Dukung Bebas Deforestasi, STP dan IJA Aquafeed Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Serdang Bedagai

SERDANG BEDAGAI, sumutpos.co– Dua anak perusahaan JAPFA Group yang bergerak di bidang budidaya akuakultur, PT Suri Tani Pemuka (STP) dan PT Indojaya Agrinusa (IJA) Unit Aquafeed, melakukan penanaman 2.000 bibit mangrove di Pantai Wisata Mangrove (Kampoeng Nipah), Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Aksi lingkungan ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam mengimplementasikan Kebijakan Bebas Deforestasi sekaligus menekan jejak karbon melalui perlindungan ekosistem pesisir.

Kegiatan konservasi air dan penyelamatan habitat biota laut ini dijalankan melalui kolaborasi bersama Kelompok Konservasi Mangrove Muara Baimbai. Sinergi tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan dan Kelautan, serta unsur Muspika setempat.

Pihak manajemen menegaskan bahwa komitmen penurunan emisi gas rumah kaca ini tidak hanya dilakukan lewat aksi penanaman pohon, tetapi juga telah diintegrasikan langsung ke dalam aktivitas operasional perusahaan.
“Bagi kami, upaya mendukung bebas deforestasi merupakan perjalanan yang terus kami jalankan,” ujar Business Partner Indojaya Agrinusa Aquafeed, Satya Graha dalam keterangan tertulisnya.

Satya menambahkan, upaya menerapkan tata kelola perusahaan yang baik di area operasional juga diwujudkan melalui langkah-langkah strategis di pabrik IJA Aquafeed Medan, antara lain pemanfaatan energi terbarukan sebagai sumber daya utama. Penggunaan alat angkut elektrik untuk material guna menggantikan armada berbahan bakar diesel. Pemberdayaan komunitas lokal di sekitar wilayah kerja perusahaan secara berkelanjutan.

Aksi di Sumatera Utara ini memperpanjang catatan aktivitas hijau JAPFA Group. Sebelum agenda di Serdang Bedagai terlaksana, STP telah merealisasikan program penanaman lebih dari 30.000 pohon yang tersebar di berbagai wilayah operasional STP, meliputi Purwakarta, Gresik, Banyuwangi, Singaraja, hingga Barru.

Sebagai informasi, PT Suri Tani Pemuka (STP) merupakan perusahaan akuakultur terintegrasi yang telah berdiri sejak tahun 1987. Hingga saat ini, STP mengoperasikan jaringan infrastruktur besar yang terdiri atas 5 pabrik pakan ikan dan udang, 10 hatchery udang, 4 tambak udang, 5 hatchery ikan, 4 tambak ikan, serta 3 fasilitas pengolahan hasil laut yang didukung oleh tim riset dan pengembangan. (rel/adz)

SERDANG BEDAGAI, sumutpos.co– Dua anak perusahaan JAPFA Group yang bergerak di bidang budidaya akuakultur, PT Suri Tani Pemuka (STP) dan PT Indojaya Agrinusa (IJA) Unit Aquafeed, melakukan penanaman 2.000 bibit mangrove di Pantai Wisata Mangrove (Kampoeng Nipah), Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Aksi lingkungan ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam mengimplementasikan Kebijakan Bebas Deforestasi sekaligus menekan jejak karbon melalui perlindungan ekosistem pesisir.

Kegiatan konservasi air dan penyelamatan habitat biota laut ini dijalankan melalui kolaborasi bersama Kelompok Konservasi Mangrove Muara Baimbai. Sinergi tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan dan Kelautan, serta unsur Muspika setempat.

Pihak manajemen menegaskan bahwa komitmen penurunan emisi gas rumah kaca ini tidak hanya dilakukan lewat aksi penanaman pohon, tetapi juga telah diintegrasikan langsung ke dalam aktivitas operasional perusahaan.
“Bagi kami, upaya mendukung bebas deforestasi merupakan perjalanan yang terus kami jalankan,” ujar Business Partner Indojaya Agrinusa Aquafeed, Satya Graha dalam keterangan tertulisnya.

Satya menambahkan, upaya menerapkan tata kelola perusahaan yang baik di area operasional juga diwujudkan melalui langkah-langkah strategis di pabrik IJA Aquafeed Medan, antara lain pemanfaatan energi terbarukan sebagai sumber daya utama. Penggunaan alat angkut elektrik untuk material guna menggantikan armada berbahan bakar diesel. Pemberdayaan komunitas lokal di sekitar wilayah kerja perusahaan secara berkelanjutan.

Aksi di Sumatera Utara ini memperpanjang catatan aktivitas hijau JAPFA Group. Sebelum agenda di Serdang Bedagai terlaksana, STP telah merealisasikan program penanaman lebih dari 30.000 pohon yang tersebar di berbagai wilayah operasional STP, meliputi Purwakarta, Gresik, Banyuwangi, Singaraja, hingga Barru.

Sebagai informasi, PT Suri Tani Pemuka (STP) merupakan perusahaan akuakultur terintegrasi yang telah berdiri sejak tahun 1987. Hingga saat ini, STP mengoperasikan jaringan infrastruktur besar yang terdiri atas 5 pabrik pakan ikan dan udang, 10 hatchery udang, 4 tambak udang, 5 hatchery ikan, 4 tambak ikan, serta 3 fasilitas pengolahan hasil laut yang didukung oleh tim riset dan pengembangan. (rel/adz)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru