Home Blog Page 6376

Ayo Mudik Gratis Bersama PTPN IV

Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS Ratusan kendaraan terjebak kemacetan panjang saat memasuki pintu Tol Tj Morawa Deli Serdang, Minggu (2/7/2017). Meningkatnya volume kendaraan dari Deli serdang menuju Medan pada puncak arus balik H+7, menyebabkan kemacetan panjang di jalur tersebut.
Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
Ratusan kendaraan  memasuki pintu Tol Tj Morawa Deli Serdang, saat mudik Lebaran tahun lalu.

SUMUTPOS.CO – Menyambut mudik Lebaran 2018, Kementerian BUMN menggelar program mudik gratis dengan menyediakan 200.000 kursi.

Program mudik gratis bersama ini juga akan dilaksanakan PTPN IV pada 9 – 10 Juni 2018, berangkat dari halaman Kantor Direksi Jalan Letjen Suprapto No. 2 Medan.

PTPN IV sebagai salah satu Anak Perusahaan BUMN Perkebunan juga berpartisipasi dalam program mudik gratis bersama dengan menyediakan bus eksekutif. “Tahun ini direncanakan diberangkatkan 1.000 pemudik,” kata Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PTPN IV Rizal H Damanik.

Dikatakan Rizal, Program mudik gratis bersama PTPN IV ini bertujuan untuk mengalihkan pemudik yang biasa menggunakan sepeda motor ke moda transportasi yang lebih nyaman dan aman. “Sekaligus untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang umumnya dari pengguna sepeda motor,” kata Rizal H Damanik.

PTPN IV akan menyediakan 25 armada bus eksekutif untuk mengangkut 1.000 peserta mudik gratis bersama PTPN IV.  “Rute dari Medan ke Lhokseumawe, dari Medan ke Rantauprapat dan dari Medan ke Padang Sidempuan dan titik kumpul di Kantor Direksi PTPN IV,” papar Rizal lagi.

Rizal menyebutkan, persiapan mudik gratis bersama PTPN IV ini dilakukan atas inisiatif dari Kementerian BUMN dalam rangka memastikan semua BUMN dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di saat mudik, dengan tagline *BUMN Hadir Untuk Negeri*

Project Manajer PKBL PTPN IV Riza Fahlevi Naim menjelaskan, masyarakat yang mengikuti program mudik gratis bersama PTPN IV akan menggunakan bus eksekutif yang memiliki standar pelayanan premium antara lain, reclining seat, AC, audio/ video dan masing-masing pemudik diberikan kaos, topi, goodybag serta tiket perjalanan gratis.

Ayo daftarkan diri Anda dan keluarga melalui program mudik gratis bersama PTPN IV ke PMO PKBL PTPN IV HP/ WA 0812 6448 1547 dengan melampirkan fotocopy KTP dan Kartu Keluarga mulai hari ini hingga 31 Mei 2018. (ila)

 

Eksepsi Tamin Sukardi Ditolak

SIDANG: Mafia tanah Tamin Sukardi mengikuti proses sidang di Ruang Cakra 2 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (7/5) siang.
SIDANG: Mafia tanah Tamin Sukardi mengikuti proses sidang di Ruang Cakra 2 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (7/5) siang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjawab nota keberatan (eksepsi) yang dibacakan penasehat hukum terdakwa Tamin Sukardi pada sidang sebelumnya. Sidang yang beragendakan jawaban JPU tersebut, berlangsung di Ruang Cakra 2 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (7/5) siang.

“Menolak eksepsi yang diajukan oleh terdakwa dan menyatakan Jaksa Penuntut tetap atas dakwaan yang telah dibacakan pada sidang sebelumnya,” kata JPU, Salman di depan majelis hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo SH MH.

Usai pembacaan jawaban JPU atas eksepsi terdakwa, penasehat hukum terdakwa pun meminta kepada majelis hakim agar terdakwa diberikan izin untuk melakukan perawatan dengan sistem rawat Inap di salah satu rumah sakit di Kota Medan.

“Perawatan itu untuk melakukan pengecekan kesehatan terdakwa secara menyeluruh, karena dokter juga menyatakan, terdakwa memiliki riwayat penyakit jantung koroner. Dokter menyebutkan, terdakwa harus dirawat di rumah sakit, setidaknya selama empat hari untuk bisa dilakukan perawatan secara intensif,” ucap penasehat hukum terdakwa, Suhardi SH.

Menjawab permohonan tersebut, hakim Wahyu Prasetyo Wibowo yang telah menerima surat permohonan tersebut pun langsung menjawab secara lisan di persidangan.

“Surat permohonan ini sudah saya baca, tetapi saya tidak bisa memberikan izin untuk itu. Karena, di dalam surat tersebut saya tidak menemukan adanya lampiran surat rekomendasi dari dokter yang bersangkutan, yang menyatakan terdakwa memang harus dilakukan rawat inap di rumah sakit,” ungkap Wahyu Prasetyo.

Wahyu juga menjelaskan, setelah nantinya pihak majelis hakim menerima surat rekomendasi dari dokter untuk permohonan perawatan terdakwa, barulah pihak majelis hakim akan menimbang kembali pengajuan tersebut.

“Apakah nanti akan dilakukan penangguhan penahanan, pembantaran ataupun hanya sekadar diberikan izin untuk pemeriksaan setiap harinya ke rumah sakit selama empat hari dengan pengawalan dari pihak kepolisian. Itu kita belum tahu, kita lihat saja nanti setelah kami menerima surat rekomendasi dari dokter terkait. Nanti kami akan pertimbangkan kembali,” ucap Hakim Wahyu.

Sebelumnya, JPU Salman dalam dakwaannya menyatakan Tamin Sukardi telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 2 ayat (1), subsidair Pasal 3 juncto Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

Dalam dakwaan JPU, perkara tindak pidana korupsi ini bermula pada tahun 2002. Saat itu, terdakwa mengetahui sekitar 106 hektare di antara lahan PTPN 2 di Desa Helvetia, Deli Serdang, dikeluarkan atau tidak diperpanjang Hak Guna Usaha (HGU)-nya.

Terdakwa bermaksud menguasai dan memiliki tanah yang tidak diperpanjang HGU-nya. Langkah itu berbekal 65 lembar Surat Keterangan Tentang Pembagian dan Penerimaan Tanah Sawah/Ladang (SKTPPSL).(adz/ala)

 

 

Talent Scout from North Sumatra to Belgium Berlanjut

BERSAMA: Talent scout bersama pemain berbakat yang terpantau dari Kota Tebing Tinggi sekitarnya. (ist)
BERSAMA: Talent scout bersama pemain berbakat yang terpantau dari Kota Tebing Tinggi sekitarnya. (ist)

KISARAN, SUMUTPOS.CO – Seleksi pencarian pemain berbakat U-17 yang digelar tim talent scout from North Sumatra to Belgium terus berlanjut. Setelah mendapatkan 33 pemain dari Kota Medan sekitarnya pada Kamis (3/5) lalu, kini pemburuan pemain muda bergeser ke Kota Tebing Tinggi dan Kota Kisaran sekitarnya.

Kembali, tim talent scout menemukan pemain-pemain yang nantinya direkomendasikan bersaing dengan pemain dari daerah Sumatera Utara lainnya. “Sesuai dengan program dari awal, bahwa pencarian pemain dari Sumut ini dilakukan di enam titik. Yang pertama di Kota Medan sudah selesai, dan dua kota terakhir (Tebing Tinggi dan Kisaran, red) baru saja kami singgahi,” kata Hendriyana koordinator panitia pencarian bakat from North Sumut to Belgia.

“Kemudian pencarian pemain muda ini kami lanjutkan ke Padang Sidempuan (9/5), lalu kami ke Kota Sibolga (10/5) dan tujuan akhir kami di Kabupaten Dairi (12/3). Kami berharap pemain dari daerah ikut dan menunjukan bakatnya,” sambung Hendriyana. Melihat jumlah peserta yang mengikuti seleksi pencairan bakat mencapai ratusan di tiap kota, Hendriyana menilai terbilang sukses. Para pemain muda di daerah sangat antusias ingin mengikuti jejak Egy Maulana Vikri yang bisa ke Eropa.

Hendriyana mengatakan bahwa pemain dari masing-masing daerah yang lolos akan dikumpulkan kembali. Melalui sebuah pencarian bakat, mereka akan diciutkan kembali sebelum bertolak ke Belgia. “Rencananya habis lebaran kita akan mengumpulkan mereka kembali di Kota Medan. Lalu kemampuan mereka kembali akan diuji dalam level yang lebih sengit. Karena menghadapi pemain dari daerah lain,” beber Hendriyana.

Pencarian pemain berbakat ini memang sangat penting dilakukan hingga ke pelosok daerah Sumatera Utara. Karena menurut Hendriyana pemain potensial yang berada acap kali luput dari pantauan. “Misalnya saja Mahyadi Panggabean dari Sibolga. Kami percaya bahwa Sumut masih banyak pemain berbakat. Dan kami mau membuktikan dan memberikan jalan kepada mereka menuju pesepak bola profesional,” pungkas Hendriyana. (don)

Jadwal Selanjutnya
– Padang Sidempuan (9/5/2018)
– Sibolga (10/5/2018)
– Sidikalang (12/5/2018)

Home United v Persija: Manfaatkan Celah Lawan

Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco.
Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco.

SUMUTPOS.CO – Persija Jakarta harus memanfaatkan kelemahan lini belakang Home United jelang laga leg pertama semifinal Zona ASEAN AFC Cup 2018. Sebab, tim Singapura itu punya celah besar di lini belakang.

Macan Kemayoran -julukan Persija- bersiap untuk curi modal berharga di Stadion Jalan Besar, Selasa (8/5). Mereka jelas sudah analisis kelemahan sang calon lawan.

Lini belakang Home United boleh dibilang keropos. Sebab dalam lima laga terakhir, mereka sudah kebobolan 11 gol di semua kompetisi dan pastinya wajib dimanfaatkan Persija.

“Ya kami sudah lihat dua pertandingan mereka di liga Singapura. Mereka bisa cetak enam gol di dua laga tapi juga kebobolan enam gol, itu pasti akan kami manfaatkan,” bilang Pelatih Stefano Cugurra Teco.

Kendati demikian, Teco ogah terpaku dengan kelemahan lawan. Pelatih asal Brasil itu iingin anak asuhnya konsentrasi dengan diri sendiri dan melakukan pengawalan yang ketat.

“Kami harus punya marking yang benar dan konsentrasi. Saat menyerang kami juga harus konsentrasi karena mungkin di lini belakang mereka punya kekurangan,” tandas Teco.

Ada satu nama yang wajib diwapadai timnya. Dialah Song Ui-Young yang diprediksi repotkan Persija. “Saya sudah melihat Home United saat lawan Ceres. Kemarin mereka ganti banyak pemain. Sekarang, saya sudah tahu banyak soal pemain mereka,” ungkap Teco.

“Saya kira pemain bernomor 8 asal Korsel (Song Ui-Young) sangat bagus karena cetak dua gol. Tapi saya kira kami harus respek dengan yang lainnya,” tambahnya.

Gelandang Korea Selatan itu memang sudah jadi andalam Home United sejak 2013 lalu. Ui-Young jelas punya kualitas yang wajib diwaspadai Persija.

Lihat saja catatannya di AFC Cup 2018. Mantan pemain Suwon City itu sukses menjadi top skorer tim di kompetisi Asia dengan mengemas lima gol dari enam pertandingan. Pada kompetisi S-League musim ini dia juga sudah berikan satu golnya untuk Home United.

Akan tetapi, dalam laga nanti mereka dipastikan tak akan diperkuat kiper utama Andritany Ardhiyasa. Sang kiper sebelumnya mengalami cedera cukup parah usai membela Timnas Indonesia di PSSI Anniversary Cup 2018 dan menjalani operasi.

“Kami sudah menyiapkan segalanya. Kami harus punya penjagaan bagus di belakang. Andritany tak ada, tapi saya kira kami sudah menyiapkan sesuatu,” beber pelatih Stefano Cugurra yang akrab disapa Teco.

Teco sendiri percaya pengganti Andritany akan tampil percaya diri di Singapura. Rizky Darmawan dan Daryono, salah satunya akan mengawal gawang Macan Kemayoran dalam laga nanti.

Sementara Pelatih Home United, Aidil Sharin, berharap atim asuhannya dinaungi dewi fortuna “Saya pikir ini pertandingan sesungguhnya bagi kami,” kata Aidil saat sesi jumpa pers di Singapura, Senin (7/5).

“Kami sudah beristirahat setelah melakukan pertandingan kemarin dan kami harus tampil maksimal,” ucap Aidil. (ies/jpc/don)

Herry Kiswanto Mundur dari Sleman

Herry Kiswanto
Herry Kiswanto

SUMUTPOS.CO – Herry Kiswanto mundur dari kursi pelatih PSS Sleman lantaran pencapaiannya pada awal musim Liga 2 2018 tak memenuhi target yang ditetapkan. Kekosongan pelatih kepala di skuad berjuluk Elang Jawa sementara diisi oleh asistennya, Seto Nurdiyantara.

Manajer PSS, Sismantoro mengatakan mundurnya pelatih yang akrab disapa Herkis tersebut setelah dilakukan evaluasi tim seusai laga melawan Persegres Gresik United pada Minggu (6/5) lalu. “Yoi (mundur, Red). Setelah evaluasi kemarin, karena tim tidak memenuhi target pada awal musim,” ungkapnya saat dikonfirmasi JawaPos.com, Senin (7/5).

Usai Herkis mundur, manajemen PSS belum ada rencana merekrut pelatih anyar. Sejauh ini tim akan diserahkan kepada Seto Nurdiyantara untuk menjadi juru racik. “Belum, nanti biar Seto dahulu yang menjadi pelatih kepala,” tuturnya.

Dijelaskannya, pencapaian PSS pada pertandingan awal musim memang tak sesuai keinginan. Dalam 3 laga, PSS baru menorehkan 4 poin. Pada laga pertama, skuad Elang Jawa mampu menang 3-1 atas PSMP Mojokerto Putra di Stadion Maguwoharjo, Kamis (26/4). Namun, pada laga kedua, menjamu Madura FC pada Rabu (2/5) kalah 1-2.

Dengan kekalahan itu, laga melawan Persegres Gresik United pada Minggu (6/5) lalu dipatok target poin penuh. Target itu diinginkan karena ingin mengembalikan poin yang hilang di kandang. Akan tetapi, PSS hanya mampu berbagi poin, dengan skor akhir 1-1. Sementara Herkis belum bisa dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Herkis sebelumnya direkrut oleh PSS dan dipatok target bisa membawa tim kebanggaan warga Sleman promosi ke Liga 1. Sebelumnya, dia juga pernah menangani Elang Jawa pada 2014 lalu, namun kompetisi terhenti. (dho/jpc/don)

Sulistianto-Heriansyah Ramaikan Pilkada Langkat

Pasangan Sulistianto-Heriansyah.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pasangan Sulistianto-Heriansyah dipastikan akan ikut meramaikan Pilkada Langkat 2018. Kepastian itu menyusul putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, yang memerintahkan KPU menerbitkan keputusan yang menetapkan penggugat (Drs. H. Sulistianto dan M.Si dan Herinsyah S.Ag) sebagai Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Langkat Tahun 2018-2023.

Terkait putusan MA tersebut, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Langkat mengatakan siap menjalankannya.

Sebelumnya, KPU Langkat mengeluarkan surat Nomor 29/PL.03.3-KPT/1205/KPU-KAP/II/2018 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Langkat sebagai Peserta Pemilihan Tahun 2018 tanggal 12 Februari 2018, Minggu (6/5/2018). Dalam surat itu, KPU Langkat membatalkan pasangan Sulistianto-Heriansyah sebagai calon Bupati Langkat, sehingga pasangan ini menggugat ke MA.

Ketua KPU Langkat, Agus Arifin yang dikonfirmasi mengatakan, belum mendapatkan salinan resmi hasil putusan MA ini. “Itu dari portal MA ya? KPU Langkat belum ada menerima salinan secara resmi. Tapi dari sosial media ada dapat informasinya,” ungkapnya, Senin (7/5).

Ditegaskan Agus Arifin, pihaknya siap melaksanakan hasil putusan MA tersebut. “Apapun putusan MA menyangkut perseorangan, akan tetap tindaklanjuti,” katanya.

MA dalam surat putusannya Nomor 275 K/TUN/PILKADA/2018, memerintahkan KPU menetapkan Sulistianto-Herinsyah sebagai paslon Bupati dan Wakil Bupati Langkat Tahun 2018-2023.

Selain meminta KPU menetapkan pasangan Sulistianto-Herinsyah sebagai paslon Bupati dan Wakil Bupati Langkat, MA juga menghukum KPU untuk membayar segala biaya yang timbul dalam perkara ini.

Bakal calon Bupati Langkat jalur perseorangan, Sulistianto, membenarkan putusan Mahkamah Agung tersebut. Sulistianto berharap KPU Langkat segera menindaklanjutinya. “Putusan MA menolak kasasi tanggal 2 Mei 2018 kemarin. Saya berharap KPU dapat melaksanakan putusan dalam 7 hari, sebagaimanaa ketentuan yang ada,” katanya. (bam)

KPK Periksa 7 Mantan Anggota DPRD Sumut

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Usai memeriksa sejumlah saksi di Mako Brimob pada April lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil enam mantan Anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan mantan Ketua DPRD Sumut periode 2014-2019 Ajib Shah. Mereka dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Ferry Suando Tanuray, M Yusuf Siregar, dan Enda Mora Lubis.

“Penyidik hari ini memeriksa Ajib Shah, mantan Ketua DPRD Sumut sebagai saksi untuk tersangka Ferry Suando Tanuray,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (7/5).

Selain itu, kata Febri, KPK juga memanggil enam saksi lainnya yang merupakan mantan Anggota DPRD Sumut 2009-2014 untuk dua tersangka berbeda dalam kasus yang sama. Lima saksi dipanggil untuk tersangka M Yusuf Siregar masing-masing Yan Syahrin, Murni Elieser Verawaty Munthe, Dermawan Sembiring, Tahan Panggabean dan Tunggul Pangabean. Sedangkan satu dipanggil untuk tersangka Enda Mora Lubis, yakni M Yusuf Siregar.

Dalam penyidikan kasus itu, sekitar 30 Anggota DPRD Sumut telah mengembalikan uang dengan total sekitar Rp1,9 miliar. “Jumlahnya variatif ada yang mengembalikan Rp5 juta ada juga yang mengembalikan Rp10 juta, Rp15 juta. Ada juga yang mengembalikan Rp200 juta,” ungkap Febri.

Dikatakannya, pengembalian uang tersebut tentu pihaknya terima sebagai uang titipan dan dijadikan bukti dari penanganan perkara.

Menurut dia, KPK terus mendalami dan memilah dugaan penerimaan terhadap 38 anggota DPRD yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, terutama hubungannya dengan kewenangan dan periode jabatan masing-masing. “Diduga penerimaan suap terkait dengan empat kondisi mulai dari persetujuan laporan pertanggungjawaban Gubernur hingga membatalkan interpelasi DPRD,” ucap Febri.

Lebaran, Tiket Bus Tidak Naik

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS Penumpang menunggu KM Kelud bersandar di Pelabuhan Belawan pada puncak arus mudik Idul Fitri 1437 H, di Medan, Sumatera Utara, Jumat (1/7). Sebanyak 2.426 penumpang dari Tanjung Priok, Batam dan Tanjung Balai Karimun tiba di Belawan.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
Penumpang menunggu angkutan yang akan membawa mereka ke kampung masing-masing, pada mudik Lebaran tahun lalu.

SUMUTPOS.CO – Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran memang masih sekitar 38 hari lagi. Namun, berbagai persiapan telah dilakukan pemerintah untuk memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat yang ingin mudik. Untuk menjamin keamanan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus melakukan ramp check kelaikan bus. Kemenhub juga menegaskan, tarif bus tidak akan dinaikkan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah tetap mendorong masyarakat yang ingin mudik agar menggunakan angkutan umum untuk mudik Lebaran nanti. Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menyatakan, Kemenhub akan mengontrol tarif bus.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan 36/2016, tarif per kilometer per penumpang sudah diatur. “Para pengusaha bus harus mematuhi peraturan tersebut. Tidak ada kenaikan harga (tarif, Red),” tegas Budi.

Apabila mendapati tarif lebih dari itu, penumpang bisa mengadukan ke pos-pos pengaduan yang tersebar di setiap terminal yang dikelola Kemenhub maupun pemda. Budi menegaskan, pihaknya segera menindaklanjuti setiap laporan pelanggaran. Termasuk yang terkait dengan tarif bus.

Jika ada perusahaan bus yang bandel, sanksi siap dijatuhkan. Mulai teguran hingga pencabutan izin usaha. “Masyarakat harus proaktif. Jika ada pelanggaran, bisa dilaporkan di pos-pos pantau yang ada di setiap terminal,” ucap Budi.

Yang harus diwaspadai, menurut Budi, adalah calo. Sebab, para calo biasanya menaikkan harga tidak sesuai aturan. “Dua bulan lalu kami launching e-ticketing. Sehingga tidak perlu beli dari calo,” katanya.

Rupiah Diprediksi Tembus Rp14.200 per USD

Rupiah melemah terhadap Dolar Amerika.
Rupiah melemah terhadap Dolar Amerika.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pergerakan nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) Senin (7/5) siang, semakin berdarah-darah hingga harus menyentuh level Rp14.000. Meskipun, kurs tengah Bank Indonesia (BI) masih berada di level Rp13.956, namun, kurs jual di perbankan sudah menembus level Rp14.000 per USD.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengatakan, pelemahan nilai tukar Rupiah diprediksi akan terus berlanjut hingga akhir tahun ini menembus di atas level Rp14.000 per USD. “Terbuka peluang kurs terdepresiasi hingga Rp14.000-Rp14.200,” ujarnya kepada JawaPos.com (grup Sumut Pos), Senin (7/5).

Bhima menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang membuat kurs rupiah melemah. Diantaranya, pelaku pasar khususnya investor yang melakukan spekulasi terkait prediksi kenaikan Fed rate pada rapat The Fed Juni mendatang setelah pengumuman data pengangguran AS sebesar 3,9 persen terendah bahkan sebelum krisis 2008.

“Spekulasi ini membuat capital outflow (arus modal keluar) di pasar modal mencapai Rp11,3 triliun dalam 1 bulan terakhir. Spekulasi pasar jelang rapat Fed membuat sentimen investasi di negara berkembang khususnya Indonesia menurun,” tuturnya.

Di samping itu, investor juga bereaksi negatif terhadap rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2018 yang hanya mencapai 5,06 persen. Hal ini disebabkan konsumsi rumah tangga masih melemah terbukti dari penjualan mobil pribadi yang anjlok 2,8 persen di triwulan I 2018 dan data penjualan ritel yang turun. “Sentimen ini membuat pasar cenderung pesimis terhadap prospek pertumbuhan ekonomi tahun 2018 yang ditarget tumbuh 5,4 persen,” imbuhnya.

Kemudian, lanjutnya, harga minyak mentah terus meningkat hingga USD 74-75 per barel akibat perang di Suriah dan ketidakpastian Perang Dagang AS-China. Hal ini membuat inflasi jelang Ramadan semakin meningkat karena harga BBM non subsidi menyesuaikan mekanisme pasar. Inflasi dari pangan juga perlu diwaspadai karena harga bawang merah naik cukup tinggi dalam 1 bulan terakhir.

Belum lagi, permintaan Dolar Amerika Serikat yang diperkirakan naik pada triwulan II-2018 karena emiten secara musiman membagikan dividen. Investor di pasar saham sebagian besar adalah investor asing sehingga mengkonversi hasil dividen Rupiah ke dalam mata uang Dolar.

Sementara, importir lebih banyak memegang dolar untuk kebutuhan impor bahan baku dan barang konsumsi jelang Lebaran. Perusahaan juga meningkatkan pembelian dolar untuk pelunasan utang luar negeri jangka pendek. Lebih baik beli sekarang sebelum dolar semakin mahal. “Ada efek antisipasi penambahan cuti Lebaran terhadap prilaku pengusaha yang borong dolar di pasar. Meskipun dampaknya kemungkinan kecil ke fluktuasi kurs,” imbuhnya.

Terakhir, Bhima menambahkan, defisit transaksi berjalan tahun ini semakin melebar diperkirakan hingga 2,1 persen terhadap PDB. Selain karena keluarnya modal asing juga karena defisit neraca perdagangan yang diperkirakan akan kembali terjadi jelang Lebaran karena impor barang konsumsinya naik.

Edy Prihatin Masyarakat Jawa Dicari Hanya saat akan Pilkada

Cagubsu Edy Rahmayadi dipakaikan baju batik saat menghadiri Punggahan dan Pesta Budaya Jawa di Lapangan Simpang Kongsi Marendal, Deliserdang, Minggu (6/5).
Cagubsu Edy Rahmayadi dipakaikan baju batik saat menghadiri Punggahan dan Pesta Budaya Jawa di Lapangan Simpang Kongsi Marendal, Deliserdang, Minggu (6/5).

SUMUTPOS.CO – Keberadaan masyarakat Jawa yang cukup besar di sejumlah daerah di luar Pulau Jawa, sejatinya cukup potensial berperan serta mengisi pembangunan di daerah tempat mereka berdomisili. Sayangnya, keberadaan etnis Jawa ini kurang mendapat perhatian dan terkesan hanya “dicari” saat akan akan Pilkada maupun Pilpres.

“Seperti saat mau Pilkada sekarang ini, sibuk didata. Tapi setelah Pilkada atau Pileg atau Pilpres, bubarlah. Tak dicari-cari lagi. Kasihan sekalilah Warga Mamak saya ini,” ujar calon Gubernur Edy Rahmayadi saat menghadiri acara Punggahan dan Pesta Budaya Jawa di Lapangan Simpang Kongsi Marendal, Deliserdang, Minggu (6/5).

Kegiatan yang juga dirangkai dengan deklarasi dukungan Forum Komunikasi Pujakusuma Sumut kepada Calon Gubernur Sumut dan Wakil Gubernur Sumut Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) untuk memimpin Sumut pada periode 2018-2023, turut dihadiri tokoh masyarakat adat Jawa diantaranya Letkol Purn Olive Sujali, AKBP Purn H Rusbandi, Kustomo, dan Wiji.

Dalam kesempatan itu, Edy mengajak masyarakat Jawa memiliki mental dan semangat membangun untuk kehidupan yang lebih layak. Edy juga berharap agar masyarakat etnis Jawa kompak termasuk juga dalam melestarikan kesenian, adat istiadat dan budaya Jawa.

“72 tahun Indonesia tapi lihat masih banyak saudara-saudara kita yang makan saja tidak cukup tiga kali. Saya kepingin orang jawa di Sumut ini bermental besar untuk maju. Saya bangga dengan mamak saya yang orang Jawa, walau dengan berjualan kue tapi anaknya bisa Letnan Jenderal,” ujar Edy disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Dalam kesempatan itu Edy menyampaikan apresiasi atas deklarasi dukungan kepada Eramas dari Forum Komunikasi Pujakusuma Sumut. “Demokrasi itu bebas. Tapi kalau sudah Deklarasi itu janji. Janji itu adalah utang. Kalau tidak ditepati maka saudara akan masuk neraka, “ujar Edy sambil sambil bercanda.

Sebelumnya, Ketua Panitia Punggahan dan Pesta Budaya Jawa, Rianto Ahgly mengatakan, sejumlah kegiatan budaya seperti Kuda Lumping dan juga punggahan dengan makan bersama dengan masyarakat dalam rangka menyambut bulan Ramadan. “Inilah wujud kecintaan kita terhadap kebudayaan yang harus kita lestarikan. Kegiatan hari ini juga kita rangkai dengan acara punggahan sebagai wujud rasa syukur dan kebahagia kita menyambut Bulan Suci Ramadhan, “ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut pria yang akrab disapa Anto Genk juga berkesempatan membacakan deklarasi dukungan kepada Eramas yang diikuti oleh seluruh pengurus dan juga dewan pembina dan penasehat Forum Komunikasi Pujakusuma Sumut. Usai membacakan deklarasi dukungan Anto Genk menyerahkan surat dukungan kepada Edy Rahmayadi. (rel/adz)