Home Blog Page 13549

Telur Berlafaz Allah

KISARAN- Warga Jalan Panglima Polem Kelurahan Tegal Sari Kisaran mendadak heboh, ketika Nurhayati (40) pemilik warung di Jalan Panglima Polem persis di depan kantor PDAM Kisaran menemukan kuning telur bertulisikan lafaz ALLAH, Sabtu (5/5).

Kepada METRO ASAHAN, Nurhayati pemilik warung itu mengaku, kala itu dia hendak menggoreng telur. Lalu, dia mengambil telur dan memecahkannya.

Namun ketika hendak menggoreng telur yang sudah dikeluarkan dari cangkangnya, dia terkejut karena melihat kuning telur bertuliskan lafaz Allah.
“Aku perhatikan secara seksama, ternyata di kuning telur yang hampir dimasukkan ke dalam minyak ada barcak seperti membentuk lafaz Allah,” kata Nurhayati sembari menuturkan telur itu satu dari 10 butir yang pagi itu baru dibelinya.

Penemuan kuning telur bertuliskan lafaz Allah itu pun, langsung menyebar dari mulut ke mulut, sehinga warga di daerah itu langsung berdatangan ke warung milik Nurhayati.

Saat menyaksikan kuning telur itu, banyak komentar-komentar dari warga. “Apa pun, bila Allah berkehendak dapat terjadi ya seperti ini,” tutur Alek salah seorang warga.

Terpisah H Syahrul, tokoh agama di daerah itu ketika dimintai komentar terkait penemuan kuning telur bertuliskan lafaz Allah itu menuturkan, hal itu merupakan tanda-tanda yang ditunjukkuan kepada manusia, bahwa kebesaran Allah yang muncul di dunia.

Dia menambahkan, sebagai umat Muslim hendaknya semakin banyak beribadah dan bertaubat dan menjauhi perbuatan keji dan munkar.(sus/smg)

Wali Kota Dituding Langgar Aturan

Pematangsiantar- Belum lama ini, Wali Kota Pematangsiantar Hulman Sitorus SE menyampaikan draf Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2011 ke DPRD setempat. Hanya saja, draf itu diserahkan tanpa menyertakan hasil audit BPK dan tanpa laporan realisasi keuangan untuk triwulan IV tahun 2011.

Hal itu disampaikan pemerhati anggaran di Kota Pematangsiantar, Direktur Eksekutif Fitra (Forum Transparansi Anggaran), Oktavianus Rumahorbo, Minggu (6/5), setelah mendapat informasi dari sejumlah anggota DPRD.

Menyikapi hal itu, Rumahorbo menuding Wali Kota melanggar Peraturan Pemerintah (PP) nomor 58 tahun 2005 tentang pedoman penyusunan dan pelaksanaan APBD dan melanggar PP nomor 16 tahun 2010 tentang pedoman penyusunan peraturan tata tertib DPRD.

“Itu melanggar PP 58 (tahun 2005) dan PP 16 (tahun 2010). Karena di peraturan itu disebutkan, LKPJ diserahkan untuk dibahas DPRD, disertai dengan hasil audit BPK,” sebut Oktavinaus Rumahorbo.

Diserahkannya LKPJ tanpa hasil audit BPK, diperkirakan pemerhati anggaran ini karena, Pemko Pematangsiantar diduga sedang menyembunyikan suatu agenda atau program kegiatan, yang akan dialokasikan anggarannya melalui Perubahan APBD tahun 2012 nanti.

Indikasi lainnya, draf LKPJ yang diserahkan sarat dengan masalah. Sehingga, untuk menghindari masalah yang muncul dari hasil audit BPK, membuat draf LKPJ buru buru diserahkan ke dewan. Kondisi seperti itu, bagi Rumahorbo, menunjukkan kesan penyelenggaran pemerintahan di Kota Pematangsiantar buruk. Seperti pelaksanaan kegiatan proyek di tahun 2011 yang amburadul. Dimana, kegiatan masih berlangsung hingga Maret 2012, namun anggaran biaya (dana proyek) sudah dicairkan di bulan Desember 2011. (mag-20/smg)

Mewujudkan Generasi Medan yang Sehat

Ribuan Warga Sumut Meriahkan Go Medan Fun Day 2012

RAMAI: Peserta yang ikut dalam acara Go Medan Fun Day 2012.

Even yang digelar Harian Sumut Pos bersama Yamaha, Sirup Kurnia dan sejumlah pendukung acara bertajuk Go Medan Fun Day 2012 menjadi momentum bersejarah di Kota Medan, Minggu (6/5).

RIBUAN warga Sumut terutama dari Medan, Deli Serdang dan Binjai tumpah ruah di Alfa Scorpii Jalan H Adam Malik Medan dan Lapangan Merdeka Jalan Balai Kota Medan. Kegiatan fun bike (sepeda santai) dan fun walk (jalan santai) beserta beragam acara menarik ini dimaksudkan mewujudkan generasi Medan yang sehat.

Mengenakan kaos seragam berwarna putih, mampu ‘memutihkan’ kawasan Jalan H Adam Malik Medan yang terpaksa ditutup sementara menjelang pelepasan peserta yang dilakukan Wapemred Sumut Pos Hirzan, Manager Operasional Yamaha Akademik Zainal Arifin Harahap dan pimpinan Sirup Kurnia Natalis.

Kegiatan Sumut Pos Go Medan Fun Day dengan mengambil tema Generasi Medan Sehat 2012 berlangsung meriah. Even ini diikuti tak kurang dari lima ribuan peserta. Kegiatan yang digelar antara lain fun bike, fun walk, fun aerobic, check up dan konsultasi kesehatan gratis, live band dan lucky draw.
Acara tersebut digelar tepat pukul 06.00 WIB. Titik kumpul peserta di Jalan Adam Malik Medan tepatnya di depan PT Alfa Scorpii. Acara pertama digelar yakni acara jalan santai dan fun bike. Peserta jalan santai dan fun bike dilepas Pemimpin Redaksi Harian Sumut Pos yang diwakili, Wakil Pemimpin Redaksi, Hirjan  didampingi Pimpinan Sirup Kurnia Jonas, PT Alfa Scorpii diwakili Zulkarnain Harahap dan seluruh sponsor.

SENAM: Para peserta Sumut Pos Go Medan Fun Day 2012 antusias ikuti senam sehat di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (6/5).

Sesuai titik-titik rute yang telah disiapkan, peserta jalan santai dan fun bike diiringi mobil ambulance, mobil loading, mobil panitia dari start berjalan menuju Bundaran Simpang Golden, Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Imam Bonjol, lalu Jalan Palang Merah, Jalan Ahmad Yani, Jalan Balai Kota, hingga finish di Jalan Bukit Barisan. Kemudian peserta jalan santai dan fun bike memasuki Lapangan Merdeka Kota Medan.

Disini, seluruh peserta dikumpulkan untuk mengikuti senam fun aerobic dengan instruktur dari Asiafi (Asosiasi Instrutruktur dan Fitnes Indonesia) Sumut. Kemudian dilanjutkan dengan penukaran sobekan kupon ke dua tempat yang telah disediakan di antaranya stan Indofood dan Sumut Pos agar para peserta mendapat paket sarapan dan kupon lucky draw.

Ketua Panitia, Adnan Nainggolan mengatakan kegiatan ini diadakan agar warga Kota Medan dapat menikmati hiburan bersama keluarga. “Dengan acara ini, seluruh warga Kota Medan bisa menikmati hiburan dan olahraga pagi bersama. Dengan begitu suasana keakraban lebih terasa,” jelasnya.
Saat ini, katanya, Kota Medan belum memiliki hari khusus santai sembari menikmati hiburan bersama keluarga. Untuk itu, kegiatan ini direncanakan akan menjadi agenda bulanan dengan lokasi, kegiatan yang berbeda.

Wapemred Sumut Pos, Hirzan menambahkan kegiatan peduli kesehatan ini adah bentuk apresiasi Sumut Pos terhadap pembaca setianya. “Kegiatan ini kita gelar sebagai bentuk kepedulian Koran Sumut Pos sebagai koran ternama di Sumut terhadap pembaca setia. Kita juga akan merencanakan kegiatan sebagai agenda setiap bulan,” katanya.

SEPEDA: Peserta mendapatkan hadiah sepeda gunung dari sponsor.

Zainal, perwakilan Alfa Scorfii mengatakan, even ini tidak hanya untuk mempromosikan produk saja, namun sebagai bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat Medan dalam membiasakan hidup sehat.

Dalam kesempatan yang sama,  Marketing Sirup Kurnia, Natales berharap kegiatan olahraga ini bisa bermanfaat untuk kesehatan dan penuh kesenangan.
“Semoga acara bisa berjalan baik dan menyenangkan sesuai tema kita Go Medan Funday-Generasi Medan Sehat,”sebutnya.

Pantauan di lokasi penyelenggaraan, ribuan iringan sepeda dengan terlihat rapi mengikuti rute yang ditetapkan oleh panitia. Kemudian, semua peserta finis di Lapangan Merdeka Medan.

Sementara itu, hasil lucky draw pada Even bertajuk Go Medan Funday-Generasi Medan Sehat 2012 berhasil mengundi 37 pemenang yang memperoleh hadiah hiburan dan tiga pemenang dengan hadiah utama. Untuk hadiah utama, satu unit sepeda motor matic Yamaha Mio dimenangkan oleh Darniah Warga Komplek TNI AU, Kecamatan Medan Polonia yang histeris mendapatkan hadiah utama tersebut.

BMX: Atraksi tim BMX dari Wim Cycle memeriahkan acara.

Dirinya tidak menyangka akan mendapatkan hadiah utama. “Saya sudah sembahyang tahajud tadi malam, tadipun sedekah disekitar lapangan merdeka. Dalam doanya, saya meminta agar menang dan mendapat hadiah utama pada saat lucky draw,” kata Darniah dengan meneteskan airmata.
Dalam Even yang bertujuan untuk mengajak seluruh masyarakat Kota Medan menjaga kebugaran tubuh dengan mengikuti rangkaian kegiatan olahraga di pagi hari. Juga memberikan hadiah utama lainnya seperti dua buah sepeda gunung dan TV. Di samping itu juga banyak hadiah hiburan mulai dari kompor gas, payung, jaket, hingga sirup Kurnia.

HADIAH UTAMA: Damiah mendapatkan undian satu unit Sepeda Motor Yamaha.

Even ini juga didukung Dinas Pertamanan Kota Medan, Dinas Perhubungan Kota Medan, Sirup Kurnia, PT Alfa Scorpii, Asiafi Sumut, Janssen, PKPU Sumut, Wim Cycle, KSGS Sumut, ABI Sumut, Holisticare Ester C, Bank Sumut, Indomaret, Bank Bukopin, Fatigon Hydro, Sari Roti, Betadine, Fatigon, Indofood, Hotel Candi, Hotel Soechi, Toko Sportindo, PD Pasar, Wiro Sableng Elektronik, Plaza Millenium, Teh Pucuk Harum, Club Sejahtera, Walet Puti, Energen, Posmetro Medan, Radio Sonya, I Radio, Radio Dangdut Indonesia, Diabetasol, Myzone serta Ketua Komunitas Ontel Sumut Safwan Khayat. (*)

N+1 atau S-1, Jumlah Ideal Sepeda yang Harus Dimiliki

Gowes Bersama Joy Riders, Komunitas Sepeda Terbesar Singapura (2-Habis)

Jalanan Singapura bakal memuaskan penggemar sepeda balap. Jalan lebar, naik-turun menantang, dan kaya variasi belokan. Tapi hati-hati, lubang besar tetap siap menerkam setiap saat.

AZRUL ANANDA, Singapura

Joy Riders, komunitas sepeda terbesar di Singapura, punya lambang menarik. Nama ‘Joy’ tentu saja diambil dari nama pemrakarsanya: Joyce Leong.
Slogan Born to Ride juga didapat dari hari istimewa Joyce, yaitu ketika ada acara gowes bareng merayakan ulang tahunnya (hari born) ke-50. Kurang lebih saat itulah ‘enam tahun lalu’ komunitas tersebut terbentuk.

Lalu, ada gambar siput. Itu juga dari julukan Joyce, yaitu Snail Queen alias Ratu Siput. Ketika ditanya kenapa itu menjadi julukan, Joyce menjawab dengan cerita.

“Dulu itu saya pernah cedera parah. Tapi, tetap ingin bersepeda. Jadi, saya tanya teman-teman, ada nggak yang mau ikut saya bersepeda pelan-pelan seperti siput. Sejak saat itu saya punya julukan Snail Queen,” tutur pensiunan advertising sales tersebut.

Meski julukannya siput, jangan remehkan Joyce Leong. Dia mampu melaju kencang, dengan mudah mencapai rata-rata di atas 35 km per jam. Kalau kita meremehkan, bisa dipermalukan!

Selain siput, di lambang Joy Riders ada pula matahari hitam dengan tulisan angka ‘5’ di tengahnya. “Itu karena kami semua selalu berkumpul pukul 5 pagi, saat masih gelap,” jelas Joyce.

Kalau penasaran dengan Joy Riders, sangat mudah menemukan mereka di Singapura. Ya pukul 5 pagi itu datang saja ke Longhouse. Yaitu, sebuah pujasera di kawasan Upper Thomson, salah satu jalan utama di Singapura.

Di sana hampir setiap hari berkumpul ratusan ‘minimal puluhan’ anggota Joy Riders yang siap riding bersama. Total anggota lebih dari 1.000 orang, tapi tidak semua ikut setiap hari.

Walau jumlahnya bisa ratusan, bukan berarti semua berangkat berbarengan. Harus terbagi dalam beberapa kelompok, masing-masing maksimal 20 orang. Kelompok cepat berangkat duluan, lalu kedua, ketiga, dan seterusnya. Kelompok newbie (peserta baru) berangkat terakhir, ditemani oleh anggota senior yang membantu memandu. Tidak ada police escort (forerider), cukup saling menjaga satu sama lain.

Anggota Joy Riders memang disiplin. Peserta wajib pakai helm, menyalakan lampu putih depan dan lampu merah belakang plus senyum! Disarankan pakai jersey seragam untuk kemudahan identifikasi. Wajib seragam saat weekend atau even khusus.

Disarankan juga membawa botol minum (tentu sangat penting!), ban dalam cadangan, uang minimal 20 dolar untuk jaga-jaga, telepon seluler, dan kalau bisa bawa pompa mini.

Larangan lain: Jangan memakai earphone dan mendengarkan musik, menelepon saat riding, atau sok pamer.

Tentu saja harus ikut aturan lalu lintas yang tertulis untuk pemakai sepeda. Termasuk berhenti saat lampu merah, mengalah kepada pejalan kaki yang menyeberang, hanya boleh memakai lajur paling kiri, maksimal berjajar dua baris, dan hanya boleh menyalip dari kanan.
Menariknya, sepeda boleh naik ke jalan tol atau jalan layang. Syaratnya ya itu tadi: harus tetap di lajur paling kiri.

Rutenya macam-macam. Setiap hari berbeda. Kalau Senin, tentu libur. Tidak ada acara resmi Joy Riders. Silakan latihan sendiri-sendiri kalau ingin latihan. Selasa dan Kamis adalah hari ‘serius’ dengan rute keliling Singapura, dengan jarak total sekitar 60 km.

Rabu dan Jumat adalah hari recovery alias santai. Jarak tempuh 35 sampai 50 km dengan kecepatan lebih rendah. Sabtu biasanya touring jauh, di atas 100 km.

Sabtu ini juga ada kelompok khusus berjulukan Secret Society (kelompok rahasia). Yaitu, berangkat lebih dulu, pukul 04.40, untuk bisa menempuh jarak sejauh mungkin. “Kami sangat suka memberi nama untuk segalanya. Supaya lebih menyenangkan,” jelas Joyce.Minggu hari santai, bersepeda ke tempat wisata atau menuju tempat makan.Joyce sendiri mengaku serius bersepeda untuk mengimbangi hobinya yang lain: makan. “Kalau saya banyak bersepeda, saya boleh banyak makan,” ucapnya, lantas tertawa.

Setiap hari rute berakhir di tempat makan pula. Joyce tampaknya suka minum Dinosaur setiap kali habis bersepeda. Yaitu, es Milo dengan tambahan bubuk ekstrabanyak!

***
Tiga kali ikut gowes bareng Joy Riders, rasanya memang mengasyikkan. Jalanan Singapura membuat bersepeda tidak membosankan. Jalan lebar-lebar, naik-turun menantang, belokan sangat variatif.

Kecepatan pun memuaskan. Saya tidak ikut kelompok cepat, yang secara konstan melaju di atas 35 km per jam (sering di atas 40 km per jam). Saya ikut kelompok kedua bersama Joyce. Di situs Joy Riders, kelompok kedua itu seharusnya melaju 33-35 km per jam. Tapi, jangan percaya tulisan begitu saja! Tetap saja kecepatan sering di atas 40 km per jam dan kalau sedang turunan (descent) dengan mudah bisa di atas 50 km per jam.

Terus terang, butuh semangat dan motivasi ekstra untuk bisa terus bersama kelompok kedua itu. Jarak tempuh 60 km diambil nyaris tanpa berhenti. Hanya sesekali berhenti kalau ada traffic light. Jangan sampai ‘putus’ dan malu. Apalagi, ada banyak anggota perempuan yang akan ‘melahap’ kita kalau kita mudah menyerah.

Pernah saya adu cepat dan ketahanan ‘lawan’ seorang perempuan umur akhir 20-an atau awal 30-an tahun. Dan dia mengaku baru saja enam pekan lalu melahirkan anak! Gile!

Jalanan mulus? Secara keseluruhan iya. Tapi, tetap hati-hati dengan lubang. Pada salah satu perjalanan Kamis pekan lalu (3/5), yang semestinya menempuh jarak 60 km, saya dapat pengalaman tidak enak itu.

Rutenya hari itu asyik. Dari Longhouse, kami ke arah utara. Ke kawasan Kranji (kalau menyeberang sudah ke Johor, Malaysia!). Lalu, ke selatan lagi via jalan layang West Coast Highway, melewati Harbour Front. Kalau mau, dari situ kita sudah melihat Sentosa Island. Dari situ, tujuannya lewat Marina Bay sebelum finis lagi di tengah kota.

Karena jalan yang relatif selalu mulus, kelompok dengan mudah melaju di atas 35 km per jam. Di jalan layang West Coast Highway, tepat di sebelah pusat perbelanjaan kondang Vivo City, saya dikejutkan oleh sebuah lubang besar.
Brakk!!!!

Sepeda saya menghantam lubang itu saat melaju sekitar 38 km per jam. Ban belakang langsung pecah, untung tidak jatuh, wheelset-nya tidak apa-apa, dan frame karbon juga tidak apa-apa. Meski dudukan as belakang bengkok, itu dengan mudah bisa diganti.

Kenapa saya khawatir? Sebab, itu sepeda pinjaman dari teman saya, Prajna Murdaya. Ribet juga kalau sampai frame-nya patah, he he he.
Ketika tahu saya punya masalah, anggota lain ikut berhenti. Padahal, saat itu di atas jalan layang serta truk-truk dan mobil-mobil mulai ramai melintas. Salah satu anggota menemani saya berjalan menuntun ke tempat yang aman, lalu berusaha membantu membetulkan sepeda.

Di Joy Riders, ketika ada masalah, minimal satu anggota lain harus membantu. Khususnya yang hari itu tidak tergesa-gesa harus segera kembali dan bekerja.

Sayang, waktu itu tidak sempat dilakukan perbaikan. Akhirnya, dia menemani saya turun jalan layang, mencari bus stop, dan mencari taksi!
Ini enaknya di Indonesia, ada tukang tambal ban di mana-mana!

Kata Prajna, kita memang harus benar-benar berhati-hati dengan lubang jalanan di Singapura. “Lubang bisa tiba-tiba menerkam begitu saja,” ujarnya.
Siangnya, saya pun membawa sepeda itu ke toko/bengkel sepeda yang sesuai. Dan di Singapura, ada puluhan toko sepeda mengasyikkan. Jadi, senang-senang saja pergi ke toko-toko itu!

***
Seperti ditulis di atas, setiap acara gowes bareng berakhir di kawasan makan. Misalnya, pujasera di Newton Square, dekat kawasan Bukit Timah. Di sana tentu saja semua asyik ngobrol seputar sepeda.

Salah satu tema: rencana touring bareng ke luar negeri, seperti ke Malaysia, Tiongkok, atau Spanyol.

Tema lain: urusan beli sepeda baru. David Lavery, seorang pengacara asal Kanada, mengaku baru saja berbuat ‘dosa’ dan membeli sepeda baru.
Dia menyampaikan gurauan, menyampaikan ungkapan dari sebuah komunitas serius di Italia soal jumlah sepeda yang harus kita miliki. “Ada dua pegangan soal jumlah sepeda yang harus kita punyai. Satu adalah N + 1, di mana N adalah jumlah sepeda yang kita miliki sekarang. Jadi, intinya, kita harus selalu menambah sepeda!” katanya, lantas tertawa.

“Yang satu lagi adalah S – 1,” tambah Lavery. “S adalah jumlah sepeda yang dimiliki yang akhirnya mengakibatkan kita bercerai dengan istri atau suami,” lanjutnya, disambut tawa yang lain.

Meski bicara soal sepeda baru, harus ditegaskan bahwa Joy Riders sangat tidak gengsi-gengsian. Road bike yang dipakai sangat beragam, kebanyakan justru yang masuk kategori harga terjangkau.

Joyce selalu menyampaikan ungkapan ini di e-mail-nya: “The happiest people don”t have the best of everything. They just made the best of everything.”
Artinya: Orang paling bahagia bukanlah orang yang memiliki segala hal yang terbaik. Melainkan, orang yang mampu memaksimalkan segala hal yang mereka miliki”. (*)

Warga Terganggu Asap Pembakaran Limbah Medis

085296383xxx

Meski ditentang warga dusun 2 Jalan Karya Darma Ujung (Cebang-cebuk), namun pembakaran limbah medis dan pembangunan rumah sakit dan klinik oleh pengelola PT Arah Environment Indonesia Medan, tetap berjalan.

Protes pun telah dilimpahkan ke Kades Tanjung Morawa B, tapi tak direspon. Malah kepala dusun 2 Tanjung Morawa B Bapak Suheri Sembiring yang mendukung warga diberikan surat peringatan oleh Kades Tanjung Morawa B.

Asap dan bau dari pembakaran limbah medis itu sangat mengganggu warga, karena sangat dekat dengan pemukiman.

Akan Koordinasikan dengan Camat

Terima kasih atas informasi yang diberikan. Selanjutnya kami akan menindaklanjuti hal ini.
Dengan mengecek keberadaan pembangunan dan pembakaran limbah medis yang dilakukan tersebut. Kita akan cek dan mengkoordinasikan hal itu melalui camat yang berwenang di daerah tersebut.

Neken Ketaren
Kadis Infokom Pemkab Deli Serdang

Pekerja Tewas Tersedot Mesin Pembuat Ombak

Kolam Renang Hotel Hermes Palace Makan Korban

MEDAN-Seorang pekerja kolam renang, Erwin Lumban Tobing (21) tewas tersedot mesin pembuat ombak di Draco Water Park, Hotel Hermes Palace Polonia, Jalan Monginsidi, Medan, Minggu (6/5) sekitar pukul 13.30 WIB.

Keterangan yang diperoleh, Erwin yang merupakan pekerja di wahana permainan air bermaksud mengambil kalung milik pengunjung yang jatuh di areal wave pool, kolam ombak.

“Tanpa diketahui dengan jelas, Erwin terhisap mesin pembuat ombak itu dan tewas di kolam. Ada koyak di bagian kaki kiri dekat pinggul, dan luka lain ditubuhnya. Diduga korban meninggal karena terhisap pusaran air,” ucap seorang karyawan yang meminta namanya tidak disebutkan. Jenazah korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Prof Dr Boloni di Jalan Monginsidi, yang berada tak jauh dari hotel tersebut. Otopsi masih belum dilakukan karena pihak keluarga berencana segera membawa jenazah korban untuk disemayamkan di rumah keluarga di Hutabalang, Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah.

“Rencana keluarga, hari ini juga mau dibawa jenazahnya,” ucap Ratna Juwita, tantenya saat ditemui di ruang jenazah RSU Boloni.

Pihak kepolisian dari Polsekta Medan Baru yang turun ke lokasi langsung memasang garis polisi di lokasi dan terus mengumpulkan keterangan.
Sedangkan pihak manajemen Hotel Hermes Palace yang dikonfirmasi enggan memberikan komentar.

“Aduh bang, jangan tanya kami lah. Langsung saja ke pimpinan,” cetus karyawan lainnya.

Sementara itu, walaupun ada korban tewas, kolam renang itu tetap beroperasi. Sedikitnya, ada 100 pengunjung tetap bermain di kolam renang tersebut dengan gembira. (adl)

Perbaiki Jalan Setia Bhakti Sunggal Kanan

08126019xxx

Kepada Yth Pemkab Deliserdang. Mohon segera perbaiki baik berupa menambal Jalan Setia Bhakti Desa Sunggal Kanan/SB Sekata Komplek Srigunting yang makin hancur. Jalan itu diaspal waktu kampanye Bupati Deli Serdang Periode kedua, atau 4 tahun yang lalu. Terima kasih.

Akan Dianggarkan Tahun Berikutnya

Terima kasih atas inrformasinya. Hal ini akan kita sampaikan ke dinas terkait yakni Dinas PU Deliserdang.
Namun, anggaran yang dialokasikan untuk membenahi jalan akan kembali dianggarkan untuk tahun 2013 mendatang pada rencana pengembangan daerah Deliserdang.

Umar Sitorus
Kabid Humas Dinas
Infokom Deliserdang

Mawas Diri & Hidup Harmoni

Riban Umat Budha Rayakan Waisak di Vihara Borobudur

Ribuan Umat Buddha menghadiri puncak Perayaan Waisak 2556 BE di Vihara Borobudur, Jalan Imam Bonjol Medan, Minggu (6/5).

Mengambil tema Genta Waisak Melantunkan Semangat Mawas Diri dan Hidup Harmoni ini seyogianya telah dilakanakan sejak Jumat (4/5) kemarin, dengan melewati berbagai rangkaian kegiatan keagamaan.

“Perayaan Waisak di Vihara Borobudur telah berlangsung sejak Jumat kemarin dimulai dengan rangkaian puja bakti, hingga penyaluran lilin pada malam hari. Namun untuk detik-detik Waisak 2556 BE tahun 2012 dirayakan secara global pada hari Minggu pukul 10.34.49 WIB,”ujar Humas Persaudaraan Muda-Mudi Vihara Borobudur (PMVB), Adiyanto saat ditemui di Vihara Borobudur, Minggu (6/5).

Menurut Adiyanto, untuk rangkaian acara Waisak pada hari Minggu ini, sudah mulai dilaksanakan pada pukul 04.30 WIB, dengan melaksanakan prosesi San Pu Ipai atau melakukan sujud setiap tiga langkahnya.

Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan Shang Kung dan I FO atau pemandian Pratima Buddha pada pukul 09.45 WIB, dan pada pukul 13.30 WIB dengan pembacaan surat Cing Kang Cing.

“Untuk Puja Bakti Waisak akan ditutup dengan pembacaan Sutra Phu Men Phing dan Hui Siang yang berlangsung pada malam hari pukul 19.30 WIB. Sedangkan salah satu rangkaian acara Waisak lainnya yakni Visudhi Trisarna atau menyatakan berlindung pada Buddha, Dhamma dan Sangha, dan Visudi Upasaka atau pengambilan lima sila yang akan dilaksanakan di ruang Bhaktisala Vihara Borobudur oleh Yang Mulia Bhikkhu Jhinaddhammo Maha Thera ,” terangnya.

Perayaan Waisak di Vihara Borobudur tahun ini, juga mengadakan pemasangan pelita tiga hari berturut-turut 4-6 Mei 2012 yang bertujuan mengajak umat Buddha agar senantiasa mawas diri dan berada di jalan yang benar dengan Dhamma sebagai pelita dan sumber penerangan.

“Dengan demikian niscaya segala berkah kebaikan, kedamaian dan kebahagian dakan meyertai kita semua. Dan juga mendoakan kesemalamatan dan kemakmuran bagi bangsa dan negara agar terbebas dari segala musibah dan bencana,”ujarnya diakhir pertemuan.

Seperti diketahui, Waisak adalah Hari Raya Agama Buddha terbesar yang memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha Gautama, yang pertama adalah kelahiran sebagai Pangeran Siddharta, yang kedua pada saat mencapai Penerangan Sempurna dan menjadi Buddha serta yang ketiga adalah Buddah Parinibbana (wafat) pada usia 80 tahun.

Ketiga peristiwa penting ini semuanya terjadi pada bulan Purnama di bulan Waisak, yang merupakan bulan ke 5 sistem penanggalan pada masa Buddha Gautama. Pada masa ini, Waisak dirayakan oleh umat Buddha Indonesia saat bulan Purnama di bulan Mei. (uma)

Honorer Dinas Pertamanan Belum CPNS

083198885xxx

Ass Bapak Walikota Medan. Saya honorer di Dinas Pertamanan Medan, kenapa honorer yang masa kerjanya di atas tahun 2005 masuk dalam daftar CPNS. Sedangkan masih banyak yang tahun 2005 belum masuk daftar, saya melihat banyak kecurangan yang terjadi.

Akan Dilanjuti

Terima kasih atas informasinya. Hal ini akan kita tindak lanjuti ke pihak terkait.

Budi Hariono
Humas Pemko Medan

1.472 KK tak Lagi Menerima Raskin

MEDAN-Mulai Juni hingga Desember 2012 sebanyak 1.472 Kepala Keluarga (KK) di Kota Medan tidak memperoleh beras miskin (Raskin). Hal ini diakibatkan adanya perubahan perbaikan perekonomian masyarakat. Namun, belum mendapat surat resmi dari gubernur.

“Diakibatkan adanya perubahan per baikan perekonomian masyarakat, maka ada pengurangan terhadap penerimaan Raskin,” kata Kasub Divre Bulog Wilayah I Kota Medan, Pengadilan Lubis.

Dijelaskannya, periode pertama penerima raskin terhitung dari bulan Januari-Mei 2012 berjumlah sebanyak 79.136 KK, sedangkan periode kedua dari bulan Juni-Desember 2012 berjumlah 77.664 KK.

Kabag Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Medan, Dahnar Siregar menjelaskan bagi penerima raskin ke depannya akan dibuat stiker penerima raskin dan ditempelkan di depan rumah masing-masing.

“Diharapkan bagi penerima raskin agar tidak mencopot stiker penerima raskin yang ditempelkan di depan rumahnya oleh petugas. Hal ini dilakukan, bila ada yang komplain dan keberatan dia berhak membuat surat pernyataan,” ungkap Dahnar.

Dahnar juga mengingatkan bagi petugas penyalur raskin di kecamatan dan kelurahan  agar benar-benar mempersiapkan adminstrasinya dengan baik.
“Sehingga tidak menimbulkan permasalahan di belakang hari. Untuk itu diminta kerjasamanya agar pemberian raskin dapat berjalan lancar,” bebernya.(adl)