Menghadapi perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan digitalisasi, Universitas Prima Indonesia (Unpri) memperkuat transformasi pendidikan melalui pengembangan teknologi, peningkatan kualitas akademik dan penyediaan fasilitas kampus yang representatif. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Unpri menuju perguruan tinggi berkelas dunia.
Komitmen tersebut ditegaskan Rektor Unpri Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes pada Dies Natalis ke-25 Unpri di aula kampus utama perguruan tinggi terkemuka di Medan yang berakreditasi unggul tersebut, Sabtu (24/10). Ia mengatakan bahwa perkembangan AI telah mengubah cara manusia belajar, bekerja dan menghasilkan pengetahuan.
Karena itu, kata rektor, perguruan tinggi harus berani bertransformasi untuk menjawab tantangan zaman. “Universitas tidak cukup hanya bertahan. Universitas harus berani bertransformasi,” sebut Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes.
Sebagai langkah strategis, lanjutnya, Unpri telah mempersiapkan laboratorium kecerdasan buatan bernama Prima AI Competency & Ecosystem (PACE). Fasilitas yang direncanakan segera diresmikan pada 2026 ini akan menjadi ruang pengembangan kompetensi, eksplorasi teknologi, kolaborasi dan inovasi berbasis AI.
Selain itu seluruh dosen Unpri telah tersertifikasi Google Education Certificate untuk memperkuat kompetensi digital dalam pembelajaran. Unpri bahkan tengah mempersiapkan diri menjadi Google Reference University pertama di Indonesia.
Dalam kesempatan ini Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes juga memaparkan sejumlah pencapaian Unpri. Diantaranya pada November 2025 menembus QS Asia University Rankings 2026. Sebulan kemudian, Program Studi Sarjana Pendidikan Dokter dan Program Studi Profesi Dokter Unpri memperoleh akreditasi internasional Indonesian Accreditation Agency for Higher Education in Health (IAAHEH). Awal tahun 2026, Unpri juga masuk dalam pemeringkatan dunia Times Higher Education.
Di bidang pendidikan kedokteran, rinci rektor, Unpri kini memiliki delapan program pendidikan dokter spesialis dimana Agustus 2026 telah meluluskan angkatan pertama dokter spesialis kedokteran keluarga layanan primer dan dokter spesialis radiologi.
Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes pun mengungkapkan bahwa saat ini Unpri memiliki 60 program studi. Capaian akademik lainnya datang dari Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi Unpri Prof. Hairus Abdullah, M.Si, Ph.D yang masuk dalam jajaran World’s Top 2% Scientists 2026. “26 Program studi berakreditasi unggul dan dua program studi meraih akreditasi internasional,” ucapnya.
Pengembangan pendidikan juga dilakukan melalui ekosistem living lab yang mengintegrasikan pembelajaran dengan pengalaman praktik di lingkungan profesional. Melalui Prima Group, mahasiswa berkesempatan mengenal dunia kerja di berbagai sektor. Mulai dari rumah sakit, klinik, properti, pusat perbelanjaan, fasilitas olahraga hingga sekolah.
Universitas ini juga memperluas jejaring internasional melalui keberangkatan 42 mahasiswa sebagai delegasi ke Yangtze Normal University, China. Dua mahasiswa Unpri juga terpilih sebagai Google Student Ambassador pada Oktober 2026.
Selain pengembangan akademik, lanjut rektor, Unpri terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Melalui gerakan Unpri-Peduli, universitas menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang pada Januari 2026. Sebulan kemudian, 100 mahasiswa diberangkatkan melalui program mahasiswa berdampak untuk menjalankan misi kemanusiaan di wilayah Sumatera yang terdampak bencana.
Prof. Dr. Chrismis Novalinda Ginting, M.Kes juga menjelaskan bahwa Unpri juga mengembangkan pendampingan digitalisasi UMKM pesisir di Aek Tolang, Tapanuli Tengah serta Prima Migrant Center melalui kolaborasi strategis dengan Kantor Staf Presiden dan sinergi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
Dirayakan Meriah
Perayaan seperempat abad Unpri berlangsung meriah. Diawali prosesi penyambutan tamu VVIP dan VIP melalui pedang pora oleh eAgro Teknologi. Dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Unpri. Acara dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun.
Hadir dalam acara ini Prof. Dr. dr. I Nyoman E.L. MKes. AIFM, Sp.K.KL.P (founder Unpri), Dr.drg.Florenly M.P.H (ketua yayasan), Prof. Dr. Tommy Leonard, MKn (BPH), Dr. Heriyanti SH.MKn (komisaris utama PT. Royal Prima Tbk.). Turut hadir Dr. Abdi Dharma, MKom (wakil rektor I), Prof Dr. Ermi Girsang, MKes, M.Biomed, AIFO (wakil rektor II), Refi Ihtiari, MSc, Ph.D (wakil rektor III), Dr. dr. Ali Napiah Nasution, M.K.T,, M.K.M, SpKKLP(K), COPC (wakil rektor IV) dan undangan lainnya.
Rangkaian perayaan juga diisi Unpri Fiesta 2026 yang menampilkan kreativitas mahasiswa, pertunjukan seni serta pemilihan Mr. dan Ms. Unpri 2026. Para finalis pun mengikuti pertunjukan bakat, peragaan busana profesi dan sesi tanya jawab sebelum pengumuman pemenang.
Secara terpisah Senin (26/10), Ketua BPH Yayasan Perguruan Tinggi Prima Indonesia Prof. Dr. Tommy Leonard, M.Kn menegaskan bahwa komitmen mendukung kemajuan Unpri. Terutama dalam penyediaan fasilitas kampus yang representatif, modern dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan terkini.
Ketua BPH menegaskan bahwa transformasi pendidikan akibat perkembangan AI dan digitalisasi menuntut perguruan tinggi untuk tidak sekadar menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan. Tetapi juga lingkungan pembelajaran yang mendorong inovasi, kreativitas, penelitian dan penguasaan teknologi.
“Kami ingin memastikan bahwa Unpri memiliki fasilitas dan ekosistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman sehingga dosen dapat mengembangkan kualitas pembelajaran. Mahasiswa pun mampu mengoptimalkan potensi. Para lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” tegas Prof. Dr. Tommy Leonard, M.Kn.
Perlu ditambahkan untuk info lengkap tentang Unpri dapat mengunjungi https://unprimdn.ac.id. untuk akses cepat semua yang dibutuhkan terutama dalam menjelajahi program studi, sumber belajar terpadu, ekosistem praktik hingga jejaring karir global. (dmp)

