara (19/8/2018).

LOMBOK, SUMUTPOS.CO – Gempa kembali terjadi di Nusa Tenggara Barat pada Minggu (19/8) malam, tepatnya di 30 kilometer (km) arah timur laut Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat dengan kedalaman 10 km.

Dalam jangka waktu kurang dari satu jam berikutnya, tiga gempa susulan kembali menerjang dengan kekuatan bervariasi antara 5.0 hingga 5.8 SR. Akibatnya, Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur mengalami rusak parah.

“Akibat gempa semalam, Pelabuhan Kayangan rusak berat dan akibatnya tidak bisa difungsikan untuk sementara waktu,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat), Budi Setiyadi.

Budi menjelaskan kerusakan infrastruktur dan fasilitas Pelabuhan Kayangan Lombok Timur meliputi causeway dan trestle di dermaga 2 mengalami penurunan dan dalam keadaan retak, sementara lapangan parkir yang berada dekat dermaga 1 mengalami retak sebagian.

“Setelah kejadian gempa petugas yang ada di pelabuhan meninggalkan lokasi dan listrik dalam keadaan dipadamkan. Karena itu sejak gempa terjadi tadi malam tidak ada layanan pelayaran di Pelabuhan Kayangan,” kata Budi dalam siaran persnya, Senin (20/8).

Untuk sementara kegiatan di Pelabuhan Kayangan hanya sebatas bongkar muatan dari Pelabuhan Poto Tano.

“Karena masih ada guncangan kecil akibat gempa yang masih terasa pagi ini, maka kami akan tetap memantau kondisi terkini di lokasi gempa dan Pelabuhan Kayangan. Semoga kerusakan yang ada dapat segera diperbaiki dan dapat beroperasi dengan normal kembali,” ucap Budi sembari berharap kondisi di Pelabuhan Kayangan maupun lokasi terdampak gempa lainnya segera pulih dan membaik. (chi/jpnn)

Jokowi: Lindswell Ratu Asia!

Atlet wushu Indonesia Lindswell (tengah) menerima ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo (kanan) dan Ketua Umum PB Wushu Indonesia Airlangga Hartarto usai menyelesaikan nomor Taijijian Putri Wushu Asian Games 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (20/8/2018). Lindswell mempersembahkan emas kedua bagi kontingen Merah Putih usai berlaga dalam nomor Taijijian, meraih nilai tertinggi dengan total skor 9,75.
Atlet wushu Indonesia Lindswell (tengah) menerima ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo (kanan) dan Ketua Umum PB Wushu Indonesia Airlangga Hartarto usai menyelesaikan nomor Taijijian Putri Wushu Asian Games 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (20/8/2018). Lindswell mempersembahkan emas kedua bagi kontingen Merah Putih usai berlaga dalam nomor Taijijian, meraih nilai tertinggi dengan total skor 9,75.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Presiden Joko Widodo menjadi saksi perjuangan atlet wushu, Lindswell Kwok meraih medali emas di Asian Games 2018 di JIExpo, Jakarta, Senin (20/8). Ini adalah kepingan emas kedua setelah Minggu (19/8) kemarin, Defia Rosmaniar mempersembahkan emas dari taekwondo.

“Emas kedua di hari kedua Asian Games 2018! Pagi ini, atlet andalan Indonesia di cabang wushu, Lindswell Kwok, merebut medali emas di nomor taijijian All-Round dalam pertandingan di Hall B JIExpo Kemayoran Jakarta,” tulis Jokowi di Instagram, pada akun @jokowi.

Lindswell meraih medali emas setelah mengumpulkan rata-rata poin 9,75. Perak dari nomor ini diraih atlet Hong Kong, sementara perunggu disabet Filipina.

Lindswell, gadis Medan berusia 26 tahun ini memang sudah kondang di dunia wushu. Namun, kini Lindswell makin mempertegasnya dengan menguasai Asia.

“Lindswell, sang ratu wushu Asia Tenggara, kini menjadi ratu Asia. Selamat!” sebut Jokowi. (adk/jpnn)

Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang Tak Lupa Sejarah

Silaturahim-Veteran-RI
Silaturahim-Veteran-RI

SUMUTPOS.CO – Bangsa yang besar adalah bangsa yang tak lupa akan sejarah. Karenanya, DPC Partai Demokrat Kota Medan secara rutin menggelar silaturahim dengan para Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) pada peringatan HUT Kemerdekaan RI. Silaturahim ini dimaksudkan untuk mengenang jasa para veteran ini dalam merebut kemerdekaan bersama para pahlawan yang telah mendahului.

ADA pemandangan berbeda di Kantor DPC Partai Demokrat Kota Medan, Jalan DI Panjaitan Medan, pada hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (17/8) pekan lalu. Puluhan orang lanjut usia (Lansia) berbaju dan bercelana cokelat, serta berpeci kuning, duduk berjejer di kursi yang disusun di bawah teratak, di halaman kantor partai berlambang mercy itu.

Mereka adalah para veteran yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang ikut berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Satu di antara mereka yakni Letnan Kolonel Infanteri Purn H Subarma, selaku Sekretaris LVRI Sumut yang juga senioran Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat pendidikan militer di Amerika Serikat.

Meski kulit mereka telah keriput dan rambut memutih, namun mereka masih terlihat bersemangat. Mereka juga terlihat sesekali saling bercanda satu sama lain. Semangat mereka juga terlihat begitu jelas, ketika menyanyikan lagu Indonesia Raya, saat dimulainya acara.

Suara mereka lantang, menyanyikan setiap bait lagu kebangsaan tersebut. Namun, mata mereka berkaca-kaca, ketika mengheningkan cipta yang dipimpin Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herry Zulkarnain. Sepertinya, mereka masih terkenang seperti apa perjuangan saat melawan penjajah ketika itu.

Sambut Sembiring, Ketua LVRI Kota Medan, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada DPC Partai Demokrat Kota Medan di bawah pimpinan Burhanuddin Sitepu yang mau peduli dengan mereka. Bahkan menurutnya, ayahanda dari Burhanuddin Sitepu, yakni Mayor Zainal Abidin Sitepu masih satu angkatan dengan mereka.

Saat perang gerilya melawan penjajah, kata Sambut Sembiring, ayahanda Burhanuddin Sitepu ini cukup banyak membantu mereka, terutama dalam penyediaan stok logistik berupa bahan makanan. “Kalau perang frontal dengan Belanda, kita tak mampu karena kalah dalam persenjataan. Makanya dilakukan perang gerilya. Dan ternyata gerilya ini sangat ditakuti Belanda. Saat bergerilya, dibutuhkan stok makanan. Nah, orangtua Burhanuddin Sitepu ini sering membantu dengan memberi makanan kepada kami. Sayang beliau telah mendahului kita. Mari kita kenang beliau,” ungkap Sumbat Sembiring.

Makanan saat bergerilya pun apa adanya. Namun yang paling sering mereka makan itu, labu pakai garam. “Satu labu bisa dimakan dua atau tiga orang. Alhamdulillah sampai saat ini saya masih bisa merasakan 73 tahun kemerdekaan Indonesia,” ungkapnya.

Sementara, Sekretaris LVRI Sumut, Letkol Inf Purn H Subarma menyambut positif silaturahim yang digelar Partai Demokrat ini. Dia berharap, pertemuan ini dapat berkesinambungan. “Apalagi saya masih punya ikatan emosional dengan Pak SBY. Bahkan, kami pernah sama-sama makan nasi bungkus saat masih bertugas. Kami berpisah ketika beliau melanjutkan pendidikan militer ke Amerika, sementara saya ke Australia,” ungkapnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan Burhanuddin Sitepu dalam kesempatan itu mengungkapkan, bangsa yang besar adalah bangsa yang tak lupa akan sejarah. Makanya, Partai Demokrat di bawah kepemimpinannya secara rutin menggelar pertemuan dengan veteran RI pada setiap perayaan HUT Kemerdekaan RI. “Pertemuan sore ini telah mengobati kerinduan kepada ayahanda saya, yang merupakan seorang perwira TNI. Makanya saya ingin, pertemuan ini harus bermanfaat bagi para veteran dan juga Partai Demokrat Kota Medan,” ungkap Burhanuddin.

Dia meminta kepada para legiun veteran yang hadir agar memanfaatkan Partai Demokrat dalam kehidupan bermasyarakat. “Kami siap memperjuangkan aspirasi dari orang-orang tua kami para legiun veteran. Jika ada persoalan yang dihadapi, Partai Demokrat siap memberi solusi asalkan tidak melanggar peraturan dan ketentuan yang ada,” tandasnya. (adz)

Diskon PBB 50% Bagi Warga Miskin Kota Medan

SOSIALISASI: Anggota DPRD Medan Godfried Effendi Lubis menyosialisasikan Perda Nomor 3/2011 tentang PBB di Perdesaan dan Perkotaan, Sabtu (18/8) di Jalan Turi, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas. (foto: IST/sumutpos)
SOSIALISASI: Anggota DPRD Medan Godfried Effendi Lubis menyosialisasikan Perda Nomor 3/2011 tentang PBB di Perdesaan dan Perkotaan, Sabtu (18/8) di Jalan Turi, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas. (foto: IST/sumutpos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Medan memberi potongan atau diskon untuk pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) khusus warga kurang mampu dan pensiunan. Hal ini tertuang berdasarkan Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 3 Tahun 2011 tentang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Perdesaan dan Perkotaan.

Anggota DPRD Kota Medan Godfried Effendi Lubis mengatakan, PBB tidak mengenal kaya atau miskin, setiap orang yang memiliki tanah dan bangunan wajib membayar PBB setiap tahun. Sebelum 2011, terang dia, PBB dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak dengan formasi 70% untuk daerah dan 30% untuk pusat.

“Pada 2011 lahirlah Perda Nomor 3 ini, sehingga PBB 100% dikutip dan dikelola pemda. APBD Medan 2018 sebesar Rp 5,5 triliun, sumbernya adalah Rp 2,2 triliun dari pajak, Rp 3,3 triliun lagi dari DAK, DAU pemerintah pusat, serta dana bagi hasil Pemrovsu dan lainnya. Sumber pajak terdiri dari PBB, pajak reklame, parkir, pajak restoran dan lainnya. Pemko menargetkan PBB 2018 sebesar Rp 480 miliar,” katanya saat menggelar sosialisasi perda tersebut, Sabtu (18/8) di Jalan Turi, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas.

Menurut dia, Pemko melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) harus mengevaluasi tanah dan bangunan milik masyarakat setiap tiga tahun sekali. Tujuannya, untuk melihat perubahan ekonomi dari sebuah bangunan, lalu BPPRD kemudian memutuskan apakah PBB-nya tetap atau ada kenaikan. “Kalau kita merenovasi rumah misalnya jadi bertingkat, maka jangan heran kalau PBB kita naik, karena nilai ekonominya bertambah,” ucapnya.

Nilai jual objek pajak (NJOP), sambung Godfried tergantung letak tanah dan bangunan, di jalan protokol atau di gang. Kalau di jalan protokol NJOP-nya lebih tinggi dari yang di gang. “Kecendrungan masyarakat ingin PBB-nya rendah, tapi kalau mau menjual tanah justru ingin NJOP-nya tinggi agar harga tanah mahal,” katanya.

Kesempatan itu Godfried mengingatkan bagi masyarakat yang memiliki rumah warisan supaya memecah surat tanah agar masing-masing mendapat beban PBB yang ringan. Karena banyak kejadian, rumah warisan dihuni salah seorang anak, tapi tidak mampu membayar PBB yang cukup besar. Bagi yang memiliki rumah kontrakan, ia menyarankan dijalin dulu kesepakatan siapa yang membayar PBB sebelum perjanjian kontrak dimulai. “Tapi pemerintah membantu masyarakat kurang mampu/miskin, khususnya bagi pensiunan PNS, TNI, Polri maupun BUMN memohon keringanan PBB. Pemko akan memberi potongan 50% dari jumlah tagihan PBB. Caranya dengan mengisi formulir diatas materai diajukan ke Dispenda (kini BPPRD, Red). Masyarakat nonpensiunan juga bisa mengajukan permohonan, tapi memang kurang mampu, jika PBB awalnya Rp500.000 maka akan dikenakan menjadi Rp 250.000,” terangnya.

Untuk itu, dia mengajak warga agar segera membayar PBB sebelum 31 Agustus, karena lewat tanggal tersebut akan dikenakan denda. Namun pemerintah mengenakan denda sebesar-besarnya 48 persen, sampai berapa tahun pun PBB itu belum dibayar, dendanya tetap 48%. “Pembangunan jalan dan drainase  dianggarkan Rp 780 juta untuk tahun anggaran 2018, itu semua bersumber dari pajak, salah satunya dari PBB. Maka mari kita bayar PBB agar pembangunan Kota Medan semakin lancar,” pungkasnya. (prn/ila)