Donald Trump (kanan) berbincang dengan Putin (kiri).
Donald Trump (kanan) berbincang dengan Putin (kiri).
SUMUTPOS.CO – HUBUNGAN antara kedua pemimpin, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladmir Putin hingga kini belum jelas. Trump mengatakan, ia tidak bisa menentukan apakah Putin merupakan teman atau musuh baginya.
Pertemuannya dengan Presiden Rusia tersebut mungkin akan menjadi bagian termudah dari tur Eropa yang mencakup pertemuan NATO dan kunjungan ke Inggris. Trump mengulangi kritiknya terhadap sekutu NATO karena tidak cukup membelanjakan dana untuk kepentingan keamanan NATO.
Selain itu Trump menunjukkan ketegangan politik dengan Inggris terkait rencana Brexit Pemerintah Inggris. “Jadi saya punya NATO, saya punya Inggris yang agak gejolak, dan saya punya Putin. Terus terang Putin mungkin yang paling mudah dari mereka semua. Siapa yang akan berpikir?,” ungkapnya.
Trump juga mengungkit bagaimana nantinya Kerja sama Tingkat Tinggi (KTT) dengan Putin yang akan diadakan di Helsinki Senin mendatang akan berjalan. Saat ditanya posisi hubungannya dengan Putin, dia masih memberikan jawaban yang sama.
“Saya benar-benar tidak bisa mengatakannya sekarang. Sejauh yang saya ketahui, pesaing,” katanya seperti dilansir Reuters, Selasa, (10/7).
Kampanye Trump pada 2016 lalu sedang diselidiki untuk kemungkinan kolusi dengan Rusia. Dirinya berulang kali mengatakan, ingin memiliki hubungan yang baik dengan Rusia. Namun, Trump membantah adanya kolusi dengan Rusia. (trz/azw/JPC)
SUMUTPOS.CO – Kondisi seorang bayi berusia lima bulan telah pulih setelah dikubur hidup-hidup di Hutan Montana Barat, AS, yang dingin selama sekitar sembilan jam oleh seorang pria, Selasa (10/7).
Seperti dilansir Channel News Asia pada Rabu (11/7), polisi menanggapi panggilan pada Sabtu dari seorang pria yang bertingkah aneh dan dimungkinkan memiliki senjata di dekat Lolo Hot Springs. Mereka bertemu Francis Crowley (32) yang merupakan seorang kriminal.
Crowley mengaku mengubur hidup-hidup seorang bayi di sebuah hutan di pegunungan, Missoula County. Pencarian enam jam menghasilkan bayi tersebut ditemukan hidup-hidup dalam kondisi pakaiannya kotor pada hari Minggu.
“Seorang deputi mendengar tangisan samar seorang bayi. Ia mengikuti suara itu dan menemukan bayi itu hidup dalam keadaan tertelungkup, terkubur di bawah tumpukan kayu dan puing-puing,” tulis pernyataan kepolisian setempat.
Saat ini bayi itu dilaporkan dalam kondisi baik di rumah sakit. Sementara Crowley didakwa dengan ancaman kriminal dan penyerangan terhadap seorang anak di bawah umur dan ditahan di penjara Missoula County dengan uang jaminan USD 200 ribu.
Di pengadilan, Crowley menangis dan menyerukan kata-kata kotor. Pengacaranya meminta Crowley menjalani evaluasi kesehatan mental. Crowley mengatakan kepada polisi bahwa dia kecanduan narkoba dan meletakkan bayi itu karena dia lelah merawatnya. (ina/ce1/azw/JPC)
SUMUTPOS.CO – Bukan lautan tapi kolam cabai. Itulah yang nampak pada lomba makan cabai di Provins Hunan, Tiongkok. Dilansir AFP pada Senin, (9/7), masyarakat Tiongkok berlomba-lomba menyantap cabai tobasco yang memiliki peringkat 30.000-50.000 pada skala panas scoville, di mana level kepedesan tersebut berada di antara jalapeno dan habanero.
Pemuda setempat, Tang Shuaihui membawa pulang koin emas 24 karat 3 gram karena memenangkan kompetisi makan cabai yang diselenggarakan oleh taman hiburan lokal di daerah Ningxiang. Tang membersihkan piringnya hanya dalam 68 detik dalam kontes yang diadakan di cuaca suhu yang terik.
Ketika para pesaing duduk di kolam dangkal yang diisi dengan air dan tiga ton cabe yang mengapung. “Dia menyelesaikannya dengan kecepatan luar biasa, hampir setelah pembawa acara selesai berbicara,” kata Sun Minying, seorang karyawan di taman bermain, yang disebut Kota Kuno Tanhe.
Dengan dokter di tangan untuk berjaga-jaga, sepuluh kontestan masing-masing memegang piring yang ditumpuk dengan 50 cabai tabasco. Mereka berpacu untuk menjadi yang pertama menghabisi buah-buahan merah panas itu.
Masakan Hunan ditandai dengan cabainya yang sangat pedas. Hidangannya kaya warna dan dianggap penting di antara delapan tradisi makanan besar Tiongkok bersama dengan masakan Sichuan, Kanton, dan lainnya.
Festival makan cabai berlangsung hingga akhir Agustus, dengan kontes makan cabe segar diadakan setiap hari. (ina/JPC)
ACEH, SUMUTPOS.CO – Sebagai seorang ustad, seharusnya memberi contoh yang baik bagi masyarakat. Namun, tidak bagi ustad berinisial MS (28) yang diciduk karena melakukan penipuan.
Sat Reskrim Polres Lhokseumawe mengamankan seorang ustad mualaf asal Sumatera Utara. Pria asal Kecamatan Kisaran Timur, Asahan, Sumatera Utara, tersebut diamankan pada Selasa (10/7) kemarin, karena melakukan penipuan.
Pria yang dikenal dengan ustad Syafi Pasaribu tersebut, dilaporkan oleh masyarakat dengan tuduhan dugaan penipuan terhadap jemaah dakwah di Masjid Baiturrahman dan Masjid Al Azhar, Gampong Pusong, Lhokseumawe, Aceh.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim, AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan, yang bersangkutan diamankan atas informasi dari masyarakat yang mengatakan ada seorang ustad mualaf yang menipu jemaah dakwah.
“Menurut laporan yang dibuat masyarakat, yang bersangkutan selaku penceramah meminta sumbangan kepada jemaah dengan tujuan untuk membeli Al Quran yang nantinya akan diserahkan kepada para mualaf,” ujarnya Kamis (12/7).
Setelah menerima informasi tersebut, personel Sat Reskrim Polres Lhokseumawe melacak keberadaan MS dan saat itu diketahui tengah berada di Masjid Islamic Center Kota Lhokseumawe, dan sedang mengisi kegiatan ceramah.
“Saat itu pun ustad mualaf tersebut langsung diamankan petugas. Ia diamankan sesuai laporan bernomor LP/341/VII/2018/Aceh/Res Lhokseumawe tentang dugaan penipuan,” ujarnya.
Lanjut Kasat, beberapa waktu lalu ustad MS mengajak seluruh jemaah dakwah menyumbangkan dana untuk pembelian Al Quran yang akan disumbangkan kepada para mualaf. Ia meminta sumbangan tersebut diberikan secara langsung atau dikirim ke rekening pribadinya.
“Pada Senin (9/7/2018) pelapor berinisial TF (50) mengirim sumbangan ke rekening ustad MS senilai Rp 600 ribu melalui mobile banking. Setelah mengirim uang ke rekening tersebut, pelapor merasa curiga dan banyak informasi yang menyatakan bahwa uang sumbangan itu digunakan untuk kebutuhan pribadi,” jelasnya.
Kepada Polisi, kata Kasat, MS pun mengakui perbuatannya. Dari hasil pemeriksaan, MS mengaku sudah 6 bulan melakukan kegiatan ceramah sembari meminta sumbangan dengan modus ini. MS biasa beraksi dari masjid ke masjid di berbagai daerah seperti Medan, Langsa, Idi Rayeuk dan lainnya.
“Tersangka mengaku uang itu tidak dibeli Al Quran seperti yang dijanjikan, melainkan digunakan untuk keperluan pribadi seperti berlibur ke Bali bersama keluarga, sebagian juga dilakukan untuk membayar uang liburan ke Singapura via transfer. Selain itu untuk bayar uang Dp kredit mobil dan beli HP serta untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Budi.
Dari penangkapan ini, polisi menyita barang bukti berupa satu unit mobil Toyota Kijang Innova hitam, satu unit Toyota Avanza warna putih, satu unit telepon seluler merek Samsung, uang tunai senilai Rp 9 juta, sebuah kamera, satu bandel blanko untuk para penyumbang dan selembar ATM BRI serta beberapa buku.
“Tersangka dan barang bukti masih diamankan di Mapolres Lhokseumawe guna dilakukan proses lebih lanjut,” pungka AKP Budi Nasuha Waruwu.(zal)
Prof DR H Ali Yakub Matondang MA foto bersam dengan ibu-ibu pengajian di Kelurahan Bantan Medan Tembung.
Prof DR H Ali Yakub Matondang MA foto bersam dengan ibu-ibu pengajian di Kelurahan Bantan Medan Tembung.
SUMUTPOS.CO – Usai mendaftar sebagai bakal calon (balon) Anggota DPD RI dapil Sumut, Prof Ali Yakub Matondang langsung terjun ke masyarakat untuk Safari Pencerahan Ummat, Selasa (10/7). Pesan yang ia sampaikan kepada masyarakat, agar jangan pernah berhenti menuntut ilmu selagi masih hidup.
Kehadirannya di Aula Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan disambut baik masyarakat. Terutama kaum ibu.
Mengawali pertemuan, Yakub yang merupakan alumni Universitas Al Azhar di Kairo tahun 70 an itu menceritakan bagaimana perjuangannya dalam meraih jenjang pendidikan, hingga keluar negeri.
Tanpa kenal putus asa, dirinya terus berusaha meskipun secara ekonomi orang tuanya hanya petani di desa. Karena itu, ia yakin apapun bisa terjadi jika Allah sudah berkehendak.
Alhasil, dirinya meraih predikat sebagai sarjana muda dan mampu menggapai cita-cita. Karirnya pun diawali sebagai dosen hingga Dekan Fakultas Dakwah di UINSU (dulu IAIN) hingga dipercaya menjabat rektor.
Bahkan, Yakub pernah menjadi guru besar di Universitas Kebangsaan di Kuala Lumpur Malaysia dari 2001-2002.
“Dalam Islam, sudah jelas, dalam menuntut ilmu bukan sampai kepada jenjang S3 saja. Namun, sampai keliang lahat,” sebutnya.
Usai menjelaskan latar belakang kepada kaum ibu, Yakub yang akrab disapa Buya juga menjelaskan tentang spesifik orang Mutaqin. Dimana orang-orang Mutaqin akan ditempatkan didalam surga.
Begitu juga Al Hikmah yang artinya memberikan hak pada orang lain. Serta memahami potensi dalam berpikir positif, potensi emosional dan potensi keinginan.
Mendampingi Prof Ali Yakub, Ketua DPN Gema Tritura Sumut Rahmat Ilham Manurung menjelaskan, bahwa kegiatan itu merupakan salah satu rangkaian tour keliling Kota Medan, Sumut. Tujuannya memberikan pencerahan serta ilmu dalam bentuk siraman rohani kepada masyarakat.
“Kegiatan tour keliling ini merupakan langkah tatap muka untuk mendekatkan diri secara langsung antara masyarakat dengan calon DPD RI. Semoga yang disampaikan dapat menambah ilmu dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat, terutama bagi ibu-ibu pengajian,” ungkapnya.
Selain itu, apa yang dijalankan oleh Prof H Ali Yakub Matondang juga seiring dengan program CAS (Cerdas, Aman dan Sejahtera). Program yang tetap diterapkan oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gerakan Masyarakat Tiga Tuntutan Rakyat (GEMA Tritura) Sumut.
Sementara, Sekjen DPN GEMA Tritura Sumut DR Muhammad Alfikri S Sos MSi mengatakan, kegiatan Safari Pencerahan Umat ini merupakan momentum dalam memperkuat Islamiah. Khususnya melalui dakwah bilhal ditingkat kelurahan.
“Saya berharap, apa yang disampaikan dapat memberikan semangat kepada kita semua. Khususnya kepada ibu-ibu perwiritan di Kelurahan Bantan,” sebutnya.
Serta, sebagai kegiatan untuk membuat kebaikan, bukan untuk kemungkaran. Namun, Alfikri mengajak seluruh umat muslim untuk melakukan amar ma’ruf nahi munkar.
Sebelumnya, para ibu-ibu pengajian merasa senang karena tausyah yang disampaikan dapat menambah ilmu Islamiah.
“Ya senanglah, karena penyapaian calon DPD itu dapat menambah ilmu,” sebut Hj nanda Silfiah yang juga diamini ibu-ibu lainnya.(bal/ala)
Tiga bacaleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bertemu dengan Ketua Umum Grace Natalie.
Tiga bacaleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bertemu dengan Ketua Umum Grace Natalie.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Keterwakilan perempuan dalam parlemen menjadi syarat mutlak partai politik (parpol) mendaftarkan calon anggota legislatifnya (caleg) dalam pertarungan pemilihan legislatif (Pileg) 2019. Parpol wajib mengusung 30 persen perempuan dari daftar nama caleg yang diusung mereka.
Namun sayangnya, hingga kurang dari sepekan pendaftaran dibuka, belum ada juga parpol yang mendaftarkan bakal calon legislatifnya (Bacaleg). Khususnya di KPU Kota Medan.
Menurut Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Medan, Fahri, banyak faktor yang menyebabkan hingga kini parpol belum menyerahkan daftar nama bacaleg yang diusung. Salah satu kemungkinan, mengenai kuota 30 persen perempuan.
Oleh sebab itu, ia pun tak menampik hingga saat ini (kemarin) partainya belum ada menyerahkan berkas.
“Kita memang belum ada mendaftarkan nama caleg ke KPU Medan. Untuk kendala tidak ada, hanya saja kuota 30 persen perempuan belum terpenuhi,” ungkapnya kepada Sumut Pos, Rabu (11/7).
Namun menurut Fahri, kuota bacaleg perempuan yang diberikan 30 persen tinggal sedikit lagi terpenuhi. Paling tidak, dua atau tiga caleg lagi.
“Saat ini sudah sekitar 12 bakal caleg perempuan yang oke untuk semua dapil (daerah pemilihan) di Kota Medan. Jadi, bila dipersentasekan maka kurang lebih 5 persen caleg perempuan belum tercapai,” sebutnya.
Diutarakan Fahri, kuota caleg perempuan ini dengan yang ditambah menjadi 30 persen sebenarnya menjadi kendala bagi pihaknya. Sebab, perempuan ditengarai masih banyak yang pikir-pikir untuk tampil dalam legislatif.
“Kita harus membujuk kader perempuan kita sehingga kuota dapat terpenuhi,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk mendaftarkan bacaleg yang diusung juga harus meng-upload datanya melalui sistem informasi online (silon). Sebelum mendaftar atau meng-upload ke silon, harus sudah ada nomor urut caleg terlebih dahulu.
“Jadi, sekarang kita belum menentukan nomor urut bakal caleg yang akan didaftarkan. Tapi, kita pasti daftar sebelum tanggal 17 Juli nanti. Sebab, kalau tidak gawat lah bakalan dicoret,” tandasnya sembari mengatakan optimis raih 10 kursi.
Sementara, Sekretaris DPC Hanura Kota Medan, Hendra DS tak menampik syarat kuota perempuan membuat pihaknya belum menyerahkan berkas ke KPU Medan. Pun begitu, persoalan ini sudah teratasi.
Pelaksana Tugas Ketua Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain.
Pelaksana Tugas Ketua Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah partai politik mengaku belum melakukan pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Sumut untuk Pemilu 2019 mendatang. Seperti Partai Demokrat, secara nasional akan mendaftar serentak pada 14 Juli pukul 14.00 WIB sesuai angka nomor urut.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain mengatakan, saat ini pihaknya terus mengumpulkan berkas dari seluruh bacaleg DPRD Sumut. Termasuk juga DPRD kabupaten/kota di DPC masing-masing.
Sekitar 85 persen dari total maksimal 100 nama yang akan didaftarkan, telah memenuhi berkas administrasi calon.
“Umumnya sebagian masih proses pengurusan syarat seperti kesehatan dan SKCK. Jadi kita harapkan sebelum tanggal 14 Juli, semua bacaleg dari Partai Demokrat sudah menyerahkan berkas ke tim penjaringan,” sebut Herri kepada Sumut Pos, Rabu (11/7).
Partai Demokrat memilih tanggal 14 Juli 2018 sebagai hari pendaftaran, agar mudah diingat. Mengingat, Partai Demokrat mendapat nomor urut 14 dalam Pemilu kali ini.
“Agar kita mudah mengingat nomor 14. Dengan harapan agar kita bisa menaikkan perolehan kursi legislatif sebesar 20 persen. Begitu juga kabupaten/kota bisa diatasi 20 persen,” sebutnya.
Herri juga menjelaskan, bahwa untuk penentuan nomor urut calegnya, telah diatur dan diberikan berdasarkan kriteria melalui pleno tim penjaringan. Adapun pertimbangannya yakni seperti incumbent, sumbangsih ke partai serta tokoh masyarakat.
“Kita juga telah menjaring calon fair generasi millenial. Setidaknya ada 50 persen yang ikut berpartisipasi. Ini bagian dari upaya kita meraih suara generasi muda,” katanya.
Sementara, Ketua DPW PPP Sumut Yulizar Parlagutan Lubis menyebutkan, pihaknya kemungkinan akan mendaftar pada 16 Juli. Sebab, mereka masih harus berkonsultasi lagi ke DPP di Jakarta. Untuk itu, kelengkapan berkas bacaleg perlu mendapat jawaban dari pusat.
“Kita perkirakan jawabannya akan turun dari Jakarta. Kalau untuk nomor urut, ditentukan proporsional seperti struktur partai, pengurus harian dan orang luar. Karena kan komposisinya 60-40,” sebut Yulizar yang menyebutkan bahwa kepengurusan dokumen bacaleg juga dibantu tim penjaringan.
Selain itu, DPW PKB Sumut juga mengaku akan mendaftarkan bacalegnya ke KPU Sumut, Sabtu (14/7) mendatang. Saat ini, pihaknya masih memproses kelengkapan berkas bacaleg hingga 85 persen.
Sedangkan soal penetapan nomor urut, ditentukan berdasarkan integritas, wawasan, kinerja, logistik, rekam jejak dan pertimbangan lain yang sifatnya internal.
“Nomor urut sudah kita tentukan, berdasarkan kriteria tertentu. Kita akan daftar segera, Sabtu nanti,” kata Ketua DPW PKB Sumut, Ance Selian.
Sebelumnya, Komisioner KPU Sumut Benget Silitonga mengatakan, belum adanya parpol yang mendaftar kemungkinan masih persiapan dokumen dan syarat calon.
“Kemungkinan minggu-minggu ini baru akan datang. Namun kita tetap siap, ada desk yang melayani mereka jika ada informasi atau penjelasan yang dibutuhkan,” ujar Benget.
Benget menuturkan, KPU Sumut telah menyiapkan staf yang akan melayani Parpol di hari kerja mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Sementara di hari terakhir (17/7), pendaftaran dibuka hingga pukul 24.00 WIB. (bal/ala)
Yohanes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO mengungkapkan bahwa GIIAS ditujukan sebagai ajang yang dapat memberikan informasi terkini kepada masyarakat Indonesia mengenai perkembangan industri otomotif nasional dan juga global
Yohanes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO mengungkapkan bahwa GIIAS ditujukan sebagai ajang yang dapat memberikan informasi terkini kepada masyarakat Indonesia mengenai perkembangan industri otomotif nasional dan juga global
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS), akan kembali berlangsung pada tanggal 2 – 12 Agustus 2018, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Tahun ini GIIAS kembali menjadi pilihan merek untuk memperkenalkan produk baru dan teknologinya, dalam memberikan ide dan inspirasi, bagi para pengunjung.
GIIAS 2018 disponsori Astra Financial sebagai sponsor platinum, dan juga Protera & LLumar sebagai sponsor gold. Kehadiran para sponsor akan memberi dukungan penuh untuk pelaksanaan GIIAS tahun ini.
Tema “Beyond Mobility” yang diartikan sebagai sebuah gerakan evolusi kendaraan bermotor dari sebuah alat transportasi menjadi sebuah kontribusi yang dapat mendorong percepatan kualitas kehidupan manusia. Tema tersebut akan tercermin dalam berbagai produk yang hadir sepanjang penyelenggaraan GIIAS 2018.
Yohanes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO mengungkapkan bahwa GIIAS ditujukan sebagai ajang yang dapat memberikan informasi terkini kepada masyarakat Indonesia mengenai perkembangan industri otomotif nasional dan juga global. “Kami ingin agar GIIAS dapat menjadi tempat mensosialisasikan berbagai informasi dan kebijakan terbaru dari industri otomotif Indonesia. Tujuannya agar mendapatkan pengertian dan dukungan dari publik, demi pertumbuhan positif industri otomotif Indonesia”, ujarnya.
Penyelenggaraan GIIAS kali ini akan memberikan infomasi penting dan menjadi titik acuan bagi Indonesia, “GIIAS kali ini istimewa untuk GAIKINDO karena direncanakan pada saat pelaksanaannya, akan dilangsungkan dua acara penting. Yang pertama adalah deklarasi yang menandai Indonesia telah memasuki era Euro4, sebuah langkah yang sangat penting untuk pertumbuhan industri otomotif Indonesia. Dan yang kedua, pemerintah berencana akan meluncurkan Alat Mekanik Multiguna Pedesaan (AMMDes), sebagai satu lagi pencapaian industri di Indonesia. Kedua momen tersebut memberikan kebanggan tersendiri bagi GAIKINDO.” ungkap Nangoi.
Dukungan positif juga selalu diberikan anggota GAIKINDO, merek-merek kendaraan kenamaan dunia, Audi, BMW, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Isuzu, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, Mini, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, VW, Wuling, serta dari commercial vehicle yakni FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Tata Motors, dan UD Trucks, akan hadir di GIIAS 2018.
Tercatat, lebih dari 40 kendaraan terbaru dan juga kendaraan konsep akan diluncurkan pada GIIAS 2018. Rizwan Alamsjah, Ketua III GAIKINDO yang juga sebagai Ketua Penyelenggara GIIAS 2018 mengatakan bahwa survei menyatakan bahwa GIIAS adalah acara yang dituju publik untuk mendapatkan informasi tentang teknologi dan kendaraan terkini dari industri otomotif, oleh karena itu kehadiran kendaraan-kendaraan terbaru dan konsep tentu akan menjadikan GIIAS ditunggu pengunjung.
“Fakta GIIAS adalah ajang yang ditunggu publik untuk mencari informasi terbaru dari industri otomotif membuktikan GIIAS sebagai kekuatan pendorong yang mempengaruhi masyarakat Indonesia. Hal ini menekankan GIIAS sebagai platform terbaik untuk meluncurkan kendaraan dan teknologi terbaru, dan saat ini tercatat lebih dari 40 kendaraan baru dan konsep yang diluncurkan di GIIAS 2018, yang tentunya akan mencerminkan teknologi Beyond Mobility”, jelas Rizwan.
Menurutnya beberapa kendaraan yang merupakan World Premiere akan diperkenalkan di GIIAS 2018, dan Ia juga meyakini bahwa seluruh peserta GIIAS akan menghadirkan kejutan bagi para pengunjung. Selain kendaraan roda empat atau lebih, sepeda motor dan sepeda motor komersial akan meluncurkan 8 motor baru dan konsep pada GIIAS 2018.
GIIAS 2018, juga akan memperkenalkan inovasi teknologi dalam sebuah area yang akan mendemonstrasikan keunggulan teknologi tersebut kepada pengunjung lewat interaksi langsung. Beyond Mobility Area akan membawa semangat Beyond Mobility satu langkah kedepan.
GIIAS sebagai panggung dimana produk kendaraan terbaru dengan teknologi terkini dapat diperkenalkan ke masyarakat luas, mengukuhkan GIIAS sebagai world-class auto show, yang artinya GIIAS akan mendapatkan lebih banyak perhatian dari dunia internasional, sehingga ide dan inspirasi yang dihadirkan GIIAS tidak hanya akan menjadi memberikan influence untuk publik nasional, namun juga akan menjadi inspirasi dunia otomotif internasional, khususnya Asia Pasifik.
Rencanakan Kunjungan dengan Fasilitas Online
Kenyamanan pengunjung menjadi perhatian utama GIIAS 2018. Tahun ini GIIAS bekerjasama dengan Tokopedia sebagai official e-commerce partner. Kehadiran Tokopedia tentu akan memberikan kemudahan dan benefit untuk pengunjung, diantaranya adalah kemudahan bagi pengunjung GIIAS 2018 pada area aksesoris dan spareparts, pengunjung dapat menemukan produk peserta pameran yang diinginkan dan bertransaksi melalui aplikasi Tokopedia.
Selain itu, kemudahan pengunjung dalam membeli tiket juga menjadi fokus GIIAS 2018, fasilitas tiket online menjadi pilihan paling tepat untuk mempersiapkan kunjungan ke area pameran. Dibuka sejak pertengahan Juli 2018, tiket online GIIAS 2018 tersedia di aplikasi Tokopedia dan Gotix. Dengan satu klik pengunjung akan lebih nyaman merencanakan kunjungannya terlebih dahulu.
Berbagai promo juga telah dipersiapkan untuk pengunjung setia GIIAS. Promo visit weekdays yang tahun ini berlaku pada hari Senin hingga Jumat, sepanjang hari akan berlaku promo khusus untuk warga Tangerang, hingga penawaran parkir gratis. Sedang untuk anak berusia dibawah 7 tahun dan lansia berusia diatas 65 tahun tidak dikenakan biaya untuk menikmati GIIAS 2018. Program promo juga akan dihadirkan oleh Permata Bank, selaku bagian sponsor platinum GIIAS 2018.
Tidak lupa, GIIAS 2018 akan memberikan kesempatan untuk seluruh pengunjung mendapatkan tanda masuk gratis, dengan cara follow akun sosial GIIAS, dan ikuti kuis interaktifnya. Kesempatan menang tersedia untuk seluruh followers GIIAS 2018.
Kehadiran inovasi dan teknologi terkini yang akan diusung oleh lebih dari 250 brand otomotif dari para Agen Pemegang Merek (APM) passenger car, commercial vehicle dan industri pendukung otomotif, berbagai program interaktif dan edukatif, fasilitas yang nyaman dan berbagai promo yang ditawarkan, menjamin hadirnya ide dan inspirasi. Menjadikan GIIAS 2018 tidak boleh dilewatkan. (rel)
Foto: Agusman/Sumut Pos
Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw (kanan) pada HUT ke-72 Bhayangkara.
Foto: Agusman/Sumut Pos Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw (kanan) pada HUT ke-72 Bhayangkara.
MEDAN, SUMUTPOS.CO -Berdasarkan hasil survei yang dikeluarkan oleh lembaga riset internasional Gallup’s Law and Order, dinyatakan, saat ini Indonesia telah masuk ke dalam daftar 10 negara teraman di dunia.
Karena itu, Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan, pada HUT ke-72 Bhayangkara ini, Polri mendapatkan kabar yang sangat baik dari dunia internasional.
“Ini adalah sebuah pencapaian yang membanggakan kita semua, sehingga harus dijaga dan dipertahankan. Hal ini merupakan hasil kerja elemen bangsa, di dalamnya tentu ada peran dan kerja keras anggota Polri, serta pengabdian dan dedikasinya,” tutur Paulus, saat membacakan amanat Persiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memperingati HUT ke-72 Bhayangkara di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Rabu (11/7).
Kendati begitu, Paulus mengingatkan, agar seluruh anggota Polri tidak cepat berpuas diri, karena ke depannya Polri akan menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks. Sebab tuntutan dan harapan rakyat kepada Polri akan semakin meningkat.
Terlebih lagi, sambungnya, dunia yang terus berubah, berkembang, dan bergerak dengan kecepatan tinggi, dengan membawa tantangan-tantangan serta ancaman-ancaman baru, terhadap situasi keamanan dalam negeri. “Di era digital saat ini, Polri harus mampu mengantisipasi perkembangan tindak kejahatan yang semakin beragam, berevolusi dalam berbagai wujud, dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Untuk itu, Polri harus semakin siap menghadapi kejahatan yang bersifat transnasional, seperti ancaman kejahatan cyber, human trafficking, drug trafficking, sampai dengan armed smuggling,” jelas Paulus.
Disamping itu, lanjut Paulus, Polri juga harus terus meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan dalam menghadapi ancaman kejahatan terorisme, yang merupakan kejahatan luar biasa terhadap bangsa, negara, serta kemanusiaan.
Jokowi bersama Mahfud MD di salah satu acara, belum lama ini.
Jokowi bersama Mahfud MD di salah satu acara, belum lama ini.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO -Partai Nasdem meminta calon wakil presiden pendamping Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 tidak berasal dari partai politik. Dari beberapa nama figur nonparpol yang muncul, Partai Nasdem menilai Mahfud MD memenuhi kriteria sebagai pendamping ideal Jokowi pada Pilpres 2019.
Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johny G Plate menyampaikan, Mahfud ideal menjadi cawapres, karena merupakan tokoh besar dan negarawan yang sudah dekat dan membantu kinerja pemerintahan Presiden Jokowi.
“Pak Mahfud itu kan seorang tokoh nasional, dikenal dengan baik, pernah menjadi Ketua MK. Seorang mahaguru yang selama ini mengikuti kebijakan Presiden Jokowi. Pak Mahfud baik lah,” kata Johny, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/7).
Dihubungi terpisah, Anggota Dewan Pakar Partai Nasdem, Taufiqulhadi mengatakan, figur nonparpol yang ideal jadi cawapres Jokowi adalah Mahfud. Ia yakin, Mahfud bisa meningkatkan elektabilitas Jokowi.
Pasalnya, Mahfud yang merupakan Guru Besar Hukum dan mantan Ketua MK, punya jaringan ke tokoh dan organisasi Islam, mudah diterima semua pihak, karena pemikiran kebangsaannya, dan unggul dalam hal pengalaman dibanding nama bakal cawapres lainnya. “Pak Mahfud dekat dengan semua kalangan. Kami punya keyakinan, siapapun lawannya, calon kami akan menang,” jelas Taufiqulhadi.
Anggota Komisi III DPR itu, juga mengatakan, jika figur cawapres Jokowi berasal dari partai politik, maka dikhawatirkan tidak maksimal dalam upaya pemenangannya. Sebaliknya, figur cawapres nonparpol akan meningkatkan kebersamaan partai pendukung dalam memenangkan Jokowi pada pilpres tahun depan. “Partai-partai itu enggak perlu mengajukan kader untuk cawapres Pak Jokowi. Menurut saya, biarkan figurnya dari nonparpol saja,” kata Taufiqulhadi.