Home Blog Page 809

Desa Sukomulyo di Kabupaten Gresik Gandeng Agen BRILink Majukan Perekonomian Inklusif

Pemandangan Desa Sukomulyo dengan empat telaga air sebagai sarana budi daya ikan dan destinasi wisata Wadasglow. (Dok. BRI)

Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur patut diancungi jempol dalam mengembangkan sejumlah bidang wirausaha. Keberhasilan ini pun mengantarkan desa tersebut sebagai “Desa BRILiaN Pengembang Wirausaha Terbaik 2023”.

Kepala Desa Sukomulyo H Subiyanto mengaku bangga dan bersyukur atas prestasi yang didapat desanya dalam program Desa BRILiaN 2023. Menurutnya, capaian tersebut tak terlepas dari upaya dan fokus pemerintah desa dalam berkolaborasi serta berinovasi demi pengembangan ekonomi lokal.

“Raihan predikat itu menjadi bukti bahwa Desa Sukomulyo mampu merealisasikan komitmennya dalam pengembangan dunia usaha. Hal ini diharapkan dapat menginspirasi desa lain,” ujar Subiyanto, Senin (22/1/2024).

Implementasikan kreativitas dan keberlanjutan
Subiyanto menjelaskan, kreativitas dan keberlanjutan teraplikasi dengan baik pada bidang-bidang usaha yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Makmur Sejahtera Global Sukomulyo. Karena dibudidayakan dengan memperhatikan aspek keberlanjutan, lanjutnya, produk usaha dari Desa Sukomulyo memiliki kualitas yang lebih baik dan aman.

Produk hasil usaha tersebut juga mempunyai daya saing di pasar lokal dan regional. Hal itu terbukti dari permintaan akan produk ramah lingkungan dan berkelanjutan semakin meningkat.

Ia melanjutkan, terdapat tiga bidang industri unggulan di desanya. Pertama, industri kreatif di bidang fesyen dan tekstil. Produk yang terkenal di antaranya adalah bordir Kamulyans yang menjadi warisan budaya desa dan eco-printing Batik Darma Segaran.

Kedua, agrobisnis. Lahan-lahan kebun dan tani di desa dimanfaatkan hasilnya untuk diolah dan dijual. Komoditas unggulan di desa ini adalah markisa, pisang, dan kelengkeng.

Ketiga, akuakultur. Desa membudidayakan ikan di telaga desa yang juga dijadikan sebagai destinasi wisata bernama Wisata Apung Damar Segaran Global (Wadasglow).

Subiyanto menerangkan, Wadasglow menawarkan pengalaman wisata kuliner dan edukasi yang menarik di atas telaga desa. Kuliner yang tersedia di antaranya adalah kopi, soto ayam, nasi krawu, dan rujak cingur. Selain itu, tersedia pula kolam pancing yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung yang ingin memancing.

“Selain menjadi tempat rekreasi, Wadasglow juga berperan dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Wisata ini melibatkan masyarakat setempat dalam berbagai kegiatan, seperti pengelolaan wisata, kuliner, dan budi daya ikan,” terangnya.

Peran BUMDes bagi perekonomian desa
Subiyanto menjelaskan, BUMDes Maju Makmur Sejahtera Global Sukomulyo telah berperan penting dalam meningkatkan perekonomian Desa Sukomulyo. Manfaat ini berasal dari sejumlah unit usaha yang didirikan.

Diduga Tak Bayar Utang, Oknum Caleg Dilapor ke Polda Sumut

Pelapor Nurmansyah Pane saat di Mapolda Sumut. (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Nurmansyah Pane (48), warga Jalan Tanjung Sari Lingkungan II, Aek Kanopan Kuala Hulu Labuhanbatu Utara (Labura) melaporkan oknum calon legeslatif (caleg) berinsial MZ, Senin (29/1). Pasalnya, oknum caleg itu diduga menipu korban senilai Rp410.000.000.

Laporan tertuang di STTLP/B/110/ I/2024/ SPKT/Polda Sumut ditandatangani oleh AKP Edi Sukamto. Melaporkan dugaan tindak pidana penipuan/perbuatan curang UU Nomor 1 Tahun 1946, tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP yang terjadi, di Jalan KH Zainul Arifin Nomor 58, Kwala Bingai Stabat, Kabupaten Langkat, pada 15 September 2017.

Hans Silalahi SH dan Ramses Butarbutar SH selaku kuasa hukum korban menjelaskan, kejadian sekitar bulan Juni 2017 terlapor meminjam uang kepada kliennya sebesar Rp410.000.000 yang diberikan pelapor kepada terlapor sebanyak dua kali.

Oleh terlapor berjanji akan membayarnya setelah 3 bulan ke depan dan pada 15 September 2017 terlapor membayar sebesar Rp150.000.000 berupa cek Bank Sumut nomor CE 370494, namun ternyata cek tersebut ditolak oleh bank dengan alasan tanda tangan dan stempel tidak sesuai. “Pihak Bank menolak Cek yang diberikan MZ,” tandas Ramses.

Pengacara kondang Kota Medan ini menjelaskan, dengan adanya kejadian tersebut kemudian pelapor menemui terlapor dan membuat surat pernyataan dan kwitansi penitipan uang dari terlapor berjanji akan segera membayarkan uang yang telah dipinjamnya dari pelapor, namun hingga pada 10 Januari 2024 terlapor kembali memberikan cek PT Bank Negara Indonesia (BNI) Nomor CF 980259 dan cek tersebut di nyatakan dana tidak cukup oleh PT Bank Negara Indonesia. “MZ tidak ada itikad baik untuk membayar hutangnya, sehingga kami tempuh jalur hukum,” pungkasnya.

Sesuai informasi, Terlapor adalah Caleg DPRD Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) Dapil 2 Teluk Mengkudu-Tanjungberingin. Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, akan dicek dulu sesuai laporan polisi (LP) nya. “Saya cek dulu ya,” kata Hadi. (dwi/azw)

Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 Berjenjang, Dimulai 6 Februari 2024

Anggota KPU RI, Parsadaan Harahap.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Logistik Pemilu 2024, akan didistribusikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, dari tingkat KPU Kabupaten/Kota, ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), hingga Panitia Pemungutan Suara (PPS) dimulai pada 6 Februari 2024, mendatang.

“Tanggal 6 Februari 2024, kita lakukan pendistribusian,” ucap Anggota KPU RI, Parsadaan Harahap kepada wartawan, disela-sela peninjauan Gudang Logistik KPU Kota Medan, di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Senin (29/1/2024).

Untuk diketahui, Pemilu 2024 terdapat 820.161 tempat pemungutan suara (TPS). Dengan melibatkan petugas KPPS se-Indonesia, dengan jumlah petugas Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), sebanyak 5,7 juta petugas.

Dalam kunjungan ke Gudang Logistik KPU Kota Medan. Parsadaan menjelaskan untuk memastikan tahapan untuk pelipatan, sortir hingga pengepakan surat suara dan logistik lainnya.

“Saya juga memastikan terkait dengan distribusi logistik, sebelum didistribusi sudah disiapkan dalam kondisi yang baik. Hari ini, sudah kita lihat, sudah pengepakan,” kata Parsadaan.

Parsadaan mengatakan pihak KPU hingga jajarannya, sudah melakukan pemetaan dan perhitungan terkait faktor cuaca hingga jarak pendistribusian logistik itu, sampai ke TPS.

“Kita sudah hitung dalam kondisi cuaca dan jarak waktu, tanggal 6 kita lakukan distribusikan, ada 8 hari sebelum hari H (14 Februari 2024),” tandas Parsadaan.(gus/ram)

Plt Bupati Pastikan Hadir Pelantikan APSI Langkat

AUDIENSI: Plt Bupati Langkat, H Syah Afandin (kiri) saat menerima audiensi APSI di rumah dinas.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Pelaksana Tugas Bupati Langkat, H Syah Afandin memastikan hadir dalam pelantikan Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Langkat. Ini disampaikan Plt Bupati Langkat yang akrab disapa Ondim tersebut saat menerima audiensi APSI di rumah dinas, Senin (29/1/2024).

Ondim menjelaskan, audiensi dimaksud dalam rangka mengundangnya untuk menghadiri pelantikan pengurus APSI Kabupaten Langkat. “Insya Allah, saya akan hadir pada pelantikan nantinya,” kata dia.

“Semoga APSI dapat menjadi wadah aspirasi pengawas sekolah dan pengawas madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia khususnya di Kabupaten Langkat,” sambungnya.

Sementara, Ketua APSI Langkat, Basyaruddin didampingi pengurus mengucapkan terima kasih kepada Ondim atas kesediaannya menerima audiensi mereka. Adapun maksud dan tujuan selain mengundang, juga mengenalkan kepengurusan APSI periode 2023-2028.

“Insya Allah pelantikan akan kami laksanakan pada Senin (5/2/2024) di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat,” ungkapnya.

Adapun susunan kepengurusan APSI Kabupaten Langkat periode 2023-2028 terdiri dari unsur pengawas Dinas Pendidikan, Pengawas Kemenag Langkat dan Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Provinsi.

“Untuk itu kami mohon dukungan, bimbingan dan arahan dari Bapak Plt Bupati Langkat,” tukasnya. (ted/ram)

KPPS di Langkat Ngeluh karena Uang Pengganti Transport Rp50 Ribu Tak Langsung Cair

BIMTEK: Peserta KPPS mengeluh uang pengganti transport yang tidak langsung cair usai mengikuti bimtek.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Langkat mengeluhkan honor uang pengganti transport sebesar Rp50 ribu tidak langsung cair usai mengikuti bimbingan teknis (bimtek). Ironisnya, peristiwa ini diduga terjadi terhadap seluruh peserta di Kabupaten Langkat.

Artinya ribuan anggota KPPS di Langkat yang mengikuti bimtek usai pelantikan, mengeluhkan honor uang pengganti transport yang tidak cair tersebut. Bahkan mereka juga heran kenapa honor uang pengganti transport ini tidak langsung cair.

Salah satunya peserta bimtek asal Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat yang menolak namanya dimuat. Sumber ini mengherankan, honor uang pengganti transport tidak langsung cair.

“Kami di Kecamatan Selesai tidak langsung cair uang pengganti transport. Heran kami, dan makin heran lagi dengan nominalnya,” kata sumber, Senin (29/1/2024).

Dia kemudian membandingkan dengan daerah tetangga, Kota Binjai. Kata dia, peserta KPPS di Binjai yang mengikuti bimtek langsung menerima honor uang pengganti transport tersebut.

“Bisa pula kami enggak langsung terima uang pengganti transport. Beda sama Binjai yang sudah terima mereka setelah mengikuti bimtek,” katanya.

Dia menjelaskan, bimtek yang dilalui anggota KPPS untuk Kecamatan Selesai digelar pada waktu terpisah. Mereka dibagi dalam masing-masing desa yang di Kecamatan Selesai.

Lokasi bimtek digelar di Jambur Serbaguna Desa Tanjung Merahe, Kecamatan Selesai, Langkat. Sumber menambahkan, peserta KPPS sempat menyoal hal tersebut kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) terkait uang pengganti transport yang tidak langsung cair.

Namun, jawaban yang mereka terima tidak memuaskan. “Bisa pula kami harus nunggu 14 hari setelah kegiatan (bimtek), baru dikasih uang pengganti transport tersebut. Mau heran, tapi beginilah Langkat,” serunya.

Terpisah, Ketua KPU Langkat, Sopian Sitepu tidak menanggapi pesan yang dilayangkan wartawan untuk melakukan konfirmasi. Hingga berita ditulis, Sopian tidak menjawab konfirmasi untuk keberimbangan berita ini. (ted)

Rombongan Safari Subuh Arafah Bukit Barisan Sumut Kunjungi Peternakan Tabebuya Farmland

PETERNAKAN: Rombongan Tim SSABB Sumut bersama pengurus BKM se Kota Medan saat mengunjungi Peternakan Sapi dan Domba Tabebuya Farmland.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Tim Safari Subuh Arafah Bukit Barisan (SSABB) Sumatera Utara bersama pengurus Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Medan melakukan kunjungan ke Peternakan Sapi dan Domba Tabebuya Farmland di Jalan Rukam, Kelurahan Bandar Senembah, Binjai Barat, Minggu (28/1/2024).

Ketua rombongan, H Amiruddin menjelaskan, ada sekitar 70 orang ikut serta. Tujuan kunjungan ini untuk merajut tali silaturahim dan menambah pengetahuan pengurus BKM serta panitia qurban masjid tentang pemilihan hewan ternak sesuai syariat.

“Peninjauan peternakan di Tabebuya Farmland ini untuk mengetahui proses pemeliharaan hewan sapi dan domba secara profesional, dan sesuai syari’at untuk persiapan hewan qurban nantinya,” kata Amiruddin.

Suyanto selaku pemilik sekaligus pengelola Peternakan Tabebuya Farmland menyambut baik kunjungan tersebut. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada anggota BKM Medan yang sudah meluangkan waktu untuk berkunjung ke peternakan sapi dan domba miliknya.

“Untuk kesehatan hewan, kami sudah bekerja sama dengan instansi terkait guna melakukan vaksin dan menjaga kondisi kesehatan hewan ternak kami. Dan hewan yang kami jual juga memiliki sertifikat kesehatan,” kata Suyanto.

Dalam kunjungan ini, Suyanto mengajak rombongan berkeliling di lahan peternakan. Saat itu, dia juga menjelaskan proses pemeliharaan hewan ternak di peternakan tersebut.

Mulai dari kesehatan hewan dan cara mengelola pakannya.

“Kami berharap para pengurus BKM dan panitia qurban dapat mengetahui tentang bagaimana perawatan peternakan sapi dan domba yang baik, berkualitas serta dapat terus menjalin hubungan kerja sama yang baik ke depannya,” ujarnya.

Suyanto menambahkan, menjaga kualitas hewan ternak dengan kriteria untuk qurban sangat berkaitan erat dengan tujuannya, adalah, memberikan yang terbaik. Karenanya, hewan qurban yang sehat dan tidak cacat sesuai syariat menjadi prioritas utama pihaknya.

“Dalam menyajikan hewan menyambut Hari Raya Idul Adha, antisipasi yang kita lakukan sesuai arahan pemerintah untuk melakukan pencegahan, pengawasan dan pengendalian serta perawatan yang maksimal, guna memberikan proteksi kepada hewan ternak,” jelasnya.

Terkait peternakannya, Suyanto juga meluncurkan domba ternak baru berjenis moreno yang diperoleh dari Batur, Jawa Tengah, dengan nilai harga mencapai puluhan juta per ekornya. Domba merino ini merupakan salah satu hewan ternak yang bernilai ganda, dapat dimanfaatkan daging, susu serta bulunya.

Domba merino berasal dari Spanyol, lalu menyebar ke Inggris, Jerman, Australia hingga ke beberapa negara di dunia termasuk Indonesia. Sementara, salah satu pengurus BKM, Akhir Mulya Siregar sangat puas atas kunjungan tersebut.

Pasalnya, pengurus BKM di Sumut lebih mendapat pencerahan, setelah melihat secara langsung proses perawatan hewan qurban yang baik. “Kami menjadi lebih yakin bagaimana kesehatannya dan kualitas dari hewan-hewan ternak itu sendiri yang disiapkan sesuai syariat untuk qurban yang terbaik,” tukasnya. (ted/ram)

Jembatan Jalan Abdullah Lubis Sudah Dibuka dan Dilintasi, Tahap Finishing Rampung Minggu Ini

Kadis SDABMBK Kota Medan, Topan O.P Ginting.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) memastikan telah menyelesaikan proyek pengerjaan konstruksi pembangunan Jembatan Jalan Abdullah Lubis.

Dengan selesainya pembangunan tersebut, Pemko Medan telah membuka kembali ruas jalan Abdullah Lubis di Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru sejak Jumat (26/1/2024) lalu.

“Secara konstruksi dan fungsi, pembangunan Jembatan Abdullah Lubis sudah selesai dikerjakan dan sudah difungsikan. Oleh sebab itu, ruas jalan Abdullah Lubis telah kembali dibuka sejak Jumat (26/1) kemarin,” ucap Kadis SDABMBK Kota Medan, Topan O.P Ginting kepada Sumut Pos, Senin (29/1/2024).

Namun secara keseluruhan, pembangunan Jembatan Jalan Abdullah Lubis memang belum selesai sepenuhnya, masih ada tahap penyelesaian (finishing) di bagian dinding sisi kiri dan kanan jembatan yang belum rampung.

“Kemarin hari Jumat kita cek ke lapangan masih ada finishing-finishing yang belum selesai, dan masih ada beberapa koreksi dari kita untuk diperbaiki. Itu harus mereka selesaikan. Secara fungsi sudah rampung, secara keseluruhan tinggal tahap finishing. Pekerjaannya sudah di atas 95 persen, tinggal sedikit lagi saja,” ujar Topan.

Dijelaskan Topan, sifat dibukanya Jembatan Jalan Abdullah Lubis sama seperti dibukanya Jembatan Jalan H.M Yamin Kota Medan, yakni dibuka secara permanen saat jembatan telah selesai secara konstruksi maupun fungsi meskipun masih menyisakan pekerjaan finishing.

“Tahap finishing ini tidak mengganggu lalulintas. Dan sebaliknya lalulintas tidak mengganggu pekerjaan finishing jembatan ini, karena posisi pekerjaannya di atas trotoar, bukan di badan jalan. Saat itu Jembatan Jalan H.M Yamin juga kita buka dalam tahap finishing, terbukti saat ini pekerjaan Jembatan Jalan H.M Yamin sudah rampung secara keseluruhan,” jelasnya.

Oleh sebab itu, lanjut Topan, dirinya telah meminta pihak kontraktor untuk dapat merampungkan pekerjaan tersebut dalam minggu ini juga.

“Dalam minggu ini juga tahap finishing jembatan itu sudah selesai, mungkin sekitar hari Jumat (2/2/2024) nanti. Mereka minta waktu dan berjanji akan menyelesaikannya dalam minggu ini juga,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Dinas SDABMBK Kota Medan telah melakukan pembangunan dua buah jembatan di Kota Medan sejak September 2023 yang lalu dan ditargetkan selesai Desember 2023. Adapun kedua jembatan tersebut, yakni Jembatan Jalan H.M Yamin dan Jembatan Jalan Abdullah Lubis.

Pembangunan kedua jembatan tersebut tidak dapat diselesaikan tepat waktu karena tingginya curah hujan di akhir tahun 2023 lalu. Alhasil, Pemko Medan memberikan perpanjangan waktu selama 50 hari kepada pihak kontraktor untuk menyelesaikannya, yakni hingga 19 Februari 2024.

Hasilnya, pembangunan Jembatan Jalan H.M Yamin telah selesai dikerjakan di Januari 2024 atau lebih cepat dari target di masa perpanjangan waktu. Saat ini, jembatan tersebut telah dipergunakan dan ruas jalan H.M Yamin telah dibuka kembali.

Kemudian, Jembatan Jalan Abdullah Lubis juga telah selesai lebih cepat dari target di masa perpanjangan waktu. Alhasil sejak Jumat (26/1/2024) lalu, Jembatan Jalan Abdullah Lubis telah dipergunakan dan ruas jalan Abdullah Lubis telah kembali dibuka.
(map/ram)

Pemko Tebingtinggi Kembali Lakukan PPH pada 30 dan 31 Januari 2024

PPH: Pemko Tebingtinggi melalui Dinas Perdagangan UMKM dan Koperasi Kota Tebingtinggi dengan PT Bulog melaksanakan kegiatan PPH di Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi beberapa waktu lalu.

TEBINTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Dinas Perdagangan UMKM dan Koperasi Kota Tebingtinggi bekerjasama dengan PT Bulog kembali melakukan Pasar Pengendalian Harga (PPH) di Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi dua hari mulai tanggal 30-31 Januari 2023.

“Kembali dilaksanakannya PPH ini dalam rangka mengendalikan sejumlah harga kebutuhan pokok yang masih mengalami kenaikan, dengan adanya PPH ini kita harapkan harga kembali normal,” jelas Kepala Dinas Perdagangan UMKM dan Koperasi Kota Tebingtinggi Zahidin ketika ditemui di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Senin (29/1/2024).

Menurut Zahidin, pelaksanaan PPH ini adalah kerja sama Dinas Perdagangan UMKM dan Koperasi Kota Tebingtinggi dengan pihak PT Bulog Cabang Kota Medan. Untuk melakukan transaksi pembelian pada PPH hanya menunjukkan Kartu Tanpa Penduduk (KTP) yang terdapat sebagai warga Kota Tebingtinggi.

Sedangkan untuk bahan pangan yang disediakan dalam pelaksanaan PPH itu, beras jenis medium SPHP ukuran 5 kg dijual dengan harga Rp53.000 perkarung, gula pasir kemasan ukuran 1 kg dengan harga Rp16.000 dan minyak goreng kemasan ukuran 1 liter harga Rp14.000.

“Kami harapkan dari kegiatan ini selama dua hari, Selasa sampai Rabu (30-31/1/2024) masyarakat Kota Tebingtinggi bisa mendatangi lokasi penjualan di Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB,” jelas Zahidin.

Lain halnya dengan pantauan di Pasar Gambir Kota Tebingtinggi, harga beras masih mengalami kenaikan hingga menembus harga Rp15.000 perkilogram beras Ir46. Kenaikan harga beras ini tidak pernah mengalami penurunan sejak memasuki masa kampanye tahun politik Pemilu 2024.

Untuk ukuran beras 5 kg harga jual mencapai Rp75.000 perkarung. Tidak itu saja bahan yang mengalami kenaikan, untuk tepung tapioka harganya hanya Rp8.000 perkilogram, kini naik menjadi Rp11.000 perkilogram.

Menurut pedagang kelontong di Pasar Gambir Kota Tebingtinggi Syarmadani, kenaikan harga beras dipicu harga dari kilang penggilingan padi di wilayah Kabupaten Serdangbedagai. Selain itu, gabah kering atau siap panen tidak mencukupi permintaan pesanan.

“Harga beras dari kilang terus naik, jadi pedagang harus menaikkan harga jual beras. Kenaikan terjadi selama hampir dua bulan ini. Kami berharap pemerintah melakukan operasi pasar,” jelas Acin (48) pedagang kelontong di Pasar Gambir Kota Tebingtinggi.

Sedangkan untuk tepung tapioka yang harganya terus melonjak, menyebabkan sejumlah pedagang makanan dan bakso mengalami kerugian, karena tepung tapioka sebagai bahan campuran pembuatan bakso.

“Memang tepung tapioka mengalami kenaikan sejak dua pekan ini, banyak pedagang jajanan kue dan bakso mengeluh atas kenaikan harga tepung tapioka yang berasal dari ubi kayu. Apa penyebab kenaikan dan kelangkaan tepung tapioka sampai saat ini belum diketahui,” jelasnya. (ian/ram)

UIN Sumatera Utara Peringkat Sembilan Kampus Islam Terbaik Indonesia

UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara yang menempati peringkat sembilan kampus Islam terbaik di Indonesia versi EduRank. Kampus Islam di Indonesia memiliki kualitas yang baik dan berdaya saing dengan kampus umum lainnya juga masuk dalam lembaga pemeringkatan dunia.

Rektor UIN Sumatera Utara Prof Dr Hj Nurhayati MAg di Medan, Minggu (28/1) menyambut baik pencapaian sebagai kampus Islam terbaik sembilan menurut EduRank di Indonesia. Ia menegaskan bahwa prestasi ini patut disyukuri oleh seluruh keluarga besar UIN Sumatera Utara.

”Alhamdulillah, kita menempati peringkat kesembilan sebagai kampus Islam terbaik di Indonesia. Pencapaian ini patut kita pertahankan dan tingkatkan diberbagai aspek dimasa mendatang. Misalnya, terkait pelayanan akademik, sistem pembelajaran, pelayanan mahasiswa, sarana prasarana, fasilitas dan lain sebagainya,” urai rektor.

Upaya peningkatan tersebut, kata Prof Dr Hj Nurhayati MAg, juga untuk memenuhi dan mewujudkan visi misi UIN Sumatera Utara sebagai smart islamic university.

”Sehingga UIN Sumatera Utara merupakan kampus yang memberikan digitalisasi layanan memanfaatkan teknologi informasi bagi segenap sivitas yakni mahasiswa dan dosen,” tegasnya.

Rektor berterima kepada sivitas akademika kampus yang terus berjuang penuh dedikasi dan pengabdian sehingga UIN Sumatera Utara bertransformasi menjadi kampus Islam yang berdaya saing dan sejajar dengan kampus-kampus lain di Indonesia.

Ia berpesan, agar kinerja terbaik selalu diberikan untuk membesarkan dan memajukan lembaga kampus Islam kebanggaan masyarakat Sumatera Utara.

Terkait peringkat ini, Prof Dr Hj Nurhayati MAg mengimbau kepada masyarakat, khususnya pada pelajar tamatan 2022, 2023, 2024 bisa menjadikan UIN Sumatera Utara sebagai universitas rujukan melanjutkan studi pendidikan tinggi yang punya nilai khas.

”Yakni sebagai kampus moderasi agama, pusat integrasi keilmuan atau wahdatul ‘ulum dan pusat pemberdayaan masyarakat,” tambah rektor UIN Sumatera Utara.

Diketahui, EduRank adalah pemeringkatan independen berbasis metrik yang dilakukan terhadap 14.131 universitas dari 183 negara. Lembaga ini menggunakan database makalah ilmiah terbesar di dunia dengan 83, 166, 817 publikasi ilmiah dan 1.801.313. 576 sitasi untuk menentukan peringkat universitas di 246 topik penelitian.

Pemilihan universitas terbaik versi EduRank dilakukan berdasarkan hasil penelitian, keunggulan non-akademik dan pengaruh alumni. Pemeringkatan ditentukan dengan menganalisis 1,3 juta sitasi yang diterima dari 805 ribu publikasi akademik yang dibuat oleh 562 universitas di Indonesia, popularitas 552 alumni yang diakui dan database referensi terbesar yang tersedia.

Daftar 10 universitas Islam terbaik di Indonesia versi EduRank 2023, terbaik satu UII (peringkat 26 nasional), terbaik dua UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (peringkat 30 nasional), terbaik tiga UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (peringkat 34 nasional) dan terbaik empat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (peringkat 35 nasional).

Terbaik lima Universitas Ahmad Dahlan (peringkat 37 nasional), terbaik enam UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (peringkat 45 nasional), terbaik tujuh UIN Sunan Ampel Surabaya (peringkat 54 nasional), terbaik delapan UIN Sunan Gunung Djati (peringkat;55 nasional), terbaik sembilan UIN Sumatra Utara (peringkat 73 nasional) dan peringkat sepuluh Universitas Islam Riau (peringkat 77 nasional). (dmp)

KPU RI Ingatkan Hak KPPS Jangan Dipotong

Anggota KPU RI, Parsadaan Harahap.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, mendapatkan informasi bahwa hak-hak petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), diduga dipotong oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, contohnya uang transportasi dan lainnya.

“Terkait dengan Bimtek (KPPS) hampir merata, kita dengar pemotongan uang transportasi dan hak-hak peserta (KPPS),” sebut Anggota KPU RI, Parsadaan Harahap kepada wartawan, disela-sela peninjauan Gudang Logistik KPU Kota Medan, di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Senin (29/1/2024).

Dalam kunjungan ini, Parsadaan mengingatkan KPU Sumut bersama jajarannya KPU Kabupaten/Kota, jangan melakukan hal yang sama, yang dinilai dapat merugikan petugas KPPS.

“Saya minta di Sumatera Utara jangan terjadi, khususnya di Kota Medan. Seperti sudah ada berkembang di media,” tegas Parsadaan.

Parsadaan menjelaskan bahwa hak-hak Bimtek KPPS sudah jelas ada aturannya. Termasuk uang transportasi maksimal Rp150 ribu. Sehingga tidak boleh dibayarkan atau diberikan di bawah ketentuan itu.

“Transportasi maksimal Rp150 ribu. Sudah ada harga kewajaran dan perkiraan. Sudah kita berikan dalam anggaran,” jelas Parsadaan.

Untuk diketahui, KPU RI merekrut petugas KPPS se-Indonesia berjumlah 5,7 juta petugas untuk bertugas 820.161 tempat pemungutan suara (TPS). Dengan itu, Parsadaan mengatakan sudah anggaran untuk hak-hak ujung tombak KPU itu.

“Untuk Bimtek sudah kita anggarkan se-Indonesia, 5,7 juta petugas (KPPS), sudah kita anggarkan Rp5 triliun,” jelas Parsadaan.

Parsadaan meminta komitmen dari penyelenggara Pemilu di KPU terutama di Kabupaten/Kota, menjalani tugas dan aturan sesuai dengan ketentuan. Jangan coba-coba bermain dengan memotong hak KPPS.

“Saya bilang jangan lagi ada pemotongan, jangan lagi ada bilang anggaran belum turun, itu tidak benar. Tinggal komitmen teman-teman sebagai pelaksana. Mau tidak melakukan sesuai dengan aturan atau tidak,” tutur Parsadaan.

Parsadaan mengatakan bahwa ada komisioner atau anggota KPU di daerah, melakukan pemotongan hak-hak KPPS, sudah jelas ada sanksi tegas sesuai dengan aturan yang akan diberikan.

“Kalau ada seperti itu, pasti ada sanksi sesuai dengan aturan. ASN ada sanksinya, komisioner ada sanksinya juga,” ujar Parsadaan.

Parsadaan mengungkapkan jajarannya, untuk menjalani tugas dan kewajibannya sesuai dengan aturan. Jangan pernah, bermain diluar aturan tersebut.

“Saya sampaikan kepada penyelenggara jalankan tugas dan tanggungjawab yang sudah kita arahkan. Saya berharap ikuti saja, kalau sudah ada berniat, siap-siap ada pak polisi dan pak jaksa. Saya datang kesini melakukan pencegahan,” jelas Parsadaan.

Parsadaan juga mengatakan di Kota Medan, ada hal seperti itu, tapi sudah dilakukan klarifikasi. Bukan ada dugaan pemotongan hak KPPS. Namun, soal administrasi dan sudah diselesaikan oleh KPU Kota Medan.

“(di medan) sudah diselesaikan, saya arahkan dan masalah waktu, bayarkan sebelum keringat orang itu kering, yang harus dibayarkan ya dibayarkan lah,” tandas Parsadaan. (gus/mag-1/ram)