30 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 1180

Haul ke-2 Haji Anif Berjalan Lancar, Wagubsu Ucapkan Terima Kasih

FOTO: Wagub Sumut Musa Rajekshah memamerkan foto almarhum ayahandanya, Haji Anif.ist/SUMUT POS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan Haul ke-2 Haji Anif Bin Haji Gulrang Shah pada Jumat (25/8) lalu di Masjid Al Musannif Cemara Asri, Kabupaten Deliserdang. Acara ini dihadiri ribuan umat muslim dari berbagai daerah di Sumut hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ustad Adi Hidayat.

Haul berjalan khidmat, Ustad Adi Hidayat memberikan tausiyah dan dilanjutkannya dengan menjadi Khatib Salat Jumat. Presiden Jokowi juga turut Shalat Jumat di Masjid Al-Musannif sekaligus melakukan ziarah bersama-sama ke makam Almarhum Haji Anif.

“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi, Ustad Adi Hidayat dan ribuan jamaah yang telah menyempatkan waktu untuk menghadiri Haul ke-2 Almarhum Dadak (ayah-red) dan ikut mendoakan. Ucapan sama juga kepada teman, saudara dan keluarga yang tidak hadir tapi tetap ikut mendoakan almarhum. Kami mohon maaf bila ada kekurangan dalam pelayanan dan penyambutan,” harap Ijeck, usai silaturahmi dengan panitia Haul ke-2 Haji Anif di Rumah Dinas Jabatan Wagub, Jalan Teuku Daud, Medan, Senin (28/8).

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang telah membantu menyukseskan acara tersebut. “Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang telah ikhlas ikut membantu menyukseskan acara,” kata Ijeck.

Selain kegiatan agama, Haul ke-2 Haji Anif juga diisi dengan kegiatan sosial Pasar Raya Jumat hingga peluncuran buku “Dadak Tidak Pernah Pergi: Mengabdi untuk Mengabadi” bersama Gramedia. Buku ini pun bisa ditemukan di gramedia store di Indonesia. “Buku ini dijual di storenya gramedia karena memang aturannya seperti itu, tapi hasil penjualannya ini kembali ke Yayasan Haji Anif dan dari yayasan akan kembali ke umat,” katanya.

Buku ini melanjutkan niat Almarhum Haji Anif melanjutkan buku pertama ‘Hidup Ikhlas Tanpa Tipu Muslihat’ yang berisi perjalanan hidup Almarhum Haji Anif semasa hidup. “Buku Dadak Tidak Pernah Pergi ini adalah buku kedua, melanjutkan niat Dadak ingin membuat buku kedua. Tapi belum dibuat, Dadak sudah berpulang, jadi saya ingin menunaikan keingginananya,” ujarnya.

Niat membuat Buku ini, lanjut Ijeck disampaikan ke PT Elex Media Komputindo, penerbit di bawah naungan Kompas Gramedia. “Saat saya jumpa dengan PT Alex Media, saya cerita dan akhirnya kita diskusi siapa yang pas dan jumpalah dengan Gus Dhofir. Gus Dhofir yang menulis menjadi bahasa yang menarik saya cuma mengisahkannya saja,” ujar Ijeck.

Ijeck berharap kisah-kisah Almarhum Haji Anif yang dituangkan dalam buku ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi siapa saja yang membacanya khususnya generasi muda.(gus/ila)

Bupati Poltak Sitorus Buka Pelatihan Barista

PELATIHAN: Bupati Toba Poltak Sitorus membuka pelatihan barista.ist/SUMUT POS.

TOBA, SUMUTPOS.CO – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Kabupaten Toba menggelar pelatihan barista di Hollywood Cafe, Balige, Jumat(25/8)lalu. Bupati Toba, Poltak Sitorus membuka langsung pelatihan tersebut, yang diikuti oleh 20 peserta dari 3 kecamatan, yakni Kecamatan Balige, Kecamatan Tampahan, dan Kecamatan Laguboti.

Saat menyampaikan sambutan dan bimbingannya, Poltak Sitorus menekankan agar para peserta benar-benar mengikuti pelatihan yang akan berlangsung hingga tanggal 29 September. “Yang pintar itu yang banyak bertanya. Jadi jangan sia-siakan pelatihan ini,” ujar Poltak Sitorus mengawali sambutannya.

Bupati juga menyampaikan, bahwa pelatihan ini harus benar-benar berhasil dengan menghasilkan barista yang profesional. Jangan hanya sekadar menghabiskan anggaran tanpa hasil yang maksimal. “Saya ingin hasil dari pelatihan ini nanti, di Toba ada barista profesional. Harus mengarah ke profesional. Jangan hanya menghabiskan anggaran,” katanya.

Untuk menghasilkan barista yang profesional, maka peserta harus benar-benar belajar dan mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh hingga mampu mengenal jenis dan karakter kopi. “Barista itu harus tau kopi. Karena kalau tidak tau, bagaimana nanti menjelaskan kopi ini begini, kopi ini begini. Harus bisa menjelaskan kopi itu,”tambanya.

Saat ini, bisnis kopi kian menggurita karena kenaikan trend ‘Ngopi’ dikalangan anak muda. Jika pada tahun-tahun sebelumnya kopi hanya identik dengan minuman orang tua, kini kopi sudah semakin trend dikalangan anak muda, khususnya kalangan usia 20-an tahun.

“Bisnis kopi kopi semakin berpeluang karena trend minum kopi terus meningkat bahkan sejak usia 20-an tahun. Banyak sekarang mahasiswa senangnya minum kopi. Apalagi sekarang Toba masuk dalam kawasan DPSP, pasar semakin luas,” pesannya lagi.

Untuk menghadapi para wisatawan, Poltak Sitorus juga meminta agar para peserta pelatihan harus benar-benar belajar soal sikap, attitude, keramah-tamahan.

Menanggapi hal tersebut, Ludi Antoni Manik, Master Trainer yang melatih para peserta mengatakan bahwa pada pelatihan tersebut, akan menyampaikan 9 materi. Dari 9 materi tersebut, hanya 3 materi yang berhubungan dengan kopi, sedangkan 6 materi lainnya adalah soal attitude.

Sebelum meninggalkan tempat pelatihan, Poltak Sitorus menyempatkan diri untuk merasakan rasa kopi Toba dari Habinsaran yang diracik oleh pelatih.

Turut hadir Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Requel Hasadaan, Kadis Kominfo Sesmon TB Butarbutar, Sekretaris Dinas Perindagkop Manuntun Sagala, Sekcam Kecamatan Balige Noval Pardede,dan lainnya. (*/mag-10/han)

Pelatihan Pembuatan Souvenir di Asahan, Momentum Tumbuhkan Semangat Kewirausahaan

SAMBUTAN: Ketua Dekranasda Sumut, Nawal Lubis Edy Rahmayadi saat membuka Pelatihan Pembuatan Souvenir di Asahan.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Dekranasda Sumatera Utara, Nawal Lubis Edi Rahmayadi bersama Ketua Dekranasda Asahan, Hj. Titiek Sugiharti Surya membuka pelatihan pembuatan souvenir yang diikuti oleh 5 Kabupaten/Kota Pantai Timur II di Rumah Dinas Bupati Kabupaten Asahan, Rabu (30/8).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Utara Mulyadi Simatupang menjelaskan, pelatihan ini adalah suatu bentuk dukungan yang diberikan kepada UKM di seputaran Pantai Timur Sumut sebagai pendukung bangkitnya ekonomi daerah, serta menambah penghasilan masyarakat. “Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari, dan diikuti sebanyak 20 peserta yang berasal dari Kabupaten Kota yang ada di Pantai Timur”, Ujar Mulyadi.

Sementara Ketua Dekranasda Kabupaten Asahan, Hj. Titiek Sugiarti Surya dalam sambutannya berharap kegiatan ini dapat mengembangkan sumberdaya pengrajin, dan menciptakan pelaku usaha baru di 5 Kabupaten/Kota, agar pengrajin dapat menghasilkan produk khas buatan daerah dengan menggunakan wastra daerah masing – masing.

Titiek juga berharap para peserta pelatihan dengan tekun dan bersungguh – sungguh, sehingga dapat menyerap semua ilmu yang diajarkan. Dirinya juga berharap agar kegiatan yang dilaksanakan ini menjadi momentum tumbuhnya semangat kewirausahaan di Kabupaten Asahan. “Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dekranasda menyambut baik pelaksanaan kegiatan pelatihan pembuatan souvenir yang diadakan di Kabupaten Asahan”, ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Sumatera Utara Ny. Nawal Lubis Edi Rahmayadi mengatakan Dekranada sebagai organisasi yang mendukung visi-misi pemerintah daerah memiliki kontribusi membina UKM dan IKM. Untuk itu, Nawal Lubis berharap kepada para peserta dapat dengan sungguh-sunguh mengikuti pelatihan ini. “Saya juga berharap kegiatan-kegiatan Dekranasda dapat terus dijalankan secara berkesinambungan, sehingga pengrajin kita semakin berdaya saing dan produk-produk kerajinan nusantara berbasis warisan tradisi dan budaya bangsa semakin diminati masyarakat”, jelas Nawal.(dat/han)

Pemkab Labuhanbatu Tingkatkan Fungsi KPM dan Kader Posyandu

PEMBINAAN:Pemkab Labuhanbatu Tingkatkan Fungsi KPM dan Kader Posyandu memberikan pembinaan peran dan fungsi dua kader yang paling sering bersentuhan dengan masyarakat. fajar/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Asisten I Pemerintahan dan Kesra Pemkab Labuhanbatu, Sarimpunan Ritonga memberikan pembinaan terkait peran dan fungsi dua kader yang paling sering bersentuhan dengan masyarakat. Yakni, fungsi Kader pembangunan manusia (KPM) dan Kader Posyandu.

“Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus berupaya meningkatkan kapasitas dan sumberdaya manusia (SDM) masyarakat Labuhanbatu. Upaya dan langkah memberikan pembinaan terkait peran dan fungsi kader pembangunan manusia (KPM) dan kader posyandu,” kata Sarimpunan, di ruang data dan karya kantor Bupati Labuhanbatu jalan SM Raja Rantauprapat, Selasa (29/8).

Pokok utama dalam pembinaan itu ialah peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesehatan masyarakat dalam konvergensi penurunan dan pencegahan stunting yang dimulai dari tingkat desa.

Sarimpunan menyebutkan, kader pembangunan manusia dan kader posyandu harus senantiasa secara terus menerus melakukan pemantauan terhadap seribu hari pertama kehidupan (HPK). Dimulai dari pemantauan ibu hamil. Pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita. Dimana kegiatan ini dapat dilakukan di posyandu sebagai wadah kesehatan dasar atau usaha kesehatan berbasis masyarakat.

“Pembinaan kader hari ini merupakan aksi kelima dari delapan aksi integrasi, intervensi dalam penurunan stunting,” ujar Sarimpunan.

Menurut Asisten I, KPM dan Posyandu adalah kader masyarakat terpilih yang mempunyai kepedulian dan bersedia mengabdikan diri untuk ikut berperan dalam pembangunan manusia, diantaranya melalui peran penurunan dan pencegahan stunting di desa maupun kelurahan.

Sarimpunan menyampaikan, KPM dan Posyandu memiliki tugas meningkatkan kapasitas dan kualitas sumberdaya manusia di pedesaan, meningkatkan kepedulian serta pemahaman masyarakat dan pemerintah desa dalam penanganan dan pencegahan stunting.

“KPM dan Posyandu mampu meningkatkan peranserta dan partisipasi dalam proses penangan dan penurunan stunting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Labuhanbatu dimanapun berada,” pungkasnya.

Sementara sebagai Kepala OPD yang bertanggung jawab akan kegiatan ini, Abdi Jaya Pohan mengatakan, adapun kegiatan pelaksanaan aksi ke lima konvergensi penurunan stunting hari ini untuk memastikan tersedia dan berfungsinya kader KPM dan Posyandu yang membantu pemerintah desa dalam melakukan penurunan stunting di desa dan Kelurahan.

Selain itu menurut Abdi, kegiatan ini juga bertujuan untuk peningkatan pemahaman peran pokok dan fungsi KPM dan kader posyandu khususnya dalam memonitoring dan memfasilitasi konvergensi penurunan stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat didesa dan Kelurahan masing-masing, ujar Abdi.

Adapun peserta pembinaan kali ini terdiri dari 75 orang kader KPM dan 75 orang kader posyandu dengan Nara sumber Kaban Bappeda Labuhanbatu , Kadis Kesehatan, Kadis BP2KB, Tenaga Ahli pemberdayaan masyarakat Desa, dan PKK Kabupaten Labuhanbatu. (fdh/han)

Optimalkan PRB, BPJS Kesehatan Sibolga Evaluasi Faskes

BERSAMA: Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga, Rita Masyita Ridwan bersama perwakilan dari total tiga FKRTL di wilayah Kota Sibolga dan dua FKRTL di wilayah Tapanuli Tengah. (Mag-5).

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memastikan Program Rujuk Balik (PRB), BPJS Kesehatan Cabang Sibolga mengundang seluruh Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah untuk hadir dalam pertemuan Monitoring dan Evaluasi Indikator Kepatuhan FKRTL-Rekrutmen Peserta PRB.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga, Rita Masyita Ridwan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu sarana diskusi antara BPJS Kesehatan bersama seluruh fasilitas kesehatan dalam hal implementasi PRB serta langkah persiapan perpanjangan kerja sama FKTRL di tahun 2024 mendatang.

“Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala atas indikator kepatuhan fasilitas kesehatan terhadap perjanjian kerja sama,” kata Rita dalam keterangan tertulis, Kamis (31/8/2023).

Pihaknya juga menjelaskan, inovasi Pelayanan Obat Rujuk Balik Terintegrasi (PASTI) yang diciptakan BPJS Kesehatan Sibolga merupakan fasilitas untuk memberikan kemudahan dan kepastian untuk mendapatkan obat di apotek PRB setiap bulannya.

“Seluruh komponen ini harus dipastikan berjalan dengan baik, agar PRB ini dapat berjalan optimal,” jelasnya.

Menurutnya, perlu dilakukan pemenuhan indikator kepatuhan fasilitas kesehatan terhadap kontrak, di mana salah satu indikatornya adalah rekrutmen peserta PRB 100 persen di masing-masing FKRTL.

Rita menambahkan, kehadiran verifikator tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu langkah yang tepat guna meningkatkan jumlah rekrutmen PRB di FKRTL. Namun di sisi lain, BPJS Kesehatan juga akan mengawasi implementasinya di lapangan agar tidak terjadi potensi kecurangan (fraud).

“Mulai dari sisi administrasi hingga prosedur yang sudah dipastikan oleh seluruh Person In Charge (PIC) PRB di FKRTL bahwa peserta yang dirujuk balik sudah memenuhi kriteria benar stabil, benar diagnosa, dan benar obat,” ucapnya.

Lanjutnya, pemantauan dan evaluasi tersebut akan terus dilakukan secara berkala sebagai wadah untuk menyampaikan kritik dan saran kepada kita semua ke arah yang lebih baik.

Perwakilan Rumah Sakit Metta Medika, Anita Theresia Tampubolon memaparkan, bahwa saat ini pihaknya terpilih sebagai FKRTL dalam hal capaian PRB tertinggi di wilayah Kota Sibolga, dengan total capaian sebesar 323 jiwa yang berhasil direkrut sepanjang periode Januari hingga Juli 2023.

Anita menjelaskan, terdapat empat orang verifikator yang mendukung upaya rekrutmen peserta PRB di RS Metta Medika.

“Posisinya berdampingan dengan administrasi di bagian pendaftaran. Verifikator ini memiliki user pada Sistem Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang dapat mengakses riwayat pasien dan melihat potensi peserta PRB yang selanjutnya akan dikomunikasikan dengan Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP),” jelas Anita.(mag-5/Han)

Bersumber dari DAU Rp20 Miliar, Dinas PUTR Dairi Tenderkan 140 Paket Proyek

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemkab Dairi, melalui Dinas PUTR, menenderkan sebanyak 20 dari 140 paket proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2023. Kepala Bidang (Kabid) Jalan Jembatan, yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pada Dinas PUTR Kabupaten Dairi, Makarios Sagala mengatakan, jumlah paket atau kegiatan 2023 ini ada sebanyak 140 paket.

“Sebanyak 20 paket lewat pelelangan atau ditenderkan, dan 84 paket lagi penunjukan langsung (PL). Dari 20 paket itu, sebagian sudah masuk proser tender,” ungkap Makarios, Rabu (30/8).

Adapun paket proyek tersebut, lanjut Makarios, yakni pengaspalan hotmix menghubungkan Desa Berampu ke Desa Pasi. Selanjutnya pengaspalan hotmix dari Desa Ramba Serit ke Desa Gunung Sitember.

“Rata-rata volume atau panjang jalan yang diaspal hotmix sekitar 300 hingga 350 meter,” tuturnya.

Kemudian, tahun ini juga ada pembangunan 2 unit jembatan, yakni di Desa Pertumbungan, Kecamatan Tigalingga. Di Desa Parbuluan 5, Kecamatan Parbuluan. Serta pengaspalan lapen di sejumlah titik, sesuai kampuan keuangan yang tersedia pada APBD Kabupaten Dairi TA 2023.

Saat ditanya soal berapa persen kondisi jalan kabupaten dengan kategori baik? Makarios menyebutkan, hingga akhir 2022, dari 1.608 kilometer panjang jalan kabupaten, kategori kondisi baik mencapai 53,4 persen.

“Sisanya kondisi rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat. Sementara panjang jalan tanah, lebih kurang 100 kilometer. Dan jalan kabupaten yang masih pengerasan ada sepanjang 100 kilometer. Kondisi jalan tanah dan pengerasan, yang menghubungkan desa serta dusun itu, banyak berada di Kecamatan Tanah Pinem,” bebernya.

Lebih lanjut, dia menuturkan, untuk mempercepat membuka akses jalan serta meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya di 3 kecamatan, yakni Tigalingga, Gunung Sitember, serta Tanah Pinem, Pemkab Dairi terus mengusulkan ke pemerintah pusat, supaya akses jalan di daerah terpencil ditingkatkan.

“Dan tahun ini, melalui program Inpres, sejumlah ruas jalan di Tanah Pinem, Tiigalingga, serta Gunung Sitember, mendapat perbaikan. Dan saat ini, sedang berlangsung pembukaan sekaligus pengaspalan jalan dari Desa Kampung Jawa, Kecamatan Tigalingga ke Desa Juma Batu, Kecamatan Tanah Pinem, dengan panjang 6 kilometer. Dengan konstruksi aspal hotmix berbiaya sekitar Rp24 miliar,” papar Makarios.

Selanjutnya, pengaspalan jalan menghubungkan Desa Rante Besi ke Desa Lau Lebah, Kecamatan Gunung Sitember, dengan konstruksi aspal hotmix, biayanya mencapai Rp28 miliar.

“Proyek itu bersumber dari Dana Inpres, dan pelaksana proyek adalah Kementerian PUPR, melalui Balai Besar Pelakasana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Medan, Sumut. Artinya, itulah yang bisa kami upayakan, untuk membuka akses jalan masyarakat ke daerah-daerah terpencil di Dairi ini,” pungkas Makarios. (rud/saz)

Tata Cara Pemanggilan Via Surat Tercacat, Pemko Siantar Lakukan Sosialisasi

Istimewa BERSAMA: Para peserta saat diabadikan bersama, usai Sosialisasi Tata Cara Pemanggilan dan Pemberitahuan melalui Surat Tercatat di Ruang Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Rabu (30/08).

PEMATANGSIANTAR, SUMUTPOS.CO – Pemko Pematangsiantar menyosialisasikan Tata Cara Pemanggilan dan Pemberitahuan Melalui Surat Tercatat. Sosialisasi yang dibuka oleh Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani, diwakili Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Dwi Aries Sudarto ini, digelar di Ruang Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Rabu (30/8).

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Pematangsiantar, yang dibacakan Sudarto, mengatakan, Pemko Pematangsiantar dan Pengadilan Negeri serta Forkopimda, tetap berkoordinasi untuk program Litigasi dan Non-Litigasi.

“Saya berharap kepada seluruh lurah, yang berkaitan langsung dengan masyarakat, agar dapat memfasilitasi untuk pemanggilan subjek, dalam hal ini masyarakat di kelurahan terkait perkara,” ungkap Sudarto.

Sudarto juga mengatakan, jika ada warga kelurahan yang berperkara persidangan, maka lurah harus dapat mendukung dan berkolaborasi untuk dapat membantu pemanggilan kepada warga tersebut. Dia pun berharap, semua pihak hendaknya dapat berkolaborasi untuk mendukung terwujudnya ‘Pematangsiantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas’.

“Agar para lurah juga tetap berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setdako Pematangsiantar, M Hamdani Lubis, dalam laporannya menyampaikan, Sosialiasi Tata Cara Pemanggilan dan Pemberitahuan Melalui Surat Tercatat ini, memiliki dasar hukum Peraturan Mahkamah Agung (MA) Nomor 7 Tahun 2022, tentang Perubahan atas Peraturan MA Nomor 1 Tahun 2019, tentang Administrasi Perkara dan Persidangan Secara Elektronik.

Kegiatan ini, lanjutnya, bertujuan untuk memahami tata cara pentingnya pemanggilan melalui surat tercatat. Serta bertujuan mengimplementasikan hubungan yang baik antara Pemko Pematangsiantar dengan Pengadilan Negeri, dalam tata kelola persidangan.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kota Pematangsiantar, Irwansyah Putra Sitorus mengatakan, sosialisasi ini diperlukan berhubung ada sesuatu yang baru dalam proses surat tersebut.

Selama ini, dalam proses persidangan, pemanggilan para pihak dilakukan melalui Juru Sita. Sedangkan saat ini, pemanggilan pihak dalam persidangan melibatkan PT Pos Indonesia.

“Karena itu, kepada camat dan lurah, agar dapat bekerja sama dengan baik bersama PT Pos Indonesia,” imbaunya.

Dia juga mengatakan, peranan lurah sesuai Hukum Acara, yakni ketika para pihak tidak diketahui keberadaannya, maka lurah dapat memberi keterangan, karena itu akan menjadi proses persidangan.

“Dalam kesempatan ini, saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada Ibu Wali Kota, yang telah menyelenggarakan sosialiasi ini. Sehingga kita semua dapat meningkatkan proses pelayanan kepada semuanya,” jelas Irwansyah.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan PT Kantor Pos Indonesia Cabang Pematangsiantar Piramon Tarigan, jajaran PN Pematangsiantar, para staf ahli dan asisten, serta para camat dan lurah se-Kota Pematangsiantar. (mag-7/saz)

Bupati Karo Tinjau Lokasi Kebakaran di Padang Mas

TINJAU: Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan Kristen, Senin (28/8).

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, meninjau lokasi kebakaran yang terjadi di Jalan Kristen, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Senin (28/8) sore. Mendapat informasi, Cory didampingi beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), segera beranjak untuk meninjau langsung lokasi kebakaran tersebut.

Setibanya di lokasi, personel Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karo, masih terlihat melakukan pemadaman api yang meludeskan 4 ruko. Cory pun menyampaikan pengarahan kepada tim pemadam kebakaran, agar melakukan langkah-langkah strategis, untuk sesegera mungkin memadamkan kobaran api.

Karena kobaran api yang cukup besar, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Karo mengerahkan 6 unit armada, dan api pun berhasil dipadamkan.

Seperti diketahui, kebakaran di Jalan Kristen, Senin sore itu, menelan kerugian mencapai miliaran rupiah.

Peristiwa ini terjadi sekira pukul 15.50 WIB. Dari 4 ruko yang berjejer, satu di antaranya adalah usaha kedai kopi. Asal muasal api terlihat datang dari arah belakang ruko. Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.

Api berhasil dipadamkan sekira pukul 17.00 WIB, dengan bantuan Polres Karo, Batalyon Si’mbisa 125 Kabanjahe, Koramil, serta warga sekitar. (deo/saz)

Jalan di Tanah Pinem Sudah Diperbaiki

DIPERBAIKI: Ruas jalan di Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, yang sempat terputus akibat banjir bandang, sudah diperbaiki.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemkab Dairi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), telah melakukan penanganan terhadap infrastruktur jalan yang rusak diterjang banjir bandang di Desa Kutabuluh dan Desa Pamah, Kecamatan Tanah Pinem, yang terjadi pada Minggu (27/8) lalu.

Kepala BPBD Kabupaten Dairi, Hotmaida Butarbutar mengatakan, sejumlah akses jalan yang sempat rusak atau longsor akibat bencana alam banjir bandang, sekarang sudah bisa dilalui kendaraan.

“Mobilitas masyarakat sudah kembali normal. Usai bencana alam terjadi, sejumlah akses jalan sempat terputus,” ungkap Hotmaida.

Hotamida juga mengatakan, pasca-bencana, pihaknya telah mengerahkan alat berat ke lokasi, untuk memperbaiki gorong-gorong serta tembok penahan tanah di Dusun Lau Belin, Desa Kuta Buluh.

“Kami juga sudah perbaiki sejumlah jalan yang terputus di Desa Pamah. Serta memperbaiki sumber air baku untuk masyarakat di Dusun 1 Desa Pamah,” tuturnya.

Hotmaida pun menjelaskan, kerusakan fasilitas umum disebabkan banjir bandang akibat curah hujan tinggi di Kecamatan Tanah Pinem. (rud/saz)