Home Blog Page 6367

BI Sumut Siapkan Uang Baru Rp4,17 Triliun

TRIADI WIBOWO/SUMUT POS Seorang warga menukarkan uang pecahan di lapangan Merdeka Medan, Rabu (16/7). Mendekati lebaran sejumlah Bank menyedia penukaran uang pecahan hingga tanggal 25 juli di lapangan Merdeka Medan.
TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
Seorang warga menukarkan uang pecahan di lapangan Merdeka Medan, jelang lebaran tahun lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara mempersiapkan uang kartal baru untuk ditukar menjelang Idul Fitri 1439 H sebesar Rp 4,17 Triliun. Angka tersebut, meningkat 15 persen dari tahun Lebaran 2017, senilai Rp 3,63 Triliun.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara, Arief Budi Santoso mengatakan dalam penukaran uang baru ini, BI Sumut bekerjasama sejumlah perbankan seperti Bank Mestika, Bank Mandiri, Bank Sumut. Kemudian, Bank BNI, Bank Mega,Bank BTN, Bank BRI, Bank Pertama dan Bank ANZ.

“Layanan penukaran uang pecahan kecil ini, akan membuka 50 loket penukaran di Bank. Layanan penukaran kas mobil terdiri dari 15 mobil berbagai Bank dan1 kas mobil Bank Indonesia,” ucap Arief kepada wartawan di Medan, Jum’at (11/5) sore.

Untuk penukaran kas mobil bertempat di Lapangan Benteng, Medan. Penukaran dilakukan mulai tanggal 28 Mei hingga 7 Juni 2018. Arief mengatakan untuk sekali penukaran maksimal Rp3,7 juta dengan rincian pecahanan Rp20 ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu dan Rp2 ribu, masing-masing 1 pak setiap pecahan.

“Selain bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan perintaan uang pecahan kecil, berbagai startegi yang dilakukan oleh Bank Indonesia juga bertujuan untuk memberikan kenyamanan bertransaksi serta meminimalkan aksi ‘perdagang uang’, yang biasanya muncul pada bulan Ramadan,” jelas Arief.

Untuk tahun ini, penukaran uang bukan hanya bisa dilakukan dengan tunai, tetapi juga bisa dengan kartu debit dengan pelayanan khusus dilakukan setiap perbankan.

“Penukaran uang menggunakan kartu debit, loket-loket ini sudah berjalan efektif dilaksanakan 7 November 2013 lalu. Sama seperti tahun sebelumnya, saat menjelang hari besar keagamaan. Termasuk menjelang Lebaran terdapat perlakuan khusus, yaitu jadwal penukaran tetap dilakukan hari Selasa dan Kamis dengan layanan penukaran uang hasil cetak sempurna,” tutur Arief.  (gus/ram)

Sambut Ramadan, Relawan Eramas Bersihkan Masjid

Sambut Ramadan, Relawan Eramas dan masyarakat bersihkan masjid.
Sambut Ramadan, Relawan Eramas dan masyarakat bersihkan masjid.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Relawan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Eramas) beserta masyarakat melakukan gerakan bersih masjid jelang Ramadan. Bersih-bersih dilakukan karena tempat tersebut akan digunakan untuk shalat tarawih berjamaah, tadarus dan ibadah lainnya selama sebulan penuh.

Satu masjid yang dibersihkan oleh Relawan Eramas dan masyarakat sekitar adalah Masjid Al Barokah Jalan Kapten Rahmad Buddin Gang Mangga Linkungan 02 Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan.

Masyarakat dan Relawan Eramas yang mayoritas anak-anak muda terlihat antusias dan bergotong-royong mengepel lantai, menyikat kamar mandi, mengilap jendela, dan membersihkan mimbar.

Tak hanya itu, berbagai sarana pendukung ibadah lainnya, seperti sound sistem dibenahi agar pesan-pesan dakwah yang disampaikan ustadz selama Ramadan bisa terdengar jelas.

Pembina Remaja Masjid Al Barokah Satria Pinem mengucapkan syukur dan terimakasih atas kehadiran masyarakat dan Relawan Eramas yang hadir untuk membersihkan masjid.

“Dengan kehadiran mereka, membersihkan masjid menjadi lebih ringan dan menyenangkan.  Bulan Ramadan ini harus kita sambut dengan sukacita dan kebersihan masjid,” imbuhnya.

Membersihkan masjid, lanjutnya, ini dilakukan untuk memberi kenyamanan kepada para jamaah yang akan melaksanakan ibadah Ramadan agar mereka bisa lebih khusyuk dan nyaman berada di masjid.

“Karpetnya dibersihkan. Kamar mandi dan lainnya. Semua ini kami lakukan untuk memberi kenyamanan kepada para jemaah agar mereka bisa melaksanakan ibadah dengan khusyuk,” ujar Satria lagi.

Begitu juga dengan Pengurus Masjid Al Hikmah Jalan Kapten Rahmad Budin Kelurahan Terjun M Fahmi Salim. Dia juga mengungkapkan terima kasih kepada masyarakat dan relawan.

“Masjid jadi lebih bersih dan nyaman saat beribadah. Insya Allah apa yang dilakukan hari ini dibalas oleh Allah,” kata Salim.

Sementara Relawan Eramas Alam mengatakan, masjid adalah pusat dari kegiatan ibadah dan sosialisasi yang dilakukan umat Muslim sehari-hari.

“Kegiatan akan semakin padat saat bulan Ramadan dan jumlah jamaah yang beribadah di masjid juga meningkat. Karena itu menyiapkan masjid menjadi lebih bersih dan nyaman,” imbuhnya saat memantau Masjid Al Hikmah Jalan Kapten Rahmad Budin Kelurahan Terjun.(rel/azw)

Djoss Ajak Kader PDIP Ikut Menangkan Ashari-Yusuf

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus menghadiri acara pembekalan 3000 Relaka di Wisma Tiberias, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Selasa (8/5/18)
Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus menghadiri acara pembekalan 3000 Relaka di Wisma Tiberias, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Selasa (8/5/18)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO –Seluruh kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Deliserdang diminta turun ke bawah, tingkatkan silaturahim, sentuh hatin dan menangkan hati masyarakat. Dengan begitu, kemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara H Djarot Saiful Hidayat-DR Sihar PH Sitorus dan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan-HM Ali Yusuf Siregar, akan menang di Deliserdang.

Instruksi ini disampaikan H Djarot Saiful Hidayat, selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, dalam Acara Rakercabsus DPC PDIP Deliserdang bertempat di Gedung Cadika Deliserdang, Jumat (11/5).

Djarot mengungkapkan bahwa pelaksanaan Rakercabsus DPC PDIP Deliserdang adalah momen yang sudah sejak lama ditunggu-tunggu.

“Ini waktu yang kita tunggu-tunggu. Alhamdulillah, pada Jumat yang berbahagia ini rakercabsus digelar,” ungkapnya.

Djarot mengatakan, untuk membangun satu daerah tidak cukup satu periode. Oleh sebab itu, Djarot mengajak seluruh kader mendukung H Ashari Tambunan menjadi Bupati Deliserdang periode kedua.

Termasuk untuk membangun Indonesia juga tidak cukup satu periode. Maka Presiden Jokowi harus dua periode.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebutkan, di Deliserdang ada 1,1 juta pemilih atau nomor dua terbanyak setelah Kota Medan.

“Ini peluang sangat besar. Deliserdang adalah miniaturnya Indonesia. Di Deliserdang, semua suku dan agama ada. Oleh sebab itu, Deliserdang harus menang mutlak untuk pasangan Djoss,” tegas Cagubsu yang didukung PDIP dan PPP ini.

Dalam kesempatan itu, Djarot menegaskan memimpin pemerintahan tidak boleh coba-coba. Maka dari itu, ia mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara agar memilih pemimpin berpengalaman dan memiliki track record yang bersih.

“Siapa yang tahu tata kelola pemerintahan, dukung. Jangan coba-coba,” tandasnya.

Kepada seluruh kader PDIP, Ketua DPP PDIP bidang keorganisasian ini menginstruksikan supaya turun ke bawah, buka diri, rangkul mereka semua, banyak menyapa, tingkatkan silaturahim dan menangkan hatinya. Sampaikan salam hormat Djarot, salam dari Anshari.

“Saya yakin setelah seluruh kader turun ke bawah, sentuh hatinya maka kemenangan Djoss akan membawa perubahan di Sumatera Utara,” katanya.

Untuk diketahui Rakercabsus DPC PDIP Deliserdang pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara H Djarot Saiful Hidayat-DR Sihar PH Sitorus dan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang H Anhari Tambunan-HM Ali Yusuf Siregar. (bal/azw)

Calon Penumpang Simpan 500 Gram Sabu di Sepatu

Barbut sabu yang diamankan petigas dari seorang pria berinisial MR (30) warga Kecamatan Jangka, Bireuen, Kamis (10/5/2018) sekira pukul 14.40 WIB, di pintu mesin pemeriksaan x-ray Bandara Internasional SIM, Aceh Besar.
Barbut sabu yang diamankan petigas dari seorang pria berinisial MR (30) warga Kecamatan Jangka, Bireuen, Kamis (10/5/2018) sekira pukul 14.40 WIB, di pintu mesin pemeriksaan x-ray Bandara Internasional SIM, Aceh Besar.

BANDAACEH, SUMUTPOS.CO – Petugas Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, mengamankan seorang calon penumpang pesawat yang mencoba menyelundupkan narkotika jenis sabu.

Pria berinisial MR (30) warga Kecamatan Jangka, Bireuen, diamankan oleh petugas Kamis (10/5/2018) sekira pukul 14.40 WIB, di pintu mesin pemeriksaan x-ray Bandara Internasional SIM, Aceh Besar.
“Petugas bandara sebelumnya curiga terhadap pelaku karena mengenakan sepatu yang tidak sesuai dengan ukuran kakinya, ini terlihat dari ukurannya yang sedikit lebih panjang dan agak gembung,” ujar Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Kabid Humas, Kombes Pol Misbahul Munauwar saat dikonfirmasi Jumat (11/5/2018).
Saat diperiksa petugas, diketahui MR membawa dua bungkus sabu seberat 500 gram yang diletakkan di sepasang sepatu yang dikenakan. “Tersangka kemudian diamankan dan diserahkan ke Polresta Banda Aceh untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut,” tambah Kabid Humas.
Selain barang bukti sabu,  petugas juga mengamankan barang bukti lainnya berupa satu unit jam tangan yang dikenakan pelaku, dua unit telepon seluler, satu buah dompet serta sejumlah uang tunai dan sepatu milik pelaku.
Di lokasi terpisah, Tim opsnal Subdit 3 Dit Resnarkoba Polda Aceh juga menangkap seorang bandar sabu di Jalan Banda Aceh Medan, tepatnya di Gampong Pante Crung, Kecamatan Padang Tiji, Pidie, Kamis (10/5/2018) kemarin. Tersangka berinisial DF (28), Swasta yang merupakan warga setempat.
“Tersangka ditangkap di rumahnya sekira pukul 15.00 kemarin,” ujar Dir Resnarkoba Polda Aceh Kombes Pol Agus sarjito saat dikonfirmasi Sabtu (12/5/2018).
Dari penangkapan itu, polisi memperoleh barang bukti berupa dua paket sabu seberat 3 ons yang dibungkus dalam bungkusan teh China dan satu unit telepon seluler merek Nokia. Selain itu, juga diamankan sepaket sabu seberat 0,5 gram saat menggeledah badan tersangka.
“Tersangka dan barang bukti masih diamankan di Mapolda Aceh untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” tambah Kombes Pol Agus Sarjito. (zal)

Digugat Cerai Istri, Sule Bersenandung ‘Termakan Hoax’

SUMUTPOS.CO – Komedian Entis Sutisna, atau yang karib disapa Sule, tampaknya belum bicara banyak terkait perceraiannya. Ia digugat cerai Lina sang istri sejak 26 April 2018 lalu.

Sule mengunggah sebuah video pada fitur Insta Story di akun Instagram-nya @ferdinan_sule. Dalam video tersebut, ia tampak mengenakan kaus berwarna putih, sedang duduk di sebuah teras bersama seorang pria.

“Malam yang cerah aku bersama dia,” sebutnya dalam video tersebut.

Sule pun kemudian bernyanyi dengan lirik yang seakan mengatakan, kabar perceraiannya hanyalah rumor. “Termakan hoax, hoax, terhasut gosip,” senandungnya.

Ditelisik, ini adalah senandung Sule yang sudah lama ia populerkan kala melawak.

Sebelumnya, Sule digugat cerai Lina pada 26 April lalu, setelah berumah tangga lebih dari 20 tahun. Dari perkawinan tersebut, Sule dan istri dikaruniai 4 anak.

Gugatan cerai tersebut terdaftar dalam Pengadilan Agama Cimahi, Bandung, Jawa Barat, dengan Nomor: 366-0/Pdt.G/2018/PA.Cmi. (dtc/saz)

Rizky Febian: No comment

Sule dan keluarga saat melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Makkah, beberapa waktu lalu.
Sule dan keluarga saat melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Makkah, beberapa waktu lalu.

SUMUTPOS.CO – Sule digugat cerai istrinya. Hal ini diketahui Rabu (9/5) lalu, dengan beredarnya foto surat gugatan cerai sang istri, Lina. Perempuan yang dinikahi Sule pada 17 Februari 1998 silam itu, mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Cimahi, Jawa Barat. Lina mengajukan gugatan cerai melalui kuasa hukumnya, Abdurrahman T Pratomo.

Humas PA Cimahi Agus Gunawan, membenarkan adanya gugatan cerai dengan nama Lina dan Sutisna. Namun ia menyatakan, pihak PA Cimahi belum tahu secara pasti, apakah benar Lina adalah istri Sule. Juga, apakah betul Sutisna yang dimaksud adalah Sule. “Yang namanya Lina dan Sutisna kan bisa jadi banyak ya,” ungkap Agus.

Agus menjelaskan, Lina belum datang ke pengadilan secara langsung. “Yang datang kuasa hukumnya. Jadi, kami belum tahu saudari Lina ini yang mana,” jelasnya.

Rencananya, sidang pertama dilaksanakan pada 7 Juni 2018 mendatang. Agenda pertamanya adalah mediasi. “Sekarang masih dalam tahap persiapan dan pemeriksaan kelengkapan dokumen,” beber Agus.

Agus juga menegaskan, ia tidak bisa memberi tahu penyebab gugatan cerai. “Kami belum membaca lebih lanjut. Itu kan juga privasi, jadi belum boleh diumumkan,” katanya. Meski begitu, di media sosial, banyak yang berspekulasi penyebab perceraian adalah orang ketiga. Pihak Sule maupun sang istri, belum memberikan respon hingga Rabu (9/5) malam.

Yang bereaksi justru anak mereka, Rizky Febian. Penyanyi Kesempurnaan Cinta itu, mengunggah fotonya di Instagram. “No comment soal berita yang beredar. Bahagia selalu, sabar, dan tetap semangat,” tulis pria 20 tahun tersebut di caption fotonya.

Di kesempatan terpisah, partner Sule di acara Ini Talkshow, NET, mengakui, Sule pernah menyebut rumah tangganya bermasalah. (len/c14/na/jpnn/saz)

Cinta Laura Ketagihan Nembak

SUMUTPOS.CO – Sejumlah tantangan harus dilewati Cinta Laura dalam film Target. Berperan sebagai diri sendiri, ia dituntut untuk bisa beradegan menembak. Karena itu, demi profesionalitas ia pun rela belajar dengan aparat dari Brimob.

“Selama 2 minggu workshop, ada latihan tembak juga. Saya latihan di Cilandak sama Brimob,” ungkap Cinta di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/5) malam.

Latihan menembak jadi pengalaman seru bagi aktris yang kini bermukim di Amerika Serikat itu. Meski hanya untuk kebutuhan film, ia tetap menggunakan pistol asli di bawah kontrol para ahli. Menurutnya, ini adalah tantangan sekaligus pengalaman luar biasa. “Aku suka menembak, enggak susah, karena aku suka tantangan seperti ini,” katanya.

Dilatih Brimob membuat Cinta terbantu menjalani syuting. Ia mempraktikkan semua teknik yang dipelajari untuk beradegan dalam film Target. “Lagi syuting ada nembak juga, tapi semua pistol dicek sama aparat, dan benar-benar kosong,” imbuhnya.

Film Target bercerita tentang sembilan karakter selebriti yang dihubungi untuk melakukan syuting. Namun nahas, mereka ternyata dijebak di dalam gedung yang menjadi lokasi syuting tersebut.

Tidak berapa lama, muncul seseorang bernama Game Master yang memberi petunjuk untuk melewati teka-teki permainan tersebut. Permainan itu tergolong menakutkan, karena sembilan karakter itu tidak bisa selamat semuanya.

Selain Raditya Dika dan Cinta Laura, film produksi Soraya Intercine Film itu juga melibatkan Romy Rafael, Samuel Rizal, Anggika Bolsterli, Willy Dozan, Abdur Arsyad, Hifdzi Khoir, dan Ria Ricis. Film Target dijadwalkan tayang di bioskop mulai 15 Juni 2018 mendatang, bertepatan dengan momen Lebaran. (ded/ce1/jpc/saz)

Dengan Kim Kardashian, No!

SUMUTPOS.CO – Setelah bertikai sejak beberapa tahun belakangan, Taylor Swift dan Katy Perry akhirnya berdamai. Sayangnya perdamian tersebut tidak berlaku bagi semua lawan Taylor Swift.

Pelantun lagu ‘Shake It Off’ tersebut, masih saja bertikai dengan ratu reality show, Kim Kardashian.

Bahkan dalam konser pembukaan Tur ‘Reputation’ di Arizona, Taylor Swift masih saja menyindir Kim Kardashian, meski tanpa menyebutkan nama.

“Beberapa tahun yang lalu seseorang memanggilku ular di sosial media. Dan kemudian banyak orang memanggilku demikian di sosial media. Dan aku merasa sangat rendah pada masa itu karenanya,” ungkap Taylor Swift, dikutip dari News.com.au, Kamis (10/5).

“Dan aku rasa dengan ular, aku ingin mengirimkan pesan pada kalian, bila seseorang merundungmu di sosial media dan banyak orang ikut merundungmu, itu tidak akan membuatmu kalah. Itu malah akan menguatkanmu,” tambahnya.

Perseteruan Taylor Swift dan Kim Kardashian memanas, saat Kim Kardashian membongkar percakapan Taylor Swift dan Kanye West, mengenai pembuatan lagu ‘Famous’. Hal tersebut diperparah oleh kicauan Kim Kardashian, yang menyebutnya munafik dan menyerupai ular di akun Twitter-nya. (dtc/saz)

Manufacturing Hope

Dahlan Iskan
Dahlan Iskan

SUMUTPOS.CO – Empat orang meninggal: terlalu bernafsu. Mencari harta karun ini. Ratusan lainnya masih penasaran.

Ini gara-gara orang kaya satu ini: Forrest Fenn. Umur 87 tahun. Tinggal di Santa Fee, New Mexico. Masih hidup. Berbisnis barang antik.

Rupanya dia ketularan sifat bisnisnya: pikirannya pun antik. Dia taruh sebagian hartanya dalam satu peti. Berupa emas batangan, rubi, berlian dan buku biografinya. Total senilai Rp 13 miliar.

Lalu dia tanam di sebuah tempat rahasia. Di pegunungan Rocky Mountains. Siapa pun boleh menemukan harta itu dan memilikinya.

Tapi pegunungan Rocky Mountains begitu luas. Begitu panjang. Dari New Mexico sampai Wyoming.

Hanya orang seperti Winnetou yang mampu menjelajahinya. Atau Old Shatterhand.

Tapi mereka hanya tokoh dalam novel. Juga tidak akan tertarik harta karun Forrest Fenn. Winnetou punya harta karun sendiri. Yang tak ternilai. Dia rahasiakan tempatnya. Di Rocky Mountains.

Mereka pun sudah meninggal. Bagaimana meninggalnya saya tidak tahu. Saya tidak mampu meneruskan membaca novel ini. Tidak kuat membayangkan nasib tragis yang akan menimpa Winnetou.

Inilah satu-satunya novel yang tidak saya baca sampai habis. 40 tahun yang lalu. Baru saya habiskan belakangan ini.

Forrest Fenn menyadari luasnya Rocky Mountain. Karena itu dia memberi petunjuk. Arah. Tanda-tanda. Wujudnya sebuah puisi:

Begin it where warm waters halt
And take it in the canyon down,
Not far, but too far to walk.

Put in below the home of Brown.

Puisi teka-teki. Heboh.

Itu tahun 2010. Sampai hari ini belum ada yang menemukannya. Sudah lebih 300 orang menjelajah Rocky Mountains.

Saya bisa membayangkan beratnya petualangan ini. Saya pernah menyusuri pegunungan ini. Dua tahun lalu. Mulai dari Montana, Wyoming, South Dakota, Colorado, Arizona sampai Utah.

Setir mobil sendiri. Selama 15 hari. Luar biasa indahnya. Terutama di Yellow Stone. Luar biasa terjalnya.

Disdik Raih Juara Liga Futsal Instansi Kota Medan 2018

Sekretaris Dispora Medan Drs H A'zam Nasution MAP didampingi Kabid Pemberdayaan Olahraga Zulkarnain bersama pemain Disdik yang menjadi juara Liga Futsal Instansi Medan 2018. (IST)
Sekretaris Dispora Medan Drs H A’zam Nasution MAP didampingi Kabid Pemberdayaan Olahraga Zulkarnain bersama pemain Disdik yang menjadi juara Liga Futsal Instansi Medan 2018. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Dinas Pendidikan berhasil menjadi juara Liga Futsal Instansi Kota Medan 2018. Mereka menjadi yang terbaik setelah pada partai final mengalahkan PD Pasar melalui adu penalti dengan skor 5-3 di QS Futsal, Rabu (9/5).

Pertandingan final ini berjalan sengit. Diperkuat guru-guru olahraga SD di Kota Medan, Disdik mampu mengimbangi PD Pasar yang mengandalkan beberapa pemain mantan pemain PSMS. Pemenang terpaksa ditentukan melalui adu penalti, setelah waktu normal berakhir imbang 3-3.

Erwin Syahputra menjadi pahlawan Disdik. Kiper yang merupakan guru olahraga SDN 066434 Medan Deli tersebut dua kali menepis tendangan algojo PD Pasar. Aksi cemerlang Erwin memastikan Disdik menjadi juara untuk pertama kalinya. Peringkat ketiga diraih Dinas Pertanian dan Perikanan. Posisi keempat ditempati Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

“Ini merupakan pertama kali kita menjadi juara. Ini merupakan berkat perjuangan seluruh pemain yang terdiri dari guru olahraga SD di Kota Medan,” ujar kapten tim Disdik, Aldriansyah usai pertandingan.

Liga Futsal Instansi Kota Medan 2018 ini ditutup oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Medan Drs H A’zam Nasution MAP. Menurut A’zam, Pemko Medan melalui Dispora mengaku senang melihat antusias para tim yang bertanding. “Antusias para pemain yang terdiri dari ASN dan honorer sangat luar biasa. Ini patut kita berikan apresiasi,” ungkap A’zam.

A’zam juga memuji keseriusan para pemain. Bahkan dia melihat ada beberapa pemain yang mempunyai skill cukup bagus. “Banyak para ASN di Pemko Medan ini memiliki skill bagus, bahkan layak masuk tim Pra PON. Artinya mereka selama ini memang latihan dengan baik dan olahraga sudah digemari para pegawai di Pemko Medan,” tambahnya.

A’zam menambahkan, even ini digelar dalam menyambut Hari Jadi ke-428 Kota Medan. Tujuan utamanya adalah meningkatkan silaturahmi antara sesama pegawai di lingkungan Pemko Medan. Selain itu, untuk menggalakkan olahraga kepada pegawai di instansi Kota Medan.

“Selain meningkatkan silaturahmi antara sesama pegawai, kita ingin instansi-instansi di Pemko Medan juga merekrut atlet-atlet untuk menjadi pegawai mereka. Dengan demikian, cita-cita menjadikan Medan sebagai kota atlet bisa terwujud,” harapnya.

Selain menerima piala, para juara juga menerima hadiah uang pembinaan dan medali. (dek)