Home Blog Page 13243

Bawa Cewek, Tewas Kejang-kejang

MEDAN-Aulia Pahlawan Sitepu (31), warga Jalan MB Mawar, Medan Selayang tewas di kamar Nomor 333 Lantai III, Grand Sakura Hotel, di Jalan Prof HM Yamin, Kamis (12/7) dini hari.

Sebelum tewas, Aulia sempat dilarikan ke RSU dr Pirngadi Medan untuk mendapat perawatan, karena kejang-kejang.

Informasi yang dihimpun, Aulia masuk ke hotel Kamis (12/7) pukul 02.45 WIB bersama seorang teman wanitanya, Limmy alias Ciami (33), warga Simpang Nol Lubukpakam, Deli Serdang.

Sekitar pukul 04.58 WIB, Limmy menghubungi resepsionis hotel dan melaporkan Aulia yang saat berada di kamarnya hanya mengenakan celana dalam tiba-tiba mengalami kejang-kejang. Selanjutnya resepsionis hotel memberi pertolongan dengan membawa korban ke RSU dr Pirngadi Medan. Tapi, korban akhirnya meninggal dunia dan pihak hotel  selanjutnya menghubungi polisi. Menurut Limmy, dia baru berkenalan dengan Aulia saat keduanya bertemu di tempat hiburan malam tepatnya di Retro Spective, di Gedung Capital Building, Jalan Putri Hijau Medan, Kamis (12/7) dinihari 00.15 WIB.
“Aku baru kenal abang itu di Retro malam tadi, dia curhat samaku kalau lagi patah hati,” jelas Limmy.

Setelah hampir satu jam keduanya mengobrol sambil menikmati alunan musik di tempat hiburan malam itu, keduanya pun sepakat untuk pindah lokasi ke Diskotik New Zone, di Jalan Wajir Medan dengan mengendarai mobil masing-masing.

“Habis itu kami pindah ke New Zone dan saya naik mobil saya sementara abang itu naik mobilnya,” tambahnya.
Selama berada di New Zone, sambung Limmy, dia sempat melihat korban memakan obat dan dirinya juga menjelaskan tidak mengetahui obat apa yang dimakan korban.

“Dia sempat makan obat, tapi aku tak tahu obat apa itu,” sebutnya.
Tak lama berada di Diskotik New Zone, keduanya lalu check ini ke Hotel Grand Sakura, di Jalan Prof HM Yamin Medan dan mereka masuk ke kamar 333 yang berada di Lantai III.

“Dari New Zone kami lalu ke Hotel Grand Sakura. Awalnya saya minta ke Hotel JW Marriot tapi abang itu bilang terlalu mahal harga kamarnya dan memilih Hotel Sakura,” jelasnya.

Ditambahkan Limmy, dia ke Medan hanya untuk refreshing saja di Retro dan saat berada di kamar dirinya langsung masuk ke kamar mandi untuk buang hajat dan korban terlihat tiduran di kasur yang ada di dalam kamar.

Menurutnya, mereka mengobrol sebentar dan keduanya langsung tidur. Saat disinggung apakah sebelum tidur keduanya ada melakukan hubungan suami istri, Limmy membantahnya.

“Kami hanya mengobrol saja dan tidak ada buat macam-macam,” bebernya.

Saat tertidur lelap, terangnya, tiba-tiba dia terbangun dan terkejut melihat korban kejang-kejang dan melaporkannya ke pihak hotel. “Pihak hotel sempat membawa ke RSU dr Pirngadi Medan untuk mendapat perawatan. Namun, saat tiba dirumah sakit dia meninggal dunia,” jelasnya.

Sementara itu, istri korban, Shiren (27) didampingi adik korban saat di Mapolsek Medan Timur enggan berkomentar.
“Tak tahu saya, jangan tanya sama saya,” ujarnya.

Adik kandung korban mengatakan, Aulia diketahui mempunyai penyakit jantung dan sempat melakukan pemeriksaan di RS Margareth di Kawasan Ring Road, Kamis (5/7) lalu.

“Dia ada penyakit jantungnya dan tanggal 5 bulan Juli 2012 kemarin sempat check up di RS Margareth. Ada dua abang saya yang kena sakit jantung dan kedua abang saya itu meninggal,” terangnya.

Kapolsekta Medan Timur, Kompol Patar Silalahi SIK mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan intensif terkait kasus ini.
“Masih kita selidiki kasusnya dan kita akan minta rekap medis yang menyatakan korban memang ada penyakit jantungnya” ujarnya. (jon)

Bundling Kartu As, I-Cherry Perkenalkan Tipe Terbaru

I-Cherry Sale Handphone Besar-besaran

11-14 Juli 2012, Pelataran Parkir Lobby Selecta Jalan Listrik Medan

TERBARU: SPG memperkenalkan tipe terbaru i- Cherry. //asih astuti /SUMUT POS
TERBARU: SPG memperkenalkan tipe terbaru i- Cherry. //asih astuti /SUMUT POS
MEDAN – Bazar handphone i- Cherry bundling kartu As paket Adem Ayem yang digelar Telkomsel di pelataran Gedung Selecta Jalan Listrik,  mencuri perhatian konsumen. Bagaimana tidak, berbagai handphone i-  Cherry terbaru ditawarkan dengan harga promo.

Model terbaru yang diperkenalkan yaitu i- Cherry C4, i- Cherry C10,  C11, dan i- Cherry C12. Jika tipe sebelumnya lebih ditujukan untuk kaum hawa, maka empat seri baru ini ditargetkan untuk semua kalangan baik anak-anak, remaja, mahasiswa, dan eksekutif muda.

I – Cherry C4 adalah ponsel candybar dengan desain minimalis. Seri ini, hadir dalam dua warna yaitu hitam dan silver.
I Cherry C10, ponsel tipe slide dan touch screen yang ditujukan untuk pecinta musik karena dilengkapi dengan headset stereo. Sementara  i- Cherry C11, adalah tipe games phone dan touch screen yang unik karena memiliki spy camera, jadi pengguna bisa mengambil foto secara canded tanpa takut ketahuan. Harga yang ditawarkan dalam event ini hanya Rp 380.000 dari harga normalnya Rp 450.000.

Sedangkan i-  Cherry tipe C12 lebih ditujukan untuk mahasiswa dan kawula muda dengan desain mewah dan elegan.

Yang lebih istimewa lagi, setiap pembelian produk i- Cherry, gratis kartu As paket Adem Ayem. Head of Branch Medan Department Telkomsel, Heribertus Budi Ariyanto mengatakan, dengan paket kartu As Adem Ayem ini, pelanggan dapat menikmati  fasilitas nelpon sepuasnya selama 40 menit setiap harinya selama setahun.  “Paket kartu As paket Adem Ayem merupakan solusi kebutuhan bagi pelanggan Telkomsel yang ingin menikmati ngobrol 40 menit setiap harinya selama setahun,” katanya.

Menurutnya, kartu As paket Adem Ayem ini dapat digunakan pada pukul 00.00 hingga 17.00 WIB kepada seluruh pelanggan Telkomsel. Cara aktivasi Paket Adem Ayem adalah ketik “Adem” dikirimkan ke 1377 untuk aktivasi gratis 3 bulan pertama. Sedangkan, di bulan ke 4 hingga ke 12, pelanggan dapat memperpanjang paketnya seharga Rp20.000/bulan. Untuk mengecek  sisa gratis bicara dengan menghubungi *889#.  “Gratis bicara akan hangus setiap harinya apabila tidak habis dipakai,” ucap Heribertus. (*/sih)

Distributor Nakal Kena Sanksi

Stok Bahan Pangan Jelang Ramadan Aman

MEDAN – Menjelang puasa yang berlangsung beberapa hari lagi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Utara memastikan bahwa stok kebutuhan pokok aman. Dan akan memberikan sanksi kepada distributor dan pedagang yang berniat spekulasi.

Menurut Kepala Dinas Disperindag Sumut, Bidar Alamsyah saat ini stok  stok daging sapi ada sebanyak 12.803 ekor dari kebutuhan 9.288 ekor, sementara stok daging ayam broiler 836.875 ekor dengan kebutuhan  722.661 ekor dan telur ayam ras  sebanyak 5.562 ton dari   4.204 ton yang dibutuhkan. “Untuk beras stok yang kita miliki sebanyak 78.993 ton, dimana jumlah tersebut mampu mencukupi kebutuhan 7 bulan. Dimana alokasinya setiap bulannya sekitar 12.700 ton,” ujarnya dalam rapat koordinasi soal kesiapan stok dan penanganan masalah sembako menjelang Ramadhan dan Idul nu Fitri dengan berbagai jajaran mulai pengusaha pabrikan, distributor berbagai barang, rumah potong hewan, Dinas Perhubungan Sumut, Bulog hingga pihak kepolisian. Sedangkan untuk Gula, saat ini stok yang tersedia sekitar 50 ribuan ton dari kebutuhan 25 ribuan ton per bulan.

Stok kebutuhan pokok yang memadai hingga beberapa bulan kedepan ini diharapkan agar para pedagang dan distributor tidak berspekulasi dan menaikkan harga. “Kita akan memberikan sanksi, berupa pencabutan izin usaha hingga pidana. Karena kita sudah berkoordinasi dengan pihak yang berwenang,” lanjutnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumut juga akan segera melakukan berbagai langkah untuk menekan aksi spekulan yakni dengan melakukan operasi pasar saat harga naik dan menggelar pasar murah. “Tim Terpadu Pengawasan Barang Beredar Sumut juga mulai awal pekan depan turun ke pasar tradisional maupun modern agar semua masalah yang terjadi bisa dideteksi lebih awal  untuk bisa pula segera diatasi,”lanjutnya.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan di Sumatera Utara, Dinas Perhubungan Sumatera Utara akan memberikan kelonggaran berupa toleransi terhadap kelebihan muatan sepanjang dalam taraf wajar untuk angkutan sembako agar pengadaan di daerah terjamin. “Kita beri longgaran hanya selama Ramadan, setelahnya, semua akan berjalan dengan seperti semula,” ujar salah satu Pejabat Dinas Perhubungan Sumut, A Yusman. (ram)

Wahana Permainan Terbesar di Indonesia Segera Dibangun

Wali Kota Medan Gandeng Investor Kota Surabaya

LAUNCHING: Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM didampingi pengusaha travel dan hotel,  Henry Hutabarat saat membuka launching 7th Sumatera International Travel Fair 2012 di Hotel Santika, Kamis (12/7).  //humas pemko medan
LAUNCHING: Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM didampingi pengusaha travel dan hotel, Henry Hutabarat saat membuka launching 7th Sumatera International Travel Fair 2012 di Hotel Santika, Kamis (12/7). //humas pemko medan
Niatan pembangunan sarana permainan itu disampaikan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM saat membuka laun ching 7th Sumatera International Travel Fair 2012 di Convention I Hall Santika Medan, Kamis (12/7).

Menurut orang nomor satu di Kota Medan itu, ibu kota Sumatera Utara, Kota Medan kemungkinan besar memiliki tempat permainan terbesar di Indonesia. Hal itu dikarenakan ada investor asal Kota Surabaya telah menyatakan bersedia berinvestasi dan membangun tempat permainan yang akan memiliki 45 jenis permainan.

Dia beranggapan, bila pembangunan tempat permainan itu benar-benar terealisasi, maka besarnya diperkirakan tiga kali tempat permainan Trans Studio di Bandung. Di mana, luas wahana permainan di Kota Kembang yang sangat tersohor di seluruh nusantara itu hanya luas arealnya hanya sekitar 10 hektar, sedangkan yang akan dibangun di bagian utara Kota Medan  itu luasnya lebih kurang 50 hektar.

“Selain tempat permainan air seperti Theme Park Pantai Cermin, tempat permainan yang akan dibangun nanti dilengkapi 45 jenis permainan. Rencananya, investor asal Surabaya itu melakukan expose terkait pembangunan tempat permainan di hadapan saya pekan depan. Saya harapkan  tidak ada kendala sehingga tempat permainan itu bisa terlaksana untuk dibangun,” paparnya.

Rahudman mengungkapkan, rencana proses pembangunan terus berjalan. Hanya saja, terkait masalah lahan masih menunggu izin lokasi dari Badan Pertanahan Negara (BPN). Sedangkan Pemko Medan, hanya mengeluarkan izin prinsip. Selain izin prinsip, Pemko Medan juga akan membangun infrastruktur jalan dan mempermudah seluruh proses perizinan.

“Kami siap melakukan semuanya untuk meningkatkan wisata di Kota Medan,” sebutnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, selain pembangunan permainan yang super megah dan lengkap serta luas, investor bersedia menyiapkan tempat untuk pedagang kuliner dan cindera mata di sepanjang jalan menuju arena permainan.

Hal itu dilakukan, sebutnya sebagai bagian untuk membuka peluang bagi para pedagang lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar bisa menjajakan hasil produksinya.

“Saya sudah berbicara dengan investornya, dan sekarang investornya sudah bersedia untuk membangunnya,” katanya.

Rahudman menambahkan, sebagai kota modern dan metropolitan, Kota Medan sudah saatnya memiliki wahana permainan anak-anak yang lengkap, sehingga menjadi objek wisata yang digemari masyarakat Kota Medan maupun bisa menarik minat wisatawan lokal serta mancanegara untuk datang ke Kota Medan.

Pria berkumis itu juga menyatakan, dengan adanya sarana permainan terluas dan terbesar di Indonesia itu, Kota Medan semakin berpeluang untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena secara otomatis akan banyak orang bertransaksi di Kota Medan ini.
“Semakin banyak warga luar Kota Medan bertransaksi di Kota Me dan, maka semakin tinggi perputaran perekonomian. Hasilnya, berimbas kepada peningkatan PAD Kota Medan,” sebutnya. (gus)

Wahana Permainan Bisa Undang Wisatawan

Rencana pembangunan wahana 45 jenis permainan mendapatkan respon baik dari Ketua DPRD Kota Medan Drs H Amiruddin. Sebab, wahanan permainan itu yang bisa menggugah wisatawan dating mengunjungi kota terbesar ketiga di Indonesia itu.

“Niatan untuk membangunan wahana permainan itu sangat baik, karena itu bisa menarik wisatawan untuk datang ke Kota Medan, apalagi Kota Medan ini juga dikenal kota besar dan memiliki banyak bangunan bersejarah,” sebutnya.

Dia mengingatkan, dalam melakukan pembangunan wahana permainan terbesar dan terlengkap di Indonesia, Pemko Medan harus terlebih dahulu melakukan kajian lokasi, sarana dan prasarana. Sehingga pembangunan tersebut bisa mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan.
“Itu harus disinkronkan, karena Kota Medan juga membutuhkan pendapatan daerah untuk memenuhi operasional perawatan fasilitas publik,” ucapnya.
Amiruddin menyampaikan, dalam melakukan kajian, Pemko Medan perlu melakukan studi banding ke daerah lain yang telah memiliki wahana permainan, sehingga dalam melakukan kajiannya bisa berjalan dengan maksimal.

“Jadi sangat perlu kajian dan studi banding ke daerah lain. Karena sistem teknis bangunan yang sudah menjadi urusannya investor, tapi dari sisi pengelolaan pemerintahannya perlu mengambil contoh dari daerah lain seperti Bandung dan Jakarta,” ujarnya.

Dia berpendapat, persiapan pembangunan wahana permainan itu sangat penting dikarenakan banyak dampak yang akan muncul. Baik dampak positif dan negatif. Tapi, untuk meminimalkan dampak negatif inilah diperlukan studi banding.  Lebih lanjut, dia menyatakan, wahana permainan yang ada ini sangat bisa membuka lowongan pekerjaan, sehingga meningkatkan roda perekonomian warga sekitar. Kemudian, secara otomotis perekomonian di lokasi terus berputar.

“Pastinya memberikan kontrubusi, baik terbukanya lowongan pekerjaan baru dan meningkatkan perekonomian warga sekitar,” sebutnya.
Amiruddin berharap Pemko Medan bisa terus meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Medan. Namun, kunjungannya bukan sebatas untuk transit wisata ke daerah lain, melainkan  Kota Medan menjadi kunjungan wisatawan.

“Jadi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata wajib membuat program wsata yang terbaik, sehingga bisa lebih mensukseskan Program Pemerintah Visit Medan Year 2012,” katanya. (gus)

Murnikan Niat Jernihkan Hati

Sabda Rasulullah saw.: “Sesungguhnya di dalam tubuh anak Adam terdapat segumpal daging, apabila daging itu baik, seluruh tubuh pun menjadi baik. Ketahuilah, bahwa daging yang dimaksud itu adalah hati. (HR. Bukhari dan Muslim).

Batin adalah penguasa yang mengendalikan lahir dan bisikan-bisikan hati mendahului perbuatan-perbuatan anggota tubuh, bahkan yang terakhir merupakan dampak dari bisikan, karenanya, jika sebuah azaz itu rusak, maka rusaklah dampak itu. Nabi saw. bersabda: “Kedua mata manusia adalah jalan, kedua telinga dan lisannya adalah penerjemah, kedua tangannya adalah sepasang sayap, kedua kakinya adalah delegasi dan hatinya adalah Raja. Jika sang Raja baik, baik pulalah pasukannya. Karenanya, wajiblah melakukan muraqabah untuk mensucikan dari segala macam penyakit jiwa dan karakter lalim yang menderanya. Jika bisikan pada awal kemunculannya adalah suatu paksaan (korupsi, perkosaan dan sebagainya), namun pada fase lanjutannya tidaklah demikian, karenanya, manusia dianggap bertanggung jawab atas niatnya. Allah swt. telah mengisyaratkan kepada hati beserta pendengaran dan penglihatan, bahwa “semua itu akan diminta pertanggungjawabannya” (Al-Isra’: 36)

Demikian juga telah diisyaratkan, bahwa perbuatan bergantung pada niat dan setiap manusia mendapatkan apa yang diniatkannya, bahwa perbuatan membutuhkan niat agar menjadi baik atau buruk, kendati perbuatan tidak selalu terwujud, karena terhalang oleh faktor tertentu. Bahkan, terkadang sebuah perbuatan memiliki hukum yang berbeda, apakah ia murni, baik ataukah bercampur dengan kejahatan. Hal ini karena bisikan maupun bujukan jiwa untuk melakukan perbuatan, selain demi keridaan Allah swt. akan mengeluarkan perbuatan itu dari keikhlasan. Jadi, ketaatan dalam penentuan keabsahan dan penggandaan keutamaannya, terkait erat dengan niat ketika seseorang berniat melakukan ketaatan itu menjadi kemaksiatan, karena ria merupakan hawa nafsu yang terselubung, gejala kemusyrikan, memandang, bahwa dalam melakukan perbuatan seseorang telah memaksudkannya demi selain Allah dan itulah syirik yang tersamarkan.

Di sisi lain, niat tanpa perbuatan, sudah dapat dianggap baik atau buruk, karenanya, siapa yang ingin melakukan kebaikan, namun tidak merealisasikannya, hal ini tetap dicatat, sebab kehendak hati merupakan indikasi kecenderungan seseorang kepada kebaikan dan berpalingnya dari hawa nafsu. Jika niat memang demikian dan jika niat merupakan pondasi perbuatan, maka ia lebih utama daripada perbuatan, karenanya, adalah suatu kewajiban untuk memurnikan niat dan menjernihkan hati dari tercampur kotoran, sehingga suatu perbuatan tidak menjadi rusak. Namun itu tidak berarti, bahwa perbuatan itu sendiri tidak memiliki nilai.

Bisikan Hati Motivasi Perbuatan

Parameter etika bagi manusia, menurut kebanyakan mazhab etika, terletak pada sisi lahiriah perbuatannya, sehingga mazhab-mazhab tersebut tidak menuntut manusia selain perbuatan baik. Jika gerakan itu mengeluarkan perbuatan-perbuatan baik dan terpuji secara syariat dan akal, maka dinamakan perangai bagus, jika keluar darinya adalah perbuatan-perbuatan buruk, ia disebut perangai buruk. Etika/perangai bukanlah perbuatan, tapi struktur yang mengeluarkan perbuatan.

Perbuatan anggota tubuh tak lain merupakan ekspresi dari bisikan-bisikan kalbu, karenanya mengetahui hati dan rahasia-rahasianya diwajibkan demi alasan etika, jika hati suci, maka perbuatan akan baik, seluruh sifat yang muncul dari hati akan terekspresikan anggota tubuhnya. Hati adalah pemegang kendali dan anggota tubuh tunduk kepadanya. Anggota tubuh tidak dapat menentang atau memberontak kepada hati, karena itu hati-lah yang harus diperbaiki, diluruskan, dilakukan penilaian atasnya dan dicela. Hadis Nabi menyatakan: “Allah tidak memandang bentuk kalian, melainkan memandang hati dan perbuatan kalian”. Dan Allah berfirman: “Tapi Allah menghukum kamu disebabkan apa yang dilakukan hatimu”.

Al-Ghazali pernah menganalisa peran hati dan dampaknya pada kekuatan jiwa dan anggota tubuh, ia menulis; yang pertama terlintas di dalam hati adalah bisikan kepada sesuatu, seperti perempuan yang berjalan di belakang seseorang yang jika ia menoleh kepadanya, ia akan melihatnya. Yang kedua adalah bergeraknya hasrat untuk melihat perempuan itu, yang merupakan gerakan nafsu. Ini berasal dari bisikan pertama yang merupakan kecenderungan alamiah. Yang ketiga adalah keputusan hati, bahwa dia harus melakukannya, yakni melihat perempuan itu. Jika karakter orang itu netral, maka hasratnya tidak akan terbangkitkan, selama ada faktor pengalih perhatian, seperti rasa malu atau takut. Kondisi ini disebut proses peyakinan diri sebagai kelanjutkan bisikan. Dan kecenderungan keempat, adalah tekad untuk melihatnya dan melakukan sesuatu kepadanya dan ini kami sebut keinginan, niat, maksud untuk berbuat.

Demikian empat kondisi hati sebelum lahirnya perbuatan lewat anggota tubuh, pertama, bisikan jiwa, kedua, kecenderungan, ketiga peyakinan diri dan keempat, maksud. Jika ia tidak memandang perempuan itu, karena adanya penghalang, berarti ia tidak memiliki peran apapun, begitu juga, jika ia tidak melakukannya sebagai mujahadah atas jiwa, maka ia tidak akan terkena konsekwensi apapun.

Debu Menempel Mata Hati Gelap

Sesungguhnya setiap saat, manusia berbuat dosa, baik kecil maupun besar, baik disadari atau tidak, dosa-dosa itu ibarat debut yang menempel di mata hati, apabila dibiarkan akan menjadi kerap dan hati sama sekali tertutup, sehingga hati tertutup dari kebenaran. Kalau sudah demikian, maka mata hati menjadi gelap, pikiran-pikiran kotor dan jahat memenuhinya setiap saat. Sedangkan untuk dapat memperdayakan mata batin dalam memandang keajaiban, diperlukan hati yang bersih. Hati ibarat cermin, jika tertutup debu, maka tak akan mampu menampakkan bayangan, jika cermin bersih, bayangan akan tampak jelas, jika hati bersih, maka mata batin dapat menembus keajaiban-keajaiban, itulah yang disebut karomah.

Langkah pertama sekali yang harus ditempuh sebagai riyadhah (latihan rohani) adalah taubat. Yang menyebabkan manusia jauh dari Allah adalah karena dia berbuat dosa, dosa mengotori hati, sehingga hati berkerak, tidak bisa melihat keajaiban-keajaiban yang datangnya dari Allah swt. Para Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul menerima wahyu, karena hati mereka bersih dari dosa, sedangkan manusia, jika bersih dari dosa, tidak ada hijab (pembatas) antara dirinya dengan Sang Khalik, ia mudah menerima ilham.

Jika kita bertekad untuk membuka hijab dan ingin memiliki daya ketajaman mata batin, maka tindakan pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan dirinya dari segala macam dosa dengan jalan bertaubat, setiap hamba Allah wajib bertaubat atas dosanya, taubat mengandung makna kembali, kembali ke jalan yang benar.

Akhirnya, hanya Allah-lah yang Tahu, apakah benar seseorang telah bertaubat dengan sungguh-sungguh, manusia hanya bisa melihat dan merasakan dampak dari orang-orang yang bertaubat. Benarkah ia sudah meminta maaf, mengembalikan hak-hak orang yang pernah terzalimi, membangun kehidupan baru yang Islami dan hal-hal lain atau taubat hiasan bibir yang tanpa beban?.

Penulis Dosen STAI Sumatera, PTI Al-Hikmah dan
STAI Batangkuis

Negara Harus Memberi Bekal Nilai-nilai Berkeluarga

Dari Dialog Tokoh Perempuan Peduli Keluarga MHTI

Sebagai bentuk keprihatinan  terhadap menurunnya tingkat kesejahteraan keluarga Indonesia, DPD Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia  (MHTI) Wilayah Sumatera Utara menggelar  dialog tokoh perempuan peduli keluarga di Medan baru-baru ini.

Dialog yang mengangkat tema Khilafah: Negara yang Mewujudkan Keluarga Bahagia Sejahtera ini dihadiri sekitar 300 peserta.  Peserta  cukup antusias  mengikuti  pemaparan dari kedua pemateri  yaitu Asmaul Husna Amd yang memaparkan materi Kapitalisme Menghancurkan Keluarga  Muslim dan pemateri kedua Sri Cahyo Wahyuni,S.Pi yang memaparkan materi Politik Ekonomi Islam. Honriani Nst,S.T selaku asisten juru bicara Muslimah Hizbut Tahrir Wilayah Sumatera Utara  dalam paparannya mengatakan, kebahagiaan dan kesejahteraan tidak bisa terwujud sekadar karena faktor besar dan kecilnya jumlah anggota keluarga. Kebahagiaan akan terwujud bila masing-masing pihak dalam keluarga menjalankan fungsinya, memahami hak dan kewajibannya serta terpelihara keharmonisan. Kesejahteraan juga hanya mungkin didapatkan dengan pemenuhan seluruh kebutuhan dasar masing-masing orang dan tersedianya fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan dan rasa aman. Keduanya membutuhkan peran besar negara sebagai penanggung jawab.

Sebagai sumbangsih pemikiran guna mewujudkan keluarga Indonesia Bahagia dan Sejahtera,  Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia, ujarnya,  menyerukan beberapa hal.  Antara lain, negara harus memberikan bekal nilai-nilai berkeluarga melalui kurikulum pendidikan dan penyuluhan. Kemudian, negara bertindak tegas menghapus  semua media dan penyebaran ide-ide yang kontraproduktif terhadap nilai berkeluarga.  Negara juga harus menyediakan lapangan kerja yang memadai, mewujudkan iklim usaha yang kondusif, dan negara juga harus menyediakan kebutuhan publik secara berkualitas semisal pendidikan dan kesehatan tanpa biaya.

Honriani menambahkan,  Islam memberikan jalan keluar dengan penerapan sistem politik Khilafah Islamiyah dan sistem ekonomi islam. Khilafah Islamiyah akan menjadi pelindung dari serangan pemikiran dan budaya asing. Khilafah juga akan mandiri menentukan corak kurikulum pendidikan, mandiri  memberikan solusi bagi persoalan yang menimpa keluarga melalui program pemberdayaan perempuan, pendewasaan usia pernikahan dan lain-lain. (sih)

Uang Pungutan di Sekolah Harus Dikembalikan

JAKARTA – Pelanggaran demi pelanggaran masih saja mewarnai penerimaan siswa baru (PSB). Posko bersama yang dibentuk ICW (Indonesia Corruption Watch) dan Ombudsman RI menerima 112 laporan kasus pelanggaran PSB dari seluruh tanah air.

Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik ICW Febri Hendri mengatakan, sebanyak 112 kasus yang dilaporkan masyarakat itu muncul dari 108 sekolah di berbagai jenjang. Jenis pelanggaran yang paling banyak dilaporkan adalah pungutan sekolah.

Febri mengungkapkan, laporan terkait dengan pungutan saat PSB mencapai 60 kasus. Selain itu juga ada laporan kekacauan proses (18 kasus) dan pungutan daftar ulang sejumlah (10 kasus). Selain itu juga ada laporan terkait dengan penahanan ijazah.

Jika dihitung berdasarkan tarif, besaran pungutan beraneka ragam. Tarif di sekolah negeri dan swasta juga berbeda. Pungutan rata-rata di jenjang SD adalah Rp1,3 juta hingga Rp1,5 juta. Sementara untuk jenjang SMP mencapai Rp2 juta. Nah, untuk jenjang SMA, pungutan berkisar pada angka Rp2,4 juta.
Pihak sekolah menarik pungutan dengan bermacam dalih. Di antaranya untuk biaya seragam. Ada juga pungutan dengan dasar untuk biaya operasional. Hal ini mengundang pertanyaan karena sekolah sesungguhnya sudah menerima bantuan operasional sekolah (BOS).

Febri prihatin dengan banyaknya laporan terkait dengan pungutan ini. ICM merekomendasikan kepada Ombudsman RI dan perwakilannya di daerah untuk memanggil jajaran kepala sekolah, kepala dinas pendidikan, hingga kepala daerah.

“Terus maraknya pelanggaran dalam bentuk pungutan ini karena penegakan hukum kurang aktif,” kata dia.

Banyaknya laporan dugaan pelanggaran selama masa PSB ini juga disorot Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud Haryono Umar mengatakan, pengawasan terhadap masa PSB ini tidak main-main. Pengawasannya seketat masa ujian nasional (unas).

Kemendikbud sendiri membuka posko pengaduan masa PSB. Dari laporan tersebut, Haryono mengatakan rata-rata masyarakat mengadu terkait transparansi penerimaan siswa baru. “Laporan pungutan juga ada,” kata dia.

Haryono menuturkan, jika memang terbukti ada pelanggaran pungutan sekolah, solusi terbaik adalah uang pungutan dikembalikan lagi ke siswa. “Khusus untuk tahun ini, belum saya terima ada sekolah yang mengembalikan pungutan,” katanya.

Haryono masih menunggu hasil pemantauan masa PSB yang dijalankan oleh tim auditor dari Itjen Kemendikbud. Tim ini terus memantau PSB di daerah. Jika tim mengatakan terbukti ada pengungutan, Kemendikbud tidak menunggu lama untuk memerintahkan sekolah mengembalikan uang pungutan kepada siswa. “Karena sekolah itu di bawah wewenang pemda, kami menerbitkan surat rekomendasi penjatuhan sanksi,” katanya.
Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu  mengatakan, sanksi yang paling mudah dijalankan dan tidak membutuhkan banyak tenaga adalah pihak sekolah mengembalikan uang pungutan tersebut. Dia berharap kepala daerah tegas dalam menyikapi laporan masyarakat yang menyebutkan masih banyak pungutan dalam PSB. (wan/ca/jpnn)

Tambahan Kuota Haji Segera Turun

JAKARTA – Setelah pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 1433 H/2012 M tuntas, pemerintah melanjutkan koordinasi dengan pemerintah Arab Saudi. Agenda koordinasi ini diantaranya adalah terkait tambahan kuota haji dan pengurusan dokumen imigrasi.

Ditemui di kantor Kementerian Agama (Kemenag) kemarin (12/7) Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (Dirjen PHU) Anggito Abimanyu menuturkan, belum ada kejelasan terkait tambaha kuota haji tersebut. “Insya”allah segera diputuskan, tetapi yang jelas sekarang masih belum,” katanya.
Menurut Anggito, kepastian besaran tambahan kuota haji ini penting. Sebab menunjang pelayanan jamaah haji selama di Arab Saudi. Saat ini pemerintah masih memperkirkan tambahan kuota haji yang diberikan Arab Saudi ke Indonesia sebanyak 10 ribu kursi. Tapi asumsi yang merujuk pada kondisi haji tahun lalu ini masih belum bisa dipastikan.

Skenario persiapan haji yang dijalankan pemerintah setelah tambahan kuota haji ini ditetapkan adalah, segera menjalankan pengundian maktab atau tempat pemondokan. Seperti diketahui, pemondokan yang sudah disewa pemerintah Indonesia di Makkah saat ini berada di radius maksimal 2.500 meteri dari Masjidil Haram.

Persiapan berikutnya yang dijalankan Kemenag adalah pengurusan Visa. “Pengurusan visa sudah mulai berjalan,” ujar Anggito.
Pemerintah kerajaan Arab Saudi udah mulai membuka pengurusan visa haji pada pertengahan bulan Sya”ban, dalam kalenderi Islam.
Dalam kalender umum, pertengahan bulan Sya”ban jatuh pada 4 Juli lalu. Karena masih berjalan beberapa hari, Anggtio belum memaparkan perkembangan jumlah visa haji yang sudah keluar. Pengurusan visa haji ini dijalankan secara bertahap dan khusus untuk calon jamaah haji yang sudah beres pengurusan paspornya.(wan/jpnn)

Dahlan Iskan Rilis Album Religi Bareng Hadad Alwi

Entah serius atau hanya bercanda, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengungkapkan bakal mengeluarkan album religi dengan berduet dengan Haddad Alwi yang terkenal dengan album Cinta Rasullulah. Hal tersebut diungkapkan Dahlan ketika mengunjungi wartawan di ruang pers dengan mengajak pula Hadddad Alwi. Dahlan Iskan mengatakan kalau ia mau nyanyi duet sama Haddad Alwi.

Haddad Alwi juga mengatakan bahwa ia dan Dahlan Iskan mau membuat album. Entah benar apa tidak, tunggu saja menjelang bulan Ramadhan apakah Dahlan Iskan dengan Haddad Alwi bakal mengeluarkan album religi.(net)

Pilgub Masih Relevan Dipertahankan

JAKARTA-Pelaksanaan Pilgubsu pada Maret 2013 mendatang diusulkan tetap berlanjut. Wacana pemerintah terhadap RUU Pilkada yang menginginkan gubernur dipilih oleh DPRD justru dianggap tidak efektif dalam pengawasan otonomi daerah. Otonomi akan lebih tepat sasaran bila difokuskan di provinsi, sehingga pemilihan langsung gubernur/wakil gubernur (Pilgub) dianggap masih relevan untuk demokrasi saat ini.

‘’Jadi bukan kebalikannya sebagaimana usulan pemerintah lewat Kementerian Dalam Negeri,’’ ungkap Pakar Hukum Tata Negara Prof Dr Yusril Ihza Mahendra kepada koran ini di Jakarta, kemarin.

Yusril berpendapat pasangan kepala daerah di kabupaten/kota justru dipilih oleh DPRD. Langkah ini untuk mengakhiri hiruk-pikuk Pilkada di kabupaten/kota yang seringkali menghabiskan uang dan energi. Anggaran Pilkada di kabupaten/kota bisa dimanfaatkan untuk membangun daerah tersebut.

‘’Kalau itu dilakukan kecenderungan korupsi dan politik uang yang berulang di setipa Pilkada bisa direm. Cara kita berdemokrasi saat ini  sudah tidak mendidik lagi, jauh dari panggang dari api. Padahal tadinya yang diharapkan terjadinya pembangunan politik dan demokrasi di negeri ini,’’ tukasnya.
Pernyataan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang  berkali-kali ‘mengalahkan’ pemerintah di sejumlah sengketa hukum administrasi ini tentu bukan tanpa argumentasi.

Ia berargumen, selain langkah itu menguatkan posisi, juga memperpendek rentang kendali pemerintah pusat dalam pengawasan otonomi daerah. Yusril mencontohkan pemerintah pusat akan lebih mudah mengawasi  30-40 provinsi ketimbang 500 kabupaten/kota.
Hanya saja, dia mensyaratkan, langkah ini harus dibarengi oleh perimbangan keuangan dan dana bagi hasil (DBH) antara provinsi dan pusat yang lebih adil dan proporsional.

‘’Pemerintah pusat tinggal menyalurkan anggaran kepada provinsi yang miskin dan tertinggal,” ujarnya. Terkait pelaksanaan Pilgub yang sudah dijadwalkan seperti Pilgubsu, menurut Yusril, sebaiknya dilanjutkan sesuai agenda.

Pernyataan Yusril ini bertentangan dengan rekomendasi yang disampaikan seluruh Asosiasi Pemda dan Asosiasi DPRD yang diundang Komisi II DPR untuk membahas RUU Pilkada, beberapa waktu lalu.  Dalam forum itu, kedua asosiasi itu sepakat dengan rumusan Pilgub dipilih oleh DPRD.
Wali Kota Medan Rahudman Harahap selaku Wakil Ketua I APEKSI bidang Pemerintahan dan Otonomi, mengatakan titik berat otonomi adalah peningkatan efisiensi dan efektivitas pemerintahan yang menjamin demokrasi, Pilkada langsung gubernu sebaiknya dihapuskan.

Unsur pemda yang diundang adalah Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI), Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI), dan Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI).

Sementara itu, kalangan DPR RI menargetkan UU Pilkada paling cepat disahkan pada Desember 2012 karena fase pembahasan sudah masuk daftar inventarisasi masalah di tingkat fraksi.

“Paling cepat UU Pilkada itu selesai Desember tahun ini,” kata Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Sunardi Ayub, di Jakarta, Selasa (27/6). Soal wacana gubernur dipilih DPRD, Sunardi menjelaskan, hampir seluruh fraksi menyetujui gubernur dipilih oleh DPRD. Kendati begitu ada sejumlah masalah pelik yang masih  memerlukan pembahasan mendalam. (gir)