Responsif Tangani Keluhan Warga Kota Medan, Komisi IV Puji Kinerja Kadis SDABMBK

Respons cepat Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan Khairul Azmi, mendapat apresiasi dari Komisi IV DPRD Medan. Sikap kooperatif dan kesigapannya menindaklanjuti laporan mengenai genangan air serta persoalan drainase dinilai membantu mempercepat penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, dalam rapat bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan, Senin (19/10/2026).

Dalam rapat yang berlangsung sekitar tiga jam itu, Paul secara terbuka menyampaikan pujian terhadap kinerja Khairul Azmi. Menurutnya, komunikasi yang terjalin baik antara Dinas SDABMBK dan anggota dewan membuat berbagai persoalan infrastruktur yang disampaikan masyarakat dapat lebih cepat direspons.

“Kami bersyukur saat ini Kadis SDABMBK kita, Khairul Azmi, sangat responsif dan bisa bekerja dengan baik,” ujar Paul, didampingi Wakil Ketua Komisi IV M Afri Rizki Lubis, Sekretaris Komisi IV Dame Duma Sari Hutagalung, serta sejumlah anggota Komisi IV lainnya.

Paul menjelaskan, selama ini Khairul Azmi dinilai mudah dihubungi dan terbuka dalam berkomunikasi dengan anggota dewan, terutama ketika menerima laporan mengenai titik-titik genangan air dan saluran drainase yang tidak berfungsi optimal di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, respons cepat dari perangkat daerah sangat dibutuhkan agar persoalan yang dilaporkan tidak berlarut-larut. Apalagi, genangan air dan buruknya fungsi drainase dapat mengganggu aktivitas warga serta membutuhkan penanganan yang tepat dari pemerintah kota.

“Jadi, Pak Wali, setiap kali kami menyampaikan adanya genangan dan drainase yang tidak berfungsi dengan baik, Kadis SDABMBK Medan selalu merespons dengan cepat dan memberikan solusi dari masalah yang kami sampaikan,” katanya.

Paul berharap pola komunikasi dan koordinasi yang telah terbangun antara Komisi IV DPRD Medan dan Dinas SDABMBK dapat terus dipertahankan. Ia menilai, sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penanganan persoalan perkotaan.

Ia juga berharap sikap responsif tersebut dapat menjadi contoh bagi OPD lain di lingkungan Pemko Medan, khususnya dalam menindaklanjuti aspirasi dan laporan yang disampaikan anggota dewan berdasarkan keluhan masyarakat.

“Kami berharap OPD-OPD lain juga bisa seperti Dinas SDABMBK. Memberikan respons yang cepat dan memberikan solusi yang terbaik. Karena apa yang kami sampaikan ini untuk kepentingan masyarakat, untuk Kota Medan yang lebih baik,” tegasnya.

Apresiasi serupa disampaikan anggota Komisi IV DPRD Medan, Rommy Van Boy. Ia menilai Khairul Azmi memiliki komunikasi yang baik dengan anggota dewan sehingga koordinasi terkait persoalan infrastruktur dapat berjalan lebih efektif.

Rommy berharap sikap kooperatif tersebut terus dipertahankan, terutama dalam upaya menangani persoalan banjir dan genangan yang masih menjadi perhatian masyarakat Kota Medan.

“Pak Kadis SDABMBK ini mudah dihubungi, cepat merespons. Kami berharap masalah banjir di Kota Medan dapat segera teratasi dengan kerja sama yang baik seperti ini,” ujar Rommy.

Menurutnya, penanganan banjir membutuhkan koordinasi dan tindak lanjut yang berkesinambungan. Laporan mengenai kondisi drainase, genangan, maupun persoalan infrastruktur lainnya perlu ditangani secara terarah agar solusi yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi IV DPRD Medan juga menyampaikan berbagai persoalan yang menjadi perhatian di lapangan. Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi OPD terkait untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mempercepat pembangunan infrastruktur kota.

Pantauan Sumut Pos, rapat bersama Wali Kota Medan, Wakil Wali Kota, dan sejumlah pimpinan OPD tersebut berlangsung selama sekitar tiga jam. Selama rapat, anggota Komisi IV menyampaikan beragam persoalan yang membutuhkan perhatian serta tindak lanjut pemerintah kota.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta seluruh OPD segera menindaklanjuti berbagai hal yang telah dibahas dalam rapat tersebut. Arahan itu diharapkan dapat memastikan setiap persoalan yang disampaikan memperoleh penyelesaian sesuai tugas dan kewenangan masing-masing perangkat daerah. (map/ila)

Respons cepat Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan Khairul Azmi, mendapat apresiasi dari Komisi IV DPRD Medan. Sikap kooperatif dan kesigapannya menindaklanjuti laporan mengenai genangan air serta persoalan drainase dinilai membantu mempercepat penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, dalam rapat bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan, Senin (19/10/2026).

Dalam rapat yang berlangsung sekitar tiga jam itu, Paul secara terbuka menyampaikan pujian terhadap kinerja Khairul Azmi. Menurutnya, komunikasi yang terjalin baik antara Dinas SDABMBK dan anggota dewan membuat berbagai persoalan infrastruktur yang disampaikan masyarakat dapat lebih cepat direspons.

“Kami bersyukur saat ini Kadis SDABMBK kita, Khairul Azmi, sangat responsif dan bisa bekerja dengan baik,” ujar Paul, didampingi Wakil Ketua Komisi IV M Afri Rizki Lubis, Sekretaris Komisi IV Dame Duma Sari Hutagalung, serta sejumlah anggota Komisi IV lainnya.

Paul menjelaskan, selama ini Khairul Azmi dinilai mudah dihubungi dan terbuka dalam berkomunikasi dengan anggota dewan, terutama ketika menerima laporan mengenai titik-titik genangan air dan saluran drainase yang tidak berfungsi optimal di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, respons cepat dari perangkat daerah sangat dibutuhkan agar persoalan yang dilaporkan tidak berlarut-larut. Apalagi, genangan air dan buruknya fungsi drainase dapat mengganggu aktivitas warga serta membutuhkan penanganan yang tepat dari pemerintah kota.

“Jadi, Pak Wali, setiap kali kami menyampaikan adanya genangan dan drainase yang tidak berfungsi dengan baik, Kadis SDABMBK Medan selalu merespons dengan cepat dan memberikan solusi dari masalah yang kami sampaikan,” katanya.

Paul berharap pola komunikasi dan koordinasi yang telah terbangun antara Komisi IV DPRD Medan dan Dinas SDABMBK dapat terus dipertahankan. Ia menilai, sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penanganan persoalan perkotaan.

Ia juga berharap sikap responsif tersebut dapat menjadi contoh bagi OPD lain di lingkungan Pemko Medan, khususnya dalam menindaklanjuti aspirasi dan laporan yang disampaikan anggota dewan berdasarkan keluhan masyarakat.

“Kami berharap OPD-OPD lain juga bisa seperti Dinas SDABMBK. Memberikan respons yang cepat dan memberikan solusi yang terbaik. Karena apa yang kami sampaikan ini untuk kepentingan masyarakat, untuk Kota Medan yang lebih baik,” tegasnya.

Apresiasi serupa disampaikan anggota Komisi IV DPRD Medan, Rommy Van Boy. Ia menilai Khairul Azmi memiliki komunikasi yang baik dengan anggota dewan sehingga koordinasi terkait persoalan infrastruktur dapat berjalan lebih efektif.

Rommy berharap sikap kooperatif tersebut terus dipertahankan, terutama dalam upaya menangani persoalan banjir dan genangan yang masih menjadi perhatian masyarakat Kota Medan.

“Pak Kadis SDABMBK ini mudah dihubungi, cepat merespons. Kami berharap masalah banjir di Kota Medan dapat segera teratasi dengan kerja sama yang baik seperti ini,” ujar Rommy.

Menurutnya, penanganan banjir membutuhkan koordinasi dan tindak lanjut yang berkesinambungan. Laporan mengenai kondisi drainase, genangan, maupun persoalan infrastruktur lainnya perlu ditangani secara terarah agar solusi yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi IV DPRD Medan juga menyampaikan berbagai persoalan yang menjadi perhatian di lapangan. Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi OPD terkait untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mempercepat pembangunan infrastruktur kota.

Pantauan Sumut Pos, rapat bersama Wali Kota Medan, Wakil Wali Kota, dan sejumlah pimpinan OPD tersebut berlangsung selama sekitar tiga jam. Selama rapat, anggota Komisi IV menyampaikan beragam persoalan yang membutuhkan perhatian serta tindak lanjut pemerintah kota.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta seluruh OPD segera menindaklanjuti berbagai hal yang telah dibahas dalam rapat tersebut. Arahan itu diharapkan dapat memastikan setiap persoalan yang disampaikan memperoleh penyelesaian sesuai tugas dan kewenangan masing-masing perangkat daerah. (map/ila)

Artikel Terkait


Terpopuler

Artikel Terbaru