Home Blog Page 2634

Kasus Kerangkeng Terbit Rencana Peranginangin Dilimpahkan ke Kejati Sumut

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penyidik Direktorat Reserse Keiminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditreskrimum Polda Sumut) telah menyerahkan berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka kasus kerangkeng milik Terbit Rencana Peranginangin (TRP) ke Kajaksaan Tinggi (Kejati) Sumut. Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi Sumut Pos di Medan, Kamis (2/5).

“Iya benar, BAP sembilan tersangka kasus kerangkeng sudah dikirim penyidik Ditreskrimum Polda Sumut ke jaksa, pada Selasa (31/5) kemarin,” ujar Hadi. Dia menjelaskan, berkas tersebut dikirim, setelah dilakukan gelar rekonstruksi beberapa waktu lalu di Mapolda Sumut bersama pihak Kejati Sumut.

Meski TRP tidak dihadirkan karena berstatus tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lanjut Hadi, namun diwakilkan oleh salah seorang personel polisi. Tetapi delapan tersangka lainnya dihadirkan dalam gelar rekonstruksi itu. “Semoga berkasnya dinyatakan lengkap dan kasusnya segera disidangkan,” tandasnya.(dwi/azw)

Perkara Dugaan Penipuan Owner Butik Dilimpahkan ke Jaksa

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai melakukan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan Siska Ginting kepada Kejaksaan Negeri Binjai, Kamis (2/6). Tahap II yang dilakukan penyidik Polres Binjai setelah Jaksa Penuntut Umum yang bakal mengadili perkara ini, telah menyatakan berkas tersebut lengkap.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP M Rian Permana membenarkan telah melakukan tahap II. “Ya benar, sudah kami lakukan tahap II,” ujar Kasat.

Di ruang tahap II Kejari Binjai, tidak hanya Siska saja yang diserahkan kepada Jaksa. Juga ada tersangka dari beberapa tindak pidana lain di ruangan tersebut.

Informasi dirangkum, Siska yang merupakan owner butik di Kota Binjai, juga terlapor dalam perkara lain. Saat ini, perkara tersebut masih dalam penyelidikan.

Selain ditetapkan tersangka, Siska juga tergugat dalam perkara perdata wan prestasi atau ingkar janji. Dalam praktiknya, Siska diduga melibatkan adiknya berinisial VG.

Namun, VG tidak ditetapkan tersangka oleh penyidik kepolisian.

Dugaan keterlibatan adik Siska menguat karena VG juga menjadi tergugat II dalam perkara perdata di Pengadilan Negeri Binjai.

“Ya sudah dilakukan tahap II dari penyidik kepolisian. Tadi juga sudah kami periksa. Perkara ini kerugian korban sekitar Rp500 juta,” kata Jaksa Penuntut Umum, Benny Surbakti yang bakal mengadili perkara tersebut.

Sebelumnya, Siska Ginting yang termasuk licin dan sulit ditangkap ini diduga suka mengadu kepada orang hebat di Kota Binjai.

Beberapa kali kesempatan saat didatangi oleh korbannya, tak lama berselang orang yang menerima pengaduan Siska datang.

Seperti oknum OKP hingga oknum TNI. Namun demikian, langkah Siska kandas ketika korban penggelapan mobil menangkapnya bersama dengan anggota Unit Intelijen dan Keamanan Polsek Binjai Utara di Kelurahan Kebun Lada, Sabtu (12/3).

Siska diamankan bersama adiknya VG dan seorang pria berinisial A karena menjadi terlapor di Polsek Pangkalanbrandan atas dugaan penggelapan mobil rental. Namun kini, A dan VG sudah menghirup udara segar.

Disebut-sebut ada 5 unit mobil rental yang diduga digelapkan oleh Siska dan VG. Ironisnya, Siska juga menjadi terlapor atas dugaan penipuan dengan modus menawarkan proyek pengadaan batik di lingkungan pemerintahan maupun swasta.

Bahkan, juga sebagai tergugat dalam perdata yang sudah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Binjai. Banyak yang tak sangka juga jika Siska menjadi terduga pelaku penipuan. (ted/azw)

Terdakwa Percobaan Pembunuhan Dituntut 6 Tahun Penjara

TUNTUTAN: Muhammad Nur Faris, terdakwa kasus percobaan pembunuhan menjalani sidang tuntutan secara virtual di PN Medan, Kamis (2/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Muhammad Nur Faris (26) dituntut jaksa 6 tahun penjara. Warga Jalan Pasar III, Medan Marelan dinilai terbukti melakukan percobaan pembunuhan terhadap korban Indah Haerani Hanafia, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 7 Pengadilan Negeri Medan, Kamis (2/6).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kharya Saputra dalam nota tuntutannya, perbuatan Terdakwa dinilai melanggar Pasal 338 Junto (ko) Pasal 53 KUHPidana. “Meminta kepada majelis hakim, agar menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Muhammad Nur Faris selama 6 tahun penjara,” ujarnya.

Sementara, korban Indah yang mengikuti jalannya persidangan tak Terima dengan tuntutan JPU. “Bu hakim, saya gak terima tuntutannya cuma segitu (6 tahun). Saya hampir mati loh bu, ditikami dia (terdakwa),” katanya. “Kamu kan tadi sudah mendengar tuntutannya,” jawab hakim Ketua Dahlia Panjaitan.

Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pembelaan terdakwa. Mengutip surat dakwaan JPU, perkara ini bermula pada 21 Desember 2021 lalu, saat saksi korban Indah Haerani Hanafia, mendapat pesan whatsapp dari terdakwa Muhammad Nur Faris dengan ajakan jalan-jalan.

Yang mana terdakwa juga mengajak Indah ke Hotel A Residence di Sei Putih dan janji akan memberikan uang sebesar Rp1,5 juta. Keduanya pun janji bertemu di Jalan Jamin Ginting tepatnya di Pajus (Pajak Usu). Sekira pukul 22.30 WIB Indah sampai di Pajus dengan menggunakan Mobil Brio warna merah.

Kemudian terdakwa meminta untuk mengemudikan mobil milik saksi korban, dan pergi ke Jalan Jamin Ginting, selanjutnya saksi korban dan terdakwa berhenti di Indomaret membeli minuman dan membeli dimsum kepiting dan ayam.

Setelah terdakwa selesai membeli ternyata yang dibeli terdakwa dimsum ayam sehingga Indah membujuk terdakwa membeli dimsum rumput laut akan tetapi terdakwa menolak. Selanjutnya, mereka lalu berjalan-jalan ke arah Jalan SM Raja. Saat itu terdakwa sempat menanyakan apakah Indah punya GPS mobil lalu dijawab tidak ada.

Keduanya lalu pergi ke Jalan Bambu untuk makan kerang. Setelahnya, terdakwa mengajak Indah jalan-jalan kearah Marelan. Namun diperjalanan terdakwa menanyakan emas yang dipakai oleh saksi korban beserta harganya, lalu saksi korban menjawab harga emas yang dipakai tersebut dan gramnya.

Lalu terdakwa membawa jalan-jalan lagi dengan alasan ingin membeli kopi sesampainya di Jalan Kol Yos Sudarso Glugur Kota Medan Barat Kota Medan, tepatnya dekat Universitas Dharma Wanga terdakwa kembali menghentikan mobil dengan alasan mengambil kain membersihkan kaca mata.

Setelahnya, terdakwa lalu mengambil tas ransel miliknya. Dan pada saat membuka tas tersebut terdakwa sempat diam sejenak dan langsung mengambil pisau kemudian memberikan tusukan ke arah perut, leher, dan kedua kaki Indah. (man/azw)

Mendapat tikaman bertubi-tubu, Indah lalu mencoba merebut pisau dari terdakwa dan mencoba membuka pintu mobil. Setelah berhasil merebut pisau dan membuka pintu mobil tersebut saksi korban langsung keluar dari mobil dan berdiri di depan mobil.

Setelah saksi korban keluar dari mobil selanjutnya terdakwa langsung tancap gas meninggalkan saksi korban d,engan membawa mobil Brio milik saksi korban kemudian saksi korban meminta pertolongan dan dibawa ke Rumah Sakit Putri Hijau. (man/azw)

Daihatsu New Sirion Resmi Meluncur di Indonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Daihatsu resmi luncurkan New Sirion di Indonesia pada 2 Juni 2022 bertempat di Summarecon Mall Serpong, Tangerang. Sirion sebagai city car dengan tagline Sahabat Muda telah terjual lebih dari 36 ribu unit sejak diluncurkan pertama kali pada 2007, dan juga dikenal sebagai salah satu icon mobilnya anak muda di Indonesia.

Melalui tema ‘The Real Perfection’, Daihatsu New Sirion hadir dengan 3 perubahan utama, yaitu desain yang stylish, fitur kekinian yang Fun to Drive, serta nyaman. Pada sisi eksterior, Sirion hadir dengan desain bumper, headlamp stylish, serta black outer mirror yang baru, sehingga tampil dengan nuansa advance energetic.

Sirion juga dilengkapi dengan beragam fitur yang dijamin bakal bikin berkendara jadi makin asik dan menyenangkan atau fun to drive, karena Sirion kini dilengkapi dengan transmisi D-CVT yang dapat meningkatkan akselerasi berkendara lebih responsif. Sirion juga dilengkapi dengan desain meter cluster MID modern dengan beragam opsi pilihan menu yang informatif, serta headunit yang dapat terkoneksi langsung dengan smartphone sehingga dapat memaksimalkan keseruan dalam berkendara.

Dalam hal kenyamanan, New Sirion kini juga dilengkapi dengan air purifier agar kenyamanan berkendara jadi lebih maksimal karena sirkulasi udara yang lebih bersih dan lebih sehat di dalam kabin mobil. Berkendara dengan New Sirion juga jadi lebih aman dan nyaman, karena sudah menyematkan Speed Sensing Door Lock yang akan mengunci pintu kendaraan secara otomatis ketika melewati kecepatan tertentu.

Lalu, ditambah fitur HSA (Hill Start Assist) yang dapat mencegah mobil bergerak mundur saat berada di tanjakan selama beberapa detik agar dapat memindahkan posisi kaki dari pedal rem ke pedal gas ketika siap bermanuver, serta Idle Stop System yang berfungsi mematikan kinerja mesin sementara secara otomatis ketika kendaraan dalam kondisi berhenti agar lebih hemat konsumsi bahan bakar. Fitur ini juga dapat diaktifkan ataupun dinonaktifkan oleh pelanggan sesuai kebutuhan.

Selain itu, New Sirion sudah dilengkapi dengan beragam fitur keselamatan dan kenyamanan lainnya, seperti front & side air bag pada bangku baris depan, key free, engine start-stop button, digital air conditioner, serta pengaturan kursi yang fleksibel agar memudahkan pengaturan barang bawaan di dalam kabin.
Daihatsu New Sirion tersedia dalam 2 varian dengan transmisi D-CVT dengan harga masing-masing, yakni Rp227.600.000 untuk varian 1.3X, dan Rp 236.800.000 untuk varian 1.3R (harga OTR DKI Jakarta). Untuk informasi dan spesifikasi lebih lengkap dapat dilihat melalui website resmi daihatsu.co.id

“Ada tiga hal yang diperhatikan millennials dalam membeli kendaraan: stylish, fun to drive, dan comfort. Oleh karena itu, Daihatsu menghadirkan New Sirion dengan tampilan sporty, didukung beragam fitur kekinian yang sesuai dengan kebutuhan para generasi muda dalam mendukung aktivitasnya sesuai dengan tagline-nya #SahabatMuda,” ujar Dendy Triyanto, Executive Coordinator Head of Product I Department PT Astra Daihatsu Motor (ADM). (rel)

Realisasi Inflasi Indonesia Masih Terkendali Ditengah Berlanjutnya Tren Peningkatan Inflasi Global

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pencapaian inflasi Indonesia masih terkendali di tengah tren peningkatan inflasi yang terjadi di berbagai negara. Realisasi inflasi pada Mei 2022 tercatat sebesar 3,55% (yoy), sedikit meningkat jika dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 3,47% (yoy), namun tetap berada dalam rentang sasaran inflasi yang telah ditetapkan sebesar 3±1% (yoy).

“Inflasi Indonesia masih terkendali ditengah tren peningkatan inflasi yang masih terjadi di berbagai negara. Seperti Uni Eropa saat ini inflasinya tercatat sebesar 8,1% (yoy) pada Mei 2022. Kemudian India, Korea Selatan dan Inggris yang realisasi inflasinya masing-masing tercatat sebesar 7,79% (yoy), 4,8%(yoy) dan 9% (yoy) pada April 2022. Bahkan inflasi Rusia tercatat hingga mencapai 17,83% (yoy),” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kamis (2/06).

Secara bulanan, pada Mei tercatat inflasi sebesar 0,40% (mtm), menurun dibanding bulan April yang mencapai 0,95%(mtm). Capaian inflasi Mei dipengaruhi oleh pergerakan dari seluruh komponen. Inflasi komponen Volatile Food (VF) tercatat sebesar 0,94% (mtm) atau 6,05% (yoy) terutama disumbang oleh kenaikan harga telur ayam ras dan bawang merah. Kenaikan harga telur ayam ras saat ini disebabkan oleh tingginya biaya produksi yang berasal dari harga pakan dan masih tingginya permintaan masyarakat. Kenaikan harga telur ayam ini juga mendorong kenaikan NTP Subsektor Peternakan sebesar 0,07%.

Komoditas yang mengalami penurunan harga salah satunya minyak goreng dengan andil -0,01%. Kebijakan Pemerintah terkait pelarangan ekspor CPO dan sejumlah produk turunannya pada 28 April s.d 23 Mei 2022 menyebabkan turunnya harga kelapa sawit dan berdampak pada penurunan harga minyak goreng secara keseluruhan.

Inflasi inti tercatat sebesar 0,23% (mtm) atau 2,58% (yoy). Secara tahunan inflasi inti sedikit menurun dibanding bulan April yang tercatat sebesar 2,60% (yoy), namun tetap konsisten dalam tren yang tinggi. Hal ini menunjukkan permintaan masyarakat yang tetap kuat pasca momen HBKN Ramadan dan Idulfitri. Sementara berdasarkan komoditas penyumbangnya, inflasi inti pada Mei dipengaruhi oleh kenaikan harga ikan segar, nasi dengan lauk, dan roti manis.

Komponen inflasi Administered Price (AP) tercatat sebesar 0,48% (mtm) atau 4,83% (yoy) dengan andil 0,09%, disumbang utamanya oleh kenaikan tarif angkutan udara yang didorong masih tingginya mobilitas arus balik serta pulihnya mobilitas pasca HBKN Idulfitri 2022.

Secara umum, dampak dari kenaikan harga komoditas global terhadap inflasi IHK saat ini masih terbatas. Namun jika diperhatikan lebih lanjut, transmisi dari kenaikan harga pangan global pada Mei 2022 sudah terlihat pada inflasi Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB). IHPB Mei tercatat sebesar 0,33% (mtm) atau 4,23% dengan andil penyumbang terbesar yaitu sektor industri (0,31%). Andil sektor industri antara lain disumbang dari kenaikan komoditas tepung terigu dan mie kering instan, seiring kenaikan harga gandum global.

“Pemerintah akan terus memonitor dan mencermati rambatan dari tekanan eksternal, terutama kenaikan harga komoditas global yang ditransmisikan dalam bentuk kenaikan harga dan inflasi domestik. Selain itu Pemerintah dan Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi komunikasi kebijakan untuk mendukung pengelolaan ekspektasi inflasi masyarakat dan menjangkar inflasi tetap terjaga dikisaran sasaran,” pungkas Menko Airlangga. (dep1/fsr/adv/*)

Politisi PKS Hendro Susanto Tak Hadiri Sidang Gugatan Calon Anggota KPID Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Politisi PKS, Hendro Susanto tidak hadir dalam sidang perdana gugatan kisruh penetapan nama calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut periode 2021-2024. Kuasa hukum penggugat, Ranto Sibarani SH, enggan mengomentari ketidakhadiran Hendro secara pribadi.

Namun baginya, fakta telah menunjukkan, panggilan dari Pengadilan Negeri Medan tidak diindahkan oleh anggota DPRD Sumut tersebut. “Kalau dipanggil ya hadir. Sehingga anggapan orang takut itu terbantahkan. Tapi kalau tidak hadir dipanggil oleh Pengadilan Negeri, biar masyarakat yang menilai,” sindir Ranto.

Pengacara berkepala plontos itu mengatakan, sebagai anggota legislatif, ia harusnya dapat memberi contoh yang baik kepada masyarakat saat berhadapan dengan proses hukum. “Kalau legislatif saja tidak menghormati proses hukum bagaimana rakyatnya ke depan,” cecar Ranto.

Hendro Susanto digugat ke Pengadilan dikarenakan, dirinya saat menjabat Ketua Komisi A DPRD Sumut dianggap pihak yang paling bertanggung jawab atas kisruh pemilihan komisioner KPID Sumut dan tidak kunjung menunjukkan itikad baik atas Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumut.

Pantauan wartawan, sidang dengan tergugat Hendro Susanto berlangsung di Ruang Cakra III dipimpin oleh Sayed Tarmizi SH MH. Baik Hendro Susanto tergugat maupun kuasa hukumnya tidak terlihat hadir dalam sidang tersebut. Sementara itu, para penggugat yang hadir yakni Valdesz Junianto, Tua Abel Sirait, Topan Billardo Marpaung, Edi Irawan, Nainggolan, Robinson Simbolon, T Prasetiyo dan Muhamad Ludfan. (adz)

Bangunan di Kaplingan Pesona Pasar 2 Marelan Dibongkar Satpol PP Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bangunan di tanah Kaplingan Pesona di Jalan Sani Muthalib, Gang Pusara Pasar 2 Barat, dibongkar karena membangun tanpa ada Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB), Kamis (2/6/2022). Tim Terpadu Pemko Medan yang terdiri dari Staff Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPKR) Medan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Unsur TNI/Polri serta aparatur Kecamatan dan Kelurahan membongkar rumah-rumah yang dibangun tanpa izin dan ‘mengkemplang’ Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan ini.

Kasat Pol PP Rakhmat Adi Syahputra dihubungi via telepon membenarkan pembongkaran tersebut tersebut. Dia mengaku, pemilik bangunan telah 3 kali diperingati tapi membandel. “Kami bongkar karena melanggar Perda tentang SIMB. Diperingati 3 kali tetap membandel. Kalau setelah pembongkaran tim, pemilik masih membangun akan segera kami segel,” tegas ASN dikenal ramah ini.

Rakhmat juga menjelaskan, sesuai laporan anggotanya lahan yang di atasnya dibangun rumah-rumah ini sedang proses hukum di Polda Sumut hingga pemilik bangunan mengaku tak bisa mengurus SIMB. “Info anggota kami, lahan yang bangunan di atasnya kami tindak itu masih dalam proses hukum di Polda Sumut. Pemilik terkendala untuk mengurus SIMB-nya. Itu pengakuan dari pemilik bangunan pada anggota kami. Hingga para pemilik rumah membuat pernyataan tidak melaksanakan aktivitas pembangunan sebelum memiliki IMB,” ujarnya.

Dia mengultimatum para pemilik bangunan agar mematuhi pernyataan yang mereka buat, kalau dilanggar maka Pemko Medan akan menyegel bangunan mereka tersebut. “Ke depan kalau mereka melanggar pernyataan tak membangun sebelum IMB ada maka kami akan segel bangunannya,” pungkasnya.

Menyikapi tegasnya Pemko Medan menindak pelanggar Perda Medan, Sekretaris SPC LPM Medan Marelan periode 2017-2022, Jefri Ananta sangat mengapresiasinya. Dia mengaku, turut menyaksikan pembongkaran bangunan di atas lahan Kaplingan Pesona yang sesuai pengetahuannya masih dalam proses hukum di Polda Sumut atas laporan dugaan penyerobotan yang dilaporkan Arifin (58), warga Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara.

Penasehat PAC Pemuda Pancasila Medan Marelan ini juga mengaku heran ada oknum yang nekad menjual secara kaplingan tanah yang masih dalam proses hukum di kepolisian ini. “Saya juga heran, mengapa dia berani bertransaksi kaplingan, padahal lahan itu masih bersengketa dengan Arifin selaku kuasa waris dan penerima hak waris dari 30 puluh orang ahli waris pemilik tanah,” bebernya.

Jefri mengimbau agar masyarakat yang akan bertransaksi di lahan itu untuk menunggu tuntas proses hukum hingga tak mengakibatkan masalah yang baru. Sembari menghimbau agar penegak hukum dan pemerintah segera menuntaskan masalah sengketa lahan itu.

Diketahui, bangunan-bangunan rumah di atas lahan Kaplingan Pesona di Pasar II Kelurahan Terjun Medan Marelan dikerjakan tanpa mengantongi IMB. Sesuai data yang diperoleh media, objek lahan tersebut juga sedang dalam proses hukum di Polda Sumut atas laporan Arifin yang mengakui pemilik lahan dengan melaporkan Sayed Syaiful yang disangkakannya melakukan penyerobotan.

Akibat sengketa ini, Lurah Terjun Taufik dan Kepling III Nuraini juga terseret seret dilaporkan ke Kejari Medan dan Wali Kota Medan atas dugaan praktek mafia tanah dengan perlakuan kedua pejabat ini turut menandatangani Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah tertanggal 02 Februari 2022, padahal objek tanah tersebut masih dalam proses hukum dan Lurah Terjun juga diminta Sekda Medan menindaklanjuti laporan Arifin ke Wali Kota Medan. (rel/adz)

PLN UIW Sumut Raih Penghargaan K3 dari Gubsu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN UIW Sumatera Utara menerima penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam rangka Peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) Provinsi Sumatera Utara tahun 2022, kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara (27/5).

Penyerahan penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dilakukan di Aula Tengku Rizal Nurdin yang dihadiri oleh Ketua DPRD Sumatera Utara Drs. Baskami Ginting, Kepada Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara H. Baharuddin Siagian, SH, M.SI, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Provinsi, delapan belas perusahaan swasta dan BUMN serta ratusan orang buruh dari berbagai daerah hadir dalam acara tersebut yang dipimpin langsung oleh Gubernur Provinsi Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi.

Pada Peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) tersebut, PLN UIW Sumatera Utara mendapatkan penghargaan K3 pada kategori Inovasi Peningkatan Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Tempat Kerja. Penghargaan ini merupakan hasil dari penilaian yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara terhadap kriteria – kriteria yang telah ditentukan.

“Beradasarkan Kriteria penilaian, PLN UIW Sumatera Utara secara rutin dan tepat waktu dalam menyampaikan laporan K3 dan kepatuhan tim P2K3 dalam penerapan K3 di lingkungan PLN UIW Sumatera Utara. Selain itu, PLN juga merupakan salah satu perusahaan yang banyak menerima penghargaan zero accident tahun 2022,” ungkap Robi WS kepala seksi K3 Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara.

General Manager PLN UIW Sumatera Utara, Pandapotan Manurung, mengatakan penghargaan ini merupakan bukti keseriusan PLN dalam penerapan K3 dalam setiap Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan Unit Layanan Pelanggan di seluruh wilayah kerja PLN UIW Sumatera Utara.

Pandapotan Manurung menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan Gubernur Sumatera Utara dan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara. Pandapotan berharap, dengan pencapaian penghargaan K3 ini dapat memotivasi PLN UIW Sumatera Utara untuk mempertahankan prestasi ini karena K3 merupakan investasi dan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan pekerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas perusahaan. (Ila)

Bobby Targetkan Jembatan Titi Dua Sicanang Selesai Akhir Tahun

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Bobby Nasution meninjau pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang di Kecamatan Medan Belawan, Selasa (31/3). Berdasarkan pantauan, kedatangan Bobby didampingi Kepala Dinas PU Kota Medan, Topan Ginting dan Camat Medan Belawan, Subhan Fajri Harahap.

Selain dari Pemko Medan, kunjungan juga dihadiri Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil Medan Utara (Medan Belawan, Medan Labuban, Medan Deli, dan Medan Marelan), Sudari ST.

Bobby mengatakan, kedatangannya ke jembatan yang telah dua kali ambruk itu untuk melihat sejauh mana progres pembangunannya. Saat peninjauan pembangunan tersebut, Pemko Medan pun mengklaim jika pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang telah mencapai 30 persen.

Bobby Nasution pun menargetkan, jembatan yang pembangunannya dilakukan sejak awal tahun 2022 itu, akan selesai paling lambat akhir tahun 2022. Artinya, pada akhir tahun ini, masyarakat sudah dapat mempergunakan jembatan Titi Dua Sicanang tersebut.

“Kita hari ini mengecek dan melihat langsung pembangunan dari proyek jembatan Sicanang yang sedang dilakukan. Artinya kita lihat pembangunan jembatan yang dilakukan di awal tahun ini apakah sudah sesuai dengan progres. Alhamdulillah sesuai semua dengan progres dari jadwal pengerjaan,” ucap Bobby.

Menurut Bobby, tantangan dari pembangunan jembatan ini tetap ada. Hal ini dapat dilihat dari kegagalan yang terjadi beberapa tahun belakangan dalam pembangunannya. Salah satu kendalanya adalah faktor alam. Namun karena doa dan kerja keras semua pihak, pembangunan jembatan ini dapat dilakukan dan ditargetkan akan selesai di akhir tahun 2022.

“Mohon doanya kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Sicanang. Jika jembatan ini selesai dibangun, maka dapat membawa keberkahan dan kebaikan. Selain itu, berdampak juga bagi penyelesaian permasalahan lainnya yang ada di Sicanang. Artinya jika infrastruktur sudah baik, maka akan berdampak baik juga bagi perkembangan ekonomi,” ujar Bobby.

Sementara itu, Kadis PU Kota Medan Topan Ginting mengungkapkan, sampai saat ini progres pembangunan Jembatan Sicanang sudah mencapai 30 persen. Saat ini, pembangunan jembatan titi dua Sicanang sedang dalam proses pemasangan kerangka jembatan.

“Kita akan kejar terus penyelesaian pembangunan yang ditargetkan akan selesai di akhir tahun. Setelah pemasangan Link Set (kerangka penghubung jembatan) ini selesai, maka pengerjaan akan terus kita kejar. Dijadwalkan selesai akhir tahun, namun diprediksi akan selesai di bulan 10 tahun 2022,” katanya.

Sementara itu, di lokasi yang sama, Anggota DPRD Medan, Sudari ST yang juga merupakan Ketua Komisi II itu memberikan apresiasi kepada Bobby Nasution atas komitmen dan keseriusannya dalam membenahai infrastruktur di Medan Utara, khususnya Jembatan Sicanang Belawan yang telah lama dikeluhkan masyarakat.

“Kita sampaikan apresiasi kepada Wali Kota Medan yang telah serius dan fokus terhadap pembangunan dan pembenahan infrastruktur di Medan Utara, khususnya Jembatan Sicanang ini. Ini merupakan harapan dari masyarakat khususnya yang tinggal di Sicanang,” kata Sudari.

Sudari yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PAN DPRD Medan itu juga berharap, Pemko Medan dapat terus konsisten dan berkomitmen dalam membangun Medan Utara, termasuk dalam mengatasi masalah banjir rob.

“Kita yakin dan percaya, pak wali kota juga akan berfokus untuk masalah lainnya yang ada di Medan Utara, termasuk masalah banjir rob dengan rencana pembangunan tanggul dan rumah panggung. Begitu juga masalah stunting di Kota Medan, yang mana angka stunting Kota Medan banyak terdapat di Medan Utara,” pungkasnya. (rel)

Pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang 30%, Ditarget Selesai Akhir Tahun

TINJAU: Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution saat meninjau pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang di Kecamatan Medan Belawan, Selasa (31/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang di Kecamatan Medan Belawan, Selasa (31/5) lalu. Kedatangannya ke lokasi jembatan yang sudah 2 kali ambruk itu, untuk melihat sejauh mana progres pembangunannya.

Pada kesempatan itu, Bobby pun mengklaim, progresnya telah mencapai 30 persen. Dia pun menargetkan, pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang ini, bakal rampung paling lambat akhir 2022.

Pada peninjauan ini, Bobby didampingi Kepala Dinas PU Topan Ginting dan Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap. Hadiri juga Anggota DPRD Medan dari Dapil Medan Bagian Utara (Medan Belawan, Medan Labuban, Medan Deli, dan Medan Marelan), Sudari.

“Kami mengecek dan melihat langsung pembangunan proyek Jembatan Sicanang yang sedang dilakukan. Artinya, kami ingin memastikan, pembangunan jembatan yang dilakukan pada awal 2022 ini, apakah sudah sesuai dengan progres. Alhamdulillah, semua sesuai dengan progres dari jadwal pengerjaan,” ungkap Bobby.

Menurut Bobby, tantangan dari pembangunan jembatan ini tetap ada. Hal ini dapat dilihat dari kegagalan yang terjadi beberapa tahun belakangan dalam pembangunannya. Satu di antaranya, terkait kendala dari faktor alam. Namun karena doa dan kerja keras semua pihak, pembangunan jembatan ini dapat dilakukan dan ditargetkan akan selesai pada akhir 2022 nanti. “Mohon doanya kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Sicanang. Jika jembatan ini selesai dibangun, maka dapat membawa keberkahan dan kebaikan. Selain itu, berdampak juga bagi penyelesaian permasalahan lainnya yang ada di Sicanang. Artinya jika infrastruktur sudah baik, maka akan berdampak baik juga bagi perkembangan ekonomi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kota Medan, Topan Ginting menjelaskan, sampai saat ini progres pembangunan Jembatan Titi Dua Sicanang sudah mencapai 30 persen. Progresnya, sedang dalam proses pemasangan kerangka jembatan.

“Kami akan kejar terus penyelesaian pembangunan yang ditargetkan akan selesai di akhir tahun. Setelah pemasangan link set (kerangka penghubung jembatan) ini selesai, maka pengerjaan akan terus dikejar. Dijadwalkan selesai akhir tahun, namun diprediksi akan selesai pada Oktober 2022 mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, di lokasi sama, Anggota DPRD Medan Sudari, yang juga merupakan Ketua Komisi 2, memberikan apresiasi kepada Wali Kota Medan, atas komitmen dan keseriusannya dalam membenahi infrastruktur di Kota Medan bagian utara, khususnya Jembatan Titi Dua Sicanang, yang telah lama dikeluhkan masyarakat.

“Kami sampaikan apresiasi kepada Wali Kota Medan yang telah serius dan fokus terhadap pembangunan dan pembenahan infrastruktur di Medan bagian utara, khususnya Jembatan Sicanang ini. Ini merupakan harapan dari masyarakat khususnya yang tinggal di Sicanang,” katanya.

Sudari yang juga menjabat Ketua Fraksi PAN DPRD Medan itu, berharap, Pemko Medan dapat terus konsisten dan berkomitmen dalam membangun Kota Medan bagian utara, termasuk dalam mengatasi masalah banjir rob.

“Kami yakin dan percaya, Pak Wali juga akan berfokus untuk masalah lainnya yang ada di Medan bagian utara, termasuk banjir rob dengan rencana pembangunan tanggul dan rumah panggung. Begitu juga masalah stunting di Medan, yang angka stunting Medan banyak terdapat di Medan bagian utara,” pungkasnya. (map/saz)