Home Blog Page 6282

Pemudik Gratis Pelindo I Tiba di Belawan

Para pemudik yang tiba di Pelabuhan Belawan.
Para pemudik yang tiba di Pelabuhan Belawan.

SUMUTPOS.CO – Di Pelabuhan Belawan, sebanyak 3.115 pemudik dari Batam tiba menggunakan jasa angkutan KM Kelud, Minggu (10/6) pukul 11.30 WIB. Kedatangan para pemudik yang akan berlebaran ke kampung halaman masing – masing, tampak berdesakan keluar dari KM Kelud. Ribuan penumpang termasuk pemudik gratis dari program BUMN turut meramaikan kedatangan.

Jumlah penumpang yang membludak dengan kapasitas masih di bawah batas dispensasi penumpang dengan jumlah 3.164 orang. Para pemudik yang tiba, sebahagian mudik gratis menikmati fasilitas bus yang disediakan PT Pelindo I.

Sebanyak 5 bus dipersiapkan tujuan Banda Aceh, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah. Para petugas mengawasi proses berlangsungnya mudik gratis di areal yang telah disediakan di Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan. Salah satu penumpang, Lastri mengaku gembira mengikuti mudik tahun ini, karena dirinya bisa menikmati mudik gratis dengan menggunakan jasa KM Kelud dan bus yang disediakan oleh PT Pelindo I.

“Saya rencana mau ke Padang Sidimpuan, lumayan bisa gratis. Jadi, bisa menikmati lebaran ke kampung halaman. Untuk pelayanan tidak ada masalah,” kata Lastri.

Berbeda dengan Ruslan, pemudik asal Batam ini sedikit kecewa dengan keberangkatan dari Pelabuhan Batam, karena proses naik ke KM Kelud sangat sulit, karena harus naik bus. “Untuk pelayanan di atas kapal tidak ada masalah, tapi naik dan turun dari KM Kelud saja susah, karena berdesakan,” kata Ruslan yang akan lebaran ke Pangkalan Brandan, Langkat.

Terpisah, GM Pelindo Cabang Belawan, Yarham Harid mengatakan, pihaknya melayani mudik gratis merupakan program setiap tahun, ada sebanyak 2.300 untuk mudik lebaran tahun ini.  Sebanyak 1.700 pemudik menggunakan KM Kelud dan 600 pemudik menggunakan bus tujuan Tepsel, Tapteng dan Banda aceh. Pihaknya menyediakan 15 bus.

“Harapan kita, kepada sopir agar menjaga keselamatan penumpang, biar lambat asal selamat. Begitu juga, kapada pemudik untuk tertib dan disiplin,” ungkap Yarham.

Sementara itu, Kepala Pelni Cabang Medan, Firdaus mengatakan, pihaknya sudah menjadwalkan KM Kelud dengan tepat waktu, untuk sementara tidak ada kendala tiba dan kedatangan KM Kelud Batam tujuan Belawan.  “Hari ini juga, KM Kelud akan terus berangkat menuju Batam dengan membawa penumpang dari Belawan berkisar 500 orang. Kapal akan kembali tiba di Belawan pada Selasa tanggal 12 Juni 2018,” katanya. (mag-1/prn/btr/fac/ris)

Penumpang Padati KNIA

Foto: Batara/Sumut Pos Arus mudik di Bandara Kualanamu Deliserdang mulai menunjukan peningkatan.
Foto: Batara/Sumut Pos
Arus mudik di Bandara Kualanamu Deliserdang mulai menunjukan peningkatan.

SUMUTPOS.CO – Arus mudik di Bandara Kualanamu Deliserdang, Minggu (10/6), menunjukan peningkatan segnifikan di terminal kedatangan domestik  dan internasional. Terlihat antrean arus penumpang di ruang keberangkatan maupun counter check-in tiket.

Menurut Maneger Humas Bandara Kualanamu Wisnu Budi Setyanto, arus mudik penumpang di Bandara Kualanamu sudah terasa sejak H-9 lebaran, kemarin. ”Ribuan pengunjung yang akan terbang ataupun turun dari pesawat  tampak memadati  bandara sejak pagi hari,”katanya.

Sementara itu dari data di posko terpadu pemantau arus mudik di Bandara Kualanamu, tercatat jumlah terakhir penumpang pesawat pada H-6 atau Sabtu (9/6) malam, mencapai 32.607 penumpang datang dan berangkat. Rinciannya, jumlah keberangkatan domestik 12.279  penumpang, dan kedatangan sebanyak 13.973 penumpang. Sedangkan ntuk kedatangan luar negeri, sebanyak 3.241 penumpang dan keberangkatan sebanyak 3.114 penumpang, dengan jumlah pergerakan pesawat sebanyak 230 penerbangan. Sedangkan untuk data sementara Minggu (10/6) pagi, jumlah penumpang  yang tercatat mencapai 6.250 orang penumpang dan jumlah ini akan terus meningkat hingga tadi malam. (mag-1/prn/btr/fac/ris)

Lintas Timur Padat

Sutan Siregar/SUMUT POS Sejumlah calon penumpang berada full booked ALS Jalan Sm. Raja Medan, Senin (21/7). H-7 Lebaran Idul fitri 1435 H, pemudik sudah mulai memadati terminal dan full booked untuk kembali kekampung halaman mereka masing-masing, diperkerikan puncak arus mudik Jumat (25/7) mencapai 460.887 bus yang disiapkan Dinas Perhubungan Kota Medan, hal tersebut untuk mengantisipasi pelonjakan pemudik
Sutan Siregar/SUMUT POS
Sejumlah calon penumpang berada full booked ALS Jalan Sisingamangaraja Medan. Pemudik sudah mulai memadati terminal dan full booked untuk kembali kekampung halaman mereka masing-masing.

SUMUTPOS.CO – Berdasarkan pemantauan arus mudik via darat, laut, dan udara terus dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut sejak Sabtu (9/6). Diprediksi, jalur lintas Timur akan mengalami kepadatan arus lalu lintas, karena pemudik paling dominan mengambil jalur tersebut.

“Kalau untuk angkutan darat (terminal dan stasiun), pemudik umumnya ke arah lintas Timur atau Labuhanbatu. Ada kenaikan, tapi belum signifikan sejak Sabtu kemarin,” kata Ketua Tim Posko Monitoring Angkutan Lebaran Dishub Sumut 2018, Agustinus kepada Sumut Pos, Minggu (10/6).

Pemantauan dan monitoring ini, kata Agustinus, dimulai sejak H-7 sampai H+7. Adapun puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada H-2 atau pada Selasa, 13 Juni besok. “Tim kita sudah melakukan pemantauan ini baik di terminal, stasiun, bandara dan juga pelabuhan,” kata pria yang juga Kepala Bidang Perkeretaapian dan Pengembangan Dishub Sumut.

Lebih lanjut Agustinus mengatakan, sesuai Surat Edaran Menhub No.19/2018 dalam rangka kelancaran angkutan lebaran peran gubernur, bupati, wali kota yakni melaksanakan pengecekan sarana angkutan, memprioritaskan kelancaran arus barang dan orang khususnya distribusi barang kebutuhan pokok, membantu penambahan sarana angkutan apabila diperlukan. “Lalu melaporkan segera apabila terjadi hal-hal yang mengganggu kelancaran angkutan barang dan orang kepada instansi terkait, dan melakukan tindakan yang diperlukan jika terjadi hambatan distribusi barang kebutuhan pokok,” katanya.

Sementara prediksi peningkatan jumlah pemudik dibanding 2017, sebut Agus yakni rata-rata hampir 6 persen. “Kalau tahun lalu itu ada terlihat peningkatan penumpang angkutan umum (6,48) persen, yang terdiri penumpang angkutan jalan naik 2,08 persen, kereta api naik 9,29 persen, laut tetap 16,11 persen dan udara naik 8,08 persen,” paparnya.

Untuk realisasi penumpang masa lebaran pada 2016-2017, H-2 arus mudik memang terjadi lonjakan luar biasa yakni 15,28 persen. Begitupun saat arus balik mengalami lonjakan signifikan 9,45 persen. ”

Sedangkan prediksi demand & supply pada puncak arus mudik tahun ini dibanding 2017, lanjut dia yaitu angkutan jalan (demand 42.141 penumpang perhari, supply 48.594 kursi perhari), kereta api permintaan 15.114 penumpang perhari dan ketersediaan sebanyak 19.090 kursi perhari, laut permintaan 1.238 penumpang dengan ketersediaan 2.100 kursi dan udara memiliki permintaan 32.406 penumpang perhari dengan ketersediaan kursi sebanyak 33 ribu perhari.

“Jadi prediksi kita itu untuk angkutan jalan ada pertumbuhan 5 persen, KA 15 persen, laut 10 persen dan udara 15 persen. Kondisi itu sekitar H-3 dan H-2 jelang Lebaran atau puncak arus mudik,” katanya. (mag-1/prn/btr/fac/ris)

Pemudik Mobil Pribadi Makin Padat

Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS Ratusan kendaraan terjebak kemacetan panjang saat memasuki pintu Tol Tj Morawa Deli Serdang, Minggu (2/7/2017). Meningkatnya volume kendaraan dari Deli serdang menuju Medan pada puncak arus balik H+7, menyebabkan kemacetan panjang di jalur tersebut.
Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
Ratusan kendaraan terjebak kemacetan panjang saat memasuki pintu Tol Tj Morawa Deli Serdang.

SUMUTPOS.CO – Memasuki hari ke-3 arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Minggu (10/6), jumlah pemudik masuk Medan dan keluar dari Medan dari jalur transportasi umum, mencapai 138.725 orang. Dibandingkan data mudik tahun 2017 di hari yang sama sebanyak 174.841 orang, jumlah tersebut mengalami penurunan 20,65 persen. Penurunan jumlah tersebut diduga dipengaruhi kecenderungan masyarakat, yang memilih mudik menggunakan kendaraan pribadi.

“Faktirnya, masyarakat sekarang ini banyak mudik menggunakan kendaraan pribadi, seperti mobil atau pun sepeda motor,” jelas Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Minggu (10/6).

Namun, dari data yang ada, Nainggolan belum bisa memastikan tujuan paling banyak orang melakukan perjalanan mudik. “Belum ada datanya, hanya keberangkatan dan kedatangan dari terminal, bandara, stasiun kereta dan pelabuhan saja,” sebutnya.

Diungkapkannya, untuk jumlah keberangkatan dari terminal atau stasiun bus, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara mencapai 68.736 orang.  Sedangkan jumlah pemudik yang datang mencapai 93.329 orang. “Total hingga hari ketiga Operasi Ketupat Toba 2018, mencapai 162.068 orang menjalani mudik,” ungkapnya.

Nainggolan merincikan, untuk keberangkatan menggunakan bus angkanya tercatat sebanyak 30.923 orang. Sedangkan kedatangan, angkanya mencapai 28.156 orang. Sementara keberangkatan melalui pesawat di bandara, tercatat sebanyak 22.977 orang. Begitupun untuk kedatangan menggunakan transportasi udara ini, angkanya mencapai 24.267 orang.

“Kemudian untuk kereta api, kita mencatat pada keberangkatan ada sebanyak 11.089 orang dan kedatangan 10.781 orang. Begitu pula untuk angkutan laut, tecatat keberangkatannya ada 3.747 orang dan kedatangan sebanyak 6.785 orang,” sebutnya.

Sementara, selama hari ketiga pelaksanaan Ops Ketupat Toba 2018, terdapat 6 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas. “Total keseluruhan meninggal dunia karena kecelakaan sebanyak 6 orang, dari berbagai daerah,” kata Nainggolan. (mag-1/prn/btr/fac/ris)

Tamora-Perbarakan Gratis, Amplas-Kualanamu Rp9 ribuan

Gubernur Sumatera Utara, HT Erry Nuradi bersama rombongan saat meninjau ruas jalan tol Seksi 1 Tanjungmorawa-Parbarakan, Rabu (6/6).
Gubernur Sumatera Utara, HT Erry Nuradi bersama rombongan saat meninjau ruas jalan tol Seksi 1 Tanjungmorawa-Parbarakan, Rabu (6/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ruas jalan tol antara Belawan-Tanjungmorawa (Belmera) dan Tanjungmorawa-Sei Rampah mulai hari ini (Senin, 11/6) akan dibuka untuk uji coba menghadapi arus mudik/balik lebaran, gratis. Untuk jarak antara Pintu Tol Amplas hingga Kualanamu, dikenakan tarif berbeda dengan total jumlah sekitar Rp9.500.

“Besok (hari ini) dibuka mulai jam 8 pagi. Sekarang sudah terhubung antara Belmera dengan Seorang Rampah,” ujar Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah II Sumut Paul Ames Halomoan kepada wartawan, Minggu (10/6).

Untuk pembukaan jalur tersebut, Paul mengatakan bahwa sesuai rencana, ruas sepanjang 10,75 km akan dibuka gratis selama arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Dengan begitu, antara Tanjung Morawa hingga Parbarakan tersebut, tidak dipungut biaya apapun. Selain itu, tetap berbahaya sesuai tarif masing-masing ruas tol yang dibangun berbeda waktu itu. “Sebelah sini bayar (Belmera), sebelah sana bayar (Kualanamu Sei Rampah). Di tengah gratis (Kualanamu-Parbarakan),” sebutnya.

Sementara untuk tarif yang berbeda itu lanjut Paul, tetap disesuaikan dengan harga masing-masing ruas tol. Dimana untuk Kualanamu-Sei Rampah sebesar Rp981 per kilometer. Sedangkan Belmera sebesar Rp2.000 hingga Rp4.000 setiap satu pintu tol tergantung jaraknya.

“Kalau kita dari pintu Tol Amplas, itukan tarifnya sekitat Rp2.500 sampai Tanjung Morawa (Golongan I sedan/minibus). Kalau Parbarakan-Kualanamu besarnya sekitar Rp7.000. Jadi tarifnya itu sekitar Rp9.500,” jelasnya.

Diakui Paul, saat ini arus lalu lintas di pintu tol khususnya Tanjung Morawa mulai terlihat antrian panjang. Sehingga volume kendaraan yang keluar masuk Kota Medan dari Tanjung Morawa, semakin padat. Dengan dibukanya ruas tol Tanjung Morawa-Perbarakan diharapakan konsentrasi kendaraan tidak lagi menumpuk di Tanjung Morawa, tetapi sudah langsung dari Kota Medan ke tujuan luar kota seperti Kualanamu, Lubuk Pakam, Perbaungan, Pasar Bengkel, Teluk Mengkudu dan Seorang Rampah.

Sebelumnya Gubernur Sumut Dr HT Erry Nuradi mengaku bersyukur dengan dibukanya ruas tol yang menjadi pintu keluar masuk kendaraan dari dan ke Kota Medan. Dengan begitu, pintu tol Tanjung Morawa yang selama ini dipadati kendaraan, akan terurai dengan langsung melewati jalur bebas hambatan mulai dari Belawan hingga Sei Rampah. (bal)

Tukang Pijit Tewas Penuh Darah, Pelaku Masih Diburu

TKP pembunuhan tukang pijit bernama Lisa.
TKP pembunuhan tukang pijit bernama Lisa.                                                                       

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang tukang pijit bernama Lisa (40), ditemukan tewas di tempat prakteknya di Medan. Darah menggenang di sekujur tubuhnya. Lokasi kejadian di tempat praktiknya di Jalan T Amir Hamzah, Sei Agul, Medan Barat.

“Korban pertama kali ditemukan tewas di tempat praktik pijatnya sekitar pukul 07.30 WIB oleh tetangganya, yang curiga karena melihat lampu bagian depan masih tergantung. Biasanya lampu tersebut setiap malam dilepas oleh korban,” kata Kabid Humas Poldasu. AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Minggu (10/6/2018).

Karena curiga, sejumlah warga kemudian melihat dengan mengintip dari sela- sela tempat praktik pijat.

“Warga mendekati kios sambil mengintip dan melihat ada sesosok tubuh manusia di dalam kios dalam kondisi tak bergerak,” ujar Tatan.

Polsek Medan Barat yang mendapat laporan warga langsung turun melakukan penyidikan. Dari hasil identifikasi , ditemukan adanya luka di bagian tubuh korban.

“Saat ditemukan, posisi korban telungkup ditutupi bantal penuh darah,” kata mantan Wakapolrestabes Medan itu.

“Dari hasil penyidikan di lokasi kejadian, korban dipastikan tewas dibunuh. Karena ada bekas luka dan mengeluarkan darah,” ucap Tatan.

Usai diidentifikasi, jasad korban langsung dibawa ke RSU Bhahangkara Medan untuk diotopsi. Sejumlah saksi saat ini sudah dimintai keteranganya sebagai saksi. Lokasi kejadian kini dipasang garis polisi. (asp/dtc)

Makin Seram, Makin Mencekam

Foto: Istimewa Pemeran dalam dalam film Jailangkung 2. Dari kiri ke kanan: Jefri Nichol, Lukman Sardi, Amanda Rawles, dan Naufal Samudra, saat temu pers di Manhattan Times Square Medan, Minggu (10/6).
Foto: Istimewa
Pemeran dalam dalam film Jailangkung 2. Dari kiri ke kanan: Jefri Nichol, Lukman Sardi, Amanda Rawles, dan Naufal Samudra, saat temu pers di Manhattan Times Square Medan, Minggu (10/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sukses meraih 2,5 juta penonton pada film Jailangkung, produser memproduksi sekuelnya dengan Jailangkung 2. Menurut aktor Lukman Sardi, cerita film Jailangkung 2 jauh lebih mencekam dari Jailangkung, dengan teror setan yang makin seram.

“Level berapa kadar mecekamnya dari skala 1 sampai 10? Wah.. kami belum bisa mengatakan. Karena filmnya ‘kan baru diputar. Yang pasti, lebih horror dari Jailangkung pertama,” kata Lukman Sardi, dalam temu pers cast film Jailangkung 2 di Manhattan Times Squares Medan, Minggu (10/6) sore. Lukman menyapa fans didampingi para actor Jailangkung 2, Jefri Nichol, Amanda Rawles dan Naufal Samudra.

Kehadiran mereka berempat di Medan sukses membuat histeris ratusan fans yang memadati atrium Manhattan Times Squares Medan. Dalam event meet and greet tersebut, keempatnya berinteraksi langsung dengan pengunjung, sekaligus mempromosikan film Jailangkung 2 yang segera dirilis di bioskop.

Meski filmnya mencekam, menurut Lukman Sardi, yang berperan sebagai ayah tiga dara yang kehilangan ibunya, film Jailangkung 2 sebenarnya masih berkutat seputar persoalan keluarga. Tapi berlatar belakang suasana horor. “Pesannya, kebersamaan dalam keluarga menjadi kekuatan dalam menyelesaikan persoalan apapun,” cetusnya.

Menurutnya, film Jailangkung 1 dan 2, menjadi pengalaman baru bagi dirinya dalam genre film horror. “Meski film horror, filmnya dibuat dengan kaedah dan tata cara yang benar, dengan cerita yang bagus. Bagi saya menjadi tantangan, gimana mengespresikan rasa takut seolah-olah melihat hantu, padahal selama ini belum pernah melihat hantu benaran,” ungkapnya.

Amanda Rawles yang berperan sebagai Bella, membeberkan alasan mengapa penonton harus menyaksikan film ini di hadapan fans-fans mereka. “Kalian pasti tahu di ending pertama ada yang menggantung, tentang anak yang dilahirkan itu kan? Nah di film keduanya akan dijelaskan kelanjutan tentang anak misterius itu,” ucap Amanda membuat para pengunjung penasaran.

Sementara Jefri Nichol, menceritakan karakter Rama yang diperankannya. Dalam sekuel film kedua ini, Rama masih harus berkutat dengan setan Jailangkung, dan membantu keluarga Bella terlepas dari gangguan-gangguan mistis.

“Saya dan Amanda sempat berlatih menyelam sampai ke kedalaman 30 meter di Bunaken Manado. Latihan menyelam ini harus dilakukan untuk keperluan adegan. Kami ingin semua adegannya meyakinkan,” tutur Nichol.

Dalam film ini, chemistry Bella dan Rama juga diceritakan semakin dekat. Apalagi mereka harus berusaha menemukan cara untuk menyudahi teror yang selalu mengganggu mereka. Keduanya menjalani adegan epik menyelam hingga nyaris ke dasar laut.

Oh iya… di film ini juga disinggung sedikit sejarah mengenai legenda Kapal SS, yang konon menghilang dalam pelayarannya dari Kota Medan ke Jakarta.

Film yang disutradarai oleh Jose Poernomo dan Rizal Mantovani ini akan dirilis tepat pada hari pertama lebaran yakni 15 Juni di bioskop seluruh Indonesia. Sejumlah agenda roadshow ke berbagai kota besar di Indonesia juga akan dijalani para cast Jailangkung 2.

Jailangkung 2 mengisahkan tentang lanjutan teror setan Jailangkung. Adik Tasya (Gabriella Quinlyn) diceritakan memainkan boneka Jailangkung untuk memanggil arwah ibunya yang telah meninggal. Namun justru yang dipanggil adalah arwah jahat pembawa petaka, yakni bangkitnya mayit-mayit. Di sinilah peran Bella dan Rama dibutuhkan untuk menyelesaikan teror tersebut.

Penasaran? (rel/mea)

Indonesia Terpilih Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.

NEW YORK, SUMUTPOS.CO – Keinginan Indonesia untuk menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhirnya berbuah manis. Majelis Umum PBB dalam voting tertutup yang digelar Jumat (8/6) di New York menetapkan Indonesia sebagai wakil Asia Pasifik di DK PBB periode 2019-2020.

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi menyatakan, Indonesia akan menggantikan posisi Kazakhstan. “Majelis Umum PBB menetapkan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB mewakili Asia Pasifik menggantikan keanggotaan Kazakhstan yang akan berakhir pada 31 Desember 2018,” ujarnya dalam jumpa pers di New York.

Retno menambahkan, Indonesia memperoleh dukungan signifikan dalam voting tertutup. Indonesia berhasil meraih 144 dari 190 suara yang masuk.

“Dukungan untuk Indonesia melebihi dua pertiga dari jumlah anggota PBB,” sebutnya.

Lebih lanjut Retno mengatakan, dukungan yang melimpah untuk RI merupakan hasil kerja keras seluruh masyarakat. Mantan Dita Besar RI untuk Belanda itu mengatakan, para diplomat RI telah bekerja keras dalam melobi negara lain.

“Tim kampanye pencalonan Indonesia telah melakukan pertemuan dengan seluruh anggota PBB. Saya sendiri telah melakukan pertemuan yang tak dapat dihitung jumlahnya. Tadi pagi masih kontak per telepon dengan para menteri luar negeri sahabat Indonesia,” sebutnya.

Retno menambahkan, masuknya Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB menunjukkan besarnya dukungan internasional. Menurutnya, dunia internasional melihat Indonesia memiliki rekam jejak yang baik.

“Dunia internasional menghargai rekam jejak Indonesia. Dan melihat demokrasi dan toleransi indonesia sebagai aset untuk dapat berperan aktif dalam DK PBB,” tegasnya.(ara/jpnn)

Harga Daging Ayam dan Sapi Mahal

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS DAGING_Seorang pedagang daging sapi sedang menunggu pembeli di Pasar Sukaramai Jalan AR Hakim Medan, Selasa (15/5) Jelang memasuki bulan ramadhan harga daging sapi naik menjadi 120ribu per kilogram.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
DAGING_Seorang pedagang daging sapi sedang menunggu pembeli di Pasar Sukaramai Jalan AR Hakim Medan, beberapa waktu lalu. Jelang memasuki bulan ramadhan harga daging sapi naik.

SUMUTPOS.CO – Komisi Pengawas Persaingan Usaha Kantor Perwakilan Daerah (KPPU KPD) Medan mewarning kepada agen-agen penjual daging ayam. Pasalnya, harga daging ayam di pasar masih mengalami kenaikan saat Bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1439 H.

“Seminggu menjelang Ramadan ada kenaik daging ayam dan daging sapi. Seminggu Ramadan turun harganya. Kita sudah dapat agen-agen siapa yang bermain. Hati-hati siapa saja agen yang bermain itu,” tegas Kepala KPPU KPD Medan, Ramli Simanjuntak, kepada wartawan di Medan, Jumat (8/6).

Ramli menilai, diduga permainan dilakukan agen-agen daging ayam memanfaatkan tinggi pembelian dan daya konsumsi untuk daging ayam dengan menaikan harga lebih tinggi untuk mendapatkan keuntungan besar saat Ramadan dan jelang Lebaran ini. Agen nakal tersebut mereka temukan di Pantai Labu, Deliserdang dan Langkat. Bahkan hasil temuan mereka, di tingkat peternak tidak lebih Rp20 ribu per kilonya atau per ekornya dijual.”Kita pantau agen-agen itu. Mereka mempermainkan harga. Satgas Pangan juga akan mengambil tindakan dengan menangkap mereka,” kata Ramli.

Untuk daging sapi sendiri, lanjut Ramli, di tingkat petani daging sapi per kilogramnya harga Rp42 ribu sampai Rp43 ribu. Kemudian, sampai Rumah Potong Hewan (RPH) harga daging sapi  Rp103 ribu per kilogram setelah dipotong.”Kalau sampai tingkat pedangang sampai Rp150 ribu per kilogram, kita cek juga. RPH Mabar juga jangan bermain. Kita tahu agennya cuma dua agennya yang besar. Saya kasih tahu juga siapa-siapa yang bermain pedagang itu,” tegas Ramli lagi.

Ramli mengharapkan kepada agen daging ayam dan pedagang daging sapi untuk mencari keuntungan dengan menaikan harga yang wajar saat menjual di Bulan Ramadan dan menjelang Lebaran ini.”Kalau mencari untung, kita tidak menghalangi. Ambillah untung yang sewajarnya saja. Jangan sampai merugikan masyarakat. Karena ini ibadah, kalau mencari untung yang sewajarnya saja,” pungkasnya.(gus/ila)

 

Dishub Tertibkan Terminal Liar

TRIADI WIBOWO/SUMUT POS Lalu lintas tampak padat dari lokasi wisata Berastagi di Jalan Jamin Ginting Medan, Minggu (5/4). Arus balik dari luar kota pada hari terakhir libur panjang perayaan paskah terlihat padat memasuki gerbang Kota Medan.Sebagian jalan mengalami kemacetan panjang.
TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
Lalu lintas tampak padat di Jalan Jamin Ginting Medan, beberapa waktu lalu.

SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan akan menertibkan pool-pool bis maupun terminal liar yang mengangkut penumpang mudik lebaran. Pasalnya, aktivitas di terminal liar tersebut kerap menjadi pemicu kemacetan hingga berdampak terhadap angkutan mudik yang hendak melintas terutama di jalur mudik seperti Jalan Sisingamangaraja dan Jamin Ginting.

Kepala Dishub Medan Renward Parapat mengatakan, mengantisipasi potensi terjadinya kemacetan di terminal kecil maka pihaknya menempatkan para personelnya. Personel yang ditempatkan tersebut melakukan pengawasan hingga tindakan tegas.

“Kami berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Medan untuk melakukan penertiban terminal-terminal kecil yang ada. Sebab, terminal tersebut berpotensi menjadi sumber kemacetan bila ditidak diawasi dengan baik,” kata Renward, Jumat (8/6).

Renward menyebutkan, terminal-terminal kecil tersebut sebagian besar berada di jalur mudik seperti Jalan Sisingamangaraja dan Jamin Ginting. Terlebih, di jalur itu terdapat pusat keramaian seperti mal, pasar dan lainnya sehingga mobilitas kendaraan cukup tinggi baik yang mudik atau tidak.

“Saya berharap di terminal-terminal kecil jangan sampai kendaraan menumpuk cukup banyak. Kalau itu terjadi, tentu berdampak menghambat arus lalu lintas. Oleh karenanya, untuk mengantisipasi hal itu terjadi maka ditempatkan personil untuk mengatur mereka,” cetusnya.

Renward menuturkan, pihaknya akan terus mengawasi dan menempatkan personel hingga H+8 lebaran. “Sejauh ini masih tertib di terminal-terminal tersebut. Namun, terkadang terjadi juga penumpukan kendaraan. Akan tetapi, tak berlangsung lama dan cepat diatasi oleh personil yang berada di lokasi,” paparnya.

Selain terminal kecil, lanjutnya, personelnya juga ditempatkan pada kawasan proyek infrastruktur yang masih dalam proses pengerjaan. Salah satunya, kawasan Titi Kuning yang akan dibangun terowongan bawah tanah (underpass).