Home Blog Page 6451

Gojek Pasang Deteksi Aplikasi ‘Tuyul’

Foto: M IDRIS/Sumut Pos VP Corporate Communication Go-Jek Michael Say (kanan) bersama dengan VP Regional Go-Jek Sumatra Edy Tan (tengah) dan PR Manager Go-Jek Rindu Ragilia, saat sosialisasi kebijakan hapus tuyul di Medan, Senin (9/4).
Foto: M IDRIS/Sumut Pos
VP Corporate Communication Go-Jek Michael Say (kanan) bersama dengan VP Regional Go-Jek Sumatra Edy Tan (tengah) dan PR Manager Go-Jek Rindu Ragilia, saat sosialisasi kebijakan hapus tuyul di Medan, Senin (9/4).

SUMUTPOS.CO – Go-Jek, salah satu perusahaan transportasi berbasis aplikasi tengah mengembangkan sistem yang dapat mendeteksi GPS palsu atau aplikasi ‘tuyul’. Oleh karenanya, kepada mitra pengemudi atau driver baik roda empat (Go-Car) maupun roda dua (Go-Ride) diultimatum segera menghapus GPS palsu tersebut.

Vice President (VP) Corporate Communication Go-Jek Michael Say mengatakan, sistem yang dikembangkan untuk memastikan keadilan bagi para mitra driver yang jujur dan bekerja keras membantu jutaan warga Indonesia setiap harinya. Untuk itu, diberikan kesempatan kepada mitra driver segera menghapus aplikasi GPS palsu sebelum mendapat sanksi.

“Mulai hari ini (kemarin, red), driver yang terdeteksi memiliki tuyul maka langsung menerima notifikasi melalui smartphone mereka masing-masing. Notifikasi yang diterima, mengharuskan driver segera menghapus GPS palsu tersebut,” ungkap Michael Say dalam media gathering sosialisasi kebijakan hapus tuyul di Istana Koki Medan, Senin (9/4).

Diutarakannya, bila driver tak menghapus GPS palsu selama 7 hari ke depan ketika menerima notifikasi, maka diberikan sanksi tak bisa mengambil bonus. Namun demikian, driver tetap bisa beroperasi menarik penumpang. Akan tetapi, sambungnya, jika sampai kurun waktu 14 hari tak juga menghapus tuyul maka diberi sanksi tegas berupa pemblokiran atau suspend.

“Kebijakan ini menjawab aspirasi mitra driver terkait dengan masalah yang sering mereka hadapi dalam mendapatkan order dari pelanggan. Diharapkan dengan penerapan kebijakan ini, mitra bisa bekerja lebih nyaman demi keluarga mereka,” ujar Michael Say yang didampingi VP Regional Go-Jek Sumatra Edy Tan dan Public Relation Manager Go-Jek Rindu Ragilia.

Michael menyebutkan, saat ini jumlah driver yang terdata di seluruh Indonesia mencapai 1.000 lebih baik itu Go-Car ataupun Go-Ride. Namun sayangnya, ia tak merinci berapa persen yang terdeteksi menggunakan GPS palsu.

“Kalau di Jakarta, Bandung dan Surabaya sudah 80 persen menghapus atau meng-instal ulang tuyulnya. Untuk di Medan sendiri masih dalam proses pendataan dan akhir bulan ini baru bisa disampaikan,” sebut dia.

VP Regional Go-Jek Sumatra Edy Tan mengatakan, kebijakan yang diterapkan ini diberlakukan secara bertahap terlebih dahulu ke beberapa kota termasuk Medan. Makanya, sosialisasi kebijakan ini dilakukan di Medan guna menciptakan kesetaraan dan keadilan bagi seluruh mitra driver.

Sebab, mitra merupakan tulang punggung dimana mereka bekerja begitu keras siang dan malam demi membantu jutaan warga Indonesia setiap harinya. Kenyamanan mitra dalam bekerja dan mendapatkan order merupakan salah satu prioritas utama.

“Penggunaan aplikasi tuyul merupakan tindakan curang yang akan merugikan mitra sendiri dan juga mitra lainnya, yang bekerja dengan jujur.  Beberapa oknum mitra menggunakan aplikasi tuyul untuk mendapatkan keuntungan dengan cara tidak adil,” ujarnya.

Padahal, lanjutnya, menggunakan GPS palsu di aplikasi justru akan membahayakan data dari akun mitra tersebut. Penggunaan aplikasi juga membuat smartphone mitra rentan terhadap program-program jahat yang bisa dibawa oleh aplikasi tuyul,” pungkasnya. (ris/ila)

 

 

 

Mahasiswa Duduki Ruang Paripurna

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS DEMO_Ratusan mahasiswa ber orasi dan menduduki kursi anggota DPRD sumut saat berunjuk rasa di kantor DPRD Sumut Jalan Imam bonjol Medan, Senin (9/4) mahasiswa yang berunjukrasa di DPRD Sumut berhasil merangsek ke Ruang Sidang Paripurna DPRD Sumut setelah di ijinkan masuk ke dalam kantor DPRD Sumut, mahasiswa menuntut agar pemerintah segera menurunkan harga BBM jenis pertalite.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
DEMO_Ratusan mahasiswa ber orasi dan menduduki kursi anggota DPRD sumut saat berunjuk rasa di kantor DPRD Sumut Jalan Imam bonjol Medan, Senin (9/4) mahasiswa yang berunjukrasa di DPRD Sumut berhasil merangsek ke Ruang Sidang Paripurna DPRD Sumut setelah di ijinkan masuk ke dalam kantor DPRD Sumut, mahasiswa menuntut agar pemerintah segera menurunkan harga BBM jenis pertalite.

SUMUTPOS.CO – Seratusan mahasiswa dari sejumlah kampus mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) menuntut digelarnya rapat dengar pendapat (RDP) melibatkan Pertamina, Senin (9/4). Dalam aksinya, mahasiswa pun sempat menduduki bahkan salat di gedung paripurna.

Awalnya, mahasiswa yang berasal dari beberapa kampus seperti USU, UNPAB, Polmed dan Polimedia merasa sempat dijanjikan untuk digelar RDP di Komisi B bersama Pertamina, membahas masalah kenaikan BBM jenis pertalite dan juga kelangkaan premium di masyarakat. Sehingga, kebijakan menaikkan BBM tersebut sangat memberatkan bagi kebutuhan hidup rakyat banyak.

“Mana janjinya, katanya mau digelar RDP hari ini, nyatanya anggota dewan menggelar paripurna. Itupun dibatalkan karena jumlahnya sedikit. Bagaimana kami mau percayakan suara rakyat kepada kalian,” teriak koordinator aksi, Wira Putra.

Karena merasa permintaannya tidak diindahkan dewan, mereka pun meminta anggota DPRD Sumut memberikan jawaban yang pasti terkait jadwal RDP yang sempat dijanjikan kepada mereka pada akhir Maret lalu. Permintaan itu pun dipenuhi dua legislator yakni Muchrid Nasution (Choky) dan Aripay Tambunan yang menemui langsung mahasiswa.

Dari atas mobil komando, Aripay menyampaikan bahwa kebijakan menaikkan harga BBM adalah kewenangan pemerintah pusat. Pun begitu, mereka juga mengkaji mendengar terjadinya kelangkaan premium dan solar bersubsidi di masyarakat. Sehingga perlu dipertanyakan langsung, mengapa hal itu terjadi.

“Untuk RDP, ini belum diputuskan di Banmus, jadi kalaupun kita paksakan pertemuannya tidak sesuai tatib, maka namanya rapat ilegal,” sebutnya.

Bahkan Aripay mengungkapkan dirinya telah berkomunikasi dengan Hiswana Migas, soal kelangkaan premium dan solar bersubsidi di Sumut. Informasi yang ia dapat bahwa kelangkaan tersebut adalah kebijakan pemerintah pusat yang ingin menarik keberadaannya dari lapangan.

Cewek Aceh Pikul 20 Kg Ganja

Setelah diamankan petugas Reskrim Polsek Patumbak, R memperlihatkan ganja yang dibawanya.
Setelah diamankan petugas Reskrim Polsek Patumbak, R memperlihatkan ganja yang dibawanya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang wanita berinisial R (21) asal Puntet, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, diamankan unit Reskrim Polsek Patumbak, dari Jalan Sisingamangaraja, Amplas, Medan. Tepatnya di depan pool bus KUPJ, Jumat (7/4) dinihari.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Ainul Yaqin mengatakan, penangkapan itu dilakukan karena wanita tersebut membawa narkoba jenis ganja sebanyak 2 kotak plastik. Masing-masing kotak berisi 10 bal (kurang lebih 20 kg).

“Mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seorang perempuan di loket KUPJ diduga membawa narkoba jenis ganja. Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaannya dan personil menemukan bungkusan warna kuning berisikan daun ganja kering,” ungkapnya, Minggu (8/4).

Yaqin mengatakan, dari hasil interogasi,  R mengakui bahwa ganja tersebut dibawa dari Aceh Utara menuju Pekanbaru untuk diberikan kepada seseorang. Kuat dugaan, R sampai nekat membawa barang haram itu karena faktor ekonomi.

“TSK masih belom mengakui motifnya. Tapi hasil dugaan sementara penyidik memang faktor ekonomi. Karena TSK tergolong ekonomi kebawah dan bekerja sebagai petani,” jelasnya.

Kepada penyidik, R mengaku baru kali ini bekerja sebagai kurir narkoba. Ia pun mengaku tidak kenal kepada siapa ganja itu akan diberikan di Pekanbaru.

“TSK mengaku hanya di suruh bawakan saja. Ia juga tidak mengetahui berapa bayaran atas jasa pengiriman yang dilakukannya itu,” pungkasnya.(mag-1/ala)

 

Dua Bertetangga Tewas Digilas Truk

Foto: Batara/Sumut Pos Personel Satlantas Pores Delisedang dibantu warga mengangkat jenazah Surip untuk dievakuasi dari TKP, Senin (9/4).
Foto: Batara/Sumut Pos
Personel Satlantas Polres Deliserdang dibantu warga mengangkat jenazah Surip untuk dievakuasi dari TKP, Senin (9/4).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO -Surip (62) bersama anak tetangganya, Agung Aprianto (13) tewas digilas truk tronton. Maut itu terjadi di Simpang Kayu Besar Dusun IX, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Senin (9/4) sekira pukul 08.00 WIB.

Saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, keduanya berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 6583 MAY. Kedua warga Jalan Industri, Dusun I, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa itu datang dari arah Medan menuju Lubukpakam.

Tiba di TKP, Surip berupaya mendahului truk tronton bernomor polisi W 9401 UP. Truk tersebut dikemudikan Budi Elmi (37) warga Jalan Mesjid, Dusun III, Desa Purwodadi.

Surip kemudian coba mendahului truk tersebut dari sebelah kanan. Kemudian bergerak ke kiri badan jalan.

Naas, saat bergerak ke kiri badan jalan, kendaran yang dikemudikan Surip oleng. Tak bisa menahan posisi, kedua korban lalu terjatuh ke badan jalan.

Budi yang tidak mengetahui kedua korban terjatuh, langsung menggilas keduanya. Kedua kepala korban remuk tergilas ban depan kendaran berat itu.

Melihat kejadian tersebut, warga langsung menghubungi petugas Kepolisian. Hanya membutuhkan 10 menit, petugas Satlantas Polres Deliserdang yang bertugas di sekitar TKP langsung mengamankan lokasi kejadian.

“Kepalanya pecah bang. Gepeng,” ujar sumber Sumut Pos di TKP.

Kedua korban diboyong petugas ke RSU Dr GL Tobing PTPN2. Selanjutnya, keluarga korban memboyong jenazah keduanya ke rumah duka masing-masing untuk kemudian dimakamkan.

Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Deliserdang AKP Imam A membenarkan peristiwa kecelakan itu. “Sopir truk tronton W 9401 UP bernama Budi dalam proses pemeriksaan untuk keterangannya,” singkatnya.(btr/ala)

Dua Kaki Maling Motor Dipelor

Foto: Teddy/Sumut Pos Belasan petugas Reskrim Polres Binjai menagkap dan menembak dua kaki Sastra Darmawan.
Foto: Teddy/Sumut Pos
Belasan petugas Reskrim Polres Binjai menagkap dan menembak dua kaki Sastra Darmawan.

BINJAI, SUMUTPOS.CO -Kedua kaki Sastra Darmawan (35) terpaksa harus dilumpuhkan polisi ketika dibawa pengembangan memburu pelaku lainnya. Warga Jalan Yos Sudarso, Lingkungan X, Kelurahan Cengkehturi, Binjai Utara itu mengaku kepada polisi, sudah tiga kali beraksi melakukan pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Binjai.

Pengakuan tersangka cocok dengan beberapa laporan pengaduan yang diterima polisi. Pengaduan itu masing-masing, LP/111/III/2018/SPKT-B Polres Binjai pada 7 Maret 2018 oleh pelapor Sandrinaldi Hutabarat. Kemudian, laporan polisi nomor LP/33/III/2018 SPK Binjai Utara pada 20 Maret 2018 oleh Asrul dan laporan dari Syahfitra ke Polres Binjai.

Pelaku yang bekerja serabutan itu ditangkap di pinggir Jalan Pasar 6, Desa Kwalamencirim, Sei Bingkai, Langkat, Sabtu (7/4) malam.

“Saat hendak dilakukan pengembangan terhadapnya, pelaku malah berusaha kabur dengan cara melawan petugas. Makanya diberi tindakan tegas,” jelas Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hendro Sutarno, Minggu (8/4).

Menurutnya, tim penyelidik Jahtanras Polres Binjai masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap yang bersangkutan. Kini pelaku yang sempat diberi perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham Binjai itu, sudah mendekam di balik jeruji besi sel tahanan Mapolres Binjai.(ted/ala)

 

 

 

Jacksen Sangat Terharu Disambut Mantan

Jacksen F Tiago dan Aaron Evans saat Press Conference Barito Putera vs Persipura Jayapura di Stadion 17 Mei, kemarin (30/3). M IDRIS JIAN SIDIK/RADAR BANJARMASIN
Jacksen F Tiago disambut bak pahlawan oleh publik Surabaya. M IDRIS JIAN SIDIK/RADAR BANJARMASIN

SUMUTPOS.CO – Sambutan luar biasa diterima head coach Barito Putera ketika melangkahkan kaki di Stadion Gelora Bung Tomo, kemarin (8/4) lusa. Saat itu Barito Putera bertandang ke markas Persebaya Surabaya dalam lanjutkan Liga 1 2018 pekan ketiga.

Sebelum pertandingan, nama Jacksen terus diteriakan suporter Barito Putera. Bahkan ketika masuk ke lapangan namanya disambut dengan tepuk tangan seisi stadion yang memenuhi tribun.

Perlahan, Jacksen berjalan dari menuju utara bagian stadion. Lambaian tepuk tangan pelatih asal Brasil itu disambut meriah para penonton. Hingga menuju bagian utara. Jacksen berhenti. “Terima kasih sambutannya. Saya sangat senang, tentu doa saya Persebaya bisa terus berjaya. Jangan sampai terpuruk lagi seperti tahun-tahun sebelumnya,” ucap Jacksen dalam sambutannya.

Hal ini dilakukan Bonek Mania bukan karena alasan. Jacksen adalah legenda hidup Persebaya. Bersama Green Force, Jacksen dikenal sebagai pesepak bola tersukses. Bersama Jacksen pula, Persebaya menjadi tim yang paling disegani seluruh Indonesia.

Sinyo, salah satu Bonek Mania Tribun Kidul mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Jacksen. Atas jasanya yang luar biasa untuk Persebaya selama karirnya. Ia bersama teman-teman Bonek lainnya tentu sudah lama menyiapkan upacara sambutan ini untuk Jacksen.

“Tentu kami senang, sang legenda bisa kembali menginjakkan kakinya disini (Gelora Bung Tomo). Meski bukan sebagai kawan. Kami tetap menaruh respek yang besar padanya,” Ucap Sinyo secara singkat.

Terpisah, Jacksen mengungkapkan sambutan tersebut sangat luar biasa. Ia mengaku sangat terharu dengan apa yang sudah diberikan kepadanya. Rasa bangga pun hadir mengingat tak banyak orang asing yang begitu besar diberikan penghargaan oleh suporter di Indonesia. “Ini adalah salah satu moment paling bersejarah selama hidup saya,” ucap Jacksen sambil terseduu-sedu.

Ia pun mengungkapkan betapa bahagianya bisa kembali ke Surabaya. Kota Pahlawan dinilai Jacksen sangat berkesan. Memiliki istri asli orang Surabaya dan tempat lahirnya sang buah hati, Hugo Samir. “Surabaya adalah rumah kedua saya. Saya senang Barito bisa menang disini. Tapi, saya tetap menaruh respek yang besar kepada Bonek Mania,” katanya.(bir/ma/arh/jpnn/don)

PSMS Terancam Timpang

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS SELEBRASI_Pemain PSMS Reinaldo Lobo melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persija dalam lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Teladan Medan, Jumat (6/4) Pertandingan tersebut berakhir dengan skor Psms 3-! Persija.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
SELEBRASI_Pemain PSMS Reinaldo Lobo saat melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persija dalam lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Teladan Medan, Jumat (6/4) lalu .  Saat ini Reinaldo mengalami cedera.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menghadapi laga lanjutan Liga 1 kontra PSIS Semarang, PSMS terancam tak komplet. Selain tanpa pelatih Djadjang Nurdjaman, beberapa pemain pilar masih harus berada di meja perawatan.

Djanur yang masih mendampingi tim sebelum bertolak mengikuti kursus Lisensi AFC Pro, Sabtu (14/4) mendatang mengakui jika beberapa pemain masih belum fit. Persoalan cedera masih membuatnya harus memutar otak menentukan pemain pengganti.

“Pemain yang terkena akumulasi kartu tidak ada. Namun, sampai saat ini saya belum dengan kondisi Ucil (Fredyan Wahyu). Apakah bisa diikut atau tidak, belum bisa saya sampaikan. Kalaupun tidak, kita akan tampil dengan skuad yang sama saat menghadapi Persija. Ya kira-kita begitu, kemungkinan bawa 18 pemain,” ujar Djanur usai memimpin latihan timnya di Stadion Mini Kebun Bunga, Senin (9/4) sore.

Ya, Ucil sendiri memang absen saat PSMS melawan Persija. Selain Ucil, Reinaldo Lobo juga bermasalah. Dia mengalami cedera ringan usai lawan Persija Jakarta. Sedangkan Antoni juga absen latihan lantaran masih berada di Jakarta untuk recovery cederanya. Begitu juga dengan kiper Abdul Rohim.

Dalam latihan perdana usai libur dua hari tadi, selain para pemain cedera, ada juga pemain yang absen karena alasan lain. Mereka adalah Choiril Hidayat yang dipanggil komandannya ke Bandung. “Suha juga absen dan kembali ke Bandung karena kelahiran anaknya, saya beri izin hingga Selasa. Rabu baru akan latihan lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Dokter Tim PSMS, dr Indra Feriadi menjelaskan Rohim masih mengalami cedera lutut. Cedera ini belum bisa dipastikan akan memakan waktu penyembuhan lama atau tidak, karena butuh pemeriksaan lanjutan.

“Ucil cedera di kaki kanan. Antoni di paha cedera multiple ada juga di selangkangan. Lobo yang paling ringa, hanya memar habis pertandingan kemarin. Dia (Lobo), In sya Allah bisa main lawan PSIS,” ujarnya, Senin sore.

Jika Lobo bisa dimainkan, maka dr Feriadi menyarankan Ucil untuk tetap diistirahatkan. “Karena penyembuhannya sudah 70 persen, kalau dipaksakan main, takutnya kondisinya semakin buruk,” timpalnya.

Sedangkan Anto dan Rohim juga mengkhawatirkan. “Mereka bisa istirahat lebih lama. Belum bisa ditebak, karena akan kita bawa periksa lagi. Kalau terkena Anterior Cruciate Ligament (ACL) bisa memakan waktu penyembuhan bulanan. Kalau hanya memar trautamatik, kurang lebih hanya enam sampai lima minggu,” pungkasnya. (don)

Persija v JDT: Yakin Bisa Balas

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS LATIHAN_Tim Persija jakarta melakukan latihan ringan di Stadion Teladan Medan, Kamis (5/4) Latihan tersebut guna menjaga kondisi fisik jelang pertandingan melawan PSMS Medan.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
LATIHAN_Tim Persija jakarta melakukan latihan ringan di Stadion Teladan Medan, Kamis (5/4).

SUMUTPOS.CO – Persija akan menghadapi laga menentukan di laga lanjutan Piala AFC 2018. Kali ini Macan Kemayoran berniat membalas kekalahan dari wakil Malaysia, Johor Darul Takzim (JDT) di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Selasa (10/4) malam nanti.

Persija Jakarta mengaku Johor Darul Takzim merupakan tim yang sukar dikalakan. Namun, mereka tetap percaya diri karena akan bermain di hadapan puluhan ribu The Jakmania.

Ini adalah kesempatan besar untuk memperbesar peluang Persija lolos ke babak selanjutnya. Karena andai menang, mereka memiliki head to head yang sama dan akan memimpin klasemen Grup H.

Apalagi, Persija saat ini menyimpan dendam mendalam kala melawan tim Malaysia tersebut. Hal itu kala mereka dibantai 0-3 pada pertemuan pertama dan Persija tampil tidak dengan pemain terbaiknya.

“Kami bagus bisa main di laga internasional, kami harus kerja keras buat Persija dan besok main di Gelora Bung Karno. Semua dari Indonesia, bukan hanya Persija, support Persija. Johor punya kualitas bagus, tapi kami di rumah,” bilang Pelatih Stefano Cugurra Teco.

Kemenangan, kata Teco, menjadi harga mati Persija. Dia ingin menyuntikkan semangat kepada Ismed Sofyan cs.

” Johor sudah menang lawan kami di sana dan sekarang kami punya poin sama, dengan Song Lam juga. Kami harus pikir positif, harus bisa menang dari Johor. Semua tim punya peluang, kami respek pastinya sama Johor tapi kami ingin menanng,” tambahnya.

Sementara di kubu lawna, Johor Darul Takzim (JDT) sadar betul dengan permainan mengerikan Marko Simic. Namun, mereka mengaku tak mau terlalu fokus dengan si penyerang karena banyak pemain Persija Jakarta lainnya yang berbahaya.

Simic memang menjadi juru gedor Persija dalam beberapa pertandingan dan cukup mengerikan. Namun, dia tak bermain kala Macan Kemayoran takluk 0-3 dari JDT pada pertandingan pertama.

Pelatih JDT, Raul Longhi, sudah memantau Simic. Namun, dia tak mau timnya terlalu memfokuskan diri terhadap striker Kroasia itu.

“Saya tahu Simic pernah bermain di Malaysia. Dia striker yang bagus, dalam beberapa pertandingan sukses cetak gol. Dia kuat, tapi kami harus mengontrol situasi itu dan pemain Persija lainnya juga lebih berbahaya,” ungkap Raul Longhi kepada wartawan.

Pelatih asal Argentina itu juga mengaku Persija punya potensi mengalahkan timnya. Hasil 0-3 di pertandingan pertama, menurutnya tak bisa jadi tolok ukur.

“Saya pikir Persija akan berbeda, ini kompetisi berbeda dan kesempatan yang berbeda dengan bermain di Jakarta. Saya pikir mereka akan sulit dikalahkan, dan yang paling penting adalah memikirkan laga nanti,” tandas dia. (ies/jpc/don)

Liga 2 Kick Off 21 April

SUMUTPOS.CO – Setelah sempat mengalami penundaan, akhirnya PT Liga Indonesia Baru (LIB) memastikan tanggal bergulirnya Liga 2. Kompetisi kasta kedua nasional tersebut akan berlangsung pada pekan keempat April 2018.

Awalnya, Liga 2 akan berlangsung pada 7 April. Akan tetapi, karena ada masalah dengan pihak sponsor terpaksa kompetisi tersebut mundur dari jadwal yang telah disusun itu.

“Rencananya pertandingan pembuka akan dihelat pada 21 April 2018 di Solo, Jawa Tengah. Laga pembuka Liga 2 2018 tersebut mempertandingkan antara Persis Solo melawan Semen Padang,” ucap COO PT LIB Tigorshalom Boboy.

Tigor melanjutkan Liga 2 akan dibagi ke dalam dua grup. Nantinya, masing-masing grup akan diisi oleh 12 kontestan. “Pertimbangan utama pembagian grup berdasarkan posisi geografis klub,” ujarnya.

Dalam regulasi dijelaskan bahwa klub pemenang dalam babak final dinyatakan sebagai juara Liga 2 2018. Kemudian klub juara, peringkat 2 dan peringkat 3, mendapatkan hak untuk promosi ke kompetisi Liga 1 musim depan. Sedangkan tiga peringkat terbawah masing-masing grup harus degradasi. (bbs/don)

Daftar Pembagian Grup Liga 2 2018:
Grup Barat
1. Persiraja
2. Aceh United
3. Semen Padang FC
4. PSPS Riau
5. Persita Tangerang
6. Cilegon United FC
7. Perserang Serang
8. Persika Karawang
9. PSIR Rembang
10. Persibat Batang
11. Persis Solo
12. Persik Kendal

Grup Timur
1. PSIM Jogja
2. PSS Sleman
3. PS Mojokerto Putra
4. Madura FC
5. Blitar United
6. Persegres Gresik United
7. Persiba Balikpapan
8. Kalteng Putra FC
9. Martapura FC
10. Persigo Semeru FC
11. Persiwa Wamena
12. PSBS Biak.

Akhirnya, Zumi Zola Ditahan KPK

Gubernur Jambi Zumi Zola resmi ditahan KPK, Senin (9/4). Zumi Zola ditahan atas dugaan gratifikasi proyek-proyek di Jambi.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Setelah dua bulan lebih menyandang status tersangka gratifikasi, Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli akhirnya ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemarin (9/4). Penahanan dilakukan setelah penyidik KPK memeriksa mantan pesinetron dan aktor film tersebut selama hampir sembilan jam.

Zola tiba di gedung KPK pukul 09.58 WIB. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut langsung masuk ruang pemeriksaan di gedung KPK. Suami Sherrin Tharia itu didampingi beberapa advokat saat pemeriksaan. Agenda tersebut merupakan penjadwalan ulang pemeriksaan Zola pada Senin (2/4) pekan lalu.

Namun, pejabat kelahiran 1980 tersebut tidak memenuhi panggilan KPK dengan alasan belum menerima surat pemanggilan. Padahal, surat panggilan itu telah dikirim KPK ke rumah dinas Zola sepekan sebelum jadwal pemeriksaan itu diagendakan. KPK pun menjadwalkan ulang pemeriksaan itu kemarin.

Nah, setelah diperiksa selama hampir sembilan jam, Zola keluar dari ruang pemeriksaan. Pukul 18.49 WIB, Zola masuk kendaraan tahanan KPK dengan mengenakan rompi oranye. Sama seperti awal masuk gedung KPK, Zola tidak banyak bicara. Dia hanya tersenyum tipis ketika disodori pertanyaan oleh para awak media yang menunggunya di lobi gedung Merah Putih (sebutan gedung KPK).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik melakukan penahanan terhadap Zola untuk 20 hari kedepan. Gubernur yang dilantik pada 2016 itu ditahan di Rutan KPK di Jalan HR Rasuna Said (gedung KPK lama). Penahanan dilakukan untuk kebutuhan penyidikan. “ZZ (Zumi Zola) di rutan KPK yang berlokasi di gedung KPK kavling C1 (KPK lama),” ujar Febri.

Febri menyatakan, penahanan dilakukan dengan alasan subjektif dan objektif sesuai pasal 21 ayat (1) dan ayat (4) KUHAP. Ketentuan itu antara lain menyebut penahanan dilakukan lantaran tersangka dianggap diduga keras melakukan tindak pidana dan dikhawatirkan tersangka melarikan diri, merusak barang bukti dan/atau mengulangi tindak pidana yang disangkakan.

“Penahanan ini tentu ada batas waktunya,” imbuh dia.

Febri pun meminta para saksi yang nanti akan dipanggil dalam kasus tersebut bersikap kooperatif. Dengan begitu, proses hukum terhadap Zola bisa dilakukan dengan cepat dan efisien. Imbauan itu mengacu pada ketidakhadiran Zola pada agenda pemeriksaan sebelumnya dengan alasan belum menerima surat panggilan.

“Kami harap saksi-saksi yang lain bersikap kooperatif,” terangnya.

Sebagaimana diketahui, Zola ditetapkan tersangka atas kasus penerimaan gratifikasi dari sejumlah kontraktor proyek di Jambi. Penetapan tersangka itu merupakan pengembangan perkara suap uang “ketok palu” Rancangan APBD (R-APBD) Provinsi Jambi 2018.

Selain Zola, KPK juga menetapkan mantan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jambi Arfan dalam kasus tersebut.(tyo/agm/jpg/ala)