Home Blog Page 1283

Pemkab Gelar Pisah Sambut Dandim 0208/Asahan

PIDATO: Bupati Asahan saat pidato acara Pisah Sambut Dandim 0208/Asahan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Kamis (3/8).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan (Pemkab) Asahan menggelar pisah sambut Dandim 0208/Asahan dari Letkol Inf Franki Susanto SE kepada Letkol Inf Muhamad Bassarewan SHub Int yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Kamis (3/8).

Hadir dalam acara Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Kapolres Asahan, Kajari Asahan, Danyon 126/KC, Ketua PN Kisaran, mewakili Danlanal TBA, Sekreataris Daerah Kabupaten Asahan, Para Asisten, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta pengurus, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Asahan, OKP dan tamu undangan lainnya.

Letkol Inf Muhamad Bassarewab S Hub Int yang menjabat sebagai Dandim 0208/Asahan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah melaksanakan acara pisah sambut ini.

“Saya senang dengan sambutan yang diberikan oleh Pemerintah, Forkopimda dan masyarakat Kabupaten Asahan. Untuk itu saya meminta dukungan dari semua pihak dalam melaksanakan tugas di Kabupaten Asahan”, ucapnya.

Di tempat yang sama Letkol Inf Franki Susanto SE yang kini menjabat sebagai Wakil Komandan Paspamres Grup C juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dan segenap unsur yang selama ini telah mendukung saya menjalankan tugas sebagai Dandim 0208/Asahan. Franki juga mengatakan, selama bertugas di Kodim 0208/Asahan, banyak ilmu yang didapat. “Maka dari itu saya mengucapkan terima kasih atas ilmu yang diberikan kepada saya,” tuturnya.

Sementara, Bupati Asahan H Surya BSc mangatakan, atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Asahan menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada bapak Letkol Inf Franki Susanto SE atas sumbangsih, dedikasi, dan pengabdian bagi kemajuan wilayah Kabupaten Asahan ini.

Kepada Letkol Inf Muhamad Bassarewan SHub Int beserta ibu dan keluarga, Bupati Asahan mengucapkan selamat datang. “Kami yakin apa yang telah dilaksanakan oleh pejabat terdahulu dapat dilanjutkan dan lebih ditingkatkan. Kami siap bekerja sama dan sama-sama bekerja demi menciptakan ketertiban dan keamanan di Kabupaten Asahan,” pungkasnya.(dat/azw)

HUT ke-73 IGTKI-PGRI Pemkab Sergai, Bupati: Jangan Lelah Menjadi Guru Baik

PERAYAAN: Bupati sergai H Darma Wijaya didampingi Wabup Sergai H Adlin Tambunan, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sergai Hj Ny Rosmaidah Saragih Darma Wijaya saat perayaan HUT ke-73 IGTKI-PGRI di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Jumat (4/8).

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati (Wabup) H Adlin Tambunan dan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sergai Ny Hj Rosmaida Saragih Darma Wijaya menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Sergai Tahun 2023. Acara ini dilaksanakan di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Jumat (4/8).

Ucapan selamat disampaikan oleh Bupati Sergai atas pertambahan umur organisasi pendidikan tersebut sekaligus menyampaikan harapan agar IGTKI-PGRI semakin sukses dan berjaya dalam menciptakan generasi emas yang lebih kompeten, mampu menjadi kebanggan dan mengharumkan nama Kabupaten Sergai.

Di momen ini, bupati menyampaikan jika guru yang profesional bukanlah guru yang bergerak sendiri dan mementingkan ego. Akan tetapi, guru yang mampu menggerakkan komponen pendidikan untuk bekerjasama meraih perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan.

“Menjadi guru TK harus senantiasa meningkatkan kompetensi diri mengikuti perkembangan zaman, terutama harus menguasai pola asuh atau parenting style yang tidak menimbulkan kejenuhan bagi anak saat mengikuti pendidikan di sekolah,” katanya.

Menurut bupati hal itu dapat dimulai dari suasana yang nyaman, aman, tenang dan menyenangkan bagi anak, dan pola asuh anak yang seperti inilah yang sangat di harapkan setelah proses interaksi anak anak dengan orang tua dalam mendukung perkembangan fisik, emosi, sosial, intelektual, dan spiritual di rumah dilanjutkan dengan hal yang sama juga mereka rasakan dari gurunya di sekolah.

Darma Wijaya berpendapat, dengan pola asuh yang demikian, anak-anak akan tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang sehat, cerdas, ceria, mandiri dan berbudi pekerti yang luhur.

“Saya berpesan kepada guru guru agar jangan pernah lelah berusaha menjadi guru guru yang lebih baik dan melahirkan generasi emas,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD Sergai membahas peran penting PAUD dalam pembangunan di Kabupaten Sergai. Bahkan di seluruh Indonesia.

Sebagai organisasi, ia berpendapat seluruh anggota harus mengenali betapa strategisnya peran PAUD dalam mempersiapkan pengembangan SDM yang berkualitas.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, PAUD memiliki dampak yang sangat besar dalam membentuk dasar-dasar kualitas pembangunan suatu masyarakat. PAUD tidak hanya memberikan landasan bagi kemampuan akademis, tetapi juga membentuk karakter dan pemahaman akan lingkungan sosial mereka. Oleh karena itu, dalam upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia, tingkat pendidikan anak-anak harus menjadi salah satu barometer utama, selain faktor ekonomi dan kesehatan,” kata Rosmaida (fad/azw)

Warga Lingkar Tambang Datangi DPRD Dairi, Sabam Sibarani: DPRD Konsisten Kawal Aspirasi Warga

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Belasan masyarakat dari Desa Longkotan, Bongkaras, dan Kelurahan Parongil, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, yang merupakan lingkar pertambangan PT Dairi Prima Mineral (PT DPM), mendatangi Kantor DPRD Dairi Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Jumat (4/8). Adapun kedatangan mereka, untuk menyampaikan aspirasi, dukungan terhadap operasional perusahaan pertambangan timbal dan seng tersebut.

Warga lingkar tambang diterima Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, Ketua Komisi 2 Nasib Marudur Sihombing, serta anggota DPRD Daerah Pemilihan 2, Hendra Tambunan dan Hadisuarno Panjaitan. Dalam pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Komisi 2 itu, perwakilan warga, Parulian Napitupulu (53) dari Desa Longkotan, menyampaikan, mereka selaku masyarakat lingkar tambang, sangat mendukung operasional PT DPM.

Menurut warga, mereka sangat kehilangan kesempatan jika PT DPM tidak jadi beroperasi atau tutup. Pasalnya, kehadiran perusahaan berdampak positif bagi perekonomian warga.

“Banyak warga sekitar mengais rejeki dari PT DPM dengan menjadi karyawan di sana,” ungkap Parulian.

Memang diakui, ada sebagian kecil kelompok masyarakat melakukan penolakan atas kehadiran PT DPM, yang diduga sengaja dimobilisasi.

“Kami ketahui, ada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menggugat izin lingkungan PT DPM, yang diterbitkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Menurut kami, biar proses hukum di PTUN bergulir, namun aktivitas perusahaan jangan berhenti. Karena, dengan berhentinya aktivitas perusahaan beberapa bulan ini, karyawan banyak dirumahkan dan menjadi pengangguran sekarang,” jelas Parulian lagi.

Begitu juga geliat ekonomi masyarakat sekitar tambang jadi terhenti. Menurut Parulian, suatu hari dia dan warga lainnya mengajak LSM penolak tambang untuk melakukan pertemuan. Tapi dalam pertemuan itu, mereka hanya memaparkan dampak negatif atau risiko yang akan timbul akibat eksploitasi dilakukan perusahaan.

“Mereka tidak pernah mempertimbangkan kerugian warga jika PT DPM tutup. Kalau menurut kami, dampak negatif atau risiko, pasti bisa dicarikan solusi oleh pemerintah. Tidak mungkin pemerintah membiarkan masyarakatnya jadi korban,” katanya.

Hal sama disampaikan mantan Kepala Desa Longkotan, Jakobus Sirait, serta warga lainya Bernadin Simanjuntak dan Johannes Simarmata. Mereka menyampaikan, kehadiran PT DPM membawa dampak positif.

“Kalau DPM berproduksi akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masalah dampak negatif, pasti ada solusi untuk perbaikan. Kami menolak jika ada yang mengklaim, kami menolak PT DPM. Kami berharap, PT DPM bisa berproduksi, dan kami meminta DPRD Dairi, agar bersama-sama meminta Kementerian LHK, tidak mencabut izin lingkungan PT DPM. Seperti gugatan segelintir orang yang tergabung dalam LSM penolak PT DPM,” ujar mereka.

Menanggapi aspirasi masyarakat, Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani menyampaikan, pihaknya sudah menangkap dan memahami apa aspirasi yang disampaikan.

“Kami melalui lembaga DPRD, secara resmi pada 2022 lalu, sudah ke Kementerian LHK, dan telah menyatakan sikap. Adan 3 pimpinan dan semua anggota DPRD Dairi kepada Kementerian LHK menyatakan sikap, menerima dan mendukung operasional PT DPM, seperti harapan masyarakat. Kenapa kami menerima dan mendukung kehadiran PT DPM yang berlokasi di Desa Sopokomil, Kecamatan Silima Pungga-pungga? Karena kami menilai, lebih besar dampak positif yang diberikan kepada masyarakat Dairi secara umum, dan khususnya warga sekitar tambang, jika perusahaan beroperasi,” tuturnya. “Betul, pasti akan ada dampak negatif. Dampak tersebut yang kami dorong agar Kementerian LHK memperketat regulasi kepada investor, untuk perlindungan keselamatan dan kesehatan warga sekitar tambang,” jelas Sabam lagi.

Sabam juga yakin, PT DPM akan memanimalisir potensi negatif.

“Kami juga sudah mengetahui, izin lingkungan PT DPM digugat LSM, dan sekarang proses hukumnya sedang bergulir di PTUN Jakarta. Proses gugat menggugat ke peradilan itu hak semua warga. Tapi, DPRD sebagai representasi masyarakyat, akan menyampaikan aspirasi ini ke Kementerian LHK. Sehingga hakim punya bahan untuk pertimbangan. DPRD Dairi akan berangkat ke Jakarta menemui Menteri LHK untuk menyampaikan aspirasi ini. Dan DPRD juga akan menyerahkan data kepada hakim, supaya hakim tidak menerima hanya satu data saja,” bebernya.

Karena menurutnya, DPRD Dairi lebih berhak untuk memperjuangkan hak masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraanya. Dan Sabam juga menyampaikan keberatan, jika aktivitas PT DPM dihentikan. Karena menurutnya, hal tersebut menyangkut hajat hidup warga di sana.

“Kami sudah minta supaya aktivitas tetap berjalan. Sikap kami, akan tetap konsisten mendukung aspirasi masyarakat supaya PT DPM beroperasi,” kata Sabam.

Hal sama disampaikan Ketua Komisi 2, Nasib Marudur Sihombing, Hendra Tambunan, dan Hadisuarno Pabjaitan, sikap DPRD Dairi mendukung aspirasi masyarakat.

Di sisi lain, Hadisuarno Panjaitan, meminta supaya masyarakat terus mengawal aktivitas PT DPM, khususnya masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3). “Kita jangan hanya memikirkan dampak positif. Tapi dampak negatifnya juga harus sama-sama kita awasi,” harapnya. (rud/saz)

Cegah Kelangkaan, Polres Karo Cek Agen LPG

CEK: Personel Polres Karo saat mengecek ketersediaan LPG 3 kilogram pada satu agen di Jalan Jamin Ginting Kabanjahe, Kamis (3/8).

KARO, SUMUTPOS.CO – Menanggapi adanya keluhan masyarakat tentang kelangkaan pasokan LPG 3 kilogram, Polres Karo langsung bergerak melakukan pengecekan. Pengecekan ini, dilakukan di beberapa lokasi pengepulan LPG, seperti pada agen yang berada di Jalan Jamin Ginting Kabanjahe, dan pangkalan di Jalan Samura Kabanjahe, Kamis (3/8) lalu.

Kapolres Karo AKBP Wahyudi Rahman, melalui Kasat Reskrim AKP Aryya Nusa Hindrawan, didampingi Kanit Ekonomi Ipda M Ammar Prajamanggala, mengatakan, pengecekan ini merupakan langkah pencegahan yang dilakukan oleh Polres Karo.

Selain itu, Aryya juga mengatakan, langkah ini ditujukan untuk mengecek seperti apa kondisi ketersediaan LPG di Kabupaten Karo.

“Jadi menanggapi kelangkaan LPG 3 kilogram di beberapa daerah, melalui arahan dari Bapak Kapolres, kami dari Satreskrim Polres Karo langsung melakukan pengecekan ke agen dan pangkalan,” ungkap Aryya.

Dari pengecekan ini, lanjut Aryya, diharapkan ketersediaan pasokan LPG di Kabupaten Karo bisa terus dipantau. Dia menjelaskan, dengan adanya isu ketersediaan LPG yang menipis, membuat keresahan di sebagian besar kalangan masyarakat.

“Inilah langkah kami melalui monitoring, agar pasokan LPG tidak sampai langka. Kami juga bisa pastikan stok aman,” tuturnya.

Seperti diketahui, mayoritas masyarakat saat ini masih menggunakan LPG 3 kilogram tersebut. Tak hanya kalangan rumah tangga, beberapa lokasi usaha seperti kedai kopi, juga masih mengandalkan gas melon itu.

Saat pengecekan, personel Polres Karo juga mengimbau kepada agen maupun pangkalan, agar tidak bermain dengan stok pasokan LPG. Aryya mengimbau, agar jangan sampai terjadi hal yang melanggar hukum, seperti penimbunan maupun pengoplosan. (deo/saz)

Bentrok IPK-FKPPI di Kuala, Polisi Tetapkan Lima Tersangka

PAPARAN: Kapolres Langkat AKBP Faisal Simatupang, menunjukan para tersangka bentrokan IPK-FKPPI, pada paparan kasus di Mapolres Langkat, Jumat (4/8).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Penyidik Unit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat, menetapkan 5 tersangka terkait bentrok IPK-FKPPI yang menewaskan Ketua PAC IPK Batangserangan atas nama Simson Sembiring, alias Bagong (40), di Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat. Kapolres Langkat, AKBP Faisal Simatupang menyatakan, 2 pelaku berinisial H dan YYG, lebih dulu diamankan sehari pasca-kejadian.

Berdasarkan barang bukti yang dikumpulkan, penyidik menetapkan beberapa tersangka. Namun, penyidik tidak berhenti begitu saja, pada 2 Agustus 2023 sekira pukul 07.00 WIB, penyidik menangkap 3 orang tersangka lainnya di Dusun 7, Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai,” ungkap Faisal, pada paparan di Mapolres Langkat, Jumat (4/8).

Adapun ketiga tersangka tersebut, yakni JS, SIG, dan FED. Namun, penangkapan ketiganya berjalan penuh drama. Ketika hendak dibawa ke Polres Langkat, tugas luar Jatanras Polres Langkat diadang masyarakat sekitar. Bahkan, 4 personel polisi diduga disandera oleh masyarakat.

Menanggapi informasi penyanderaan, Faisal menepis. Juga terkait penyekapan personel Polres Langkat, dia pun membantah.

“Dinamika di lapangan seperti menghalang-halangi petugas dalam melakukan penangkapan, ini adalah tantangan yang harus diselesaikan dengan baik,” tegas Faisal.

Sejauh ini, menurut Faisal, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap 23 orang sebagai saksi. Juga penyidik melakukan penyitaan barang bukti, satu di antaranya senjata tajam. “Kelima tersangka disangkakan pasal 170 ayat 2 ke 2e 3e KUHPidana subsider pasal 351 ayat 2 dan ayat 3 KUHP Jo pasal 55 ayat 1 ke 1e KUHPidana,” bebernya.

Meski membantah terkait dugaan penyanderaan, Polres Langkat disebut menyerahkan 3 orang lainnya ke Satreskrim Polres Binjai, soal hal tersebut. Ketiganya diserahkan ke Polres Binjai karena Kecamatan Selesai masuk wilayah hukum Polres Binjai.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP M Rian Permana, membenarkan adanya penyerahan dari Polres Langkat. Sayangnya, Rian tidak membeberkan siapa ketiga orang tersebut.

“Benar, sudah ada 3 orang yang diamankan. Sabar ya (untuk informasi lebih lanjut),” imbaunya.

Dari informasi yang diperoleh, ketiga orang yang diduga melakukan penyanderaan dan merusak mobil polisi, yakni JPB (30), warga Dusun 8, Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, berperan menghalangi dengan meletakkan sepeda motor di jalan. Kemudian J (25), warga Belilas, Pekanbaru, Riau, diduga berperan memukul personel polisi berinisial AH. Dan ES (34), warga Dusun Sidodadi, Desa Ladang Bambu, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, diduga berperan lakukan lemparan ke mobil milik AH.

Suasana mencekam saat Satreskrim Polres Langkat melakukan penyisiran di Dusun Betengar, Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Rabu (2/8) lalu. Pasalnya, 4 personel polisi dari tugas luar Jatanras Polres Langkat, diduga disandera oleh satu kubu yang bertikai, IPK-FKPPI. Adapun mereka, yakni Aipda AH, Aipda JB, Bripka SG, dan termasuk Iptu HS, yang diduga menjabat sebagai Kanit Pidum Polres Langkat.

Disebut-sebut, lokasi yang disisir untuk mencari buronan polisi, E, adalah diduga barak narkoba atau lokalisasi lapak isap narkoba jenis sabu-sabu. Ada belasan orang yang diamankan saat melakukan penyisiran itu. Yakni Riz, Rik, Chan, Suk, Eb, Yog, D, Jel, Rob, Ngr, Reh, dan Mek. Belasan orang ini diduga anggota FKPPI. Namun, mereka tidak ditetapkan tersangka.

Suasana mencekam saat polisi saat hendak membawa mereka ke Polres Langkat. Masyarakat menghalangi polisi, bahkan satu unit mobil personel polisi, juga ditahan oleh sekelompok masyarakat tersebut, yang diduga berisikan keempat personel tugas luar Jatanras Polres Langkat. Masyarakat diduga meminta agar seorang yang diamankan, Eb, tidak dibawa atau dikembalikan.

Alhasil, personel Satreskrim Polres Langkat pun menjadi tersandera dan terjebak di kerumunan masyarakat. Saat personel Satreskrim Polres Langkat terjebak, diduga masyarakat melakukan tindakan anarkis terhadap mobil Toyota Avanza BK 1441 RL, milik personel polisi, Aipda AH. Kondisi mobil mengalami pecah pada kaca bagian depan, samping, dan belakang, yang diduga akibat dilempari hingga dipecahkan pakai batu oleh masyarakat. Seorang personel polisi diduga Aipda JB, mengalami cedera bagian kulit perut. Diduga dia mendapat siraman bensin dan sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Diketahui, bentrok antara IPK dengan FKPPI pecah di Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Minggu (9/7) malam. Akibatnya, seorang yang menjabat Ketua PAC IPK Batangserangan, Simson Sembiring alias Bagong (40), meninggal dunia dengan luka bacok senjata tajam pada lengan kiri atas, paha kiri, tumit kiri, kepala belakang, dan luka lecet di punggung kanan. Korban kemudian dilarikan ke klinik terdekat, dan dinyatakan harus dirujuk ke rumah sakit daerah Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat. Namun sayang, nyawa korban tidak tertolong. Korban mengembuskan nafas terakhir dalam perjalanan saat dirujuk ke Kecamatan Selesai.

Selain korban tewas, juga ada 2 korban luka, yang seorang di antaranya merupakan personel Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Langkat, Risky Akbar Harahap (30). Selain Risky, juga ada Sultan (21), warga Jalan Ayahanda Medan, yang merupakan anggota IPK Langkat, mengalami luka bacok. (ted/saz)

Manchester City vs Arsenal: Balas Dendam

Manchester City akan bentrok dengan Arsenal dalam ajang Community Shield 2023 di Stadion Wembley, London, Minggu (6/8) malam pukul 22.00 WIB. Laga penanda dibukanya Liga Inggris 2023/2024 ini, seakan menjadi kesempatan balas dendam bagi Arsenal.

KEGAGALAN memenangkan gelar Liga Inggris pada musim lalu, jelas masih disesali Arsenal. Apalagi, kegagalan Arsenal mengunci gelar juara Liga Inggris musim 2022/2023 terjadi pada situasi krusial jelang akhir musim. Ambisi Mikel Arteta untuk mempersembahkan gelar juara Liga Inggris kepada Arsenal musim lalu pun buyar di tangan Manchester City.

Momen kegagalan itu jelas masih terbayang-bayang di benak para penggemar Arsenal jelang bergulirnya kompetisi Liga Inggris musim ini. Para penggemar Arsenal jelas menaruh ekspetasi tinggi agar timnya tidak mengulangi kesalahan musim lalu dalam perburuan gelar juara Liga Inggris musim anyar.

Dan menariknya sebelum tampil di kompetisi sesungguhnya, The Gunners berkesempatan untuk menghadapi The Citizens yang memberinya luka pada akhir musim lalu. Meskipun hanya dalam tajuk Comunity Shield, Arsenal perlu menganggap ajang itu penting mengingat ada trofi yang diperebutkan.

Ditambah, lawan yang dihadapi Arsenal merupakan tim yang memberinya luka pada musim lalu. Alhasil motif laga balas dendam atau revans layak diusung Arsenal ketika bertemu Manchester City sebelum laga pembuka Liga Inggris musim ini.

Arsenal datang ke Community Shield 2023 memang hanya dengan status runner-up EPL, alias tanpa gelar. Namun, The Gunners tidak perlu hilang percaya diri. Selain punya materi pemain yang tangguh, Arsenal merupakan salah satu klub terbaik di Community Shield sepanjang sejarah.

Arsenal sejauh ini sudah mengoleksi 16 gelar Community Shield. Hanya Manchester United (21 gelar) yang lebih banyak daripada mereka soal gelar di kompetisi ini. Sebaliknya, Manchester City justru baru mendapatkan 6 gelar Community Shield.

Persiapan anak asuh Mikel Arteta bisa dikatakan cukup bagus. Meriam London baru saja mengalahkan Monaco di laga pramusim Emirates Cup 2023. Dalam laga tersebut, Arsenal menang adu penalti 5-4 setelah kedua tim main imbang 1-1 sepanjang laga.

“Kami sebenarnya dalam kondisi jetlag (setelah menyelesaikan Tur Amerika Serikat) dan pemain harus berlatih keras. Tapi kami masih bisa bersaing dalam kondisi yang tak optimal untuk bermain. Jadi itu adalah tes yang bagus dan kami senang dengan hasil akhirnya,” ucap Mikel Arteta dikutip laman klub.

Di sisi lain, City datang ke Wembley dengan modal yang tak terlalu bagus. Dalam laga uji coba terakhirnya, anak asuh Pep Guardiola dikalahkan Atletico Madrid 1-2 di Korea Selatan. Ini merupakan sedikit kemunduran bagi Man City. Pasalnya, dalam 2 laga pramusim sebelumnya di Jepang, The Citizens selalu menang lawan Yokohama F Marinos dan Bayern Munchen.

Musim 2023/2024 ini, Manchester City hanya mendatangkan Mateo Kovacic dari Chelsea dengan biaya 25 juta paund. Sementara itu, transfer The Citizens terhadap Josko Gvardiol belum selesai. Dengan komposisi yang tidak jauh berubah, permainan City bisa saja sudah terbaca oleh Arsenal.

Namun sayangnya, pada laga ini, Arsenal harus kehilangan penyerang mereka sekaligus eks City, Gabriel Jesus yang mengalami cedera saat melawan Monaco. The Gunners juga kemungkinan belum bisa memainkan Oleksandr Zinchenko.

Mengenai Bukayo Saka, Arteta memastikan kondisinya bagus kendati tak bermain sama sekali melawan Monaco. Sementara itu City juga diperkirakan menurunkan skuad terbaiknya. Hanya Joao Cancelo yang kemungkinan tak bermain lantaran sang pemain kencang diisukan akan bergabung ke Barcelona di musim panas ini. (trt/adz)