Home Blog Page 6460

ASUS E402WA, Laptop Andal untuk Milenial

Untuk pengguna milenial yang banyak melakukan aktivitas harian dengan bantuan komputer, Asus meluncurkan varian terbaru, yakni ASUS E402WA, laptop stylish, ringan dan portabel yang memiliki kapasitas chamber yang besar di kelasnya.
Untuk pengguna milenial yang banyak melakukan aktivitas harian dengan bantuan komputer, Asus meluncurkan varian terbaru, yakni ASUS E402WA, laptop stylish, ringan dan portabel yang memiliki kapasitas chamber yang besar di kelasnya.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Laptop ringkas, ringan dengan penampilan trendi masih punya banyak sekali peminatnya. Apalagi kalau dikemas dalam desain yang kekinian dan performanya cukup memuaskan. Setidaknya untuk memenuhi kebutuhan menyelesaikan tugas-tugas sehari-hari para pengguna yang sibuk.

Sebagai pemain utama di industri laptop di Indonesia, ASUS punya beragam pilihan produk yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Dan untuk pengguna milenial yang banyak melakukan aktivitas harian dengan bantuan komputer, ada varian terbaru yang dirilis ke pasar dan sangat sesuai untuk segmen mereka yakni ASUS E402WA.

“Bagi para pelajar atau mahasiswa, terhubung ke Internet dan media sosial sangatlah penting. Mereka sering ke perpustakaan, coffee shop atau berkeliling sekitar kampus. Untuk itu laptop stylish, ringan dan portabel sangat bermanfaat,” sebut Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia. “Bagi para profesional muda, mereka juga tidak bisa lepas dari email, dokumen dan presentasi,” sebutnya.

Untuk pengguna seperti ini, Galip menambahkan, ASUS E402WA merupakan varian yang sangat cocok. Apalagi dengan range harga yang terjangkau. Hadir dengan desain minimalis yang sangat tipis namun dengan konektivitas input-output lengkap, laptop ringkas ini juga punya speaker berkualitas dengan kapasitas chamber yang besar di kelasnya.

Menopang desain minimalis dan manis, ASUS juga menggunakan hidden hinge design sehingga membuat notebook ini tampak lebih cantik.

ULTRA TIPIS DENGAN KONEKTIVITAS LENGKAP

ASUS E402WA punya ketebalan hanya 21,9 milimeter. Dengan ketebalan seperti ini, ASUS memberikan konektivitas yang lengkap untuk input/output. Pada sisi kiri laptop, tersedia port LAN, USB Type-C, HDMI, USB 3.0 dan SD Card. Di sisi sebaliknya, masih terdapat pula satu port USB 2.0 serta audio combo port. “Jumlah port dan variasi yang lengkap tersebut akan memudahkan pengguna casual untuk menghubungkan laptop ini dengan berbagai macam perangkat eksternal,” sebut Galip.

Di bagian atas layar, tersedia kamera yang bisa digunakan oleh penggunanya dalam melakukan video conferencing. LED panel berukuran 14 inci dan resolusi HD 1366×768 sudah mencukupi untuk kebutuhan pekerjaan sehari-hari. Menopang desain minimalis dan manis, ASUS juga menggunakan hidden hinge design sehingga membuat notebook ini tampak lebih cantik.

Meski memiliki dimensi yang relatif kompak untuk sebuah notebook berukuran 14 inci, demi  kenyamanan dan akurasi pengetikan, ASUS menyediakan keyboard berukuran penuh. Selain itu, pengalaman bekerja akan dibuat lebih nyaman dengan tersedianya touchpad berukuran lebar, sama seperti touchpad laptop berukuran 15 inci.

“Yang menarik, ASUS membuat touchpad E402WA ini secara lebih intuitif. Tak hanya multi gesture touchpad, yang memungkinkan pengguna melakukan berbagai fungsi di touchpad dengan kombinasi hingga empat jari, tingkat akurasi touchpad ini juga sudah ditingkatkan,” tambah Galip. “Teknologi eksklusif seperti saat memproduksi touchscreen smartphone juga dibenamkan di sini,” tambahnya.

Khusus untuk multimedia, ASUS menyediakan speaker berkualitas dengan chamber berukuran lega di dalam laptop ini.

PERFORMA HEBAT DAN MULTIMEDIA DAHSYAT

ASUS E402WA hadir dengan prosesor quad-core berbasis AMD E2-6110 berkecepatan 1,5GHz. Prosesor ini relatif hemat energi karena kebutuhan daya maksimalnya saat beroperasi hanya 15 watt saja. Untuk mengolah grafis, ia diperkuat GPU berbasis Radeon R2 berkecepatan 500MHz serta mendukung RAM DDR3-1600.

“Secara keseluruhan, kombinasi CPU dan GPU yang terpasang sudah sangat mencukupi untuk tugas-tugas seperti office, browsing internet ataupun multimedia,” sebut Galip.

Khusus untuk multimedia, Galip menambahkan, ASUS menyediakan speaker berkualitas dengan chamber berukuran lega di dalam laptop ini. “Suara yang dihasilkan bisa mencapai 80 desibel. Cukup kuat dan bertenaga, namun tetap jernih dan berkualitas,” tambahnya.

Ada dua speaker yang terletak di bagian bawah laptop di area palm rest dan mengarah ke penggunanya. Dengan demikian, pengguna akan mendapatkan sensasi audio yang terasa lebih dekat saat mendengarkan multimedia. Adapun untuk speakernya, speaker sebelah kiri memiliki chamber sebesar 9cc dan chamber sebelah kanan memiliki chamber lebih luas, yakni 14cc.

Tak hanya itu, SonicMaster Technology juga disediakan pada laptop ini untuk meningkatkan kualitas audio yang dihasilkan. Audio bisa diset agar vokal lebih jelas, bass lebih dalam, atau suara yang sangat jelas. Jika dibutuhkan, pengguna juga bisa melakukan personalisasi sendiri kualitas output audio sesuai selera mereka.

 

Main Spec. ASUS E402WA
CPU AMD Quad Core E2-6110 1.5 GHz (2M Cache)
Operating System Windows 10 Home
Memory 4GB DDR3
Storage 500GB  HDD 5400RPM
Display 14″ (16:9) LED backlit HD (1366×768) Glare/ Ultra Slim 200nits
Graphics AMD Radeon R2 Graphics
Input/Output 1x Microphone-in/Headphone-out jack, 2x USB 3.0 ports, 1x USB-C Gen 1 (up to 5 Gbps), 1x HDMI, 1x SD card reader, Volume up/down, RJ45 LAN
Camera VGA Web Camera
Connectivity Integrated 802.11b/g/n (WIDI Support), Bluetooth V4.0
Audio ASUS SonicMaster Technology
Battery 2 Cells 32 Whrs Li-ion
Dimension 33.9 x 23.5 x 21.9 cm
Weight 1,65Kg with Battery
Colors Dark Blue
Warranty 2 tahun garansi global

 

 

Mujianto Segera Dijemput Paksa

Mujianto (dua dari kiri atas) diapit petugas Subdit III Ditreskrimum Polda Sumut saat diamankan beberapa waktu lalu.
Mujianto (dua dari kiri atas) diapit petugas Subdit III Ditreskrimum Polda Sumut saat diamankan beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Polda Sumut akan segera menjemput paksa tersangka dugaan penipuan, Mujianto alias Anam (63. Sebab, sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik.

Berdasarkan surat panggilan, pengusaha real estate terkemuka di Medan itu diperiksa pada Senin (2/4) lalu. Namun, hingga kini Mujianto tidak memenuhi panggilan.

“Upaya paksa akan kita lakukan, itu diatur undang-undang,” kata Direktur Reskrimum Poldasu, Kombes Pol Andi Rian melalui Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan, Kamis (5/4).

Namun, Nainggolan belum bisa memastikan waktu pelaksanaan upaya paksa (eksekusi) dilakukan penyidik.

“Kapan dilakukan jemput paksa, penyidik yang menentukan. Yang pasti, saat ini, penyidik sudah mempersiapkan langkah-langkah yang akan dilakukan,” tegasnya.

Dikatakannya, Mujianto dipanggil untuk diperiksa. Agar berkas pemeriksaan dirinya yang akan dikembalikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) lengkap.

“Penyidik memanggil tersangka penipuan Rp3 miliar itu untuk melengkapi berkas pemeriksaan yang dikembalikan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Namun, yang bersangkutan tidak bersedia memenuhi panggilan,” ujarnya sembari menyebut JPU sudah dua kali mengembalikan BAP tersangka Mujianto alias Anam dan Rosihan Anwar kepada penyidik Subdit II/Hardatahbang Ditreskrimum Poldasu.

Diketahui, Mujianto jadi tersangka setelah dilaporkan Armen Lubis (60) dalam kasus dugaan penipuan. Pengaduan Armen diterima dengan nomor STTLP/509/IV/2017 SPKT “II” tertanggal 28 April 2017. Kerugian korban sebesar Rp3,5 milliar.

Kasus penipuan itu berawal dari ajakan kerjasama melalui staf Mujianto, Rosihan Anwar. Rosihan mengajak Armen untuk melakukan bisnis penimbunan lahan seluas 1 hektare (Ha) atau setara 28.905 M3 di Kampung Salam Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan, sekitar Juli 2014 lalu.

Namun, setelah proyek penimbunan selesai, Mujianto tidak menepati janjinya untuk membayar hasil pengerjaan kepada Armen Lubis. Merasa ditipu, korban membuat pengaduan ke Polda Sumut.

Selain Mujianto, penyidik Subdit II/Hardatahbang Ditreskrimum Poldasu juga menangkap Rosihan Anwar. Keduanya sempat ditahan beberapa hari di rumah tahanan Mapoldasu, namun kemudian ditangguhkan. (mag-1/ala)

Mayat Bayi di Tumpukan Sampah

Foto: Diva Suwanda/Sumut Pos Mayat bayi ditemukan di tumpukan sampah Sungai Babura.
Foto: Diva Suwanda/Sumut Pos
Mayat bayi ditemukan di tumpukan sampah Sungai Babura.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Warga seputaran Sungai Babura, menemukan sesosok bayi tak bernyawa, Kamis (5/4) sekira pukul 12.00 WIB. Tepatnya di Jalan Erlangga Ujung, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah.

Saat ditemukan, mayat bayi yang wajahnya sudah tak berbentuk lagi itu, tersangkut di tumpukan sampah. Bayi malan itu ditemukan seorang pencari barang bekas.

“Kurang tahu siapa namanya (pencari barang bekas), kami dengar tadi dia teriak-teriak ada mayat ini. Dia melihatnya mayat tadi berada dalam tumpukan sampah,” ujar Nico, warga setempat yang ikut bersama polisi ke tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (5/4).

Mendengar teriakan itu, Iwan, salah seorang warga yang rumahnya tepat di atas temuan mayat itu pun langsung turun ke sungai bersama beberapa warga lain.

“Semalam udah dilihatnya (pencari barang bekas), tapi dipikirnya bangkai binatang. Tadi dia lewat dilihatnya lagi masih ada, curiga dia, makanya dilihatnya,” timpal pria lain yang tak mau menyebutkan namanya.

Belum diketahui pelaku pembuangan bayi tersebut. Namun, diduga kuat bayi itu adalah hasil hubungan gelap.

“Sepertinya orang dari luar yang buang itu. Karena di sini tak ada yang lagi hamil,” kata Nico lagi.

Akibat temuan ini, warga di sekitar lokasi memadati kawasan padat penduduk itu. Bahkan, jembatan Titi Rumbia yang berada di Jalan Kejaksaan Ujung macet karena banyaknya warga yang berhenti untuk melihat bayi tersebut.

Setelah dievakuasi, tubuh bayi laki-laki malang itu sudah membengkak. Kepala sang bayi nyaris tak berbentuk lagi.

Sekira pukul 14.00 WIB, sejumlah aparat kepolisian dari Polsek Medan Baru turun ke lokasi untuk mencari informasi. Tampak, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Iptu Said Husein memimpin tim guna mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan.

“Kita sudah periksa saksi Riduan Halawa (28) dan Satria (18). Jasad bayi sudah diamankan di RS Bhayangkara Medan guna keperluan otopsi,” singkat Iptu Said.(dvs/ala)

 

 

 

PSM v Persela: Pertahankan Puncak

Pemain depan PSM Makassar Wiljan Pluim (merah) dikepung dua pemain PSIS Semarang dalam laga perdana di Stadion Andi Matalatta Makassar, Minggu 25 Maret. TAWAKKAL/FAJAR/JPG
Pemain depan PSM Makassar Wiljan Pluim (merah) sudah pulih dari cedera dan siap turun pada laga kontra Persela.

SUMUTPOS.CO – PSM Makassar dihadang Persela Lamongan dalam upaya mempertahankan posisi puncak klasemen Liga 1 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Jumat (6/4) malam. Sejauh ini Juku Eja menjadi satu-satunya tim yang selalu menang di dua laga awal Liga 1.

PSM berhak optimis. Selain bermain di kandang, semua pemain fit. Teranyar, gelandang asingnya, Wiljan Pluim dipastikan bisa bermain lawan Laskar Joko Tingkir.

Sebelumnya, playmaker PSM itu sempat diragukan tampil. Pasalnya, pemain asal Belanda itu menderita penyakit infeksi sinus yang membuatnya absen latihan beberapa hari untuk pemantapan taktik jelang laga.

Pelatih PSM, Robert Alberts mengatakan Wiljan siap dimainkan. Proses pemulihan pemain andalannya itu berjalan sesuai harapannya. “Semua pemain bagus. Wiljan recovery terlihat baik hari ini. Kami akan bermain dengan sebelas pemain terbaik,” ujar Robert saat sesi konferensi pers di Hotel Same, Kamis (5/4).

Pada laga pekan ketiga ini, Robert berambisi mengamankan poin penuh guna menjaga asah sebagai pemuncak klasemen. “Besok pertandingan bakal menarik. Kami satu-satunya tim yang mampu mengumpulkan 9 poin,” jelasnya.

Persela menantang PSM dengan catatan yang kurang meyakinkan di awal musim. Dua pertandingan dilewatkan dengan sekali kalah dan sekali seri. Sedangkan calon lawannya merupakan pemimpin klasemen sementara dengan capaian dua kemenangan beruntun.

Pelatih kepala Persela Lamongan, Aji Santoso mengaku, hanya mematok target seri. Target untuk mendapatkan hasil imbang di kandang PSM menurut Aji adalah hal yang sangat realistis.

Pertimbangan eks pelatih Persebaya Surabaya itu, timnya saat ini belum tampil dalam kondisi yang cukup apik. Apalagi dalam dua pertandingan sebelumnya, Persela sama sekali belum pernah meraih poin penuh.

Ansyari Warning Pemain PSDS

Foto: Batara/Sumut Pos Ansyari Lubis
Foto: Batara/Sumut Pos
Ansyari Lubis

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO -Menjelang bergulir Liga 3 tingkat Provinsi Sumatera Utara, 22 April mendatang membuat Pelatih Kepala PSDS Ansyari Lubis keluarkan ancaman bagi pemain PSDS yang tidak taat dengan program latihan.

“Saya akan keluarkan pemain yang tidak disiplin latihan. Dan yang tidak hadir latihan tanpa izin kepada pelatih,”demikian ancaman tersebut disampaikan mantan pemain termahal itu, seusai mengelar latihan di lapangan PU Pemkab Deliserdang, Kamis (5/4).

Selain itu, uwak panggilan akrab Ansyari, menegur para pemain yang ikut turnamen tanpa sepengetahuannya. Alasan itu, disampaikannya karena takut para pemain yang ikut pertandingan di luar mengalami cedera.

Namun, disisi lain Ansyari, tetap memberikan dispensasi kepada pemain PSDS yang sedang mengikuti ujian akhir nasional di sekolah masing-masing.”Bagi yang mengikuti ujian silahkan tak hadir latihan. Jangan datang latihan, tuntaskan dulu ujian baru boleh ikut latihan kembali,”ucapnya.

Menurut, catatan mantan gelandang timnas itu, bahwa ada lima orang anggota skuad PSDS yang mengikuti Ujian Nasional yang akan dimulai digelar tanggal 9-12 April mendatang.

Sementara itu soal jadwal uji coba, Ansyari menyatakan bahwa timnya siap melakukan laga ujicoba. Namun belum membeberkan jadwalnya. Selain itu, terangnya lagi TC akan dilakukan sepekan sebelum kickoff Liga 3 tingkat Sumatera Utara, pada 22 April mendatang.

Ditambahkanya lagi bila ada pemain yang tidak mengikuti arahannya, maka, resiko yang dihadapi pemain terebut adalah di keluarkan dari tim. “Masih banyak yang ingin main ke PSDS. Itupun karena saya tahan mereka,”tegasnya. (btr/don)

Tessa Kaunang Ngotot Penjarakan Sandy

SUMUTPOS.CO – Aktris Tessa Kaunang tampaknya masih sakit hati dengan peristiwa penggerebekan di rumahnya, beberapa waktu lalu. Hingga kini, Tessa Kaunang masih terus melanjutkan laporannya atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang dilakukan mantan suami, Sandy Tumiwa.

Terkait pelaporannya itu, Tessa Kaunang telah menjalani pemeriksaan perdana di Polda Metro Jaya. Dalam pemeriksaaan itu, dia mengaku dicecar 17 pertanyaan oleh penyidik.

“Masalah pemberitaan yang disebarkan Sandy bahwa pada tanggal 27 Januari kemarin melakukan penggerebekan karena dugaan saya membawa laki-laki di rumah,” kata Tessa usai pemeriksaan, Rabu (4/4).

Pemain sinetron Jodoh Wasiat Bapak itu menegaskan bahawa tuduhan Sandy tidak benar. Bahkan, dia mengetakan bahwa kejadian tersebut memberikan dampak negatif pada dirinya dan anak-anak.

“Karena tidak terbukti ada laki-laki yang menginap di rumah saya. Saya anggap itu fitnah dan mencemarkan nama baik,” jelasnya.

Sebelumnya, Sandy Tumiwa mengaku bersama warga telah menggerebek rumah Tessa Kaunang di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

Menurut Sandy, penggerebekan itu dilakukan karena Tessa sering membawa laki-laki ke rumahnya.

Namun, pengakuan Sandy dibantah oleh Polsek Pancoran.

Terbaru, Sandy yang kini merasa tengah di atas angin menolak menempuh jalur damai dengan ibu dua anak itu.

Hal itu ditegaskan oleh kuasa hukum Sandy yakni Firdaus.

“Nggak ada kata damai buat kami, terbukti bahwa cowok itu sering main ke rumah Tessa, yang jelas klien saya sudah mau rawat anak-anaknya,” ujar Firdaus.

Bahkan, Sandy nekat bakal tinggal satu atap dengan Tessa di rumah mereka dulu.

Menurut Firdaus, kliennya sampai saat ini masih mempunyai hak penuh atas rumah tersebut.

“Sandy rencananya mau mulai tinggal di rumah Tessa minggu depan. Karena Sandy masih punya hak tinggal di situ, mau tidur di bangku atau di mana yang jelas dia mau tinggal di rumah situ,” tegasnya. (mg7/jpnn/ram)

 

 

 

Disya Rosa Hamil Anak Enji

SUMUTPOS.CO – Mantan suami Ayu Ting Ting, Enji memang bukan artis. Namun pria yang bernama lengkap Henry Baskoro Hendarso itu tak jarang disorot karena sering membuat sensasi. Yang terbaru, Ia dilaporkan telah menghamili lalu menelantarkan seorang wanita bernama Disya Rosa.

Saat ini, Disya yang berprofesi sebagai MC dan Event Organizer mengaku tengah hamil 8 bulan. Bersama dua kuasa hukumnya, Ferry Juan dan Priyagus Widodo Hardinugroho, Disya pun bakal membawa kasus ini ke jalur hukum jika Enji tidak mau bertanggung jawab.

Disya menjelaskan kalau dia tak pernah memeras Enji seperti yang diberitakan oleh media online, dia hanya ingin minta pertanggungjawaban dari mantan suami Ayu Ting Ting itu. Wanita berusia 31 tahun itupun lalu menjelaskan bagaimana dia bisa dekat dengan Enji sehingga sampai hamil seperti yang diakuinya.

“(Dekat dengan Enji) Dari awal Agustus 2017. Sempat dekat. Kalo dibilang pacaran ya pacaran karena kan saya jg sering ketemu sama dia. Dikenalin sama dia. Dari awal hamil Enji sudah tahu. Sempet ada keadaan di mana dia pengen gugurin kandungan saya, tapi saya menolak. Saat dua bulan dia bilang mau tanggung jawab, mau anaknya, itu yang bikin saya bertahan sampe sekarang. Sampe 4 bulan hubungan kita masih baik. Sampai saya mau check up juga masih komunikasi, sampai 4 bulan ya,” cerita Disya.

Setelah berita tentang mereka tersebar di media, Enji sempat menghubungi Disya. Enji marah-marah kepada single parent dua anak karena tak terima berita tentang dirinya dan Disya dibahas oleh banyak orang.

“Terus sekarang dia sempat ngajak ketemu. Surat somasi saya udah keluar kan trus dia sempet marah-marah juga. Tapi nggak ada itikat baik buat ketemu saya dan kuasa hukum saya. Nggak terima. Karena orang tuanya akan tahu. Mikirin orangtuanya dia tapi nggak mikirin orangtua saya bagaimana,” kata Disya.

Menurut Disya, Enji pernah mengajaknya nikah siri dan mencari rumah. Tapi setelah itu, Enji lagi-lagi meminta Disya untuk menggugurkan kandungannya. Selama itu pula, Disya mengaku tak pernah mendapat uang dari Enji.

Banyak Sekolah Pinjam Laptop Siswa untuk UNBK

Foto: Triadi Wibowo/Sumut Pos Ombusman Sumut, Abyadi Siregar.
Foto: Triadi Wibowo/Sumut Pos
Ombusman Sumut, Abyadi Siregar.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK hari terakhir, Ombudsman RI Perwakilan Sumut menemukan, ada peminjaman fasilitas UNBK yang dilakukan pihak sekolah, seperti laptop, saat ujian berlangsung.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar mengatakan, dalam pengawasan mereka ada juga ditemukan SMK menumpang ke sekolah lain. Tidak hanya itu, ia juga menemukan ada SMK yang meminjam laptop dari siswa, guru, atau dari pihak ketiga, untuk pelaksanaan UNBK. Hal ini ditemukan di sejumlah sekolah Kabupaten Batubara, dan Kota Tanjungbalai.

Di Tanjungbalai misalnya, tim Ombudsman RI melihat proses UNBK di SMK Negeri 1, 2, 4, dan 5. Namun SMK Negeri 5 melaksanakan UNBK dengan menumpang ke SMK Negeri 4. Sedangkan di SMK Negeri 2, untuk fasilitas UNBK, pihak sekolah harus meminjam laptop kepada siswa, sebab komputer di sekolah tidak mencukupi.

Selain itu, setiap sekolah yang melaksanakan UNBK dijaga oleh aparat kepolisian. “Mestinya ini tidak diperlukan. Karena tidak diatur dalam POS UNBK,” ungkap Abyadi, Kamis (5/4).

Sementara di Kabupaten Batubara, juga hampir sama. Masih ada sekolah yang harus meminjam laptop kepada guru dan siswa, karena sekolah tidak memiliki komputer yang cukup.

Seperti yang terjadi di SMK Negeri 1 Tanjungtiram, Kabupaten Batubara. Di sekolah ini, sebagian komputer yang digunakan untuk UNBK dipinjam dari guru, karena kesediaan komputer sekolah tidak cukup.

Sedang di SMK Negeri 1 Talawi, pihak sekolah hanya memiliki 8 unit kompter. Padahal yang dibutuhkan untuk pelaksanaan UNBK sebanyak 60 unit. Karena itu, untuk menutupi kekurangannya, pihak sekolah terpaksa menyewa komputer dan meminjam laptop milik siswa dan guru. “Sedangkan di SMK Swasta Amir Hamzah Batubara, UNBK dilaksanakan dengan meminjam 10 unit laptop dari siswa. Selebihnya milik sekolah,” pungkas Abyadi. (gus/saz)

Ada Napi Istimewa dan Perdagangan Kamar Bebas

Foto: ADITYA LAOLY/SUMUT POS UNJUK RASA: Massa LSM Penjara se-Kepulauan Nias, saat menggelar unjuk rasa di depan gerbang Lapas Kelas II B Gunungsitoli, Rabu (4/4).
Foto: ADITYA LAOLY/SUMUT POS
UNJUK RASA: Massa LSM Penjara se-Kepulauan Nias, saat menggelar unjuk rasa di depan gerbang Lapas Kelas II B Gunungsitoli, Rabu (4/4).

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO -Massa LSM Penjara se-Kepulauan Nias, kembali menggelar unjuk rasa di Lapas Kelas II B Gunungsitoli, Desa Boyo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Rabu (4/4) lalu.

Aksi LSM Penjara ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan, setelah bulan lalu menggelar aksi serupa, menuntut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II B Gunungsitoli Yunus Simangunsong mundur dari jabatannya.

Tuntutan massa LSM Penjara ini, terkait video yang beredar, Agusman Lahagu alias Ama Teti, pelesiran bersama istrinya, ditemani beberapa pegawai Lapas Kelas II B Gunungsitoli di Pantai Walo, Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara, pada 1 Maret 2018 lalu.

Agusman Lahagu merupakan narapidana di Lapas Kelas II B Gunungsitoli. Ia divonis 20 tahun penjara atas kasus pembunuhan terhadap 2 pagawai Kantor Pajak Pratama Sibolga, dan baru menjalani masa hukumannya 2 tahun.

Selain itu, massa LSM Penjara mendesak Kepala Wilayah Kemenkumham Sumut, segera memindahkan Agusman Lahagu dari Lapas Kelas II B Gunungsitoli. Alasannya untuk menghindari kecemburuan sosial serta konflik antar sesama warga binaan, karena adanya keistimewaan yang diberikan kepada Agusman Lahagu.

Kisruh PDAM Tirta Wampu Diduga Didalangi Kabid Teknik Hafiz

Foto: BAMBANG/SUMUT POS DEMONSTRASI: Para karyawan PDAM Tirta Wampu Kabupaten Langkat, saat menggelar aksi demo di Kantor Bupati Langkat, Rabu (4/4).
Foto: BAMBANG/SUMUT POS
DEMONSTRASI: Para karyawan PDAM Tirta Wampu Kabupaten Langkat, saat menggelar aksi demo di Kantor Bupati Langkat, Rabu (4/4).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO -Kisruh yang terjadi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Wampu Langkat, terus bergulir. Sejumlah karyawan terus menggelar unjuk rasa. Aksi ini tentu akan mengganggu kinerja perusahaan tersebut dalam berbenah.

Tak hanya itu, aksi juga akan membuat situasi di Kabupaten Langkat, dinilai tidak kondusif. Padahal, di bawah kepemimpinan Direktur Utama PDAM Tirta Wampu Langkat Puncana Sitepu, segala permasalahan perusahaan perlahan membaik. Bahkan beberapa pencapaian telah diraih.

“Saya juga tidak tahu kenapa karyawan saya terus menggelar aksi demonstrasi. Padahal saya sudah bekerja maksimal dan terus berbuat yang terbaik untuk PDAM Tirta Wampu,” ungkap Puncana, Kamis (5/4).

Puncana mengatakan, pada 2016 sebelum ia menjabat, PDAM Tirta Wwampu sempat merugi hingga mencapai Rp1 miliar. “Saya menjadi dirut pada 2016 akhir. Di situ saya lihat hasil audit, perusahaan merugi mencapai Rp1 miliar,” bebernya.

Saat itu, lanjutnya, meski mengalami keterpurukan, Puncana terus berusaha memperbaiki perusahaan untuk kepentingan bersama. Hasilnya, memasuki 2017 perusahaan terus membaik. Bahkan, hasil audit pihak perusahaan bisa mencapai laba atau keuntungan hingga Rp500,6 juta. “Tak hanya itu, dari hasil saya memimpin setahun belakangan, PDAM Tirta Wampu meraih juara pertama perusahaan yang menyelesaikan utang di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dari 156 perusahaan,” katanya, seraya mengungkapkan, saat itu utang di Kemenkeu mencapai Rp46 miliar.

Tak ayal, Puncana menduga, selama ini ada yang menunggangi aksi demonstrasi untuk menjatuhkannya dari pucuk pimpinan. Sebab, selama ini keputusan yang diambil hanya untuk membuat perusahaan daerah itu menjadi yang terbaik. “Saya hanya berpasrah diri, semoga Allah SWT dan pemimpin tahu, mana yang benar. Dan semua pencapaian yang kami dapat, tak terlepas dari kerja sama PDAM dengan DPRD, serta Pemkab Langkat, juga anggota saya,” tegasnya, sembari mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membuat PDAM terus berbenah.

Dari informasi yang dihimpun, aksi demonstrasi yang dilakukan para karyawan ini, diduga didalangi Kabag Teknik Hafiz. Kabar beredar, ia berambisi mengantikan posisi Dirut PDAM Tirta Wampu, yang sebentar lagi memasuki masa pensiun.

Sebelumnya, Hafiz sudah berusaha ingin menjadi dirut. Namun masa jabatan bertugas yang harus 10 tahun di PDAM, tidak mencukupi. Aksi memimpin demonstrasi yang dilakukan, juga memperlihatkan ambisi Hafiz. Dengan menggunakan topi warna cokelat, berkemeja putih, dan celana hitam, ia terus berkoordinasi dengan para karyawan.

Saat coba dikonfirmasi terkait keterlibatannya memimpin aksi demonstrasi, Hafiz tidak dapat ditemui. Bahkan, nomor telepon selular 085361xxxxxx, yang coba dihubungi wartawan, tak kunjung diterima, meski nada aktif terus berdering. (bam/saz)