26 C
Medan
Thursday, July 18, 2024

Tiket Kereta Api ke KNIA Hanya Rp60 Ribu

Seorang penumpang Kereta Api tengah melihat papan informasi terbaru keberangkatan KA per tanggal 28 April mendatang.
Seorang penumpang Kereta Api tengah melihat papan informasi terbaru keberangkatan KA per tanggal 28 April mendatang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengumuman perubahan jadwal perjalanan Kereta Api (KA) pertanggal 28 April di stasiun besar Medan sudah di pajang di depan pintu masuk Stasiun Besar KA Medan. Tak hanya itu, spanduk promo KA Medan-Kualanamu, Kualanamu-Medan pun tertulis besar di sekitar stasiun. Promo ini hanya berlaku bulan Mei.

“Pengguna jasa dari Kualanamu-Medan mendapatkan potongan tiket harga, di mana biasanya Rp80.000 kini hanya Rp60.000,” ujar Manager Ralink, Agus saat dikonfirmasi oleh Sumut Pos, Sabtu (26/4).

Tak hanya itu, perjalanan KA Bandara Kualanamu yang tadinya hanya 36 kali dalam sehari, juga akan dipertambah menjadi 40 kali Medan ke Kuala Namu-Kuala Namu ke Medan. “Waktu jarak tempuhnya juga semakin cepat, biasanya 37 menit kini hanya 30 menit,” katanya.

Humas PT KAI Divre I Sumut, Jaka Jarkasih juga menyampaikan adanya penambahan jumlah perjalanan ini dalam rangka jadwal perubahan perjalanan KA secara nasional 1 Juni mendatang. Namun, khusus di Medan dipercepat karena adanya permintaan pihak PT Railink yang mengoperasikan perjalanan KA Bandara untuk mengakomodir pengguna jasa (penumpang).

“Seharusnya perubahan jadwal secara nasional 1 Juni mendatang, tapi karena ada permintaan khusus dari pihak PT Railink maka khusus Divre I dipercepat,” katanya.

Dengan perubahan jadwal ini nantinya, jadwal keberangkatan perjalanan kereta api akan dipercepat. Misalnya, yang awalnya dalam satu jam hanya ada satu kali perjalanan, nantinya setelah ada perubahan dalam satu jam itu akan ada dua kali jadwal perjalanan.

“Perubahan jadwal ini sudah kita pertimbangkan melalui evaluasi. Kami melihat, dijam-jam tertentu pada jadwal perjalanan kereta api bandara yang sepi penumpang. Makanya, kami merubah jadwal perjalanan di jam-jam yang penumpangnya menumpuk,” katanya.

Selain itu, harga tiket untuk kelas ekonomi juga ada pengurangan karena adanya subsidi dari pemerintah. Harga tiket Rp40.000 dan Rp35.000, kini menjadi Rp20.000. “Untuk KA Sri Lelawangsa ada ada penambahan dua unit KRD, karena peminat menggunakan KA ini cukup bagus apalagi untuk jam-jam keberangkatan dan pulang kerja. Tapi belum menggunakan AC yang biasanya 16 perjalanan sekarang 20 perjalanan,” katanya.

Selain itu, perjalanan ke Binjai, Sri Lelawangsa sore hari juga ada perjalanan dari Medan-Tebing Tinggi dan sebaliknya. Tetapi perjalanan ini tidak intens. Dengan harga tiket Rp15.000. “Perubahan ini juga sudah mendapat persetujuan dan wewenang dari Departmen Perhubungan,” ujarnya. (put/azw)

Seorang penumpang Kereta Api tengah melihat papan informasi terbaru keberangkatan KA per tanggal 28 April mendatang.
Seorang penumpang Kereta Api tengah melihat papan informasi terbaru keberangkatan KA per tanggal 28 April mendatang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengumuman perubahan jadwal perjalanan Kereta Api (KA) pertanggal 28 April di stasiun besar Medan sudah di pajang di depan pintu masuk Stasiun Besar KA Medan. Tak hanya itu, spanduk promo KA Medan-Kualanamu, Kualanamu-Medan pun tertulis besar di sekitar stasiun. Promo ini hanya berlaku bulan Mei.

“Pengguna jasa dari Kualanamu-Medan mendapatkan potongan tiket harga, di mana biasanya Rp80.000 kini hanya Rp60.000,” ujar Manager Ralink, Agus saat dikonfirmasi oleh Sumut Pos, Sabtu (26/4).

Tak hanya itu, perjalanan KA Bandara Kualanamu yang tadinya hanya 36 kali dalam sehari, juga akan dipertambah menjadi 40 kali Medan ke Kuala Namu-Kuala Namu ke Medan. “Waktu jarak tempuhnya juga semakin cepat, biasanya 37 menit kini hanya 30 menit,” katanya.

Humas PT KAI Divre I Sumut, Jaka Jarkasih juga menyampaikan adanya penambahan jumlah perjalanan ini dalam rangka jadwal perubahan perjalanan KA secara nasional 1 Juni mendatang. Namun, khusus di Medan dipercepat karena adanya permintaan pihak PT Railink yang mengoperasikan perjalanan KA Bandara untuk mengakomodir pengguna jasa (penumpang).

“Seharusnya perubahan jadwal secara nasional 1 Juni mendatang, tapi karena ada permintaan khusus dari pihak PT Railink maka khusus Divre I dipercepat,” katanya.

Dengan perubahan jadwal ini nantinya, jadwal keberangkatan perjalanan kereta api akan dipercepat. Misalnya, yang awalnya dalam satu jam hanya ada satu kali perjalanan, nantinya setelah ada perubahan dalam satu jam itu akan ada dua kali jadwal perjalanan.

“Perubahan jadwal ini sudah kita pertimbangkan melalui evaluasi. Kami melihat, dijam-jam tertentu pada jadwal perjalanan kereta api bandara yang sepi penumpang. Makanya, kami merubah jadwal perjalanan di jam-jam yang penumpangnya menumpuk,” katanya.

Selain itu, harga tiket untuk kelas ekonomi juga ada pengurangan karena adanya subsidi dari pemerintah. Harga tiket Rp40.000 dan Rp35.000, kini menjadi Rp20.000. “Untuk KA Sri Lelawangsa ada ada penambahan dua unit KRD, karena peminat menggunakan KA ini cukup bagus apalagi untuk jam-jam keberangkatan dan pulang kerja. Tapi belum menggunakan AC yang biasanya 16 perjalanan sekarang 20 perjalanan,” katanya.

Selain itu, perjalanan ke Binjai, Sri Lelawangsa sore hari juga ada perjalanan dari Medan-Tebing Tinggi dan sebaliknya. Tetapi perjalanan ini tidak intens. Dengan harga tiket Rp15.000. “Perubahan ini juga sudah mendapat persetujuan dan wewenang dari Departmen Perhubungan,” ujarnya. (put/azw)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/