26 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 13942

200 Warga Malaysia Terancam Longsor

KUALALUMPUR- Sedikitnya 200 jiwa yang menghuni 43 rumah di Kampung Baru Air Merah, Malaysia, terancam dihanram longsor. Bencana ini dapat melanda kapan saja jika hujan deras turun.

Seperti pada Minggu (26/2) lalu, 20 rumah tertimbun longsor lumpur. Beruntung tidak ada satu pun warga yang dilaporkan tewas maupun menderita luka.
Setelah diselidiki, ternyata banjir ini dipicu pembangunan kompleks rumah yang mengorbankan pohon-pohon yang berada di bukit dekat sekitar wilayah proyek. “Kemarin baru saja longsor lumpur itu melanda. Setiap kali hujan, kami selalu khawatir,” ujar seorang warga Sharif Mohd Ali seperti dikutip Bernama, Senin (27/2). (net/jpnn)

Christine Pandjaitan, Masih Aktif di Panggung Tembang Kenangan

Nama penyanyi cantik Christine Pandjaitan, tentu tidak asing lagi ditelinga. Lama tidak terdengar kabarnya, bukan berarti wanita yang begitu populer sejak era 1970-an ini hengkang begitu saja dari blantika musik Indonesia.

Wanita yang tetap terlihat cantik meski usia telah setengah abad ini, masih tetap aktif mengisi panggung-pangung tembang kenangan. Dan selain itu, diam-diam Christine baru saja melahirkan album baru. Bahkan di album yang bertemakan rohani Kristiani ini, Christine sekaligus bertindak sebagai produser.

“Album ini murni sebagai persembahan saya bagi Yang Kuasa. Semoga benar-benar dapat memberkati orang lain,”ungkap wanita yang mengaku sebenarnya masih memiliki kerinduan untuk membuat album sekuler di jalur pop ini. “Tapi sekarang saya nggak tahu lagi jalurnya. Apalagi sekarang saya kan tinggal di Bandung. Sehingga akses dengan teman-teman penyanyi juga terbatas. Untuk mencari jalur rekaman nasional, saya nggak bisa lagi,”ungkapnya saat dihubungi Sumut Pos akhir pekan lalu.

Menariknya meski sejak dulu dikenal sebagai penyanyi pop lewat lagu-lagu karya Rinto Harahap, ibunda tercinta tiga putra/i ini mengaku ingin menyanyikan lagu-lagu beraliran lebih keras. “Mungkin memang sudah ditakdirkan kali saya dikenal dengan lagu-lagunya bang Rinto. Padahal sebenarnya dulu itu saya kepengennya aliran lain, karena lagu bang Rinto itu kan terkesan ringan dan easy going. Tapi jujur, sekarang saya malah sangat menikmati membawakannya, dan lagi saya dapat berimprovisasi dengan bebas,”ungkap penyanyi “Katakan Sejujurnya”ini.

Dari segudang aktifitas yang kini banyak mengisi acara tembang kenangan, Christine mendapat dukungan penuh dari seluruh keluarga. Baik itu dari sang suami dokter Maringan Tobing, maupun ketiga anak-anaknya yang telah berusia 24 tahun, 21 tahun dan 16 tahun.

Tidak jarang dalam setiap aksi panggungnya banyak para fans rela menunggu berjam-jam dibelakang panggung. Jadi tidak heran kan jika dulunya Christine kerap memasang tampang judes. “Sampai-sampai saya dibilang judes sama abang, mama, dan banyak penggemar. Itu karena setiap ada penggemar yang mendekat sehabis saya turun dari panggung, saya memang memasang wajah jutek. Karena kalau disahuti, dia mau ngomong terus. Jadi saya benar-benar merasa terganggu,”ungkap wanita kelahiran 23 Desember 1960 ini.(gir)

Sibuk Urus Buruh Myanmar

Eva Kusuma Sundari

Dipercaya menjadi presiden Kaukus Parlemen ASEAN untuk Myanmar (AIPMC) membuat Eva Kusuma Sundari harus berpikir dan bersikap dalam skala lebih luas. Sebut saja dalam persoalan buruh migran. Perhatian Eva kini tak hanya tertuju pada isu domestik menyangkut TKI. Kacaunya perlindungan terhadap buruh migran Myanmar di Thailand juga menyedot konsentrasinya.

“Buruh migran dari Myanmar di Thailand, seperti buruh lainnya di kawasan ini, tidak mendapat perlindungan hukum yang cukup baik. Mereka menghadapi masalah besar, bahaya, dan kekerasan terus-menerus,” katanya di Jakarta, kemarin (25/2).

Dia menjelaskan, dengan makin baiknya perekonomian Thailand, semakin sedikit warga di sana yang bekerja di sektor domestik. Kondisi tersebut menjadi peluang pekerja asal Myanmar untuk bekerja di sana.(pri/c5/agm)

Ujian Pearce

LONDON-Stuart Pearce menyadari beban menukangi timnas Inggris bukan perkara ringan. Menjawab ekspektasi publik sepakbola di negeri Queen Elizabeth menurutnya adalah pekerjaan tersulit.

Publik Inggris sampai detik ini menganggap sebagai kekuatan superior yang selalu layak menjadi juara di setiap turnamen, meski faktanya mereka hanya berhasil menyabet satu-satunya trofi ketika Piala Dunia 1966 di Inggris.

Dalam lima tahun terakhir ini, prestasi terbaik Inggris hanya mentok di perempat final Piala Dunia 2006, bahkan mereka gagal tembus di babak final Euro edisi 2008 di Austria-Swiss. Sementara di Piala Dunia 2010 lalu, Inggris tumbang di 16 besar di tangan Jerman dengan skor mencolok 0-4.
“Sangat sulit, ini pekerjaan yang sangat sulit,” ujar Pearce seperti dikutip The Daily Star.

”Kita bertanding dengan negara lain seolah kita lebih superior. Kami merasa sejajar dengan Spanyol, padahal melihat apa yang mereka capai, mereka lebih besar dari kami. Ekspektasi yang akan menyertai kami di Euro 2012 bisa lebih tinggi dari realitas,” tambah Pearce.

Ungkapan Pearce ini mengindikasikan jika dirinya ingin menjadi pelatih yang mengawal Rooney dkk berlaga pada Euro 2012 nanti.
“Saya katakan kepada bos, jika mereka membutuhkan saya di musim panas, saya punya pengalaman untuk melakukannya,” ujar Pearce.
Pelatih berusia 49 tahun memang punya pengalaman di level turnamen antarnegara. Sebagai pelatih, Pearce pernah membawa timnas Inggris U-21 ke semifinal Euro 2007 dan final Euro 2009.

Dia juga menjadi pendamping Capello di Piala Dunia 2010 lalu. Sebagai pemain, dia pernah membawa Inggris melaju hingga semifinal Piala Dunia 1990.
“Saya punya pengalaman untuk menangani tim di sebuah turnamen tanpa masalah,” kata mantan pelatih Manchester City itu.
Sayangnya, ujian yang harus dijalani Pearce pada debutanya sebagai pelatih The Three Lions tak dapat dibilang ringan, karena sang lawan timnas Belanda, merupakan runner up Piala Dunia 2010 lalu.

Ironisnya, sejumlah pemain pilar pun dipastikan absent karena cedera. Sebut saja nama-nama seperti Wayne Rooney, Tom Cleverley, Rio Ferdinand dan Frank Lampard.

“Kami sangat bergairah, meski sejujurnya saya akui bahwa ini bukan pekerjaan yang mudah,” tuntas Pearce. (bbs/jpnn)

Margareth Thatcher Ratu Oscar 2012

Perhelatan bergengsi Academy Awards ke-84 di Kodak Theatre, AS telah usai, Minggu (26/2). Film The Artist terpilih sebagai Film Terbaik.
Film besutan Michel Hazanavicius itu juga berhasil memenangkan empat kategori lainnya, yaitu kategori Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Pria Terbaik, Musik (Original Score) dan Desain Kostum Terbaik.

Secara keseluruhan The Artist berhasil memboyong lima piala dari 10 nominasi. Sementara film petualangan Hugo juga berhasil membawa pulang lima piala Oscar dari 11 nominasi.

Seperti diduga banyak orang, Meryl Streep kembali menyabet Oscar. Ia dinobatkan sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik berkat peran Margaret Thatcher di film The Iron Lady.

Kemunculan wanita berusia 62 tahun itu sebagai pemenang kian mengukuhkan posisinya sebagai artis yang paling banyak dinominasikan di ajang bergengsi ini.

“Terima kasih untuk suamiku, Don,” ucapnya menahan tangis haru saat di podium memeluk Piala Oscar.
Berbalut gaun berwarna keemasan, Streep juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada penata rias dan rambutnya, serta seluruh kolega dan pemain serta kru The Iron Lady.

“Ini adalah suatu kehormatan besar untuk saya, memerankan perempuan hebat seperti Thatcher, dan piala ini adalah puncak prestasi dalam karier seorang artis,” ujarnya.

Streep berhasil menyingkirkan Glenn Close (Albert Nobbs), Viola Davis (The Help), Rooney Mara (The Girl with the Dragon Tattoo), dan Michelle Williams (My Week with Marilyn).

Perannya sebagai George Valentin di The Artist sukses mengantar Jean Dujardin meraih Oscar pertama dalam kariernya. Ia berhasil mengalahkan Demian Bichir (A Better Life), George Clooney (The Descendants), Gary Oldman (Tinker Tailor Soldier Spy) dan Brad Pitt (Moneyball). Jean Dujardin juga merupakan aktor Prancis pertama yang memenangkan Academy Award untuk kategori tersebut.

Christopher Plummer (82) pun sukses gondol Peran Pendukung Pria Terbaik di film Beginners. Selain Oscar pertamanya, ia tercatat sebagai aktor tertua yang pernah meraih piala Oscar.

Sementara kategori Peran Pendukung Wanita Terbaik dimenangkan Octavia Spencer lewat film The Help. Dia berhasil menyingkirkan Berenice Bejo (The Artist), Jessica Chastain (The Help), Janet McTeer (Albert Nobbs) dan Melissa McCarthy (Bridesmaids).
Ini pertama kalinya artis asal Alabama itu dinominasikan dalam Academy Awards dan langsung diganjar dengan piala Oscar. (rm/jpnn)

Pemko Medan Tanami Sayuran di Eks Taman Ria

Persiapan Pekan Flori dan Flora Nasional (PF2N) Tahun 2012

Perhelatan akbar Pekan Flori dan Flora Nasional (PF2N) 2012 masih menyisakan waktu tiga bulan lagi, tapi Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM menginginkan persiapan yang dilakukan benar-benar matang.

Kota Medan ditunjuk Kementerian Pertanian sebagai tuan rumah pameran holtikultura bersifat nasional dan internasional. Sesuai rencana, kegiatan akan dilaksanakan pada Juni 2012 di lahan eks Taman Ria di Jalan Gatot Subroto, Medan.

Rahudman menegaskan, perhelatan PF2N tahun 2012  pada Juni mendatang bisa berjalan dengan baik dan lancar. Sebab, pameran hortikultura berskala nasional dan internasional bisa berjalan dengan baik, seperti direncanakan untuk menjadi cerminan bagi kota-kota lainnya di seluruh Indonesia.
Persiapan itu ditunjukkan Wali Kota Medan untuk meninjau kembali eks Taman Ria untuk kalinya ketiganya, sejak Kota Medan ditetapkan sebagai tuan rumah PF2N 2012.

“Saya ingin persiapan yang dilakukan harus benar-benar matang, sehingga hasilnya bisa bermanfaat bagi semua orang,” katanya Senin (27/2) saat mengunjungi lahan eks Taman Ria.

Rahudman membeberkan, bulan depan (Maret) sudah dimulai penanaman tanaman Jambore Varietas. Artinya, sebagian lahan  eks Taman Ria bisa ditanami tanaman varietas seperti sayur-sayuran, melon, semangka maupun cabai. Sehingga, dalam waktu 3 bulan tanaman yang ditanam sudah dapat dipanen.

“Rencananya begitu PF2N dibuka, sekaligus diikuti dengan acara panen tanaman varietas,” sebutnya.

Dia menerangkan, lokasi yang akan digunakan sebagai lahan penanaman tanaman varietas telah dikorek dengan menggunakan empat unit alat berat jenis schopel milik Dinas Bina Marga Kota Medan. Sedangkan bekas material bangunan yang ada dalam tanah, diangkuti kemudian lahan digemburkan untuk selanjutnya ditanami.

“Selain melakukan pengorekan, Dinas Bina Marga juga terus melakukan perataan lahan lainnya dengan menggunakan satu unit alat berat jenis greader  dan satu unit mesin gilas,” paparnya.

Rahudman didampingi Kadis Bina Marga, Gunawan Surya Lubis sempat mengendarai  langsung schopel mengelilingi lokasi. Setelah itu dilanjutkan dengan menaiki mobil tangga didampingi Kadis Pertamanan, Erwin Lubis untuk memotongi ranting -ranting pohon.

“Untuk itu, saya ingin menyampaikan terima kasih, sebab DPRD Medan telah mengapresiasi kegiatan ini. Bagaimanapun PF2N akan membuat citra Kota Medan menjadi lebih baik di tingkat nasional,” ungkapnya.

Ketua DPRD Medan, Amiruddin menyampaikan dukungannya atas ditunjuknya Kota Medan sebagai tuan rumah PF2N.  Karenanya,  anggota Dewan akan bersinergi dengan Pemko Medan sehingga kegiatan berjalan dengan lancar.

“Untuk itu kepada seluruh panitia yang terlibat dengan kegiatan, diharapkan bekerja dengan maksimal. Apalagi PF2N dibuka langsung oleh menteri,” cetusnya.

Menurut dia, kegiatan nasional yang telah diberikan kewenangan kepada Pemko untuk dapat diselenggarakan. Maka, Pemko Medan bersama DPRD Medan harus didukung kegiatan penuh agar kegiatan yang bersigat nasional dan internasional berjalan dengan baik.
“Saya sarankan panitia diharapkan bisa bekerja secara maksimal, segera koordinasi dengan DPRD Medan jika memiliki problem,” sarannya. (adl)

33 Provinsi Ikut PF2N

Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan (Kadistanla) Kota Medan, Ir H Wahid MSi memaparkan, Pekan Flori dan Flora Nasional (PF2N) merupakan Indonesia Holtikultura Festival tahun 2012 tingkat nasional.

“Dalam kegiatan PF2N akan ada pameran yang diikuti 33 provinsi di Indonesia dan disediakan sebanyak 166 stan,” katanya.
Menurut dia, selain ada kegiatan jambore varietas ada pameran produk UKM, bursa pameran tanaman hias mulai tanam pada Maret dan panen nantinya tepat pada pelaksanaannya, Juni 2012.

“Walaupun pelaksanaan Pekan Flori dan Flora Nasional (PF2N) masih lama lagi, yakni  digelar pada 21-24 Juni 2012 di lahan eks Taman Ria Medan Jalan Gatot Subroto, Pemko Medan telah melakukan persiapan. Pasalnya kegiatan ini merupakan kegiatan nasional yang baru pertama digelar di Kota Medan, sehingga harus betul-betul dipersiapkan secara matang,” katanya.

Dia mengatakan, sesuai dengan perintah Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM, lokasi eks Taman Ria Medan sebelum digunakan sebaiknya dipadatkan dengan melakukan gotong royong.

Wahid menerangkan, nantinya kegiatan PF2N ini selesai, lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai lahan terbuka hijau.
“Jadi banyak hal bisa dilakukan untuk menjadikan Kota Medan menjadi kota bunga. Selama ini, Pemko Medan hanya berfikir kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) atau retribusi. Tapi kami berfikir mengadirkan lahan terbuka hijau dan tempat bermain anak,” ucapnya.(adl)

Keluarkan SK

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Pemko Medan, Budi Hariono menerangkan, Pemko Medan serius untuk melaksanakan P2FN tahun 2012. Perhelatan  akbar bersifat nasional dan internasional perlu dimaksimalkan.

Dalam persiapannya, Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM bersama Dirjen Kementerian Pertanian, kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) maupun DPRD Medan.

“Untuk itu perlu dibuat SK kepanitiaan beserta uraian tugasnya, sebab di tingkat provinsi ada kepanitian, begitu juga ditingkat pusat ada juga kepanitiannya. Kegiatan ini harus sukses dan persiapannya harus matang,” katanya.

Dia membeberkan, lokasi eks Taman Ria Medan memiliki luas 7 hektar. Lahan seluas itu sangat memungkinkan untuk digelarnya kegiatan kelas nasional, asalkan tempat tersebut harus bersih dan tertata dengan baik.

“Jadi sekarang ini perlu di lakukan gotong royong masal, ikutkan seluruh SKPD, dan Pak Wali Kota Medan juga berpesan agar pohon yang sudah besar jangan ditebang, kecuali memang tempat tumbuh pohon tersebut digunakan untuk keperluan FP2N,” jelasnya. (adl)

156 Jenis Tumbuhan Ditanami

Awal Maret mendatang, Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) bekerjasama dengan industri benih untuk menanami lahan eks Taman Ria, tepatnya di samping Medan Fair Plaza, yang akan dijadikan lokasi pekan Flori dan Flora Nasional (PF2N) tahun 2012 pada 5 sampai dengan 10 Juni mendatang.

Demikian diungkapkan Direktur Budi Daya dan Pasca Panen Sayuran dan Tanaman Obat Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI, sekaligus Ketua Umum PF2N, Dr Yul Harry Bahar saat meninjau lokasi PF2N di lahan eks Taman Ria bersama Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM dan Ketua DPRD Medan, Amiruddin MS, Senin (27/2).

Harry menyebutkan, untuk benih bibit akan dipasok dari industri benih pohon yang akan ditanam sebanyak 156 varietas buah dan sayur, ada melon, semangka, cabai, sayur-sayuran juga terong dan lainnya. Nantinya akan menjadi even jambore varietas yang akan digelar, dan tepat penyelenggaraannya akan dipanen.

Dia mengatakan, dalam penyelenggara PF2N, direncanakan akan dihadirkan empat orang Menteri yakni Menteri Pertanian RI, Menteri Perkonomian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dam Menteri Keuangan RI. Adapun kegiatan yang direncanakan digelar yakni jambore varietas, pelepasan mobil hias, bazaar UKM dan kuliner yang sekaligus untuk menyambut hari ulang tahun koperasi, pekan pasar tani, serta pekan flora dan flori untuk saling tukar menukar antara tanaman hias di antara provinsi dan kabupaten.

Selain itu, akan digelar wisata edukasi flora dan flori. “Nantinya, selama pekan ini dilangsungkan, kita targetkan 3 ribu siswa bisa melakukan wisata edukasi di sini,” terangnya. (adl)

Semalaman Warga tak Ada yang Tidur

Madina Dilanda Banjir, 967 Rumah Rusak

Hujan deras yang mengguyur sembilan desa di Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, selama jam mulai pukul 16.00 WIB hingga 20.00 WIB, pada Minggu (26/2) malam, mengakibatkan sedikitnya 967 rumah rusak. Tidak ada korban jiwa dalam banjir terbesar sejak beberapa tahun terakhir ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Malam itu, sekira pukul 20.30 WIB hujan menyisakan gerimis. Ismail Nasution, warga Desa Manyabar, Kecamatan Panyabungan ini, resah karena sedari beberapa jam lalu hujan deras terus turun. Air juga mulai menggenangi rumahnya meski hanya sebatas mata kaki. Ia pun sibuk membersihkan genangan air tersebut.

Kejadian ini tidak hanya dirasakan Ismail, ribuan warga di sembilan desa di Kecamatan Panyabungan, yakni Desa Sopo Batu, Gunung Tua Jae, Gunung Tua Julu, Gunung Tua Tonga, Gunung Manaon, Pagaran Tonga, Manyabar, Manyabar Jae, dan Sabajambu, juga merasakan hal serupa.

“Mulai Minggu sore hingga malam harinya hujan tak kunjung reda. Akibatnya sungai Aek Kitang yang mengalir dari Desa Sopo Batu hingga Manyabar meluap karena tak mampu menampung debit air,” cerita Ismail, Senin (27/2) pagi.

Selanjutnya, sambung Ismail, saat air meluap dan mulai menggenangi pemukiman, ketika itu pula semua warga sibuk menyelamatkan harta dan benda masing-masing. Perabotan rumah tangga dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Warga juga memilih ngungsi ke desa lain yang tidak terkena banjir, misalnya Panyabungan Julu dan Panyabungan Jae dan pusat kota Panyabungan.

“Tadi (kemarin) malam seluruh warga panik! Selain semua rumah terendam, badan jalan di desa ini juga digenangi air sehingga sulit untuk melewatinya” sebut Ismail.

Ismail menambahkan, pada Senin (27/2) pagi warga yang mengungsi ke desa lain ada yang sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumah.

Hal serupa juga diceritakan Andi Khairul. Menurut warga Sabajambu ini, Minggu malam warga yang tinggal di desanya panik. Sebab, Desa Sabajambu berdekatan dengan Manyabar, Gunung Manaon, serta Pagaran Tonga, yang sering dilanda banjir.

“Di sini langganan banjir kalau hujan. Jadi, warga langsung beregerak menyelamatkan harta benda. Sehingga tak ada seorang pun korban jiwa, hanya benda berat saja seperti lemari yang terendam. Semalaman warga tidak ada yang tidur. Dan paginya semua warga kembali membersihkan rumah masing-masing,” jelas Andi.

Banjir yang menerjang juga meruntuhkan jembatan Gunung Tua yang membentang sepanjang 50 meter di jalinsum Desa Gunungtua, Kecamatan Panyabungan. Jembatan yang menghubungkan Provinsi Sumatera Utara dengan Sumatera Barat ini, runtuh setelah dihantam air sungai Rantopuran, Minggu (26/2) malam.

Informasi yang dihimpun METRO (grup Sumut Pos), jembatan runtuh secara bertahap. Awalnya aboutmen (penyangga) jembatan mulai bergeser tetapi masih kuat dan bisa dilewati kendaraan roda dua. Namun, masih dalam pengawalan pihak keamanan. Lalu sekitar pukul 19.30 WIB, pihak keamanan menyetop segala kendaraan yang lewat. Selanjutnya, sekira pukul 21.00 WIB jembatan tambah miring kemudian runtuh total.

Lebar sungai Rantopuran kondisi normal hanya sekitar 20 meter. Tetapi akibat hujan deras, sungai meluap hingga membuat lebar sungai menjadi sekira 80 meter dengan kedalaman hampir  empat meter sedangkan jembatan dengan ketinggian dari dasar sungai 6 meter.

Akibat badan sungai yang meluap ini, empat  rumah yang berada di sekitar daerah aliran sungai (DAS) hanyut, satu rumah di antaranya rumah permanen, kemudian dua warung kopi di pinggir sungai juga ikut terbawa arus.

Menurut warga sekitar, Iswadi Batubara, banjir ini merupakan banjir terbesar sejak beberapa puluh tahun terakhir. Pada tahun 2005 lalu jembatan Gunung Tua pernah rubuh tetapi tak separah kali ini. “Kalau dari kerugian dan korbannya, saya rasa inilah yang paling parah. Jembatan itu memang pernah rubuh pada tahun 2005 tapi tak separah ini,” sebutnya.

Sedangkan pemilik rumah dan warung kopi yang hanyut sudah mengungsi ke rumah keluarganya di Panyabungan. Dari keterangan warga sekitar, pemilik rumah masih sempat bisa menyelamatkan isi rumahnya tetapi tak semuanya.

Bupati Madina HM Hidayat Batubara kepada wartawan menjelaskan, sejauh ini pihaknya sudah mengecek penyebab runtuhnya jembatan. Hasilnya untuk sementara pihaknya tidak menemukan kejanggalan-kejanggalan.

“Kita sudah turun ke lapangan, sejauh ini kita tidak menemukan kejanggalan. Ini murni akibat luapan dan terjangan air yang cukup besar sehingga aboutmen jembatan bergeser dan akhirnya putus,” sebut Hidayat. (wan/smg)

Lusia Hagana Tarigan Dapat Honda Beat

PESTA kemeriahan Honda DBL North Sumatera Series yang diadakan 18-25 Februari 2012 belum berakhir bagi Lusia Hagana Tarigan. Hobi main dan nonton bola basket membawa berkah tersendiri bagi siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Medan.

Kesetiaan menonton pertandingan bola basket antar-siswa SMA sederajat terbesar di Indonesia pada GOR Samudra Sport Center Jalan Wiiliam Iskandar mengantarkan Lusia mendapatkan hadiah sepeda motor Honda Beat persembahan CV Indako Trading Co tersebut.

‘’Saya selalu menonton pertandingan Honda DBL di GOR Samudra Sport Center, Saya gembira acara ini dapat kembali digelar di Medan untuk tahun ketiga. Ke depan, Honda DBL dapat terus digelar di Medan karena bermanfaat bagi peningkatan prestasi bola basket terutama di kalangan pelajar di Sumut,’’ ucapnya saat mengambil surat pengambilan hadiah Honda Beat di Graha Pena, Senin (27/2).

Kehadiran Lusia di Graha Pena yang merupakan kantor Harian Sumut Pos tak sendirian. Ia datang berdua bersama sang ibu. ‘’Saya senang dapat hadiah dari DBL dari tiket nonton di sana. Sebelumnya saya tak pernah mimpi mendapatkan hadiah sepeda motor. Tidak ada mimpi sama sekali bakal dapat Honda Beat,’’ katanya penuh kekegembiraan.

Terhadap kegiatan Honda DBL yang diadakan Sumut Pos, Lusia mengaku sudah mengenal baik turnamen bola basket antar-pelajar ini. ‘’Saya tahun lalu dan dua tahun lalu ikut merasakan atmosfer turnamen bola basket antar-pelajar ini. Sebab pada saat kelas I dan II, saya dua tahun memperkuat tim bola basket SMA Negeri 2 Medan pada gelaran Honda DBL 2010 dan 2011,’’ katanya.

Namun karena aturan membatasi peserta turnamen bola basket dengan sistem gugur ini hanya untuk kelas I dan II saja maka saat kelas III, dirinya tak bisa lagi memperkuat tim bola basket SMA Negeri 2 Medan. ‘’Walau demikian, saya tetap hadir memberi support pada teman-teman di lapangan,’’ katanya. (dmp)

C3 Cube Beri Diskon 70 Persen

Grand Opening IT Talk Computer

MEDAN- IT Talk Computer terus melebarkan pasarnya di Kota Medan. Dengan menggandeng produck laptop C3 Cube, IT Talk Computer optimis bisa meraih respon positif pasar dan mendapat hati para konsumen, apalagi dengan diskon 70 persen IT Talk Computer yang sudah berdiri dibeberapa Kota besar Indonesia ini juga diharapkan dapat mengedukasi dan memberi pelayanan kepada masyarakat.

Pemilik IT Talk Computer, Raymond Halim mengatakan, dalam menjalankan bisnis tersebut yang terpenting adalah kesatuan dan kerjasama para karyawan untuk lebih bekerja keras, disiplin serta jujur. Selain itu memberikan pelayanan yang baik karena customer adalah segala-galanya.

“IT Talk Computer sudah memiliki banyak cabang yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Kita harapkan IT Talk Computer juga bisa membantu perekonomian masyarakat, dengan melayani sebaik mungkin dan memberi edukasi, jadi customer juga bisa mendapat informasi selain membeli produk kita,” jelasnya disela-sela acara grand opening IT Talk Computer, Kamis (23/2) di Jalan Williem Iskandar No 235A Medan.

Sementara, Pimpinan IT Talk Computer, Indrasyah Putra menambahkan, C3 Cube yang digandeng IT Talk Computer merupakan produk laptop yang handal, karena sudah menjalani serangkaian uji ketahanan sebelum dilepas ke pasaran.

C3 Cube dengan banyak keunggulan memiliki material produk yang terjamin dan sebagai brand satu-satunya memberikan masa garansi yang sangat panjang yakni 5 tahun.

“Bahkan C3 Cube juga bekerjasama dengan Adobe Photoshop dengan bundling software Photoshop Elements 9 di produknya. Tujuannya agar masyarakat terutama para orang tua semakin tau kalau C3 Cube memiliki nilai tambah terhadap laptop yang mereka belikan untuk anak-anaknya. Jadi para orangtua yang ingin anak-anaknya pintar mewarnai dan menggambar di Laptop, C3 Cube memberi solusi yang baik,” urainya.

Sambungnya, IT Talk Computer yang dikonsep khusus sebagai supermarket komputer juga memberikan promo besar-besaran diantaranya diskon hingga 70 persen dengan berbagai macam pembelian produk serta banyak bonus dan hadiah langsung bagi customer. Selain itu, customer juga dapat membawa pulang laptop dengan hanya membayar Rp100 ribu perbulan untuk cicilannya.

“Selain product C3 Cube, kita juga menyediakan berbagai jenis produck laptop, aksesoris komputer dan sebagainya. Kita harap IT Talk Computer dikenal luas dimasyarakat dengan produknya yang bagus serta dapat digunakan banyak orang. Selain itu, customer bisa membawa laptopnya untuk diservise secara langsung tanpa dikirim dulu ke Jakarta. Jadi langsung kita perbaiki, apalagi C3 Cube juga sudah tersebar dibeberapa kota,” bebernya. (mag-11)

Diwarnai Aksi Cebur Diri ke Kolam

Big Reds Medan Rayakan Kemenangan Liverpool di Carling Cup 2012

Liverpool akhirnya mengakhiri dahaga gelarnya setelah mengandaskan Cardif City pada final Carling Cup dengan dramatis, Minggu (26/2) kemarin malam. Suporter Liverpool pun berpesta di seluruh belahan dunia. Tak terkecuali para pecinta fanatik Liverpool di Medan yang tergabung dalam
Big Reds Medan.

Seperti laga-laga Liverpool biasanya, gelaran Nonton bareng (nobar) bukan hal yang asing. Namun malam itu, suasana nobar di Nuansa Cafe Dirgantara Polonia berbeda dari biasanya. Ya, suasana final selalu menggambarkan ketegangan yang tinggi.

Nuansa Cafe pun memerah dipenuhi puluhan anggota Big Reds. Dengan atribut Liverpool berupa jersey dan syal, mereka terus bernyanyi lagu-lagu ala suporter Liverpool mulai dari You’ll never walk alone, Field of anfield road hingga lagu-lagu untuk individu pemain.
Namun gol Cardif City lewat Mason di menit 19 membuat laga ini tidak mudah bagi Gerrard dkk. Tak lantas membuat Big Reds berhenti bernyanyi sembari menyelipkan asa timnya akan membalikkan keadaan.

Benar saja, di layar lebar terlihat aksi Martin Skrtel yang merangsek ke kotak penalti menceploskan gol penyama kedudukan di menit 60. Sorak sorai semakin riuh saat Dirk Kuyt yang baru masuk saat perpanjang waktu membalikkan keadaan di menit 108.
Nyatanya, Cardif  kembali membuat jantung Liverpudlian berdegup kencang. Aksi tiga menit jelang perpanjangan waktu berakhir membuat mereka terhenyak.

Adu penalti tentu bukan hal yang diinginkan. Perjudian ini membuat beberapa anggota Big Reds Medan tak berani memandang layar. Beberapa lain tampak berdoa. Kecemasan berlanjut saat Gerard dan Adam gagal mengeksekusi penalti. Namun tiga pemain Cardif juga tak luput dari kegagalan.
Puncaknya saat Taylor gagal dan memastikan kemenangan Liverpool dari adu tos-tosan. Para anggota big Reds saling berpelukan dan berteriak kegirangan. Bahkan beberapa melakukan aksi cebur diri ke kolam. Korwil Big Reds Medan, Trisna juga terlihat bersujud syukur.

“Luar biasa malam ini. Ini final dan Liverpool selalu melaluinya dengan tidak mudah. Seperti di Istanbul 2005 dan Menghadapi West Ham di Final FA 2006, Liverpool selalu berhasil comeback. Di final ini kita gak ngelihat Cardif itu tim dari championship (kasta kedua-red). Yang pasti sangat puas sekali,” pungkasnya.  Para anggota Big Reds Medan pun membubarkan diri dengan senyum sumringah. Bisa dibayangkan selebrasi yang lebih meriah jika Liverpool menjuarai kompetisi yang lebih akbar. (mag-18)