32 C
Medan
Tuesday, February 10, 2026
Home Blog Page 2634

Tiwi Kurniadi Impikan Dilatih MUA Papan Atas Tanah Air

Karya Tiwi Kurniadi saat menjalankan profesinya sebagai MUA.

SUMUTPOS.CO – Paragon Beauty Academy (PBA) Batch 1 sukses dilaksanakan pada 21-25 Maret 2022 di Make Over Activation Room Gandaria City, Jakarta Selatan. Pada acara ini penyelenggara turut menggandeng para MUA profesional papan atas Indonesia sebagai pelatih.

Mendengar program pelatihan tersebut dari keluarganya, Tiwi Kurniadi, wanita asal Kota Kisaran Provinsi Sumatera Utara, spontan menjawab dan sangat berhasrat ingin mengikuti program tersebut.

Mengaku punya mimpi suatu saat nanti bisa dilatih oleh MUA terkenal di Tanah Air. Hal tersebut tak lepas dari rutinitasnya sebagai seorang MUA di daerahnya. “Merintis dan memulai usaha dari kecil itu tak mudah. Capek boleh….Nyerah jangan….Jatuh bangkit lagi….Gagal coba lagi,” tulisnya pada salah satu akun media sosial.

Wanita yang menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Asahan ini punya konsep make up yang ia sebut ‘Flawless’. Dapat dimaknai konsep make up menampilkan kecantikan natural, kecantikan dasar yang dimiliki seseorang kemudian dibangkitkan dari proses make up.

Ia mengakui proses pendidikan non formal ini, ia dapatkan dari seorang penata rias pengantin yang tinggalnya tak jauh dari tempat tinggalnya. “Yaa, masih di sekitaran Kota Kisaran sih, namanya Tety. Saya mengenalnya dari media sosial, awalnya saya kirim pesan lalu saya diterima dengan kesehatan tertentu,” ungkap Tiwi Kurniadi yang juga nama pada akun media sosialnya.

Tiwi berpendapat, pembelajaran yang harus di ketahui paling awal adalah mengenali jenis kulit yang akan kita make up. Apakah memiliki jenis berminyak atau kering. “Seseorang yang belajar teknik dasar MUA harus dapat membedakan jenis kulit customer supaya dapat menentukan primer apa yang harus dipakai,” ungkapnya kepada awak media, Jumat (1/4).

Trik khusus yakni campuran foundation ikut serta mempengaruhi hasil dari make up. Ia berpendapat trik ini dianggap perlu, tingkat kemahiran meracik foundation dapat menentukan hasil akhir dari kualitas make up yang mengusung tema flawless.

“Saya banyak belajar dan memperhatikan saat orang lain menjalankan profesinya. Ia mengaku tak sungkan bertanya produk apa yg di pakai dan bagaimana cara pengaplikasiannya,” ujar pencetus tema flawless di daerahnya.

Ia punya pengalaman dan ingin berbagi, menjalani profesi MUA awalilah dengan hati yang gembira sebagai modal awal. Lalu mulai kreativitas yang ada pada bakat diri masing-masing. Berlanjut pada trik khusus, saat membersihkan wajah model lalu memberikan serum.

Campurkan foundation dan mulai mengaplikasikannya ke wajah. Ketika semua proses pendempulan wajah selesai, berikan contour di bagian-bagian tertentu.

“Set foundation menggunakan bedak tabur, kalau saya memakai produk make over silky smooth translucent powder yang Salah satu loose powder favorit aku juga. Warnanya kalo dimuka sebenernya ga gt keliatan cuman bantu untuk ngeset makeup yang udah ada atau ngurangin minyak di wajah. Isinya banyak banget berbulan2 gabakalan abis juga. Packagingnya juga cakep ungkapnya sembari terlihat sabar menjelaskan trik MUA.

Proses berlanjut mengukir alis menggunakan pesil alis wardah eyebrow pencil brown, lanjut mengaplikasikan eyeshadow dan memasangkan bulu mata pada model.

Pesannya, mulailah profesi ini dengan modal dasar kesabaran dan mood yang baik. Setelah proses pendidikan berjalan, maka tekunilah dengan sungguh-sungguh

Belajar MUA itu keliahatanya gampang tetapi kita harus memiliki kreativitas dan konsentrasi yang tinggi serta mampu mengendalikan mood dalam diri. Sebab apa? Dengan mood yang baik pasti akan menghasilakan hasil make up yang luar biasa.

Wanita berumur 26 tahun ini punya mimpi suatu saat dilatih oleh MUA papan atas Tanah Air, MUA terkenal di Indonesia pada momen pelatihan selanjutnya. Terkhusus ia berkeinginan mengikuti pelatihan yang digagas oleh pihak Paragon sebagai perusahaan terkemuka di Tanah Air.

“Sebagian besar produk yang saya pakai untuk merias model berasal dari brand perusahaan tersebut bg. Termasuk lipstik, bedak padat, bedak tabur, eye liner, maskara, serum, pembersih muka,” akuinya mengakhiri sesi wawancara.

Sempat narasumber bercerita, ia pernah melakukan survey kepada rekan-rekannya sewaktu kuliah. Ia mengatakan dari 20 mahasiswi yang berusia 18 sampai 22 tahun. Ia mendapatkan hasil bahwa 17 mahasiswi (85 %) merasa dirinya percaya diri jika mereka mementingkan penampilan dengan cara menggunakan make up.

Perlu diketahui, pada acara Paragon Beauty Academy Batch 1. Narasumber mendengar dan sangat tertarik ketika mendengar nama besar pelatih TOP Makeup artis lalu mengetahui prestasinya. Diantara sederetan pencapaian pelatih MUA terkemuka Tanah Air, yang dianggapnya menyita perhatian adalah :

1. Olis Herawati

TOP Makeup artis yang terlebih dahulu berkiprah di industri makeup artis adalah beliau, pernah make up selebriti Vena Melinda.

2. Anpa Suha

Pernah make up selebriti indonesia diantaranya Krisdayanti, Aurel Hermansyah dan Reza Arthamevia.

3. Oscar Daniel

Pernah make up selebriti seperti Maudy Kusnadi, Syahrini, yasmin napper dan Auroraribero. Ia juga pernah mendapat kehormatan Make Up Royal Family dari Negara Georgia yaitu Princess of Georgia HRY Kristine de Bagration Mukhrani dan Adik Presiden Barrack Obbama yaitu Mrs. Maya Soetoro. (dat)

Tips dan Trik Membuat Berita Agar Teratas di Mesin Pencari Google

Ilona Juwita saat mengisi materi secara daring kepada Peserta FJP Batch IV Tahun 2022.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menulis berita khususnya pada media online tak terlepas dari jumlah pembaca pada salah satu situs media. Hal ini dapat dioptimalkan dengan mesin telusur atau sering dikenal dengan SEO (Search Engine Optimization).

SEO adalah cara menjaga agar situs media online kita tetap hidup. Hal tersebut dikatakan oleh CO-Founder perusahaan yang bergerak dalam hal teknologi periklanan, Ilona Juwita pada kesempatannya mengisi materi secara daring kepada peserta Fellowship Jurnalisme Pendidikan Batch IV, Rabu (30/3/2022).

Pada tahap awal, mesin pencarian seperti google melakukan 3 bagian penting untuk memunculkan hasil berupa data yang diinginkan oleh pengguna internet. Ketiga bagian itu disebut dengan istilah crawling (pengumpulan data), indexing (penyimpanan data), dan ranking

“Crawling adalah proses dimana robot pencarian dari google menyeleksi dan mengumpulkan informasi konten terbaik dari ribuan konten di internet. Tahap selanjutnya disebut dengan indexing, dimana konten terbaik dikumpulkan dan disimpan oleh data base,” jelas Ilona.

Ilona juga menjelaskan tahapan terakhir pada proses ini yang disebut dengan istilah Ranking, yakni mesin pencarian google mengurutkan halaman paling relevan dan berkualitas hingga yang paling tidak relevan.

Ketika persiapan di atas terpenuhi, maka tinggal bagaimana kita menulis artikel berita yang SEO Friendly. SEO Friendly merupakan artikel yang dibuat sesuai dengan teknik SEO tadi, sehingga mesin pencari dapat mengenali isi artikel dengan cepat.

“Trik yang banyak dilakukan oleh pembuatan konten berita, biasanya bermuara pada Judul SEO yang menarik. Menulis judul berita yang mengandung kata kunci dan memiliki minat pencarian yang tinggi atau sedang trending topics. Tetapi judul yang dimaksud tidak mengurangi makna dari berita yang akan diceritakan,” ujarnya.

Kemudian kata kunci yang ada di judul diprioritaskan di awal kata, tidak terlalu panjang, maksimal 60 karakter (desktop), 75 karakter (mobile) yang bisa ditampilkan oleh Google baik versi mobile maupun desktop di google pencari, serta menambahkan beberapa kata yang memicu emosional pembaca. Untuk riset kecil kecilan mencari kata kunci yang sedang trending dapat menggunakan Google Trends dan Uber Suggest.

“Untuk menulis headline, sebaiknya memasukkan kata kunci utama yang sedang jadi topik utama, kemudian masukkan judul SEO sesuai headline berita, usahakan kata kunci utama ada di bagian potongan awal. Selanjutnya gunakan kata-kata yang mengandung minat untuk di klik, lalu pratinjau tampilan judul di seluler dan hasil desktop jangan sampai kepanjangan atau terlalu pendek buat judulnya, jelas Ilona. (dat)

Kejari Medan dan Forwakum Salurkan 150 Paket Sembako

istimewa SALURKAN: Kejari Medan dan Forwakum Sumut menyalurkan 50 paket sembako ke Ma’had Tahfidz Al-Quran, Kitabina 4 Medan Baru, Kamis (31/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menyambut bulan suci Ramadan 1443 H, Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan bersama Forum Wartawan Hukum Sumatera Utara (Forwakum Sumut) kembali menggelar bhakti sosial (baksos). Setidaknya, sebanyak 150 paket sembako disalurkan, Kamis (31/3).

Dari 150 paket sembako tersebut, sebanyak 50 paket disalurkan ke Ma’had Tahfidz Al-Quran, Kitabina 4 Medan Baru di Jalan Sei Galang, Medan. Sedangkan 100 paket sembako, disalurkan dengan di persimpangan lampu merah, abang beca dan masyarakat yang membutuhkan. Kemudian, sembako dibagikan juga ke security Pengadilan Negeri Medan, juru parkir, petugas kebersihan dan sejumlah warung di PN Medan.

Salah satu pengurus rumah Tahfidz, dalam sambutannya mengucapkan Terima kasih kepada Kejari Medan dan Forwakum. “Terimakasih kepada Kejari Medan dan Forwakum Sumut, kami sangat bersyukur n berterimakasih atas kedatangan bapak-bapak sekalian. Dan bantuan bapak-bapak sekalian, menjadi berkah bagi kami semua. Allah yang akan membalas kebaikan bapak-bapak sekalian,” ujar salah satu pengurus.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri Medan, Teuku Rahmatsyah mengatakan, bahwa penyaluran bhakti sosial (baksos), dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Gagasan ini, ucap Kajari, tak lepas dari ide dan tenaga rekan-rekan Forwakum Sumut. “Semoga paket sembako ini menjadi berkah dan bermanfaat bagi yang membutuhkan. Insyaallah kedepannya kita kedepannya bersama Forwakum tetap menggelar bhakti sosial,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Forwakum Sumut Aris Rinaldi Nasution mengucapkan terimakasih kepada Kejari Medan yang telah melibatkan Forwakum dalam kegiatan yang baik. “Terimakasih kepada Bapak Teuku Rahmatsyah, dan Kejari Medan yang telah mempercayakan Forwakum Sumut dalam kegiatan ini. Semoga paket sembako ini dapat bermanfaat untuk yang membutuhkannya,” ujarnya.

Bersamaan dengan pemberian paket sembako, diketahui Kepala Kejaksaan Negeri Medan juga berulang tahun dihari yang sama. Sebelumnya, Kejari Medan dan Forwakum Sumut telah beberapa kali telah menggelar aksi serupa sebagai wujud kepedulian sosial. Dua diantaranya, disalurkan di salah satu panti asuhan yang ada di Kota Medan. (man/ila)

Cegah Asmara Subuh di Bulan Ramadan, Satpol Awasi 6 Titik Lokasi

TERTIBKAN: Tim gabungan menertibkan pengendara motor yang melakukan Asmara Subuh di Jalan Ringroad, tahun lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengaku akan segera mengawasi enam titik lokasi di Kota Medan selama Bulan Suci Ramadan. Hal ini dilakukan, sebagai upaya tegas Pemko Medan dalam mencegah asmara subuh di Bulan Suci bagi umat Islam tersebut.

Menurut KasatPol PP Kota Medan, Rakhmat Adi Syahputra Harahap, pengawasan memang harus dilakukan, sebab selain mencegah terjadinya asmara subuh, juga guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama Bulan Suci Ramadan. Untuk itu, pihaknya telah bekerjasama dengan TNI/Polri. “Untuk pengawasan asmara subuh, kami sudah persiapkan timnya dengan TNI/Polri dan Kecamatan. Akan ada sekitar enam titik yang akan kita perketat pengawasannya,” ucap Rakhmat, Jumat (1/4).

Dijelaskan Rakhmat, adapun enam titik yang rencananya akan diawasi itu, diantaranya n Jalan STM (dekat kanal), Jalan AH Nasution, seputaran Titi Kuning, Seputaran Stadion Teladan, Tugu Petronas, dan Wilayah Kecamatan Medan Barat.

“Kami pilih lokasi yang memang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, tapi asmara subuh ini akan kita combine. Kita juga akan kondisikan masyarakat yang mungkin sedang olahraga atau bersepeda,” ujarnya.

Sementara itu, Rakhmat juga mengatakan jika dalam suasana Ramadan, biasanya juga akan berpotensi dengan menjamurnya PKL di badan-badan jalan. “Biasanya kalau Ramadan ini kan jadi ajang PKL, makanya itu sudah menjadi program rutin. Nah kalau secara ekonomi ini kan usaha orang, ini akan menjamur dimana-mana. Sekarang kalau kita biarkan terus, ini akan mengganggu jalan,” kata Rakhmat.

Rakhmat juga menjelaskan, pihaknya akan berkolaborasi dengan pihak kecamatan untuk dapat melakukan penertiban. “Kita akan sosialisasi dengan kecamatan agar mereka juga membina dan membantu. Jangan nanti jika dibiarkan, kita akan kesulitan juga kalau se-Kota Medan ini kita yang rapikan,” jelas Rakhmat.

Terkait hal ini, Rakhmat juga mengingatkan kepada pedagang musiman selama Ramadan untuk dapat mematuhi regulasi.

“Saya harapkan kesadaran kita untuk sama-sama mematuhi peraturan. Kita harap tidak ada kerumunan. Kalau ada yang mau jualan untuk buka puasa, jangan ganggu kenyamanan orang lain. Termasuk juga OPD seperti camat, lurah, dan kepling untuk sama-sama kita membenahi wilayah kita,” tuturnya.

Rakhmat juga menekankan kepada masyarakat untuk tidak melakukan asmara subuh agar menghindari tindakan yang berpotensi memicu kriminalitas. “Untuk asmara subuh juga itu dilarang agama dan mengganggu ibadah, kemudian biasanya ada balap motor liar. Ini juga kita hindarkan. Kita minta orang tua untuk mengawasi anak-anaknya, nantinya kita akan patroli,” pungkasnya. (map/ila)

ASN Kecamatan Medan Selayang Jalani Tes Urine

TES URINE: ASN di Kecamatan Medan Selayang saat menjalaini tes urine untuk mendeteksi pengguna narkoba. Tes urine digelar guna menindaklanjuti arahan dari Wali Kota Medan Bobby Nasution. markus/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kecamatan Medan Selayang menggelar tes urine kepada 82 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di jajarannya, Jumat (1/4). Tes narkotika dan obat terlarang ini digelar guna menindak lanjuti arahan dari Wali Kota Medan Bobby Nasution yang ingin mewujudkan aparatur Pemko Medan yang profesional dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan untuk melayani masyarakat kota Medan.

Pemeriksaan dengan menggunakan metode tes urine ini pun berjalan dengan lancar. Seluruh pegawai yang mengikuti tes narkotika tersebut secara tertib memasuki ruangan yang telah dipersiapkan untuk diperiksa sampel urinenya oleh petugas.

Dalam kesempatan itu, Camat Medan Selayang Viza Fandhana mengatakan, pihaknya akan memberi sanksi tegas bagi pegawainya yang terbukti positif narkoba. “Kalau positif akan ditindak tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucap Viza, Jumat (1/4).

Dijelaskan Viza, kegiatan tes urin dilaksanakan mulai pukul 09.50 WIB. Dalam kegiatan itu, seluruh pegawai wajib ikut serta. Untuk pelaksanaan tes urine tersebut, Kecamatan Medan Selayang bekerjasama dengan BNNP Sumut.

Berdasarkan pantauan, tampak para pegawai yang akan mengikuti tes urine antre untuk didata dan menerima wadah penampung urin. Namun untuk hasil pemeriksaan tes urine ini, baik pihak kecamatan dan BNNP belum mengumumkan hasilnya.

Viza beralasan, nantinya hasil tes urine akan diserahkan kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution melalui Kabag Tapem, Andy Mario Siregar. Agar pelaksanaan tes urin ini benar-benar berjalan dengan aturan, personel Satpol PP telah disiapkan untuk berjaga di kantor camat.

“Hasilnya nanti akan kita laporkan kepada Bapak Wali Kota melalui Kabag Tapem, apabila nantinya ada yang terindikasi menyalahgunakan narkotika maka bagi ASN akan kita laporkan ke bagian BKD&PSDM, sedangkan untuk aparatur non ASN akan kita berikan sanksi tegas,” ujar Virza Fandhana.

Viza Fandhana menjelaskan, tes narkotika dan obat terlarang ini tidak hanya dilakukan terhadap ASN saja tetapi juga seluruh petugas pendukung lainya seperti Kepling, PHL, P3SU dan Petugas Kebersihan. Hal ini dilakukan sebagai rangkaian dari program penegakan disiplin aparatur agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Seperti yang dilakukan Kecamatan Medan Selayang di Jalan Ringroad, Gg. Pribadi V, Kel. Tanjung Sari, Kec. Medan Selayang.L, Rabu (30/3) lalu. Saat itu, Viza Fandhana beserta jajarannya berkolaborasi dengan Polsek Medan Sunggal untuk menggerebek masyarakat yang sedang berpesta narkoba.

“Dari hasil penggerebekan tersebut kita berhasil mengamankan tiga orang yang merupakan pengedar dan pengguna dengan barang bukti yang berhasil diamankan berupa empat paket kecil jenis sabu dan paket sedang seberat 1.79 gram,” pungkasnya. (map/ila)

Stok Sembako Aman Jelang Ramadan di Labuhanbatu

PASTIKAN: Memasuki Ramadan 1443 Hijriah, Pemkab Labuhanbatu memastikan stok sembako aman dan mencukupi.Fajar Dame Harahap/Sumut Pos.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Memasuki bulan suci Ramadan 1443 Hijriah, Pemkab Labuhanbatu memastikan stok sembako dalam keadaan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu.

Asisten 2 Setdakab Labuhanbatu Ikramsyah P Nasution, didampingi Kabag Perekonomian Sadeli Hasibuan, Jumat (1/4), melakukan sidak ke Pasar Gelugur menemui para pedagang dan distributor, guna memastikan stok dan memantau harga komoditas yang beredar ke masyarakat.

Menurut Ikramsyah, untuk sementara stok sembako dan harga masih dalam kondisi stabil.

“Harga dan stok (sembako) masih dalam kondisi normal,” ungkap Ikramsyah.

Di sisi lain, Kabag Perekonomian Setdakab Labuhanbatu, Sadeli Hasibuan menyampaikan, dari hasil monitoring di lapangan, ada perubahan harga beberapa sembako.

“Namun dapat dipastikan, stok sembako tetap tersedia dan mencukupi kebutuhan pada Ramadan hingga Idul Fitri 1443 Hijriah,” pungkasnya. (fdh/saz)

BNNK Gelar Rakor Pengembangan dan Pembinaan Kotan

RAKOR: Pemko Tebingtinggi bersama BNNK Tebingtinggi melakukan rakor terkait Pengembangan dan Pembinaan Kota Tanggap Ancaman Narkoba.Sopian/Sumut Pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi, diwakili Sekda Kota Tebingtinggi Muhamad Dimiyathi, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan dan Pembinaan Kota Tanggap Ancaman Narkoba (Kotan) yang digelar oleh BNNK Tebingtinggi di Meeting Room Pondok Bagelen, Jalan Debload Sundoro Tebingtinggi, Rabu (30/3) lalu.

Dalam arahannya, Dimiyathi menjelaskan, secara geografis, Kota Tebingtinggi merupakan jalur perlintasan peredaran narkoba, dan hal tersebut menjadi ancaman yang cukup besar bagi Pemko Tebingtinggi dan aparat penegak hukum di Kota Tebingtinggi.

“Yang menjadi indikator terbesar dalam mewujudkan Kotan adalah pencegahan. Untuk itu, perlu kerja sama antara Pemko Tebingtinggi dengan aparat penegak hukum, serta peran serta masyarakat guna mewujudkan Kotan,” ungkap Dimiyathi, seraya menjelaskan, diperlukan keterlibatan pemerintah, swasta, instansi pendidikan, dan masyarakat, untuk berkolaborasi menciptakan Kotan.

Menanggapi penilaian dari BNN Pusat terhadap Kota Tebingtinggi, yang memberikan predikat kurang tanggap dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Dimiyathi pun memerintahkan semua jajaran Pemko Tebingtinggi, untuk segera membuat dan melaksanakan rencana aksi terkait P4GN.

“Untuk itu, saya minta semua jajaran di Pemko Tebingtinggi agar memperhatikan hal ini, dan memberikan dukungan terhadap Tim P4GN dalam melakukan kegiatannya. Bangun komunikasi dengan BNNK,” imbau Dimiyathi.

Sebelumnya, Kepala BNNK Tebingtinggi, AKBP Indra Warman menyampaikan, berdasarkan data dari BNN Pusat, Kota Tebingtinggi pada 2021, mendapatkan penilaian kurang tanggap terhadap P4GN.

Indra pun mengatakan, dalam pelaksanaan Kotan, ada 5 indikator variabel untuk mengetahui perkembangan dan hambatannya, yakni ketahanan keluarga, ketahanan masyarakat, kewilayahan, kelembagaan, dan variabel hukum.

Indra berharap, agar kelima variabel tersebut dapat terpenuhi dengan adanya kerja sama dari semua pihak terkait.

“Ini dapat diwujudkan melalui kerja sama berbagai macam kalangan. Harapan kami, dengan langkah ini, bersama-sama kita dapat menjadikan Tebingtinggi sebagai Kotan,” katanya.

Turut hadir Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Amas Muda, perwakilan Pengadilan Negeri Kota Tebingtinggi Zephania, para OPD terkait, camat terkait, dan para lurah terkait. (ian/saz)

Upaya Turunkan Angka Stunting, Bupati Zahir Terima Kunker Kepala BKKBN RI

SAMBUTAN: Bupati Batubara H Zahir saat menyampaikan sambutan pada Kunker Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo di Ballroom Inalum, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, baru-baru ini.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Bupati Batubara H Zahir, menerima kunjungan kerja (kunker) Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN RI) Hasto Wardoyo di Ballroom Inalum, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, belum lama ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Batubara Maya Indriasari, unsur Forkopimda, para Kepala OPD Pemkab Batubara, kader TP PKK Batubara, Tim Pendamping Keluarga (TPK), Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS), dan para Penyuluh KB Kabupaten Batubara.

Kunjungan kerja Kepala BKKBN RI ini, dalam rangka penguatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) untuk penanganan stunting di Kabupaten Batubara. Berdasarkan indeks penanganan stunting pada 5 tahun lalu, Indonesia berada di 37 persen, dan mengalami penurunan menjadi 27,6 peren pada 2019. BKKBN memiliki target di 2024, jadi 14 persen.

Hal tersebut disampaikan Hasto saat menyampaikan arahannya kepada para TPK untuk mendampingi para calon pengantin (catin). Seperti memantau kesehatan catin sebelum menikah, dan juga memantau perkembangan kehamilan pada ibu muda.

“TPPS dan TPK bertugas untuk meningkatkan akses informasi dan pelayanan melalui penyuluhan, serta memfasilitasi pelayanan rujukan dan penerimaan program bantuan sosial untuk mendeteksi dini faktor risiko stunting,” ungkap Hasto.

Di sela kunker Kepala BKKBN RI itu, Zahir memberikan hadiah berupa sepeda kepada 3 pemenang yang bisa menjawab pertanyaan dari Kepala BKKBN RI.

“Saya berharap kepada TPPS Batubara yang baru dibentuk yang merupakan konvergensi penanganan stunting, TPK, petugas PLKB/PKB dengan komunikasi, informasi, dan edukasi dalam penanganan stunting, dapat bekerja secara optimal. Sehingga setiap keluarga akan mendapatkan informasi yang benar,” harapnya.

Dengan demikian, lanjut Zahir, dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Batubara, Pemkab Labuhanbatu akan memfasilitasi para TPK dan penyuluh KB dalam menjalankan tugas. Hal ini, guna mewujudkan masyarakat produktif, inovatif, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, karena hal ini sejalan dengan misi Zahir selaku Bupati Batubara. (mag-14/saz)

Wakil Ketua PN Kisaran Dilantik

DIALNTIK: Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kisaran Erika Sari Emsah Ginting saat dilantik.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kisaran Erika Sari Emsah Ginting, digelar di Ruang Sidang Tirta PN Kisaran, Kamis (31/3) lalu.

Kegiatan ini dimulai pada pukul 10.00 WIB, diawali pengambilan sumpah jabatan oleh Ketua PN Kisaran Nelson Angkat, disaksikan para saksi dan rohaniawan, serta dihadiri seluruh hakim, pejabat struktural, dan pegawai PN Kisaran. Kemudian dilanjutkan penandatanganan berita acara sumpah dan pemakaian kalung jabatan, serta diakhiri dengan doa bersama dan pemberian ucapan selamat.

Membuka kagiatan tersebut, Nelson Angkat mengucapkan selamat atas pelantikan Erika sebagai Wakil Ketua PN Kisaran, yang telah terpilih sebagai satu dari sekian hakim di Indonesia, untuk menjadi pimpinan PN Kisaran, yang sebelumnya lebih dulu telah lulus dalam uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test).

“Dan tentunya kita sebagai pimpinan di PN Kisaran ini, haruslah dapat mempertanggungjawabkan kepercayaan dan kehormatan yang telah diberikan pimpinan Mahkamah Agung (MA) kepada kita,” ungkap Nelson.

“Semoga dengan telah terisinya jabatan Wakil Ketua PN Kisaran yang selama 8 bulan ini kosong, kita dapat bekerja sama dalam mengemban amanah dan tanggung jawab untuk mewujudkan visi dan misi lembaga MA yang kita cintai. Khususnya dalam memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada masyarakat di wilayah hukum PN Kisaran, yang mencakup 2 kabupaten, yakni Asahan dan Batubara,” imbuhnya.

Dalam evaluasi implementasi sistem informasi penelusuran perkara MA, atau kinerja penyelesaian perkara, PN Kisaran setiap bulan masuk dalam peringkat 5 besar nasional, dengan kategori kelas IB dan jumlah 1.001 hingga 2.000 perkara.

“Untuk meraih dan mempertahankan kinerja tersebut dibutuhkan kerja sama, baik dalam internal maupun dengan pihak eksternal. Tentunya dengan kehadiran ibu wakil ketua yang baru, akan memberikan semangat dan kekuatan yang baru bagi PN Kisaran. Untuk lebih meningkatkan kinerjanya, baik dalam penyelesaian perkara cepat, maupun dalam memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada masyarakat pencari keadilan,” tutur Nelson.

Nelson berpesan, sebagaimana diamanatkan Pimpinan MA RI, dia mengimbau untuk memikirkan ulang sejauh mana institusi sebagai benteng terakhir keadilan telah memberi jalan bagi pencari keadilan dalam menegakkan hak-haknya. (dat/saz)

Polres Karo Tangkap Pengedar Ganja

KARO, SUMUTPOS.CO – Petugas Satnarkoba Polres Karo menangkap pengedar ganja di Desa Tanjungmerawa, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Jumat (25/3). Petugas menangkap seorang pelaku berinisial BBS (33) warga Desa Tanjungmerawa. Pelaku ditangkap karena kedapatan sedang menguasai narkotika jenis ganja.

Kasat Narkoba Polres Karo AKP Hendry Tobing, SH, pada Kamis (31/3) di menjelaskan, penangkapan terhadap BBS dilakukan berawal dari informasi yang diterima petugas pada Jumat (25/3) sekira pukul 10.00 WIB, terkait aktivitas bisnis narkoba jenis ganja yang meresahkan warga setempat.

Atas informasi tersebut, personel Satresnarkoba langsung gerak cepat ke lokasi yang dimaksud dan melakukan penyelidikan di seputaran desa itu. Sekitar pukul 11.30 WIB, petugas tiba di sebuah kedai kopi di Desa Tanjungmerawa dan berhasil menangkap seorang laki-laki dewasa seperti ciri-ciri yang telah diinfokan yang mengaku bernama diinisialkan, BBS yang saat itu berada di dalam sebuah kedai kopi.

“Selanjutnya dilakukan penggeledahan terhadap badan dan tempat sekitar, lalu ditemukan dua paket dalam kemasan amplop ganja kering meliputi daun, ranting dan biji setelah ditimbang dengan berat netto 46,39 gram yang dibalut dengan kertas warna coklat di dalam kantong depan sebelah kanan celana yang dikenakannya dan satu unit handphone android warna biru merek Oppo berada di genggaman tangan kanannya,” papar Kasatres Narkoba.

Dari hasil interogasi petugas terhadap BBS, sambung AKP Hendry Tobing, ia mengakui masih menyimpan narkotika jenis ganja di rumahnya.

“Personel kita dari Satresnarkoba melakukan pengembangan dan setibanya di rumah pelaku sekira pukul 11.35 WIB, ditemukan lagi tiga paket/am diduga berisikan narkotika jenis ganja satu ball diduga berisikan Narkotika jenis ganja kering meliputi daun, ranting dan biji setelah ditimbang dengan berat netto 903,30 gram dan dua plastik asoy warna hijau diduga berisikan narkotika jenis ganja kering meliputi daun, ranting dan biji setelah ditimbang dengan berat netto 800,31 gram berada di dalam kamar tidurnya tepatnya di balik tempat tidur,” ucapnya.(deo/azw)