JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Setelah kasus chat WhatsApp berkonten pornografi yang sempat menjeratnya dihentikan, pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab berencana kembali ke Indonesia.
“Iya, kemarin saya ngomong sama Habib. Beliau akan kembali (ke Indonesia),” ujar Kuasa Hukum Rizieq Shihab, Kapitera Ampera, saat dihubungi, Minggu (17/6/2018).
Meski demikian, dia belum dapat memastikan waktu Rizieq akan kembali. Menurut dia, Rizieq menunggu waktu yang tepat.
“Insya Allah tahun ini kembali. Tapi saya enggak bisa memastikan bulan apa. Biarlah beliau sendiri yang mengumumkan kapan beliau akan pulang,” tuturnya.
Kapitra mengatakan, Rizieq mengaku bahagia menerima surat penghentian kasus yang menjeratnya. Rizieq bahkan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang dinilai turut andil dalam keputusan ini.
Dia mengatakan, penghentian kasus ini tak terjadi secara tiba-tiba. Pihaknya sebelumnya melakukan sejumlah langkah, di antaranya meminta penghentian perkara (SP3).
“SP3 tidak ujug-ujug (tiba-tiba) ini karena ketemu Presiden (Joko Widodo) itu lho,” ujar Kapitera.
Menurut dia, jarak waktu antara pengajuan permohonan SP3 kasus hingga akhirnya diterbitkan surat SP3 memerlukan waktu sekitar 1 tahun. (kps)
Eks tentara Inggris, Emile Cilliers dan istrinya (Foto: Dok. Facebook via SBS News)
Eks tentara Inggris, Emile Cilliers dan istrinya (Foto: Dok. Facebook via SBS News)
LONDON, SUMUTPOS.CO – Mantan tentara Inggris berpangkat sersan, Emile Cilliers, dihukum seumur hidup karena merusak parasut istrinya. Seperti apa kasusnya?
Dikutip dari SBS News, Minggu (17/6/2018), Emile merusak parasut istrinya, Victoria Cilliers, saat dia melakukan skydiving pada April 2015.
Victoria jatuh dari ketinggian dari 1.000 meter. Beruntungnya dia jatuh di ladang basah yang baru dibajak. Meski begitu dia tetap mengalami cedera yakni patah leher dan luka di bagian tulang belakang.
Victoria mengatakan kepada BBC bahwa suaminya telah menawarkan skydiving. Dia pun sedikit kaget karena tumben Emile tiba-tiba menjadi perhatian.
Berdasarkan keterangan di Pengadilan Winchester Crown Court, Emile coba membunuh Victoria agar dia mendapatkan asuransi jiwa Victoria. Emile berharap bisa meraup USD 200.000 (Rp 2,8 miliar) dari asuransi istrinya.
Nantinya uang asuransi itu akan digunakan Emile untuk membayar utang USD 40.000 (sekitar Rp 562 juta) dan untuk memulai kehidupan baru dengan seorang wanita yang ditemuinya di Tinder.
Polisi menemukan fakta soal Emile saat proses investigasi percobaan pembunuhan. Termasuk soal adanya hubungan Emile dengan seorang pekerja seks. (rna/rvk/dtc)
Foto: dtc
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal.
Foto: dtc Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Polisi membenarkan telah menghentikan penyidikan kasus chat Habib Rizieq Syihab. Namun, kasus itu bisa dibuka lagi jika ditemukan bukti baru.
“Terhadap kasus ini dapat dibuka kembali bila ditemukan bukti baru,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal, Sabtu (16/6/2018) malam.
Ia mengatakan kasus ini dihentikan penyidikannya karena penyidik belum menemukan siapa yang mengunggah chat isi Rizieq ke internet. Penghentian ini juga diawali dengan permintaan resmi dari tim pengacara Rizieq yang kemudian ditindaklanjuti oleh penyidik dengan melakukan gelar perkara.
Sebelumnya, Rizieq ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan chat porno pada Mei 2017. Polisi juga menetapkan Firza Husein sebagai tersangka kasus yang sama pada 15 Mei 2017. Keduanya menjadi tersangka setelah chat antara diduga Rizieq dan Firza tersebar melalui situs baladacintarizieq.com. Keduanya membantah tuduhan skandal tersebut.
Kabar soal penghentian kasus chat Habib Rizieq ini sudah berembus pada awal Juni 2018. Saat itu, polisi belum memberikan penjelasan secara terang-benderang mengenai dihentikan atau tidaknya kasus ini. Jumat (15/6), bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, Rizieq membuat video yang didalamnya berisi rasa syukur dan pengakuan mengenai kasus dugaan chat mesum dihentikan oleh Polda Metro Jaya.
“Di hari yang fitri ini, kami juga ingin menyampaikan kabar baik, alhamdulillah ya rabbil alamin, hari ini kami mendapatkan surat asli SP3 kasus chat fitnah, surat asli SP3 kasus chat fitnah, surat asli SP3 kasus chat fitnah yang dikirim oleh pengacara kami, yaitu Bapak Sugito, yang beliau dapatkan SP3 ini dari penyidik,” kata Habib Rizieq dalam video tersebut. (aud/haf/dtc)
Firza Hussein dan Rizieq Shihab yang tersangkut kasus chatting mesum.
Firza Hussein dan Rizieq Shihab yang tersangkut kasus chatting mesum.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Firza Husein juga menerima Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus chat porno yang dialamatkan ke dirinya dan Imam Besar FPI Habib Rizieq. Pengacara Firza Husein mengapresiasi langkah Polri ini.
Pengacara Firza Husein, Aziz Yanuar bersyukur bahwa kasus yang sempat menjerat kliennya kini sudah dihentikan. Penghentian ini memang sesuai dengan harapan dari pihak Firza.
“Iya (Firza) dapat juga (SP3). Alhamdulillah, hal ini sesuai dengan harapan dari kami dan fakta yang ada. Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah bertindak profesional, proporsional dan sesuai kaidah hukum yang berlaku,” kata Aziz Yanuar, Minggu (17/6/2018).
“Hal ini sangat kami hargai dan dukung,” tambahnya.
Kabar soal penghentian kasus chat Habib Rizieq ini sudah berembus pada awal Juni 2018. Saat itu, polisi belum memberikan penjelasan secara terang-benderang mengenai dihentikan atau tidaknya kasus ini. Jumat (15/6), bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, Rizieq membuat video yang didalamnya berisi rasa syukur dan pengakuan mengenai kasus dugaan chat mesum dihentikan oleh Polda Metro Jaya.
“Di hari yang fitri ini, kami juga ingin menyampaikan kabar baik, alhamdulillah ya rabbil alamin, hari ini kami mendapatkan surat asli SP3 kasus chat fitnah, surat asli SP3 kasus chat fitnah, surat asli SP3 kasus chat fitnah yang dikirim oleh pengacara kami, yaitu Bapak Sugito, yang beliau dapatkan SP3 ini dari penyidik,” kata Habib Rizieq dalam video tersebut.
Polisi kemudian membenarkan soal adanya surat penghentian penyidikan perkara (SP3) kasus dugaan chat porno yang melibatkan Rizieq. Pertimbangannya ialah karena polisi belum berhasil menemukan sosok yang mengunduh konten chat tersebut ke internet.
“Betul penyidik sudah hentikan kasus ini, Bahwa (dihentikannya kasus) ini semua kewenangan penyidik,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal, Sabtu (16/6).
“Ada permintaan resmi dari pengacara untuk di-SP3, lewat surat. Setelah itu dilakukan gelar perkara. Maka kasus tersebut dihentikan karena menurut penyidik kasus tersebut belum ditemukan penguploadnya,” sambung Iqbal. (jor/imk)
Mobil menabrak tiang listrik di Jalan Medan, Sumatera Utara (Sumut)-Banda Aceh, Aceh. (Istimewa)
Mobil menabrak tiang listrik di Jalan Medan, Sumatera Utara (Sumut)-Banda Aceh, Aceh. (Istimewa)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Medan-Banda Aceh. Tepatnya di Desa Geumata, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Sebuah mobil menabrak tiang listrik. Insiden terjadi diduga karena sopir mengantuk.
Kecelakaan terjadi pada Sabtu (16/6) kemarin sekitar pukul 11.30 WIB. Kendaraan nahas itu dikemudikan Amiruddin, 41, yang melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh.
Amirudin membawa istrinya, Salawati, 39, beserta empat anaknya. Masing-masing Anisa, 13; Salman, 9; Fatimah, 8; Husaibah. Korban diketahui merupakan warga Dusun Balee, Desa Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Aceh.
“Korban luka ringan telah dibawa langsung ke Puskesmas untuk mendapat perawatan,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Utara Iptu Sandy Titah Nugraha, Minggu (17/6).
Menurut Sandy, mobil yang kemudian korban melaju dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), mobil oleng ke kiri karena sopir diduga kuat sedang mengantuk.
“Toyota Avanza tersebut oleng ke kiri jalan. Menabrak tiang listrik dan menyebabkan tiang patah serta jatuh di tengah badan jalan. Selanjutnya mobil terbalik dan masuk dalam parit,” tuturnya.
Mobil berwana hitam nopol BK 1226 IP itu ringsek hampir di semua sisi. Kecelakaan juga sempat membuat macet di Jalan Medan-Banda Aceh. Kerugian dalam kejadian ini diperkirakan sekitar Rp 20 juta. “Informasi kecelakaan kami peroleh dari masyarakat. Akibatnya sempat macet hingga satu kilometer,” imbuhnya. (mal/JPC)
Foto: Antara/Lucky R.
Dua perempuan berbusana daerah khas Tapanuli menyambut kedatangan pesawat CRJ 1000 milik maskapai Garuda Indonesia yang melakukan penerbangan perdana dari Jakarta ke Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Selasa (22/3) lalu.
Foto: Antara/Lucky R. Dua perempuan berbusana daerah khas Tapanuli menyambut kedatangan pesawat CRJ 1000 milik maskapai Garuda Indonesia yang melakukan penerbangan perdana dari Jakarta ke Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Selasa (22/3) lalu.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setelah ditetapkan sebagai bandara internasional, aktivitas di Bandara Silangit mengalami peningkatan. Terbukti pada Idul Fitri 1439 H, arus mudik melalui bandara tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Menurut data Dinas Perhubungan Sumatera Utara, peningkatan arus mudik di Silangit meningkat sekitar 38 persen dari tahun 2017.
“Kalau jumlah penumpang meningkat sekitar 38 persen, sedangkan jumlah pesawat meningkat sekitar 20 persen,” ujar Ketua Tim Posko Monitoring Angkutan Lebaran Dishub Sumut 2018, Agustinus Panjaitan kepada Sumut Pos, Minggu (17/6).
Dijelaskan, jumlah arus mudik lewat Bandara Silangit sejak H-8 hingga H1 mencapai 12.014 penumpang. Rinciannya kedatangan sebanyak 6.769 penumpang dan berangkat sebanyak 5.245 penumpang. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2017 lalu, dimana dalam waktu yang sama hanya 8.715 penumpang lewat Bandara Silangit.
“Jumlah itu tentu sangat menggembirakan bagi Bandara Silangit. Apalagi jumlah penerbangan tidak terlalu meningkat tajam. Total penerbangan yang datang dan berangkat dari H-8 hingga H1 hanya 120 . Artinya rata-rata penerbangan berisi 100 penumpang,” jelasnya.
Agustinus menambahkan, sejak H-8, rata-rata pesawat yang mendarat dan terbang dari Bandara Silangit sebanyak 6 hingga 7 penerbangan setiap hari. Kedatangan paling banyak terjadi pada H-1 atau Kamis (14/6), yakni 834 penumpang dengan 7 penerbangan.
Sedangkan untuk keberangkatan paling banyak terjadi pada H1 atau Jumat (15/6) sebanyak 635 penumpang. “Sementara untuk kedatantan paling sedikit terjadi pada H-3 yakni 643 penumpang dan keberangkatan paling sedikit pada H-7 sebanyak 537 penumpang,” tambahnya.
Agustinus mengakui, peningkatan arus mudik tersebut disebabkan meningkatnya pelayanan Bandara Silangit. “Kita berharap pelayanan Bandara Silangit semakin membaik, sehingga arus balik juga akan meningkat tajam,” harapnya. (dek)
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
KEMACETAN_Ratusan kendaraan terjebak kemacetan panjang di Jalan Medan-Tj Morawa, Selasa (26/12) Meningkatnya volume kendaraan dari Deli serdang menuju Medan pada puncak arus balik libur Natal, menyebabkan kemacetan panjang di jalur tersebut.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS Ratusan kendaraan terjebak kemacetan panjang di Jalan Medan-Tj Morawa, pada puncak arus balik libur Natal, tahun lalu.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Hasil pengamatan di Posko Lebaran Terpadu Tingkat Nasional, di beberapa ruas tol keluar Jakarta terpantau lengang, Sabtu (16/6). Kemacetan justru terjadi di daerah. Misalnya saja pada pukul 16.00 terjadi kepadatan di Jalur Nagrek.
”Juga bisa diamati dari monitor, lalu lintas di Bogor cukup padat,” tutur Kepala Posko Lebaran Terpadu Tingkat Nasional Sahattua saat ditemui Jawa Pos (Grup Sumut Pos).
Menurut Sahattua, di hari kedua lebaran memang biasanya dimanfaatkan untuk keliling di dalam kota. Sehingga di beberapa wilayah macet. Masyarakat yang telah sampai kampung halaman memanfaatkan waktu. ”Bisa bertemu keluarga jauh, teman-teman, ke tempat wisata atau ke rumah makan,” ujarnya.
Memang menjadi hal yang biasa di hari kedua lebaran terjadi kemacetan di daerah. ”Kalau kami mengawasi di jalur nasional, tidak terpantau ada kepadatan,” ungkapnya.
Arus balik juga belum terlihat. Baik menggunakan kendaraan pribadi maupun moda transportasi umum. Sahattua memprediksi arus balik akan mulai terjadi hari ini. ”Puncak arus balik diprediksi pada tanggal 19 dan 20 nanti,” ungkapnya.
Anggota Komisi V Sungkono mengatakan, aparat pemerintah dan kepolisian tidak boleh meremehkan arus balik setelah lebaran. “Walaupun arus mudik aman dan tidak ada insiden yang berarti, aparat harus tetap waspada,” kata dia.
Menurut dia, untuk mempermudah masyarakat, petugas harus aktif memberikan informasi kondisi jalan. Misalnya, kondisi jalan sedang macet, rusak, atau sedang terjadi kecelakaan. Informasi itu bisa disampaikan melalui radio, media online, media sosial, dan sarana lainnya.
Politikus PAN itu mengatakan, informasi itu sangat penting agar masyarakat bisa melakukan antisipasi jika terjadi kemacetan atau insiden di jalan. Mereka bisa mencari jalan lain, kalau terjadi masalah di perjalanan.
Selain itu, kata legislator asal dapil Jatim I Surabaya- Sidoarjo itu, masyarakat juga harus aktif mencari dan mendengarkan informasi. Sebab, mereka bisa mendapat informasi berharga dari media yang ada.
“Jangan sampai hanya diam saja tanpa mencari informasi. Sekarang banyak sarana yang bisa dimanfaatkan untuk mengetahui lalu lintas jalan,” terang politisi yang juga pengusaha itu.
Yang tidak kalah pentingnya, beber dia, kesiagaan pemerintah daerah. Mereka harus tetap siaga. Terutama daerah yang menjadi jalur arus mudik atau arus balik. Polisi, petugas dinas perhubungan, satpol PP, petugas kesehatan, dan petugas lainnya harus selalu siaga.
Terutama, tutur dia, lokasi yang menjadi jujukan wisata. Jadi, selain mengatur lalu lintas arus balik, aparat juga harus mengatur kepadatan lokasi wisata. Jangan sampai lalu lintas crowded, karena petugas tidak mengantisipasi kondisi tersebut. (idr/lum/lyn)
TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
Lalu lintas tampak padat dari lokasi wisata Berastagi di Jalan Jamin Ginting Medan, Minggu (5/4). Arus balik dari luar kota pada hari terakhir libur panjang perayaan paskah terlihat padat memasuki gerbang Kota Medan.Sebagian jalan mengalami kemacetan panjang.
TRIADI WIBOWO/SUMUT POS Lalu lintas tampak padat dari lokasi wisata Berastagi di Jalan Jamin Ginting Medan, tahun lalu. Arus balik dari luar kota pada hari terakhir libur panjang Lebaran diprediksi akan terjadi pada 20 Juni.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan Sumatera Utara memprediksi puncak arus balik Idul Fitri 1439 H terjadi pada 20 Juni mendatang. Hal itu terjadi karena Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah mulai kerja pada 21 Juni.
“Sesuai dengan prediksi kami, puncak arus balik akan terjadi pada 20 Juni. Pasalnya pada tanggal 21 Juni, ASN sudah mulai kerja,” kata Kabid Perkeretapian dan Pengembangan Dinas Perhubungan Sumut Agustinus Panjaitan kepada Sumut Pos, Sabtu (16/6).
Dishub mengakui sejumlah ruas jalan berpeluang macet pada puncak arus balik itu. Untuk itu, mereka mengimbau pemudik agar menghindari balik pada 20 Juni. “Kalau tidak penting kali, janganlah balik pada 20 Juni. Lebih cepat lebih baik, karena resiko macet sangat besar,” himbaunya.
Dishub Sumut sendiri akan terus berusaha agar arus balik berjalan lancar. Pola yang mereka terapkan sama seperti arus mudik. “Kita sudah koordinasi dengan BPTD, Dishub kabupaten/kota, UPT Dishub Sumut dan Polri untuk mengantisipasi spot rawan macet dan laka,” tambahnya.
Bukan hanya itu, Dishub Sumut juga menyiapkan rekayasa lalulintas, jika memang dibutuhkan. “Kita juga sudah menyiapkan rekayasa lalulintas jika memang dibutuhkan. Intinya kita akan berusaha agar arus balik berjalan lancar,” pungkasnya. (dek)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Jalan Panci Lingkungan I, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah mendadak geger, Sabtu (16/6) sekira pukul 19.40 WIB. Dari rumah toko (Ruko) nomor 50 CD, mengepul asap tebal dan mengeluarkan api.
Informasi itu kemudian diteruskan warga ke Polsek Medan Baru dan Pemadam Kebakaran. Tak lama, 3 unit mobil pemadam kebakaran turun ke lokasi.
Sekira pukul 20.11 WIB, api berhasil dipadamkan. Api ditengarai berasal dari tanaman yang berada di lantai 4 bangunan tersebut.
“Ada tanaman di atas, lantai 4,” ujar seorang petugas pemadam kebakaran.
Sementara, Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing mengaku masih menyelidiki asal api.
“Tanaman kering di lantai 4 terbakar. Tapi asal api masih kita selidiki,” ujar Martuasah lewat sambungan telepon, Sabtu (16/6) malam.
“Tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.
Akibat kebakaran tersebut, lalu lintas Jalan Panci sempat macet. Namun, berangsur normal saat petugas pemadam pergi dari lokasi.(ala)
Firza Hussein dan Rizieq Shihab yang tersangkut kasus chatting mesum.
Firza Hussein dan Rizieq Shihab yang tersangkut kasus chatting mesum.
SUMUTPOS.CO – Penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap kasus chat berkonten pornografi Habib Rizieq tengah menjadi pusat perbincangan. Namun hingga saat ini pihak kepolisian belum angkat suara terkait kebenaran itu.
Menanggapi hal itu Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin mengaku akan mengadakan pertemuan malam nanti untuk membahas SP3 tersebut.
Dengan hal itu diharapkan dapat diketahui informasi akurat yang dapat menberikan kepastian kepada masyarakat. Pertemuan nanti direncanakan akan dihadiri oleh sejumlah pihak terkait seperti para pemangku jabatan hingga kuasa hukum Rizieq.
Sabik Taufan/ JawaPos.com Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin.
“Insya Allah kalau tidak ada aral melintang nanti malam setelah salat Isya mudah-mudahan dengan izin Allah Ta’ala bisa mengabarkan tentang perkembangan mutakhir terkait dengan SP3 yang ramai dibicarakan,” ungkap Ali di Jalan Widya Chandra IV nomor 18, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6).
Namun hingga saat ini Ali masih enggan membeberkan lokasi pertemuan itu. Sebab masih dalam tahap kordinasi dengan pihak-pihak terkait. “Kita mesti duduk, diskusi kan dengan pemangku-pemangku kuasa hukum, kuasa negara untuk luar negeri, administrasi dan lain-lain,” lanjutnya.
Sementara itu Ali juga masih enggan membenarkan ihwal SP3 tersebut. Sebab sampai saat ini KSP belum menerima dokumen apapun yang mempertegas kabar tersebut “Saya sama dengan teman-teman, belum pegang satu dokumen yang bisa kita kemukakan,” tegas Ali.
Lebih jauh politikus partai Golkar itu menghimbau agar masyarakat tetap bersabar. Sehingga diharapkan segala informasi yang beredar luas dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Jadi saya pikir kalau teman-teman bisa sejenak bersabar. Karena tidak bisa tidak. Tidak boleh ada seliweran begini beritanya, harus kawan-kawan mendapatkan berita yang benar kemudian masyarakat juga bisa mendapatkan informasi yang kebenarannya bisa kita pertanggungjawabkan,” pungkasnya. (sat/JPC)