Home Blog Page 983

Standar UKW Bakal Lebih Ketat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akan terus berupaya meningkatkan kualitas wartawan melalui pendidikan dan pelatihan. Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) merupakan salah satu cara menuju wartawan kompeten dan profesional.

Selain itu, wartawan yang telah memiliki kartu UKW tetap dimonitor kinerjanya. Apakah aktif menghasilkan karya jurnalistik atau tidak. “Bagi pemilik kartu UKW yang terbukti melanggar aturan atau kode etik. Kartu UKW nya akan dicabut,” kata Direktur UKW PWI Pusat Firdaus Komar mewakili Ketua Umum PWI Pusat Hendry CH Bangun saat pembukaan penyelenggaraan UKW angkatan 59 dan 60 di Medan, Selasa (7/11/2013).

Disampaikan Firdaus, pemberian sanksi atau cabut kartu UKW dilakukan melalui lembaga uji dan seterusnya disampaikan ke dewan pers. “Kita tetap menjaga kemerdekaan pers,” sebutnya.

Menurut Firdaus, penyelanggaraan UKW di Sumut dinilai sudah cukup bagus dan mantap. “Selain peningkatan kualitas wartawan secara personal juga akan memberikan manfaat bagi perusahaan,” tambah Firdaus.

Sedangkan guna memaksimalkan program PWI Pusat dan daerah, saat ini jajaran pengurus sedang menyusun standar kompetensi agar lebih baik lagi. “Maka pelaksanaan UKW ke depan akan lebih ketat termasuk materi UKW,” terang Firdaus.

Sementara itu masih dalam acara pembukaan UKW, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik SE menyampaikan harapannya dengan penyelenggaraan UKW dapat melahirkan wartawan yang hebat dan kompeten serta profesional.

“Melalui UKW benar benar tercipta wartawan kompeten dipastikan berdampak positif yang berkualitas. Ke depan tetap dikelola akan lebih baik sehingga menjamin guna memberikan dampak postif bagi peserta,” kata Farianda.

Farianda juga mengatakan, PWI Pusat akan tegas menjalankan organisasi namun tetap melalui petunjuk PWI Pusat. “Kita siap menjalankan perintah pusat demi membangun PWI keseluruhan,” tutupnya.

Hadir saat acara pembukaan, Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus, Ketua KONI Medan Edi Sibarani, dan Ketua STOK Bina Guna Dr dr Hj Liliana Puspa Sari. Ketua Kordinator Pelaksana UKW Rifki Warisan mengatakan, UKW ini diikuti 60 peserta terdiri tingkat Utama 6 orang, tingkat Madya 12 orang, dan tingkat Muda 48 orang. (dek)

Perjuangan PT Jui Shin Indonesia Hampir 10 Tahun Mempertahankan Kepemilikan Lahannya

Kantor Pertanahan Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Perjuangan PT Jui Shin Indonesia untuk mempertahankan kepemilikan lahannya di Desa Saentis, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, cukup panjang hingga sudah memasuki hampir 10 tahun.

Bagian Legal PT Jui Shin Indonesia, Juliandi, SH,MH, mengatakan, pada tahun 2007 hingga 2010, PT Jui Shin Indonesia melakukan pembelian dan pembebasan lahan yang tak jauh dari pabrik seluas 38,7 hektare. “Kami beli dari masyarakat sebanyak 134 orang yang memiliki tanah ini. Kami beli secara bertahap selama 3 tahun,” ujar Juliandi, SH,MH, Rabu (1/11/2023).

Kemudian, lanjutnya, pihaknya melakukan pemagaran setelah memiliki legalitas yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Deliserdang, dimana akta ganti rugi terhadap 134 bidang tanah dilegalisasi Pemerintah Kabupaten Deliserdang karena secara letak objek tanah berada di wilayah teritorial Deliserdang.

“Sampai tahun 2012 tetap tidak ada masalah. Kami pun membolehkan kepada para pemilik tanah yang kami beli untuk bertani di situ. Karena saat itu perizinan kami belum rampung. Lalu kita urus izin peruntukkan penggunaan tanah (IPPT) yang dikeluarkan tahun 2012 oleh Pemerintah Kabupaten Deliserdang seluas 80 hektare, di Desa Saentis dan Desa Pematang Johar,” ungkap Juliandi, SH,MH.

Juliandi, SH,MH, melanjutkan, PT Jui Shin Indonesia pada tahun 2013 memohonkan peningkatan alas hak 134 bidang akta tanah ke izin Hak Guna Bangunan (HGB). Namun karena luasan tanahnya di atas 10 hektare, kewenangan pemberiannya ada di Kantor Pertanahan Wilayah Sumut.

Oleh Kantor Pertanahan Wilayah Sumut kemudian dilakukan peninjauan fisik, didampingi oleh Kantor Pertanahan Deliserdang. Dari hasil peta, tanah mereka tidak termasuk bagian lahan PTPN II dan sertifikat milik orang lain. “Berdasarkan fakta tersebut, kemudian Bupati Deliserdang mengeluarkan persetujuan izin peruntukkan penggunaan tanah untuk pembangunan pergudangan dan perkantoran PT Jui Shin Indonesia di atas tanah seluas 600.000 meter yang terletak di Desa Saentis, Percut Seituan, dan 200.000 meter yang terletak di Desa Pematang Johar,” kata Juliandi, SH,MH, lagi.

Adapun Persetujuan Peruntukkan Penggunaan Tanah untuk Pembangunan Pergudangan dan Perkantoran yang dikeluarkan Bupati Deliserdang, No: 591/6304 Tanggal 26 September 2012, No: 591/6307 Tanggal 26 September 2012, No: 591/8669 Tanggal 16 Desember 2013, No: 591/8670 Tanggal 16 Desember 2013, No:591/1154 Tanggal 20 Maret 2015, dan No: 591/1155 Tanggal 20 Maret 2015.

Masalah kemudian baru muncul pada April 2014. Sekelompok pemuda mengatasnamakan Ormas/OKP, mendatangi lokasi tanah milik PT Jui Shin Indonesia dengan membawa surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) No: 621.82/0169 Tanggal 21 Februari 2014, yang dikeluarkan Pemerintah Kota Medan, lokasi IMB terletak di Jalan Rumah Potong Hewan Kelurahan Mabar Hilir, namun pagar tersebut didirikan di atas tanah milik PT Jui Shin Indonesia yang terletak di Dusun XIX Desa Saentis Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang. “Kami disuruh seseorang membangun pagar ini,” ujar Juliandi, SH,MH, menirukan ucapan salah satu kelompok pemuda tersebut saat itu.

Muhammad Nuh Apresiasi Sikap Tegas Pemerintah Dukung Palestina

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Angota DPD RI asal Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Nuh, mengapresiasi sikap tegas pemerintah Indonesia mendukung penuh kemerdekaan Palestina. Menurut Nuh, hal ini sesuai amanat UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Kami juga mendorong agar PBB, OKI, dan negara-negara dunia, untuk menekan Israel atas tindakannya yang tak memperdulikan nilai-nilai kemanusiaan ini,” kata Nuh saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) tentang isu perang Israel-Palestina di Senayan, Jakarta, Selasa (7/11).

Rapat ini digelar selama dua hari, sejak Senin (6/11/2023) lalu dengan menghadirkan para ahli di bidangnya seperti Direktur Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu RI Abdul Kadir Jailani SH LLM, Ketua Prodi Hubungan Internadional UIN Jakarta Robi Sugara MSc, dan Sekretaris Program Studi Sarjana Hubungan Internasional UI Agung Nurwijoyo MSc. Sedangkan dari Komite 1 DPD RI, hadir Ketua Komite 1 DPD RI Fachrul Razi, Wakil Ketua Komite 1 DPD RI Sylviana Murni serta anggota Komite 1 DPD RI diantaranya Muhammad Nuh, Dharmansyah Husein, dan Hj Misharti.

Nuh berharap, para pemimpin negara-negara Islam mengikuti langkah Raja Faishal Rahimahullah dari Saudi Arabia, yang memanfaatkan pengaruhnya untuk menekan negara-negara yang mendukung Israel. “Saya juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mengirimkan dan meningkatkan bantuan kemanusiannya ke Palestina,” ujar Nuh yang saat ini juga diamanahi sebagai Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara.

Sementara pada rapat kerja, Selasa (7/11), Komite 1 DPD RI mengundang Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi yang diwakili Direktur Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu RI Abdul Kadir Jailani, membahas tentang isu Palestina dan pengawasan atas pelaksanaan Undang Undang Nomor 24 tahun 2000 tentang Perjanjian Internasional. Raker ini juga dihadiri Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional L Amrih Jinangkung.

Pada raker kali ini, dipaparkan oleh Kemenlu bahwa Indonesia memiliki perjanjian internasional dengan Palestina, seperti perjanjian antara dua subyek hukum Internasional yang sederajat, dan membangun kerangka hukum kerjasama (termasuk bantuan). MoU Polri Palestina tentang penanganan kejahatan Transnasional, MoU BPPOM RI—Palestina mengenai pengawasan obat dan makanan, MoU antara Pemri—Palestina tentang pembentukan Joint Comissiin for Bilateral Cooperation, MoU antara Pemri—Palestina tentang perdagangan Certain Product originatin from Palestin teritorries dan MoU antara Kemlu RI—Palestina tentang pendidikan dan pelatihan diplomatik.

Rapat kerja Komite 1 DPD RI dengan Menlu RI ini menghasilkan beberapa kesimpulan, yakni pertama, Komite 1 DPD RI mendukung dan menperkuat Kementerian Luar Negeri RI dalam kebijakan kebijakan Internasional. Kedua, Komite 1 DPD RI mendorong pemerintah RI untuk menidaklanjuti perjanjian perjanjian Internsional.

Ketiga, Komite 1 DPD RI mendorong pemerintah RI untuk terus memperjuangkan kepentingan nasional dan kepentingan daerah. Keempat, Komite 1 DPD RI mendukung pemerintah RI untuk mengambil aksi nyata yang berdampak langsung dalam penyelesaian konflik diPalestina.

Kelima, Komite 1 DPD RI mendorong pemerintah RI untuk memperkuat upaya diplomasi agar Palestina semakin diakui sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Keenam, Komite 1 DPD RI mendukung upaya pemerintah RI untuk secara konsisten memberikan bantuan kemanusiaan terhadap rakyat Palestina. Dan ketutuh, Pemerintah RI mengapresiasi usulan pembentukan Kaukus DPD RI untuk kemerdekaan penuh Palestina. (rel/adz)

Pertama Anggi Syahputra dan Putri Zahra Namora Harahap Terpilih Sebagai Putra Putri Tebingtinggi

PENGHARGAAN: Kadis Porapar Kota Tebingtinggi Syahdama Yanto memberikan piagam dan trophy kepada pemenang kontes putra putri terbaik Kota Tebingtinggi Tahun 2023.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pertama Anggi Syahputra pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 dan Putri Zahra Namora Harahap pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Tebingtinggi dinobatkan sebagai putra putri Kota Tebingtinggi tahun 2023.

Malam grand final pemilihan putra putri terbaik Kota Tebingtinggi yang dilaksanakan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tebingtinggi di Kawan Coffe Jalan Diponegoro Kota Tebingtinggi, Minggu (29/10/2023).

Kadis Porapar Kota Tebingtinggi, Syahdama Yanto, Selasa berharap putra putri yang sudah terpilih dari yang terbaik tahun 2023 untuk bisa mempromosikan Kota Tebingtinggi ke tingkat daerah, nasional dan internasional.

“Kepada putra putri Kota Tebingtinggi agar dapat mampu berperan dalam mempromosikan Kota Tebingtinggi khususnya pada sektor wisata dan aktif dalam kegiatan untuk pelestarian budaya di Kota Tebingtinggi,” harap Syahdama, Selasa (7/11/2023).

Dijelaskannya, kegiatan pemilihan putra putri terbaik Kota Tebingtinggi setiap tahunnya dilakukan oleh Disporapar, akan dijadikan duta wisata Kota Tebingtinggi untuk mempromosikan wisata, kuliner dan kebudayaan yang ada di Kota Tebingtinggi. (ian/ram)

Sekdako Tebingtinggi: Kami Tetap Akan Melakukan Pengendalian Inflasi di Kota Tebingtinggi

PIMPIN: Pj Sekdako Tebingtinggi Kamlan Mursyid ketika memimpin rakor pengendalian inflasi daerah bersama OPD, TPID dan Forkompinda dengan Kemendagri di Gedung Balai Kota.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Sekdako Tebingtinggi Kamlan Mursyid bersama Organisasi Pimpinan Daerah (OPD), Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) dan Forkompinda Kota Tebingtinggi mengikuti rapat kordinasi (rakor) pengendalian inflasi daerah di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Senin (6/11/2023).

Dalam rakor tersebut, Menteri Dalam Negeri (Kemendagri), Tito Karnavian meminta kepada seluruh kepala daerah se Indonesia, apabila daerah tidak mampu mengendalikan Inflasi di daerahnya akan dilakukan pergantian.

“Kepala Daerah yang tidak mampu mengendalikan inflasi di wilayahnya akan diambil tindakan tegas. Hal ini, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang dikeluarkan saat pertemuan di Istana Negara. Bapak Presiden juga menegaskan bahwa jika ada performa yang tidak bagus, kapan saja bisa diganti dengan Penjabat,” tegas Tito Karnavian.

Menanggapi hal tersebut, Pj Wali Kota diwakili oleh Pj Sekdako Kamlan Mursyid mengatakan kepada seluruh OPD terkait di Kota Tebingtinggi untuk tetap melakukan upaya pengendalian inflasi dengan 9 indikator.

Menurutnya, melakukan tindakan terukur dengan membangun kerja sama yang baik diantara OPD, TPID dan Forkompinda yang ada di Kota Tebingtinggi dalam pengawasan dan pemantauan kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok di Kota Tebingtinggi.

“Apabila terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok penting yang sangat signifikan, maka dinas terkait harus melakukan upaya dengan menggelar operasi pasar atau pasar pengendalian harga bekerja sama dengan pihak PT Bulog demi kembali menetralkan harga,” bilangnya.

Untuk diketahui, data inflasi di Kota Tebingtinggi, berdasarkan BPS Kota Tebingtinggi, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Tebingtinggi mengikuti IHK Kota Pematang Siantar.

Pada bulan Oktober 2023, tingkat inflasi Kota Pematang Siantar bulan ke bulan (m to m) sebesar 1,35 persen. Sementara inflasi tahun ke tahun (y to y) sebesar 2,9 persen. (ian/ram)

Dendam, Mantan Karyawan Celurit Majikan

LUKA: Korban pembacokan oleh pelaku Dedi, Zaini mengalami luka bacokan di sekujur tubuh.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Tidak terima di pecat majikan sebagai karyawan kanvas barang barang kelontong, Dedi (40) warga Kota Tebingtinggi mencelurit majikan beserta anaknha hingga mengalami luka koyak di bagian tubuh.

Usai melakukan tindakan pembacokan kepada kedua korban, pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor yang dikendarainya. Kedua korban bapak dan anak, Zaini Akub Siregar (40) dan Bambang Alamsyah Siregar (13) warga Jalan Gelatik Kelurahan Pinang Mancung Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolsek Rambutan Kota Tebingtinggi, AKP Rustam Efendi menerangkan kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian.

Menurut penuturan Zaini Akub, kasus ini terjadi dikarenakan dirinya memecat Dedi yang kabarnya merupakan salah satu daftar pencarian orang oleh pihak kepolisian.

“Mendapatkan informasi tersebut dan untuk memberikan kenyamanan dalam bekerja, Dedi kami berhentikan, karena ada informasi dirinya merupakan buronan pihak kepolisian,” paparnya.

Ketika diberhentikan, Dedi sempat mengucapkan kata kata akan menghabisi seluruh keluarga Zaini Akub, mendengar perkataan dan ancaman pelaku, pihaknya tidak memperdulikan.

“Keesokan harinya, pelaku datang mengendarai sepeda motor dengan membawa senjata tajam berupa celurit dan langsung melakukan pembacokan kepada saya dan anakku,” papar Zaini.

Dijelaskan Zaini, kejadian pembacokan terjadi, Senin (6/7/2023). Saat itu, Zaini sedang melakukan pengemasan barang dagangan kedalam sebuah mobil box, kemudian pelaku Dedi datang tiba tiba menggunakan sepeda motor dan langsung membabi buta melakukan pembacokan di bagian kepala, badan dan kaki sehingga mengalami luka-luka.

Mendengar ada kejadian keributan di luar rumah, anaknya, Bambang Alamsyah keluar mencoba melerai, tetapi anaknya juga menjadi korban pembacokan di seluruh tubuhnya, karena melihat anaknya jatuh pingsan dengan luka bacok yang serius, Zaini meminta tolong kepada masyarakat sekitar untuk melakukan pertolongan membawa anak ke rumah sakit.

“Sempat teriak untuk melakukan pertolongan kepada anak kepada masyarakat sekitar. Pelaku habis melakukan pembacokan langsung kabur menggunakan sepeda motor. Kepada pihak kepolisian Polres Tebingtinggi, saya berharap pelaku segera ditangkap,” jelasnya. (ian/ram)

Polres Sergai Ungkap Pelaku Pencurian Kabel di Area Tol Teluk Mengkudu

JUMPA PERS: Satreskrim Polres Sergai saat menggelar jumpa pers, terkait pencurian kabel di area Tol Teluk Mengkudu, Senin (6/11/2023).

SERDANG BEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Sat Reskrim Polres Sergai mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang dilakukan oleh 2 orang pelaku. Keduanya ditangkap pada Sabtu, 4 November 2023 yang lalu, karena mencuri berbagai jenis kabel jalan tol di area tol Teluk Mengkudu.

Kedua pelaku, yaitu Eko Ramadani (34) alias Eko warga Dusun V Desa Pematang Setrak dan Hamdani alias Dani (29) warga Jalan Kancil Dusun I Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah, ditangkap

Kasatreskrim Polres Sergai, AKP J.H Panjaitan mengatakan, kedua pelaku ditangkap di 2 lokasi berbeda. Eko ditangkap di kediamanya di Dusun V Pematan Setrak sekitar pukul 15.00 Wib, dan Dani di Dusun I Sei Rampah sekira pukul 19.30 Wib. Bersama keduanya juga diamankan barang bukti berupa beberapa kabel PJU.

“Jadi kasus ini, terjadi pada bulan Juli lalu karena para pelaku ini liar maka baru berhasil kita tangkap, tanggal 4 November kemarin,” ujarnya didampingi Kanit Pidum IPDA S. Hasibuan, dan Kasi Humas IPDA Brimen Sihotang dalam konferensi persnya di depan gedung Satreskrim Polres Sergai, Senin (6/11/2023).

Menurut Kasat Reskrim, para pelaku beraksi diseputaran wilayah Tol Teluk Mengkudu dengan mencuri beberapa jenis kabel berupa, kabel PJU 80 Meter, kabel power 50 meter, kabel power 20 meter, kabel power 40 meter, dan kabel PJU 40 meter dengan motif untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

“Mereka beraksi disekitar wilayah Teluk Mengkudu saja, di IC, underpass dan exit tol Teluk Mengkudu, motifnya untuk kebutuhan ekonomi,” ujarnya.

Sedangkan untuk hukumannya, ditegaskan AKP J.H Panjaitan, keduanya disangkakan melanggar pasal 363 ayat 1 ke 4-e KUHPidana, dengan ancaman 7 tahun penjara.

“Kedua pelaku diancam pidana 7 tahun penjara,” pungkasnya. (fad/ram)

Kunyit Bikin Awet Muda

SUMUTPOS.CO – Ahli kesehatan yang juga seorang pendakwah, dr Zaidul Akbar mengungkap ada satu bumbu dapur yang khasiatnya bisa bikin awet muda. Bumbu dapur ini bisa menambah tampilan awet muda hanya dengan rutin dikonsumsi dengan cara diminum kata dr Zaidul Akbar.

Memiliki tampilan awet muda merupakan dambaan banyak orang. Untuk mendapatkan tampilan awet muda, tak jarang sebagian orang rela mengeluarkan uang untuk biaya perawatan seperti menggunakan produk kecantikan.

Namun kali ini, dr Zaidul Akbar yang juga dikenal sebagai pakar obat herbal membeberkan bahan alami yang khasiatnya bisa bikin awet muda.

Adapun bahan alami tersebut adalah kunyit.

Salah satu bahan herbal yang bisa digunakan untuk awet muda adalah kunyit. Menurut dr Zaidul Akbar, kunyit bisa membuat awet muda jika rutin dikonsumsi.

Kunyit merupakan rempah rimpang yang banyak digunakan untuk bumbu dapur hingga pengobatan herbal.

Manfaat kunyit juga bisa untuk kecantikan dengan cara memberikan tampilan awet muda.

Manfaat kunyit untuk awet muda disampaikan oleh dr Zaidul Akbar dalam kajian dakwahnya yang diunggah melalui kanal YouTube Bisikan.com.

dr Zaidul Akbar yang kerap memberikan resep kesehatan dari bahan-bahan alami ini mengatakan, kunyit dapat memicu tubuh untuk mengaktifkan gen awet muda.

Adapun cara pengolahan kunyit untuk membuat tampilan awet muda, Anda bisa mengolahnya menjadi minuman herbal.

Tak perlu direbus, Anda cukup membersihkan kulit kunyit lalu campurkan ke dalam air hangat. Tunggu kurang lebih dua jam hingga air berubah menjadi warna kekuningan, kemudian minuman ini siap dikonsumsi.

Selain itu dr Zaidul Akbar mengatakan, minuman herbal kunyit ini juga berkhasiat sebagai minuman anti kanker, anti darah tinggi hingga kolesterol.

(Berbagai sumber)

Pemprov Sumut Gratiskan 1.000 NIB dan Sertifikat Halal agar KUMKM Naik Level

SERTIFIKASI HALAL: Pj Gubernur Sumut, Hassanudin menyerahkan secara simbolis NIB dan Sertifikat Halal kepada pelaku KUMKM.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memfasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal untuk Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM). Tidak tanggung-tanggung, Pemprov Sumut memberikan 1.000 NIB dan Sertifikasi Halal, tanpa dipungut bayaran alias gratis.

Langkah ini diambil Pemprov Sumut untuk memacu KUMKM di Sumut agar naik kelas. Sehingga, legalitas KUMKM Sumut terjamin dan membuka peluang lebih besar untuk berkembang.

“Kami, Pemprov Sumut sangat memahami KUMKM kita butuh dukungan dan pengakuan agar lebih maju lagi, berkelas dan tentunya legal, untuk itu, program ini sangat berarti untuk pelaku usaha KUMKM,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Hassanudin usai membuka Talk Show dan Penerbitan 1.000 NIB di Aula Raja Inal Siregar, Lt. 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Selasa (7/11/2023).

Berdasarkan keterangan Hassanudin, permasalahan yang banyak dihadapi KUMKM saat ini adalah permodalan dan pasar. Oleh karena itu, KUMKM diharapkan memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Sumut.

Sampai saat ini, baru 9,36% KUR Bank Sumut dimanfaatkan pelaku usaha, alasan utamanya karena persyaratan dari bank. Padahal, Bank Sumut telah memberikan bunga rendah (3% per tahun) untuk KUR agar tidak memberatkan pelaku usaha.

“Kecil sekali yang memanfaatkan KUR, tahun depan kita akan dirikan PT Jamkrida untuk memberikan jaminan sehingga lembaga keuangan tidak ragu memberikan pinjaman kepada pelaku usaha kita,” kata Hassanudin.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut Naslindo Sirait berharap program ini juga diikuti pemerintah kabupaten/kota. Dengan begitu, jumlah pelaku usaha KUMKM yang memiliki legalitas serta sertifikasi halal semakin banyak.

“Makanya kita undang OPD yang terkait Pemkab/Pemko se-Sumut, kalau Pemkab/Pemko melakukan hal yang sama maka akan menjadi 33.000 KUMKM yang memiliki NIB dan sertifikasi halal,” kata Naslindo Sirait.

Hadir pada Talk Show dan Penerbitan 1.000 NIB Direktur Bank Sumut Babay Parid Wazdi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemkab/Pemko se-Sumut, serta OPD terkait lainnya. Hadir juga organisasi-organisasi pengusaha dan UKM.(gus/Ra)