26 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 688

Gibran Unggah Video Q&A, Cara Efektif Menjawab Pertanyaan Masyarakat di Akhir Kampanye

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka mengunggah video dengan durasi lebih dari lima menit di akun media sosial (medsos). Cara ini dinilai sangat relevan, guna menjawab pertanyaan masyarakat di hari terakhir kampanye.

Video ini bertujuan untuk menjawab banyaknya pertanyaan masyarakat yang masih belum terjawab. Dengan waktu kampanye yang terbatas, tentunya perlu cara efektif dilakukan pasangan calon dalam menyapa masyarakat.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo mengungkapkan, bahwa membuat Q&A adalah strategi yang relevan untuk mengejar ketertinggalan yang belum sempat dilakukan agar memenuhi kepuasan masyarakat.

“Pemilu tahun ini masa kampanyenya sangat singkat, hanya 75 hari saja. Jadi, memang harus banyak yang dikerjakan dalam rentang waktu yang sempit. Semua Paslon akhirnya bagi-bagi tugas untuk mengitari Indonesia. Waktu yang sempit ini harus dioptimalkan. Tapi Q&A itu termasuk cara yang efisien menurut saya,” ucap Jona, Sabtu (10/2) malam.

Caleg DPR RI Dapil Sumut 1, nomor urut 2 dari Partai Gerindra inipun menuturkan, setiap pasangan calon (paslon) kemungkinan akan menemui kendala dalam menjelaskan visi dan misinya satu-persatu. Panggung yang disediakan kurang mengakomodir untuk memaparkan visi dan misi mereka secara rinci.

“Saya menilai sampai saat ini masih terdapat beberapa swing voters yang belum menentukan pilihan. Padahal pemilu tinggal 4 hari lagi. Konsep debat yang diadakan KPU juga ada keterbatasan waktu. Sehingga banyak yang belum tersampaikan. Cara Mas Gibran ini sangat relevan untuk menggaet swing voters. Kita harus pahami kalau mereka belum puas. Q&A akan menjadi pertimbangan bagi para swing voters,” tambahnya.

Jona juga mengaku, bahwa menggaet swing voters sangatlah penting. Meski demikian, tujuan Gibran tidak hanya mencari suara tambahan melainkan sekaligus kampanye politis agar masyarakat tidak golput pada Pemilu 2024.

“Q&A inikan interaksi akademis untuk menjawab keraguan para swing voters. Tapi di video Mas Gibran gak ada memaksa untuk memilih paslon 02. Mas Gibran itu mengantarkan ilustrasi saja. Kalau sesuai silahkan pilih, kalau tidak sesuai tidak masalah. Asalkan jangan golput. Setidaknya masyarakat dapat menilai mana calon pemimpin yang optimis dengan programnya untuk menggapai Indonesia Emas,” pungkasnya. (dwi)

Pastikan Kesiapan Pengawalan dan Keamanan, Plt Bupati Labuhan dan Kapolres Lepas Penyaluran Logistik Pemilu

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO- Plt Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar bersama Kapolres Labuhanbatu AKBP Bernhard L Malau, Ketua KPU Zafar Siddik Pohan dan Ketua Bawaslu Wahyudi secara bersama melepas 11 unit truk kontainer bermuatan logistik Pemilu, Minggu (11/2/2023) dari halaman Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu, Jalan WR Supratman Rantauprapat.

Sebelum melepas belasan kontainer bermuatan logistik ini, Plt Bupati dan Kapolres mengecek satu persatu unit truk yang ada memastikan kesiapan sebelum pemberangkatan.

Personel Polres Labuhanbatu juga disiagakan di setiap truk kontainer untuk mengawal selama perjalanan menuju 9 Kecamatan tujuan. Yakni Kecamatan Bilah Barat, Rantau Selatan, Rantau Utara, Bilah Hulu, Pangkatan, Bilah Hilir, Panai Hulu, Panai Tengah dan Panai Hilir.

Selain keamanan, Personel yang disiagakan Polres juga harus memastikan logistik sampai ke tujuan sesuai dengan waktu yang ada dalam jadwal tahapan KPU.

Pengawalan yang ketat dan sesuai SOP ditegaskan kepada para personel yang bertugas dalam memberi pengawalan untuk menutup cela pelaksanaan tahapan Pemilu ini dilaksanakan diluar aturan.

“Kita sama – sama berharap proses tahapan pemilu ini berjalan lancar dan sesuai aturan untuk menciptakan pemilu yang aman dan damai,” kata AKBP Bernhard.

Pelepasan logistik Pemilu 2024 ini juga dihadiri oleh Wakapolres Labuhanbatu Kompol Hendri Matondang, perwakilan Kodim 0209 Labuhanbatu dan sejumlah pejabat utama Polres Labuhanbatu. (fdh/han)

Bobby Nasution Turunkan APK Prabowo – Gibran di Masa Tenang Pemilu 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Wali Kota Medan, Bobby Nasution menurunkan baliho pasangan capres – cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah calon legislatif (caleg) di Jalan Putri Hijau dan Jalan Guru Patimpus, Minggu (11/2) dinihari.

Penurunan APK itu sekaligus sebagai tanda dimulainya penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) di seluruh Kota Medan menyusul masuknya masa tenang Pemilu 2024 mulai 11 Februari 2024.

Bobby Nasution dan jajarannya di Pemko Medan melakukan penertiban APK tersebut bersama unsur Forkopimda Kota Medan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan Mutia Atiqah, dan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Medan David Reynold.

Bobby Nasution tampak menurunkan APK dengan pisau berbentuk sabit. Setelah itu, Tim Gabungan dari Bawaslu Medan, Kodim 0201/Medan, Polrestabes Medan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, jajaran kecamatan, kelurahan dan kepala lingkungan di lingkungan Pemko Medan juga turut membersihkan seluruh APK dari kawasan tersebut.

Dengan mengendarai sepeda motor, Bobby Nasution bersama unsur Forkopimda Kota Medan dan Tim Gabungan selanjutnya melakukan penertiban di Bundaran Majestik, Jalan Gatot Subroto. Di tempat itu, Bobby kembali menurunkan baliho capres dan cawapres Prabowo – Gibran dan sejumlah caleg.

Sebelum melakukan penertiban APK, Bobby Nasution lebih dahulu memimpin Apel Siaga Penertiban APK di halaman depan Balai Kota Medan. Dalam arahannya, Bobby mengatakan bahwa penertiban APK itu dilakukan karena telah berakhirnya masa kampanye, baik capres-cawapres, caleg untuk DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, maupun DPR RI dan DPD RI.

“Tepat pukul 00.00 WIB malam ini, kita telah memasuki masa tenang hingga sebelum tanggal 14 Februari 2024. Oleh karenanya menjadi tanggung jawab kita untuk memastikan masa tenang yang telah ditetapkan penyelenggara pemilu bisa dirasakan masyarakat. Jadi, apel ini untuk memastikan seluruh APK yang ada di Kota Medan untuk diturunkan,” ucap Bobby.

Pada kesempatan itu, Bobby pun mengimbau kepada seluruh tim pemenangan capres dan cawapres, tim pemenangan caleg, relawan dan simpatisan serta semua unsur peserta pemilu agar dapat mendukung penertiban APK tersebut dengan menertibkan APK nya secara mandiri.

“Kami dari Pemko Medan, Forkompimda, KPU, dan Bawaslu, mengimbau seluruh tim pemenangan capres cawapres, baik nomor urut 1, 2, dan 3 serta calon legislatif agar bisa menurunkan APK-nya,” ujar Bobby.

Bobby mengatakan, tim pemenangan paslon capres cawapres, parpol peserta pemilu, serta calon DPD harus ikut menyukseskan masa tenang ini.

“Dalam masa tenang ini masyarakat dapat melihat dan berpikir untuk memastikan pilihan pada hari pemungutan suara 14 Februari nanti,” sebutnya.

Saat menyampaikan bimbingan dan arah dalam apel siaga, Bobby Nasution kembali menjelaskan bahwa penertiban ini menandakan telah berakhirnya kampanye dan berlangsungnya masa tenang Pemilu 2024.

“Oleh karena itu, Pemko Medan dan kita semua yang hadir di sini, baik itu KPU, Bawaslu, TNI/Polri, semua harus bertangungjawab memastikan agar masa tenang yang ditetapkan oleh penyelenggara berjalan dengan baik,” kata di hadapan peserta apel.

Dalam kesempatan itu, Bobby Nasution juga mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara Pemilu, peserta, jajaran Pemko Medan, TNI/Polri, yang menjaga telah ketentraman dan suasana kondusif dalam kampanye.

“Pekerjaan rumah kita berikutnya adalah memastikan masa tenang berjalan dengan baik, memastikan pemungutan dan penghitungan suara berjalan aman, damai, jujur, dan adil,” harapnya.
(map)

Ini Penjelasan KPU Medan Soal Pendistribusian Logistik Pemilu 2024

Teks DISTRIBUSIKAN: KPU Kota Medan mendistribusikan surat suara ke kelurahan dan kelurahan se-Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan tengah mendistribusikan logistik Pemilu ke seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Medan. Pendistribusian tersebut telah dilakukan sejak Jumat (9/2/2024) lalu.

“Pendistribusian logistik telah kita lakukan ke Kecamatan dan kelurahan di Kota Medan. Sebagian besar sudah menerima logistik secara lengkap atau seratus persen, tinggal beberapa kecamatan lagi yang belum lengkap, tapi akan segera selesai,” ucap Ketua KPU Kota Medan, Mutia Atiqah kepada Sumut Pos, Minggu (11/2/2024).

Dijelaskan Mutia, terdapat 11 dari 21 Kecamatan di Kota Medan yang telah menerima logistik Pemilu 2024 secara lengkap. Adapun 11 kecamatan yang dimaksud, yakni Kecamatan Medan Johor, Medan Polonia, Medan Sunggal, Medan Selayang, Medan Tuntungan dan Medan Kota.

“Kemudian KPU Medan juga sudah mendistribusikan logistik pemilu secara lengkap ke Kecamatan Medan Area, Medan Petisah, Medan Baru, Medan Barat, dan Medan Timur,” ujarnya.

Mutia mengungkapkan, adapun target pendistribusian yang dilakukan KPU Kota Medan adalah sampai 12 Februari 2024 atau H-2 waktu pencoblosan.

“Alhamdulillah semua tahapan bisa dilewati dengan lancar. Kita berharap tahap pendistribusian ini juga bisa berjalan dengan baik. Target kita semua bisa selesai paling lama besok (hari ini), 12 Februari 2024 atau H-2,” katanya.

Dikatakan Mutia, dalam pendistribusian logistik pemilu itu, KPU Kota Medan didampingi TNI/Polri serta stakeholder terkait guna memastikan keamanan logistik yang didistribusikan.

“Seluruh logistik yang sudah didistribusikan disimpan di setiap kantor lurah dan dijaga ketat personil TNI/Polri. Hal ini kita lakukan untuk memastikan keamanan dan berjalannya Pemilu dengan damai,” ujarnya.

Sementara untuk surat C Pemberitahuan, Mutia mengaku bahwa saat ini surat tersebut sudah ada dan sudah dalam tahap pembagian ke masyarakat pemilihan.

“Pastinya sesuai aturan, C Pemberitahuan harus sudah didistribusikan ke masyarakat H-3 waktu pencoblosan. Jadi kita pasti akan membagikannya sebelum batas waktu yang ditentukan,” pungkasnya.
(map)

Wahyu Ingin Ukir Sejarah di PON 2024

Wahyudi Sahputra

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tampil untuk pertama kalinya membuat Wahyudi Sahputra sangat termotivasi menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatwra Utara. Atlet loncat indah itu ingin mengukir sejarah pada even akbar olahraga Tanah Air itu.

Wahyudi Sahputra merupakan salah satu atlet loncat indah Sumatera Utara yang dipersiapkan menuju PON 2024. Atlet asal Kota Medan itu kini masuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) yang digelar KONI Sumut.

“Saat ini saya sedang mempersiapkan diri menghadapi PON 2024. Di Pelatda, saya menjalani latihan 10 sesi dalam seminggu,” ujar Wahyudi Sahputra.

Atlet berusia 22 tahun ini menjelaskan, dia akan tampil di dua nomor pada PON 2024 nanti. Keduanya adalah Individu Menara Syncro Papan 3 meter dan Syncro Mix Menara.

Pria yang akrab dipanggil Wahyu tersebut tidak ingin membuang kesempatan tampil di PON 2024 ini. Dia ingin membuat sejarah dengan meraih medali emas.

“Ini merupakan pertama kalinya saya tampil di PON. Saya tidak ingin membuang kesempatan ini. Saya ingin meraih medali emas,” tegasnya.

Putra bungsu dari pasangan Sugianto dengan Nurlela tersebut mengakui persaingan di PON nanti tidaklah mudah. Provinsi lain dipastikan juga sudah mempersiapkan diri dengan baik.

Namun dengan perjuangan keras dan motivasi tinggi, dia yakin bisa mewujudkan mimpinya tersebut. “Saya ingin meraih prestasi dan mempersembahkan kepada kedua orang tua yang telah mendukung saya menekuni loncat indah ini,” tegasnya.

Ya, alumni SKO Ragunan ini pertama kali menekuni loncat indah atas saran orang tuanya. Awalnya dia menekuni renang mulai kelas 2 SD, namun dia beralih ke loncat indah setahun kemudian.

Dari loncat indah itu juga, Wahyu bisa menembus pendidikan di SKO Ragunan. Dia mendapat undangan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah khusus olahraga itu setelah tampil pada Kejurnas Renang tahun 2013 di Jakarta.

“Jadi pada Kejurnas 2013 saya meraih medali perak dari nomor papan 1 meter dan 3 meter. Ternyata saat itu saya dipantau oleh pihak SKO Ragunan,” ungkapnya.

Selama menempuh pendidikan dan latihan di SKO Ragunan, Wahyu meraih segudang prestasi. Dia meraih prestasi di sejumlah Kejurnas. Terakhir adalah peringkat ketiga pada Festival Aquatik di Jakarta tahun 2022.

“Saya memang pernah meraih prestasi di sejumlah Kejurnas. Tapi itu belum memuaskan, karena target saya adalah medali di PON 2024,” pungkasnya. (dek)

Diduga Kaitan Berita, Wartawan Dianiaya Tiga Pria

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wartawan online, Tomy Nainggolan menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan Ro Cs diduga suruhan Oy, kelompok pengedar narkoba, yang terjadi di Jalan Kelambir Lima Gang Anas, Kacamatan Hamparanperak, Deliserdang. Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka di lengan, bahu, dan kepala.

Korban pun membuat Laporan Pengaduan resmi di Polda Sumut, dengan bukti STTLP/B/153/II/2024/SPKT/Polda Sumut, setelah melakukan visum di rumah sakit, Kamis (8/2) sekitar Pukul 19.00. “Saya mendesak dengan hormat agar Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi memerintahkan anggotanya menangkap para pelaku sampai aktor -aktor di belakangnya, dalam masalah ini sebenarnya saya menjadi korban untuk menginformasikan masalah narkoba yang ada melalui berita, tentunya untuk mendukung program-program Pak Kapolda juga,” kata korban kepada rekan-rekan wartawan.

Menurut korban, perkembangan terkini dalam kasus tersebut, sejumlah warga tetangga korban mengirimkan video rekaman CCTV yang tertangkap dari rumah mereka. Terlihat tiga pelaku dengan mengendarai dua sepeda motor dan memakai masker dan helm berkeliling sebelum bergerak masuk ke halaman rumah, lokasi penganiayaan. “Ada lima titik CCTV yang menangkap para pelaku,” terang korban.

Ditegaskan Tomy, ketiga pelaku diduga kuat suruhan bandar narkoba dipanggil Oy, menyerang Tomy hingga tersungkur di tanah. Sedangkan pelaku dikenal bernama Ro meneriakkan agar berita yang dibuat Tomy dihapus segera. “Kau hapus cepat berita lembah itu, ku matikan kau nanti di sini,” kata Tomy menirukan ucapan Ro yang saat itu sambil membabibuta melibaskan borgol yang diambilnya dari belakang badan korban.

Merasa belum puas, Ro juga memindahkan borgol ke tangan kirinya lalu dengan tangan kanan mengambil benda mirip pistol, tetapi karena korban berteriak keras meminta tolong yang disahuti keluarganya dari dalam rumah, Ro memasukkan benda mirip pistol itu lagi.

Kemudian, kata korban, saat pelaku lengah, dia langsung kabur dan ditolong warga setempat. Selanjutnya para pelaku sudah tidak ada di lokasi.
Terpisah, Kasubdit Jahtanras Polda Sumut Kompol Bayu Samara Putra yang dikonfirmasi wartawan akan segera mencari para pelaku.

Sementara, Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Yemi Mandagi mengatakan pihaknya akan menangkap Oy Cs dan bila mana terbukti akan diproses lanjut.(rel/dn/azw)

Suami Bunuh Istri Gegerkan Warga Paya Pasir

AMANKAN: Polres Tebingtinggi dan Polsek Tebingtinggi mengamankan lokasi kejadian pembunuhan di Desa Paya Pasir Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Sergai.

TEBINTINGGI, SUMUTPOS.CO- Warga Dusun V Desa Paya Pasir Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) dihebohkan dengan kejadian dugaan suami membunuh istrinya, Jumat (9/2/2024) petang.

Sang suami, Sukardio (65) mencoba membunuh isterinya, Ernawati (58). Setelah itu, pelaku mencoba melakukan aksi bunuh diri di kamar.

Kejadian ini bermula ketika anak korban, Mega (26), pulang kerja membuka pintu dapur karena pintu depan tertutup, setelah masuk di bagian dapur, Mega terkejut melihat sosok ibunya sudah tergeletak bersimbah darah.

Melihat kondisi ibunya, Mega langsung berteriak meminta tolong kepada tetangga, Reza (34).

Kemudian merasa curiga kepada bapaknya sebagai pelaku pembunuhan, Mega dan Reza langsung mencari keberadaan Sukardio, yang diketahui mengalami depresi sudah tahunan.

“Ketika saya bersama Mega mendobrak pintu kamar orang tua Mega, rupanya bapak itu mencoba melakukan aksi bunuh diri dengan menusukan pisau kebahagiaan tubuhnya. Langsung masyarakat sekitar di lokasi kejadian mengamankan pelaku,” jelas Reza warga di sana.

Kapolsek Tebingtinggi AKP Saifullah, Sabtu (11/2/2024) membenarkan kejadian tersebut, untuk motif masih dalam penyelidikan pihak Sat Reskrim Polres Tebingtinggi dan Polsek Tebingtinggi.

Menurut Kapolsek Tebingtinggi AKP Saifullah, hasil pemeriksaan sementara di tubuh korban ditemukan tanda lembam bekas penganiayaan dan beberapa luka tusukan benda tajam.

Sedangkan suami sebagai pelaku kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi, sedangkan jenazah korban setelah dilakukan visum sudah diambil pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Polsek Tebingtinggi bersama Polres Tebingtinggi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan meminta keterangan para saksi,” bilangnya. (ian/ram)

Diberikan Sepatu oleh Bupati Sergai, Febri Anak Yatim Bercita Cita Jadi Pemain Nasional

SEPATU: Bupati Sergai Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati menyerahkan sepatu bola kepada Febri. (istimewa/sumutpos.co)

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO- Bupati Serdangbedagai, Darma Wijaya menyerahkan sepasang sepatu bola untuk Febri Yaudah (11) di lapangan sepak bola PT Gotong Royong Jaya Kebun Mandaris A di Desa Laut Tador, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdangbedagai, Jumat (9/2/2024).

Febri mengaku sangat senang dan bangga mendapatkan sepatu bola dari Bupati Serdangbedagai. Dia berharap sepatu yang baru dapat mewujudkan cita-citanya menjadi pemain sepakbola nasional.

“Bangga sekali, apalagi yang memberikan pak Bupati langsung,” ucapnya.

Menurutnya, sejak usia 8 bulan sudah menjadi anak yatim, karena cita-citanya menjadi pemain sepakbola, Saat duduk di bangku kelas 4 SD Febri bergabung dengan SSB Bintang Timur di bawah naungan PT Gotong Royong Jaya kebun Mandaris A.

“Sepatu bola cuma satu, dengan ada sepatu yang baru, bisa ganti-ganti,” ungkap Febri.

Terpisah, Bupati Serdangbedagai, Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati, Adlin Tambunan mengatakan, pemberian sepasang sepatu bola dan bola kaki sebagai dukungan Pemkab Serdangbedagai dan perhatian bagi anak yatim yang punya cita-cita menjadi pemain nasional.

“Semoga sepatu itu nantinya dapat bermanfaat dan cita-citanya menjadi pemain nasional dapat terwujud,” ungkapnya.

Sementara itu, Manager PT Gotong Royong Jaya kebun Mandaris A, Eto Sutopo terkejut dengan kepedulian Bupati Serdangbedagai, Darma Wijaya dan Wakil Bupati, Adlin Tambunan yang begitu peduli dengan olahraga dan pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Tebing Syahbandar.

“Kami pihak PT Gotong Royong Jaya kebun Mandaris A siap mendukung kinerja mereka dalam memajukan Kabupaten Serdang Bedagai,” bilangnya. (faud/ram)

Jelang Hari Pencoblosan, Elektabilitas Prabowo-Gibran Jauh Melampaui Dua Kandidat Lainnya

Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO –  Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia periode 28 Januari-4 Februari 2024 lalu, elektabilitas Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meraih 51,8 persen.

Elektabilitas tersebut jauh melampaui kedua kandidat lainnya, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang hanya 24,1 persen. Sedangkan Ganjar Pranowo-Mahmud MD sebesar 19,6 persen.

Dari survei tersebut, sebanyak 4,5 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Direktur Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin menjelaskan, hasil survei ini membuka peluang pemilihan presiden hanya berlangsung satu putaran. Mengingat, elektabilitas Prabowo-Gibran terus mengalami kenaikan mencapai 50 persen lebih.

“Survei ini margin of error sekitar 2,9 persen. Artinya, elektabilitas Prabowo-Gibran secara riil masih berpotensi berada di bawah 50 persen,” ungkapnya.

Survei ini sendiri melibatkan 5.500 responden pemilih yang diambil secara acak menggunakan metode multistage random sampling.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo sendiri menyambut positif hasil survei ini. Menurutnya, peningkatan elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran menggambarkan kepercayaan masyarakat yang semakin meningkat.

Pasangan ini merupakan cerminan dari dukungan yang kuat terhadap visi dan misi mereka untuk memajukan Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Keberhasilan Pak Prabowo dan Mas Gibran dalam meraih dukungan yang signifikan mencerminkan rasa optimisme dan harapan masyarakat akan perubahan yang berkelanjutan di bawah kepemimpinan yang kokoh dan berintegritas,” katanya.

Sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI dari Sumut, Ade Jona Prasetyo berkomitmen untuk terus mendukung Prabowo-Gibran dalam upaya mereka untuk membawa perubahan positif bagi Sumatera Utara dan Indonesia secara keseluruhan.

Dengan peningkatan elektabilitas yang signifikan, dirinya yakin bahwa pasangan ini mampu menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi bangsa serta mewujudkan cita-cita bersama untuk Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera. (dwi/ram)

Jubir TKD Sumut: Bobby Tak Menyindir Siapapun, Jadi Jangan Baper

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Juru bicara Tim Kemenangan Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ricky Prandana menegaskan kepada pihak tertentu untuk tidak membawa perasaan atas apa yang disampaikan tokoh muda Indonesia asal Sumut, Bobby Nasution, saat konser musik Koalisi Indonesia Maju, di Stadion Baharoeddin Siregar, Deliserdang, kemarin.

Menurutnya, apa yang disampaikan Bobby tentang Gibran yang juga bangun stadion di Solo tidak bermaksud menyindir seseorang. Sebab, apa yang disampaikan Bobby sesuai fakta. Di mana, beberapa Pemerintah Daerah (Pemda) sedang membangun stadion.

“Saya ada di lokasi acara. Saya saksi dan mendengar dengan jelas apa yang disampaikan Bang Bobby. Apa yang disampaikan Bang Bobby tidak ada maksud menyindir siapapun. Jadi, tidak usah baper apalagi nyinyir,” tegasnya, Sabtu (10/2/2024).

Ricky juga mengungkapkan, Bobby hanya menjadikan Gibran sebagai umpama bahwa pembangunan stadion bertaraf Internasional dilakukan hampir setiap pemda saat ini. Selain itu, pembangunan stadion atas nama pemerintah, bukan nama pribadi.

“Apa yang disampaikan Bang Bobby itu tidak ada salahnya. Kan memang benar, selama ada anggarannya semua bisa bangun stadion bertaraf Internasional. Jadi, gak ada yang perlu disombongkan. Itukan nama pemerintah, bukan nama pribadi. Bang Bobby itu mencotohkan Mas Gibran karena ada di lokasi. Kalau ada yang lain mungkin disebut juga sama Bang Bobby,” sebutnya.

Begitu juga, lanjutnya, terkait siapa yang membangun. Seharusnya tidak terlalu dipersoalkan. Apakah melibatkan tenaga asing atau pekerja lokal. Menurutnya, bila ingin membangun sesuatu yang berlinsensi Internasional, tidak salah melibatkan ahli dari luar. Sebab, mereka yang lebih paham bagaimana membangun agar mendapatkan sertifikasi bertaraf Internasional dan pembangunan tidak menjadi sia-sia.

“Dengan melibatkan tenaga asing, bukan berarti tidak mengakui kemampuan tenaga lokal. Seseorang itu dinyatakan visioner. Karena dia ingin hasilnya benar benar berkualitas dan mendapatkan lisensi dari pihak terkait dan hasilnya bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

Untuk itulah, Ricky meminta hal ini idak terlalu dipersoalkan. Sebab, tidak ada yang disindir. “Jelang pencoblosan ini seharusnya tidak menimbulkan kegaduhan. Marilah sama-sama kita membangun negeri. Siapa yang menang merangkul yang kalah. Siapa yang kalah cepat move on. Sebab, siapapun yang terpilih nanti itulah yang terbaik. Jangan, belum apa-apa sudah saling menyalahkan. Itulah nanti ke depannya apa yang dibuat selalu diperdebatkan. Kami di TKD Sumut tetap berjalan sesuai arahan Pak Prabowo, mengedepakan kata-kata yang santun dan tidak menebar kebencian,” pungkasnya. (dwi/ram)