Home Blog Page 6269

Sopir Ngantuk, Mobil Tabrak Tiang Listrik di Jalan Medan-Aceh

Mobil menabrak tiang listrik di Jalan Medan, Sumatera Utara (Sumut)-Banda Aceh, Aceh. (Istimewa)
Mobil menabrak tiang listrik di Jalan Medan, Sumatera Utara (Sumut)-Banda Aceh, Aceh. (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Medan-Banda Aceh. Tepatnya di Desa Geumata, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Sebuah mobil menabrak tiang listrik. Insiden terjadi diduga karena sopir mengantuk.

Kecelakaan terjadi pada Sabtu (16/6) kemarin sekitar pukul 11.30 WIB. Kendaraan nahas itu dikemudikan Amiruddin, 41, yang melaju dari arah Medan menuju Banda Aceh.

Amirudin membawa istrinya, Salawati, 39, beserta empat anaknya. Masing-masing Anisa, 13; Salman, 9; Fatimah, 8; Husaibah. Korban diketahui merupakan warga Dusun Balee, Desa Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Aceh.

“Korban luka ringan telah dibawa langsung ke Puskesmas untuk mendapat perawatan,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Utara Iptu Sandy Titah Nugraha, Minggu (17/6).

Menurut Sandy, mobil yang kemudian korban melaju dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), mobil oleng ke kiri karena sopir diduga kuat sedang mengantuk.

“Toyota Avanza tersebut oleng ke kiri jalan. Menabrak tiang listrik dan menyebabkan tiang patah serta jatuh di tengah badan jalan. Selanjutnya mobil terbalik dan masuk dalam parit,” tuturnya.

Mobil berwana hitam nopol BK 1226 IP itu ringsek hampir di semua sisi. Kecelakaan juga sempat membuat macet di Jalan Medan-Banda Aceh. Kerugian dalam kejadian ini diperkirakan sekitar Rp 20 juta. “Informasi kecelakaan kami peroleh dari masyarakat. Akibatnya sempat macet hingga satu kilometer,” imbuhnya. (mal/JPC)

Arus Mudik via Silangit Meningkat 38 Persen

Foto: Antara/Lucky R. Dua perempuan berbusana daerah khas Tapanuli menyambut kedatangan pesawat CRJ 1000 milik maskapai Garuda Indonesia yang melakukan penerbangan perdana dari Jakarta ke Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Selasa (22/3) lalu.
Foto: Antara/Lucky R.
Dua perempuan berbusana daerah khas Tapanuli menyambut kedatangan pesawat CRJ 1000 milik maskapai Garuda Indonesia yang melakukan penerbangan perdana dari Jakarta ke Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Selasa (22/3) lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setelah ditetapkan sebagai bandara internasional, aktivitas di Bandara Silangit mengalami peningkatan. Terbukti pada Idul Fitri 1439 H, arus mudik melalui bandara tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Menurut data Dinas Perhubungan Sumatera Utara, peningkatan arus mudik di Silangit meningkat sekitar 38 persen dari tahun 2017.

“Kalau jumlah penumpang meningkat sekitar 38 persen, sedangkan jumlah pesawat meningkat sekitar 20 persen,” ujar Ketua Tim Posko Monitoring Angkutan Lebaran Dishub Sumut 2018, Agustinus Panjaitan kepada Sumut Pos, Minggu (17/6).

Dijelaskan, jumlah arus mudik lewat Bandara Silangit sejak H-8 hingga H1 mencapai 12.014 penumpang. Rinciannya kedatangan sebanyak 6.769 penumpang dan berangkat sebanyak 5.245 penumpang. Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2017 lalu, dimana dalam waktu yang sama hanya 8.715 penumpang lewat Bandara Silangit.

“Jumlah itu tentu sangat menggembirakan bagi Bandara Silangit. Apalagi jumlah penerbangan tidak terlalu meningkat tajam. Total penerbangan yang datang dan berangkat dari H-8 hingga H1 hanya 120 . Artinya rata-rata penerbangan berisi 100 penumpang,” jelasnya.

Agustinus menambahkan, sejak H-8, rata-rata pesawat yang mendarat dan terbang dari Bandara Silangit sebanyak 6 hingga 7 penerbangan setiap hari. Kedatangan paling banyak terjadi pada H-1 atau Kamis (14/6), yakni 834 penumpang dengan 7 penerbangan.

Sedangkan untuk keberangkatan paling banyak terjadi pada H1 atau Jumat (15/6) sebanyak 635 penumpang. “Sementara untuk kedatantan paling sedikit terjadi pada H-3 yakni 643 penumpang dan keberangkatan paling sedikit pada H-7 sebanyak 537 penumpang,” tambahnya.

Agustinus mengakui, peningkatan arus mudik tersebut disebabkan meningkatnya pelayanan Bandara Silangit. “Kita berharap pelayanan Bandara Silangit semakin membaik, sehingga arus balik juga akan meningkat tajam,” harapnya. (dek)

Puncak Arus Balik Diprediksi 19 – 20 Juni

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS KEMACETAN_Ratusan kendaraan terjebak kemacetan panjang di Jalan Medan-Tj Morawa, Selasa (26/12) Meningkatnya volume kendaraan dari Deli serdang menuju Medan pada puncak arus balik libur Natal, menyebabkan kemacetan panjang di jalur tersebut.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
Ratusan kendaraan terjebak kemacetan panjang di Jalan Medan-Tj Morawa, pada puncak arus balik libur Natal, tahun lalu. 

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Hasil pengamatan di Posko Lebaran Terpadu Tingkat Nasional, di beberapa ruas tol keluar Jakarta terpantau lengang, Sabtu (16/6). Kemacetan justru terjadi di daerah. Misalnya saja pada pukul 16.00 terjadi kepadatan di Jalur Nagrek.

”Juga bisa diamati dari monitor, lalu lintas di Bogor cukup padat,” tutur Kepala Posko Lebaran Terpadu Tingkat Nasional Sahattua saat ditemui Jawa Pos (Grup Sumut Pos).

Menurut Sahattua, di hari kedua lebaran memang biasanya dimanfaatkan untuk keliling di dalam kota. Sehingga di beberapa wilayah macet. Masyarakat yang telah sampai kampung halaman memanfaatkan waktu. ”Bisa bertemu keluarga jauh, teman-teman, ke tempat wisata atau ke rumah makan,” ujarnya.

Memang menjadi hal yang biasa di hari kedua lebaran terjadi kemacetan di daerah. ”Kalau kami mengawasi di jalur nasional, tidak terpantau ada kepadatan,” ungkapnya.

Arus balik juga belum terlihat. Baik menggunakan kendaraan pribadi maupun moda transportasi umum. Sahattua memprediksi arus balik akan mulai terjadi hari ini. ”Puncak arus balik diprediksi pada tanggal 19 dan 20 nanti,” ungkapnya.

Anggota Komisi V Sungkono mengatakan, aparat pemerintah dan kepolisian tidak boleh meremehkan arus balik setelah lebaran. “Walaupun arus mudik aman dan tidak ada insiden yang berarti, aparat harus tetap waspada,” kata dia.

Menurut dia, untuk mempermudah masyarakat, petugas harus aktif memberikan informasi kondisi jalan. Misalnya, kondisi jalan sedang macet, rusak, atau sedang terjadi kecelakaan. Informasi itu bisa disampaikan melalui radio, media online, media sosial, dan sarana lainnya.

Politikus PAN itu mengatakan, informasi itu sangat penting agar masyarakat bisa melakukan antisipasi jika terjadi kemacetan atau insiden di jalan. Mereka bisa mencari jalan lain, kalau terjadi masalah di perjalanan.

Selain itu, kata legislator asal dapil Jatim I Surabaya- Sidoarjo itu, masyarakat juga harus aktif mencari dan mendengarkan informasi. Sebab, mereka bisa mendapat informasi berharga dari media yang ada.

“Jangan sampai hanya diam saja tanpa mencari informasi. Sekarang banyak sarana yang bisa dimanfaatkan untuk mengetahui lalu lintas jalan,” terang politisi yang juga pengusaha itu.

Yang tidak kalah pentingnya, beber dia, kesiagaan pemerintah daerah. Mereka harus tetap siaga. Terutama daerah yang menjadi jalur arus mudik atau arus balik. Polisi, petugas dinas perhubungan, satpol PP, petugas kesehatan, dan petugas lainnya harus selalu siaga.

Terutama, tutur dia, lokasi yang menjadi jujukan wisata. Jadi, selain mengatur lalu lintas arus balik, aparat juga harus mengatur kepadatan lokasi wisata. Jangan sampai lalu lintas crowded, karena petugas tidak mengantisipasi kondisi tersebut. (idr/lum/lyn)

Dishub Sumut Antisipasi Macet Puncak Arus Balik

TRIADI WIBOWO/SUMUT POS Lalu lintas tampak padat dari lokasi wisata Berastagi di Jalan Jamin Ginting Medan, Minggu (5/4). Arus balik dari luar kota pada hari terakhir libur panjang perayaan paskah terlihat padat memasuki gerbang Kota Medan.Sebagian jalan mengalami kemacetan panjang.
TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
Lalu lintas tampak padat dari lokasi wisata Berastagi di Jalan Jamin Ginting Medan, tahun lalu. Arus balik dari luar kota pada hari terakhir libur panjang Lebaran diprediksi akan terjadi pada 20 Juni.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan Sumatera Utara memprediksi puncak arus balik Idul Fitri 1439 H terjadi pada 20 Juni mendatang. Hal itu terjadi karena Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah mulai kerja pada 21 Juni.

“Sesuai dengan prediksi kami, puncak arus balik akan terjadi pada 20 Juni. Pasalnya pada tanggal 21 Juni, ASN sudah mulai kerja,” kata Kabid Perkeretapian dan Pengembangan Dinas Perhubungan Sumut Agustinus Panjaitan kepada Sumut Pos, Sabtu (16/6).

Dishub mengakui sejumlah ruas jalan berpeluang macet pada puncak arus balik itu. Untuk itu, mereka mengimbau pemudik agar menghindari balik pada 20 Juni. “Kalau tidak penting kali, janganlah balik pada 20 Juni. Lebih cepat lebih baik, karena resiko macet sangat besar,” himbaunya.

Dishub Sumut sendiri akan terus berusaha agar arus balik berjalan lancar. Pola yang mereka terapkan sama seperti arus mudik. “Kita sudah koordinasi dengan BPTD, Dishub kabupaten/kota, UPT Dishub Sumut dan Polri untuk mengantisipasi spot rawan macet dan laka,” tambahnya.

Bukan hanya itu, Dishub Sumut juga menyiapkan rekayasa lalulintas, jika memang dibutuhkan. “Kita juga sudah menyiapkan rekayasa lalulintas jika memang dibutuhkan. Intinya kita akan berusaha agar arus balik berjalan lancar,” pungkasnya. (dek)

Tanaman Terbakar di Lantai 4 Ruko Gegerkan Warga

ilustrasi-kebakaran
ilustrasi-kebakaran

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Jalan Panci Lingkungan I, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah mendadak geger, Sabtu (16/6) sekira pukul 19.40 WIB. Dari rumah toko (Ruko) nomor 50 CD, mengepul asap tebal dan mengeluarkan api.

Informasi itu kemudian diteruskan warga ke Polsek Medan Baru dan Pemadam Kebakaran. Tak lama, 3 unit mobil pemadam kebakaran turun ke lokasi.

Sekira pukul 20.11 WIB, api berhasil dipadamkan. Api ditengarai berasal dari tanaman yang berada di lantai 4 bangunan tersebut.

“Ada tanaman di atas, lantai 4,” ujar seorang petugas pemadam kebakaran.

Sementara, Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing mengaku masih menyelidiki asal api.

“Tanaman kering di lantai 4 terbakar. Tapi asal api masih kita selidiki,” ujar Martuasah lewat sambungan telepon, Sabtu (16/6) malam.

“Tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.

Akibat kebakaran tersebut, lalu lintas Jalan Panci sempat macet. Namun, berangsur normal saat petugas pemadam pergi dari lokasi.(ala)

Malam Ini, Istana Gelar Pertemuan Bahas SP-3 Kasus Chat Rizieq

Firza Hussein dan Rizieq Shihab yang tersangkut kasus chatting mesum.
Firza Hussein dan Rizieq Shihab yang tersangkut kasus chatting mesum.

SUMUTPOS.CO – Penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap kasus chat berkonten pornografi Habib Rizieq tengah menjadi pusat perbincangan. Namun hingga saat ini pihak kepolisian belum angkat suara terkait kebenaran itu.

Menanggapi hal itu Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin mengaku akan mengadakan pertemuan malam nanti untuk membahas SP3 tersebut.

Dengan hal itu diharapkan dapat diketahui informasi akurat yang dapat menberikan kepastian kepada masyarakat. Pertemuan nanti direncanakan akan dihadiri oleh sejumlah pihak terkait seperti para pemangku jabatan hingga kuasa hukum Rizieq.

Sabik Taufan/ JawaPos.com
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin.

“Insya Allah kalau tidak ada aral melintang nanti malam setelah salat Isya mudah-mudahan dengan izin Allah Ta’ala bisa mengabarkan tentang perkembangan mutakhir terkait dengan SP3 yang ramai dibicarakan,” ungkap Ali di Jalan Widya Chandra IV nomor 18, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6).

Namun hingga saat ini Ali masih enggan membeberkan lokasi pertemuan itu. Sebab masih dalam tahap kordinasi dengan pihak-pihak terkait. “Kita mesti duduk, diskusi kan dengan pemangku-pemangku kuasa hukum, kuasa negara untuk luar negeri, administrasi dan lain-lain,” lanjutnya.

Sementara itu Ali juga masih enggan membenarkan ihwal SP3 tersebut. Sebab sampai saat ini KSP belum menerima dokumen apapun yang mempertegas kabar tersebut “Saya sama dengan teman-teman, belum pegang satu dokumen yang bisa kita kemukakan,” tegas Ali.

Lebih jauh politikus partai Golkar itu menghimbau agar masyarakat tetap bersabar. Sehingga diharapkan segala informasi yang beredar luas dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Jadi saya pikir kalau teman-teman bisa sejenak bersabar. Karena tidak bisa tidak. Tidak boleh ada seliweran begini beritanya, harus kawan-kawan mendapatkan berita yang benar kemudian masyarakat juga bisa mendapatkan informasi yang kebenarannya bisa kita pertanggungjawabkan,” pungkasnya. (sat/JPC)

Wow, Agnez Mo jadi Cover Majalah Fesyen ‘Rogue’ Amerika

Screenshot instagram Agnez Mo (instagram@agnezmo)
Screenshot instagram Agnez Mo (instagram@agnezmo)

SUMUTPOS.CO – Mimpi dan kerja keras Agnez Mo untuk go international kian membuahkan hasil nyata. Setelah majalah fesyen dunia, Vogue, terpukau membahas penampilannya dalam video ‘Long As I Get Paid’, belakangan majalah gaya hidup, Rogue juga mengangkat pemilik nama asli Agnes Monica itu.

Berita bahagia ini diunggah Agnez Mo pada akun instagramnya, pada Sabtu (16/6). Dalam salah satu sesi pemotretan, mantan penyanyi cilik ini nampak mengenakan baju gemerlap dengan warna dasar hitam-putih.

Berpose dengan rambut pendek, ia terlihat anggun dengan sentuhan makeup flawless. Foto tersebut juga diunggah akun resmi instagram Rogue pada hari yang sama.

“Musician @agnezmo for @roguemagazine’ s summer issue N’9 out now! Check out her 6 page story. We ship worldwide,” tulis Rogue di akun instagramnya.

Majalah tersebut keluar dalam edisi cetak untuk musim panas ini, tepatnya 15 Juni. Agnez menjadi salah satu musisi dunia yang perjalanan karirnya dibahas majalah bergengsi tersebut.

Bersamanya akan dibahas setidaknya 40 artis top dunia yang bergerak di industri musik, film & mode antara lain Madison Beer, Blake Anderson, Timothy Olyphant, Mena Suvari, Busy Philipps.

Tak hanya itu, musisi beken dunia seperti Patric Clarkson, Darren Criss, Tove Lo, Ross Butler, hingga Gillian Jacobs juga akan dibahas dalam majalah tersebut. Netizen pun menyambut positif prestasi pelantun lagu Coke Bottle tersebut, salah satunya YouTuber asal Filipina, Nolo.

“Always beautiful! Cinta dari Filipina,” tulis @noloofficial.

“Penyanyi, pencipta lagu, produser, aktris, top model, dancer @agnezmo perfect banget,” tulis @mr_joe.

“Selalu berkarakter di setiap sesi fotonya @agnezmo keren,” ujar @kajoisyah. (fid/JPC)

Pemerintah Tak Ikut Campur Soal SP-3 Kasus Chat Mesum Rizieq

Firza Hussein dan Rizieq Shihab yang tersangkut kasus chatting mesum.
Firza Hussein dan Rizieq Shihab yang tersangkut kasus chatting mesum.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah tak ikut campur perihal  kabar surat perintah penghentian perkara (SP3) kasus chat berkonten pornografi yang menyeret Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Sehingga, kasus itu murni diserahkan kepada pihak kepolisian yang sedang menyelidiki kasus tersebut.

Menkumham Yasonna Laoly mengaku belum mengetahui terbitnya SP3 tersebut. “Itu ditanya Pak Kapolri saja, saya nggak banyak informasi soal itu, biar Pak Kapolri yang berikan info,” katanya saat ditemui di Jakarta, Sabtu (16/6).

Dirinya juga belum menerima konfirmasi apapun terkait hal ini. “Kalau saya nggak tau. Nggak ada. Kita nggak tau lah pokoknya, pastinya kita kan nggak boleh duga-duga, tanya Pak Kapolri pasti,” tegas Yasonna.

Karenanya, wewenang untuk menjelaskan benar tidaknya SP3 itu diterbitkan menjadi wilayah pihak Kepolisian. Kendati pun dia adalah menteri yang bergerak di bidang hukum. “Ya tapi sekarang kita sampe sekarang nggak tau, yang pasti ditanya ke penyidiknya apakah sudah diterbitkan SP3 apa tidak, biarlah ini urusan Pak Kapolri,” sebutnya.

Sebelumnya, hal yang sama dilontatkan Wakapolri Komjen Pol Syafruddin. Dia mengaku belum menerima informasi dari pihak Polda Metro Jaya terkait beredarnya SP3 kasus chat Rizieq Shihab.

Bahkan Syafruddin menyatakan itu bukan ranahnya dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menjelaskan. “Saya belum tahu (kasus Rizieq di-SP3). Itu bukan domain saya. Bukan juga domain Kapolri untuk menjawabnya. Itu ranah penyidik. Nanti saya coba tanya dulu ke Kapolda Metro bagaimana perkembangannya,” kata dia di Jakarta, Jumat (15/6).

Begitu pula disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. Menurutnya kewenangan yang mengkonfirmasi informasi tersebut ada pada penyidik. “Jadi soal info SP3 kasus HRS (Habib Rizieq Shihab), sampai sekarang belum dapat info pasti dari penyidik,” tutur Argo.

Terkait beredarnya informasi tersebut, dia akan menanyakan terlebih dahulu kepada pihak penyidik. “Nanti saya coba tanya penyidik sejauh mana dan sampai di mana kasus ini,” pungkasnya.

Diketahui, dalam video yang beredar di media sosial Rizieq mengaku mendapat SP3 atas kasus chat bermuatan porno yang melilitnya di Polda Metro Jaya.

Dalam kasus ini, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menetapkan Rizieq sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran Pasal 4 Ayat (1) juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan/atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. (dna/JPC)

Australia Selatan Wajibkan Pastor Laporkan Isi Pengakuan Dosa

Pengakuan dosa-Ilustrasi.
Pengakuan dosa-Ilustrasi.

SYDNEY, SUMUTPOS.CO – Gereja Katolik Australia Selatan menegaskan pihaknya terpukul oleh berita bahwa seorang pastor harus melaporkan pelecehan seksual anak-anak yang diungkapkan kepada mereka dalam pengakuan dosa.

Mulai 1 Oktober, Australia Selatan akan menjadi negara bagian pertama di Australia di mana para pastor secara hukum akan diwajibkan melaporkan setiap pengakuan dosa terkait pelecehan seksual anak-anak.

Jika tidak melaporkannya, mereka bisa dikenai denda $ 10.000 (Rp 100 juta lebih).

Pelaksana tugas Uskup Agung Adelaide Greg O’Kelly mengatakan gereja tidak menyadari perubahan tersebut hingga hari ini. “Implikasinya sekarang sedang dipertimbangkan,” katanya kepada ABC.

Undang-undang Perlindungan Anak yang baru disahkan tahun lalu dan diumumkan hari Kamis (14/6/2018) Jaksa Agung Australia Selatan, menghapus pengecualian untuk para pastor dari kewajiban melaporkan informasi pelecehan seksual anak yang diungkapkan dalam pengakuan dosa.

Jaksa Agung Vickie Chapman mengungkapkan perubahan ini menjelang pengumuman tanggapan Pemerintah Australia Selatan Negara kepada Komisi Khusus Penyelidikan Pelecehan Seksual Anak-anak.

Selama lebih dari satu dekade para pastor sebenarnya telah diwajibkan melaporkan informasi pelecehan seksual anak yang diperoleh di luar pengakuan dosa.

Menurut Uskup O’Kelly, UU baru ini berimplikasi lebih luas bagi Gereja Katolik dan “praktik keimanan kami”.

Para pastor terikat oleh kerahasiaan pengakuan dosa untuk tidak mengungkapkan apa yang mereka dengar. Jika melanggar, mereka otomatis menghadapi pengucilan.

“Komitmen kami di Australia Selatan untuk perlindungan anak dan lingkungan yang aman bagi anak-anak, tidak tergoyahkan,” kata Uskup O’Kelly dalam pernyataannya.

“Para pastor kami sangat menyadari kewajiban mereka melaporkan pelecehan dan penelantaran anak sesuai UU dan telah ikut pelatihan perlindungan anak secara reguler dan wajib sejak 2007. Begitu pula semua karyawan dan relawan kami di gereja,” katanya.

Perlindungan anak lebih utama

Vickie Chapman mengatakan wajib lapor sangat penting, termasuk informasi yang diperoleh dalam pengakuan dosa. Pasalnya, katanya, pelecehan biasanya terjadi secara rahasia kecuali orang dewasa yang bertanggung jawab bertindak.

“Perlindungan terhadap anak-anak yang diharapkan masyarakat harus lebih utama daripada kepentingan lainnya,” katanya.

Vickie Chapman mengatakan negara-negara bagian lainnya harus mengikuti jejak Australia Selatan.

“Tanpa pendekatan terpadu, pemangsa akan tetap berkeliaran. Itulah kenyataannya,” katanya.

“Mereka akan menemukan tempat perlindungan di mana mereka tidak bisa ditangkap. Sehingga perlunya adanya kewajiban pengungkapan di semua front. Kita jangan menyisakan perbatasan tempat perlindungan bagi mereka yang akan melakukannya,” tutur Vickie Chapman.

Ditanya bagaimana seorang pastor akan tertangkap melanggar aturan ini, Vickie Chapman mengatakan itu akan mirip dengan kegagalan pelaporan sebelumnya. Besar kemungkinan justru terungkap jika pelaku pelecehan seksual mengaku telah menyampaikannya kepada pastor.

Artis Nikita Mirzani Bagi-bagi THR Rp50 Juta

Nikita Mirzani
Nikita Mirzani

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Aktris sensasional Nikita Mirzani kembali berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) pada perayaan Hari Raya Idulfitri tahun ini.

Nikita Mirzani mengaku telah menghabiskan dana sekitar Rp 50 juta untuk berbagi THR.

“Pecahan duit mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Duh, entar gue dibilang sombong lagi,” tutur Nikita Mirzani ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Menurut pemain film Comic 8 ini, THR tersebut dibagikan untuk kru hingga petugas keamanan di stasiun televisi tempatnya syuting.

“Banyak banget (THR) mah. Kru semua dapet, security Trans TV dapet, belum lagi security di apartemen,” ungkapnya.

“Ibu-ibu juga banyak. Anak-anak ngantre. Niki sampai nggak beli baju lebaran karena bagi-bagi THR,” lanjut Nikita berkelakar. (mg7/jpnn)