STABAT– Pemerintah Kabupaten Langkat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) memperkuat sinergi dengan pelaku jasa konstruksi untuk mendukung pembangunan infrastruktur daerah. Kolaborasi tersebut ditandai dengan pertemuan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUTR Langkat Arie Ramadhany bersama Ketua Kadin Langkat dan sejumlah pelaku usaha konstruksi.
Pertemuan itu merupakan tindak lanjut surat Asosiasi Kontraktor Langkat Bersatu terkait permohonan audiensi dan silaturahmi dengan jajaran Dinas PUTR Langkat.
Pertemuan juga menjadi bagian dari tindak lanjut Forum Kadin yang sebelumnya digelar di Ruang Pola Bupati Langkat, Jumat (28/8/2026). Forum tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan, dengan Kadin sebagai wadah konsolidasi organisasi jasa usaha dan perekonomian.
Dalam pertemuan tersebut, Arie berdialog langsung dengan Ketua Kadin Langkat serta sejumlah pelaku usaha dan kontraktor. Berbagai masukan dan aspirasi disampaikan sebagai bahan evaluasi sekaligus upaya membangun komunikasi yang lebih baik antara pemerintah daerah dengan dunia usaha.
Arie menegaskan, sinergi pemerintah dan pelaku usaha menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim jasa konstruksi yang sehat dan profesional.
“Komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim usaha jasa konstruksi yang sehat, profesional dan mampu mendukung percepatan pembangunan daerah,” ujar Arie, Jumat (4/9/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan masukan dari pelaku usaha untuk memastikan pembangunan infrastruktur dapat berjalan semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Silaturahmi dan komunikasi seperti ini penting. Pemerintah membutuhkan masukan dari para pelaku usaha agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan semakin baik,” sambungnya.
Arie juga membuka ruang komunikasi bagi pelaku jasa konstruksi untuk menyampaikan aspirasi dan masukan, sepanjang tetap mengacu pada ketentuan serta aturan yang berlaku.
Ia menekankan, kolaborasi tidak hanya menyangkut hubungan kerja antara pemerintah dan dunia usaha, tetapi juga harus dibangun dengan mengedepankan profesionalisme dan kepatuhan terhadap aturan.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga profesionalisme dan mengikuti aturan yang ada. Kita ingin pembangunan di Langkat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurut Arie, audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah positif untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah dengan pelaku jasa konstruksi. Komunikasi yang terbuka juga dinilai penting agar berbagai persoalan dan masukan terkait pembangunan dapat disampaikan serta dicarikan solusi bersama.
“Dengan komunikasi yang lebih terbuka, kita berharap sinergi pemerintah daerah dan pelaku usaha jasa konstruksi semakin kuat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Langkat,” pungkasnya. (ted/ila)

