Home Blog Page 865

Tim LPPM USU Pengabdian Masyarakat di Desa Sawit Rejo Kutalimbaru

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Salah satu Tim Pengabdian pada Masyarakat LPPM USU yang diketuai Rahmadhani Banurea SSi MSi, didampingi Dio Agung Herubawa SE MAcc sebagai anggota, melaksanakan pengabdian pada masyarakat di Desa Sawit Rejo, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Jumat (15/12/2023). Kegiatan ini merupakan upaya dalam menjalankan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Sumatera Utara (USU), yakni melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Mitra pengabdian yang berkerjasama dengan USU adalah Pemerintahan Desa Sawit Rejo, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang. Adapun kegiatan yang dilakukan, antara lain penyuluhan dan praktek penerapan Ipteks untuk pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik bernilai jual dan sosialisasi pemanfaatan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM).

Dalam kegiatan ini juga, Tim Pengabdian pada Masyarakat juga melakukan penyerahan mesin berteknologi pencacah sampah plastik dan mesin pelepas sampah plastik seal gelas mineral oleh Ketua Pengabdian di Desa Sawit Rejo Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Rahmadhani Banurea SSi MSi yang diterima Kepala Desa Sawit Rejo, Syahriawan SH didampingi kelompok bank sampah Desa Sawit Rejo.

Tim Pengabdian juga memberikan sosialisasi kepada kelompok bank sampah di Desa Sawit Rejo, bagaimana cara mengolah limbah pastik menjadi bermanfaat dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Sawit Rejo dan mendemonstrasikan dengan melakukan Praktek Teknologi Pirolisis dengan bahan baku sampah plastik menjadi minyak bahan bakar.

Menurut Ketua Tim Pengabdian Rahmadhani Banurea SSi MSi, permasalahan mendasar yang dihadapi mitra saat ini, menyangkut cara pengelolaan sampah, terutama sampah plastik. “Karena sampah plastik merupakan salah satu masalah bagi lingkungan yang memerlukan solusi dengan segera termasuk di Desa Sawit Rejo, di mana sampah plastik masih menjadi limbah abadi yang hanya menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) di Kecamatan Kutalimbaru,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, sampah plastik masih dipandang sebagai sumberdaya yang tak berguna, menyebabkan dampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Sayangnya, bahan plastik tersebut tidak dapat membusuk atau terurai dalam waktu yang singkat di dalam tanah sehingga menimbulkan masalah bagi lingkungan.

”Permasalahan sampah plastik berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat desa, dan masyarakat belum memanfaatkan secara maksimal sampah plastik sebagai tambahan pendapatan untuk kesejahteraan masyarakat. Hal ini berkaitan sinergitas global berbasis SDGs dan aksi nyata wujud tridharma perguruan tinggi Universitas Sumatera Utara,” terang Rahmadhani Banurea SSi MSi.

Lebih lanjut dijelaskannya, kegiatan pengabdian masyarakat akan memiliki arah yang lebih terstruktur dengan konsep keberlanjutan, yakni tujuan ketiga. Yaitu kehidupan sehat dan sejahtera (Good Health and Well-being) menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia.

“Dan tujuan ketiga ini dapat tercapai bila sampah plastik selama ini di anggap sebagai sumberdaya yang tak berguna dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan nilai guna/nilai jual limbah plastik. Setelah kegiatan pengabdian masyarakat di harapkan sampah plastik menjadi sumber daya yang berguna bagi kesejahteraan masyarakat dan tidak lagi menjadi sumber masalah dalam kesehatan masyarakat Desa Sawit Rejo,” pungkasnya. (rel/adz)

Hutama Karya Gelar Apel Siaga, Siap Amankan Nataru 2023/2024 di Tol Trans Sumatera

Hutama Karya Gelar Apel Siaga, Siap Amankan Nataru 2023/2024 di Tol Trans Sumatera.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Hutama Karya (Persero) memulai rangkaian arus libur Natal & Tahun Baru (Nataru) 2023/2024, dengan melakukan pengukuhan Tim Satuan Tugas (Satgas) Siaga Mudik Nataru 2023/2024, secara simbolis dalam Kick Of Apel Siaga pada hari ini, Jum’at (15/12) di Rest Area KM 36 Jalur A Tol Pekanbaru-Bangkinang.

Dipimpin oleh Satuan Patroli Jalan Raya Kabupaten Kampar, Apel Siaga tersebut dihadiri oleh Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro selaku Pembina Upacara, dan diikuti oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar Kholis Febriyasmi, Kasat Lantas Polres Kampar AKP Viola Dwi Anggreni, Danramil 15/Kuala Kampar Kapten Inf Hendra Barus.

Kemudian, Perwakilan Dinas Damkar & Penyelamatan serta BNPB Kabupaten Kampar, Direktur Operasi PT Hakaaston Martin Nababan, Direktur Teknik PT Hutama Marga Waskita Joko Purwanto, Ketua Tim Pengawas Satuan Tugas (Satgas) Tjahjo Purnomo, Ketua Satgas Tim Penanganan Jalur Libur Nataru di Jalan Tol Hutama Karya Tahun 2023/2024 Dwi Aryono Bayuaji beserta seluruh anggota satgas.

Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro mengatakan bahwa Apel Siaga ini digelar sebagai tanda bahwa Tim Satgas Jalan Tol Hutama Karya telah siaga menyambut pengguna jalan dan siap untuk memberikan pelayanan terbaik di JTTS dan lokasi apel dipilih di Rest Area KM 36 Tol Pekanbaru-Bangkinang dikarenakan ingin memperkenalkan rest area fungsional yang baru saja rampung dan akan segera dioperasikan untuk libur Nataru ini.

“Dengan bertambah serta difungsionalkannya beberapa ruas-ruas baru dan prediksi meningkatnya arus kendaraan selama libur Nataru, kami telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mencegah terjadinya kepadatan di gerbang tol, utamanya dengan menambahkan alat mobile reader dan top-up asongan di gerbang tol untuk mempercepat transaksi. Kami juga memastikan pelayanan yang optimal dari petugas di lapangan serta kualitas jalan serta fasilitas di jalan tol khususnya rest area aman dan nyaman untuk digunakan,” ujar Koentjoro dalam arahannya.

Lebih lanjut Koentjoro menyampaikan bahwa Hutama Karya memprediksi peningkatan Volume Lalu Lintas (VLL) yang akan melintas di JTTS selama libur Nataru 2023/2024 mendatang akan meningkat sekitar 24% jika dibandingkan dengan VLL normal.

“Dengan peningkatan trafik yang cukup tinggi, kami berharap kepada seluruh petugas untuk dapat amanah dan totalitas dalam menjalankan tugas serta menjaga kesehatan agar pelayanan libur Nataru
dapat berjalan dengan lancar,” imbuh Koentjoro.

Setelah Apel Siaga dan pengukuhan berakhir dengan dipencetnya sirine sebagai tanda Jalan Tol Hutama Karya telah siap menyambut pengguna jalan tol yang ingin melakukan perjalanan libur Nataru, Koentjoro juga melakukan pengecekan seluruh armada siaga di Jalan Tol Pekanbaru – Bangkinang untuk memastikan kendaraan patroli, rescue, ambulans, derek dan lainnya sudah teruji.

Agenda ini juga dilanjutkan dengan pembagian 100 merchandise gratis kepada pengguna jalan tol yang berisikan topi, payung dan kartu Uang Elektronik (UE) edisi terbatas dengan desain khusus Nataru 2023/2024.

“Kami berharap dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, arus libur Nataru di JTTS dapat berjalan dengan lancar dan kinerja para personil yang bertugas agar terus memberikan pelayanan optimal, serta sebagai tanda kesiapan seluruh tim memastikan jalan tol yang dikelola sudah aman dan siap dilalui oleh pengguna jalan,” tutur Koentjoro.

Selain itu, peningkatan kualitas jalan tol dengan melakukan pemeliharaan, khususnya pada Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung dan Ruas Pekanbaru-Dumai dengan metode beton rigid maupun pemeliharaan rutin seperti scraping, filling & overlay (SFO) atau pengelupasan dan pelapisan kembali juga telah dilakukan.

“Hutama Karya memastikan pemeliharaan tersebut telah rampung hari ini, Jum’at (15/12) sehingga tidak berdampak pada lalu lintas libur Nataru mendatang,” tutup Koentjoro, Direktur Operasi III Hutama Karya.

Selama arus libur Nataru tahun 2023/2024 ini, Hutama Karya mengoperasikan sepanjang 589 km JTTS yang terdiri dari 9 (Sembilan) ruas JTTS yang telah beroperasi dengan tarif yaitu Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung (189 Km), Tol Palembang-Indralaya (21,93 Km), Tol Bengkulu-Taba Penanjung (17,8 Km), Tol Pekanbaru-Dumai (131 Km), Tol Pekanbaru-Bangkinang (31 Km).

Kemudian, Tol Binjai-Langsa Seksi 1 (Binjai – Stabat) (11 Km), dan Tol Sigli-Banda Aceh (Seulimeum – Blang Bintang) (35,85 Km) serta 2 (dua) ruas tol yang berada di Pulau Jawa yaitu Tol JORR-S (14,25 Km) dan Akses Tanjung Priok (11,4 Km). Juga termasuk 5 (lima) ruas yang masih belum bertarif atau gratis yaitu Tol Indralaya-Prabumulih (64,5 Km), Tol Binjai-Langsa (Stabat-Kuala Bingai) (8 Km), Tol Indrapura-Lima Puluh (15 Km).

Kemudian, Tol Sigli-Banda Aceh (Blang Bintang-Baitussalam) (12,7 Km) dan Tol Indrapura-Tebing Tinggi (26,23 Km) yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) dan rencananya akan mengoperasikan tanpa tarif sepanjang 53 Km jalan tol yang terdiri dari Tol Bangkinang – Tanjung Alai (24,7), Tol Kuala Bingai – Tanjung Pura (19 Km) dan Kuala Tanjung – Indrapura (9,47 Km) Hutama Karya menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk berkendara sesuai dengan tata tertib
dan ketentuan yang berlaku di jalan tol.

Berkendara dengan kecepatan minimum 60 km/jam dan maksimum 100 km/jam, dan tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat. Pengguna jalan diminta untuk segera beristirahat di tempat istirahat terdekat apabila merasa mengantuk, dan
apabila terdapat keluhan atau melihat tindak kejahatan yang ada di jalan tol, agar segera melapor ke Call Centre masing-masing ruas tol atau pantau terus informasinya melalui media sosial jalan tol Hutama Karya di @HKTolIndonesia.(gus)

Hyundai Stargazer X Terbaru Super Canggih Kembali Hadir

Mobil Hyunudai Stargazer X. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pabrikan Mobil Hyundai kembali menyajikan unit terbaru super canggih yang patut dijadikan kendaraan pilihan. Salah satunya, ialah Hyundai Stargazer X yang menjadi kendaraan pilihan utama di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV).

Bahkan, Hyundai Stargazer X ini menawarkan kombinasi desain futuristik, fitur canggih dan harga yang bersaing. Dengan Stargazer X, persiapan mudik lebaran pun akan menjadi pengalaman berkendara yang luar biasa. Stargazer X, yang sebenarnya adalah varian modifikasi dari Stargazer dengan sentuhan desain SUV, dikenal juga sebagai crossover yang menggoda para pecinta otomotif.

Hyundai menawarkan dua varian untuk Stargazer X, yaitu Style dan Prime, dengan harga mulai dari Rp325,6 juta hingga Rp336,2 juta (OTR Jakarta). Warna yang dapat dipilih sangat beragam, termasuk Dragon Red Pearl, Magnetic Silver Metallic, Creamy White Pearl, Midnight Black Pearl, Titan Gray Metallic, Optic White Matte dan Gravity Gold Matte. Warna two-tone dapat menjadi opsi tambahan dengan biaya Rp1,5 juta, sementara efek dof akan menambah biaya Rp3,5 juta.

Desain eksterior Stargazer X mencuri perhatian dengan kesan futuristik yang menawan, terutama pada varian silver metallic dof yang memberikan nuansa robotik pada bagian depan, didukung oleh LED DRL yang menyerupai sepasang mata.

“Interior, bagian atas melengkung jadi memberikan keluasan. Sangat lega,” kata Head of Sales Program Hyundai Motors Indonesia (HMID), Christian Alfonso Siallagan, Jumat (15/12).

Dijelaskannya, ukuran Stargazer X adalah 4.495 mm x 1.815 mm x 1.710 mm (P x L x T), dengan jarak terendah ke tanah 200 mm, 5 mm lebih rendah dari Stargazer. Desain interior, terutama pada varian Prime dengan captain seat, menawarkan kenyamanan dan kesan lapang pada baris kedua.

Christian menambahkan, Hyundai Stargazer X memanjakan pengguna dengan sejumlah fitur dan teknologi canggih. Dari Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) hingga Hyundai SmartSense, mobil ini tidak kalah saing dalam memberikan kenyamanan dan keamanan saat berkendara.

Meskipun, lanjutnya, Stargazer X dilengkapi dengan kamera mundur, disayangkan tidak ada tambahan kamera 360, fitur yang cukup penting saat berkendara di ruang terbatas atau saat parkir.

“Bluelink, pengguna dapat selalu terhubung ke mobil lewat smartphone. Menyalakan dan mematikan mesin mobil bisa pakai smartphone. Kalau mobil dicuri, kita bisa matikan otomatis dan bisa dicari lokasinya,” imbuhnya.

Soal kenyamanan, sambungnya, mencari posisi berkendara yang ergonomis bukanlah masalah berkat pengaturan jok elektrik dan kemampuan penyesuaian posisi setir. Jok yang empuk dan dilengkapi dengan arm rest pada bagian tengah memberikan kenyamanan ekstra, sementara visibilitas tetap terjaga.

“Dapur pacu Stargazer X ditenagai oleh mesin Smartstream 1.5 L, MPI, 4-silinder segaris, yang dipadukan dengan transmisi IVT. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 113 Tk pada 6.300 rpm, dengan torsi mencapai 144 Nm pada 4.500 Rpm,” bebernya.

Crossover ini, sebutnya, dilengkapi dengan mode berkendara, seperti Eco, Normal, dan Sport, memberikan pengendara opsi untuk memilih mode sesuai dengan kondisi lalu lintas.

Dalam uji coba, papar Christian, Stargazer X mampu mencapai konsumsi BBM sebesar 11,7 Kilometer per liter dalam kondisi lalu lintas yang dinamis, menggunakan mode berkendara Eco tanpa teknik eco driving.

“Hyundai Motors Indonesia (HMID) memberikan estimasi biaya perawatan Stargazer X hingga lima tahun atau 75.000 km, termasuk biaya jasa dan pergantian suku cadang hingga servis kelima,” imbuhnya.

Dikutip dari berbagai sumber, katanya lagi, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) untuk Stargazer X mencapai Rp4.599.000, ditambah dengan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas dan Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp143.000. Dengan total hingga 5 tahun mencapai Rp24.360.000, pemilik Stargazer X perlu menyediakan dana sebesar Rp4.872.000 per tahun.

“Dengan kombinasi desain yang menarik, fitur canggih dan biaya pemilikan yang terjangkau, Hyundai Stargazer X menawarkan paket lengkap untuk mereka yang mencari LMPV dengan kelasnya,” pungkasnya. (dwi)

Kota Binjai Tuan Rumah Hari Makan Ikan Provinsi Sumut

Istimewa/Sumut Pos SAMBUTAN: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah saat memberikan sambutan.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai menghadiri kegiatan Hari Makan Ikan Provinsi Sumatera Utara di Rumah Pangan Kota Binjai, Kamis (14/12/2023). Adapun tema kegiatan ini yaitu, makan ikan cerdaskan masyarakat.

Kegiatan dihadiri langsung Pj Gubernur Sumatera Utara Hassanudin beserta Pj Ketua TP PKK Sumatera Utara Dessy Hassanudin dan diikuti Sekda Kota Binjai H Irwansyah Nasution, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara Hamdan Sukri Siregar, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dr Alwi Mujahit Hasibuan dan lainnya.

“Kami ucapkan selamat datang kepada Pj Gubernur Sumatera Utara Bapak Hassanudin beserta Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Ibu Dwianne Dessy Hassanudin beserta segenap rombongan di Kota Binjai. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Kota Binjai sebagai tuan rumah pada kegiatan Hari Makan Ikan Provinsi Sumatera Utara,” kata Wali Kota Binjai mengawali sambutannya.

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Tahun 2021, Kota Binjai berada pada angka 21,7 persen. Sementara pada hasil SSGI Tahun 2022 Kota Binjai mengalami penurunan pada angka 18,7 persen.

Wali Kota Binjai menyampaikan bahwa sebagai bentuk komitmen dalam penurunan stunting, Pemerintah Kota Binjai telah meluncurkan inovasi Binjai Smoting yaitu, semangat menuju zero stunting, dengan membentuk gerakan Bapak Asuh Bagi Anak Stunting (BAAS) dan keluarga resiko stunting khususnya Ibu Kurang Energi Kronis (KEK) di Kota Binjai selama periode waktu 6 bulan.

IKAN: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah bersama Pj Gubsu, Hassanudin saat menghadiri kegiatan Hari Makan Ikan Provinsi Sumatera Utara di Rumah Pangan Kota Binjai, Kamis (14/12/2023).

“Tentunya Pemerintah Kota Binjai telah berkomitmen dan menaruh perhatian besar terhadap masalah percepatan penurunan stunting. Kami berharap 2024 nantinya tidak ada lagi stunting di Kota Binjai,” harap Wali Kota Binjai.

Pada kesempatan ini, Wali Kota Binjai juga menyampaikan bahwa salah satu upaya untuk mempercepat penurunan stunting dan gizi buruk adalah dengan cara mengonsumsi ikan. “Sejalan dengan kegiatan ini, saya ingin mengajak masyarakat untuk mulai mengonsumsi ikan yang merupakan salah satu sumber protein penting yang berkualitas tinggi,” ujar Amir.

Pada kesempatan ini, Ketua TP PKK Kota Binjai, Nurhayati Amir Hamzah menambahkan, bahwa pentingnya peran Tim PKK dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga. Salah satunya dengan mengajak dan mensosialisasikan pentingnya protein ikan.

“Saya mengajak seluruh kader PKK untuk bersama-sama berperan aktif dan memberikan kontribusi yang nyata terhadap pembangunan. Melalui kader yang tersebar hingga ke kelurahan, diharapkan PKK mampu menjadi corong pemerintah dalam menyampaikan program-program yang akan dilaksanakan,” ucap Ketua TP. PKK Kota Binjai.

Sementara, Pj Gubsu, Hassanudin dalam sambutan mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menjadikan Sumatera Utara menjadi zero stunting dan zero narkoba. “Terima kasih Bapak Wali Kota dan juga kepada semua pihak yang telah mengisi acara ini. Mari kita buat gagasan-gagasan dan langkah-langkah untuk meningkatkan nilai gizi anak. Secara khusus saya juga ingin berpesan kepada Ibu PKK agar tidak pernah berhenti untuk berbakti dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (ted/ram)

Miliki 2 Kg Sabu, 2 Terdakwa Dituntut 17 dan 20 Tahun Penjara

POLISI: Saksi polisi saat memberikan keterangan terhadap kedua terdakwa kasus sabu beberapa waktu lalu. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Muhammad Fahmi dituntut jaksa 20 tahun penjara. Sementara, terdakwa Sayed Abdillah dituntut 17 tahun penjara. Keduanya dinilai terbukti atas kasus kepemilikan sabu seberat 2 kilogram (kg) dan 10 butir ekstasi, ratusan butir pil erimin serta 5 butir happy five.

Jaksa penuntut umum (JPU) Rahmayani Amir dalam nota tuntutannya menyatakan, perbuatan kedua terdakwa dinilai melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Meminta kepada majelis hakim, agar menjatuhkan pidana kepada terdakwa Muhammad Fahmi selama 20 tahun dan terdakwa Sayed Abdillah selama 17 tahun penjara,” ujarnya sebagaimana dikutip dari website PN Medan, Jumat (15/12/2023).

Selain itu, kata JPU, kedua terdakwa juga dituntut membayar denda Rp1,5 miliar, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara 8 bulan.

Mengutip dakwaan, kasus ini berawal pada bulan Mei 2023, saat petugas polisi mendengar informasi peredaran narkotika jenis sabu yang masuk ke Kota Medan melalui jasa pengangkutan.

Setelah mendapat informasi tersebut, mereka melakukan penyelidikan, dan menuju ke salah satu hotel di kawasan HM Jhoni. Di situ, mereka melihat gerak-gerik yang mencurigakan dari seorang pembawa paket barang.

Saksi polisi menghampiri laki-laki tersebut lalu menerangkan bahwa mereka merupakan anggota Polri Satnarkoba Polrestabes Medan kemudian laki-laki tersebut mengaku bernama Andri Napitupulu. Saksi menginterogasi Andri Napitupulu dan menanyakan paket yang akan diantar tersebut.

Dari pengakuannya, bahwa ia hanya merupakan driver grab yang mendapat orderan untuk mengambil paket tersebut untuk diantar ke Jalan Karya Wisata Komplek Citra Wisata Blok IX No 63 A Kel Pangkalan Mansyur Kecamatan Medan Johor Kota. Sedangkan Andri Napitupulu tidak mengetahui apa isi dari dalam paket tersebut.

Polisi kemudian membuka isi dari paket tersebut dan di dalamnya berisi 2 bungkus plastik kemasaan teh Cina yang berisi narkotika jenis sabu, selanjutnya para saksi bersama Andri Napitupulu menuju ke alamat penerima barang. Sesampai di lokasi penerima barang, Andri Napitupulu memberikan paket tersebut kepada seorang laki-laki.

Sementara, polisi yang mengikuti, tidak jauh dari loket barang, dan tak lama mereka datang dam langsung melakukan penangkapan terhadap laki-laki tersebut.

JPU melanjutkan, setelah ditanya penerima barang itu mengaku bernama Muhammad Fahmi. Menurut Muhammad Fahmi, bahwa barang tersebut adalah milik omnya yaitu terdakwa Sayed Abdillah.

Polisi kemudian melakukan penggeledahan terhadap rumah Sayed Abdillah dan di dalam rumah tepatnya di lemari salah satu kamar ditemukan barang bukti berupa 10 butir narkotika jenis esktasi, 1 klip plastik berisi narkotika jenis sabu,11 papan yang terdiri dari 110 butir pil erimin, 5 happy five. (man/ram)

Kasus Covid-19 Kembali Naik, Komisi II Minta Dinkes Medan Ungkap Data dan Penanganan

Ketua Komisi II DPRD Medan, Sudari ST.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyebutkan terjadinya tren peningkatan kasus Covid-19 di Kota Medan. Hal itu diketahui dari Surat Edaran (SE) Dinkes Medan Nomor 000/8557 perihal Kewaspadaan Penyakit Mycoplasma Pneumonia di Kota Medan.

Terkait hal itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, Sudari ST, meminta Dinkes Medan untuk mengungkapkan data peningkatan Covid-19 di Kota Medan.

“Bila memang terjadi tren peningkatan kasus Covid-19 di Kota Medan, maka harus ada langkah antisipasi yang konkret. Tentunya semua di mulai dari data. Bila memang ada peningkatan kasus, maka harus diungkapkan datanya, berapa peningkatan angka kasus Covid-19 aktif di Kota Medan saat ini,” ucap Sudari kepada Sumut Pos, Jumat (15/12/2023).

Dikatakan Sudari, saat ini Indonesia, termasuk Kota Medan telah keluar dari masa pandemi dan masuk ke masa endemi. Dengan begitu, Dinkes Medan perlu menjelaskan langkah-langkah penanganan yang mereka lakukan untuk mengatasi Covid-19 di masa endemi seperti saat ini.

“Misalnya apakah tempat isoter diaktifkan kembali atau tidak, semua itu kan harus dijelaskan. Sebab saat ini kita sudah masuk masa endemi, tentu ada perbedaaan penanganan dengan masa pandemi,” ujarnya.

Selanjutnya, sambung Sudari, Dinkes Medan juga perlu mengungkapkan dimana saja titik penyebaran kasus Covid-19 yang ditemukan pihaknya pada masa trend peningkatan Covid-19 di Kota Medan saat ini.

“Supaya kita tahu untuk mengantisipasinya. Data harus jelas dan diungkapkan, jadi tidak meresahkan masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Kesehatan Kota Medan melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) membenarkan bahwa saat ini terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kota Medan.

“Untuk di Kota Medan, dapat kami sampaikan sudah ada trend peningkatan kasus, sehingga perlu kita lakukan antisipasi terjadinya peningkatan Kasus Covid-19 di masyarakat dengan anjuran 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dan tetap menjaga Kesehatan,” ungkapnya.
(map/ram)

Komisi III Minta Bapenda Maksimalkan Penagihan untuk PBB Kota Medan

Afif Abdillah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi III DPRD Medan, Afif Abdillah meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk memaksimalkan waktu yang tersisa di tahun 2023 untuk memaksimalkan penagihan PBB.

Pasalnya hingga saat ini, realisasi PBB Kota Medan tahun 2023 terbilang masih kecil, yakni baru terkumpul 65,23 persen. Sementara, waktu yang tersisa di tahun 2023 hanya berkisar dua pekan lagi.

“Dua pekan yang tersisa di tahun 2023 ini harus dimaksimalkan, tagih PBB yang belum dibayar. Kita harapkan target yang baru mencapai 65 persen ini bisa naik, setidaknya bisa di angka 85 persen atau sekurang-kurangnya 80 persen hingga tutup tahun 2023,” ucap Afif Abdillah kepada Sumut Pos, Jumat (15/12/2023).

Dikatakan Ketua DPD Partai NasDem Kota Medan itu, untuk bisa mencapai target tersebut, Bapenda Kota Medan harus semakin giat melakukan penagihan, khususnya kepada objek-objek pajak yang terbilang besar.

“Wajib pajak yang nilai PBB nya besar seperti mal, hotel, restoran, perkantoran, perumahan mewah, ruko-ruko dan tempat-tempat usaha lainnya, itu yang harus difokuskan untuk ditagih. Bila ini maksimal, hasilnya pasti akan naik signifikan,” ujarnya.

Untuk para wajib pajak yang punya tunggakan bernilai besar serta cukup membandel dengan tidak kunjung membayar tunggakan PBB nya, maka Bapenda Kota Medan diminta untuk melakukan penagihan dengan pendampingan dari pihak terkait.

“Misalnya pendampingan dengan Kejari Medan, yang saya tahu pendampingan ini sudah berjalan, tinggal dimaksimalkan lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang PBB dan BPTHB Bapenda Kota Medan, Sutan Partahi, mengatakan bahwa hingga saat ini, pihaknya terus mengejar realisasi pendapatan Kota Medan dari sektor PBB. Hasilnya hingga pertengahan Desember 2023, realisasi PBB Kota Medan yang terkumpul sebesar Rp621 Miliar.

“Hingga Rabu (13/12/2023) kemarin, total PBB yang terkumpul sebesar Rp621 Miliar. Itu pembayaran pokok pajak dan denda,” ucap Sutan Partahi kepada Sumut Pos, Kamis (14/12/2023).

Dikatakan Sutan, target PBB Kota Medan di tahun 2023 sebesar Rp952 Miliar. Dengan kata lain, realisasi PBB Kota Medan tahun 2023 mencapai 65,23 persen.

“Secara persentase realisasi PBB kita lebih kurang sebesar 65 persen, sebab target PBB Kota Medan tahun (2023) ini sebesar Rp952 Miliar,” ujarnya.

Sutan pun menegaskan, pihaknya akan terus berupaya untuk mengejar realisasi pembayaran PBB di tahun 2023 ini dengan berbagai upaya. Diantaranya dengan terus melakukan penagihan aktif, khususnya bagi wajib-wajib pajak potensial.
(map/ram)

Rutan Labuhan Deli Gelar Razia Gabungan ke Kamar Hunian Warga Binaan

RAZIA: Rutan Kelas I Labuhan Deli Kanwil Kemenkumham Sumut menggelar Razia Gabungan ke kamar hunian Warga Binaan, Kamis (14/12/2023) Malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang peningkatan kewaspadaan menghadapi Perayaan Natal Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024, Rutan Kelas I Labuhan Deli Kanwil Kemenkumham Sumut menggelar Razia Gabungan ke kamar hunian Warga Binaan, Kamis (14/12/2023) malam.

Razia Gabungan ini melibatkan Tim Sat Ops Patnal Kanwil Kemenkumham Sumut, yang dihadiri langsung oleh Soetopo Berutu selaku Kepada Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi. Penggeledahan ini juga melibatkan Personel Gabungan dari Polsek Medan Labuhan, Koramil X Medan Marelan, serta Tim Petugas Pemasyarakatan Rutan Labuhan Deli.

Kepala Rutan Labuhan Deli, Erwin F. Simangunsong menyampaikan razia yang dilakukan merupakan bentuk implementasi deteksi dini dari gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin terjadi di Rutan Labuhan Deli khususnya pada Akhir Tahun. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya peningkatan kewaspadaan menjelang natal 2023 dan tahun baru 2024.

“Kemudian, dalam melakukan razia blok hunian warga binaan, harap tetap mengutamakan asas kemanusiaan, lakukan dengan sopan dan jangan sampai ada kekerasan sedikitpun,” ujar Erwin.

Sasaran dari Razia gabungan ini berupa pemeriksaan dan penggeledahan badan warga binaan pemasyarakatan (WBP) serta ke dalam setiap kamar hunian. Pelaksanaan Razia gabungan ini dibagi menjadi tiga tim yang memeriksa lantai 1, 2 dan 3 yang didampingi oleh Polsek Medan Labuhan dan Koramil X Medan Marelan. Dalam pelaksanaan Razia, WBP yang ada di dalam kamar hunian dikeluarkan secara tertib dan digeledah badan oleh petugas, kemudian petugas gabungan memeriksa isi kamar untuk menggeledah seluruh barang-barang warga binaan.

Dalam kegiatan Razia yang berlangsung, personel gabungan tidak menemukan narkoba, maupun jenis lainnya. Dari hasil penggeledahan pada Razia ini ditemukan beberapa jenis barang terlarang diantaranya android, charger, kabel HP, sendok stainless, kawat, obeng, magic com, alat cukur hingga pemotong kuku dan lainnya yang dapat memicu adanya potensi gangguan ketertiban maupun keamanan yang ada di dalam Rutan.

Seluruh barang hasil penggeledahan tersebut disita dan diamankan oleh petugas keamanan serta dilakukannya pemusnahan.

Selanjutnya dalam pelaksanaan apel penutupan, mewakili Kepala Divisi Pemasyarakatan, Soetopo Berutu menyampaikan, pelaksanaan razia berjalan baik. Dirinya berharap, semua petugas menjaga nama baik Rutan Labuhan Deli dan melaksanakan setiap pelayanan dan institusinya dengan baik, jaga emosi.

“Kepada jajaran tolong lakukan tindakan perbuatan baik, positif beberapa hari ini terjadi gangguan kamtib, pelarian jadi tolong serius melaksanakan tugas khususnya menjelang akhir tahun dan pemilihan umum agar kegiatan yang dilaksanakan kedepannya dapat berjalan tentram dan aman,” ujar Soetopo.

Dalam kegiatan ini, seluruh warga binaan Pemasyarakatan mendukung dan bekerja sama dengan baik untuk memperlancar proses penggeledahan tersebut. (mag-1/ram)

Operasi Pencarian 10 Korban Banjir Bandang di Humbahas Ditutup

PENCARIAN: Tim SAR gabungan saat melakukan proses pencarian korban bencana alam di Kabupaten Humbahas.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Basarnas Medan bersama Tim SAR gabungan secara resmi menutup operasi pencarian korban banjir bandang dan longsor yang terjadi di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) pada Kamis (14/12/2023) kemarin.

Namun begitu, Basarnas Medan melalui SAR Parapat, tetap melakukan pemantauan di lokasi bencana, bila mana ditemukan korban baru, dikemudian hari. Apalagi, masih ada 10 korban yang dinyatakan hilang.

Operasi pencarian korban dengan melibatkan tim SAR gabungan Basarnas Pusat, Basarnas Medan, Basarnas Bengkulu, Brimob Polda Sumut, Polres Humbahas, Korem 023 Kawal Samudera, Kodim 0210/TU.

Kemudian, BPBD Provinsi Sumut, BPBD Kabupaten Humbahas, Pemkab Humbahas, BMKG, Dinas Sosial, Satpol PP, Polairud, PUPR, BWS, Damkar Humbahas, Dinkes Humbahas, PMI Humbahas, PLN, Denkesyah Sibolga, SAR MTA, Diskominfo Humbahas.

Kepala Kantor Basarnas Medan Budiono, mengungkapkan operasi pencarian korban bencana alam itu, dilakukan tim SAR gabungan sejak Sabtu 2 hingga 14 Desember 2023. Sehingga proses pencarian berjalan selama 13 hari.

“Penutupan operasi SAR secara resmi ini dilakukan setelah sebelumnya telah dilakukan perpanjangan masa pencarian sebanyak 2 kali dengan total 13 hari pencarian,” jelas Budiono, dalam keterangannya, Jumat (15/12/2023).

Budiono menjelaskan bahwa seluruh unsur tetap melakukan secara maksimal baik di sektor darat maupun sektor perairan. Diperairan penyisiran dan penyelaman juga telah dilakukan.

Kemudian, disektor darat telah dilakukan pencarian menggunakan alat berat excavator namun hingga sore hari ini korban belum berhasil ditemukan.

“Dan dengan pertimbangan situasi serta hasil evaluasi bersama, seluruh unsur yang terlibat dan keluarga korban. Maka diputuskan operasi SAR dihentikan secara resmi,” ucap Budiono.

Budiono mengungkapkan Pemkab Humbahas baru saja mendatangkan alat berat jenis excavator long arm, untuk melakukan penyisiran dan pencarian di sekitar tepi Danau Toba.

“Sehingga kami mengerahkan 1 tim yang beranggotakan 5 orang personel dari Pos SAR Parapat, untuk tinggal di lokasi guna mendampingi excavator selama penyisiran dengan dilengkapi perahu LCR, Alat selam dan Aqua eyes bilamana sewaktu-waktu ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” kata Budiono.

Diberitakan sebelumnya, banjir bandang dan longsor terjadi di Kabupaten Humbahas ini, terjadi Jumat malam, 1 Desember 2023, sekitar pukul 21.00 WIB. Dilaporkan dua orang tewas dan 10 masih hilang.

Bencana alam itu, mengakibatkan rumah milik 55 kepala keluarga mengalami kerusakan. 160 jiwa mengungsi di dua lokasi berada Kantor Camat Baktiraja, dan ke Gedung Serbaguna (GSG) HKBP Simanullang Sinambela.Selain itu, bencana alam ini, juga merusak Hotel Senior, Gereja, fasilitas umum hingga lahan pertanian.

Dua korban tewas dan berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Sumut, masing-masing bernama Tiamin Boru Sinambela (78) dan Dian Lubis (19). Dua korban tewas ini, merupakan warga Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbahas. (gus/ram)