Home Blog Page 1400

Direktur Air Minum PDAM Tirtanadi Sumut Dicopot, Gubsu: Saya Tidak Boleh Buka Aib Orang

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mencopot Direktur Air Minum PDAM Tirtanadi Sumut, Harun Al Rasyid dari jabatannya. Pencopotan tersebut, tidak lepas dari kinerja buruk yang dilakukan Harun.

Edy Rahmayadi, yang juga sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) PDAM Sumut, menjelaskan bahwa pencopotan Harun, terlebih dahulu dilakukan evaluasi kinerja hingga diminta untuk memperbaikinya kinerjanya.

Gurbernur Sumut mengaku bahwa dirinya dekat dengan Harun dan merupakan adik kelasnya saat sekolah. Namun, kinerja tidak maksimal, tidak menjadi alasan kedekatan tersebut, untuk mencopot Harun dari jabatannya.

“Kembali ke kinerja, itu adik saya, adik kelas saya. Sangat dekat dengan saya, hampir setiap saat main ke rumah saya. Tetapi, ukurannya bukan dekat atau tidak dekat, ukuranya adalah kinerja,” sebut Gurbernur Edy kepada wartawan di Medan, Senin (26/6/2023).

Namun, mantan Ketua Umum PSSI itu, enggan membeberkannya terkait dengan kinerja buruk tersebut. Karena, itu merupakan aib dari Harun sendiri. Kemudian, bukan untuk konsumsi publik.

“Saya tidak boleh dong buka aib orang, itu kinerjanya begini, begini, panggil, enggak jelas. Saya sampai setingkat langkah pangkat ke dua, saya tidak memanggil langsung, saya yang panggil adalah direkturnya, diakan punya direktur,” jelas Gubernur Sumut.

“Kenapa ini enggak selesai?. Pertama, kenapa ini enggak selesai. Kedua, ganti, cari orang yang bisa menyelesaikan itu,” sebut Edy. Namun, Gubernur Sumut belum ada menunjuk pengganti Harun tersebut.

Gurbernur Edy menjelaskan bahwa PDAM Tirtanadi Sumut, jangan bicara soal kualitas air, kuantitas belum terpenuhi. Sehingga masih kurang 3.500 liter per detik. Belum lagi kebocoran air ini masih compang-camping, yang belum terselesaikan.

“Hitungannya, tidak semua, iya saya belum bisa memenuhi. Kenapa dia, apakah pipanya bocor atau dibocorkan, jadi dua hal itu yang sangat dekat mempengaruhi,” jelas Edy.

Edy mendorong PDAM Tirtanadi Sumut, untuk terus meningkatkan pelayanan perusahaan BUMD Sumut itu. Dengan peningkatan kuantitas air didistribusikan ke pelanggan atau Masu.

“Saya berjanji. Dari konsep kerja 2024 kuantitas tercapai, baru kualiatas air, saya minta maaf. Itu kualitas, bukan kuantitas, saya masih kejar kuantitas, kalau kurang, kurang terus kita ini. Tapi, ini ada tahapan kerja,” tandas mantan Pangdam I Bukit Barisan itu.

Untuk diketahui, Harun Al Rasyid dilantik sebagai Direktur Air Minum PDAM Tirtanadi Sumut, oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi di Aula Tengku Rizal Nurdin, pada 27 Desember 2021, lalu.(gus/ram)

Komisi III Minta Diskop UKM Perindag Tingkatkan Kreatifitas Pengemasan Produk

Sekretaris Komisi III DPRD Medan, Hendri Duin Sembiring

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi III DPRD Kota Medan, mendukung penuh langkah Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang berencana akan membangun ‘rumah kemasan’ di tahun 2023 ini guna membantu para pelaku UMKM di Kota Medan dalam mengemas produk-produknya semenarik mungkin.

Sebab dengan dikemasnya produk-produk tersebut secara menarik, produk-produk UMKM Kota Medan diyakini dapat meningkat secara ekonomis.

“Kita dukung penuh kalau memang ada rencana Pemko Medan mau membuat rumah kemasan. Saya fikir memang penting masalah kemasan ini, bahkan sering menjadi salah satu faktor yang paling menentukan produk itu laku atau tidak,” ucap Sekretaris Komisi III DPRD Medan, Hendri Duin Sembiring kepada Sumut Pos, Senin (26/6/2023).

Namun, kata Duin, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan Pemko Medan melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) sebelum membuka rumah kemasan tersebut. Salah satunya, memastikan kesiapan tim kreatif dalam membuat kemasan yang menarik.

“Kemasan itu bukan hanya harus terlihat higienis ataupun mewah, tetapi juga menarik. Kemudian, harus ada pembeda antara satu produk dengan produk lainnya meskipun kedua produk itu adalah produk yang sejenis. Disini butuh kreatifitas yang tinggi,” ujarnya.

Diterangkan politisi PDIP tersebut, sesuai arahan Wali Kota Medan Bobby Nasution, rumah kemasan ini harus benar-benar dapat mendukung pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kota Medan agar dapat naik kelas. Untuk itu, perlu sosialisasi yang masif kepada setiap pelaku UMKM di Kota Medan.

“Apalagi dulu masalah kemasan ini kan ada di Dinas Perdagangan, sebelum dilebur bersama Dinas Koperasi UKM dan Dinas Perindustrian. Jadi perlu sosialisasi kembali, bahkan harus lebih masif,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut Duin, Pemko Medan juga perlu belajar banyak dari Pemko Solo yang dinilai telah berhasil dalam mengembangkan produk-produk UMKM nya. Termasuk, dalam mengemas produk UMKM agar lebih bernilai tinggi.

“Saya fikir Dinas Koperasi UKM Perindag ini perlu study banding ke Pemko Solo. Banyak hal yang bisa dipelajari dan ditiru dari mereka (Pemko Solo) dalam mengembangkan produk-produk UMKM nya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, tahun ini Pemko Medan akan membangun rumah kemasan yang akan diperuntukkan bagi pelaku UMKM di Kota Medan. Langkah ini merupakan upaya yang dilakukan Wali Kota Medan, Bobby Nasution guna mendukung pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kota Medan agar lebih berkembang dan naik kelas.

Hal ini terungkap Bobby Nasution saat menerima kedatangan rombongan anggota Komite II DPD RI di Balai Kota Medan, Senin (19/6). Selain bersilaturahmi, kedatangan rombongan yang dipimpin Wakil Ketua III Komite II DPD RI Lukky Semen ini dalam rangka kunjungan kerja (kunker) guna melakukan Pengawasan UU No.31/2000 tentang Desain Industri di Kota Medan.

“InsyaAllah tahun ini, kita (Pemko Medan) akan membangun rumah kemasan. Hal ini berangkat dari aspirasi para teman-teman pelaku UMKM. Namun di tengah persiapan itu, kita juga telah siapkan hal-hal teknis terkait agar dalam pelaksanaannya semua berjalan lancar,” tutupnya. (map/ram)

Gubsu : Harus Dikejar Hingga 31 Desember 2023

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mendorong Marlindo Harahap, yang baru menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, untuk menuntaskan mega proyek Rp2,7 triliun hingga 31 Desember 2023.

Edy menjelaskan bahwa progres pengerjaan proyek jalan dan jembatan strategis Provinsi Sumut, sudah capai 45 persen. Sisa, 55 persen harus tercapai dalam kurun waktu 6 bulan kedepan.

“Itu infrasturuktur harus dia kejar. Saat ini, 45 persen, ini bulan Juni 2023. Berarti, masih ada waktu 6 bulan lagi. Dia (Marlindo) harus kejar 100 persen,” ucap Edy kepada wartawan di Kota Medan, Senin (26/6).

Edy mengatakan bukan soal jabatan yang baru diduduki. Tapi, bagaimana melakukan manajemen kinerja dengan baik. Sehingga mega proyek tersebut, tuntas dilakukan hingga akhir tahun ini.

“Ini bukan soal jabatan, tapi soal kinerja, tahun anggaran kinerja, dia sampek tanggal 31 desember, dia harus selesai, kalau tidak selesai finalti. Untuk bekerja keras,” kata Edy.

Mantan Ketua Umum PSSI itu, mengingatkan terkait dengan kinerja yang baik dan loyalitas. Sehingga bisa dilakukan seiring sejalan semua bisa tercapai dengan target yang sudah ditetapkan.

“Kalau dia tak bisa mengerjakan yang sudah di hitung, udah direncanakan, sudah dianggarkan, dilaksanakan, tak selesai. Berarti dia tak loyal. Karena itu sudah ukuran, ada kontrak. Ada tender, semua harus selesai. Uangnya ada, tak ada uangnya tak selesai itu lain, ini ada uangnya disimpan di bank,” jelas Gubernur Edy.

Selain mega proyek tersebut, Gubernur Edy mengungkapkan Marlindo juga harus menyelesaikan infrastruktur lainnya, seperti sanitasi hingga pembangunan tower Rumah Sakit Haji Medan, yang merupakan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

“Pekerjaan ini lah yang harus juga dia selesaikan. Tak terkejar sesuai tergetnya, itu lah yang tadi ditanda tangani itu (Pakta Integritas). Tak terkejar, kita ganti lagi. Harus mencari orang yang bisa menyelesaikan ini,” jelas mantan Pangkostrad itu.

Gurbernur Edy mengatakan bahwa infrastuktur tersebut, merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Sehingga Pemprov Sumut harus menyiapkan infrastruktur yang baik, sesuai dengan harapan rakyat.

“Kenapa sampai begitunya, ini (infrastruktur) kebutuhan rakyat,” ucap mantan Pangdam I Bukit Barisan itu.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melantik Ir Marlindo Harahap MT sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kota Medan, Jumat (23/6).

Gurbernur Sumut, Edy Rahmayadi dalam sambutannya, berpesan hingga 5 September 2023 mendatang, ia mengingatkan masih melaksanakan kewenangan sebagai Gubernur dan menjadi pemimpin tertinggi di Pemprov Sumut.

Bicara soal kewenangan yang ada pada Marlindo Harahap selaku pejabat eselon II yang dilantik, diminta agar dilaksanakan sebagaimana ketentuan yang berlaku.

“Cam kan baik-baik. Jangan melampaui batas kewenangan. Lakukan koordinasi secara ketat,” ucap mantan Pangkostrad itu, dengan tegas.

Selain itu, Edy Rahmayadi meminta agar dikembangkan jiwa loyalitas kepada pimpinan, sebagaimana amanah undang-undang. Dalam keadaan senang atau tidak, tetap harus loyal.

“Anda harus loyal, loyal yang didasari visi misi bukan didasari kepentingan. Anda harus loyal terhadap organisasi. Ingat loyalitas harga mati. Bahasa Medannya itu enak dimakan tak enak ditelan. Itu loyal,” tegas Edy Rahmayadi.(gus/ram)

Ratusan Tanaman Sawit PTPN2 Diduga Dibabat OTK

MATI DIBABAT: Tanaman kelapa sawit yang mati akibat dibabat orang tak dikenal di Pasar VIII Afdeling V Kebun Tanjung Garbus Pagarmerbau (TGP) PTPN 2, Desa Pagarmerbau Dua, Kecamatan Pagarmerbau. batara/sumut pos.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Sekitar ratusan batang tanaman kelapa sawit baru ditanam di Areal Pasar VIII Afdeling V Kebun Tanjunggarbus Pagarmerbau (TGP) PTPN 2, Desa Pagarmerbau Dua, Kecamatan Pagarmerbau Kabupaten Deliserdang mati. Diduga, matinya kelapa sawit tersebut akibat dibabat oleh orang tak dikenal ( OTK) Minggu, (25/6).

Akibat kejadian itu, PTPN 2 Kebun TGPM mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Kini, PTPN 2 meningkatkan patroli pengamanan di areal kebunnya terutama di areal Afdeling IV dan Afdeling V yang baru saja dilakukan penanaman ulang tanaman kelapa sawit.

Peristiwa perusakaan tanaman sawit itu jelas mengagetkan PTPN 2. Namun, berbeda dengan tangapan warga sekitar perkebunan. Mereka menilai, perusakan itu wajar terjadi, karena sebelumnya terjadi gesekan antara masyarakat tertentu dengan PTPN 2 TGPM.

Di antaranya terkait pengusiran ternak lembu milik warga dari dalam area kebun. Serta ada dugaan penganiayaan oleh oknum BKO TNI terhadap terduga pelaku pencurian buah kelapa sawit beberapa hari lalu.

Terkait kejadian itu, Maneger Kebun TGP H Manurung dikonfirmasi membenarkan kejadian itu dan pascakejadian itu pihaknya meningkatkan penjagaan terhadap areal tanaman baru tanam di wilayah itu.

“Iya ada sebanyak 115 pohon yang di tebas orang tak dikenal,” aku H Manurung.

Terkait konflik dengan sejumlah masyarakat peternak lembu yang biasa menempatkan ternaknya di kebun sawit, Manurung menegaskan tetap melakukan pelarangan. (btr/azw)

Penyembelihan Hewan Kurban Ada Adabnya

PEMBUKAAN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani membuka kegiatan tata cara penyembelihan dan pembagian hewan kurban sesuai figih yang berlaku dengan MUI dan Kemenag Kota Tebingtinggi di Jalan Pendidikan, Kota Tebingtinggi, Sabtu (24/6).sopian/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Wali Kota Tebingtinggi Syarmadi membuka kegiatan tata cara penyembelihan dan pembagian daging hewan kurban secara syariat di Aula Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Tebingtinggi di Jalan Pendidikan, Kota Tebingtinggi, Sabtu (24/6). Dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tebingtinggi ini bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi dan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tebingtinggi.

“Bagaimana fiqihnya diterapkan termasuk dalam pembagiannya. Kadang kita temui di lapangan secara fiqihnya ketemu semakin hari semakin bijak sehingga ibadah bernilai sosial jadi menyenangkan di masyarakat. Bagaimana adab hewan kurban yang untuk disembelih, yang untuk dipelihara saja ada adabnya,” papar Syarmadani.

Syarmadani kembali meminta untuk menurunkan ilmu adab itu dan agar apa yang dikerjakan hari ini dibuat dokumentasi virtual atau video kegiatannya sehingga ada tuntutan sebagai bahan belajar yang dapat diakses kapan saja.

“Apa yang kita kerjakan ini ada tuntunan virtual, video yang bisa tinggal akses. Ada bentuk elektronik yang bisa dilihat kapanpun dan dimanapun, disampaikan dalam tuntunan virtual. Insya Allah ini menambah pahala amal dan ibadah,” jelasnya.

Sedangkan Kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi, Syarmadani meminta agar saat penyembelihan dan pembagian hewan kurban nantinya, untuk tidak menambah sampah, utamanya sampah plastik yang akan sulit terurai nantinya.

“Jangan sampai menjadi sampah nanti di sungai. Banyak hal bisa kita sampaikan melalui forum ini. Kami percaya hal ini bisa kita wujudkan bersama,” ujar Syarmadani.

Diungkapkan Ketua MUI Kota Tebingtinggi, Akhyar Nasution bahwa MUI Kota Tebingtinggi banyak sekali mendapat masukan, dalam pelaksanaan kurban termasuk penyembelihan dan pembagiannya, sehingga akhirnya MUI Kota Tebingtinggi membuat acara sosialisasi ini.

Akhyar kembali mengungkapkan acara ini sangat bermanfaat dalam memperoleh ilmu fiqih syariah tentang penyembelihan. Oleh sebab itu kami berharap dalam pelaksanaan kurban nanti tidak terjadi perselisihan antara masjid dan masyarakat itu sendiri.

“Mudah-mudahan kita semua sehat dan acara hari ini dapat berjalan sukses dan para peserta bisa mengambil ilmu,” tandasnya.

Turut hadir Kakan Kemenag Kota Tebingtiggi, Muhammad David Saragih dan jajaran Pengurus Harian MUI Kota Tebingtinggi. (ian/azw)

Daihatsu Goes to Campus Sambangi Universitas Indonesia

SEMINAR: narasumber saat memberikan materi pada acara Daihatsu Goes to Campus (DGTC) 2023 di Universitas Indonesia, Kamis (22/6/2023).

JAWA BARAT, SUMUTPOS.CO – Sukses dengan penyelenggaraan seminar perdana sebelumnya, PT Astra Daihatsu Motor terus melanjutkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia bagi masyarakat sekitar. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan acara Daihatsu Goes to Campus (DGTC) 2023 untuk kedua kalinya yang berlangsung di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat pada Kamis, 22 Juni 2023, pukul 13:00–16:00 WIB.

Program ini terbuka dan dapat dinikmati oleh masyarakat, khususnya para mahasiswa. Melalui tema Amazing Career Starts Here, program ini bertujuan memberikan edukasi engembangan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja. Sehingga, diharapkan dapat menambah pengalaman dan membuka wawasan peserta para mahasiswa agar lebih siap memasuki dunia kerja, serta memilih karir yang tepat sesuai minat dan bakat untuk masa depan lebih baik.

“Program ini merupakan komitmen lanjutan Daihatsu dalam mencerdaskan bangsa melalui Goes To Campus, setelah sebelumnya sukses diadakan di Yogyakarta. Kami berharap, program inid apat menambah pengetahuan para generasi muda dalam memilih karir sesuai impian demi masa depan yang lebih baik, khususnya para mahasiswa di Universitas Indonesia. Karena mereka adalah harapan dan masa depan bangsa,” ujar Rudy Ardiman, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor.

Pada acara ini, terdapat tiga aktivitas utama, yaitu seminar tentang persiapan karir bagi mahasiswa, mulai dari tips dan trik bagaimana membuat resume atau CV yang baik,wawancara, hingga pentingnya meningkatkan soft skill yang sering kali diperlukan dalam dunia kerja, seperti jiwa kepemimpinan, etos kerja,serta manajemen waktu.

Acara DGTC 2023 ini juga menghadirkan pembicara yang diisi oleh berbagai kalangan professional, seperti tim Human Resource oleh Daihatsu, ditambah Samuel Ray yang berprofesicontent creatorHR Professional & Career, dan Bang Ogut yang biasa dikenal sebagai Creatorpreneur yang aktif membagikan pengalamannya dalam menghasilkan cuan dari media sosial, mulai dari pembuatan konten, hingga digital marketing.

Acara ini juga menyajikan berbagai aktivitas interaktif, serta fasilitas test drive yang yang dapat dinikmati para mahasiswa untuk merasakan serunya berkendara dengan mobil Daihatsu, ditambah fasilitas SIM keliling yang berlaku juga untuk masyarakat umum. Kompetisi dan hiburan juga turut meramaikan acara ini, salah satunya kompetisi band yang menantang peserta dalam melakukan aransemen ulang jingle Daihatsu semenarik mungkin dan membawakan lagu tersebut menurut versi mereka sendiri selama acara berlangsung dengan hadiah menarik.

Setelah kunjungiUniversitas Gadjah Mada dan Universitas Indonesia, program Daihatsu Goes ToCampus 2023selanjutnya juga akan kunjungi Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat pada 24 Agustus 2023 mendatang. (rel/ram)

Jadi Putri Persahabatan Provsu, Alya Komitmen Promosikan Pariwisata Sergai

ANGKAT PIALA: Alya Elfa Chaniago finalis dari Kabupaten Serdang­bedagai (Sergai) saat angkat piala penghargaan sebagai Putri Persa­ha­batan Propinsi Sumatera Utara. fadly/SUMUT POS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meski hanya sampai menjadi finalis, Alya Elfa Chaniago telah memperlihatkan kemampuan terbaiknya saat tampil di Grand Final, dan berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Putri Persahabatan Provinsi Sumatera Utara (Provsu).

Hal ini disampaikan oleh Bupati Serdangbedagai (Sergai) H Darma Wijaya lewat Kepala Dinas Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Olahraga (Parbudpora) Kabupaten Sergai, Drs Akmal AP MSi, saat ditemui di sela-sela aktivitasnya di Kecamatan Perbaungan, Sabtu (24/6).

Akmal menjelaskan, Alya Elfa Chaniago, seorang gadis berusia 18 tahun dari Kecamatan Teluk Mengkudu, telah berhasil meraih penghargaan sebagai Putri Persahabatan pada ajang Pemilihan Putri Pariwisata Sumatera Utara 2023. Acara prestisius ini diadakan di Lepolonia Hotel dan Convention Medan pada Jumat malam lalu (23/6).

“Pemilihan Putri Pariwisata Sumatera Utara merupakan sebuah ajang tahunan yang bertujuan untuk mencari perwakilan dari provinsi dalam sektor pariwisata. Pada tahun ini, sebanyak 23 peserta dari 15 kota/kabupaten di Sumatera Utara turut berpartisipasi. Tahapan pemilihan melibatkan proses pendaftaran, audisi, pelatihan, dan grand final. Para calon Putri Pariwisata dinilai melalui berbagai aspek, seperti wawancara, penampilan busana, talenta, dan kemampuan berkomunikasi,” ujar Amkal.

Dirinya menyebut Alya Elfa Chaniago berhasil mencuri perhatian dan memenangkan gelar Putri Pariwisata Persahabatan Sumatera Utara 2023. Kehadiran Alya Elfa Chaniago dalam ajang ini, sebutnya juga menjadi bukti bahwa Kabupaten Sergai memiliki potensi pariwisata yang menakjubkan dan penduduk yang ramah serta bersahabat.

Kadis Parbudpora yang juga hadir langsung pada acara grand final, mengungkapkan apresiasinya terhadap prestasi yang diraih oleh Alya. Ia juga menambahkan, pemilihan Putri Pariwisata Sumatera Utara tidak hanya mempertimbangkan kecantikan fisik, tetapi juga pengetahuan tentang budaya, sejarah, dan kekayaan alam provinsi tersebut. Para pemenang diharapkan dapat menjadi duta pariwisata yang mempromosikan keindahan dan keunikan Sumatera Utara kepada wisatawan dari dalam dan luar negeri.

“Kami tentu berharap Alya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Sergai untuk terlibat dalam membangun masa depan pariwisata daerah,” pungkasnya.

Sebelumnya ditemui usai acara, Alya sangat bersyukur atas pencapaiannya ini dan mengungkapkan harapannya agar semua orang berani menggali potensi diri, mencoba hal baru, dan memberikan yang terbaik dalam segala hal. Ia percaya bahwa niat baik akan selalu menghasilkan kebaikan bagi dirinya sendiri, orang lain, dan semua orang.

Tak lupa dirinya menyebut dukungan dan doa dari masyarakat Kabupaten Sergai, terutama dari Bupati Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan, sangat berarti dalam perjalanan kompetisinya. Alya berharap dapat menjadi agen perubahan untuk Kabupaten Sergai, Tanah Bertuah Negeri Beradat, dan Sumatera Utara.

“Meskipun hanya sampai menjadi finalis, saya telah berusaha menampilkan kemampuan terbaik saat tampil di grand final dan berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Putri Persahabatan Provinsi Sumatera Utara. Sebagai Putri Persahabatan Sumatera Utara, saya berkomitmen untuk membangkitkan dan mempromosikan pariwisata di Kabupaten Sergai dan seluruh Provinsi Sumatera Utara,” sebutnya.

Rangkaian audisi Pemilihan Putri Pariwisata Sumatera Utara 2023 diikuti oleh 32 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Setelah melalui proses audisi yang ketat, 23 peserta terbaik terpilih dan menjalani masa karantina dari tanggal 21 hingga 23 Juni 2023. (fad/azw)

CERI: Tokoh Diduga di Balik Pembelian 12 Pesawat Tempur Bekas oleh Kemhan Terungkap

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Soal pembelian 12 pesawat tempur Mirage 2000-5 oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dari Kemhan Qatar diduga diatur oleh CEO Republikorp mulai terungkap. Dugaan muncul bermula dari berita media Israel bernama Israel Defense yang terbit pada 12 Juni 2023 yang berjudul ‘Who Is Behind the Mysterious Planes to Indonesia?’ Nama perusahaan Excalibur International mulai disebut-sebut di dalam publikasi ini.

Kesepakatan antara Kemhan RI dengan Kemhan Qatar disusun oleh E-System Solution, sebuah perusahaan berbasis di Dubai yang dimiliki oleh seorang mantan perwira angkatan udara Prancis bernama Habib Boukharouba.

“Kami mendapat kabar dari bisik-bisik sesama rekanan di Kementerian Pertahanan RI (Kemhan), bahwa Republikorp dengan Excalibur Army terafiliasi Exalibur International dari Negara Ceko sebagai perantara antara Kemhan RI dengan Kemhan Qatar terkait pembelian 12 pesawat Mirage 2000-5,” ungkap Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman dalam rilis yang diterima, Senin (26/6).

Bahkan, sambung Yusri, CERI mendapat kabar, untuk mencapai kesepakatan pembelian 12 pesawat Mirage tersebut, Excalibur Army atau Excalibur International telah memberikan down payment ke pemerintah Qatar sekitar 5% dari nilai transaksi. Menurut keterangan yang beredar di berbagai media, nilai transaksi senilai USD 734,5 juta atau setara sekitar Rp 12 Triliun.

Sementara di tanah air, terjadi kontroversi atas pembelian 12 pesawat tersebut, mengingat sebagaimana dilansir Media Tempo edisi 9 Maret 2009, Menhan Yuwono Sudarsono kala itu menyatakan menolak hibah yang bisa didapatkan dengan syarat yang ringan itu lantaran Indonesia harus mengeluarkan biaya perawatan dan membayar komisi untuk perantara.

Apalagi, pesawat buatan tahun 1997 itu, saat ditolak hibahnya tahun 2009, kala itu pesawat sudah berumur 12 tahun. Sementara penyerahan pesawat yang dibeli saat ini baru akan diterima Indonesia pada tahun 2025. Pada saat itu, pesawat sudah berumur 28 tahun.

Lalu, pada 16 April 2015, Panglima TNI Moeldoko kala itu pernah menyatakan bahwa Presiden Jokowi meminta TNI AU untuk tidak menerima pesawat hibah lagi, melainkan beli pesawat baru. Hal itu terkait kecelakaan pesawat F-16 di Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Menjawab kontroversi pembelian Mirage 2000-5 tersebut, melalui website resminya, Kementerian Pertahanan RI menyatakan pengadaan (A) MRCA/Mirage 2000-5 beserta dukungannya dilaksanakan berdasarkan surat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor: R.387/D.8/PD.01.01 /05/2023 tanggal 17 Mei 2023 tentang Perubahan keempat Daftar Rencana Pinjaman Luar Negeri Jangka Menengah (DRPLN-JM) Khusus Tahun 2020-2024 untuk Kementerian Pertahanan dan Surat Menteri Keuangan Nomor: S.786/MK.08/2022 tanggal 20 September 2022 tentang PSP Tahun 2022 untuk (A) MRCA / Mirage 2000-5 (Beserta Dukungannya) sebesar USD 734.535.100.

Adapun pengadaan tersebut dituangkan dalam Kontrak Jual Beli Nomor: TRAK/181/PLN/I/2023/AU, tanggal 31 Januari 2023 dengan nilai kontrak sebesar EUR 733,000,000.00 dengan penyedia Excalibur International a.s., Czech Republic. Direncanakan pesawat akan dikirimkan 24 bulan setelah kontrak efektif dan akan ditempatkan di Skadron Udara 1 Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.

Materiil kontrak tersebut meliputi 12 MIRAGE 2000-5 Ex. Qatar Air Force (9 Single Seat And 3 Double Seat, 14 Engine and T-cell, Technical Publications, GSE, Spare, Test Benches, A/C Delivery, FF & Insurance, Support Service (3 Years), Training Pilot And Technician, Infrastructure, dan Weaponary. Saat ini status kontrak dalam proses efektif kontrak.

Berdasarkan rilis resmi di atas, timbul pertanyaan surat dukungan Kepala Bapenas muncul belakangan, yaitu pada 17 Mei 2023, setelah Kemhan menanda tangani kontrak pembelian pada 31 Januari 2023, tanya Yusri.

Terkait informasi tersebut, kata Yusri, pihaknya sudah melayangkan konfirmasi secara tertulis kepada Norman Joesoef yang diketahui merupakan CEO Republikorp melalui surat CERI Nomor: 35/EX/CERI/V/2023 Perihal Mohon Informasi dan Konfirmasi Impor 12 Pesawat Mirage 2000-5 dari Qatar. Surat konfirmasi ditembuskan juga ke Menhan Prabowo Subianto melalui Staf Khusus Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Namun hingga saat ini, Norman tidak memberikan keterangan apa pun, termasuk tidak ada memberikan bantahan. Begitu pula Dahnil,” kata Yusri.

Selain itu, Yusri membeberkan, menurut berita dari media Airspace Review tertanggal 6 November 2022, bahwa pada acara Indo Defence 2022 yang berlangsung dari tanggal 3 November2022 hingga tanggal 5 November 2022 di Jakarta, di sela acara, tepatnya pada 3 November 2022, ada acara penandatanganan kerjasama antara Excalibur Army dan Tatra Defence yang diwakili oleh Daniel Kara dengan Republikorp yang diwakili Norman Joesoef.

Penandatanganan kerjasama tersebut di atas, meliputi MoA Marketing and Integration License Agreement for the Patriot II. Acara penandatanganan kerjasama tersebut disaksikan Wakil Menteri Pertahanan RI Muhammad Herindra dan Wakil Menteri Pertahanan Ceko Daniel Blazkovec Norman. (dek)

Lawan Kebathilan, 30 PW IPHI Kompak Dukung Polisikan Erman Suparno

Ketua Umum PP IPHI H Ismed Hasan Putro (ke-7 dari kanan) bersama para Pengurus Wilayah pada Rakernas Terbatas di Hotel Balairung Jakarta, Sabtu 24/6/2023.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO — Berbagai manuver Erman Suparno mengobok-obok Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) hasil Muktamar VII Surabaya diminta segera dipolisikan.

“Tindakan Erman Suparno dan kelompoknya yang terus merongrong, mengganggu dan memecah belah IPHI di bawah kepemimpinan Ismed Hasan Putro hasil Muktamar VII Surabaya harus dilawan,” demikian desakan secara kompak dan bulat peserta Rapat Kerja Nasional Terbatas yang dihadiri 30 Pimpinan Wilayah IPHI se-Indonesia di Hotel Balairung Jakarta, yang berakhir Sabtu malam (24/6/2023).

“Kami meminta PP IPHI segera melakukan langkah-langkah hukum pidana maupun perdata terhadap Erman Suparno dan kelompoknya. Kami dorong dan dukung sepenuhnya langkah PP IPHI melaporkan ke Polda Metro Jaya,’’ seru mereka, seraya mengingatkan, “Mari kita kawal proses ini.”

Para peserta juga menyatakan setia dan loyal terhadap PP IPHI di bawah kepemimpinan Ismed Hasan Putro. “Kami tetap patuh, loyal dan setia kepada Bapak H Ismed Hasan Putro sebagai Ketua PP IPHI yang sah sesuai hasil Muktamar VII Surabaya,’’ seru peserta Rakernas Terbatas ini secara kompak.

Para Ketua PW IPHI se-Indonesia bergantian menandatangani Pernyataan Sikap bersama di Hotel Balairung Jakarta, Sabtu 24/6/2023.

Pernyataan teguh istiqomah terhadap semua hasil Muktamar VII Surabaya dan loyal terhadap PP IPHI di bawah kemimpinan H Ismed Hasan Putro, serta dukungan langkah-langkah hukum terhadap segala bentuk manuver Erman Suparno dituangkan dalam Pernyataan Sikap Rapat Kerja Nasional Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jakarta, 24 Juni 2023.

Pernyataan Sikap tersebut dibuat di atas kertas ukuran double polio dua rangkap dan spanduk berukuran 3 x 1,5 meter. Sebanyak 30 Ketua Pengurus Wilayah IHPI dari Aceh hingga Papua menandatangani Pernyataan Sikap tersebut.

Para peserta Rakernas ini menegaskan, “Kami konsisten dan berkomitmen terhadap hasil-hasil Muktamar VII Surabaya, karena sesuai dengan AD/ART IPHI dan nilai-nilai kejujuran, kebenaran dan keadilan, didasarkan pada niat yang tulus menjaga dan menjadikan IPHI sebagai wadah untuk berkhidmat kepada umat, bangsa dan negara sebagai perwujudan pengamalan haji mabrur sepanjang hayat.”

“Komitmen kami sudah jelas bahwa Haji Mabrur Sepanjang Hayat harus tetap dipelihara sehingga cara-cara kotor pasti tidak akan kami lakukan,” kata Tabroni Harun Ketua PW IPHI Lampung dan Abubakar Wasahuwa, Ketua Harian PW IPHI Sulawesi Selatan.

Para Peserta Rakernas menyebut, dukungan pelaporan ke Kepolisian sifatnya mendesak, mengingat banyaknya pengaduan terkait dengan praktek bathil dan dzolim yang melampaui batas kepatutan, seperti teror psikis dan intimidasi yang dirasakan sejumlah pengurus wilayah dan daerah.

Erman Sparno diduga mendaftarkan merek dan logo atas nama IPHI. Padahal Erman bukan Ketua Umum PP IPHI yang sah sesuai ketentuan organisasi. Pendaftaran merek dan logo IPHI itu dijadikan alat meneror pengurus IPHI di daerah.

Berikutnya terkait dugaan pemalsuan dokumen untuk mendaftarkan IPHI versinya ke Kementerian Hukum dan HAM secara online. Tindakan ini berakibat pendaftaran pengurus IPHI hasil Muktamar VII Surabaya yang menghasilkan Ketua Umum IPHI Ismed Hasan Putro terhalang secara sistem, karena sudah ada lebih dahulu yang mendaftarkannya.

IPHI Hasil Muktamar VII Surabaya sah sesuai ketentuan organisasi, sangat korum karena dihadiri 28 Pengurus Wilayah seluruh Indonesia. Bahkan Presiden Joko Widodo mengutus Menteri Agama memberikan sambutan.

Meski fakta hukum formal Mahkamah Agung berpihak kepada Erman, bukan berarti IPHI versi Erman sah secara organisasi. Terlebih dalam proses pendaftaran organisasi terdapat banyak hal yang diduga dilanggar. Di antaranya dugaan pemalsuan dokumen dan domisili yang mencatut alamat Sekretariat di Jalan Tegalan 1 Matraman Jakarta. Berbagai dugaan pemalsuan inilah yang kini sedang diperkarakan di Kepolisian.

“Kami sepenuhnya mendukung langkah ini,” seru 30 pengurus wilayah dari Papua hingga Aceh. Pengurus Wilayah IPHI yang hadir pada Rakernas Terbatas ini terdiri dari Ketua dan Sekretaris, dengan masing-masing menyampaikan surat mandat peserta kepada PP IPHI.

Menurut para peserta Rakernas, Erman dan kelompoknya menjadikan pendaftaran merek dan logo sebagai alat untuk meneror pimpinan IPHI di berbagai daerah dengan ancaman pidana, agar pengurus daerah dan wilayah mendukungnya.

“Ada pengurus IPHI di daerah dipanggil polisi, padahal usianya udah 80 tahun, kan kasihan,” kata H. Harsono, Ketua Pengurs Wilayah IPHI Jawa Tengah. Ada juga pengurus daerah di Bali, juga dipanggil polisi atas dugaan menggunakan merek dan logo IPHI.

Sekjen PP IPHI Abidinsyah Siregar menegaskan bahwa Lambang Organisasi IPHI pimpinan Ismed Hasan Putro yang resmi merupakan hasil Muktamar yang tercantum dalam Peraturan Organisasi. Ciri hususnya ada tulisan “Haji Mabrur Sepanjang Hayat.” Kalau ada logo IPHI yang mirip namun tidak ada tulisan “Haji Mabrur Sepajang Hayat,” maka patut diduga belum menyesuaikan dengan hasil Muktamar VII Surabaya. (hen)

Perangi Stunting di Humbahas, Dosmar Turun ke Puskesmas Serukan Kepedulian Bersama

SERUKAN: Tenaga kesehatan, kepala desa, kepala sekolah, guru, dan seluruh pegawai Kecamatan Paranginan, serta masyarakat, menyerukan bersama, angka stunting akan turun di Kecamatan Paranginan.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang stunting, dan pentingnya pemberian makanan sehat seimbang bagi bayi dan anak, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, turun terus ke Puskesmas-Puskesmas menyerukan kepedulian bersama.

Pada kesempatan tersebut, Dosmar menjelaskan, untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Humbahas, secara khusus di Kecamatan Paranginan, perlu ada kerja sama seluruh elemen masyarakat dan saling ada kerja sama yang baik.

“Semua harus terlibat, petugas Puskesmas, bidan desa, kepala desa, kepala sekolah dan guru, para pegawai kantor camat, serta keluarga objek stunting, harus sependapat dan satu kata untuk menurunkan angka stunting secara bertahap,” ungkap Dosmar di Puskesmas Paranginan, belum lama ini.

Menurut Dosmar, meningkatnya angka stunting di Kabupaten Humbahas, disebabkan ketidaktahuan masyarakat tentang apa itu stun­ting. Karena itu, perlu adanya so­sialisasi dari setiap bidan desa, bekerja sama dengan kepala desa, untuk memberitahukan bagaimana pola hidup sehat, dan 5 fase pertumbuhan. Dari 5 fase ini, lanjut dia, bidan desa harus rutin melakukan pemeriksaan, mulai remaja perempuan, calon pengantin, ibu hamil, dan anak yang dilahirkan.

“Mulai sekarang, kita harus be­kerja serius, harus peduli. Ini tanggung jawab bersama. Petugas Pus­kesmas dan bidan desa harus rutin melakukan pemeriksaan. Periksa, periksa lagi, dan periksa kembali,” harap Dosmar, seraya menjelaskan kepada seluruh kepala desa se-Kecamatan Paranginan, dana desa bisa dipergunakan untuk mengatasi stunting di desa masing-masing.

Pada kesempatan itu, tenaga kesehatan, kepala desa, kepala sekolah, guru, dan seluruh pegawai Kecamatan Paranginan, dan ma­syarakat, langsung membuat ke­sepakatan bersama untuk menurunkan angka stunting. (des/saz)