Home Blog Page 1060

Bakal Tambah Biaya Listrik Masyarakat, Proyek Rice Cooker Gratis Untungkan Siapa?

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah akan membagikan 680 ribu rice cooker gratis kepada masyarakat pada tahun ini. Untuk melaksanakan program tersebut, Kementerian Keuangan sudah menggelontorkan anggaran Rp347,5 miliar.

Anggota Komisi XI DPR RI Hidayatullah menilai, program pemerintah tersebut tidak ada dampak signifikannya kepada masyarajat, justru akan menambah beban ekonomi masyarakat. “Secara ekonomi, tidak ada dampak signifikannya. Justru rumah tangga dengan daya listrik 450 VA kian terbebani. Beban bayar listrik rakyat akan lebih mahal, efek besaran watt penanak nasi sekitar 200-300 watt,” kata Hidayatullah kepada Sumut Pos, Jumat (13/10).

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini memandang, kebijakan anggaran seharusnya diprioritaskan sesuai arah dari APBN, misalnya untuk memperbaiki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia yang masih tertinggal dari negara asia tenggara lain seperti Singapura, Thailand, atau Malaysia. “Bandingkan anggaran rice cooker sebesar Rp347 miliar, lebih tinggi dibanding anggaran untuk gizi balita, makanan tambahan ibu hamil, dan pelatihan nakes yang hanya Rp205 miliar di Kemenkes dan BKKBN cuma senilai Rp54 miliar. Inikan memprihatinkan,” ujar tokoh ekonomi syariah Sumatera Utara ini.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Serdangbedagai, dan Kota Tebingtinggi ini, mempertanyakan esensi program tersebut bagi perekonomian nasional. Program ini nyadinilai lebih condong memberi keuntungan bagi segelintir produsen penanak nasi. “Situasi ini sepertinya akan kembali mengulang kegagalan rencana kompor induksi listrik, dimana menyelesaikan masalah oversupply kelebihan listrik dengan cara yang kurang pas. Proyek ini untuk menguntungkan siapa?” tegasnya.

Kader senior PKS ini juga menambahkan, daripada bagi bagi rice cooker yang sifatnya pasif lebih baik pemerintah memperbanyak membuka lapangan kerja, kita semua tahu banyak orang yang akhirnya bertindak kriminal Karena terdesak tuntutan ekonomi.

Hidayatullah mengingatkan, pemerintah agar setiap kebijakan hendaknya dikaji dengan matang dan mendorong bagi kesejahteraan rakyat. ”Sementara wacana bagi-bagi 680 ribu rice cooker gratis seperti mendorong rakyat menjadi boros, tidak hemat. Apalagi di sisi lain pemerintah malah mengimbau masyarakat agar mengurangi konsumsi beras, karena harga beras yang kian meroket dan stok yang terbatas,” pungkasnya. (adz)

PLN Dukung Pengrajin Ulos Gunakan Mesin Tenun Electric

Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Sumatera Utara, Rizal Sirait (kiri) bersama Walikota Pematang Siantar dr. Susanti Dewayani, SpA (kanan) meninjau langsung mesin ulos electric di kampung tenun ulos di Tozai Baru Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematang Siantar, Sumatera Utara.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam mendukung upaya pemerintah untuk mewujudkan target Net Zero Emission tahun 2060, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara bersama Pemerintah Kota Pematang Siantar serahkan mesin ulos electric ke Kampung Tenun Ulos di Tozai Baru Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Penyerahan mesin ulos electric dilakukan langsung oleh Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum, Rizal Sirait bersama Walikota Pematang Siantar dr. Susanti Dewayani, SpA, ketua Dekranasda H. Kusuma Erizal Ginting, SH, dan Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematang Siantar Hasudungan Siahaan pada (11/10/2023) lalu.

Dalam sambutannya, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum, Rizal Sirait mengatakan mesin ulos electric merupakan sebuah inovasi untuk membantu pengrajin untuk mempermudah produksi dan memasarkan ulos.

“Dengan adanya mesin tenun electric ini dapat meningkatkan produksi kain ulos dari sebelumnya hanya menghasilkan dua dengan menggunakan mesin electric dapat menghasilkan hingga 5 kain ulos,” kata Rizal.

Walikota Pematang Siantar dr. Susanti mengucapkan terima kasih kepada PLN UID Sumatera Utara atas dukungan dan support berupa alat tenun electric kepada Kampung Tenun Ulos di Pematang Siantar. Ulos merupakan oleh – oleh khas Sumatera Utara.

“Bantuan Ini merupakan bukti konkret bentuk kolaborasi dan kerjasama antara PLN dengan Pemerintah Kota Pematang Siantar, yang tujuannya untuk meningkatkan perekonomian pelaku usaha ulos di Kota Pematang Sianțar,” ungkap Susanti.

Ditempat terpisah, General Manager PLN UID Sumatera Utar, Awaluddin Hafid menjelaskan Kota Pematang Siantar memiliki potensi sebanyak 2436 pengrajin ulos. Dengan menggunakan inovasi mesin tenun electric dapat meningkatkan produksi pengrajin ulos untuk memenuhi permintaan ulos di Sumatera Utara.

“Dalam memenuhi kebutuhan pasar khususnya dalam berbagai acara adat hingga oleh – oleh bagi wisatawan domestik maupun internasional, mesin tenun electric ini sangat bermanfaat karena dapat meningkatkan produksinya. Selain itu, dengan konsumsi daya yang sangat ekonomis yaitu sebanyak 7,3 kwh untuk memproduksi 1 kain ulos, tentu akan meringankan para pengrajin ulos,” tegas Awaluddin.

Nikodimus Ritonga, salah satu pengrajin ulos menjelaskan saat ini sudah bergabung 25 penenun ulos di fitur Marketplace PLN Mobile.

“Kami berterima kasih kepada PLN telah memberikan bantuan mesin tenun elektrik yang membuat produksi ulos kami semakin efisien. Tidak hanya itu PLN juga menyediakan wadah untuk kami menjual hasil produksi. Saat ini sudah 14 kain ulos yang terjual, kira-kira pendapatan kami Rp 3,8 juta,” pungkas Nikodimus. (ila)

Dukung Peternak Milenial, PLN Peduli Serahkan Bantuan ke Kelompok Ternak Insani Farm

Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Binjai, Arief Rahman Hakim bersama Assisstant II Pemerintah Kota Binjai, Joko Waskitono secara simbolis melakukan peninjauan penyediaan hewan domba di rumah kandang domba (11/10)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyerahkan bantuan program bina ternak kepada kelompok ternak Insani Farm di Kelurahan Tunggu Rono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Bantuan PLN Peduli yang diberikan berupa biaya untuk pembangunan kandang domba, rumah pengelolaan pakan dan kompos, mesin pencacah pakan, sanitasi dan penyediaan hewan domba yang nantinya akan dikembangkan melalui proses breeding dan Fattening.

Penyerahan bantuan PLN Peduli dilakukan oleh Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Binjai, Arief Rahman Hakim bersama Assistant II Pemerintah Kota Binjai, Joko Waskitono. Turut hadir Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Binjai, Ralasen Ginting, Kepada Bidang Kesehatan Hewan, Drh Jefri, Kepada Bidang Sarana dan Prasarana Kota Binjai, Adriansyah dan Manager Komunikasi dan TJSL, Yasmir Lukman (11/10/2023).

Dalam sambutan Manager UP3 Binjai, Arief Rahman Hakim mengatakan pemberian bantuan tersebut merupakan program PLN Peduli yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan lingkungan.

“Progam bina ternak ini diharapkan dapat membantu dan mendorong kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di sekitar Kelurahan Tunggu Rono. Program ini juga diharapkan dapat menjadi wadah para kelompok ternak yang terdiri dari mahasiswa fakultas peternakan dapat mengimpelentasikan ilmu yang diraih di universitas,” ujar Arief.

Assistant II Bidang Pemerintah Kota Binjai, Joko Waskitono menyampaikan Pemerintah Kota Binjai menyambut baik program yang diberikan oleh PLN Peduli untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan di Kota Binjai.

“Pemerintah Kota Binjai menyambut baik program yang diberikan oleh PLN Peduli kepada kelompok ternak Insani Farm. Kami berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan dapat terus berkembang sehingga perekonomian masyarakat di Kelurahan Tunggu Rono dapat lebih baik lagi,” ungkap Joko.

Ditempat terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Awaluddin Hafid menegaskan PLN menjalankan proses bisnis dengan berfokus pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang seimbang dan berkesinambungan melalui empat pilar utama yang terintegrasi, yaitu Ekonomi, Sosial, Lingkungan dan Tata Kelola. Pelaksanaan program CID dilakukan berdasarkan inisiatif keberlanjutan yang mampu menciptakan impact jangka panjang.

“PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara punya komitmen untuk mendukung pencapaian SDG’s dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Untuk itu, PLN UID Sumatera Utara selalu mendukung pengembangan komunitas maupun pelaku UMKM untuk naik kelas sehingga masyarakat mempunyai kemandirian ekonomi dan mampu bersaing di era globalisasi saat ini,” tutur Awaluddin. (ila)

Tri Bersama Vidio dan VIVO Kolaborasi Ajak Gen Z Nobar

PRINGSEWU, SUMUTPOS.CO – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) melalui brand Tri berkolaborasi dengan mitra strategisnya, platform Over The Top (OTT) Vidio dan brand smartphone VIVO dalam memberikan layanan digital. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat posisi Tri sebagai provider yang memberikan pengalaman berkesan bagi para pelanggannya. Mengedepankan ciri khas semangat anak muda, Tri, Vidio, dan VIVO menghadirkan konten hiburan dan olahraga.

Ritesh Kumar Singh, Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan pasca merger brand Tri di region Sumatera mengalami pertumbuhan pelanggan paling tinggi yakni sekitar 2,6% dan penambahan sites hingga dua kali lipat.

“Dengan adanya penambahan jaringan Indosat di Sumatera, brand Tri ingin memaksimalkan kehadirannya dengan mengadakan kerjasama dengan brand seperti VIVO dan Vidio yang memiliki target pelanggan yang sama yaitu Gen Z”, ucapnya.

Sepanjang Oktober hingga Desember 2023, Tri bersama VIVO dan Vidio, menggelar sejumlah aktivitas di beberapa provinsi untuk bisa menjangkau lebih luas area cakupan jaringannya, antara lain:
• Indosat x Vidio: Nobar Premiere League dengan melibatkan 100 – 200 peserta dari komunitas lokal. Nobar akan berlangsung di 4 Kota Kabupaten yaitu:
o Pringsewu (ManUTD vs Brentford, 7 Oktober)
o Jambi (ManUTD vs ManCity, 28 Oktober)
o Pangkal Pinang (Chelsea vs ManCity, 11 November)
o Medan (Liverpool vs ManCity, 25 November)
• Indosat x VIVO: Kompetisi digital baik secara online & offline lewat misi yang berhubungan dengan jaringan Indosat dengan hadiah menarik berupa smartphone VIVO

Ritesh menambahkan dengan adanya kolaborasi brand Tri bersama VIVO dan Vidio ini diharapkan dapat menambah brand awareness mengenai jaringan kuat Indosat terutama Tri di masyarakat Sumatera khususnya Pringsewu Provinsi Lampung, Jambi, Pangkal Pinang dan Medan.

Indosat, melalui Tri secara konsisten akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan pengalaman digital kelas dunia yang menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia. (rel/ram)

Korban Guru Honorer di Langkat Bertambah

CABUL: Oknum guru honorer di salah satu sekolah di Tanjungpura, Langkat, yang ditangkap polisi karena diduga pencabulan.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Parah! Kata ini pantas disematkan kepada guru olahraga yang berstatus honorer di salah satu sekolah negeri di Kabupaten Langkat berinisial JP (28). Siswa yang diduga menjadi korban pencabulan oleh tersangka terus bertambah.

Semula 10 siswa yang menjadi korban. Kini bertambah 5 menjadi 15 orang. “Ya, 15 orang korbannya,” jelas Kasi Humas Polres Langkat, AKP S Yudianto, Jumat (13/10/2023).

Parahnya, terdapat 4 orang siswa berjenis kelamin pria diduga menjadi korbannya. “Siswi perempuan 11 orang dan siswa laki-laki 4 orang,” urainya.

Selain memegang kemaluan korban, pelaku juga diduga melakukan hal bejat lainnya dengan mengencingi para korban. “Kalau kasat mata seperti ada gangguan jiwa terhadap pelaku. Meski demikian kemungkinan akan dipanggil psikiater untuk mengecek kejiwaan pelaku,” ujar Yudianto.

Sebelumnya, JP nyaris diamuk massa oleh orang tua korban saat digiring Unit Reskrim Polsek Tanjungpura dari sekolahnya, Senin (9/10/2023). Dugaan pencabulan yang dilakukan JP terungkap ketika korban melaporkan kepada ayahnya dengan alasan tidak mau sekolah. Korban berujar kepada ayahnya takut untuk sekolah, karena pada saat jam pelajaran olahraga kemaluan korban dipegang, diraba-raba oleh pelaku.

Kejadian yang dialami korban diduga terjadi di depan kelas. Saat itu modus pelaku memanggil korbannya.

Mendengar pengaduan korban, sang ayah kemudian mendatangi sekolah. Sesampainya di sekolah, ternyata beberapa orang tua murid juga telah berada di sekolah guna mengadukan perihal yang sama.

Pelaku dipersangkakan pasal 82 ayat (2) UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. (ted/ram)

Staf Ahli non-Akademik STIM Sukma: Sapta Pesona sebagai Dasar Keberhasilan Pariwisata

PARIWISATA: Kegiatan sosialisasi peran serta masyarakat dalam pariwisata di Kota Sibolga.ISTIMEWA.

SUMUTPOS.CO – ”PENTINGNYA Sapta Pesona sebagai dasar keberhasilan pariwisata. Sesederhana itu,” kata Yan Djuna CPDM CSMMP selaku praktisi pariwisata.

Ia berbicara di depan peserta program pemasaran pariwisata kegiatan peningkatan peran serta masyarakat dalam pengembangan kemitraan pariwisata. Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi peran serta masyarakat dalam pariwisata diikuti mahasiswa dan Pokdarwis se-Kota Sibolga.

Yan Djuna CPDM CSMMP diundang Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Sibolga sebagai nara sumber. Tidak sendiri, pengamat pariwisata dan ekonomi kreatif ini hadir bersama Mukhlis Nasution MSi yang juga tampil sebagai nara sumber dengan materi peran serta masyarakat dalam sektor pariwisata.

Dari kegiatan ini dijabarkan bagaimana agar peserta memahami apa yang harus dilakukan untuk membangun peran serta serta pemahaman dan pemasaran pariwisata Kota Sibolga.

Tidak perlu membahas pariwisata terlalu jauh dan luas, bila dasarnya yaitu sapta pesona tidak dilaksanakan dengan baik. Demikian pula apabila suatu destinasi wisata tidak bisa menjamin keamanan, ketertiban, kebersihan, keindahan, kesejukan, keramahtamahan dan kenangan sebagaimana unsur dari sapta oesona yang dilambangkan matahari.

”Silakan dipikirkan kembali untuk berharap wisatawan akan kembali berwisata. Sebab wisatawan tidak merasa nyaman dan bahagia. Bali bisa kenapa Kota Sibolga tidak bisa?” jelas Yan Djuna CPDM CSMMP.

Ia mengemukakan bahwa Kota Sibolga sudah memiliki potensi bahari. Sama seperti Pulau Bali. Namun tidak harus jadi seperti Bali. ”Sebagai salah satu kota di Sumut yang memiliki keindahan alam tepi pantai dengan gugusan pulau-pulau yang mempesona, menjadikan kota ini memiliki daya tarik tersendiri untuk menarik wisatawan, ini selanjutnya kan harus dikembangkan lalu dipromosikan,” ucapnya.

Sangat disayangkan jika tidak dikelola dan dikembangkan, dan pemerintahannya tidak serius tidak mengajak masyarakat untuk bersama bersinergi berperan aktif membangun Kota Sibolga sebagai kota tujuan wisata bahari yang mandiri.

”Kegiatan oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Sibolga dengan mengundang Saya dan Pak Mukhlis sebagai nara sumber kegiatan ini sangat tepat,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa diperlukan persiapan, perencanaan, strategi yang bersifat jangka panjang dan berkelanjutan untuk menghadirkan pariwisata yang diharapkan. Demikian pula dukungan fasilitas dan SDM yang berkualitas agar potensi pariwisata yang sudah ada semakin mendapatkan perhatian tidak hanya nasional tetapi juga internasional.

”Ketika semua berjalan sesuai rancangan dan program dengan melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, swasta, stakeholders maka akan meningkatkan kesejahteraan, perekonomian masyarakat dan pendapatan asli daerah,” jelas Yan Djuna CPDM CSMMP.

Kegiatan ini dibuka Plt Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Sibolga diwakili Putri Shara Nasution (kepala Bidang Pariwisata). Acara berlangsung di dua tempat berbeda selama dua hari.

Dimulai Senin (9/10) di Restoran Thamrin Kota Sibolga. Setelah itu berlanjut ke Pelabuhan Lama untuk bermalam di Pulau Kalimantung dengan perahu bermotor. Pulang keesokan harinya, Selasa (10/10).

Pulau Kalimantung sendiri adalah sebuah pulau yang kini lagi viral. Sebab menawarkan persona pemandangan pantai yang indah, hamparan pasir yang putih, perbukitan hijau dan langit yang biru.

Tidak heran bila saat ini menjadi destinasi wisata unggulan Pemerintah Kabupaten Tapanulitengah. Setiap hari, ratusan wisatawan mengunjungi pulau ini untuk healing dan berwisata, apalagi bila cuaca sangat cerah dan baik.

Yan Djuna CPDM CSMMP pernah menetap di Pulau Bali selama satu dekade. Sekarang ia menetap di Kota Medan, kota kelahirannya. Yan Djuna CPDM CSMMP pun kerap berbagi pengalaman di industri perhotelan dan pariwisata kepada siapapun yang membutuhkan.

Tak heran bila karena hal ini yang akhirnya membuat Yan Djuna CPDM CSMMP menjadi staf ahli non-Akademik Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma yang memiliki Program Studi Manajemen S1 Pariwisata dan Pemasaran. (dmp)

Ingkar Janji, Warga Sicanang akan Demo PDAM Tirtanadi

PIPA: Togu Urbanus Silaen ketika bersama pihak PDAM melihat sejumlah pipa penyalur air bersih dikawasan Sicanang.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Dianggap telah mengingkari janji terhadap masyarakat. Dalam waktu dekat ini, warga Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan akan melakukan aksi ke kantor PDAM Tirtanadi dan Kantor Gubernur Sumatera Utara.

Pasalnya warga Kelurahan Sicanang khususnya warga Lingkungan lll, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan kesulitan mendapatkan air bersih yang dipasok melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sehingga warga terpaksa mengunakan alat bantu berupa daf untuk mengisap air agar bisa mengalir ke rumah warga. Selain itu juga pihak PDAM, telah berjanji untuk menyelesaikan permasalahan warga yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

“Ya bang, beberapa tahun yang lalu pihak Direksi PDAM Pusat telah berjanji akan segera mengatasi persoalan air bersih di Kelurahan Sicanang. Bahkan beberapa waktu lalu, kita juga ikut turun mendampingi pihak dari PDAM Pusat untuk melihat di beberapa titik pompa untuk memastikan apakah debit air cukup dan kondisi air layak apa tidak.” ucap Ketua Forum Masyarakat Sicanang ( Formasi) Togu Urbanus Silaen pada Sumut Pos, Jumat (13/10/2023) siang.

Dikatakan Caleg PSI dari Dapil ll ini bahwa permasalahan air bersih di Kelurahan Sicanang sudah berlangsung bertahun-tahun dan sampai saat ini tidak ada solusinya.

“Kalau Kepala cabang PDAM Belawan sudah berapa kali ganti, tapi persoalan ini tak juga selesai malah semakin parah. Dan saya melihat tidak adanya keseriusan dari PDAM Tirtanadi untuk menyelesaikan masalah ini, meski sudah beberapa kali saya hubungi lewat telpon seluler. Untuk itu saya merasa perlu turun bersama masyarakat untuk meneriakkan aspirasi kami bang,” tambahnya.

Lebih lanjut Togu Urbanus Silaen mengatakan sebelum melaksanakan aksi damainya itu, pihak Formasi telah membuat surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian dengan jumlah masa sebanyak 100 orang.

“Kalau aksi kita ini juga tidak ditanggapi, maka kita akan menurunkan masa yang lebih banyak lagi. Rencana aksi kita laksanakan pada Senin (16/10/2023) dengan titik kumpul di Lingkungan lll Kelurahan Sicanang,” tutupnya. (mag-1/ram)

Barak Narkoba di Pinggiran Binjai Masih Beroperasi, Zainuddin Purba Tak Lelah Aksi Tunggal

Anggota DPRD Sumut, Zainuddin Purba.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Anggota DPRD Sumut, Zainuddin Purba tak kenal lelah menyuarakan aspirasi masyarakat terkait maraknya barak narkoba dan judi di pinggiran Kota Binjai yang terus beroperasi, meski sudah berulang kali dilakukan penggerebekan. Karenanya, lokasi ilegal yang kebal hukum ini diminta untuk terus ditindak agar dapat tutup seutuhnya.

Pria yang akrab disapa Pak Uda ini merasa malu atas predikat Sumut yang dinyatakan peringkat pertama sebagai pengguna dan peredaran narkotika terbanyak di Indonesia.

“Saya merasa sangat malu sebagai salah seorang pejabat daerah, atas predikat Sumatera Utara masih peringkat 1 pengguna dan peredaran narkotika terbanyak di Indonesia. Dan masih peringkat pertama tertinggi tingkat kriminal di Indonesia,” kata Zainuddin Purba, Jumat (13/10/2023).

Sumut, kata dia, banyak lahir tokoh hebat yang berkiprah di tingkat nasional. Karenanya, dia akan melanjutkan perjuangannya.

Dia tak lupa mengapresiasi langkah Polda Sumut dan jajarannya serta BNNP yang sudah melakukan penindakan. “Namun perlu saya sampaikan bahwasanya kinerja Kapolda Sumut dan jajarannya masih seperti 2 sisi mata uang. 1 sisi ada penindakan, 1 sisi ada pembiaran,” seru dia.

Dia juga menyebut sudah berulang kali menyampaikan kepada aparat kepolisian bahwa barak narkoba di Dusun Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang berbatasan langsung dengan Kota Binjai masih terus beroperasi dengan bebas. Lantas apa dampaknya kepada masyarakat?

“Sampai hari ini saya masih mendapat keluhan, laporan bahwasanya tetangga saya ini banyak yang kehilangan, masih ada yang dibegal. Jadi saya akan lakukan apapun itu, baik itu menyuarakannya, baik itu demo terhadap siapapun kapoldanya, siapapun Kepala BNNP Sumut. Kalau begini cara kinerjanya saya akan masih tetap lakukan tugas saya sebagai wakil rakyat menyuarakan aspirasi masyarakat,” ujar dia.

Meski sudah berulang kali melakukan aksi tunggal, Zainuddin Purba akan kembali melakukan hal serupa. Dia menyebut, sudah masukan surat pemberitahuan demo tunggal ke Polda Sumut dan Polrestabes Medan.

“Aksi demo tunggal akan saya lakukan kembali di depan Mapolda dan BNNP Sumut pada Senin (16/10). Saya akan terus berjuang bagaimana peringkat buruk, predikat buruk Sumut ini pada masa-masa yang akan datang bisa berubah menjadi predikat baik,” pungkasnya. (ted/ram)

Dit Polairud Polda Sumut Bagikan Buku dan Iqra kepada Anak-anak di Kampung Nelayan Belawan

BUKU BACAAN: Dit Polairud Polda Sumut memberikan bantuan Buku Bacaan, Iqra' dan Alquran kepada anak anak sekolah TK di Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan 1 Kecamatan Medan Belawan, Jumat, (13/10/2023).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO- Dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat, Direktorat Polisi Air dan Udara (Dit Polairud) Polda Sumut terus memberikan pelayanan kepada setiap warga terutama dalam hal pendidikan. Kali ini, Dit Polairud Polda Sumut memberikan bantuan Buku Bacaan, Iqra dan Alquran kepada anak anak sekolah TK di Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan 1 Kecamatan Medan Belawan, Jumat (13/10/2023).

Personel DIT Polairud juga menyediakan ruang baca bagi anak anak guna mendukung pendidikan anak anak sekolah di Kampung tersebut.

Komandan Kapal Pol II 2031 Perpustakaan Terapung Dit Polairud Polda Sumut Aipda Bachtiar Sinaga, mengatakan, kegiatan edukasi merupakan bagian dari kegiatan pihaknya. Dalam kesempatan ini, Dit Polairud Polda Sumut tidak hanya membagikan, juga harus bisa memberikan edukasi terkait dari isi buku yang kami bagikan.

“Kami memberikan Alquran dan Iqra, pastinya kami mengajarkan mereka mengaji dan juga memahami isi dari Alquran dan Iqra tersebut,” ucapnya.

Rusmini, salah seorang warga mengatakan terima kasih kepada personel Polisi Air yang sudah memberikan Iqra dan Alquran.

“Dengan kedatangan bapak bapak polisi air kemari, membuat kegiatan anak anak disini menjadi lebih positif ucapnya.(mag-1/ram)

Ragam Inovasi Canggih New Almaz RS Pro Hybrid Beri Pengalaman Berkendara Tanpa Batas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masih menjadi bagian dari rangkaian acara peluncuran New Almaz RS, Wuling Motors (Wuling) menggelar event pameran mulai dari tanggal 11 hingga 15 Oktober di Deli Park Medan. 

Setelah sukses diluncurkan di Jakarta, kini kami menghadirkan New Almaz RS kepada masyarakat di Medan. Medium SUV terbaru ini, kami hadirkan dengan semangat ‘Drive Unlimited Way’ yang telah menjadi ciri khas Almaz, yang kini hadir kembali dalam wujud yang lebih modern, canggih, dan menginspirasi Anda untuk bergerak maju, menghadapi tantangan, dan meraih tujuan tanpa batas. Mari kunjungi Delipark Mall untuk melihat langsung tampilan baru yang inovatif New Almaz RS,” ujar Angga, Regional Sales Manager Wuling Motors.

Pada kesempatan ini  Wuling Motors (Wuling) memperkenalkan ragam inovasi canggih yang tersedia pada medium SUV ini.  Ragam inovasi tersebut diantaranya teknologi Hybrid, Wuling Indonesian Command (WIND), Advanced Driver Assistance System (ADAS), sampai dengan Wuling Remote Control App.

 “Penyematan ragam inovasi mulai dari WIND, ADAS, hingga Wuling Remote Control App menjadi keunggulan yang akan tetap terus kami hadirkan di New Almaz RS sehingga para konsumen bisa merasakan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman. Kami harap melalui produk ini, seluruh konsumen untuk dapat merasakan berkendara tanpa batas yang sejalan dengan semangat ‘Drive Unlimited Way’,” ujar Danang Wiratmoko selaku Product Planning Wuling Motors.

Kemudian, inovasi lainnya adalah Wuling Remote Control App. Fitur ini memampukan penggunanya untuk terhubung dengan kendaraan serta mengendalikan beragam fitur kendaraan melalui sentuhan jari pada smartphone maupun head unit. Dengan menggunakan MyWuling+, pengguna dapat mengoperasikan beberapa fitur seperti menghidupkan dan mematikan kendaraan, membuka dan menutup jendela, sampai dengan mengunci dan membuka kunci pintu mobil dari jarak jauh.

Inovasi ini semakin memudahkan penggunanya baik selama mempersiapkan perjalanan hingga selama berkendara. Selain itu, pengguna dapat mengakses navigasi, musik, serta mengirim dan menerima pesan secara daring pada head unit yang terhubung dengan internet. 

Wuling New Almaz RS Pro Hybrid menjadi trim tertinggi dari seri Almaz terbaru. Varian ini menggunakan mesin bensin 4-silinder berkapasitas 2.000 cc yang dikombinasikan dengan motor listrik serta baterai berkapasitas 1,8 kWh yang mampu menghasilkan performa mengesankan dan efisiensi bahan bakar. Hal ini berkat sistem Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang menggabungkan kedua sumber daya tersebut.

Sistem penggerak pada New Almaz RS Pro Hybrid termasuk dalam kategori series-parallel hybrid yang mendukung 3 mode penyaluran daya, yaitu EV Mode, Series Hybrid, dan Parallel Hybrid. Pada EV Mode, roda digerakan secara penuh oleh motor listrik yang mengambil energi dari baterai.

Sementara itu pada mode Series Hybrid, roda tetap digerakan oleh motor listrik, namun mesin bensin menyala untuk mengisi data listrik baterai via motor generator. Pada mode Parallel Hybrid, mesin bensin dan motor listrik beroperasi secara bersamaan untuk menghasilkan performa yang maksimal.

Sistem ini mampu menentukan mode berkendara secara otomatis yang disesuaikan dengan kondisi baterai, kecepatan kendaraan, serta gaya berkendara penggunanya. (ika)