Home Blog Page 910

Pemkab Batubara Gelar Tabligh Akbar, Memperkuat Tali Silaturahmi dan Ukhuwah Islamiyah

IRMAWAN/SUMUT POS FOTO BERSAMA: Ketua TP. PKK. Batubara, Maya Zahir, Ketua DWP Batubara Erna Monasari Zahrul foto bersama Ustadzah Oki Setiana Dewi (Syal Palistana) usai acara tabligh akbar.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Pemkab Batubara menggelar Tabligh Akbar demi memperkuat tali selaturahmi dan ukhuwah islamiyah. Acara ini digelar di Masjid Jami’ Al Ridho Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (28/11)

Tabligh akbar ini dihadiri Bupati Zahir yang diwakili oleh Plt. Asisten II Setdakab Batubara Radyansyah, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batubara Ny. Hj. Maya Indriasari Zahir dan Ketua DWP Batubara, Erna Monasari Zahrul.

Kegiatan diisi dengan tausiyah dari Ustadzah Oki Setiana Dewi dengan mengusung tema “Membumikan Al-Qur’an dalam Bingkai Kebhinekaan”.

Plt. Asisten II, Radyansyah dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan pedoman dalam menjalin silaturahim antara sesama manusia sebagaimana dalam hadist yang berbunyi “Barang siapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, maka hebdaklah ia menyambungkan talipersaudaraan,”

“Selain itu kegiatan ini juga hendaknya menjadi pengingat bagi kita unuk menyebarkan paradigma Islam sebagai ajaran yang Rahmatan Lil ‘Alamin, yaitu dimanapun kita berada hendaknya mampu memberi rahmat dan manfaat kepada lingkungan sekitar,” ujar Radyansyah.

Selanjutnya, Radyansyah mengatakan kegiatan ini juga sebagai majelis ilmu yang sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam kehidupan. Karena ibadah tanpa disertai ilmu akan menjadi sia-sia.

“Ilmu merupakan sebuah kunci untuk menyelesaikan segala persoalan, baik persoalan yang berhubungan dengan kehidupan duniawi maupun persoalan mengenai akhirat nantinya,” jelas mantan Kadis PMD itu.

Mengakhiri kata sambutannya, Plt. Asisten II Radyansyah berharap tabligh akbar ini dapat diperhatikan dan diikuti dengan baik sehingga materi yang disampaikan oleh ustadz dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, tutupnya. (aci/han)

Kasus Cukai Bisa Distop Jika Bayar Denda 4 Kali Lipat

net JELASKAN: Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo saat menjelaskan kepada wartawan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 tahun 2023 tentang Penghentian Penyidikan Tindak Pidana di Bidang Cukai untuk Kepentingan Penerimaan Negara.

Melalui aturan itu, penyidikan pidana cukai bisa dihentikan, asalkan tersangka membayar denda sebesar 4 kali dari nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Penghentian dilakukan dengan penerapan konsep ultimum remedium. Artinya, penggunaan hukum pidana merupakan jalan terakhir dalam penegakan hukum.

Pada Pasal 2 Ayat 1 disebutkan bahwa ’’Untuk kepentingan penerimaan negara, atas permintaan Menteri atau pejabat yang ditunjuk, Jaksa Agung atau pejabat yang ditunjuk dapat menghentikan Penyidikan tindak pidana di bidang cukai paling lama dalam jangka waktu 6 (enam) bulan sejak tanggal surat permintaan,’’ dikutip Jawa Pos, kemarin (28/11).

Namun penghentian penyidikan hanya dilakukan atas tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50, Pasal 52, Pasal 54, Pasal 56, Pasal 58 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai Sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2O21 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan

Nantinya yang bersangkutan harus membayar sanksi administratif berupa denda 4 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar. Selain itu dalam proses penyidikan, penyidik dapat memberitahukan kepada tersangka bahwa yang bersangkutan dapat mengajukan penghentian penyidikan di bidang cukai untuk kepentingan penerimaan negara.

Pada Pasal 4, menteri atau pejabat yang ditunjuk juga melakukan penelitian permohonan untuk memastikan tindak pidana yang dilanggar dan besaran sanksi administrasi berupa denda yang harus dibayar.

’’Tersangka membayar sanksi administratif berupa denda sebagaimana dimaksud pasal 4 ayat 2 ke rekening pemerintah yang ditetapkan oleh Menteri atau pejabat yang ditunjuk,’’ bunyi aturan itu.

Research Manager Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar menyebut bahwa PP itu merupakan aturan turunan dari UU HPP klausul Ultimum Remedium dalam cukai.

Fajry menyebut, jika klausul ultimum remedium diterapkan dalam pajak, maka hal itu tepat karena fungsi utama pajak untuk mencari penerimaan. ’’Sedangkan cukai berbeda, ada aspek pengendalian konsumsi di sana. Jadi tidak tepat ada klausul ultimum remedium bagi cukai,’’ ujarnya kepada Jawa Pos, kemarin (28/11).

Fajry mencontohkan dengan pidana cukai bagi para pelaku usaha rokok ilegal. Menurut dia, para pelaku itu perlu diberikan hukuman berat agar memberikan efek jera.

’’Tidak bisa hanya hukuman sanksi administrasi. Kalau begini, semakin tinggi risiko peredaran rokok ilegal. Mengapa? Karena risiko para pelaku usaha rokok ilegal dalam berbisnis berkurang,’’ jelas dia.

Di sisi lain, Fajry menyebut tarif cukai di Indonesia sudah optimal dan terus mengalami kenaikan. Kondisi itu membuat gap harga rokok legal dan ilegal semakin tinggi. Artinya potensi profit dari pelaku usaha rokok ilegal meningkat.

’’Dengan risiko usaha rokok ilegal yang menurun, sedangkan potensi untungnya semakin meningkat, industri rokok ilegal akan semakin marak. Itu risikonya,’’ tuturnya.

Terpisah, Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menjelaskan, aturan itu merupakan pelaksanaan UU 7/2021 yang menegaskan prinsip ultimum remedium. Sehingga penerimaan negara jadi prioritas. ’’Penyidikan dapat dihentikan jika membayar denda sebesar 4 kali cukai yang harus dibayar,’’ jelas dia.

Menurut Prastowo, prinsip itu jauh lebih dulu dipakai di UU KUP (UU Perpajakan), sejak UU 6/1983. Dia melanjutkan, karakteristik UU Perpajakan memang administrative penal law atau hukum administrasi yang diperkuat dengan pidana. Itu membuat pemidanaan untuk mendorong kepatuhan, tapi prioritas tetap penerimaan negara. Maka hal itu membuat jumlah dendanya sangat besar.

Prastowo menyebut, tanpa jalan keluar ultimum remedium, maka pelanggaran pidana cukai yang berlanjut ke proses hukum akan berisiko divonis rendah dan denda ringan. (dee/jpg/ila)

Pertemuan Bilateral Ma’ruf Amin dan Anwar Ibrahim, Tak Ada Lagi Hukuman Cambuk untuk PMI Ilegal

Hilmi/Jawa Pos PERTEMUAN: Suasana pertemuan bilateral Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim di Kuching, Sarawak, Malaysia (28/11).

SUMUTPOS.CO – Mengawali agenda kunjungan kerja di Kuching, Malaysia, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menggelar pertemuan bilateral dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim. Nasib pekerja migran Indonesia (PMI) jadi salah satu menu pembicaraan kedua petinggi pemerintah itu.

Usai pertemuan tertutup itu, Ma’ruf Amin memberikan keterangan kepada media. Dia mengatakan untuk PMI yang bekerja di sektor sawit tidak ada masalah dan kondisinya baik-baik saja. Tetapi masih ada banyak WNI di Malaysia yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

Dalam pertemuan itu, Ma’ruf bersyukur ada respon baik dari Anwar Ibrahim. “Kita harapkan ada perlindungan dan perbaikan (pelayanan),” kata Ma’ruf di Kuching, Sarawak, Malaysia (28/11).

Ma’ruf bersyukur dalam pertemuan itu PM Anwar Ibrahim kembali menegaskan tidak adalagi hukuman cambuk untuk tenaga kerja ilegal. Sebaliknya bakal dilakukan program pemutihan. Sehingga mempermudah pendataan tenaga kerja asing, khususnya di sektor tenaga kerja domestik atau rumah tangga. “Cambuk hanya ada untuk (kasus) kriminal,” katanya.

Dubes Indonesia untuk Malaysia Hermono mengatakan jumlah PMI yang bekerja sebagai ART di Malaysia masih sangat banyak. “Yang tercatat ada 57 ribu orang,” katanya. Dia menjelaskan PMI sebagai ART yang tidak resmi atau tidak tercatat jumlahnya jauh lebih besar dibandingkan yang resmi.

Dia mengakui urusan PMI di sektor ART masih jadi persoalan selama ini. Dia juga mengakui pemerintah Malaysia sedang melaksanakan proses pemutihan untuk perizinan pekerja migran.

Selain itu Hermono mengatakan pertemuan Ma’ruf Amin dengan Anwar Ibrahim juga membahas soal penyelesaian masalah perbatasan. Dia tidak menjelaskan lebih lanjut masalah tapal batas. Namun untuk diketahui, sampai saat ini masih ada sejumlah titik perbatasan kedua negara yang masih jadi masalah atau sengketa.

Lebih lanjut Ma’ruf mengatakan pertemuan itu juga membahas soal perdamaian di Gaza. Dia menyampaikan Indonesia dan Malaysia sama-sama kencang membela perdamaian di Gaza. “Tidak hanya jeda (serangan) beberapa hari saja,” kata Ma’ruf. (wan/jpg/ila)

Ganjar Kunjungi Muhammadiyah Sulawesi Selatan

istimewa DISKUSI: Capres Ganjar Pranowo saat berdiskusi tentang kebangsaan dengan kalangan Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

SUMUTPOS.CO – CALON presiden (capres) Ganjar Pranowo tampak mesra dengan kalangan Muhammadiyah Sulawesi Selatan saat berdiskusi tentang kebangsaan, pada Sabtu (18/11). Acara yang digelar di kantor pimpinan daerah Muhammadiyah Kota Makassar tersebut berlangsung sekitar satu jam.

Tiba di lokasi, Ganjar langsung disambut oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan KH Muhammad Saiful Saleh dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar KH Muhammad Said Abd Shamad. Selanjutnya Ganjar diarahkan menuju tempat acara di lantai dua.

Di tempat tersebut sudah ada ratusan pengurus dan kader Muhammadiyah Sulawesi Selatan yang menunggu. Dalam diskusinya, Ganjar sempat mendapatkan pertanyaan dari salah seorang pimpinan Muhammadiyah Kota Makassar, Mahyudin Nur terkait posisi strategis Muhammadiyah di mata capres yang diusung PDI Perjuangan, Perindo, PPP, dan Hanura itu.

Ganjar pun menjawab bahwa Muhammadiyah memiliki posisi yang sangat penting dalam perjalanan bangsa ini sejak pra kemerdekaan. Dia mengatakan, Muhammadiyah memiliki sumber daya manusia (SDM) yang selama ini banyak berkontribusi terhadap perkembangan dan kemajuan bangsa.

“Muhammadiyah ini banyak memiliki SDM yang hebat-hebat sehingga saya kira orang-orang Muhammadiyah bisa jadi menteri apa saja di semua bidang,” kata Ganjar.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga berdiskusi tentang kebangsaan, pembangunan generasi muda, perhatian kaum perempuan hingga soal Palestina. Dia merasa terhormat bisa diterima baik oleh kalangan Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

“Saya senang bisa berdiskusi dan mendapat banyak masukan. Tadi ada yang bicara soal perdamaian Palestina, ruang anak muda, dan juga soal perhatian kaum perempuan,” kata mantan gubernur Jawa Tengah dua periode itu.

Usai acara, Ganjar mengatakan bahwa dirinya merasa terhormat bisa diterima baik oleh kalangan Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Diskusi dengan Muhammadiyah, menurut Ganjar, sangat bermanfaat untuk menjadi acuan dalam menentukan arah program ke depan.”Ini sangat menarik karena bisa menjadi dasar saat menyusun program dan kebijakan,” tandasnya.

Tidak hanya berdiskusi dengan pengurus Muhammadiyah, Ganjar Pranowo juga bersilaturahmi dengan Mursyid Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al Makkasary, Habib Syekh Sayyid Abdul Rahim Assegaf alias Habib Puang Makka. Di Kota Makassar, Ganjar juga melakukan konsolidasi pemenangan bersama dengan Tim Pemenangan Daerah (TPD).

Dalam pertemuan tersebut, capres Ganjar menekankan pentingnya merespons aspirasi masyarakat dalam merancang program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara (Sumut), Irsan Armadi mengapresiasi calon presiden (capres) Ganjar Pranowo yang melakukan kunjungan ke Muhammadiyah. Ia berharap, agar Ganjar dapat menggandeng para pemuda atau anak milenial yang banyak tergabung di dalam organisasi-organisasi Islam, terutama Muhammadiyah di Indonesia, khususnya di Sumut.

Seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). “Ini agar terjalin sinergitas dan silaturahmi yang erat terhadap masyarakat,” ujarnya kepada Sumut Pos di Medan, Selasa (28/11). (wir/dwi)

Pertanian Organik Berkembang di Sumut

DISKUSI: Dr Parlindungan Purba MM (kanan) berdiskusi dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Jakarta. (ISTIMEWA)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – TOKOH masyarakat Sumut yang juga ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM menemui Menteri Pertanian Amran Sulaiman di kantor Kementan Jakarta, Selasa (28/11).

Parlindungan Purba bertemu dengan menteri berdiskusi terkait perkembangan sektor pertanian di Sumut. Disamping itu, ia juga bicara tentang komoditi pertanian kopi, hortikultura dan rencana Sumut untuk menuju swasembada pangan.

”Saya juga menyampaikan kepada pak menteri terkait antusiasme masyarakat dalam membangkitkan pertanian organik yang ditandai dengan terbentuknya organisasi Masyarakat Pertanian Organik Indonesia (Maporina) yang sudah terbentuk di beberapa kabupaten/kota,” ujarnya.

Keberadaan petani dan pertanian organik mulai berkembang di Sumut ”Terakhir pelantikan Maporina Simalungun dan Karo. Dalam waktu dekat di Dairi,” katanya.

Parlindungan Purba juga menyampaikan bahwa Pj Gubsu Hassanudin dan para bupati/wali kota di Sumut sangat perhatian terhadap sektor pertanian.

Ia menambahkan bahwa salah satu keunggulan dari tanaman organik adalah lebih ramah lingkungan. Sebab tak menggunakan bahan-bahan kimia. Proses menanam tanaman organik tidak akan mencemari tanah, air dan udara.

Bertani organik akan membawa kesuburan bagi tanaman disekelilingnya ”Secara keseluruhan, pertanian organik memberikan manfaat yang besar bagi lingkungan, kesehatan manusia dan ekonomi. Penting bagi masyarakat untuk mendukung dan mempromosikan praktik pertanian organik untuk mewujudkan dunia yang lebih sehat, berkelanjutan dan adil,” ucap ketua Yayasan Sari Mutiara tersebut. (dmp)

BRI Kembali Gelar Program Promo di Merchant

Tim BRI BO Medan Thamrin saat berada di salah satu merchant di Medan yang menggelar program promo besar-besaran. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BRI BO) Medan Thamrin kembali menggelar program promo besar-besaran, di merchant-merchant Food and Beverages (F&B) Adhya Group di Kota Medan, Jakarta dan Bali.

Terdapat 15 merchant, seperti Burger Bangor, Filosofi  kopi, Goloso (Pasta Pizzeria), Gotcha, Guten Morgen (Coffee Lab and Shop), L’Osteria (Pizza e Cucina), Perfecto (by Filosofi Kopi), Roti Romi (Roti Mimpi Indah), Rumah Rini (Melaty Parahyangan), Gelato Secrets Natural, Shu Guo Yin Xiang,  YEN Signature, Yoku Yatta Omakase, Yoku Yatta, dan YumThai.

Untuk di Kota Medan sendiri, merchant-merchant Adhya Group dapat dijumpai di Tengah yang berada di Jalan Irian Barat, tepat di belakang Gedung Uni Plaza Medan.

Adapun, bentuk promo beragam, mulai dari diskon potongan langsung sebesar Rp10 ribu-Rp50 ribu atau diskon sampai dengan 20 persen per transaksi.

Program promo berlaku mulai dari 1 Oktober-31 Januari 2024. Masyarakat dapat menikmati diskon tersebut dengan bertransaksi di mesin EDC BRI menggunakan kartu debit BRI, kartu kredit BRI dan QRIS dari aplikasi BRImo.

Selain promo tersebut, masyarakat yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS di BRImo berkesempatan mendapatkan cashback dari BRIMO FSTVL senilai Rp10 ribu.

Branch Office Manager BRI Medan Thamrin, Zulherman Isfia, Rabu (29/11) mengatakan, dengan program promo yang digelar selama empat bulan ini, diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk bertransaksi menggunakan kartu debit dan QRIS. Sehingga transaksi uang tunai dapat berkurang di Indonesia, khususnya di Kota Medan, Jakarta dan Bali.

“Ke depannya BRI akan terus menggelar program program promo menarik bagi nasabah setia BRI di Indonesia,” kata Zulherman, disela-sela kegiatan kunjungan merchant bersama dua orang Relationship Manager Funding and Transaction BRI BO Medan Thamrin, Silvia dan Puspita. (dwi)

Departemen Kontruksi PT DPM Perbaiki Jalan Permukiman di Kelurahan Sidiangkat

DIASPAL: Terlihat jalan utama Base Camp Gerbang III, Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, sedang diperbaiki Departemen Konstruksi PT DPM untuk jawab aspirasi warga.Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) melalui departemen konstruksi, melakukan perbaikan jalan permukiman tepatnya di jalan utama Base Camp Gerbang III, Kelurahan Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Selasa (28/11/2023).

Supervision Communication PT DPM, Rangkap Boang Manalu kepada wartawan menerangkan, perbaikan jalan permukiman dimaksud atas aspirasi yang disampaikan masyarakat sekitar kepada departemen external beberapa waktu lalu.

“Selanjutnya, oleh perusahaan melalu Departemen Kontruksi, langsung melakukan perbaikan pengaspalan jalan sepanjang 50 meter. Sekarang jalan utama permukiman warga itu sudah bagus,” ujarnya.

Rangkap menambahkan, meskipun perusahaan belum eksploitasi atau berproduksi, jauh sebelumnya PT DPM telah banyak menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Misalnya, bantuan ribuan bibit tanaman produksi, penyaluran makanan bergizi, pemberian sembako diberbagai tempat, bantuan dana pendidikan , dan lainnya.

“Artinya, perusahaan telah menunjukkan komitmen dan memberikan tanggungjawab sosial kepada masyarakat khususnya warga sekitar lingkar tambang,” ucap Rangkap.

Sementara itu, perwakilan warga penerima manfaat perbaikan/pengaspalan jalan, Viksen Tumanggor dan Mohar Sinamo, mengapresiasi PT DPM, sudah merespons aspirasi disampaikan masyarakat.

Viksen maupun Mohar menyebut, saat audensi di kantor PT DPM di Sidiangkat akhir bulan Oktober lalu, sebenarnya ada beberapa usulan disampaikan masyarakat seperti perbaikan jalan, lampu penerangan jalan umum serta menjaga kebersihan lingkungan.

“Terimakasih kepada PT DPM sudah realisasikan aspirasi warga, semoga perusahaan pertambangan timah hitam itu segera berproduksi yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Dairi,” ucap keduanya.(rud/ram)

Bupati Dairi Eddy Berutu: Kita Telah Berhasil Laksanakan Merdeka Belajar

BERFOTO: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Ketua TP PKK, Ny Romy Mariani Simarmata foto bersama saat peringatan HGN di stadion utama Sidikalang, Selasa (28/11/2023).Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menyebut Pemerintah Kabupaten Dairi telah berhasil melaksanakan beberapa program yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, khususnya dalam implementasi merdeka belajar.

Hal ini disampaikan dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2023 di Stadion Utama Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Selasa (28/11/2023).

“Capaian Dairi terkait akun belajar yang menjadi muara dari beberapa platform saat ini berada pada posisi 90,2%. Demikian juga dengan data di platform Merdeka Mengajar,” ucap Eddy Berutu.

Komunitas di Sumatera Utara, kata Eddy Berutu, Pemkab Dairi berada pada posisi kedua. Sementara, untuk pelajar belajar.id, Pemkab Dairi telah berhasil mengimbaskan sejumlah 38.100 siswa dan berada pada urutan ke-4 Nasional.

Adapun numerasi atau gasing, Pemkab Dairi telah berhasil mengimbaskan secara merata pada pelajar tingkat SD dan SMP.

Di bidang literasi, lanjut Eddy Berutu, salah satu penulis asal Dairi bernama Ahmad Zainuddin Ujung, S.Pd telah membawa nama Dairi dan Budaya Pakpak menjadi salah satu sumber bacaan buku Kemendikbudristek 2023 ini.

“Capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras Dinas Pendidikan, bapak ibu baik dari Sekolah Penggerak, Sekolah Terinvensi Program Organisasi Penggerak, Guru Penggerak yang merupakan aset Kabupaten Dairi, Narasumber Berbagi Praktik Baik (NSBPB), dan seluruh komunitas maupun trainer dan yang ada di hadapan saya ini. Oleh karena itu melalui Perayaan HGN 2023 ini saya mengucapkan selamat dan terima kasih telah memberi warna di Kabupaten Dairi, ” ucapnya.

Ke depannya, ucap Eddy Berutu, masih banyak hal yang harus dikerjakan melalui kolaborasi yang lebih intens, sehingga capaian-capaian dalam bidang pendidikan untuk mewujudkan pelajar ber-Profil Pelajar Pancasila dapat dimaksimalkan.

“Sejalan dengan hal tersebut, kita juga optimis dapat mewujudkan visi Kabupaten melalui kolaborasi dan sinergitas pada semua sektor yang ada di Kabupaten Dairi. Hendaknya kita semua saling bersinergi dan bergerak untuk bersatupadu memaksimalkan semua sektor demi mewujudkan tujuan bersama khususnya tujuan pendidikan Nasional,” katanya.

Pada kesempatan ini, Eddy Berutu juga menyampaikan penghargaan HGN kepada guru dan sekolah berprestasi.(rud/ram)