DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan normalisasi badan jalan di Dusun Pertumbungan, Desa Sarintonu, Kecamatan Tigalingga, Selasa (15/9) malam.
Badan jalan tersebut sempat tertutup tanah dan pohon tumbang sehingga melumpuhkan arus kendaraan. Bencana alam itu akibat hujan lebat berkepanjangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Dairi, Erwin Sitorus menjelaskan, pihaknya dengan 10 orang personel langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari dari Camat Tigalingga, Selasa (15/9) malam. “Kita langsung bergerak melakukan penanganan,” ujar Erwin, Rabu (16/9).
Erwin Sitorus menambahkan, pihaknya menurunkan satu unit backhoe loader, guna menyingkirkan material longsor yang menutup badan jalan. Pohon tumbang yang melintang di jalur tersebut juga dipotong dan dievakuasi. Pembersihan turut dibantu kepala desa, aparat Desa Sarintonu serta masyarakat setempat.
Untuk memastikan badan jalan kembali bersih, petugas juga menggunakan mobil pemadam kebakaran untuk menyiram dan membersihkan sisa material tanah.
“Penanganan berlangsung hingga dini hari. Laporan akhir, akses kenderaan sudah terbuka. Arus lalulintas kembali normal,” ujar Erwin. (rud)
DAIRI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan normalisasi badan jalan di Dusun Pertumbungan, Desa Sarintonu, Kecamatan Tigalingga, Selasa (15/9) malam.
Badan jalan tersebut sempat tertutup tanah dan pohon tumbang sehingga melumpuhkan arus kendaraan. Bencana alam itu akibat hujan lebat berkepanjangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Dairi, Erwin Sitorus menjelaskan, pihaknya dengan 10 orang personel langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari dari Camat Tigalingga, Selasa (15/9) malam. “Kita langsung bergerak melakukan penanganan,” ujar Erwin, Rabu (16/9).
Erwin Sitorus menambahkan, pihaknya menurunkan satu unit backhoe loader, guna menyingkirkan material longsor yang menutup badan jalan. Pohon tumbang yang melintang di jalur tersebut juga dipotong dan dievakuasi. Pembersihan turut dibantu kepala desa, aparat Desa Sarintonu serta masyarakat setempat.
Untuk memastikan badan jalan kembali bersih, petugas juga menggunakan mobil pemadam kebakaran untuk menyiram dan membersihkan sisa material tanah.
“Penanganan berlangsung hingga dini hari. Laporan akhir, akses kenderaan sudah terbuka. Arus lalulintas kembali normal,” ujar Erwin. (rud)