Home Blog Page 6403

DPT Medan Bertambah 630 Ribu Pemilih

Ketua KPU Medan, Herdensi Adnin.
Ketua KPU Medan, Herdensi Adnin.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Kota Medan pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2018, kini telah bertambah. Sebelumnya sebanyak 1.519.662 pemilih menjadi 2.149.662 atau bertambah 630.000 pemilih.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan Herdensi Adnin mengatakan, saat penetapan rapat pleno di KPU Medan beberapa waktu lalu memang masih ada data pemilih yang belum masuk atau terhitung dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Medan yaitu sebanyak 630.000. Sebab, pemilih yang telah memenuhi syarat belum melakukan perekaman.

“Data 630.000 pemilih yang belum melakukan perekaman merupakan penghuni Rutan dan Lapas Tanjung Gusta,” ungkap Herdensi, kemarin.

Disebutkan dia, pihaknya sudah menyampaikan mengenai pemilih yang belum melakukan perekaman dalam rapat pleno penetapan jumlah DPT beberapa waktu lalu. Oleh karenanya, ditetapkan DPT sementara pada waktu itu sebanyak 1.519.662 pemilih. Rinciannya, 746.016 pemilih pria dan perempuan 773.646 dengan 3.019 TPS. “DPT tersebut belum seluruhnya karena masih ada yang belum melakukan perekaman sebanyak 630.000 pemilih di Rutan dan Lapas Tanjung Gusta. Mereka masih dalam proses perekaman, sehingga kita masukkan dalam DPT dan jumlahnya jadi bertambah (2.149.662 pemilih),” ungkapnya.

Herdensi mengaku, pihaknya terus mendorong Disdukcapil Medan untuk secara maksimal melakukan perekaman KTP elektronik sehingga mendapatkan surat keterangan. Sejauh ini, proses tersebut masih berjalan. “Kami mendorong Disdukcapil agar menyampaikan kepada camat, lurah dan kepala lingkungan supaya penduduk di wilayahnya yang belum terekam, dapat segera merekam. Dengan begitu, mereka akan mendapatkan surat keterangan dan bisa menggunakan hak pilihnya,” imbuh dia.

Sementara, Kepala Disdukcapil Medan OK Zulfi mengaku perekaman e-KTP yang dilakukan pihaknya masih terus berproses. Namun, proses perekaman ini tidak ada yang dilakukan secara kolektif. “Secara bertahap terus dilakukan perekaman e-KTP di kantor camat untuk mendapatkan suket tersebut. Setiap hari kerja prosesnya terus dilakukan. Tetapi, kita tidak ada yang kolektif atau ramai-ramai,” ujarnya.

Namun demikian, berapa banyak masyarakat Medan yang memenuhi syarat hak pilih namun belum mendapatkan suket, OK Zulfi tak dapat menyebutkan berapa totalnya. OK Zulfi hanya menyampaikan jumlah yang belum cetak KTP elektronik. “Lebih kurang 120 ribu lagi yang harus kita cetak e-KTP. Namun, data ini dinamis karena setiap hari proses perekaman terus berjalan sehingga jumlahnya bertambah,” tandasnya.

Semangat Edy Bangun Stadion Utama Diapresiasi

Cagubsu Edy Rahmayadi saat meninjau Pasar Sembada, Medan Selayang, Rabu (25/4).
Cagubsu Edy Rahmayadi saat meninjau Pasar Sembada, Medan Selayang, Rabu (25/4).

SUMUTPOS.CO – Sumatera Utara secara resmi sudah dipilih sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) bersama Provinsi Aceh. Masyarakat Sumut  menyambut hangat semangat calon Gubernur Edy Rahmayadi untuk memenuhi kebutuhan sebagai daerah pelaksanaan PON 2024.

Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja sangat yakin jika Edy Rahmayadi jadi Gubernur Sumut, persoalan olahraga di Sumut akan beres. “Pertama kita harus doakan Pak Edy jadi Gubsu. Saya yakin, di tangan dia olahraga Sumut akan bangkit. Apalagi PON 2024 sudah pasti digelar di Sumut, ini butuh pemimpin tegas untuk memastikan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk PON terbangun,” kata Julius Raja, Kamis (25/4).

Keyakinannya ini bukan tanpa alasan. Kata dia, PSMS pun saat ini bangkit dan bisa berlaga di Liga 1, sebab usaha dari mantan Pangkostrad dan Pangdam I/BB itu. “Soal stadion utama yang akan dibangun di Kualanamu, warga Sumut sangat mendukung dan yakin jika Pak Edy jadi Gubsu, maka hal itu akan terwujud. Beliau orang yang berkomitmen dan tidak pernah berbohong atas janjinya,” katanya.

Sebagai salah satu provinsi terbesar di Indonesia, harus diakui bahwa Sumut tak punya fasilitas olahraga yang bisa dibanggakan. Termasuk stadion sepak bola. Tak dipungkiri juga, di beberapa daerah memang ada beberapa stadion namun tak ada yang layak untuk menggelar even berskala nasional apalagi internasional.

Sebagai sosok yang peduli olahraga, Edy Rahmayadi bertekad akan membangun stadion utama berskala internasional demi mensukseskan even PON 2024 bersama Provinsi Aceh. Ada beberapa kandidat tempat untuk pembangunan stadion utama. Antara lain di kawasan Kualanamu. Selain masih banyak lahan di kawasan tersebut, faktor dekatnya bandara internasional kualanamu menjadi nilai lebih.

Niat Edy membangun stadion utama dan fasilitas olahraga lainnya di Sumut, tak lain adalah komitmennya untuk membangun Sumut. Sudah sejak lama Edy sedih dengan minimnya prestasi yang ditorehkan Sumut, utamanya di bidang olahraga.

Edy berkomitmen jika ia terpilih menjadi Gubsu untuk membangun sarana dan prasarana olahraga sesuai dengan kebutuhan. “Pemerintah sudah menyiapkan lahan di daerah Kualanamu seluas 100 hektar untuk sport centre. Di sana, direncanakan dibangun stadion utama yang setara minimal sama dengan Stadion Utama Gedebage Jawa Barat,” katanya.

Lantas bagaimana soal anggarannya? Menurut Edy, untuk PON 2024, Pemerintah Provinsi Sumut sudah meletakkannya dalam RPJMP dan RPJMD. Artinya, proyeksi anggaran sudah ada. “Tinggal bagaimana mana gubernur baru nanti konsisten menampungnya selama 4 tahun sejumlah total Rp3,3 triliun. Saya akan siapkan, jika warga Sumut berkenan. Yakinlah, saya kembali ke sini untuk membangun Sumut yang kita cintai dan banggakan ini,” katanya.

Sumut pernah sekali jadi tuan rumah PON yakni pada 1953 silam. Saat itu, pembangunan fasilitas pendukung dibangun beberapa tahun sebelumnya. Termasuk Stadion Teladan di Medan yang dibangun pada 1950. (prn)

Libatkan 2.500 Serikat Buruh, Bagi-bagi 2.000 Paket Sembako

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS PERINGATAN MAY DAY_Ratusan buruh melakukan aksi longmarch di di sekitar Jalan Balai Kota Medan, Senin (1/5) Ratusan buruh di kota medan melakukan aski daam untuk memperingati hari buruh sedunia atau May Day.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
PERINGATAN MAY DAY_Ratusan buruh melakukan aksi longmarch di di sekitar Jalan Balai Kota Medan, tahun lalu.

SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr HT Erry Nuradi mendorong peringatan hari buruh atau Mayday bisa digelar dengan perayaan yang penuh sukacita setiap tahunnya. Menjelang 1 Mei mendatang, seluruh pihak pun diingatkan untuk menjaga kran komunikasi untuk kepentingan para pekerja di Sumut.

Hal itu disampaikan Gubernur saat menerima Panitia Perayaan Hari Buruh Internasional tingkat Sumut Anggiat Pasaribu dari DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Sumut sekaligus ketua panitia, bersama Paraduan Pakpahan dari KSBSI, Mince Simatupang, dan Juli Purnomo (Kodam I/BB) serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan di ruang kerjanya, Kamis (26/4). Sementara Gubernur didampingi Asisten Administrasi Umum Zonny Waldi, Plt Kadisnaker Sumut Fransisco Bangun beserta jajaran dan Budianto Tambunan dari Badan Kesbangpol Sumut.

“Saya menyambut baik rencana kegiatan ini, karena Mayday bukan hanya di Indonesia, tetapi dunia internasional. Tentu bagaimana agar peringatan ini benar-benar menjadi hari rayanya buruh, saatnya buruh bergembira,” ujar Gubernur.

Disampaikan Erry, bahwa sejumlah kabupaten/kota juga pernah merayakan hari buruh dengan diisi berbagai kegiatan menarik seperti perlombaan dan panggung hiburan rakyat. Khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai saya dirinya masih menjabat Bupati di daerah itu. Dengan begitu, para buruh dapat merasakan kegembiraan saat harinya dirayakan penuh sukacita.

“Kalau selama ini hanya demo saja, lebih baik kita komunikasikan apa yang menjadi persoalan, misalnya terkait kebijakan yang ada. Kita buka ruang diskusi. Karena ternyata di luar negeri juga hari buruh dirayakan,” sebutnya.

Masyarakat Kurang Antusias Program Pemutihan Denda PKB/BBN-KB

SUTAN SIREGA/SUMUT POS ANTRI_Puluhan warga mengantri saat mengurus denda pajak kendaraan bermotor di kantor samsat Jalan Putri Hijau Medan, Rabu (11/4) Warga memanfaatkan penghapusan denda pajak agar lebih meringankan biaya pengurusan.
SUTAN SIREGA/SUMUT POS
ANTRI_Puluhan warga mengantri saat mengurus denda pajak kendaraan bermotor di kantor samsat Jalan Putri Hijau Medan, Rabu (11/4) Warga memanfaatkan penghapusan denda pajak agar lebih meringankan biaya pengurusan.

SUMUTPOS.CO – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Sumatera Utara (Sumut) mengaku antusias masyarakat terhadap program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) masih kurang. Mulai 9 April lalu, baru terkumpul sekitar Rp100,1 miliar.

Kepala BP2RD Sumut melalui Kepala Bidang PKB, Victor Lumbanraja mengatakan hingga kini waktu pelaksanaan program pemutihan atau penghapusan denda PKB dan BBN-KB tinggal 10 hari lagi. Sejauh ini sudah ada 104.037 unit kendaraan bermotor yang didaftarkan untuk program keringanan denda tersebut. Sebagian besar didominasi kendaraan roda dua sekitar 70 persen.

Untuk sepeda motor,  jumlahnya 73.981 unit yang didaftarkan. Menyusul mobil penumpang termasuk plat kuning sebanyak 22.038 unit, mobil pengangkut beban (pickup dan truck) sebanyak 7.890 serta bus 118 unit dan alat berat 10 unit.

“Seluruh UPT Samsat kita buka, bahkan di plaza itu bukan sampai malam. Kita terus sosialisasikan ke UPT di daerah, program pemutihan ini,” ujar Victor, Kamis (26/4).

Diakui Victor, kurang antusiasnya minat masyarakat mengikut program ini karena beberapa hal. Pertama menurutnya karena yang dihapuskan adalah dendanya saja. Sedangkan kewajiban membayar PKB dan BBN-KB tetpa harus dipenuhi pemilik kendaraan bermotor.

Faktor berikutnya lanjut Victor, pembayaran pajak dan bea balik nama tersebut, harus langsung ke kantor Samsat. Hal ini mengingat ada denda yang harus diselesaikan oleh pemilik kendaraan bermotor, meskipun pada program ini, sanksi keterlambatan membayar kewajiban dihapuskan. Sehingga wajib pajak hanya membayar kewajibannya saja, tanpa dikenakan denda.

“Mungkin saja sebagian besar masyarakat masih banyak kebutuhan penting. Apalagi sekarang ini kan mau masuk musim sekolah. Ditambah lagi menjelang puasa dan lebaran. Jadi ya barangkali masyarakat punya keperluan lain. Bahkan banyak juga yang kena denda karena STNK mati,” sebutnya.

Dari program ini lanjut Victor, Pemprov Sumut menargetkan perolehan penerimaan sebesar Rp200 miliar. Namun hingga kemarin, posisi perolehan untuk pendapatan asli daerah (PAD) dari PKB dan BBN-KB baru sekitar Rp100,1 miliar. Dengan begitu, pihaknya berharap masyarakat memanfaatkan keringanan yang diberikan pemerintah untuk melunasi pajak kendaraannya.

“Target kita sampai 9 Mei nanti, minimal bisa mencapai 80 persen. Karena itu kita mendorong seluruh UPT yang ada lebih aktif mensosialisasikan program pemutihan ini,” pungkasnya. (bal/ila)

 

Beli Pertamax, Diskon 50 Persen Tiket Avengers

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS BBM NAIK_Seorang petugas SPBU mengisi bahan bakar ke kendaraan di SPBU Jalan Putri Hijau Medan, Kamis (5/1) Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik mulai hari ini, Kamis, 5 Januari 2017. Kenaikan harga terjadi untuk Bahan Bakar Khusus (BBK) yakni pertamax, pertamax plus, pertamina dex, dexlite, pertalite, dan pertamax turbo, harga bahan bakar tersebut rata-rata mengalami kenaikan sebesar Rp 300,-.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
BBM NAIK_Seorang petugas SPBU mengisi bahan bakar ke kendaraan di SPBU Jalan Putri Hijau Medan, beberapa waktu lalu.

SUMUTPOS.CO – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I terus mempromosikan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) berkualitas kepada konsumen. Namun, promosi itu dilakukan Pertamina dengan cara memberikan pemotongan harga tiket nonton bioskop untuk film Avengers setiap pembelian Pertamax.

Unit Manager Communication & CSR Region I, Rudi Ariffianto mengatakan, pemotongan 50 persen tiket nonton bioskop untuk pembelian Pertamax Turbo dan Pertamina Dex dengan harga pembelian sebesar Rp 250 ribu. Diskon tersebut, untuk satu orang pembelian Pertamax tersebut.

“Pembelian 250 Pertamax Turbo atau Pertamina Dex mendapatkan diskon 50 % dengan 1 struk tiket yang berlaku dari 25 April hingga 30 April 2018  saja” ucap Rudi kepada wartawan di Medan, Rabu (25/4) kemarin sore.

Rudi mengungkapkan, promo ini berlaku di 9 SPBU bertandakan khusus di Sumatera Utara. Untuk Medan di Jalan Adam Malik SPBU No.14.201.1166, Jalan Juanda SPBU No. 14.201.1154, Jalan Iman Bonjol SPBU No. 11.201.106 dan Jalan Merak Jingga SPBU No.11.201.102.

Sedangkan untuk Binjai di Jalan Soekarno Hatta Tanah Tinggi SPBU No.14.207.166, Deli Serdang di Jalan Binjai KM.17,6 Sei Simayang  No.14.203.117, Siantar di Jalan Ahmad Yani SPBU No.14.211.205, Kisaran Jalan Imam Bonjol SPBU No. 14.212.273 dan Gunung Tua di Jalan Merdeka SPBU No.14.229.319.

“Promo ini berlangsung dari tanggal 25 April hingga 30 April 2018 di sembilan SPBU bertandakan khusus di Sumatera Utara,” kata Rudi.

Promo ini, lanjut Rudi, bertujuan dalam upaya pelayanan optimal kepada masyarakat yang telah setiap dan peduli kepada produk Pertamina.(gus/ila)

 

Rusdi Bantah PAD Bocor Rp30 Miliar

Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya.
Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Tudingan Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan, Mulia Asri Rambe yang menilai sumbangan kontribusi PD Pasar sangat kecil hanya sebesar Rp1,47 miliar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2017 dan seharusnya bisa mencapai Rp30 miliar lebih, ditepis oleh Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Rusdi Sinuraya.

Menurut Rusdi, apa yang disampaikan anggota dewan dari Fraksi Partai Golkar itu bahwa hasil perhitungannya tidak tepat. Sebab, belum dikurangi dengan biaya-biaya yang harus dikeluarkan oleh PD Pasar.

“Jangan hanya dihitung dari angka pendapatannya saja, karena belum termasuk beban biaya-biaya yang harus ditanggung PD Pasar setiap tahunnya. Jadi, pendapatan PD Pasar itu setahun (2017) sebesar Rp42 miliar. Kemudian, dikurangi biaya-biaya operasional, gaji karyawan sekitar 700 orang dan sebagainya, barulah dapat angka Rp1,47 miliar,” ujar Rusdi, Kamis (26/4).

Rusdi mengaku, sumbangan kontribusi terhadap PAD sebesar Rp1,47 miliar merupakan prestasi terbaik. Bahkan, sejarah bagi PD Pasar dibanding beberapa tahun terakhir. “Sebelumnya tak pernah PD Pasar mendapatkan laba bersih Rp1,47 miliar. Baru tahun 2017 laba tersebut diperoleh,” katanya.

Sementara, Mulia Asri Rambe mengatakan, sah-sah saja pengakuan Dirut PD Pasar seperti itu. Namun, nanti akan ketahuan apakah benar yang disampaikannya atau tidak.

“Kita lihat nanti pada saat finalisasi LKPj (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Tahun Anggaran 2017 pada Senin (30/4). Sebab ketika pembahasan LKPj kemarin itu (Senin lalu, Red), saat diminta necara laporannya tidak bisa menunjukkan,” ucap Mulia yang akrab dipanggil Bayek.

Izin Akuisisi Pertagas

Direktur Utama PT PGN Tbk Jobi Triananda usai memberikan keterangan pers hasil RUPST.
Direktur Utama PT PGN Tbk Jobi Triananda usai memberikan keterangan pers hasil RUPST.

SUMUTPOS.CO – PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) telah mendapat restu untuk berintegrasi PT Pertamina Gas (Pertagas). Izin prinsip tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2017.

Direktur Utama PT PGN Tbk Jobi Triananda mengatakan hal tersebut merupakan tindak lanjut dari pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) migas. Pasalnya, izin prinsip PGN untuk mencaplok Pertamina masih belum dimiliki, meskipun proses pembentukan BUMN Migas terus berjalan.

“Ini (izin prinsip) sebagai tindak lanjut akte inbreng (yang sudah ditandatangani) pada April kemarin,” ujarnya dalam acara Konferensi pers RUPST PT PGN di Hotel FourSeason, Jakarta, Kamis (26/4).

Jobi mengungkapkan, setelah mendapat izin prinsip tersebut akan semakin memuluskan pembentukan holding BUMN migas. Selain itu, tanda tanya besar terkait nasib PGN dan Pertagas juga sudah mulai menemukan titik terang.

“Kami mendapatkan integrasi Pertagas ke PGN. Dengan ini kami bisa melanjutkan untuk mengintegrasikan Pertagas ke PGN,” tegasnya.

Disamping itu, Jodi mengaku, mengenai mekanisme integrasinya nantinya akan dibahas lebih lanjut lagi dalam RUPS yang akan datang. Namun menurutnya, mekanisme lewat akuisisi dinilai paling mungkin karena waktu yang dibutuhkan juga relatif lebih cepat.

“Kita akan integrasikan, bentuknya akuisisi atau merger sedang dikaji. Dari sisi waktu, akuisisi lebih cepat. Sekarang masih dikaji baik dari konsultan, KJPP, atau holding mengenai nilai besarannya,” tuturnya.

Jika nantinya benar-benar lewat metode akuisisi, kata dia, maka pihaknya juga akan menunggu nilai valuasi aset milik Pertagas. Karena hingga saat ini, valuasi aset tersebut masih terus dihitung.

“Nanti berapa nilainya masih dalam. Proses pengkajian dan evaluasi. Nilainya nanti kalau sudah dihitung kita sampaikan. Lalu kita RUPS kembali,” tambahnya.

Jobi berharap jika proses holding BUMN migas bisa berjalan dengan lancar. Sehingga bisa berdampak positif bagi kinerja keuangan perseroan dan juga negara.

“Ada integrasi (dengan Pertagas) bisa konsolidasi Pertagas ke PGN ini bisa perbaikan ekonomi juga. Penyaluran kita juga lebih baik. Insya Allah 2018 lebih baik,” tandasnya. (mys/JPC/ram)

 

Belajar dari Banyuwangi

Dahlan Iskan
Dahlan Iskan

SUMUTPOS.CO – ADA satu kelompok orang miskin yang tidak mungkin dientas. Mereka janda. Atau duda. Sudah tua. Tidak punya keluarga. Rumah juga tiada. Diberi modal pun tiada guna. Apalagi diberi penataran. Perkiraan saya jumlahnya 5 juta. Di seluruh Indonesia.

Bagi kelompok ini, yang penting adalah jaminan bisa makan. Setidaknya dua kali sehari. Kalau sakit bisa berobat. Gratis. Punya baju meski tidak baru. Punya selimut. Atau sarung yang multi guna.

Tapi yang terpenting sebenarnya keperluan jenis ini: teman bicara. Teman ngobrol. Teman curhat.

Inilah sebenarnya tujuan panti jompo. Agar punya banyak teman sebaya. Tapi dari namanya saja sudah begitu menghina. Siapa yang mau terhina tinggal di sana.

Di Banyuwangi saya melihat contoh ideal. Saat saya ke sana. Sabtu-Minggu kemarin. Bupati Banyuwangi Azwar Anas sudah punya datanya: 2.000 sekian. Lengkap dengan nama dan alamatnya.

Anas juga punya solusi: kirim makanan dua kali sehari. Tiap kali satu rantang berisi tiga.

Dia tahu birokrasi tak akan mungkin menanganinya. Maka dia tunjuk warung-warung terdekat.

Misalnya warung bu Fatimah. Saat saya ke warung itu rantang sedang dipersiapkan. Ada warna merah dan hijau. Untuk pengiriman sore.

Untuk makan malam, Bu Fatimah punya dua ‘loper’. Yang mengantar rantang itu. Sekaligus mengambil rantang kosong.

Setiap bulan Bu Fatimah menerima pembayaran dari Pemda. Serantang Rp 18.000. Juga bertanggungjawab atas mutu makanan.

Sore itu saya kunjungi Bu Tampani. Seorang janda, usia 80 tahun. Punya tiga anak, tapi semua meninggal sebelum umur dua tahun.

Suaminya, seorang nelayan, juga sudah meninggal. Lebih dari 40 tahun lalu.

Tapi fisik Bu Tampani cukup baik. Pendengarannya masih ok. Ingatannya masih segar. Bicaranya masih jelas. Tidak pikun. Tidak tremor.

Dialah salah satu penerima rantang itu. Kebetulan tetangga-tetangganya masih sering mengajak dia ngobrol.

Saya yakin ada Pemda lain yang memiliki program seperti Banyuwangi. Hanya saja saya tidak tahu.

Tapi Pemda yang melakukannya seperti tidak mendapat nama. Seolah kurang berhasil dalam menangani kemiskinan.

Meski telah tertangani, tetap saja mereka masuk kelompok miskin. Mereka tidak menjadi faktor pengurang angka kemiskinan.

Mungkin ada baiknya dilakukan begini: mereka yang sudah tertangani dari kelompok ini dikeluarkan dari angka kemiskinan. Bikinkan kategori khusus.

Mereka memang tidak mungkin dientas. Dalam pengertian dibuat kaya. Yang penting kebutuhan mereka terpenuhi.

Timnas U-16 Jumpa Iran

David Maulana dkk akan menghadapi lawan berat di Piala Asia U-16.
David Maulana dkk akan menghadapi lawan berat di Piala Asia U-16.

SUMUTPOS.CO – Federasi Sepak Bola Asia (AFC) sudah melakukan pengundian grup untuk ajang AFC Cup U-16. Turnamen yang diadakan di Malaysia ini bakal digelar dari 20 September sampai 7 Oktober 2018 mendatang.

Indonesia yang sebelumnya menjuarai persaingan di Grup G babak kualifikasi bertemu lawan kuat dalam perhelatan ini. Tergabung di Grup C, Indonesia akan bertarung melawan Iran, India, serta Vietnam.

Menanggapi hasil undian tersebut, Fakhri Husaini selaku pelatih tim mengakui bahwa persaingan akan berlangsung sangat berat. Namun ia tetap yakin anak didiknya bisa memenuhi target empat besar yang sudah diberikan. “Ya, kita akan berusaha keras untuk mencapai target itu,” ujar Fakhri yang dikutip dalam situs resmi PSSI.

Empat tim semifinalis di ajang ini akan lolos ke Piala Dunia U-17.Untuk mempersiapkan diri, Timnas Indonesia U-16 bakal menjalani pemusatan latihan mulai Sabtu (28/4). Mereka sudah memiliki modal bagus karena sebelumnya mampu menjuarai turnamen Jenesys di Jepang.

Piala Dunia U-17 tahun 2019 nanti sudah ditetapkan oleh FIFA akan dihelat di Peru. Negara Amerika Selatan tersebut terpilih setelah pesaingnya Rwanda mengundurkan diri.

FIFA sendiri belum menetapkan tanggal pasti penyelenggaraan turnamen ini untuk tahun depan. Yang pasti, turnamen ini akan diikuti oleh 24 negara.

Garuda Asia dalam sejarahnya belum pernah tampil di Piala Dunia U-17. Bila berhasil lolos, tentu ini menjadi sejarah tersendiri bagi tim asuhan Fachri Husaini tersebut.(bep/jpc/don)

Pembagian Grup AFC Cup U-16:
Grup A
Malaysia
Jepang
Thailand
Tajikistan

Grup B
Korea Utara
Oman
Yaman
Jordania

Grup C
Iran
Vietnam
India
Indonesia

Grup D
Irak
Korea Selatan
Australia
Afganistan

Antoni Bisa Comeback

Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos Antoni Putro Nugroho turut dibawa ke Lamongan karena sudah pulih.
Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos
Antoni Putro Nugroho turut dibawa ke Lamongan karena sudah pulih.

SUMUTPOS.CO – Skuad PSMS Medan akan bertolak ke Lamongan, Jumat (27/4) pagi untuk melakoni laga lanjutan Liga 1 kontra Persela di Stadion Surayaja, Minggu (29/4). Pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman memboyong 18 pemain untuk lawatan ini.

“Besok (hari ini) pagi kita akan berangkat ke sana (Lamongan). Ada 18 pemain yang akan kita bawa,” kata Pelatih PSMS, Djajang Nurjaman, usai latihan persiapan terakhir di Stadion Mini Kebun Bunga, Medan, Kamis (26/4/2018).

Dari 18 nama itu, Antoni Putro Nugroho yang sudah absen di empat laga terakhir turut dibawa. Mantan pemain Bhayangkara FC itu sudah pulih dan kemungkinan besar tampil pada laga tersebut.

“Antoni sudah oke. Semua pemain siap untuk diturunkan dan mereka tidak ada mengalami masalah dan akumulasi kartu,” tambah eks pelatih Persib Bandung itu.

Pada latihan terakhir Djanur lebih banyak menerapkan latihan taktikal dalam sesi latihan tersebut. Djanur memaksimalkan latihan terakhir untuk taktikal karena sehari sebelumnya latihan tidak digelar di lapangan karena hujan deras.

“Mereka adalah lawan tangguh, terlebih mereka dihuni pemain-pemain bagus seperti Loris Arnaud, mantan pemain PSG, Shohei Matsunaga, dan lainnya,” ujarnya.

“Meski demikian kita tidak memberikan perhatian khusus kepada nama-nama itu karena kita melihat permainan mereka secara tim,” tambahnya.

Sementara Antoni mengatakan, sebagai pemain profesional, dia mengaku siap menampilkan yang terbaik jika dipercaya sang pelatih tampil dalam laga nanti. “Saya siap turun. Apalagi saya sudah pulih dan tetap rutin melakukan latihan selama cedera kemarin. Mereka (Persela) adalah tim yang kuat apalagi bermain di kandang. Namun kami berharap bisa meraih poin,” tutur Antoni.

Di sisi lain bek PSMS, Reinaldo Lobo tidak hanya mewaspadai rekan senegaranya, Diego Assis yang gemilang bersama Persela. Lobo juga mewaspadai Shohei Matsunaga. “Gelandang asal Jepang dan Diego Assis. Kenapa? Karena mereka bermain bagus di dua laga terakhir. Diego juga sesuai namanya banyak memberikan asis untuk rekan-rekannya. Jadi bakal butuh penjagaan ketat terhadap keduanya,” ungkapnya.

Apalagi, menurut Lobo, Diego Assis juga seorang pencetak gol yang tajam. “Saat lawan Bhayangkara, dia cetak gol,” timpalnya. Diego Assis juga melesatkan si kulit bundar ke gawang Persebaya. Sedangkan, Matsunaga juga sudah mencetak gol untuk Persela, saat mengalahkan PSM Makassar 3-2.

Mantan pemain Mitra Kukar ini menambahkan tim lawan besutan Aji Santoso tersebut adalah tim yang kuat. Pun demikian, PSMS menurutnya sudah menyiapkan strategi untuk meredam perlawanan tuan rumah. “Tim pelatih terus memberikan kami materi untuk mempersiapkan pertandingan selanjutnya. Kami latihan dengan keras untuk mendapatkan hasil positif di Persela,” ungkapnya.

“Saya senang karena kerja keras di lapangan dihargai. Dan, tentu ini bukan hanya keberhasilan saya pribadi tapi kerja sama kami satu tim saat mengalahkan Perseru Serui,” ungkapnya. (don)