26 C
Medan
Tuesday, February 10, 2026
Home Blog Page 2643

Solar Langka, Antrean Truk di SPBU Mengular

istimewa ANTRE: Kondisi antrean truk hendak mengisi bahan bakar solar mengantri di SPBU Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi sehingga berdampak kemacetan.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Antrean truk dan kendaraan roda empat yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) solar di Sentra Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan KL Yos Sudarso Simpang Beo Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, timbulkan kemacetan panjang.

Antrean truk dan kendaraan pribadi menggular, karena bahan bakar solar yang masuk ke SPBU hanya sekali dalam dua hari. Diprediksi solar sebanyak 16 ton tersebut akan habis terjual dalam hitungan jam.

Sayangnya dalam kemacetan antrean BBM tersebut, tidak ada petugas kepolisian yang mengatur arus lalu lintas. Dampak yang ditimbulkan kemacetan panjang karena pengemudi sopir truk saling mendahului kendaraan lainnya.

Salah seorang pekerja SPBU KL Yos Sudarso dipanggil Ika menuturkan, BBM jenis solar bersubsi pemerintah masuk sebanyak 16 ton. Sementara para sopir truk sebelumnya sudah mengantre panjang di depan SPBU.

“Paling lama habis terjual dalam waktu dua jam, semua kendaraan truk yang melintas dari arah Medan menuju Tebingtinggi mengisi BBM jenis solar subsidi ini,” bilangnya.

Pekerja SPBU ini mengaku sebenarnya pihak SPBU sudah melakukan pengaturan antrian kenderaan truk dan mobil pribadi, tetapi karena para supir susah diatur sehingga terjadilah penumpukan kendaraan.

“Susah diatur para supir kendaraan, sehingga mobil dan truk sudah selesai mengisi bahan bakar tidak dapat keluar dengan bebas karena terjebak mobil lain,” bilang Ika. Lain halnya salah satu sopir truk pembawa tanah yang sudah antri hampir satu jam, Parno (52) warga Serdang Bedagai mengatakan saat ini bahan bakar solar susah didapat, walaupun ada di SPBU tetapi harus antri berjam jam, sedangkan kami bekerja membawa tanah timbun harus kerja target harian.

“Kami para supir ini berharap kepada pemerintah untuk mempermudah mendapat bahan bakar solar, terutama yang bersubsidi, jika bahan bakar solar tidak subsidi kami beli, maka honor gaji kami tidak bisa menutupi biaya sehari hari,” bilangnya. (ian/han)

Rapat Kerja, Pemkab Asahan Utamakan Pembangunan Infrastruktur

RAPAT KERJA: Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos dan jajaran menerima kunjungan kerja Badan Anggaran DPRD Sumut dan TAPD Sumut.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Badan Anggaran DPRD Provinsi Sumatera Utara (Provsu) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sumatera Utara rapat kerja bersama Pemkab Asahan terkait dana bagi hasil dan bantuan keuangan Provinsi tahun 2022, di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin, (28/3).

Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si menyampaikan terimakasih atas kunjungan Badan Anggaran DPRD Provsu bersama TAPD Provsu dan tim Badan Anggaran DPRD Provsu.

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan pembahasan terkait realisasi penerimaan pendapatan Dana Bagi Hasil Provsu sebesar Rp71.531.755.675,00 pada tahun 2021.

“Dana tersebut kami utamakan untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Asahan, mengingat masih banyak hal yang belum maksimal dilaksanakan pada tahun sebelumnya,”ujar Taufik.

Selanjutnya, pada TA 2021, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara masih memiliki kewajiban kepada pemkab Asahan sebesar Rp28.015. 102.768,00, sehingga Pemkab Asahan erintah Kabupaten Asahan berharap agar kurang salur tersebut direalisasikan pada tahun 2022 untuk kelangsungan pembangunan Kabupaten Asahan.

Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2022, Rencana Penerimaan Dana Bagi Hasil yang bersumber dari Pemprovsu telah dialokasikan sebesar Rp68.256.141.116,00.

“Untuk itu, kami berharap rencana penerimaan Dana Bagi Hasil Pajak yang telah ditetapkan dalam APBD Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2022 dapat terealisasi pada tahun ini agar Pembangunan Infrastruktur yang telah ditetapkan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” lanjut Taufik.

Menindaklanjuti Surat Edaran Bapak Gubernur Sumatera Utara Nomor 900/8407 perihal Sinergitas dan Keselarasan Program Prioritas Provsu dengan Kabupaten/Kota, Pemkab Asahan telah menyampaikan usulan Bantuan Keuangan kepada Gubernur Sumatera Utara untuk dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2022. (dat/han)

Laga Kambing, Dua Pengendara Motor Terkapar

DIRAWAT: Korban lakantas saat menjalani perawatan di rumah sakit. sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Akibat kurang hati-hati saat berkendara, dua pengendara ‘laga kambing’ di Jalan Imam Bonjol persisnya di depan Stasiun Kereta Api Kota Tebingtinggi, Senin (28/3). saling tabrak dan akibat kejadian lakalantas tersebut, dua orang pengemudi mengalami luka luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Tebingtinggi, Senin (28/3).

Peristiwa laka lantas dialami pengandara sepeda motor jenis Honda Vario BK 5005 NAV, Muhammad Khoiril (16) warga Dusun VII Desa Paya Pasir Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Sergai dan Muhammad Fauzi (21) pengemudi sepeda motor jenis Honda CB 150 R BK 6049 NAR warga Dusun Pasir Putih, Desa Pematang Nibung, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Doraria Simanjuntak membenarkan peristiwa tersebut.

Dijelaskannya, kecelakaan tersebut terjadi saat pengemudi sepeda motor jenis Honda Vario datang dari Simpang Medan menuju Jalan Imam Bonjol, diarah lain, datang pengguna sepeda motor jenis Honda CB 150 R dari arah Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.

“Karena pengemudi sepeda motor Honda Vario kurang hati hati saat berkendara tidak melihat sepeda motor dari arah depannya, maka lakalantas tidak dapat dihindarkan dan keduanya mengalami luka luka dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkari Kota Tebingtinggi,”terangnya.

Masih dikatakan AKP Doraria Simanjuntak, kedua barang bukti juga sudah diamankan di Unit Laka Polres Tebingtinggi. (ian/han)

Petani Binaan Baznas Asahan Panen Raya Padi

PANEN: Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Edi Sukmana, dan Ketua Baznas Kabupaten Asahan Ir. H. Ansa’ari Margolang panen raya padi di Desa Gajah, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H Surya BSc diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Edi Sukmana, SH, M. Si menghadiri Panen Raya Padi Petani Binaan Baznas Kabupaten Asahan di Desa Gajah Kecamatan Meranti, Senin (28/3).

Bupati Asahan pada bimbingan dan arahannya yang disampaikan Edi Sukmana, SH, MSi mengapresiasi Baznas Asahan yang telah memberikan bantuan modal kerja bagi petani.

Edi berharap, Baznas Asahan bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, tidak hanya dalam upaya menghimpun zakat dari para ASN.

“Baznas bisa menyelaraskan apa yang menjadi program-programnya dengan program prioritas Pemerintah Daerah dalam mewujudkan masyarakat Asahan sejahtera yang religius dan berkarakter,”ujar Edi Sukmana.

Dikesempatan yang sama, Ketua Baznas Kabupaten Asahan Ir. H. Ansa’ari Margolang mengungkapkan pihaknya telah menyerahkan bantuan Qordul Hasan Pertanian Padi Sawah kepada 25 orang pada bulan Desember 2021 yang bersumber dari dana Infaq.

“Bantuan ini disalurkan di 4 Desa yakni Desa Gajah, Desa Rawang Pasar V, Desa Rawang Lama dan Desa Banjar,” ucap Ansa’ari.

Ansa’ari juga melaporkan Baznas Kabupaten Asahan juga memberikan bantuan kepada 13 orang fakir miskin sebesar Rp 500.000, Muallaf 2 orang berupa uang Rp500.000 dan bingkisan berjumlah Rp250.000 serta jaga kiyai sebanyak 5 orang Rp500.000.

Sementara Ketua Baznas Provinsi Sumatera Utara Drs. H. Amansyah Nasution, MSP mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah mendukung program Baznas Kabupaten Asahan.

Selanjutnya Amansyah mengatakan, Baznas berkeinginan untuk merubah mustahik (penerima zakat dan sedekah) menjadi muzaki (Pemberi zakat dan sedekah). (dat/han)

Tutup PKM I PDIP Sumut, Djarot Sebut Revolusi Mental jadi Kunci Hattrick di 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Berlangsung selama lima hari, sejak 25 – 29 Maret, Pendidikan Kader Madya PDI Perjuangan Sumatera Utara akhirnya resmi ditutup oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat secara virtual di Aula LPMP Jalan Bunga Raya Asam Kumbang Medan, Selasa (29/3/2022).

Dalam sambutan penutup sekaligus penyampaian sesi materi terakhir tentang Revolusi Mental dan Trisakti, Djarot menyampaikan bahwa keberhasilan program Revolusi Mental di dalam tubuh PDI Perjuangan menjadi kunci untuk meraih kemenangan pada Pemilu tahun 2024 nanti

“Sistem Pemilu yang masih menganut electoral terbuka menyebabkan muncul watak pragmatisme pemilih dan bahkan kader partai itu sendiri, oleh karena itu untuk mencapai target hettrick dan melawan mental pragmatisme tersebut maka kader-kader PDI Perjuangan harus segera merevolusi mentalnya sebagaimana yang telah disampaikan oleh Bung Karno, karena keberhasilan program Revolusi Mental adalah kunci menuju kemenangan itu,” ujar Djarot

Pendidikan Kader Madya yang diikuti 105 peserta menghadirkan beberapa pembicara dari DPP PDI Perjuangan yaitu Bambang Wuriyanto, Ahmad Baskara, Sukur Nababan serta menghadirkan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, sementara narasumber dari DPD PDI Perjuangan adalah Aswan Jaya, Samulya Surya Indra, Alamsyah Hamdani. Jumiran Abdi dan Sarma Hutajulu bertinda sebagai Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah

Saat menyampaikan materi Pemenangan Pemilu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuriyanto menyatakan bahwa pengalaman Pemilu tahun 2009, 2014 dan 2019 telah menyebabkan banyak caleg yang kalah jadi abu dan menang jadi arang, hal ini karena system pemilu yang sangat liberal dan prgamagtis,

“Untuk menghadapi Pemilu Tahun 2024 dengan target hettrick di tengah system yang masih sama dengan Pemilu tahun-tahun sebelumnya, maka PDI Perjuangan akan menggunakan strategi gotong-royong, tidak diperkenankan lagi main sendiri-sendiri, karena gotong royong bagian dari kerja-kerja ideologis partai,” sebut Ketua Komisi III DPR RI yang akrab disapa Bambang Pacul

Senada dengan hal tersebut, Ahmad Baskara dalam sesinya Pidato Soekarno Pancasila 1 Juni 1945 dan Islam, menyampaikan bahwa Pancasila sebagaimana yang tercantum dalam Alenia IV Pembukaan UUD 45 adalah hasil ijtihad para ulama Islam untuk satu kesadaran yang utuh yaitu Kemerdekaan Indonesia harus diberikan dan disatukan untuk semua anak bangsa Indonesia tanpa ada pembedaan sama sekali,

“Sesungguhnya antara gerakan Islam, Pancasila dan PDI Perjuangan adalah satu tarikan nafas gerakan sejarah yang tak terpisahkan, satu tarikan nafas ini adalah keinginan yang kuat untuk mempersatukan Indonesia satu bingkai negara kesatuan yang berazaskan Pancasila,” lanjut Ahmad Baskara

Selanjutnya, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon dalam sambutan penutupnya menyampaikan bahwa keberhasilan Pendidikan Kader Madya tidak semata-mata diukur dari keberhasilan pelaksaan selama 5 hari ini, tetapi keberhasilan PKM ini ditentukan dari kerja-kerja turun kerakyat dan menjadi api penerang dari berbagai persoalan rakyat. (rel/adz)

Terima Audiensi FTPKN Sumut, Wabup Sergai Dukung Kemajuan PNF

CENDERAMATA: Wabup Sergai Adlin Tambunan ST MSP saat menerima cenderamata dari Ketua Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Sumut, Indra Prawira ST MSP.

SERDANG BEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Forum Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional (FTPKN) Sumut adalah perkumpulan para tutor/guru pada pendidikan kesetaraan Paket A setara SD, Paket B setara SMP dan Paket C setara SMA. Melalui pendidikan kesetaraan, anak-anak putus sekolah dan yang memilih untuk tidak mengikuti sekolah formal dapat terlayani pendidikannya.

Pendidikan kesetaraan sendiri merupakan bagian dari Pendidikan Non Formal (PNF), salah satu jalur pendidikan sebagaimana diatur dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. “Pendidikan kesetaraan sangat mendukung dan berkontribusi dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yaitu dalam meningkatkan rerata lama sekolah,” jelas Ketua FTPKN Sumut Indra Prawira ST MM didampingi Ketua FTPKN Serdang Bedagai, Jono Wilopo SPd saat audiensi dengan Wakil Bupati Serdang Bedagai.

Lebih lanjut disampaikannya, sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pembinaan PNF saat ini menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

Wakil Bupati Sergai H Adlin Umar Yusri Tambunan ST MSP sangat mengapresiasi dan mendukung PNF di Sergai. Apalagi PNF di Sergai selama ini berjalan cukup baik. “Pemerintah Kabupaten Sergai juga berkomitmen dalam memajukan PNF untuk mendukung Sergai yang Maju Terus,” tegas Adlin Tambunan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Suwanto Nasution SPd MM.

Bahkan Adlin Tambunan menyampaikan antusiasmenya untuk hadir langsung di berbagai kegiatan PNF yang ada di daerahnya. Di Kabupaten Sergai sendiri, saat ini ada 13 lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang selama ini menyelenggarakan berbagai layanan PNF, seperti pendidikan kesetaraan, pendidikan keaksaraan, pelatihan keterampilan dan juga pengembangan literasi. (rel/adz)

Deklarasi dan Pelantikan PB-PASU Periode 2022-2027, Epza Terpilih Menjadi Ketua Umum

Ketum PB-PASU Periode 2022-2027, Eka Putra Zakran SH MH (Epza), di Hotel Madani, Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (28/3). Sumut Pos/ Dwi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus Besar Perkumpulan Advokat Sumatera Utara (PB-PASU) secara resmi dideklarasikan, Senin (28/3), di Hotel Madani, Jalan Sisingamangaraja Medan. Deklarasi tersebut dirangkai dengan Pelantikan LBH PB-PASU dan Diskusi Publik, dengan tema, ‘Menakar Peluang dan Tantangan Profesi Advokat Sebagai Officium Nobille’.

Ketum PB-PASU Periode 2022-2027, Eka Putra Zakran SH MH (Epza) mengungkapkan rasa haru dan bangganya karena PB-PASU secara resmi telah dideklarasikan dan pengurus LBH PB-PASU juga telah dilantik. Maka saatnyalah bagi para pengurus untuk bekerja keras, menyusun dan menjalankan program kerja dengan sungguh-sungguh.

“Di sini saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung lahirnya PB-PASU, terutama kepada Bapak Dr Hasan Basri MM yang telah berkenan menjadi Ketua Dewan Penyantun dan Bapak Assoc Prof Dr Farid Wajdi SH MHum, sebagai ketua pembina PB-PASU Periode 2022-2027,” ujar Epza didampingi Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Deklarasi, Pelantikan dan Diskusi Publik, Iskandar Chaniago SH.

Menurutnya, banyak para tokoh bergabung di PB-PASU, mulai dari praktisi sampai akademisi. Diposisi Dewan Penyantun misalnya, ada Dr Hasan Basri MM, mantan Birokroat ulung di Pemerintahan Irfan Ghuci PhD, Pengusaha Dr Salamuddin, MA WD3 FKM UINSU Misran Lubis SAg dan aktivis pegiat perlindungan anak.

Selain itu, lanjutnya, di Dewan Pembina ada Assoc Prof Dr Farid Wajdi SH MHum, mantan Komisioner KY RI Dr Rizkan Zulya SH MH, WR3 UMA Dr M Citra Ramadhan SH MH, Dekan FH UMA Dr M Sahlevi Lubis, Dosen FH UNPAB H Dahsat Tarigan SH MH, Advokat Senior Indra Buana Tanjung SH dan Advokat Ikadin.

“Disamping itu, potensi PB-PASU ini sangat besar, di PB-PASU bergabung berbagai advokat dari masing-masing OA (Organisasi Advokat). Jadi selain potensinya yang besar, SDM PB-PASU dari Dewan Pembina dan Pengurus adalah murni advokat, yang terdiri dari 12 Alumni Fakultas Hukum (FH) yang tersebar di Sumut. Mulai dari UMSU, USU, UISU, UINSU, UMA, UNPAB, UPMI, Dharmawangsa, Swadaya, Graha Kirana, Amir Hamzah, UNM Al-Wasliyah,” ungkapnya.

Epza menjelsskan visi-misi PASU, yakni untuk visinya, menguatkan eksistensi dan menjaga martabat advokat, menjadi penegak hukum dan keadilan serta mengupayakan terwujudnya keadilan yang nyata bagi masyarakat. Sedangkan misinya, adalah berjuang dan bergerak melakukan pembelaan hukum bagi masyarakat secara sungguh-sungguh.

“Selain itu, maksud dan tujuan didirikannya PASU adalah untuk meraih cita-cita bersama, menguatkan eksistensi para advokat, melakukan pembelaan hukum, menuntaskan pengabdian kepada masyarakat, bekerja dengan cara amanah dan profesional,” jelasnya.

Dia menambahkan, landasan yuridis lahirnya PB-PASU, yakni Pasal 28E (3) UUD 1945, tentang kemerdekaan berserikat dan berkumpul. Sementara landasan filosofisnya ingin memperkuat eksistensi advokat. Karena advokat merupakan empat pilar penegak hukum, selain hakim, jaksa dan polisi. “Sedangkan landasan sosialisnya adalah ingin membantu masyarakat dalam mendapatkan keadilan serta menuntaskan pengabdian kepada masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina PB-PASU, Assoc Prof Dr Farid Wajdi SH MHum menyatakan, bahwa kekuatan advokat pada kenyataannya berbeda dengan TNI atau Polisi. Kalau TNI ada Senapannya, kalau Polisi ada pistolnya. Sementara advokat tidak punya kekuatan apapun kecuali pada integritasnya.

“Advokat harus mampu melawan sebuah godaan, tidak boleh menjanjikan suatu kemenangan kepada seorang klien. Disamping itu advokat perlu banyak akal. Nah, karena pengurus PASU adalah advokat, maka harus banyak akal. Artinya advokat itu bukan berbasis otot tapi otak. Sebab itu, advokat harus meningkatkan wawasan dan kemampuannya termasuk pendidikannya,” ujar Farid.

Ketua Dewan Penyantun, Dr Hasan Basri MM mendukung penuh lahirnya PB-PASU, dengan harapan agar PASU ini berbeda dengan perkumpulan lainnya, karena PASU mengusung jargon ‘Amanah dan Profesional’. Sebab itu harus terbukti dan teruji.

“Di samping itu kita ingin setelah Deklarasi dan Pelantikan LBH PB-PASU Periode 2022-2027 ini, tidak bubar, tapi harus berkibar, baik secara lokal maupun nasional. Makanya setelah Deklarasi ini buat silahkan melakukan rapat kerja. Susunlah program kerja jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang,” harapnya.

Dia juga mengimbau, jika ingin bekerja sama dengan dinas-dinas yang ada di Pemerintahan Provinsi Sumut, pastilah ada yang bisa dikerjasamakan, termasuk kerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). “Karena saya lihat banyak advokat milenial di pengurys PB-PASU ini,” katanya.

Gubernur Sumut yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Umum dan Kesra, Drs H Muhammad Fitriyus SH MSP mengatakan, bahwa pihaknya mendukung lahirnya PB-PASU di Sumut. Banyak organisasi yang bersifat nasional lahir dari Sumut. Ada OKP dan ada Ormas, dulu lahirnya di Sumut, tapi sekarang sudah berkantor di Jakarta. “Jadi tidak tertutup kemungkinan, ke depan PASU juga akan berkantor pusat di Jakarta,” harapnya.

Dia juga berharap, agar PASU bermitra dengan Pemerintah Provinsi Sumut. Sesekali boleh juga menjewer kecil. Artinya mengingatkan pemerintah agar tetap konsisten bekerja dalam rangka meningkat harkat dan martabat masyarakat di Sumut. “Tahniah untuk Ketum Eka Putra Zakran, SH MH dan kawan-kawan atas terlaksananya Deklarasi hari ini. Kita doakan adinda Eka segera Doktor, biar tambah mantap lagi dalam memimpin PB-PASU,” ujarnya. (Dwi)

Disduk Capil Tebingtinggi Raih Predikat Pelayanan Prima

ist Kadis Kominfo Kota Tebingtinggi sekaligus Juru Bicara, Dedi Parulian Siagian

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tebingtinggi meraih Predikat Pelayanan Prima dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Republik Indonesia dengan hasil yang cukup baik berdasarkan penilaian Kemenpan RB.

Wali Kota Tebingtinggi melalui Juru Bicara Pemko Tebingtinggi sekaligus Kadis Kominfo, Dedi P Siagian mengatakan, predikat pelayanan prima diraih sesuai dengan keputusan Kemenpan RB menerbitkan Kepmen No. 86 Tahun 2022 tentang Hasil Evaluasi Kinerja Unit Penyelenggara Pelayanan Publik di Kementerian Lembaga dan Pemerintah Daerah Tahun 2021 pada 25 Maret 2022.

“Pemko Tebingtinggi melalui Unit Pelayanan Publik DPMPTSP dan Disdukcapil meraih hasil yang cukup baik berdasarkan penilaian Kemenpan RB. DPMPTSP Kota Tebingtinggi meraih nilai 4,39 dengan  predikat A sama seperti tahun 2020,” jelas Dedi P Siagian, Selasa (29/8).

Sedangkan Disdukcapil Kota Tebingtinggi meraih nilai 4,51 dengan predikat A atau disebut Pelayanan Prima yang  mengalami peningkatan dibanding pada tahun 2020 meraih predikat A.

“Predikat A bagi UPP Disdukcapil di seluruh Indonesia hanya diraih oleh 14 Disdukcapil, salah satunya Disdukcapil Kota Tebingtinggi,” jelasnya.

Menurut Dedi, raihan predikat A Disdukcapil Kota Tebingtinggi ini patut kita apresiasi dan banggakan karena dari 514 Disdukcapil Kabupaten Kota di seluruh Indonesia, hanya 14 Disdukcapil Kab/Kota saja yang meraih predikat A ini.

“Kita berharap raihan ini dapat memotivasi bagi OPD di Lingkungan Pemko Tebingtinggi untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga dan masyarakat dan tentunya capaian ini dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan kualitas pelayanannya sehingga dapat menjadi contoh bagi unit pelayanan lainnya,” ungkap Dedi. (ian/han)

Susu MilkLife Varian Kurma, Berikan Manfaat Ganda Dalam Nutrisi

Bincang-bincang #MenebarKebaikan Bersama Susu MilkLife Varian Kurma secara virtual.(ist).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jelang Ramadhan masyarakat disibukkan dengan berbagai persiapan terutama pemenuhan kebutuhan nutrisi harian agar tetap fit dalam menjalani aktivitas serta membantu menjaga imunitas khususnya di masa pandemi ini.

MilkLife hadir untuk memberikan semangat dalam #MenebarKebaikan melalui peluncuran varian terbaru Susu MilkLife rasa Kurma yang mengandung 9 Vitamin dan 9 Mineral, baik untuk menggantikan nutrisi tubuh yang hilang selama berpuasa.

“Komitmen kami adalah menghadirkan manfaat dari setiap kandungan nutrisi yang diperlukan tubuh agar kesehatan selalu terjaga terutama menjelang persiapan bulan suci Ramadhan di masa pandemi. Kami berharap semua orang bisa merasakan manfaat ganda dari susu dan kurma melalui MilkLife varian terbaru yaitu rasa kurma ini, serta menularkan semangat dalam #MenebarKebaikan,” kata Marketing Manager Global Dairi Alami, Bernadeth Virna Widiastuty secara virtual, Selasa (29/3).

Bulan Ramadhan, kurma menjadi komoditi yang banyak dicari oleh masyarakat khususnya untuk sahur dan berbuka puasa. Tidak hanya karena rasanya yang manis dan legit, kurma juga memiliki banyak manfaat diantaranya mudah dicerna sehingga dapat mengembalikan energi selepas puasa dan membantu menjaga daya tahan tubuh.

MilkLife menghadirkan perpaduan kebaikan kurma dengan susu agar masyarakat bisa menikmati manfaat ganda yang dihasilkan dari susu kurma bagi tubuh melalui MilkLife varian terbaru rasa Kurma yang kini bisa dinikmati dengan mudah dan praktis.

Melalui varian terbaru rasa kurma, MilkLife menggunakan susu segar yang mengandung protein, kalsium, fosfor dan vitamin D yang merupakan nutrisi penting untuk menjaga kekuatan tulang dan otot. Susu MilkLife varian Kurma ini juga kaya akan vitamin yang dapat melengkapi nutrisi dalam tubuh.

“Sebagai aksi nyata PT. Global Dairi Alami dalam memaknai #MenebarKebaikan adalah dengan membagikan produk MilkLife varian kurma ke beberapa pesantren di Jakarta dan Jawa Barat yang menjangkau ribuan masyarakat,” lanjut Virna.

Menurut dr. Feni Nugraha Mars, Mgz, SpGK Susu mengandung berbagai vitamin dan mineral seperti vitamin A, vitamin E, seng, dan selenium yang berfungsi sebagai antioksidan dan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Susu merupakan sumber kalsium dan vitamin D, yang baik untuk kesehatan tulang dan sendi. Di dalam 1 gelas susu mengandung kalsium sekitar 300 mg, yang setara dengan 30% kebutuhan kalsium harian kita. Selain susu, kurma juga merupakan salah satu makanan pilihan selama menjalankan puasa.

Menurut data USDA (United States Department of Agriculture) Food Data Central, kurma mengandung tinggi karbohidrat, serta mengandung protein, lemak, serat, juga berbagai vitamin dan mineral.

Kurma mengandung tinggi akan karbohidrat yaitu glukosa, fruktosa, dan sukrosa, yang merupakan sumber energi tubuh selama menjalankan puasa 14 jam. Kandungan glukosa dan fruktosa yang tinggi pada kurma merupakan bentuk gula sederhana yang dapat cepat digunakan oleh tubuh sebagai sumber energi. Diperoleh dari International Journal of Food Sciences and Nutrition, kurma kaya akan nutrisi, yang dapat dikonsumsi untuk membantu mengembalikan energi yang hilang selama puasa, baik pada saat sahur maupun berbuka puasa. Dalam 1 butir kurma dengan berat 24 gram mengandung 66 kalori dan gula 16 gram.

“Berpuasa bukan halangan untuk beraktivitas seperti biasa. Namun kita harus lebih memperhatikan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh saat sahur dan berbuka. Susu kurma bisa menjadi pilihan yang sehat dan juga mudah diolah menjadi berbagai menu favorit keluarga seperti takjil saat berbuka maupun hidangan pencuci mulut. Selain mengandung protein hewani, susu kurma juga mengandung zat gizi lain, seperti karbohidrat, lemak, laktosa, vitamin dan mineral,” ujar dr. Feni.

MilkLife juga berkomitmen untuk #MenebarKebaikan bagi semua orang, tidak terkecuali bagi penderita alergi laktosa yang ingin tetap dapat menikmati kebaikan susu sapi. MilkLife terus berupaya memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat dengan mengajak #BeraniMinumSusu melalui MilkLife Lactose. Terbuat dari 100% susu sapi segar yang mengandung banyak Vitamin dan Mineral seperti Kalsium, Fosfor dan yang lainnya, MilkLife Lactose Free bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian serta untuk menjaga kesehatan tubuh, tulang sekaligus gigi.

Kedua varian terbaru dari MilkLife ini bisa didapatkan di Hypermarket, Supermarket, beberapa minimarket terdekat di rumah Anda juga tersedia di e-commerce kesayangan Anda.

Semoga dengan kehadiran MilkLife varian kurma dan lactose free semakin membuat masyarakat Indonesia #BeraniMinumSusu serta dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan nutrisi setiap hari sehingga puasa di bulan Ramadhan berjalan lancar. Mari kita sambut bulan Ramadhan yang penuh berkah dengan dengan semangat #MenebarKebaikan kepada orang-orang sekitar kita.(gus)